Anda di halaman 1dari 4

Aplikasi Minimum Spanning Tree Untuk Mencari Jarak Terpendek Dari Suatu Desain Jaringan

Liliana e-mail: lilian@peter.petra.ac.id Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131 Surabaya Eddy, Ibnu Wahyudi e-mail: m26403002@john.petra.ac.id, m26403093@john.petra.ac.id

Abstrak Mendesain jaringan dan memasang kabel jaringan bukan lagi merupakan masalah yang jarang ditemui. Dewasa ini semakin banyak organisasi yang menggunakan teknologi komputer. Seiring dengan kebutuhan komputerisasi yang semakin besar tersebut, jumlah komputer yang digunakan juga turut meningkat. Selain kegiatan dokumentasi yang semakin banyak dan kompleks, arus dokumen antar komputer juga semakin meningkat. Data yang diolah di satu komputer akan digunakan untuk mengolah data lain di komputer yang lain. Untuk perpindahan data ini dibutuhkan adanya jaringan yang menghubungkan setiap komputer yang saling terkait. Kondisi ini yang menyebabkan kebutuhan akan instalasi jaringan menjadi kebutuhan yang penting. Untuk instalasi jaringan komputer hal pertama yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mendesain jaringan agar kabel yang dibutuhkan seminimal mungkin. Semakin pendek kabel yang digunakan tidak hanya menyebabkan biaya instalasi yang semakin murah tetapi juga transfer data antar komputer yang semakin cepat. Desain jaringan ini seringkali dilakukan secara manual. Jika komputer yang dihubungkan sedikit jumlahnya, maka tidak akan timbul masalah dalam mendesain, tetapi jika jumlah komputer yang akan dihubungkan cukup banyak, maka mendesain secara manual tidak mungkin lagi dilakukan karena akan memakan waktu lama dan belum tentu optimal. Dengan adanya kesulitan tersebut di atas, maka dalam penelitian ini dikembangkan suatu perangkat lunak yang mampu menghasilkan desain jaringan yang optimal, dalam arti membutuhkan kabel seminimal mungkin. Konsep yang diterapkan dalam perangkat lunak ini adalah minimum spanning tree. Tree adalah suatu diagram yang digambar dengan menggunakan titik(vertex) dan garis(edge). Setiap garis menghubungkan dua titik. Tree mempunyai kekhususan, yaitu dari vertex yang satu ke vertex yang lain hanya terhubung oleh serangkaian edge dengan jalur tunggal (tidak ada dua jalur antara dua titik). Minimum spanning tree adalah tree dengan jarak terpendek yang menghubungkan semua vertex dalam tree tersebut. Untuk mencari minimum spanning tree ada beberapa metode yang bisa diterapkan. Dalam program yang dikembangkan ini digunakan metode kruskal. Kata kunci : minimum spanning tree, kruskal, jaringan komputer, jarak terpendek, graf

Hal ini dikarenakan Kruskal memilih edge dari yang berbobot terkecil.1.1990. Perlu adanya pengecekan tersendiri dalam mencari jalur – jalur yang akan digunakan. Algoritma kruskal mampu mencari minimum spanning tree untuk sekumpulan tree yang diinputkan (forest) atau bisa dikatakan graf yang tidak terhubung. dalam mengatur pemasangan kabel. A 8. menempel pada tembok atau tidak melintasi daerah tertentu. untuk setiap edge yang di graf V 3. Kruskal Dua metode yang lebih baik dan sering digunakan untuk mencari minimum spanning tree adalah algoritma kruskal yang dikembangkan di tahun 1950an oleh J. Akan tetapi hanya menerapkan secara langsung algoritma untuk mencari jarak terpendek atau biasa disebut minimum spanning tree. Pendahuluan Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemasangan kabel jaringan komputer adalah biaya. Hal ini menyebabkan pentingnya menghitung panjang minimum kabel yang dibutuhkan dari suatu desain penempatan komputer. seperti melintasi tengah tengah ruangan.B. C. Pengembangan Kruskal Untuk Mencari Minimum spanning Tree Ada dua material yang diperhitungkan dalam perangkat lunak yang dikembangkan ini. Perbedaan kedua algoritma tersebut adalah inputnya. Sedangkan algoritma prim hanya untuk tree tunggal. Kondisi – kondisi yang perlu diperhatikan itu antara lain pemasangan semua kabel yang dipusatkan ke suatu titik. Banyak aplikasi yang membutuhkan adanya pencarian jarak / jalur terpendek dari suatu graf. 3. masukkan edge tersebut ke dalam himp. Selain panjang kabel yang dipergunakan seminimal mungkin. Prim. Salah satunya adalah masalah dalam pencarian jarak terpendek. tidak mungkin dilakukan karena adanya kondisi yang membatasi. 2. Dalam kenyataannya. 4. . seringkali lebih memilih jalur yang lebih panjang tetapi lebih aman. Secara umum algoritma kruskal adalah sebagai berikut (Cormen. Flowchart dari algoritma kruskal yang dikembangkan dapat dilihat pada gambar 1. Termasuk didalamnya adalah mencari panjang kabel minimum dari suatu desain penataan jaringan komputer. selama jumlah edge yang dipilih < jumlah vertek dan masih ada edge lain 5. urutkan berdasarkan bobot tiap edge. buat himpunan kosong A 2. Kedua material wall dimaksudkan untuk pemasangan kabel yang menempel di tembok supaya rapi sedangkan material barrier dimaksudkan untuk pemasangan kabel yang tidak melintasi daerah tertentu. jika edge yang akan ditambahkan tidak membentuk circuit maka 7. membentuk tree dengan edge yang ada di dalamhimpunan A. khususnya di bidang teknologi informasi. yaitu tembok dan area yang tidak boleh dilalui kabel jaringan. Goodaire. juga perlu diperhitungkan pengaturan penataan kabel. Banyak permasalahan yang dapat dimodelkan dengan menggunakan graf. pilih edge dengan bobot terkecil 6. Kruskal dan algoritma Prim yang dikembangkan oleh R. Pengecekan ini disesuaikan dengan kondisi nyata yang ingin diimplementasikan. dalam arti tidak membahayakan orang yang berada di lingkungan jaringan tersebut. sedangkan prim mencari dari satu edge ke edge lain yang terhubung. Selanjutnya akan disebut wall dan barrier. Biaya berkaitan erat dengan panjang kabel yang digunakan.1998): 1.

