Anda di halaman 1dari 23

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang ini telah begitu banyak dihasilkan teknologi yang begitu canggih baik pada bidang industri dan juga bidang informasi. Begitu juga dengan pompa yang banyak digunakan oleh masyarakat dan juga di pabrik-pabrik maupun industri. Kebutuhan akan pompa yang semakin meningkat tersebut maka para ahli mulai menciptakan berbagai jenis pompa dengan berbagai bentuk dan juga pompa ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berbagai jenis pompa yang banyak beredar di pasaran memiliki konstruksi yang cukup sederhana sampai konstruksi yang sangat rumit tergantung dari fungsi pompa itu sendiri. Diantara berbagai jenis pompa tersebut salah satunya adalah MULTI PUMP yang terdiri dari beberapa jenis pompa yaitu pompa sentrifugal, pompa aksial, pompa roda gigi dan turbin. Walaupun disebut dengan MULTI PUMP tetapi pompa ini tidak sama baik dari segi bentuk maupun ukuran dari setiap pompa. Perbedaan yang terdapat pada setiap jenis pompa ini adalah bentuk impeler pompa. Hal ini diakibatkan oleh kemampuan pompa ataupun kapasitas dan juga jenis fluida yang akan digunakan pada setiap pompa dalam MULTI PUMP. B. Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan praktikum MULTI PUMP antara lain; 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Dapat memahami prinsip pengoperasian pompa. Dapat memahami prinsip kerja dan pengoperasian pengukuran Dapat membuat simbol dan uni SI. Dapat melaksanakan langkah pengukuran. Dapat menyelidiki hubungan antara aliran, head dan efisiensi Dapat menggambarkan (plot) kurva karakterisktik pompa. Dapat mengadakan evaluasi dan analisa data percobaan. Dapat menentukan putaran spesifik Ns.

yang digunakan dalam percobaan.

pada kondisi berbeda dari performasi pompa.

C. Teknik Pengumpulan Data Data-data yang ada dalam laporan ini diperoleh penulis dari beberapa sumber antara lain; 1. 2. 3. 4. tersedia. Melakukan uji coba di laboratorium Politeknik Negeri Medan Melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing laboratorium Melakukan diskusi dengan teman-teman di kelas ME-5A. Melakukan perhitungan dengan menggunakan rumus yang telah

BAB II DASAR TEORI A. Pengertian Pompa Pompa merupakan suatu peralatan mekanis yang berfungsi untuk mengkonversikan energi mekanis menjadi energi fluida. Selain itu pompa juga merupakan suatu peralatan yang berfungsi untuk memindahkan ataupun berfungsi untuk mengalirkan fluida cair. Prinsip kerja dari pompa adalah pompa menciptakan suatu beda tekanan pada sisi inlet, dimana tekanan ini biasanya lebih rendah dari tekanan atmosfer tekanan pada sisi outlet. Perbedaan ini akan memberikan head operasi daripada mesin sehingga menyebabkan pompa dapat mengalirkan fluida. B. Karakteristik Umum Pompa Karakteristik operasi yang terpenting dari pompa adalah: 1. Kapasitas pompa, ( Q ) adalah volume fluida persatuan waktu yang dikeluarkan oleh pompa. Satuan yang digunakan adalah m3/detik. 2. Head pompa, ( H ) menyatakan kerja netto dalam suatu berat fluida yang lewat dari sisi masuk ke sisi keluar pompa. 3. Daya Hidrolik, ( Ph ) adalah daya output pompa yang terukur yang diberikan energi fluida. 4. Efisiensi pompa, ( ) adalah daya hidrolik dibagi dengan input poros pompa. ( < 1 atm ) dan

Grafik karakteristik pompa A. GRAFIK POMPA SENTRIFUGAL


30 25 Efesiensi 20 15 10 5 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 Q 0.5 0.6 0.7 0.8

6 5 4 3 2 1 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 Q 0.5 0.6 0.7 0.8 H PH 10 5 0 0 0.1 0.2 0.3 0.4 Q 0.5 0.6 0.7 0.8

25 20 15

B. GRAFIK POMPA TUBIN


14 12 10 Efesiensi 8 6 4 2 0 0 0.1 0.2 0.3 Q 0.4 0.5 0.6 0.7

9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 0 0.1 0.2 0.3 Q 0.4 0.5 0.6 0.7

H PH

45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 0 0.1 0.2 0.3 Q 0.4 0.5 0.6 0.7

