Anda di halaman 1dari 12

KUNCI JAWABAN

TES UNIT II ELEKTRONIKA DASAR
Dosen : Drs. Yuyu Rachmat Tayubi, M.si

SOAL 1

Hitunglah RC dari rangkaian berikut ini agar V
CE
= ½ V
CC
, apabila diketahui
V
CC
= 12 volt, RB
1
= 27 k; dan RB
2
= 3 k;. jenis transistor yang dipakai
adalah silicon dengan F = 150. Serta jelaskan fungsi C1 dan C2!


SOAL 2

Suatu tapis RC lolos rendah dibuat dengan R = 200 ; dan C = 0,2 QF. suatu
sumber isyarat dengan keluaran 0,5 Vpp dipasang pada masukkan.
a. Gambarkan rangkaian RC tapis lolos rendah tersebut serta tentukan frekuensi
kutub tersebut.
b. Lukis bagan bode (Ȧ) terhadap frekuensi.
c. Tentukan tegangan isyarat keluaran, Vo untuk frekuensi 100 Hz, 500 Hz, 10
kHz dan 1MHz.

SOAL 3

a. Sebutkan sifat ideal op-amp serta gambarkan op-amp tesebut dengan symbol?
b. Gambarkan serta tuliskan persamaan penguatannya baik penguatan membalik
(INVERTING) maupun penguat tak membalik (NON INVERTING) jika
diberikan dua buah hambatan R, yaitu R1 dan R2!
c. Gambarkan rangkaian pengintegral op-amp dan pendeferensial op-amp jika
sumber isyarat:


Vi
t

RB1
RB2
RC
d. Rangkaian diberikan seperti:









Diketahui V
1
= 2 V, V
2
= 2 V, V
3
= 2 V, dan R
4
= 10 k;
Agar Vo = - ( V
1
+ 2V
2
+ 3V
3
)
a. Tentukan R
1
, R
2
, dan R
3

b. Tentukan arus pada R
1
dan R
4



























R1
R2
R3
V1
V2
V3

R4
-
+
Vo
I1
I2
I3
S O L U S I

SOAL 1


Dik : V
CE
= ½ V
CC
, V
CC
= 12 volt, RB
1
= 27 k; dan RB
2
= 3 k;.
jenis transistor yang dipakai adalah silicon, F = 150.
Dit : hambatan RC =?
Jawab :
Sederhanakan rangkaian menjadi rangkaian thevenin











Dimana RB = RB
1
// RB
2

Thevenin p ܸ
஻஻

ோ஻

ோ஻

ାோ஻

Ǥ ܸ
஼஼


Analisis dari Thevenis (Pembagi tegangan)






Vo
VI

RB2
RB1
RC

RB

RC
VCC
VBB
In
Out
VCC


RB1
RB2
B
E
V
BE

i
݅ ൌ
ܸ
஼஼
ܴܤ

൅ ܴܤ



menjadi:







ܸ
஻஻
ൌ ݅Ǥ ܴܤ

p ܸ
஻஻

ܴܤ

ܴܤ

൅ ܴܤ

Ǥ ܸ
஼஼


ܸ
஻஻

͵ ݇
ʹ͹ ݇ ൅ ͵ ݇
Ǥ ͳʹ ݒ݋݈ݐ p ܸ
஻஻
ൌ ͳǡʹ ݒ݋݈ݐ

ܴܤ ൌ ܴܤ

ȀȀ ܴܤ

p ܴܤ ൌ
ܴܤ

Ǥ ܴܤ

ܴܤ

൅ܴܤ



ܴܤ ൌ
ʹ͹ ݇ ൈ ͵ ݇
ʹ͹ ݇ ൅ ͵ ݇
p ܴܤ ൌ ʹǡ͹ ݇;













Persamaan masukkan:
ܸ
஻஻
ൌ ܫ

Ǥ ܴܤ ൅ ܸ
஻஼




ܸ
஼஼
ൌ ܫ

Ǥ ܴܥ ൅ ܸ
஼ா

Persamaan keluaran :

