Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

Investasi melalui pasar modal selain memberikan hasil, juga mengandung resiko. Besar kecilnya resiko di pasar modal sangat di pengaruhi oleh keadaan negara khususnya di bidang ekonomi, politik dan sosial. Mudji Utami menyatakan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham adalah Profitabilitas, Tingkat suku bunga SBI, inflasi dan nilai tukar. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga SBI, nilai kurs dollar AS, dan tingkat inflasi terhadap naik turunnya indeks harga saham dan untuk mengetahui variabel yang dominan berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Tingkat bunga SBI, nilai kurs Dollar AS dan Tingkat inflasi secara serempak berpengaruh tehadap Indeks Harga Saham Gabungan. Tingkat bunga SBI berpengaruh negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan, sedangkan Nilai Kurs Dollar AS dan Tingkat Inflasi berpengaruh positif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Dari ketiga variabel independen, variabel Tingkat bunga SBI adalah Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan.

Kata Kunci: Tingkat Bunga SBI, Nilai Kurs Dollar AS, Tingkat Inflasi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Permasalahan Investasi melalui pasar modal selain memberikan hasil, juga mengandung resiko. Besar kecilnya resiko di pasar modal sangat di pengaruhi oleh keadaan negara khususnya di bidang ekonomi, politik dan sosial. Keadaan di dalam perusahaan dapat juga mempengaruhi naik atau turunnya harga saham. Pertumbuhan investasi di suatu negara akan dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Semakin baik tingkat perekonomian suatu negara, maka semakin baik pula tingkat kemakmuran penduduknya. Tingkat kemakmuran yang lebih tinggi ini umumnya ditandai dengan adanya kenaikan tingkat pendapatan masyarakatnya. Dengan adanya peningkatan pendapatan tersebut, maka akan semakin banyak orang yang memiliki kelebihan dana, kelebihan dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk disimpan dalam bentuk tabungan atau diinvestasikan dalam bentuk surat-surat berharga yang diperdagangkan dalam pasar modal. Namun krisis moneter yang melanda Indonesia sampai sekarang telah memporakporandakan perekonomian Indonesia yang semula mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, sehingga menimbulkan terjadinya inflasi. Akibat inflasi yang terus menerus meningkat dan peningkatannya tidak dapat dikendalikan, membuat semua

290.841 dan ditutup pada Desember 2005 sebesar Rp.56 pada awal Januari menjadi 10.04 pada akhir Desember 2004 dimana fluktuasi ini akan dicari pengaruhnya terhadap nilai perubahan indeks harga saham pada awal .id . selain itu dipengaruhi pula oleh terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS.bi. 8456.83% dan meningkat drastis pada akhir Desember tahun 2004 menjadi sebesar 10. Semakin menurunnya tingkat suku bunga SBI ini ada indikasi dipicu oleh tingginya aktivitas perdagangan valuta asing dalam hal ini dollar Amerika. Pada bulan Januari 2003 nilai kurs Rupiah adalah sebesar Rp. serta adanya peningkatan nilai inflasi secara drastis yakni sebesar 0. sehingga mengakibatkan nilai uang turun. 9. Khususnya pada pasar modal. dimana tingkat suku bunga SBI pada tahun Desember 2002 adalah sebesar 12.04%.go. Hal ini menunjukkan tingkat inflasi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dimana tingkat inflasi pada akhir Desember 2002 adalah sebesar 1. 8876 dan ditutup pada akhir Desember 2003 adalah sebesar Rp.940. 8. yang menurun menjadi sebesar 8. Adanya peningkatan ini dipicu kondisi politik yang masih belum stabil di tanah air. 9290 di akhir Desember 2004. Nilai fluktuasi perdagangan valuta asing dalam hal ini rupiah dan dollar AS dalam tiga tahun terakhir terbukti menunjukkan fluktuasi yang sangat tinggi dimana pada bulan Januari 2002 nilai kurs rupiah terhadap Dollar AS adalah Rp. nilai kurs dan inflasi pada tahun 2004 terakhir dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini: Tabel 1 Perubahan nilai SBI. 2006 Dari data pada tabel di atas terlihat nilai SBI yang turun pada akhir tahun dibandingkan dengan awal tahun. dan kembali menurun sebesar 7.id. Tingkat suku bunga SBI dalam 3 tahun terakhir terlihat mengalami penurunan. dan pada tahun 2004 nilai kurs rupiah terhadap Dollar pada bulan Januari 2004 adalah sebesar Rp.43%. sehingga ada kecenderungan banyak investor yang lebih memilih menginvestasikan dananya di sektor perdagangan valuta asing.bidang ekonomi terkena imbasnya.go. hal ini dapat dilihat dari data yang diperoleh dari Bank Indonesia dari www. Secara jelas perubahan nilai SBI. nilai kurs dan inflasi pada tahun 2004 INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN NO BULAN/TAHUN TINGKAT SUKU BUNGA SBI NILAI KURS TINGKAT INFLASI Sumber Data: www. dimana nilai tukar rupiah kembali menyentuh di level Rp.18% dan pada akhir Desember 2003 adalah sebesar 0.93%.bi. 10.31% di tahun 2003. serta adanya peningkatan nilai kurs dari awal bulan Januari sebesar 8441 menjadi 9290. 8. harga saham mengalami fluktuasi yang begitu besar. Dari sisi tingkat inflasi seperti kita ketahui bersama semenjak krisis moneter yang melanda Indonesia dimana mana harga barang dan jasa secara keseluruhan naik.320 dan ditutup pada akhir Desember 2002 adalah sebesar Rp.