C. GRAFIK POMPA AKSIAL

7 6 5 Efesiensi 4 3 2 1 0 0 0.2 0.4 0.6 0.8 Q 1 1.2 1.4 1.6

1.2 1 0.8 0.6 0.4 0.2 0 0 0.2 0.4 0.6 0.8 Q 1 1.2 1.4 1.6 H 7 6 5 PH 4 3 2 1 0 0 0.2 0.4 0.6 0.8 Q 1 1.2 1.4 1.6

C. 1.

Rumus Rumus Efisiensi pompa ( )


Efisiensi pompa ( )= Ph 100 % Ps

2. Daya Hidrolik ( Ph )
Ph = g Q H H = Hd + Hs = ( Hdisch arg e + Hsuction

3. Daya Poros ( Ps )
Ps = T W 2N Ps = T 60

Sedangkan untuk T = Torsi = F . L = m . g . l

4. Putaran Spesifik ( Ns )

Ns = n p

Q2 H
3 4

rpm

Dimana : np = putaran pompa


n p = nm zm zp

nm = putaran motor zm = jumlah pully pada gigi motor zp = jumlah gigi pada pully pompa model impeler dan kecepatan spesifiknya. D. Prosedur Pengukuran 7

Dalam rangkaian percobaan perlu dilakukan prosedur pengukuran agar hasil yang diperoleh dapat sesuai dengan yang diharapkan. 1. Persiapan data sheet yang diperlukan dalam percobaan. 2. Periksa alat-alat ukur dan kedudukannya (posisi), sebelum dilakukan pengoperasian. 3. Lakukan pengkalibrasian torsi motor, sbb: a) Buka sabuk (belt) yang menghubungkan motor dengan pompa. b) Switch ON motor dan set kecepatan putar mesin pada kecepatan kira-kira 1500 rpm. c) Tunggu dan biarkan motor bekerja pada kecepatan 1500 rpm selama kuran lebih 5 menit. d) Setting alat penunjuk torsi (torsimeter) pada posisi nol. e) Putar screw untuk mendapatkan torsi beam yang balance dengan melihat ujung daripada beam menunjukkan tepat ditengah dari notch. f) Switch OFF motor. 4. Pilih pompa yang dioperasikan.

Setelah prosedur pengukuran selesai dilakukan maka tahap selanjutnya adalah mengoperasikan pompa yang akan digunakan. 1. a) Pompa Sentrifugal Hubungkan belt gigi antara pully motor dan pully pompa sentrifugal. b) Buka katub pelimpah pada tangki volumetrik. c) Yakinkan karet sumbat masuk pompa aliran aksial dibawah tangki volumeterik pada posisi yang tepat. d) Tutup katup kontrol aliran. e) Buka katup pengatur isap. f) Atur posisi speed meter pada posisi nol. g) Tekan saklar ON motor, dengan memutar pengatur kecepatan searah jarum jam untuk memberikan posisi kecepatan yang diinginkan . h) Buka katup pompa sentrifugal. i) j) Buka katup pengatur aliran dan atur pula katup pengatur untuk memberikan laju aliran yang dibutuhkan. Proses dalam mematikan/memutuskan hubungan pompa sentrifugal dikerjakan dengan urutan rangkaian yang tepat. 8

Gambar pompa sentrifugal:

2.

Pompa Turbin

a) Hubungkan sabuk gigi antara pully motor dan pompa turbin. b) Buka katup pelimpah pada tanki volumetrik. c) Yakinkan bahwa karet aliran pompa aksial tertutup dengan baik. d) Tutup katup kontrol aliran. e) Set kontrol kecepatan motor keposisi nol sebelum di ON. f) Hidupkan motor dan putar pengontrol kecepatan untuk mendapatkan kecepatan motor yang diinginkan. g) Buka katup isolasi dan katup seleksi pompa.

h) Buka katup kontrol aliran dan atur untuk memperoleh laju aliran yang dikehendaki. i) Pembacaan tekanan vacum turbin diperoleh dengan membuka katup tekanan vakum pompa. Gambar pompa turbin

3.

