ANALISA FINANSIAL
RENCANA PEMBANGUNAN
JALAN TOL PALEMBANG - INDRALAYA
Oleh
Yudianto Yuanda1) Asrullah Haneman2)

ABSTRACT

Traffic jam often happens on the road for PalembangIndralaya route Also number of accidents on the road
is very high. Therefore distances in 22 kilometers. This
research is aimed to make a financial feasibility study
on Palembang-Indralaya toll road. The analysis used is
traffic analysis from financial revenue side of the toll
revenue. The number of traffic growth is taken from
the growth of Gross Regional Domestic Product of the
Province of South Sumatera which is currently 6.9%
on average. From the result of 2007 survey, it is
obtained that the average of daily traffic is currently
19,900 smp/2 directions/day. Then, the traffic analysis
and financial From the result of cash flow calculation
for Palembang-Indralaya toll road, it is obtained that
for the calculation of construction of Alternative I Rigid
Pavement, the result is not feasible (pessimistic) for
implementation because the IRR is 15.84% and for
NPV it is Rp 566,454,000,000.00. BEP will be earned in
the 22nd year while BCR = 0.75 < 0. For cash flow
with construction of Alternative II with Flexible
Pavement, the result is not yet feasible to be
implemented because the FIRR is 16.92% and for NPV
it is Rp 818,541,000,000.00 and BEP is in the 19th
year, BCR = 0.63 < 1.
Key Words : LHR, Travel Time, Volume Lalu Lintas, Cash
Flow, IRR, NPV, BCR, BEP,

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kemacetan lalu lintas terjadi pada jalan jurusan
Palembang – Indralaya, juga kecelakaan pada jalan
tersebut sangat besar, untuk mengimbangnya dan
menentukan laju peningkat lalu lintas maka dibuat
jalan tol Palembang – Indralaya sepanjang 22 km.
Dari data kecelakaan pada jalan Palembang –
Indralaya terjadi peningkatan baik dari jumlah
kecelakaan dan juga jumlah korban terlihat pada
tahun 1994 sampai dengan tahun1996, ternyata 67.5
% kecelakaan memakan korban jiwa, 22.5 %
kecelakaan mengalami luka berat dan 7 % kecelakaan
mengalami luka ringan.

Khusus volume lalu lintas pada kota Palembang
menuju Indralaya 2 arah untuk kapasitas lalu lintas
telah mencapai 19900 kend/2 arah / hari, sedangkan
untuk tingkat pertumbuhan pertahun lalu lintas
kendaraan di Sumatera Selatan mencapai 6.92 % ,
maka dari itu pada penelitian ini dilakukan kajian
analisa finansial untuk mengetahui layak atau tidak
jalan tol tersebut untuk dilaksanakan pada saat ini
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan
perhitungan
kelayakan
finansial
perencanaan
pembangunan jalan tol Palembang - Indralaya.
Ruang Lingkup Penelitian
Dalam penelitian ini yang akan dibahas adalah layak
atau tidak layak apabila dilakukan pembangunan jalan
tol yang menghubungkan kota Palembang dengan
kota Indralaya, dalam hal ini analisa yang digunakan
adalah analisa lalu lintas dari analisis financial revenue
dari pendapatan tol dan tidak membahas analisis
ekonomi.
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pola pikir didalam studi kelayakan yang
sistematis
dimungkinkan
untuk
mempermudah
pemikiran dalam mencapai kesimpulan mengenai
kelayakan suatu gagasan. Karena sebagaimana telah
disinggung sebelumnya, bahwa suatu studi kelayakan
akan menyangkut banyak aspek dan memerlukan
berbagai disiplin ilmu
Dalam perencanaan jalan tol ataupun pengelolahan
jalan bebas hambatan ini juga tidak dapat lepas dari
syarat-syarat dan peraturan yang telah ditetapkan
menurut perundang undangan yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Perundang – Undangan
tentang pelaksanaan penyelengaraan jalan
diatur
dalam Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2005
tentang jalan tol Direktorat Jenderal Bina Marga.
Metode pengoperasian jalan tol Palembang Indralaya
ditetapkan sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sistem Pengumpulan Tol
Penggolongan kendaran
Gerbang Tol
Petugas operasional pengumpulan tol
Sarana dan perlengkapan pengumpulan tol
Catu Daya
Pengaturan Lalu Lintas dan Sistem Informasi

 
 

1.   Pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Palembang
2.   Pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Palembang 
Analisa Finansial pada Rencana Pembangunan Jalan Tol Palembang ‐ Indralaya 