Untuk uji coba dengan barrier. flowchart kruskal dengan prioritas Uji Coba Uji coba dilakukan mula-mula dengan wall saja dengan data seperti tampak pada gambar 2. Untuk mendapatkan ukuran sebenarnya maka perlu dilakukan proses penskalaan. barrier node . Hasil dari perhitungan spanning tree dengan area penghalang tampak pada gambar 5. Hasil perhitungan spanning tree dari input di atas tampak pada gambar 3. Jarak sudah dihitung secara otomatis pada saat input titik. Hasil dari perhitungan spanning tree dengan input wall. Input titik-titik komputer dengan wall Mula – mula diinputkan titik-titik yang dimaksudkan sebagai komputer dan kemudian diinputkan dua titik pada wall sebagai tempat keluar-masuk kabel. akan digambar semua egde yang menghubungkan semua titik yang terbentuk. Input true node . Setiap kali input titik. Gambar 1. Hanya pada program yang dihitung adalah ukuran pixel. Data diinput berupa titik-titik yang menyebar dengan suatu area ditengah-tengah sekumpulan titik tersebut. . Pada gambar 3 tampak bahwa semua komputer terpusat di dua titik pada wall dengan jarak yang terdekat dari titik tersebut. maka semua titik akan otomatis terhubung dengan titi-titik tepi pada area berupa segiempat tersebut. Proses pencarian spanning tree dengan m etode kruskal I ß 1 to jum edge lah yang terpilih Apakah menghubungkan barrier node – barrier node ? Hapus node Apakah menghubungkan barrier node – true node ? Hapus node I 4. Gambar 3. Baik titik komputer maupun titik pada wall. data dapat dilihat pada gambar 4.start Gambar 2. Begitu area diinput. wall node Set prioritas sem edge ua true node – true node ß 0 W node – true node ß 1 all W node – siku node ß 2 all Barrier node – true node ß -1 B arrier node – barrier node ß -2 Pengurutan semua edge berdasarkan prioritas dan jarak .

pemasangan kabel internet dan lainnya. . Rivest. 1990. Element of Discrete Mathematics 2nd. Leiserson. Kesimpulan Kesimpulan yang didapat setelah mengadakan uji coba sebelumnya adalah: • Dengan adanya sofware ini.id/book/AlgDesignM anual/BOOK/BOOK4/NODE161. Discrete Mathematics with Graph Theory. Daftar Pustaka Cormen.1985. C.toki. jika banyak faktor yang dipertimbangkan. Untuk pemasangan kabel yang terpusat pada satu jalur maka tidak diperlukan pencarian panjang kabel minimum karena yang diutamakan adalah kerapian. Inroduction to Algorithms. seperti penambahan router. dari situs http://www2. Massachusetts.• • • Gambar 4. Hasil spanning tree dengan barrier 5. The MIT Press. Inc. Parmenter. Michael M. Goodaire. seperti bagian tengah ruangan yang tidak mungkin dilalui kabel.or. Prentice Hall.L. pengaturan pemasangan kabel jaringan dapat didesain dengan seminimal mungkin. Edgar G . Dengan adanya modifikasi pada algoritma kruskal yang ada maka kondisi yang lebih nyata dari model pemasangan kabel bisa tercapai namun timbul kesulitan dalam memilih prioritas edge yang harus dimasukkan ke dalam himpunan hasil. 1998.HTM# minimumspanningtree Gambar 5. McGraw-Hill.Inc Minimum Spanning Tree. Liu. New Jersey. Input titik-titik dengan barrier Hanya dengan algoritma kruskal saja tidak mencapai hasil maksimal karena banyak kondisi yang menjadi pembatas.