VBB
RB


RB

RC
VCC
VBB
In
Out
V
BE

B
E
C
IB
IC
Perhitungan :
ܫ


ܸ
஻஻
െܸ
஻஼
ܴܤ


ܫ


ͳǡʹ ܸ െͲǡ͹ ܸ
ʹǡ͹ ݇;
p ܫ

ൌ ͳͺͷ Qܣ

Dengan I
C
= F I
B

I
C
= 150 x 185 QA p I
C
= 27,75 mA

Persamaan keluaran:
Dengan V
CE
= ½ V
CC


ܴܥ ൌ
ܸ
஼஼
െ ܸ
஼ா
ܫ


ܴܥ ൌ
ͳʹ ܸ െ ͸ ܸ
ʹ͹ǡ͹ͷ ݉ܣ


ܴܥ ൌ Ͳǡʹʹ ݇; atau RC ൌ ʹʹͲ ;





















SOAL 2

Rangkaian tapis lolos rendah








Persamaan fungsinalih untuk penguatan adalah
ܩ
ҧ
ሺ߱ሻ ൌ
ͳ
ܴܥ

ͳ
ܴܥ ൅݆߱ܥ

ܩ
ҧ
ሺ߱ሻ ൌ
߱

݆߱ ൅߱

peisamaan kompleks
Dinormalisasikan menjadi:
ܩ
ҧ
ሺ߱ሻ ൌ ȁܩ
ҧ
ሺ߱ሻȁ ൌ
ܸ

ሺ߱ሻ
ܸ

ሺ߱ሻ

Dua persamaan:
1. ߱



ோ஼
՜ ݂



ଶగோ஼
՜ ۴ܚ܍ܓܝ܍ܖܛܑ ܓܝܜܝ܊
2. ܩሺ߱ሻ ൌ


ሺఠሻ


ሺఠሻ

ܩሺ߱ሻ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ

՜ ۾܍ܖ܏ܝ܉ܜ܉ܖ
Diketahui:

ܴ ൌ ʹͲͲ ;
ܥ ൌ Ͳǡʹ ߤܨ
ൠ ՜
݂



ଶగோ஼
݂

؆ Ͷ ݇ܪݖ

Penguatan frekuensi masing-masing:
f = 100 Hz
f = 500 Hz
f = 10 kHz
f = 1 MHz


b

R
V
o
(ʘ)
Z
2
=

௝ఠ஼

C
Z1 = R
IN
OUT
selanjutnya akan digambarkan hubungan antara penguatan G (Ȧ) terhadap frekuensi,
kita sebut ³Bagan Bode´. Lihat gambar di bawah ini!





















Perhitungan:
f = 100 Hz dan f = 500 Hz, ternyata di bawah f
p
< dengan f
p
= 4 kHz.
Jadi f = 100 dan 500 Hz p G(Ȧ) = 0 db.

ܩሺ߱ሻ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ


Ͳ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ

՜
ܸ

ܸ

ൌ ͳͲ

՜ ܸ

ൌ ܸ


݂

ൌ ͳͲͲ ܪݖ
݂

ൌ ͷͲͲ ܪݖ
ൠ ՜
ܸ

ൌ ܸ

ܸ

ൌ Ͳǡͷ ܸ
௣௣


Isyarat (Vo) keluaran = isyarat masukkan (Vi)
0,1 0,5 10 40 400 1000 4000
f (kHz)
G (ʘ) dB
-3
-8
-20
-40
-60
-80
0
Kemiringan
-6 db / oktaf

f
p

Untuk f = 10 kHz p G(Ȧ) = - 8 dB
ܩሺ߱ሻ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ


െͺ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ



ͺ
ʹͲ
ൌ ݈݋݃
ܸ

ܸ



Ͷ
ͷ
ൌ ݈݋݃
ܸ

ܸ

՜
ܸ

ܸ

ൌ ͳͲ
ି



ܸ

ൌ ͳͲ
ି


ܸ

՜ ܸ

ൌ Ͳǡͷ Ǥ ͳͲ
ି


ܸ
௣௣
՜ ۹܍ܔܝ܉ܚ܉ܖ ܌ܑܘ܍ܚܔ܍ܕ܉ܐ


Untuk f = 1 MHz p G(Ȧ) = - 60 dB
ܩሺ߱ሻ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ


െ͸Ͳ ൌ ʹͲ ݈݋݃
ܸ

ܸ



͸Ͳ
ʹͲ
ൌ ݈݋݃
ܸ

ܸ


െ͵ ൌ ݈݋݃
ܸ

ܸ

՜
ܸ

ܸ

ൌ ͳͲ
ିଷ

ܸ

ൌ ͳͲ
ିଷ
ܸ

՜ ܸ

ൌ Ͳǡͷ Ǥ ͳͲ
ିଷ
ܸ
௣௣
՜ ۹܍ܔܝ܉ܚ܉ܖ ܌ܑܘ܍ܚܔ܍ܕ܉ܐ

















SOAL 3

a. Sifat ideal op-amp
- A
v
, l
b
(penguat lingkar terbuka), A
v
, l
b
p b
- Hambatan keluaran lingkar terbuka, R
o,b
p b
- Hambatan masukkan lingkar terbuka, R
i,b
p b
- Lebar pita, ¨f = f
2
±f
1

- Nisbah penolakkan, ( CMMR ) p b
- Symbol op-amp








b. Rangkaian penguat inverting p op-amp







ܸ

ൌ െ݅

Ǥ ܴ


kaiena ݅

ൌ ݅

Ǣ uimana ݅


ܸ

ܴ

ǡ makaǣ
ܸ

ൌ െ
ܸ

ܴ

Ǥ ܴ


jauiǡ
ܸ

ܸ

ൌ െ
ܴ

ܴ







Masukkan
membalik
Masukkan tak
membalik
VO
Vi
Vi

Ri,b

Rio,b

A
v
, l
b

Vi
Vi

R1
Vi
R2
-
+
Vo
I2
I1

Rangkaian penguat inverting p op-amp






atau







c. Rangkaian pengintegral op-amp p (TPL)






















R1
Vi
R2
-
+
Vo
I2
I1

Vi
R2
-
+
Vo


b
a
R1
Vo = Vi
i

R
Vi
-
+
Vo
C
ܸ

ൌ ݅ ሺܴ

൅ ܴ


kaiena ݅ ൌ
ܸ

ܴ

Ǣ ݉ܽ݇ܽǣ
ܸ


ܸ

ܴ

ሺܴ

൅ܴ


ܸ

ܸ


ሺܴ

൅ܴ


ܴ


jauiǡ
ܸ

ܸ

ൌ ͳ ൅
ܴ

ܴ





Vi
t
Vo
t
Rangkaian pendeferensial op-amp














d.








Karena i'
4
b 0 maka i
4
= (i
1
+ i
2
+ i
3
)
ܸ

ൌ െ݅

Ǥ ܴ

Ǣ tanua ሺെሻ ՜ penguat inveiting
݅


ܸ

ܴ

ǡ ݅


ܸ

ܴ

ǡ ݅


ܸ

ܴ


݅

ൌ ݅

൅݅

൅݅


ܸ

ܴ


ܸ

ܴ


ܸ

ܴ


ܸ

ൌ െ൤
ܸ

ܴ


ܸ

ܴ


ܸ

ܴ

൨ ܴ







Vi
-
+
Vo
C

R
b
t



R1
R2
R3
V1
V2
V3

R4
-
+
Vo
i1
i 2
i 3
i 4
i = 0 atau i '4 b 0
Vi
t
Vi
Diketahui V
1
= 2 V, V
2
= 2 V, V
3
= 2 V, dan R
4
= 10 k;
Agar Vo = - ( V
1
+ 2V
2
+ 3V
3
), maka:
െሾܸ

൅ʹܸ

൅ ͵ܸ

ሿ ൌ െ൤
ܴ

ܴ

ܸ


ܴ

ܴ

ܸ


ܴ

ܴ

ܸ



Bandingkan ruas kiri dengan ruas kanan, sehingga besar hambatan R
1
, R
2
, dan
R
3
adalah:
ܴ

ܴ

ൌ ͳ ՜ ܴ

ൌ ܴ

ൌ ͳͲ ݇;
ܴ

ܴ

ൌ ʹ ՜ ܴ


ͳ
ʹ
ܴ

ൌ ͷ ݇;
ܴ

ܴ

ൌ ͵ ՜ ܴ


ͳ
͵
ܴ

ൌ ͵ǡ͵ ݇;

Arus pada R
1
dan R
4

݅


ܸ

ܴ

՜ ݅


ʹ ܸ
ͳͲ ݇;
՜ ݅

ൌ Ͳǡʹ ݉ܣ
݅


ܸ

ܴ

՜ ݅


ʹ ܸ
ͷ ݇;
՜ ݅

ൌ ͲǡͶ ݉ܣ
݅


ܸ

ܴ

՜ ݅


ʹ ܸ
͵ǡ͵ ݇;
՜ ݅

ൌ Ͳǡ͸ ݉ܣ

݅

ൌ ݅

൅݅

൅݅

՜ ݅

ൌ ͳǡʹ ݉ܣ





V2 = 2 V. V3 = 2 V.d. dan R3 b. Agar Vo = . Tentukan R1.( V1 + 2V2 + 3V3 ) a. R2. Rangkaian diberikan seperti: R1 V1 V2 V3 R2 R3 I1 I2 I3 R4 Vo + Diketahui V1 = 2 V. dan R4 = 10 k. Tentukan arus pada R1 dan R4 .