Pompa Aksial

a) Buka karet sumbat pada dasar tanki volumetrik. b) Tutup katup pelimpah. c) Isi tanki volumetrik sampai air melimpah keluar ketanki penampung dengan pompa sentrifugal atau turbin atau roda gigi. d) Hubungkan sabuk antara pully pompa aksial dengan pully motor. e) Buka penuh katup pompa aksial. f) Set kontrol kecepatan pada posisi nol sebelum ON. g) Jalankan motor dengan menekan saklar. h) Atur putaran motor pompa dengan potensiometer sesuai dengan yang diinginkan. i) Catat tekanan tekan dan tekanan isap. j) Tabulasikan data pada data sheet. 10

k) Catat ketinggian air pada saluran dengan hook point. l) Ulangi percobaan dengan mengatur katup pompa. m) Matikan pompa.

Gambar pompa Aksial:

BAB III DATA PERCOBAAN 1. Pompa Sentrifugal (Centrifugal Pump) T (Nm) 0,60 0,54 0,52 0,50 0,49 0,44 0,39 Hd (m) 2.75 3.00 3.50 4,00 4.50 5.00 5.50 Hs (m) 0 0 0 0 0 0 0 V (L) 3 3 3 3 3 3 3 t (detik) 4,10 4,80 5,10 6.30 7.70 11.70 0,00

No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

2. Pompa Turbin (Turbine Pump)

11

No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

T (Nm) 1,73 1,80 1,85 1,90 1,95 1,96 2.20

Hd (m) 2 4 5 6 7 8 9

Hs (m) 0 0 0 0 0 0 0

V (L) 3 3 3 3 3 3 3

t (detik) 4.70 5,10 5.30 5.50 5.70 6.00 0.00

3. Pompa Aksial (Aksial Pump) T (Nm) 0,95 0,92 0,90 0,94 0,94 1,00 1,20 Hd (m) 0,95 1,00 1,10 1,30 1,50 1,60 1,70 Hs (m) -0,5 -0,5 -0,5 -0,5 -0,5 -0,5 -0,5 Y (mm) 32,5 29,75 27,5 21,0 10,5 2,50 0,00

No. 1. 2. 3. 4 5 6 7

BAB IV DATA PERCOBAAN, TABEL ANALISA DAN GRAFIK A. DATA PERCOBAAN 1. Pompa Sentrifugal (Centrifugal Pump) 1. Putaran Motor (Nm) 2. Jumlah gigi pully motor (Zm) = 1500 rpm = 23 buah 12

3. Jumlah gigi pully pompa (Zp)

= 17 buah

4. Putaran Pompa (Np) = 2464,29 rpm z 23 n p = nm m = 1500 = 2029 ,41rpm zp 17

1.
Q=

Percobaan 1
V m3 = t s

H = H d + H s = m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= rpm
2N = watt 60

ps = T .W = T .

ph = .g .Q.H = watt

p =

ph .100% = % ps

2.
Q=

Percobaan 2
V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.000256 t 11 .7 det ik 11 .7 s s

H = H d + H s = 5 + 0 = 5m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2029,41.

0,000256 5
3 4

1 2

= 9.72rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,44 . = 69 .08 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,000256 =12 .55 watt

p =

ph 12.55 .100% = .100% = 18.16% ps 69.08

3.

Percobaan 3 13

Q=

V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.00038 t 7.7 det ik 7 .7 s s

H = H d + H s = 4,5 + 0 = 4,5m
1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2029 ,41.

0,00038 2 4,5
3 4

= 12.80rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,49 . = 76 .93 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00038 .4,5 =16 .77 watt

p =
4.

ph 16,77 .100% = .100% = 21% ps 76.93

Percobaan 4

V 3liter 3.10 3 m 3 m3 Q= = = = 0.00047 t 6.3 det ik 6 .3 s s


H = H d + H s = 4 + 0 = 4m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2029,41.

0,00047 4
3 4

1 2

= 15.5rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,50 . = 78 .5watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00047 .4 =18 .44 watt

p =

ph 18.44 .100% = .100% = 23% ps 78.5

5.
Q=

Percobaan

V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.000588 t 5,1det ik 5,1 s s p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,000588 .3,5 = 20 .188 watt

p =

H = H + H = 3,5 + 0 = 3,5m
1 1

ph 20.18 .100% = .100% = 24% ps d 81.64 s

Q2 0,000588 2 6.s = n pPercobaan 6 ,41. n . 3 = 2029 = 19.23rpm 3 V 3liter 3.10 3 m 3 4 m3 Q = =H 4 = = 0.000625 3,5
t 4,8 det ik 4,8 s s

