Anda di halaman 1dari 7

Laporan pratikum laboratorium kultur jaringan

Unsure unsure yang terdapat dalam media dibuat berdasarkan perhitungan yang tepat sehingga sesuai dengan komposisinya. Konsentrasi dapat dibuat 50 kali. Kegiatan persiapan larutan stok merupakan kegiatan pembuatan larutan dari bahan bahan yang direncanakan untuk media kultur jaringan dalam jumlah dan konsentrasi tertentu. Pembuatan media Media merupakan syarat utama yang harus dibuat dalam melakukan kegiatan kultur jaringan. Untuk dapat mengetahui komposisi media yang digunakan. maka bagi labor kultur yang tidak memiliki timbangan tersebut perlu membuat larutan stok yang pekat dalam konsentrasi yang tinggi dengan syarat ketelitian dan keakuratan dalam perhitungan pembuatan larutan stok sangat diperlukan sekali. Setelah memilih media dasar yang akan digunakan tersebut.Prosedur kerja 1. langkah selanjutnya yang dilaksanakan adalah mempersiapkan larutan stok. ataupun 1000 kali dari konsentrasi yang sebenarnya dengan menggunakan rumus sebagai berikut: . maka media dasar yang dipakai secara umumnya adalah media MS. Bahan bahan yang direncanakan tersebut meliputi: • bahan hara makro • bahan hara mikro • bahan vitamin • bahan hormon Berhubung komposisi dalam media MS sangat kecil dan memerlukan timbangan analitik yang dapat mengukur dalam jumlah yang kecil. Media yang dibuat terdiri dari berbagai bahan yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan bahan kultur nantinya. 200 kali. Komposisi media harus disesuaikan dengan komoditi yang akan dipilih sebagai bahan kultur.

7 – 5.5 jam kemudian tambahkan aquadest steril sampai mendekati 1000 ml • ukur ph media menggunakan ph meter 5.mikro. 2.vitamin dan hormone yang telah dibuat sebelumnya • masukkan magnetic stirrer ke dalam erlemeyer sambil menghidupkan tuas stirer • setelah 1. bila ph kurang maka tambahkan KOH. selama dan sesudah melaksanakan penanaman atau penaburan adalah sterilisasi. untuk itu perlu dilakukan penyimpanan media di dalam ruang penyimpanan sekitar 1 minggu.Setelah kegiatan pembuatan larutan stok dihitung dan dibuat. Berikut merupakan uraian pembuatan media: • masukkan aquadest steril sebanyak 300-350 cc ke dalam erlemeyer yang diletakkan diatas hot plate • masukkan larutan media gula. maka perlu melakukan .8. bila pH lebih maka tambahkan HCL • kemudian tambahkan aquadest steril sampai dengan 1000ml • masukkan agar agar ke dalam elemeyer dan panaskan sampai larut sambil diaduk aduk merata • tuangkan larutan media tersebut ke dalam botol botol kecil (botol kultur) masing masing 10-25 ml • tutup botol kultur tersebut dengan plastic dan diikat dengan tali • botol kultur dimasukkan ke dalam autoclave Media yang telah dibuat dalam masing masing botol kultur perlu diketahui sterilisasinya sebelum digunakan. Salah satu penyebab ketidakberhasilan hal sebagai berikut: dalam kegiatan kultur adalah ketidakstrelilan dalam pelaksanaannya. Menanam Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum. hara makro. kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah pembuatan media yang merupakan kegiatan pencampuran semua bahan bahan yang telah dibuat dalam larutan stok. Untuk menghindari kegagalan tersebut.