Analisis finansial hanya akan dilakukan pada rute jalan terpilih dengan mengunakan dua Alternatif I konstruksi mengunakan pile slab (Rigid Pavement) dan Alternatif II konstruksi dengan perkuatan geotekstil dan cerucuk (flexible pavement) Data-data yang diambil pada penelitian ini berasal dari : . 2. Operasi dan Pemeliharaan o 1. Operasi dan Pemeliharaan Biaya Konstruksi. IRR. Oprasional                       ‐. Perbedaan Komponen-komponen pada Pendekatan Finansial dan Ekonomi N Aspek Analisis Finansial Analisis Ekonomi Sudut Pandang Private Publik Tujuan Pengembalian dan keuntungan investasi Efisiensi ekonomi (pengurangan biaya transportasi) Kriteria Pay Back Period. 3. BEP didapat dari perhitungan Cash Flow. Kompone n Manfaat Revenue dari pendapatan Tol Benefit dari BKBOK 6. EIRR 4. harga satuan bahan.Indralaya dibangun dan ditinjau kelayakannya dari sisi potensi pengusahanya atau dikenal dari sisi finansial Dalam melakukan analisis kelayakan secara finansial dan ekonomi terdapat beberapa prinsip dasar yang membedakan kedua sudut pandang evaluasi kelayakan seperti terlihat pada tabel 1 berikut ini: Tabel 1. dilakukan oleh Pemerintah 5. Kompone n Biaya Biaya Konstruksi. survei asal tujuan didapat hasil survei masing – masing dan dari data skunder didapat pertumbuhan lalu lintas yang diambil dari pertumbuhan PDRB rata – rata dari BPS dan data harga tanah. BCR. Konstruksi  QP = QVXP                      ‐. Land Acquisition   ∆ PDRB                                   ‐ Benefit = Revenue  dari  LHR Pendapatan Tol FIRR > 0 NPV = Positif  BCR > 1  Kesimpulan & Saran   Gambar 1. Aplikasi Proyek swasta yang sifatnya profit oriented Proyek untuk masyarakat.Analisis kelayakan finansial dalam studi ini dilakukan dalam konteks untuk mengetahui seberapa besar manfaat atau keuntungan yang diperoleh jika Jalan tol Palembang . METODOLOGI PENELITIAN Identifikasi data primer adalah hasil survei traffic count. oprasional dan pemeliharaan sedangkan untuk pendapatan tol sebagai incash flow untuk mendapatkan nilai IRR. Pemeliharaan                                                          ‐.Survei travel time pada jalan-jalan exsisting .Survei perhitungan lalu lintas (Traffic Count ) .Survei asal – tujuan perjalanan dengan wawancara tepi jalan ( Road Side Interview Survey) Untuk menentukan LHR yang lewat diambil dari curva bruton 1985 . Sumber : Kajian Amdal dan Preliminary Design. upah dan alat Dari data tersebut diatas maka dilakukan analisa data lalu lintas dan data finasial untuk perhitungan biaya konstruksi. BCR dan BEP NPV. survei travel time. Tahapan – tahapan dari pekerjaan yang ada dapat dilihat pada gambar diagram alir berikut: MULAI          Tinjauan Pustaka ‐ Kajian Kelayakan  ‐ Teknik Lalu lintas  ‐ Perkerasan  ‐ Lentur  ‐ Rigid / Kaku  ‐ Ekonomi Teknik  nalisa Data    Identifikasi Data  Yang  Dibutuhkan PENGUMPULAN DATA Pengumpulan Data  Data Primer                            Data Scunder  ‐ Survei LL                       ‐ Lokasi Obyek    (TC) Traffic Count           ‐ Geografi    (ITL) Intersection T C     ‐ Data Jumlah Kend  (TT) Travel Time             ‐ PDRB  (RSI) Road Side               ‐ Harga Lahan  Interview Survey       ‐ BPS                                                                  ‐ Harga Satuan Bahan   h d Al t ANALISA DATA  Lalu Lintas                                Finansial  Arus LL Aktual :                  Biaya / Cost                                                    ‐. BCR. NPV. Bagan Alir Penelitian . NPV .2004 Dalam hal ini analisis akan dititik beratkan pada analisis finansial.