jenis transistor yang dipakai adalah silicon. RB1 = 27 k. dan RB2 = 3 k.SOLUSI SOAL 1 RB1 RC Vo VI RB2 Dik : VCE = ½ VCC. Dit : hambatan RC =? Jawab : Sederhanakan rangkaian menjadi rangkaian thevenin RC RB Out VBB In VCC Dimana RB = RB1 // RB2 Thevenin p   Analisis dari Thevenis (Pembagi tegangan) i RB1 VCC B VBE   RB2 E . F = 150.. VCC = 12 volt.

menjadi: RB VBB         p    p   IC     .     p  p  RC C IB VBB RB B E Out VCC Persamaan keluaran :  In VBE Persamaan masukkan:  .

75 mA Persamaan keluaran: Dengan VCE = ½ VCC     .Perhitungan :   .ƒ–ƒ— .  .  p Q Dengan IC = F IB IC = 150 x 185 QA p IC = 27.

 Diketahui:   . 2.SOAL 2 Rangkaian tapis lolos rendah R Z1 = R Z2 = b IN C OUT Vo ( ) Persamaan fungsinalih untuk penguatan adalah  ’‡”•ƒƒƒ‘’Ž‡• Dinormalisasikan menjadi: Dua persamaan: 1.            Penguatan frekuensi masing-masing: f = 100 Hz f = 500 Hz f = 10 kHz f = 1 MHz .

kita sebut ³Bagan Bode´. Jadi f = 100 dan 500 Hz p G( ) = 0 db.1 -20 Kemiringan -6 db / oktaf -40 -60 -80 Perhitungan: f = 100 Hz dan f = 500 Hz.                Isyarat (Vo) keluaran = isyarat masukkan (Vi) . Lihat gambar di bawah ini! G ( ) dB fp 0. ternyata di bawah fp < dengan fp = 4 kHz.5 10 40 400 1000 4000 f (kHz) 0 -3 -8 0.selanjutnya akan digambarkan hubungan antara penguatan G ( ) terhadap frekuensi.

8 dB            Untuk f = 1 MHz   p  G( ) = .Untuk f = 10 kHz   p  G( ) = .60 dB            .

Rangkaian penguat inverting p op-amp I2 R1 Vi I1 R2 + Vo ƒ”‡ƒ  †‹ƒƒ ƒƒ Œƒ†‹  .Av. ( CMMR ) p b .Lebar pita.b p b . Sifat ideal op-amp .b p b . lb p b .SOAL 3 a.b Vi Ri. ¨f = f2 ±f1 . Av.Hambatan keluaran lingkar terbuka. lb (penguat lingkar terbuka).b Av.Hambatan masukkan lingkar terbuka. Ro.Nisbah penolakkan. lb b.Symbol op-amp Masukkan membalik Vi VO Vi Masukkan tak membalik Vi Rio. Ri.

Rangkaian pengintegral op-amp p (TPL) C R + Vi Vo Vi Vo t t .Rangkaian penguat inverting p op-amp I2 R1 I1 R2 + Vi Vo ƒ”‡ƒ   atau Vi + R2 b a Vo i Vo = Vi R1 Œƒ†‹  c.

R1 V1 V2 V3 R2 R3 i1 i2 i3 i4 R4 i = 0 atau i '4 b 0 + Vo Karena i'4 b 0 maka i 4 = (i1 + i2 + i3)  –ƒ†ƒ  ’‡‰—ƒ–‹˜‡”–‹‰   .Rangkaian pendeferensial op-amp R C Vi + Vo b Vi Vi t t d.

Arus pada R1 dan R4           . maka: Bandingkan ruas kiri dengan ruas kanan.            . V2 = 2 V. V3 = 2 V.( V1 + 2V2 + 3V3 ). R2.    . Agar Vo = . dan R3 adalah:        . sehingga besar hambatan R1.  .  .Diketahui V1 = 2 V. dan R4 = 10 k.    .