Anda di halaman 1dari 5

1.

Anjak piutang (Bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, penekanan anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. Kedua, anjak piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang). Terakhir, pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan anjak piutang melibatkan tiga pihak. Leasing atau sewa-guna-usaha adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang yang telah disepakati bersama. Dengan melakukan leasing perusahaan dapat memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat langsung digunakan berproduksi, yang dapat diangsur setiap bulan, triwulan atau enam bulan sekali kepada pihak lessor. 2. Anjak piutang : penjual, debitur, dan pihak yang membiayai Sewa Guna Usaha : 1. Lesse, yaitu perusahaan pengguna barang:2. Lessor, yaitu perusahaan lembaga pembiayaan atau penyandang dana:3. Supplier, perusahaan penyedia barang dan juga Perusahaan asuransi 3. Yang dimaksudkan adalah bahwa Anda berkewajiban memberitahukan sejelas-jelasnya dan teliti mengenai segala fakta-fakta penting yang berkaitan dengan obyek yang diasuransikan. Prinsip ini pun berlaku bagi perusahaan asuransi, yaitu menjelaskan risiko-risiko yang dijamin maupun yang dikecualikan, segala persyaratan dan kondisi pertanggungan secara jelas serta teliti. Prinsip ini menjadi sangat penting karena : 1. Secara umum tertanggung mengetahui lebih lengkap objek yang akan diasuransikan dibandingkan dengan penanggung 2. Perhitungan besarnya premi sangat dipengaruhi oleh beban risiko. 4. Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI (DPLK BNI) merupakan suatu lembaga yang menjalankan Program Simpanan Pensiun, Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk sebagai penyelenggara Program Pensiun yang didirikan oleh PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1994 berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 yang mengatur tentang Dana Pensiun 5. 6. 1. Asas Kebebasan : Pembentukan Dana Pensiun (DP) bersifat suka rela (DP Mendapat fasilitas perpajakan) Kepesertaan pd DP tidak bersifat wajib (sukarela) - Apabila Peserta diwajibkan ikut membayar iuran, kepesertaannya bersifat Aktif (harus ada pernyataan tertulis dari Peserta tentang kesediaannya untuk dipotong gajinya setiap bulan untuk membayar iuran kepada Dana Pensiun) - Apabila seluruh iuran hanya dari Pemberi Kerja, perlakuan yang sama harus diberlakukan kepada seluruh Karyawan sepanjang Karyawan memenuhi syarat kepesertaan - Peserta tidak dapat mengundurkan diri dari kepesertaannya atau menuntut hak atas manfaat pensiunnya apabila masih memenuhi syarat kepesertaan

Asas Keterpisahan Kekayaan .Peserta suatu DP dapat pindah menjadi peserta DP lain dengan persyaratan dan prosedur tertentu. dan lain-lain.o Kendaraano Mobil. karena memerlukan tempat penyimpanan khusus dan memerlukan cara pemeliharaan khusus. Asas Portabilitas . lap aktuaria dll) 7. Asas Pengawasan dan Pembinaan . platina. dari DPPK ke DPLK atau dari DPLK ke DPLK lain 6. dan (2) Pengawasan tidak langsung (dengan menyampaikan lap keuangan. Asas Pendanaan . akibatnya kepentingan Peserta kurang terlindungi.o Hasil bumi. ditunda pembayaran manfaat pensiunnya. Barang yang dapat Digadaikano Barang perhiasano Perhiasan yang terbuat dari emas. Asas Vesting Right .Peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai usia pensiun.Hak atas dana baru timbul apabila masa kepesertaannya telah mencapai 3 tahun atau lebih 7.DP diawasi oleh Menteri Keuangan dengan 2 metode : (1) Pengawasan Langsung (pemeriksaan langsung). busuk. Misalnya : dari DPPK ke DPPK lain. intan. televisi. dan lain-laino Mesin-mesino Barang lain yang dianggap oleh perum pegadaian · Barang yang tidak dapat digadaikan o Bintang ternak. sepeda motor. atau susuto Barang yang amat kotoro Kendaraan sangat besaro Barang-barang seni . dan lainlaino Barang elektroniko Kamera. (2) Kurang menjamin terbentuknya akumulasi dana secara teratur dan sistematis untuk membayar Manfaat Pensiun yg telah dijanjikan 4.Kekayaan DP terpisah dari kekayaan Pendirinya . karena memerlukan tempat penyimpanan sangat besar yang tidak dimiliki oleh pegadaian.o Barang rumah tanggao Perlengkapan dapur. sebab :(1) Dana yg telah dicadangkan masih menyatu dengan aset perusahaan. baik dari Pemberi Kerja maupun dari Peserta.perlengkapan makan. mutiara.Penyelenggaraan DP harus dengan sistem pendanaan (berupa iuran). freezer. minimal sekali sebulan karena Dengan sistem pendanaan akan terbentuk akumulasi dana secara teratur dan sistematis guna membayar manfaat pensiun yg telah dijanjikan . Asas Penundaan Manfaat (Locking In) . dana yg telah dicadangkan bisa ikut terseret. sepeda. karena mudah busuk atau rusako Barang dagangan dalam jumlah besar. radio. lap investasi.2. tape recorder. perak.o Barang yang cepat rusak. video player. dan batu mulia. sehingga kalau terjadi sesuatu terhadap aset perusahaan.Penyelenggaraan DP dengan sistem Book Reserve atau Pay As You Go dilarang.Manfaat pensiun baru dapat dibayarkan setelah Peserta mencapai usia pensiun . refrigerator.Kekayaan DP tidak dapat diganggu gugat 3. paling cepat setelah Peserta mencapai Usia Pensiun Dipercepat 5.