1.Musi II 431 35 637 186 363 Kertapati .365/tahun RUN DIR SECT 1 2 4 TIME (mins secs) VEHICLES MET VEH PASSED VEH OVERTAKING Total Stopped Cars Med/Hea Cars Med/Hea Cars Med/Hea In A 41' 51'' 00' 05" 273 188 1 7 6 3 Out B 55' 00" 08' 31" 765 222 3 3 5 3 In A 46' 04" 00' 53" 503 266 2 2 4 1 Out B 52' 14" 02' 32" 633 380 5 6 4 In A 52' 12" 02' 58" 462 249 4 8 6 2 Out B 48' 21" 00' 36" 465 325 3 3 6 ― In A 42' 18" 00' 12 427 226 2 3 1 ― Out B 45' 30" 05' 50" 392 289 2 3 ― ― Sumber : Data Hasil Olahan 2007 Total 681 4216 1731 1652 4178 267 206 607 420 3635 3855 309 9490 10168 908 9227 942 10675 Total 15.Musi II 100 4 356 87 59 Jaka Baring . Hasil Data Pengolongan jenis Kendaraan Golongan I 8.326/hari 1.Musi II 431 35 531 124 1209 Kertapati .Jk Baring 78 7 71 54 191 Indralaya . Skenario yang digunakan dalam permodelan jaringan adalah kondisi tanpa dan dengan usulan jalan tol.659/hari 3.535/tahun Tabel 2. 2010.Palembang 2879 2442 1900 1004 1265 Indralaya .Jaka Baring 67 5 49 17 368 Jaka Baring .Palembang 16 Palembang . Perkiraan Volume Lalu Lintas Tol Hasil Survey LHR Tahun 2007 Tahun Volume 2 Arah smp/hari 2007 19900 2010 21887 2020 55489 2030 142752 2038 293797 Sumber : Analisis LHR .Musi II 1436 164 1394 189 452 Indralaya . 2020.Indralya 146 4 144 15 249 Indralaya .160.Kertapati 1454 652 365 495 889 Indralaya . Rekapitulasi Volume Lalu Lintas (Smp/hari) No Tabel 4.Kertapati 500 51 497 115 1370 Kertapati .943.Indralaya Total 761 4411 2533 2330 5727 506 413 657 558 4393 5703 401 11791 12618 3362 4085 594 615 2338 2988 1038 963 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Indralaya .Kayu Agung 3301 2160 2498 858 1351 Lokasi Golongan IIA 5.Indralaya 3362 4085 594 615 2806 3586 1557 1445 Golongan IIB 2.Jaka Baring 67 5 59 26 110 Jaka Baring .Indralaya 1520 836 769 99 2503 Kertapati .986/hari 5. hasil yang didapat setelah pengolongan sepeti terlihat pada tabel 4 berikut Prakiraan lalu lintas untuk tahun 2007 sampai dengan tahun 2038 dan tahun di atas 2038 dihitung dengan cara interpolasi secara linier Tabel 6. 2030 dan 2038.990/tahun Sumber : Data Hasil Olahan 2007 3 Tabel 3.890/tahun Tabel 5.Palembang 16 Palembang .Musi II 100 4 297 58 198 Jaka Baring .Kayu Agung 3301 2160 2082 572 4503 Lokasi 15 Indralaya .ANALISIS PENELITIAN Prakiraan volume lalu lintas untuk rencana jalan tol yang dilakukan dengan menerapkan model lalu lintas untuk masing-masing tahun prakiraan 2008.001/hari 730.Indralaya 1520 836 923 149 751 Kertapati .Jaka Baring 153 3 380 77 68 Musi II .Kertapati 1454 652 304 330 2963 Indralaya . Rekapitulasi Volume Lalu Lintas ( Kendaraan /hari ) No Untuk hasil survei traffic count ini diklasifikasikan dalam golongan kendaraan sesuai dengan yang diisyaratkan oleh MKJI tahun 1997. Data Hasil Survei Travel Time 3027 10359 3141 11795 Sedan/Van Bus Kecil Bus Sedang Pick Up Non Bus Truk Sedang Truk BesarSpd Motor Truk Box Bus Besar Musi II .Indralaya 1637 81 1446 758 295 Musi II .834.Indralaya 1637 81 1205 505 983 Musi II .Jaka Baring 153 3 317 51 227 Musi II .Kertapati 41 12 44 15 94 Jaka Baring .Palembang 2879 2442 1583 669 4218 Indralaya .Indralya 146 4 173 23 75 Indralaya .Kertapati 41 12 37 10 313 Jaka Baring . Survei Perhitungan Lalu Lintas (Traffic Count) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Sedan/VanBus Kecil Bus Sedang Pick Up Non Bus Truk Sedang Truk BesarSpd Motor Truk Box Bus Besar Musi II .Jk Baring 78 7 85 81 57 Indralaya .Kertapati 500 51 596 173 411 Kertapati .Musi II 1436 164 1162 126 1505 Indralaya .

