Anda di halaman 1dari 18

FISIOLOGI SISTEMA URINARIUS

Frincia Bunga Rante Allo 08-052

. terutama elektrolit dan air  membuang hampir semua sisa metabolisme (kecuali CO2) dan senyawasenyawa asing lainnya melalui urine.Fungsi Utama Ginjal Ginjal berperan dalam mempertahankan homeostasis melalui kemampuannya  mengatur kadar dan volume berbagai komponen plasma.

Ca++. HCO3-. Mg++. PO4. SO4.Fungsi Spesifik Ginjal ‡ Mempertahankan keseimbangan H2O dalam tubuh ‡ Mengatur jumlah dan konsentrasi sebagian besar ion CES: Na+. K+. dan H+ ‡ Memelihara volume plasma secara tepat. Cl+. ‡ Memelihara keseimbangan asam -basa dengan menyesuaikan keluaran ion H+ dan HCO3melalui urin ‡ Memelihara osmolaritas (konsentrasi solut) cairan tubuh melalui regulasi H2O .

zat tersebut toksik terutama terhadap otak Mengekskresikan banyak zat asing seperti: obat. Mengekskresikan renin (hormon enzimatis). triger reaksi berantai yg penting dalam konversi garam oleh ginjal    .Fungsi Spesifik Ginjal  Mengekskresikan / eliminasi sisa metabolisme seperti: urea. material eksogen non nutrisi. dan kreatinin. Akumulasi zat . asam urat. Mengekskresikan erythropoetin. makanan tambahan. pestisida.

Tromboksan: suatu vasokonstriktor. merangsang pelepasan renin. peningkatan eksresi garam dan air. suatu vasodilator ‡ Mengekskresikan beberapa macam prostaglandin & tromboksan (derivat asam lemak. . bekerja sebagai hormon lokal) Di ginjal prostaglandin E2 & I2 timbulkan vasodilatasi. diduga sebagai penyebab terjadinya penurunan aliran darah ginjal pada beberapa penyakit ginjal.Fungsi Spesifik Ginjal ‡ Mengekskresikan kalikrein: enzim proteolitik dalam pembentukan kinin.

. ‡ Menghancurkan/menginaktifasi berbagai hormon: angiotensin II.Fungsi Spesifik Ginjal ‡ Melakukan fungsi metabolik khusus: Mengubah vitamin D inaktif menjadi aktif Mensintesis amonia dari asam amino. glukagon. insulin dan hormon paratiroid. Mensintesis glukosa dari sumber non karbohidrat.

‡ Autoregulasi Ginjal: pada tekanan darah arteri 80-180 mmHg. Apabila tekanan darah arteri meningkat terjadi vasokonstriksi pembuluh praglomerulus. atau sekitar 20 ± 25 % dari curah jantung (5 lt/mnt).Aliran Darah Ginjal ‡ Saat istirahat. ‡ Cairan filtrat yang terbentuk setiap menit 10 % dari aliran darah ginjal. . aliran darah dipertahankan konstan. hampir tidak terjadi perubahan aliran darah ginjal. pada pria muda BB 70 Kg sekitar 1200 cc/mnt. sehingga tahanan meningkat.

pirogen bakteri. kinin. epinefrin. kerja fisik berat. rangsang dingin. nyeri hebat. dan tromboksan. . norepinefrin. menimbulkan vasokonstriksi.keadaan stres. nitrit oksida. .ketakutan. endotelin. ‡ Penurunan ini akibat peningkatan rangsang simpatis Aliran darah ginjal juga dipengaruhi oleh: zat-zat angiotensin II. dan prostaglandin menyebabkan vasodilatasi.Aliran Darah Ginjal ‡ Berkurang pada: . . anastesi dalam. perdarahan.zat-zat asetilkolin.

mempersarafi arteriol aferen dan eferen. ‡ Rangsang simpatis menyebabkan vasokonstriksi.Persarafan ginjal ‡ Persarafan dari neuron simpatis noradrenergik.makna. serta segmen tubulus. ‡ Persarafan parasimpatis pada ginjal kurang ber. jukstaglomerulus. .

‡ Pemekatan osmolalitas dimungkinkan oleh kerja ansa Henle sebagai countercurent multipleir dan vasa rekta sebagai multiplier Exchanger. Hal ini terjadi baik di ansa Henle dan vasarekta. . dan berdekatan dengan aliran keluar untuk jarak tertentu. berlawanan arah.Sistem Countercurent ‡ Sistem aliran masuk sejajar.

5 liter/hari . ‡ LFG/GFR 125 ml/mnt sekitar 124 ml/mnt akan direabsorpsi.Dengan demikian. dari 180 ltr plasma yang difiltrasi per hari ekskresi urin sekitar 1.Ekskresi Urin ‡ Kecepatan ekskresi air melalui urin bergantung pada LFG/GFR dan kecepatan reabsorpsi air.

Pembentukan urin akhir pekat/encer Faktor-faktor yang mempengaruhi: ‡ HORMON ± ADH ± ALDOSTERON ± PROSTAGLANDIN ± GLUKOKORTIKOID ± RENIN ‡ ZAT DIURETIK .

Pembentukan urin akhir pekat/encer ‡ SUHU INTERNAL DAN EXTERNAL ‡ KONSENTRASI DARAH ‡ EMOSI .

Masukan air berkurang. terhadap solut (zat terlarut). . ‡ Imbangan air & solut normal = larutan isotonik = 300 mosm/Lt.Pembentukan urin akhir pekat/encer ‡ Osmolalitas cairan ekstra sel: ‡ Bergantung pada jumlah relatif H2O. dan mampu mengekskresikan urin encer bila kelebihan masukan air. ‡ Imbangan air " solut = hipotonus ‡ Imbangan air < solut = hipertonus. ‡ Ginjal mampu mengseksresikan urin pekat bila.

kecuali bila ada vasopresin. ‡ Vasopresin dihasilkan hipotalamus. ‡ Dinding tubulus distal dan duktus koligens tidak permeabel terhadap air.Pembentukan urin akhir pekat/encer ‡ Proses pemekatan/pembentukan urin terakhir di duktus koligens. disimpan di hipofisa posterior .

Kandungan Urin Normal ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ UREA KREATIN ASAM URAT ION : Na+. K+. FOSFAT Substansi lainnya seperti HORMON . Mg++ AMONIUM. Ca++.SULFAT. Cl+. HCO3-.

.

TERIMA KASIH .