Begitu pula dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Okty. terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sarwono (2003) disebutkan bahwa variabel rate of return on total assets. 1. dan tingkat inflasi. Dengan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham seperti yang tersebut di atas.3 Tujuan Penelitian 1. dan tingkat inflasi terhadap harga saham perusahaan publik. Memberikan gambaran tentang keadaan perusahaan publik terutama pengaruh signifikan tingkat bunga SBI. penelitian ini akan difokuskan terhadap obyek penelitian bagaimana pengaruh nilai tingkat bunga SBI. Dipilihnya faktor eksternal yang berpengaruh terhadap indeks harga saham ini mengingat kondisi situasi perekonomian Indonesia yang mengalami perubahan besar akibat krisis moneter yang melambungkan nilai inflasi. Selain itu juga dapat memberikan informasi dan masukan yang dibutuhkan oleh pemegang saham. (2002) yang menyebutkan bahwa faktor ekstern yang mempunyai pengaruh besar terhadap harga saham adalah tingkat suku bunga dan inflasi. Sejauh mana nilai tingkat bunga SBI. Untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga SBI.2 Permasalahan 1.4 Kegunaan Penelitian Hasil penelitian ini akan memberikan kegunaan: 1. 2. berpengaruh terhadap Index Harga Saham Gabungan. dan tingkat inflasi manakah variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap Index Harga Saham Gabungan. .23. nilai kurs dollar AS. dan tingkat inflasi. nilai kurs dollar AS.Januari 2004 sebesar 752. nilai kurs dollar AS. maupun kurs dollar AS yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami fluktuasi yang naik turun. Dari ketiga variabel yaitu tingkat bunga SBI. nilai kurs dollar AS. 1. devidend payout ratio. financial leverage dan tingkat suku bunga merupakan variabel yang mempunyai pengaruh terhadap harga saham. nilai kurs dollar AS. Untuk mengetahui variabel yang dominan berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. 2. dan tingkat inflasi terhadap naik turunnya indeks harga saham gabungan (IHSG). kreditur dan pihak-pihak terkait lainnya.93 serta mengalami peningkan pada Desember 2004 sebesar 1000. 1.

Juga diharapkan penelitian ini dapat menambah pengetahuan bagi pembacanya.2. Peneliti dan pembaca lain hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi peneliti lain yang mengadakan penelitian dalam ruang lingkup yang sama. .