767.200.628.272.668 5.224 6.233.05 164.517 13 Fasilitas Tol ls 1 802.820.205.823.177.239 3 Baja Tulangan kg 41.172.037.595.177.00 8.178 189 1.77 432.Analisis harga satuan Jalan tol Palembang – Indralaya didasarkan pada harga dasar satuan upah.990. 2.624.242 1.00 12.690.862.000.541.541.070 700.692.600 1.860.376 1.420.00 4 Prime Coat kg 413.872.026.117.00 1.00 1.751.679 72 79. biaya pengawasan.477 221.702.260 10 Lean Concrete t = 15 cm m3 5.716.000.974 II Overpass 14 Tiang Pancang 45 & Pemancangan m' 15 Tiang Pancang 60 & Pemancangan m' 16 Beton Abutment m3 17 Beton Sayap m3 18 Beton Plat Injak m3 19 Tembok Sedada m3 20 Beton Lantai m3 21 Beton Pilar m3 22 Girder Bentang 25 m & Erection Buah 23 Girder Bentang 30 m & Erection Buah 23 Bearing Pad (350x400x39)mm Buah 24 Baja Tulangan kg 25 Perkerasan AC-WC t = 5 cm Ton BIAYA 34.360.089.004.000 7.20 3.065 Setelah mendapatkan jumlah biaya konstruksi tersebut maka dimasukkan biaya-biaya lainnya seperti biaya pajak pertambahan nilai.735.127 1.140 33.600 86.808 16.664 620. Alternatif .272.517.00 66.665.177.513.431.172.649.00 1.178 422 1. Geotextile dan Cerucuk Gelam Analisa Harga Tahun 2007 NO SAT VOLUME HARGA SATUAN ITEM I Through way 1 Cerucuk kayu L= 4m Þ10/12 cm m' 6.272.800 2 Beton Lantai/Balok m3 321.321.316.443.00 6.649.000 31.183.517 802.321.704 Grant Total Sedangkan rencana perhitungan dari biaya konstruksi mengunakan geotextile dan cerucuk gelam seperti terlihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9.178 577.074.060.00 18.321.000.546.700.933.700 577.636.376.000.642 432.850 9.00 5 Perkerasan ATB t = 15 Cm Ton 964.060.00 3 Urugan Pilihan m3 2.178 5.700.206.55 1.000 376.807.504.1.36 5.016 305.000 311.402.321.000 608.178 369 1.595.500 86.369.918 5 Biaya Kontigensi 10 % 127.607.217.850.40 1.608.000.548.036.660.706.96 72.172.100 30.250.275.360.199 1.800 1.372.344.681.178 164 66.00 79.800.926.800.234 84.316.161.784.582.198.317.172.92 236.316.178 108 1.080.00 2.510.384 1.00 1.127.372.987 10.636.539.179 4 PPN 10 % 136.77 495.008.579.600 7 Tach Coat kg 76.172. Komponen Biaya Konstruksi Pile – Slab Analisa Tahun 2007 No Item Coct Components Sat Vol Harga Satuan Total 1 Biaya konstruksi 2 Biaya Pengawasan 4. Alternatif .137.974 442.00 6 Agg Klas A t = 15 Cm m3 62.636.172.000 1.026.006.00 TOTAL 1.172.814.64 10.40 1.700.183.843.804.871.297 5.614 236 358.16 5.700. biaya pembebasan lahan.543.000 20.420 57.774.00 16.293.877.560 6 Urugan Pilihan m3 237.300.00 2 Geotextile m2 246.824.00 480.178 7.870.248.920.140.615.513.800.316.177.60 700.373.500 700.614.660 48.200 12.00 84.872 4.598.784.00 32.500.339 6 Biaya Eskalasi 7% pertahun 113.568 312.77 221.075.440 7.172.000.257.890.321.360.700 11 Pekerjaan Penunjang Lainya ls 1 12 Pekerjaan Plasa Tol ls 1 13 Fasilitas Tol ls 1 II Overpass dan Jembatan 14 Pancang 45 & Pemancangan 15 Pancang 60 & Pemancangan 16 Beton Abutment 17 Beton Sayap 18 Beton Plat Injak 19 Tembok Sedada 20 Beton Lantai 21 Beton Pilar 22 Girder 25 m & Erection 23 Girder 30 m & Erection 24 Bearing Pad 25 Baja Tulangan 26 Perkerasan AC-WC t = 5 cm m' m' m3 m3 m3 m3 m3 m3 Buah Buah Buah kg Ton HARGA BIAYA 678.048.000 8 Aggregat Klas A t = 15 cm m3 5.892 1. Untuk perhitungan dari biaya – biaya tersebut d serta besar dari nilai biaya tersebut dapat dilihat dari tabel 8 berikut ini : Tabel 8.305.582.975.00 1. Rigid Pavement ( Pile – Slab ) Analisa Tahun 2007 NO SAT VOLUME ITEM I Through way 1 Tiang Pancang dia 60 m' 652.420 1.293.384 1.172.975 8.172.613.474 7 Biaya Overhead 1 % 13.00 9.5 % 3 Biaya Pembebasan lahan Ls 1 1.006.759 m2 1.000.316.420 57.00 3.30 BIAYA KONSTRUKSI / KM 48.280 3.53 368.13 108.77 126.372.974 6.400 6.177.360 311.321.607.702.172.420 Ls 0.100 700.784.000.384 1.517 802.504.205.040.242.660.172.77 10 Lean Concrate ( t = 15 Cm ) m3 5.00 674.00 7 Tach Coat kg 826.402 480.746.000.000.384 12 Pekerjaan Plaza Tol ls 1 1.460.000.172.45 422. harga dasar sewa peralatan pada saat sekarang Pada perhitungan biaya konstruksi perlu juga dihitung jumlah volume pekerjaan yang akan dikerjakan untuk konstruksi pile slab dan juga pada pekerjaan geotextile dan cerucuk gelam dapat dilihat pada perhitungan konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan jalan tol berikut ini .974 3.00 678.700 9 Perkerasan Beton ( t = 27 cm) m3 10.004.767.060.202 126.035.213.291 4 Perkerasan ATB t = 15 cm ton 13.177.296.90 189.204 495.000 1.600.127.000.00 6.275.172.90 1.204 18.517 16.814.000.600 1.517 802.179.678.682.110 5 Prime Coat kg 42.77 6.272.00 4.92 .000.579 8.692.000.00 620.161.484.199.00 4.784.094.067.162. Adapun rencana perhitungan dari biaya konstruksi pile slab seperti terlihat pada tabel 7 berikut ini : Tabel 7.060.100.177.127.177.0045 1.260.500 9.094.172.636.77 1.00 227.026.663.00 8 Agg Klas B t = 25 Cm m3 103.00 9 Perkerasan Beton ( t = 27 Cm ) m3 10. biaya kontigensi dan diaya eskalasi kesemuanya ini merupakan biaya yang harus dikeluarkan diluar dari biaya konstruksi nitu sendiri. harga dasar satuan material.260 1.248 678.000 TOTAL BIAYA KONSTRUKSI / KM 4.00 358.000 1.824.000 319.880 8.804.81 11 Pekerjaan Penunjang lainnya ls 1 16.500.

