Anda di halaman 1dari 4

TUGAS HUKUM KEUANGAN NEGARA

Oleh RIZKA NUGRAHAENI NPM 093060016427 2L AKUNTANSI/27

y

PILIHAN GANDA

MENKEU. 23 B c. Menurut pasal 23 F. PRESIDEN c. DPR.(Jawaban D) a. 23 D 4.PERTEMUAN I 1. MENKEU. PRESIDEN b. Salah satu siklus anggaran yang paling tepat dibawah ini adalah : (Jawaban B) a. Pemungutan penerimaan negara bukan pajak d. PRESIDEN PERTEMUAN III 5. Perjanjian internasional dibidang keuangan 2.. pengawasan . Penyusunan anggaran->Pengesahan anggaran->Pelaksanaan anggaran-> Perhitungan anggaran->Pelaporan Akhir Anggaran d. 23 C d. MENKEU. DPR.dan diresmikan oleh . Penyusunan anggaran->Pengesahan anggaran->Pelaksanaan anggaran->Pengawasan pelaksanaan anggaran->Pengesahan perhitungan anggaran c. Anggota BPK dipilih oleh . DPR d. Pengawasan keuangan b.dengan memperhatikan pertimbangan . Pengelolaan kebijakan fiskal c. kecuali : (Jawaban C) a. DPR. Salah satu Dasar Hukum berlakunya HKN di dalam pasal 23 adalah tentang Macam dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang atau tepatnya di point. Penyusunan anggaran-> Pelaksanaan anggaran->Pengawasan pelaksanaan anggaran>Pengelolaan Kekayaan Negara b. Pelaporan Anggaran Awal->Pengesahan anggaran->Pelaksanaan anggaran->Pengawasan pelaksanaan anggaran->Pelaporan Akhir Anggaran PERTEMUAN II 3. Anggaran negara menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan adalah pengertian APBN berkaitan dengan fungsi (Jawaban C) a. Berikut ini adalah kekuasaan dibawah menteri keuangan sebagai Chief Financial Officer. PRESIDEN. 23 A b. DPD. Siklus anggaran adalah Masa atau jangka waktu mulai anggaran negara disusun sampai dengan saat perhitungan anggaran disahkan dengan undang-undang.. (Jawaban B) a.

b. Penyerahan Kekuasaan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga. Pengeluaran Negara/Daerah c. Penyerahan Kekuasaan kepada Kepala satker perangkat daerah selaku pejabat pengguna anggaran/barang daerah b. Penyerahan Kekuasaan kepada Kepala satker pengelola keuangan daerah selaku pejabat pengelola APBD 8. Yang merupakan penyerahan kekuasaan keuangan berdasarkan asas desentralisasi adalah (Jawaban c) a. Kewajiban pemerintah pusat/daerah yang diakui sebagai pengurang nilai kekayaan bersih adalah pengertian dari .. termasuk investasi dan kekayaan yang dipisahkan. Berdasarkan UUD pasal 4 Presiden Memegang kekuasaan eksekutif al kekuasaan untuk (Jawaban A) a. Hutang Negara/Daerah d. alokasi c. Penyerahan Kekuasaan kepada Gubernur / Bupati / Walikota selaku kepala pemerintahan Daerah d. selaku pengguna anggaran c. Keadilan Anggaran c. Pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Pengguna anggaran . Membuat Peraturan berkaitan dengan Hukum Keuangan Negara c. yang ditetapkan dalan APBN dan APBD adalah pengertian dari (Jawaban B) a. Pendekatan Kinerja d. Transparansi dan Akuntabilitas b. Untuk mengesahkan pertanggungjawaban atas RKAKL PERTEMUAN V 9. (Jawaban A) a. Belanja Negara/Daerah b. Dibawah ini yang bukan termasuk prinsip-prinsip anggaran adalah (Jawaban D) a. Untuk merencanakan dan menganggarkan APBN d. Pembiayaan Negara / Daerah PERTEMUAN IV 7. otorisasi 6. perencanaan d. Distribusi dan Otorisasi PERTEMUAN VII 10. Menyelenggarakan administrasi Negara b.

Jelaskan proses penyusunan. Setelah itu sebagai wujud pengelolaan keuangan negara dan disusun sesuai kebutuhan pemerintah dan kemampuan menghimpun dana maka digagaskan untuk menetapkan APBN. perencanaan dan penetapan APBN! Jawab : ‡ Pada Bulan mei disusun Kebijakan fiskal dan kerangka ekonomi makro lalu pada bulan Agustus disususun keduanya lebur menjadi RUU APBN dan Nota Keuangan sebelum akhirnya menjadi UU APBN pada bulan Oktober. Perbendaharaan Negara c. Setiap pejabat dilarang melakukan tindakan yg berakibat pengeluaran atas beban APBN/APBD jika angg unt membiayai pengeluaran tsb tid tersedia atau tdk cukup tersedia b. Sebutkan Asas-asas umum perbendaharaan Negara! Jawab : a. Anggaran unt membiayai pengeuaran yg sifatnya mendesak dan/atau tdk terduga disediakan dlm bag angg tersendiri c. Berpedoman pada RKP. Bendahara y ESAI PERTEMUAN V 1. Pelaku anggaran d.b. Hasil bahas RKAKL disampaikan ke Menteri Keuangan sebagai bahan RAPBN. Kelambatan pembayaran atas tagihan yg berkaitan dg pelaksanaan APBN/APBD dpt mengakibatkan pengenaan denda dan/atau bunga . Menteri menyusun RKAKL lalu kemudian disampaikan ke DP. PERTEMUAN VII 2.