tekstil. dan mesiuo Barang yang disewabelikano Barang milik permerintaho Barang illegal · Penaksiran1. yang sulit ditaksiro Barang yang sangat mudah terbakaro Senjata api. suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu tujuan utamanya untuk melakukan investasi pada perusahaan yang memiliki risiko tinggi sehingga tidak memenuhi persyaratan standar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan pasar valuta asing : suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia bursa selama 24 jam secara berkesinambungan. amunisi. Barang kantong2. barang elektronik. 9. 11. 10. Memberi kredit. Melayani jasa titipan barang. dan lain-lain) · Pemberian pinjaman· Pelunasan· Pelelangan Melayani usaha taksiran. Reksadana : wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana . mesin. Barang gudang (mobil. ikut serta dalam usaha tertentu berkerja sama dengan pihak ketiga.8.

sehingga tidak dapat melakukan riset secara langsung dalam menganalisa harga efek serta mengakses informasi ke pasar modal. Biaya Rendah Karena reksadana merupakan kumpulan dana dari banyak pemodal dan kemudian dikelola secara profesional. Reksadana terbuka wajib membeli kembali Unit Penyertaannya sehingga sifatnya sangat likuid. risikonya tidak sebesar risiko bila seorang membeli satu atau dua jenis saham atau efek secara individu. Transparansi informasi Reksa Dana wajib memberikan informasi atas perkembangan portofolionya dan biayanya secara kontinyu sehingga pemegang Unit Penyertaan dapat memantau keuntungannya. . Diversifikasi investasi Diversifikasi atau penyebaran investasi yang terwujud dalam portofolio akan mengurangi risiko (tetapi tidak dapat menghilangkan). Pemodal dapat mencairkan kembali Unit Penyertaannya setiap saat sesuai ketetapan yang dibuat masing-masing Reksadana sehingga memudahkan investor mengelola kasnya.Keuntungan reksadana Dikelola oleh manajemen profesional Pengelolaan portofolio suatu Reksa Dana dilaksanakan oleh Manajer Investasi yang memang mengkhususkan keahliannya dalam hal pengelolaan dana. biaya. Peran Manajer Investasi sangat penting mengingat Pemodal individu pada umumnya mempunyai keterbatasan waktu. karena dana atau kekayaan Reksa Dana diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga risikonya pun juga tersebar. setiap instrumen investasi harus mempunyai tingkat likuiditas yang cukup tinggi. Likuiditas yang tinggi Agar investasi yang dilakukan berhasil. Dengan kata lain. dan risiko setiap saat.Pengelola Reksa Dana wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) nya setiap hari di surat kabar serta menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan serta prospektus secara teratur sehingga Investor dapat memonitor perkembangan investasinya secara rutin. maka sejalan dengan besarnya kemampuan untuk melakukan investasi tersebut akan menghasilkan pula efisiensi biaya transaksi. Dengan demikian.

4. Faktor luar biasa tersebut di antaranya berupa situasi politik dan ekonomi yang memburuk. Risiko pasar yang terjadi secara tidak langsung akan mengakibatkan NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang ada pada Unit Penyertaan Reksadana akan mengalami penurunan juga. terjadinya kinerja emiten yang memburuk. Manajer Investasi tersebut mengalami rush (penarikan dana secara besar-besaran) atas Unit Penyertaan reksadana. di antaranya akibat kinerja bursa saham yang memburuk. Risiko menurunnya NAB (Nilai Aktiva Bersih) Unit Penyertaan Penurunan ini disebabkan oleh harga pasar dari instrumen investasi yang dimasukkan dalam portofolio Reksadana tersebut mengalami penurunan dibandingkan dari harga pembelian awal. Risiko Default Risiko Default terjadi jika pihak Manajer Investasi tersebut membeli obligasi milik emiten yang mengalami kesulitan keuangan padahal sebelumnya kinerja keuangan perusahaan tersebut masih baik-baik saja sehingga pihak emiten tersebut terpaksa tidak membayar kewajibannya. Hal ini dapat terjadi apabila ada faktor negatif yang luar biasa sehingga memengaruhi investor reksadana untuk melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan reksadana tersebut. . terjadinya penutupan atau kebangkrutan beberapa emiten publik yang saham atau obligasinya menjadi portofolio Reksadana tersebut. Risiko Pasar Risiko Pasar adalah situasi ketika harga instrumen investasi mengalami penurunan yang disebabkan oleh menurunnya kinerja pasar saham atau pasar obligasi secara drastis. Penyebab penurunan harga pasar portofolio investasi Reksadana bisa disebabkan oleh banyak hal.Resiko reksadana 1. dan masih banyak penyebab fundamental lainnya. Investor harus bisa memperhatikan tren pasar dari instrumen portofolio Reksadana itu sendiri. Istilahnya. Risiko ini hendaknya dihindari dengan cara memilih Manajer Investasi yang menerapkan strategi pembelian portofolio investasi secara ketat. apabila ingin membeli jenis Reksadana tertentu. Risiko Likuiditas Potensi risiko likuiditas ini bisa saja terjadi apabila pemegang Unit Penyertaan reksadana pada salah satu Manajer Investasi tertentu ternyata melakukan penarikkan dana dalam jumlah yang besar pada hari dan waktu yang sama. yaitu harga-harga saham atau instrumen investasi lainnya mengalami penurunan harga yang sangat drastis. 2. Oleh karena itu. serta dilikuidasinya perusahaan Manajer Investasi sebagai pengelola Reksadana tersebut. Istilah lainnya adalah pasar sedang mengalami kondisi bearish. situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu. 3.