Jadi untuk tahap 1 : • Alternatif I = Rp 1. 1997 Grafik 1.70 0.762.50 6.No ItemCoct Components Sat 1 Biayakonstruksi 2 BiayaPengawasan4.856.000 • Altenatif II = Rp 594.528.763.5% 3 BiayaPembebasan lahan Ls Ls m2 Harga Satuan Vol Total 1 1.181.526.196.30 1.15 Setelah perhitungan kedua alternatif tersebut maka didapatlah nilai total pekerjaan konstruksi dari keduanya.63 1.048. Komponen Biaya Konstruksi Geotextile dan cerucuk Kayu Analisa 2007 • • • • Penguna jalan tol dari zona – ke zona dalam persen (kendaraan yang mengunakan jalan tol/total jumlah kendaraan yang mengunakan semua rute) Setelah mendapatkan jumlah biaya konstruksi tersebut maka dimasukkan biaya pajak lainnya dan dapat dilihat dari tabel 10 berikut ini : 70 60 50 40 Mobil Penumpang 30 20 10 0 0.844.000.443. Keduanya direncanakan selesai pengerjaanya selama dua tahap yaitu tahap pertama menyerap dana sebesar 60 % dari biaya total pekerjaan.806.000 • Alternatif II = Rp 891.90 1.137. sampai batas maksimum 70% dari BKBOK (BKBOK di jalan tol Palembang .633.282. tahun 1997 maka hasil yang didapat tersebut diolah mengunakan perhitungan model kurva diversi (Bruton 1985) terlihat pada grafik 1 berikut : 100 90 97 % 80 Keseimbangan waktu Tabel .00 31.Indralaya sebesar Rp 320 per km pada tahun 2003).000.40 0.20 1.52 6 BiayaEskalasi 7% 7 BiayaOverhead 1% 80. 10.00 1. alternatif II mengunakan biaya yang lebih kecil dibandingkan dengan alternatif I.706.81 107.388.586.00 1.885.482.08 4 PPN10% 5 BiayaKontigensi 10% 115. model kurva diversi (Bruton 1985) .973.859.451. Analisa Kelayakan Finansial Suatu analisis finansial dari suatu proyek transportasi tujuanya adalah untuk menghitung dan membandingkan antara biaya – biaya yang akan dikeluarkan oleh pengusaha dan pengguna Komponen biaya (cost components) adalah sebagai berikut: Biaya Biaya Biaya Biaya pembebasan lahan rekayasa dan pengawasan konstruksi operasi dan pemeliharaan Tarif yang digunakan menurut Keputusan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 38 Tahun 2004 dengan formula Tarif Baru = Tarif Lama (1 + Inflasi ) dengan nilai inflasi ini disesuaikan dengan volume lalu lintas Tarif tol yang berlaku sesuai dengan ketentuan dari Kepmen PU Nomor 165/KPTS/M/2006 dan Kepmen PU Nomor 329/KPTS/M/2006.652.075.000.30 48.155. Maka dari itu disini model konstruksi yang dipakai adalah alternatif II yang dipilih seperti pada konstruksi cerucuk gelam.975.000.00 0.000 Sedangkan untuk tahap 2 : • Altenatif I = Rp 700.30 0.305.100 1.67 Grant Total 1.10 1.075.000.862.305.862.789.30 0.000 Untuk perencanaan dari jalan tol Palembang – Indralaya ini dapat dipilih alternatif II karena dilihat dari segi biaya.305. Pada tahun 2010 Rp 500 perkm dan untuk tahun 2013 sebesar Rp 625 perkm.97 11. sedangkan tahap kedua menyerap dana sebesar 40 % dari total pekerjaan.045 1.862.706.513.706.050.626.470.000.80 0. Batas minimum 20% – 30% dari BKBOK . Tarif yang direncanakan tahun 2004 sebesar Rp 320 per km dengan kenaikan tarif sebesar 25 % per 3 (tiga) tahun.40 1 Nisbah waktu perjalanan (waktu dengan melewati rute alternatif tercepat) Sumber : Ofyar Z Tamin.075.723.270. Adapun jumlah volume lalu lintas yang didapat pada jalan exsisting pada saat survei setelah dikalasifikasikan terhadap jenis dan golongan – golongan kendaraan berdasarkan MKJI.000.78 30.530. dan juga untuk segi material yang digunakan juga di daerah ini masih banyak tersedia.30 1.821.378.

