Anda di halaman 1dari 13

PAPARAN MATERI NKP

OPTIMALISASI KEMAMPUAN MENANGGULANGI KEJAHATAN JALANAN GUNA HARKAMTIBMAS DALAM RANGKA TERWUJUDNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT.
KENDARI, 17 MARET 2011 KOMPOL EKO WAHYUDI, Sik.

KEJAHATAN JALANAN (STREET CRIME )

1. Apa penyebab terjadinya Kejahatan Jalanan ? 2. Siapa saja yang menjadi potensi terkena kejahatan jalanan ? 3. Kapan dan dimana kejahatan jalanan terjadi ? 4. Bagaimana kejahatan jalanan itu terjadi ? 5. Langkah apa yang di lakukan untuk menanggulangi kejahatan jalanan ?

PENYEBAB TERJADINYA KEJAHATAN JALANAN

KONDISI EKONOMI PENGANGGURAN PUTUS SEKOLAH

1. MENGHALAL KAN SEGALA CARA UTK MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP 2. MIRAS

TP

orang/individu dan atau kelompok orang yang tidak berpenghasilan tetap, tidak punya pekerjaan yang pasti, mereka hidup atas dukungan orang-orang yang kena pengaruh keberadaannya. Mulanya mereka berbuat apa saja yang dapat menghasilkan uang, namun karena dia melihat adaorang-orang penakut yang dapat dimintai uang, mereka juga melakukan penekananpenekanan physik maupun psikis, agar mereka mau mendukung kebutuhannya. Sikap, tindakan, perilaku, para preman itulah yang disebut premanisme

SIAPA YANG MENJADI POTENSI TERKENA KEJAHATAN JALANAN

LAKI-LAKI PEREMPUAN

NIAT + KESEMPATAN

TP

TUA MUDA REMAJA ANAK - ANAK

KAPAN DAN DIMANA KEJAHATAN JALANAN TERJADI WAKTU


 SIANG  ALA UNSUR NI SEMPATAN

KJ
TEMPAT
 JALAN SUNYI  GELAP  TIDAK ADA POLISI

TP
Pasal 285 KUHP Pasal 351 KUHP Pasal 365 KUHP Pasal 368 KUHP Pasal 406 KUHP

TERPENUHI

BAGAIMANA KEJAHATAN JALANAN ITU TERJADI

POLRES KOLAKA

KJ

MELAKUKAN DENGAN AKSI JAMBRET MENGAMBIL BARANG MILIK/ HARTA BENDA ORANG LAIN DI TEMPAT PARKIR SENGAJA MEMINTA TOLONG KEPADA ORANG LAIN KE SUATU TEMPAT KEMUDIAN MENGAMBIL BARANG/HARTA BENDANYA PENGHADANGAN DI JALANAN SEPI PENODONGAN DENGAN SENJATA TAJAM / API

LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN
 PATROLI /PATROLI GABUNGAN  GIAT RUTIN CIPTA KONDISI
CEGAH KJ

 OPERASI MIRAS  OPERASI PREMANISME  SOSIALISASI MASYARAKAT

UTK MENGHILANG KAN UNSUR N+K SEHINGGA TP KEJHTAN JALANAN TDK TERJADI, SERTA MENAMBAH DATABASE PREMAN DI WILKUM PORES KLK

MASYARAKAT MERASA

AMAN
DAN AKHIRNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP POLRI AKAN TUMBUH

MENAMBAH PENGE TAHUAN MASYARA KAT DLM RANGKA CEGAH KJ TERJADI

ANALISA MASALAH DENGAN TEORI SWOT

PERMASALAHAN

ANALISA INTERNAL

ANALISA EKSTERNAL

KEKUATAN

KELEMAHAN

ANCAMAN

PELUANG

FAKTOR INTERNAL
a. KEKUATAN
1) Jumlah personel dari Polres Kolaka yang masih kurang untuk memback up seluruh wilayah yang di anggap rawan. 2) Kerjasama Lintas sektoral baik dengan Sat Pol PP Pemda Kolaka, dan POM TNI-AD. (penambahan juklak/juknis/perintah kapolri)

b. KELEMAHAN
1) Masih kurangnya sosialisasi hukum dari fungsi Binmas mengenai kejahatan jalanan ini dan bagaimana cara mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi. 2) Kurangnya dukungan sarana dan prasarana bagi petugas polisi untuk melaksanakan serangkaian patroli dalam kegiatan rutin cipta kondisi untuk mengoptiomalkan agar potensi terjadinya kejahatan jalanan dapat di hilangkan.

FAKTOR EKSTERNAL
a. PELUANG
1) Adanya kerjasama yang baik dari Pemda Kolaka dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja Pemda Kolaka serta POM TNI-AD untuk secara bersama-sama melaksanakan kegiatan bersama polres kolaka

b. KENDALA
1) Masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang kejahatan jalanan dan bagaimana cara mengantisipasi kejahatan tersebut agar tidak terjadi pada diri mereka. 2) Masih kurangnya pelatihan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pelatihan kerja kepada kaum muda usia produktif agar dapat meningkatkan sumber daya mereka. 3) Masih kurangya lapangan kerja di kabupaten kolaka sehingga menambah jumlah angka pengangguran dan menyebabkan potensi mereka melakukan kejahatan jalanan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN


1. Memberikan hukuman yang menimbulkan efek jera sebagai wujud kepastian hukum, dengan harapan para pelaku ini dapat sadar dan tidak mengulangi perbuatannya kembali serta kepada calon pelaku kejahatan lainnya agar tidak mengikuti perbuatan serupa. 2. Bekerja sama dengan departemen sosial untuk pembinaan lebih lanjut terhadap preman/pelaku kejahatan jalanan untuk mendapatkan pelatihan kerja. 3. Melakukan kegiatan kepolisian seperti penjagaan dan patroli di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kejahatan jalanan. 4. Melaksanakan sosialisasi tentang kejahatan jalanan dan bagaimana cara menghindari kejahatan tersebut. 5. Melakukan kerjasama terhadap Pemerintah daerah, LSM, Tokoh Pemuda, untuk memberikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, agar kaum muda yang produktif dapat mengembangkan dirinya secara mandiri dan menjauhkannya dari tindak kejahatan jalanan. 6. Penggalangan juga terus dilaksanakan terhadap sopir angkutan, tukang ojek, tukang becak untuk memberikan informasi lebih dini apabila terjadi kejahatan jalanan di sekitar mereka.

REKOMENDASI Kapolres kolaka, memerintahkan untuk terus melaksanakan kegiatan rutin Cipta Kondisi, dan memaksimalkan kegiatan patroli baik itu patroli dengan menggunakan roda dua maupun kegiatan patroli dengan menggunakan kendaraan roda empat ke tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya kejahatan jalanan, serta mengamankan kegiatan masyarakat yang meminum-minuman keras sehingga tercipta pencegahan yang lebih dini agar kejahatan jalanan dapat di atasi.