2.3,141.1500 = 0,52 . = 81 .64 watt 0 60 = 3m,000625 2 60 d Q s ns = n p . 3 = 2029,41. = 22 2N 2.3,14 .1500 .257 rpm 3 p s = T .W = T . = 0,54 . 4 = 84 .78 watt 4 H 3 60 60

1 2N p s = T .W = T . 2 =3+0 H =H +H

14

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,000625 .3 =18 ,39 watt

p =

ph 18,39 .100% = .100% = 21,5% ps 84.18

7.
Q=

Percobaan 7
V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.000714 t 4,2 det ik 4,2 s s

H = H d + H s = 2,75 + 0 = 2,75 m
1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2029,41.

0,000714 2 2,75
3 4

= 25.39rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,6. = 94 .2 watt 60 60

ps = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,000667 .2,7 =17 ,67 watt

p =

ph 19.26 .100% = .100% = 20% ps 94.2

2. Pompa Turbin (Turbine Pump) Putaran Motor (Nm) = 1500 rpm

Jumlah gigi pully motor (Zm)= 23 buah Jumlah gigi pully pompa (Zp) = 14 buah

Putaran Pompa (Np) = 2464,29 rpm z 23 n p = nm m = 1500 = 2464 ,29 rpm zp 14

15

1. Percobaan 1
Q= V m3 = t s

H = H d + H s = m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= rpm

ps = T .W = T .

2N = watt 60

ph = .g .Q.H = watt

p =

ph .100% = % ps

2. Percobaan 2
Q= V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.0005 t 6 det ik 6 s s

H = H d + H s = 8 + 0 = 8m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2464,29.

0,0005 8
3 4

1 2

= 11.6rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 =1.96 . = 307 .72 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,0005 .8 = 39 .24 watt

p 39.24 p = h .100% = .100% = 12.75% 3. Percobaan 3 ps 307.72


Q=

V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.00052 t 5.7 det ik 5 .7 s s

H = H d + H s = 7 + 0 = 7m
1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2464,29.

0,00052 2 7
3 4

= 13.05rpm
16

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 =1.95 . = 306 .15 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00052 .7 = 35 .7 watt

p =

ph 35.7 .100% = .100% = 11.6% ps 306.15

4. Percobaan 4
Q= V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.00054 t 5.5 det ik 5.5 s s

H = H d + H s = 6 + 0 = 6m
1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2464,29.

0,00054 2 6
3 4

= 14.93rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 =1.9. = 298 .3watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00054 .6 = 31 .78 watt

p =

ph 31.78 .100% = .100% = 10.6% ps 298.3

5. Percobaan 5
Q= V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0.00056 t 5.3 det ik 5.3 s s

H = H d + H s = 5 + 0 = 5m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2464,29.

0,00056 5
3 4

1 2

= 17.44rpm

6. Percobaan 6

V 3liter 60 3.10 3 m 3 m3 60 Q= = = = 0,00058 t 5,1det ik 5,1 s s p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00056 .5 = 27 ,468 watt

p s = T .W = T .

2N

=1,85 .

2.3,14 .1500

= 290 ,45 watt

p =

H = Hhd + H s = 4 +,0 = 4m p 27 46

ps

.100% =
1

290,45

.100% = 9,45%
1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2464,29.

0,00058 2 4
3 4

= 21,04rpm

17

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 =1,80 . = 282 .6 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00058 .4 = 22 ,75 watt

p =

ph 22,75 .100% = .100% = 8,05% ps 282,6

7. Percobaan 7
Q= V 3liter 3.10 3 m 3 m3 = = = 0,00063 t 4,7 det ik 4,7 s s

H = H d + H s = 2 + 0 = 2m

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2464,29.

0,00063 2 2
3 4

= 36,81rpm

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 =1,73 . = 271 ,61 watt 60 60

p h = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00063 .2 =12 ,36 watt

p =

ph 12,36 .100% = .100% = 4,55% ps 271,61

18

3. Pompa Aksial (Aksial Pump) Putaran Motor (Nm) = 1500 rpm

Jumlah gigi pully motor (Zm)= 27 buah Jumlah gigi pully pompa (Zp) = 14 buah

Putaran Pompa (Np) = 2892,86 rpm z 27 n p = nm m = 1500 = 2892 ,86 rpm zp 14 Sudut Ambang Trapesium ( ) Panjang Lintasan (L) = 450

= 5 cm = 0,05 m

1. Percobaan 1
Q=

2 4 . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 m Q = s
H = H d + H s = m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= rpm
2N = watt 60

ps = T .W = T .

ph = .g .Q.H = watt

p =

ph .100% = % ps

2. Percobaan 2 3 2 4 Q = . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81.( 0,0025 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,0025 ) 3 5

19

2 4 .4,43 .0,000125 .( 0,05 + .0,0025 ) 3 5 Q = 0,00037 .( 0,052 ) Q= Q = 0,000019 m 3

H = H d + H s = 1,6 + (0,5) = 1,1m


1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2892 ,86.