169 254.228.584.834.078.148 2.494 647.4 33567.965.043.456 5.077 606.814 -141.870 9.500 14.143.019.462 57.351 4.197 51.399 1.814 -8.213 95.626 -10.492 -17.487 86.688 12.884 2.350 430.188 22.6 81956.032 60.019.050.697 7.759 6.186 130.133 -7.9 % .217 185.529 778.568 34.294 11.232 336.476 151.137 183.093 302.149.6 33567.540.209 12.043.921 2.383.331.631.516 2.328 44.530 95.236 -6.270 56.740 39.829 2.932 105.389 6.068 42.6 GOL  IIA 1.236 2.778 161.165.221.246 4 5 6 -6.564 82.773 65.472 -5.454 -1.329.932 198.508 IRR = 9 -921.570 282.000 14.779 1.562 -45.946 246.277 13.402 3.189 1.750 14.618 358.681 492.622 -106.707 139.564 -625.598 220.401 29.4 65564.031 62.913.077 122.983 27.381.355 34.040 -60.716.504.328.388.824 6.049.164 936.957 82.942 4.895 12.007.614 701.274 21.400.673 -30.365 780.891 -993.718 -12.003.355 27.453 TARIF TOL   GOL I  ― ― ― 11000 11000 11000 13750 13750 13750 17187.4 26855.5 17187.75 .171.562 -49.328.492 -19.252 4.480 323.460.250 17.997 3.151 -8.460.374.920 402.360 60.563 8.271 136.035 2.761 -418.379 -12.186.641.84% NPV= 566.543.778.630 1.4 65564.340 16.726 99.992 145.576 5.626.658 -11.673 -33.736 3.547 -937.104 11.633 892.203 -128.460.332 63.777 -1.939 193.645.195 11.978 122.375 -7.125 2.802 1.795 -8.983 21.245 3.707 74.053.159.353 1.258 3.270 130.891 78.564 251.370 415.202 64.568 106.684 24. Analisa Finansia Konstruksi Pile – Slab Alternatif I Pertumbuhan 6.219.388.569 9.000 12.423 -763.143 294.278 176.217 287.270 69.050 kendaraan/2 arah/tahun Keseluruhan dari perhitungan cash flow ini mengunakan perhitungan fungsi finansial pada program excel.802 75.991 1.315 -1.853 41.874 2.464 335.614 376.013 -8.858.885 2.895 -9.889 2.801 2.943.488.476 282.826.988 -353.169 460.907 2.127.160 831.010 25.070.674 212.427.242 18.038.963 53.494 74.707 80.788 -563.068 34.597 1.791 323.115 -9.589 -10.042.750 14.395 92.423.778.4 52452.421 4.557 193.148 3.531.188 18.388 4.116 4.089.344 56.445 86.078 391.040 -54.820 15.018.199 -135.8 41962.609 87.699 701.106 -41.872.924 -11.889 15.914 822.883 83.188 18.307.866 -23.016 -12.385 2.076 -54.918 144.475 9.048 -10.837 -692.919 5.742 1.872 21.551 1.370.949 1.538. Volume Lalu Lintas Pertumbuhan 6.412.526.906.983 21.468 352.710 7.363 23.884 165.014 -9.713.453 448.568 34.075 14.4 26855.342.649 16.957 TOTAL PEND TOL PERGOLONGAN TOTAL GOL I GOL IIA GOL IIB INCASH FLOW ― ― ― ― ― ― ― ― ― ― ― ― 42.260 -41.463 42.535 3.228.586 1.067.6 33567.618 3.631 -275.321 3.411.678 55.273 66.124.452 53.717.069 -79.380 999.735 1.611.483 27.9 % pertahun maka pada tahun 2038 jumlah lalu lintas harian rata – rata adalah sebesar 46.020 5.789 2009 -700.952 52.191.135 -14.294 -488.830 5.542 -66.920 750.786 206.235 91.688 21.246 Dengan perhitungan kelayakan finansial dari suatu analisa cash flow dengan persyaratan : • IRR > suku bunga bank berlaku dalam % • NPV positif • BCR > 1 • BEP dibawah 15 tahun Tabel 12.618 1.642.250 14.468 656.053 -10.357 77.762 113.160.617 2.301 9.437.447 67.564 2.011 81.457 82.049.556 12.069 -87.057.197 116.618 4. Data tersebut diolah sesuai dengan tarif tol pergolongan yang berlaku berdasarkan kepmen Kimpraswil tahun 2004 maka didapat harga incash flow seperti terlihat pada tabel 11 berikut ini : Untuk perhitungan cash flow secara finansial didapat seperti tabel 12 dan 13 berikut ini : Tabel 11.521.470 27.064 -25.463 52.445 221.169.064 82.896 6.762 328.935 251.939 5.844 15.064 66.001.594 5.890 kendaraan/2 arah/tahun dengan perhitungan mengunakan pertumbuhan lalu lintas sebesar 6.726 185.295 89.533 69.9 % Dengan Tarif Tol Pergolongan Kendaraan (kendaraan/2 Arah/tahun) Tahun GOL I 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 3.708 -11.041 91.259 7.795 -8.761 68.963 42.245.564 66.118 -1.654 3.260 -28.325 2.378.866 -21.688 17.926 74.382 496.860 109.718 59.5 21483 21483 21483 26855.929 3.681 263.494 1.4 52452.987.887 198.452 53.946 460.661 59.959 545.347 14.526 68.107 83.089 -6.250 14.394 -7.797.146 127.333 76.646 101.123 80.463 42.569 1.070.480 172.243 691.662 2.068 34.457 GOL  IIB 730.227 3.500 11.487 45.315 25.770 889.730.671 72.351 430.355 27.4 81956.252 -1.268.663.367 1.168 -1.5 17187.649 TARIF TOL   GOL  IIA ― ― ― 11.745 -539.927 235.315.520 19.622.917.818 10.757.952 66.4 65564.946 4.135 -15.291.598.9 % (Kendaraan /2Arah/Tahun) dalam jutaan Tahun Outcash Flow 1 2 2008 -1.593 73.443.959 45.001.398 3.580 1.139.381 8.855 27.892.607 583.660.173 36.237 1.706 2.405.109 10.835 314.591.568 42.526 1.288.855 27.084 3.046 -7.500 11.351 230.777 62.236 1.797.079 1.952 52.622 -96.760 834.773.914 1. dari perhitungan fungsi tersebut didapatlah harga IRR ( Internal Rate of Return) .800 108.387 7.653.6 41962.786 1.251 492.842 -921.948 TARIF TOL   GOL IIB ― ― ― 12.143.594.005 5.534 31.343.111 11.270.193 17.155 1.009 1.458 3.285 -9.615 -6.168.831.079 615.483 22.744.000 12.631.106 -37.454 BEP = 22 BCR = 0.901.526 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 Operating &Maintenence Undiscounted Discounted Comulative Rutin M Tol Net Cashflow Net Cashflow Discounted Maint Overlay Operating Net Cashflow 14% 14% 14% Incash Flow 3 80.615 -7.978 64.041 48.860. (Beneffit Cost Ratio) Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode Bruton tersebut maka didapatkan hasil perkiraan volume lalu lintas pergolongan sebesar 97 % dari volume lalu lintas yang melalui jalan eksisting Palembang – Indralaya.956 161.526.488. BEP (Break Event Point) dan BCR.141 -823.542 -72.745 -1.675.586 71.203 -117.735 939.713 53.943 13.336 382.524.564 66.883.100 -869.472 -5.222 953.009 575.963 42.319 1.140 2.788.353 538.738.885 1.553 20.869 6.255.413 878.851 154.112 446.138 4.990 1.612 3.389.471 3. NPV (Net Present Value).760 41.865 67.413 1.909 656.434.688 17.425.269 17.681 63.466 -8.855 34.750 18.8 41962.888 750.169 71.628.393.318 479.047 172.213 1.633 27.533 4.050.437 -1.273 1.372 139.990 2.340 2.452 66.813 -7.101.744.470.916 -11.459 418.064 66.483 22.761.947.762 212.956 302.310 10.Pada jalan tol Palembang – Indralaya ini pertumbuhan lalu lintasnya diasumsikan memiliki korelasi positif terhadap Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Selatan sehingga faktor pertumbuhan lalu lintas diambil berdasarkan pertumbuhan PDRB rata – rata adalah sebesar 6.118.704 8.590 7 8 -1.669 70.660.325 1.111 47.8 52452.225 510.552.960 -203. Pada tahun pertama dimulai tahun 2007 dari hasil survei didapat jumlah lalu lintas harian rata – rata adalah 5.552.789 -700.

