Anda di halaman 1dari 2

KURVA PEMBELAJARAN (LEARNING CURVE) Untuk suatu tingkat output per periode waktu, peningkatan output total secara

kumulatif selama beberapa periode waktu, sering memberikan pengalaman memproduksi yang memungkinkan perusahaan menurunkan biaya rata-rata produksi. Kurva pembelajaran (learning curve) menunjukkan penurunan dalam biaya input rata-rata dalam produksi serta peningkatan output total secara kumulatif sepanjang waktu. Sebagai contoh, perusahaan mungkin membutuhkan 1000jam untuk merakit pesawat terbang yang ke-100, tetapi hanya membutuhkan 700jam untuk merakit pesawat terbang yang ke-200 karena para manajer dan pekerja menjadi lebih efisien seiring dengan pengalaman produksi yang mereka peroleh. Hal ini berlawanan dengan skala ekonomis, yang berarti penurunan biaya rata-rata pada saat output perusahaan meningkat per periode waktu.

Kurva Pembelajaran
Biaya rata-rata ($) Kurva Pembelajaran

250 200 150 0

F G H

100

200

300
Total Kumulatif (Q)

400

Kurva tersebut mengindikasikan bahwa biaya rata-rata adalah sekitar $250 untuk memproduksi unit ke-100 (titik F), sekitar $200 untuk unit ke-200 (titik G), dan sekitar

$165 untuk unit ke-400 (titik H). Biaya rata-rata menurun pada tingkat penurunan yang semakin berkurang sehingga kurva pembelajaran cembung terhadap daerah asal. Hal ini merupakan bentuk yang biasa dari kurva pembelajaran, dimana perusahaan biasanya mencapai penurunan paling besar dalam input rata-rata ketika proses produksi relative baru dan penurunan yang lebih sedikit ketika perusahaan sudah dewasa. Kurva pembelajaran dapat dinyatakan secara aljabar sebagai berikut: C=aQb dimana C adalah biaya input rata-rata untuk unit output ke-Q, a adalah biaya rata-rata dari unit output pertama, dan b akan negatif karena biaya input rata-rata menurun seiring meningkatnya output total secara kumulatif. Semakin besar nilai absolut b, semakin cepat penurunan biaya input rata-rata. Dengan mencari logaritma dari kedua sisi, maka diperoleh log C = log a + b log Q Dalam bentuk logaritma di atas, b adalah kemiringan dari kurva pembelajaran. Kurva pembelajaran telah dialami oleh berbagai sektor manufaktur dan jasa, dari memproduksi pesawat terbang, peralatan, bangunan kapal, penyaringan produk minyak bumi, hingga operasi pabrik pembangkit listrik. Kurva pembelajaran juga dipakai untuk meramalkan kebutuhan personel, mesin, dan bahan mentah, serta untuk menjadwalkan produksi, menentukan harga jual output, bahkan untuk mengevaluasi harga dari setiap pemasok. Seberapa cepat kurva pembelajaran (biaya input variabel) menurun dapat berbeda antarperusahaan dan akan lebih besar dengan semakin rendahya pergantian karyawan, semakin sedikitnya interupsi produksi, dan semakin besarnya kemampuan perusahaan untuk mentransfer pengetahuan produksi dari produk lain yang serupa. Biaya rata-rata secara tipikal menurun sebesar 20 hingga 30 persen untuk setiap penggandaan output kumulatif bagi sebagian besar pengalaman produksinya saja untuk menurunkan biaya namun mencari lebih jauh lagi dari industri mereka untuk memperoleh pandangan bagaimana meningkatkan produktivitas.