0,000019 2 1,1
3 4

12,61 = 11,79 rpm 1,07

ps = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 1. =157 watt 60 60

ph = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,000019 .1,1 = 0,21 watt

p =

ph 0,21 .100% = .100% = 0,13% ps 157

3. Percobaan 3
2 4 . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81 .( 0,0105 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,0105 ) 3 5 2 4 Q = .4,43 .0,00108 .( 0,05 + .0,0105 ) 3 5 Q = 0,0032 .( 0,0584 ) Q= Q = 0,00018 m 3
3

H = H d + H s = 1,5 + ( 0,5) = 1m
1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2892,86.

0,00018 2 1
3 4

38,81 = 38,81rpm 1

ps = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,94 . =147 ,58 watt 60 60

ph = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,00018 .1 =1,77 watt

20

p =

ph 1,77 .100% = .100% = 1,2% ps 147,58

4. Percobaan 4 3 2 4 Q = . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81 .( 0,021 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,021 ) 3 5 2 4 Q = .4,43 .0,003 .( 0,05 + .0,021 ) 3 5

Q =0,0089 .( 0,067 ) Q =0,0006 m 3

H = H d + H s = 1,3 + (0,5) = 0,8m


1 1

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2892 ,86 .

0,0006 2 0,8
3 4

70,86 = 83,4rpm 0,85

ps = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,94 . =147 ,58 watt 60 60

ph = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,0006 .0,8 = 4,7 watt

p =

ph 4,7 .100% = .100% = 3,18% ps 147,58


3

5. Percobaan 5
Q=

2 4 . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81 .( 0,0275 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,0275 ) 3 5 2 4 Q = .4,43 .0,0046 .( 0,05 + .0,0275 ) 3 5 Q = 0,014 .( 0,072 ) Q = 0,001008 m 3

21

H = H d + H s = 1,1 + ( 0,5) = 0,6m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2892 ,86.

0,001008 0,6
3 4

1 2

91,85 = 135,07 rpm 0,68

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,9. =141 ,3watt 60 60

ph = .g.Q.H =1000 .9,81 .0,001008 .0,6 = 5,9watt

p =

ph 5,9 .100% = .100% = 4,2% ps 141,3

6. Percobaan 6
2 4 . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81 .( 0,02975 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,02975 ) 3 5 2 4 Q = .4,43 .0,005 .( 0,05 + .0,02975 ) 3 5 Q = 0,015 .( 0,074 ) Q= Q = 0,001 m 3
3

H = H d + H s = 1 + (0,5) = 0,5m

ns = n p .

Q2 H
3 4

= 2892 ,86 .

0,001 2 0,5
3 4

91,48 = 155,05rpm 0,59

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,92 . =144 ,44 watt 60 60

ph = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,001 .0,5 = 4,9 watt

p =

ph 17,07 .100% = .100% = 6,4% ps 266,9

22

7. Percobaan 7
2 4 . 2.g .Y 2 .( L + . tan .Y ) 3 5 3 2 4 Q = . 2.9,81 .( 0,0325 ) 2 (0,05 + tan 45 0.0,0325 ) 3 5 2 4 Q = .4,43 .0,006 .( 0,05 + .0,0325 ) 3 5 Q = 0,018 .( 0,076 ) Q= Q = 0,0014 m 3
3

H = H d + H s = 0,95 + (0,5) = 0,45 m

ns = n p .

Q H

1 2 3 4

= 2892 ,86.

0,0014 0,45
3 4

1 2

108,24 = 196,8rpm 0,55

p s = T .W = T .

2N 2.3,14 .1500 = 0,95 . =149 ,15 watt 60 60

ph = .g .Q.H =1000 .9,81 .0,0014 .0,45 = 6,2 watt

p =

ph 6,2 .100% = .100% = 4,2% ps 149,15

23