Manual kapasitas jalan Indonesia (MKJI).499 636.018 16.353 -9. 1997.070.078 2022 430. antara lain : Depertemen pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga.802 75.916 1.615 106.197 2015 139.631.273 66.626 691.84 % .236 -11.708 -471.476 -7.884 2036 2.795 -8.895 418.671 72.069 -79.468 -9.526. High Way Research Board Special Report ‘87 Ketentuan Teknik.673 -30.375 109.089 68.924 1.488.524 313. Sumatera Selatan Dalam Angka Tahun 2006.959 45. DAFTAR PUSTAKA Undang-Undang Republik Indonesia No.294 -542.370.357 77.143. 22 juni 2001.814 391.681 63.298 475.648 -1.494 2026 701.622 -96.487 -6.615 76.285 446. 2005.914 -10.618 -12.454.97 % .930 86.797.795 -8.179.669 70.000 .246 -12.046 183.831 17.333 2012 91. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.079 -10.014 606. 353/KPTS/M/200.492 -19.991 2030 1. Alokasi resiko investor melalui kajian modal subsidi dalam pembangunan jalan tol di Indonesia .707 -7. Tata Cara Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Tol : Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No.541.001.260 -41.398 2037 3.325 -11.011 81.165 -267.121.041 -6.325 -897.609 87.069 -87.106 -37.814 -141. Konstruksi mengunakan geotextile dan cerucuk gelam.064 -25.723 -891.744.443.658 1.270 56.137 2018 212.435 60.533 69.773 65.978 -6.Tabel 13. 38 Tahun 2004 tentang Jalan Badan Pusat Stastistik Propinsi Sumatera Selatan.413 -10.866 -21.642.435 -404.9 % (Kendaraan /2 Arah/Tahun) dalam jutaan Outcash Tahun Flow 1 Incash Flow 2 3 Operating &Maintenence Undiscounted Discounted Comulative Rutin M Tol Net CashflowNet Cashflow Discounted Maint Overlay Operating Net Cashflow 14% 14% 14% 4 5 6 7 2008 -891.590 3.494 74.077 2025 656. . Box C.589 936.75 2.860 2014 130.394 161.971 -648.614 -9.508 IRR = NPV= BEP = BCR = 9 -782. Paul.708 2.067.202 64. 2006.762 -7.012 -602.227 2038 3.047 2017 198.186 -1.97% 818.039 -950.482 -594.632 -197.070.761 68.568 2013 122.762 -772.622 -106.472 -5.552.564 2019 282.466 193.859 -132.920 -9.135 -15. Mark Antemeng.112 2024 492.106 -41. Istitute Of Transportation Engineers.735 -11.000. Agus Achyar. Manual of traffic engineering studie.340 2034 2.482 2010 80.939 2020 302.053 166.219.926 2011 86. Highway Capacity Manual 1965.239.842 8 -782.885 -11.673 -33.723 2009 -594. Analisa Finansial Kontruksi Geotextile dan Cerucuk Gelam Alternatif II Pertumbuhan 6.148 -12. 1976.040 -54.659 -342.542 -66.411.459 2023 460.63 1.462 57.472 -5. Hasil kajian finansial yang telah dilakukan untuk alternatif konstruksi jalan tol Palembang – Indralaya menunjukan bahwa konstruksi dengan mengunakan pile slab alternatif I ( Rigid belum layak untuk dilaksanakan Pavement ) saat ini sesuai data IRR didapat = 15.718 3.217 2021 323.883 83.989 -1.813 116.164 2028 1.360 60.891 549.718 59. maka perlu pengkajian lebih lanjut yaitu kajian ekonomi.660.133 172.511 718. alternatif II (Flexible Pavement) setelah dihitung cash flow secara finansial untuk konstruksi ini juga belum layak untuk dilaksanakan dengan hasil perhitungan IRR 16.009 -10.123 -832.531.151 251.308 -1.541 19 0.344 56.418 -715.243 2027 750.645.380 2029 1.328. Oppenlander C Joseph.956 -7.562 -45. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan kajian finansial dan kajian teknis yang dilakukan pada studi kelayakan proyek pembangunan jalan tol Palembang – Indaralaya maka dapat diambil beberapa kesimpulan.000.213 -457.007.447 67. NPV = Rp 566.351 -8.197 51. BEP = Tahun ke 19 dengan nilai BCR = 0.135 -14.236 74.000.319 2031 1.742 2033 1.203 -117.053 1.115 647.593 73. BPS Propinsi Sumatera Selatan.946 -8.907 2035 2.407 397.203 -128. Virginia.778 2016 185.777 62.040 -60.260 -28.016 2.379 2.726 -7.213 -1.123 80.542 -72.866 -23.213 2032 1.562 -49.480 -8.713 53. BEP = tahun ke – 22 dengan nilai BCR = 0.586 71.932 -7.502 -54.048 999.891 78. Saran • Pada penelitian ini telah dilakukan kajian finansial.681 -8. NPV = 818.540.270 -6.855 242.013 287.492 -17.