akar. semua alat tersebut perlu disemprot dengan alcohol 70% agar benar benar steril dan selanjutnya kegiatan penanaman dapat dilakukan. Sebelum melaksanakan penaburan • Membersihkan semua alat tanam yang akan digunakan dengan sabun detergen untuk menghilangkan debu debu yang melekat. dan subkultur. Alat alat yang akan disiapkan meliputi:  Pinset  Gunting  Gagang scalpel  Petridis  Gelas piala  Bahan tanam  Media tanam  bunsen • Sebelum penanaman.dll. Semua alat yang telah bersih di bungkus dengan kertas Koran dan dimasukkan kedalam autoclave • Selain alat.daun. Selama kegiatan penanaman semua alat dan bahan harus sudah ditempatkan diatas LAF.at tanam tersebut meliputi tangkai scalpel. pinset. A. • Dalam pratikum penanaman ini. langkah kerja kultur embrio • Siapkan seluruh alat dan bahan yang akan digunakan dan hidupkan lampu spritus di dalam ruang transfer . Selama melaksanakan penanaman • Kegiatan penanaman dilakukan diruang transfer yang memiliki alat sterilisasi yang bernama laminar air flow. bahan tanam yang digunakan berasal dari embrio kakao.pekrja penabur juga wajib mencuci tangannya untuk menghilangkan kontaminan yang melekat pada tangannya B.A.batang. gunting pisau. Petridis.

• Siapkan seluruh alat dan bahan yang akan digunakan. baik kultur akar.daun kakao diletakkan didalam ruang tranfer • Sterilkan bahan eksplan terlebih dahulu dengan menyemprotkan alkohol 70% kemudian masukkan bahan eksplan ke dalam petridis • Potong potong bahan eksplan sesuai kebutuhan menggunakan pisau scalpel.batang kakao. tanggal dan jenis eksplan.• Kedua tangan penambur perlu juga disemprot dengan alcohol 70% sebelum penanaman • Cawan Petridis adalah cawan yang digunakan sebagai tempat memotong bahan eksplan ( buah kakao) • Sebelum memotong perlu sekali meredam pisau scalpel dan pinset dengan alcohol dan aquadest. kultur batang dan kultur daun.kemudian hidupkan lampu spritus di dalam ruang tranfer • Bahan eksplan yang digunakan berasal dari akar kakao. kemudian botol ditutup lagi dengan plastic dan diikat dengan karet gelang . dan ambil bahan tersebut menggunakan pinset penjepit lalu masukkan ke dalam botol kultur • Saat botol kultur terbuka harus berdekatan dengan api spritus. • Buka plasti botol media yang telah disiapkan dan kemudian embrio kakao dimasukkan ke dalam botol kultur menggunakan pinset • Saat botol kultur terbuka harus berdekatan dengan api spritus. kemudian botol ditutup lagi dengan plastic dan diikat dengan karet gelang • Beri label pada botol kultur dengan mencantumkan nama penanam. dan setiap kali memotong bahan ekplan pisau dan pinset perlu dibakar sedikit dengan pada spritus • Buah kakao dipotong potong dan bagian embrio diambil menggunakan pinset tanpa melukai bagiannya. langkah kerja dalam kultur akar. batang dan daun Dalam penanaman/penaburan umumnya cara kerjanya hampir sama walaupun jenis bahan eksplan yang digunakan berbeda.

dan jenis eksplan . tanggal.• Beri label pada botol kultur dengan mencantumkan nama penanam.

untuk itu setiap penabur harus benar benar teliti selama penanaman .Hasil dan pembahasan Setelah kegiatan kultur jaringan dilakukan beberapa hari sebelumnya. untuk masing masing jenis ekplan memiliki 6 botol bahan. Hal ini ditandai dengan: • • Tumbuhnya bagian tanaman di dalam botol kultur Tidak terdapat bercak bercak didalam botol kultur Dan 6 botol kultur yang dikatakan tidak berhasil ini dicirikan dengan adanya bercak bercak seperti spora jamur didalam media. perlu dilakukan pengecekan untuk memastikan berhasil atau tidaknya kegiatan kultur yang telah dilaksanakan. Bercak spora tersebut menyebabkan tidak tumbuhnya bahan ekplan yang dikultur karena hal tersebut merupakan sumber kontaminan.Kontaminan dapat berasal dari penabur dan juga dari alat/bahan eksplan yang kurang steril. Berikut merupakan hasil kegiatan kultur yang telah dilaksanakan No 1 2 3 4 5 Jenis eksplan Kultur embrio Kultur akar Kultur batang Kultur daun Sub kultur Tidak berhasil 4 4 5 4 3 Berhasil 2 2 1 2 3 Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa dalam 30 eksplan yang telah dikulturkan hanya 10 botol yang berhasil. Kontaminan selama pelaksanaan merupakan hal yang perlu dijaga dan perhatikan. Jumlah semua ekplan yang telah ditanam adalah sebanyak 30 buah.