15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol Direktorat Jendral Bina Marga Pedoman Konstruksi dan Bangunan.Nitisemito. Umar Burhan. Wawasan Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek. Bandung Peraturan Pemerintah No. Departemen Permukiman dan Prasarana wilayah Pedoman Konstruksi 2003. & M. 2004. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Studi Kelayakan AMDAL dan Premilinary Design. 1997. Perencanaan dan Permodelan Transportasi. PT Viratama Karya . 2004. 2003. (Edisi Revisi). Perencanaan Struktur Tebal Perkerasan Kaku (Rigid). Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung. Ofyar Z Tamin. Alex S. Penerbit ITB. Struktur Tebal Lentur.Perencanaan Perkerasan Jalan dan Bangunan. Bumi Aksara Jakarta.

.

Sumatera Selatan Dalam Angka Tahun 2006. High Way Research Board Special Report ‘87 Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). PT Viratama Karya . 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol Direktorat Jendral Bina Marga Studi Kelayakan AMDAL dan Premilinary Design. BPS Propinsi Sumatera Selatan Highway Capacity Manual 1965. Umum Direktorat Peraturan Pemerintah No. 1997. 2006.Undang . 38 Tahun 2004 tentang Jalan Badan Pusat Stastistik Propinsi Sumatera Selatan. 2004.Undang Republik Indonesia No. DepertemenPekerjaan Jendral Bina Marga.

.

.

                                                                                                          .

                                        .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful