Anda di halaman 1dari 14

Definisi

Terdapat bermacam-macam batasan atau definisi tentang "pajak" yang dikemukakan oleh para ahli diantaranya adalah :
y

y

y

Menurut Prof. Dr. P. J. A. Adriani, pajak adalah iuran masyarakat kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan umum (undang-undang) dengan tidak mendapat prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan. Menurut Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro SH, pajak adalah iuran rakyat kepada Kas Negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Definisi tersebut kemudian dikoreksinya yang berbunyi sebagai berikut: Pajak adalah peralihan kekayaan dari pihak rakyat kepada Kas Negara untuk membiayai pengeluaran rutin dan surplusnya digunakan untuk public saving yang merupakan sumber utama untuk membiayai public investment. Menurut Sommerfeld Ray M., Anderson Herschel M., & Brock Horace R, pajak adalah suatu pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan akibat pelanggaran hukum, namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan lebih dahulu, tanpa mendapat imbalan yang langsung dan proporsional, agar pemerintah dapat melaksanakan tugas-tugasnya untuk menjalankan pemerintahan.

Pajak menurut Pasal 1 UU No.28 Tahun 2007 tentang Ketentuan umum dan tata cara perpajakan adalah "kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang, dengan tidak mendapat timbal balik secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Unsur pajak
Dari berbagai definisi yang diberikan terhadap pajak baik pengertian secara ekonomis (pajak sebagai pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah) atau pengertian secara yuridis (pajak adalah iuran yang dapat dipaksakan) dapat ditarik kesimpulan tentang unsur-unsur yang terdapat pada pengertian pajak antara lain sebagai berikut: 1. Pajak dipungut berdasarkan undang-undang. Asas ini sesuai dengan perubahan ketiga UUD 1945 pasal 23A yang menyatakan "pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dalam undang-undang." 2. Tidak mendapatkan jasa timbal balik (konraprestasi perseorangan) yang dapat ditunjukkan secara langsung. Misalnya, orang yang taat membayar pajak kendaraan bermotor akan melalui jalan yang sama kualitasnya dengan orang yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor. 3. Pemungutan pajak diperuntukkan bagi keperluan pembiayaan umum pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pemerintahan, baik rutin maupun pembangunan. 4. Pemungutan pajak dapat dipaksakan. Pajak dapat dipaksakan apabila wajib pajak tidak memenuhi kewajiban perpajakan.

Capitel penasihat keamanan melalui status provinsi dan sistem pajak jaringan analisis risiko keamanan nasional. perusahaan atau badan hukum lainnya. bergantung pada kinerja firewall Capitel dan fasilitas canggih dan pengalaman di bidang keamanan.5. untuk mencapai real-time deteksi serangan jaringan dan IDS dengan peralatan vendor lainnya linkage. Pajak penghasilan bisa diberlakukan progresif. membuat sistem otentikasi identitas terpadu. mengembangkan seperangkat solusi keamanan. sementara tidak ketat dalam pengelolaan sistem manajemen keselamatan untuk mengendalikan operasi jaringan . firewall yang datang melalui subsistem otentikasi CA Capitel. 6. log sistem analisis yang didirikan oleh firewall Capitel log log analisis host unified peralatan dan manajemen. pajak juga berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial (fungsi mengatur / regulatif). y Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah Diatur dalam UU No. pembentukan probe intrusion detection. atau regresif. 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang diubah terakhir kali dengan UU No. masingmasing domain melalui penyebaran sistem firewall antara isolasi dan kontrol akses satu sama lain. Implementasi solusi Kita tahu bahwa pada tahap ini negara risiko propinsi keamanan pajak jaringan. melalui firewall yang datang dengan kernel-tingkat Capitel IDS subsistem intrusion detection. dan dukungan untuk penebangan penyimpanan jaringan. 42 Tahun 2009 Pajak bumi dan bangunan Pajak bumi dan bangunan (PBB) adalah pajak yang dipungut atas tanah dan bangunan karena adanya keuntungan dan/atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik bagi orang atau badan yang mempunyai suatu hak atasnya atau memperoleh manfaat dari padanya. menjamin akses sah terhadap informasi sumber daya dan privasi komunikasi. Selain fungsi budgeter (anggaran) yaitu fungsi mengisi Kas Negara/Anggaran Negara yang diperlukan untuk menutup pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan. sistem otomatisasi kantor. proporsional. sistem bisnis. Dasar pengenaan . sistem pajak pembayaran online dan sistem perpajakan nasional. dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundag-undangan. berjalan pada jaringan. dan secara bertahap telah dilaksanakan : y Pajak Provinsi akan dibagi ke dalam domain keamanan jaringan yang berbeda. y y y Jenis Pajak Di tinjau dari segi Lembaga Pemungut Pajak dapat di bagi menjadi dua jenis yaitu: Pajak Negara Sering disebut juga Pajak pusat yaitu pajak yang dipungut oleh Pemerintah Pusat yang terdiri dari: y Pajak Penghasilan Pajak penghasilan adalah pajak yang dibebankan pada penghasilan perorangan.

pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri. pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan. NJOP ditentukan berdasarkan harga pasar per wilayah dan ditetapkan setiap tahun oleh menteri keuangan. negara membutuhkan biaya. 20 Tahun 2000 y Bea Materai UU No. baik dalam negeri maupun luar negeri. pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal. 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai Pajak Daerah y Pajak Kendaraan bermotor y Pajak radio y Pajak reklame Berkas:== Fungsi pajak == Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. menguasai. pemeliharaan. Dewasa ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti belanja pegawai. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri. Wajib pajak PBB adalah orang pribadi atau badan yang memiliki hak dan/atau memperoleh manfaat atas tanah dan/atau memiliki. 21 tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang diubah oleh Undang-Undang No. Berdasarkan hal diatas maka pajak mempunyai beberapa fungsi. Untuk pembiayaan pembangunan. Wajib pajak memiliki kewajiban membayar PBB yang terutang setiap tahunnya.pajak dalam PBB adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). dan/atau memperoleh manfaat atas bangunan. yakni penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin. dan lain sebagainya. y Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Diatur dalam UU No. y Fungsi mengatur (regulerend) Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak. Biaya ini dapat diperoleh dari penerimaan pajak. PBB harus dilunasi paling lambat 6 (enam) bulan sejak tanggal diterimanya SPPT oleh wajib pajak. Tabungan pemerintah ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat dan ini terutama diharapkan dari sektor pajak. belanja barang. Dengan fungsi mengatur. khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai semua pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan. uang dikeluarkan dari tabungan pemerintah. y Fungsi stabilitas . yaitu: y Fungsi anggaran (budgetair) Sebagai sumber pendapatan negara.

. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat. Sanksi atas pelanggaran pajak diberlakukan secara umum sesuai dengan berat ringannya pelanggaran y Pengaturan pajak harus berdasarkan UU Sesuai dengan Pasal 23 UUD 1945 yang berbunyi: "Pajak dan pungutan yang bersifat untuk keperluan negara diatur dengan Undang-Undang". pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan. penggunaan pajak yang efektif dan efisien. Contohnya: 1. pemungutan pajak. Agar tidak menimbulkan berbagai maswalah. Bila terlalu tinggi. Namun bila terlalu rendah. y Fungsi redistribusi pendapatan Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum. termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja. yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. maupun jasa.]] Syarat pemungutan pajak Tidaklah mudah untuk membebankan pajak pada masyarakat. maka pembangunan tidak akan berjalan karena dana yang kurang. Pajak diberlakukan bagi setiap warga negara yang memenuhi syarat sebagai wajib pajak 3. terutama masyarakat kecil dan menengah. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan UU tentang pajak.Dengan adanya pajak. Dengan mengatur hak dan kewajiban para wajib pajak 2. masyarakat akan enggan membayar pajak. Pemungutan pajak jangan sampai merugikan kepentingan masyarakat dan menghambat lajunya usaha masyarakat pemasok pajak. maka pemungutan pajak harus memenuhi persyaratan yaitu: y Pemungutan pajak harus adil Seperti halnya produk hukum pajak pun mempunyai tujuan untuk menciptakan keadilan dalam hal pemungutan pajak. perdagangan. baik kegiatan produksi. yaitu: y y y y Pemungutan pajak yang dilakukan oleh negara yang berdasarkan UU tersebut harus dijamin kelancarannya Jaminan hukum bagi para wajib pajak untuk tidak diperlakukan secara umum Jaminan hukum akan terjaganya kerasahiaan bagi para wajib pajak Pungutan pajak tidak mengganggu perekonomian Pemungutan pajak harus diusahakan sedemikian rupa agar tidak mengganggu kondisi perekonomian. Adil dalam perundang-undangan maupun adil dalam pelaksanaannya.

Sistem yang sederhana akan memudahkan wajib pajak dalam menghitung beban pajak yang harus dibiayai sehingga akan memberikan dapat positif bagi para wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran dalam pembayaran pajak. misalnya disaat wajib pajak baru menerima penghasilannya atau disaat wajib pajak menerima hadiah. antara lain: 1. jika sistem pemungutan pajak rumit. jangan sampai terjadi biaya pemungutan pajak lebih besar dari hasil pemungutan pajak. orang akan semakin enggan membayar pajak. Semakin tinggi penghasilan maka semakin tinggi pajak yang dibebankan. Negara tidak boleh bertindak diskriminatif terhadap wajib pajak. sehingga bagi yang melanggar akan dapat dikenai sanksi hukum. Asas Convinience of Payment (asas pemungutan pajak yang tepat waktu atau asas kesenangan): pajak harus dipungut pada saat yang tepat bagi wajib pajak (saat yang paling baik).J. y Asas Equality (asas keseimbangan dengan kemampuan atau asas keadilan): pemungutan pajak yang dilakukan oleh negara harus sesuai dengan kemampuan dan penghasilan wajib pajak. Dengan demikian. Oleh karena itu. beberapa ahli yang mengemukakan tentang asas pemungutan pajak. sistem pemungutan pajak harus sederhana dan mudah untuk dilaksanakan. y Sistem pemungutan pajak harus sederhana Bagaimana pajak dipungut akan sangat menentukan keberhasilan dalam pungutan pajak. Langen. Menurut W. Jangan sampai pajak yang diterima lebih rendah daripada biaya pengurusan pajak tersebut. Asas Certainty (asas kepastian hukum): semua pungutan pajak harus berdasarkan UU. y Asas daya pikul: besar kecilnya pajak yang dipungut harus berdasarkan besar kecilnya penghasilan wajib pajak. Sebaliknya. asas pemungutan pajak adalah sebagai berikut. Menurut Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nations dengan ajaran yang terkenal "The Four Maxims". wajib pajak tidak akan mengalami kesulitan dalam pembayaran pajak baik dari segi penghitungan maupun dari segi waktu. . Asas pemungutan Asas pemungutan pajak menurut pendapat para ahli Untuk dapat mencapai tujuan dari pemungutan pajak. Asas Effeciency (asas efesien atau asas ekonomis): biaya pemungutan pajak diusahakan sehemat mungkin. asas pemungutan pajak adalah sebagai berikut. y y y 2.y Pemungutan pajak harus efesien Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka pemungutan pajak harus diperhitungkan.

tentu saja harus ada ketentuan-ketentuan yang mengaturnya. Asas kesamaan: dalam kondisi yang sama antara wajib pajak yang satu dengan yang lain harus dikenakan pajak dalam jumlah yang sama (diperlakukan sama). Asas kesejahteraan: pajak yang dipungut oleh negara digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. berdasarkan asas ini negara akan mengenakan pajak atas suatu penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan. Menurut Adolf Wagner. asas pemungutan pahak adalah sebagai berikut. pajak untuk barang-barang mewah y Asas keadilan yaitu pungutan pajak berlaku secara umum tanpa diskriminasi. orang pribadi tersebut merupakan penduduk (resident) atau berdomisili di negara itu atau apabila badan yang bersangkutan berkedudukan di negara itu 2. Asas kebangsaan atau asas nasionalitas atau disebut juga asas kewarganegaraan (nationality/citizenship principle). y Asas yuridis segala pungutan pajak harus berdasarkan Undang-Undang. Negara yang menganut asas sumber akan mengenakan pajak atas suatu penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan hanya apabila penghasilan yang akan dikenakan pajak itu diperoleh atau diterima oleh orang pribadi atau badan yang bersangkutan dari sumber-sumber yang berada di negara itu 3. Asas sumber. tetapi mempunyai keterkaitan dengan negara tersebut. Asas utama yang paling sering digunakan oleh negara sebagai landasan untuk mengenakan pajak adalah: 1. Asas beban yang sekecil-kecilnya: pemungutan pajak diusahakan sekecil-kecilnya (serendah-rendahnya) jika dibandinglan sengan nilai obyek pajak.y y y Asas manfaat: pajak yang dipungut oleh negara harus digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan umum. Asas Pengenaan Pajak Agar negara dapat mengenakan pajak kepada warganya atau kepada orang pribadi atau badan lain yang bukan warganya. keluwesan penagihan (bagaimana cara membayarnya) dan besarnya biaya pajak. y Asas politik finalsial : pajak yang dipungut negara jumlahnya memadadi sehingga dapat membiayai atau mendorong semua kegiatan negara y Asas ekonomi: penentuan obyek pajak harus tepat Misalnya: pajak pendapatan. Sehingga tidak memberatkan para wajib pajak. dimana harus membayar pajak). Sebagai contoh di Indonesia. apabila untuk kepentingan perpajakan. 3. yang menjadi landasan pengenaan pajak . y Asas administrasi: menyangkut masalah kepastian perpajakan (kapan. diperlukan asas-asas atau dasar-dasar yang akan dijadikan landasan oleh negara untuk mengenakan paja Terdapat beberapa asas yang dapat dipakai oleh negara sebagai asas dalam menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak. khususnya untuk pengenaan pajak penghasilan. Untuk dapat menyusun suatu undangundang perpajakan. Asas domisili atau disebut juga asas kependudukan (domicile/residence principle).Dalam asas ini. untuk kondisi yang sama diperlakukan sama pula. secara tegas dinyatakan dalam Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 bahwa segala pajak untuk keuangan negara ditetapkan berdasarkan undang-undang.

Penerimaan Pajak di Indonesia Target penerimaan negara Indonesia di sektor pajak tahun 2006 secara nasional sebesar Rp 362 trilyun atau mengalami peningkatan 20 persen dari 2005 lalu. Termasuk kepentingan dalam perlindungan jiwa dan harta. bea masuk Rp. A. 2.adalah status kewarganegaraan dari orang atau badan yang memperoleh penghasilan.198.398. Teori asuransi.36. dengan asas sumber di pihak lainnya.17.1 triliun. pajak kekayaan 2.04 triliun dan pendapatan pungutan ekspor Rp. Total penerimaan pajak dalam lima tahun terakhir (2001-2005) sudah mencapai 1. menurut teori ini. Teori pemungutan Menurut R.5.1 miliar.76 triliun. dasar pemungutan pajak adalah adanya kepentingan dari masing-masing warga negara.402. . Pajak tidak langsung adalah pajak / pungutan wajib yang harus dibayarkan sebagai sumbangan wajib kepada negara yangb secara tidak langsung dikenakan kepada wajib pajak seperti cukai rokok dan sebagainya. Target penerimaan itu antara lain berasal dari: y Pajak Penghasilan (PPh) Rp.06 triliun y penerimaan pajak lainnya Rp. Berdasarkan asas ini. karena pada kenyataannya bahwa tingkat kepentingan perlindungan orang miskin lebih tinggi daripada orang kaya. Teori kepentingan. negara mempunyai tugas untuk melindungi warganya dari segala kepentingannya baik keselamatan jiwanya maupun keselamatan harta bendanya. maka semakin tinggi pula pajak yang harus dibayarkan. Target penerimaan negara dari perpajakan dalam APBN 2006 mencapai Rp. Teori ini banyak ditentang. Terdapat beberapa perbedaan prinsipil antara asas domisili atau kependudukan dan asas nasionalitas atau kewarganegaraan di satu pihak.67 triliun y Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp.1 triliun.76 triliun y Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp. tidaklah menjadi persoalan dari mana penghasilan yang akan dikenakan pajak berasal. Untuk perlindungan tersebut diperlukan biaya seperti layaknya dalam perjanjian asuransi deiperlukan adanya pembayaran premi. Semakin tinggi tingkat kepentingan perlindungan.126. 4.2. yaitu: 1. Angka tersebut terdiri Rp 325 trilyun dari pajak dan Rp 37 trilyun dari Pajak Penghasilan (PPh) Migas.15. Santoso Brotodiharjo SH. pajak dibedakan menjadi : 1.040 triliun. Pendapatan pajak itu sudah termasuk pendapatan cukai Rp. menurut teori ini. Bedasarkan wujudnya. dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum Pajak. ada beberapa teori yang mendasari adanya pemungutan pajak.22 triliun y Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPnBM) Rp. Pajak langsung adalah pajak yang dibebanhkan secara langsung kepada wajib pajak seperti pajak pendapatan.

Selain fungsi budgeter (anggaran) yaitu fungsi mengisi Kas Negara/Anggaran Negara yang diperlukan untuk menutup pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan. Ciri-ciri pajak Dari berbagai definisi yang diberikan terhadap pajak baik pengertian secara ekonomis (pajak sebagai pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah) atau pengertian secara yuridis (pajak adalah iuran yang dapat dipaksakan) dapat ditarik kesimpulan tentang ciri-ciri yang terdapat pada pengertian pajak antara lain sebagai berikut: y y y y y Pajak dipungut berdasarkan undang-undang. Pajak badan usaha adalah pajak yang dikenakan kepada badan usaha seperti perusahaan bank dan sebagainya C.B. Pajak dapat dipaksakan apabila wajib pajak tidak memenuhi kewajiban perpajakan dan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundagundangan. Pajak siluman adalah pungutan secara tidak resmi / pajak gelap dan merupakan sumber korupsi 4. ." Tidak mendapatkan jasa timbal balik (konraprestasi perseorangan) yang dapat ditunjukkan secara langsung. Pemungutan pajak diperuntukkan bagi keperluan pembiayaan umum pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pemerintahan. Pajak penjualan adalah pajak yang dibayarkan pada waktu terjadinya penjualan barang / jasa yang dikenakan kepada pembeli 3. Pajak tranist adalah pajak yang dipungut ditempat tertentu yang harus dilalui oleh pengangkutan orang / barang dari suatu tempat kertempat lain. Pajak pendapatan adalah pajak yang dikenakan atas pendapatan tahunan dan laba dari usaha seseorang. Pajak bumi dan bangunan (PBB) adalah pajak / pungutan yang dikumpulkan oleh pemerintah pusat terhadap tanah dan bangunan kemudian didistrubusiakan kepada daerah otonom sebagai pendapatan daerah sendiri 2. orang yang taat membayar pajak kendaraan bermotor akan melalui jalan yang sama kualitasnya dengan orang yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor. Pemungutan pajak dapat dipaksakan. Pajak dibedakan menjadi : 1. Bedasarkan jumlah yang harus dibayarkan. Pajak perseroan adalah pungutan wajib atas laba perseroan / badan usaha lain yang modalnya / bagiannya terbagi atas saham ± saham. 3. pajak juga berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial (fungsi mengatur / regulatif). Pajak bedasarkan pungutannya dapat dibedakan menjadi: 1. baik rutin maupun pembangunan. perseroian terbatas / unit lain 2. Misalnya. Asas ini sesuai dengan perubahan ketiga UUD 1945 pasal 23A yang menyatakan "pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dalam undang-undang.

Untuk pembiayaan pembangunan. diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak. uang dikeluarkan dari tabungan pemerintah. yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. belanja barang. penggunaan pajak yang efektif dan efisien. Dengan fungsi mengatur. baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat. yakni penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin. Biaya ini dapat diperoleh dari penerimaan pajak. Berdasarkan hal diatas maka pajak mempunyai beberapa fungsi. Fungsi stabilitas : Dengan adanya pajak. pemungutan pajak. 2.Jenis pajak Di tinjau dari segi Lembaga Pemungut Pajak dapat di bagi menjadi dua jenis yaitu: Pajak Negara y Pajak penghasilan y Pajak Pertambahan Nilai y Pajak Penjualan Barang Mewah y Pajak Bumi dan Bangunan Pajak Daerah y Pajak Kendaraan bermotor y Pajak radio y Pajak reklame Fungsi Peranan pajak: Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal. Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan. negara membutuhkan biaya. dan lain sebagainya. Fungsi mengatur (regulerend) : Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. Fungsi redistribusi pendapatan :Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri. 4. . pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri. pemeliharaan. Tabungan pemerintah ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat dan ini terutama diharapkan dari sektor pajak. termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja. khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai semua pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan. Fungsi anggaran (budgetair) : Sebagai sumber pendapatan negara. 3. yaitu: 1. Dewasa ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti belanja pegawai. pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan. pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara.

beberapa ahli yang mengemukakan tentang asas pemungutan pajak. Asas Certainty (asas kepastian hukum) : semua pungutan pajak harus berdasarkan UU. Asas Effeciency (asas efesien atau asas ekonomis) : biaya pemungutan pajak diusahakan sehemat mungkin. Menurut W. sehingga bagi yang melanggar akan dapat dikenai sanksi hukum. misalnya disaat wajib pajak baru menerima penghasilannya atau disaat wajib pajak menerima hadiah. Asas kesejahteraan : pajak yang dipungut oleh negara digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 3. Menurut Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nations dengan ajaran yang terkenal "The Four Maxims". Semakin tinggi penghasilan maka semakin tinggi pajak yang dibebankan. jangan sampai terjadi biaya pemungutan pajak lebih besar dari hasil pemungutan pajak. y y y Asas politik finalsial : pajak yang dipungut negara jumlahnya memadadi sehingga dapat membiayai atau mendorong semua kegiatan negara. untuk kondisi yang sama diperlakukan sama pula. Negara tidak boleh bertindak diskriminatif terhadap wajib pajak. Menurut Adolf Wagner. asas pemungutan pahak adalah sebagai berikut. asas pemungutan pajak adalah sebagai berikut. asas pemungutan pajak adalah sebagai berikut. Asas manfaat : pajak yang dipungut oleh negara harus digunakan untuk kegiatankegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan umum. Asas keadilan yaitu pungutan pajak berlaku secara umum tanpa diskriminasi. pajak untuk barang-barang mewah. Asas Convinience of Payment (asas pemungutan pajak yang tepat waktu atau asas kesenangan) : pajak harus dipungut pada saat yang tepat bagi wajib pakak (saat yang paling baik).Asas pemungutan pajak menurut pendapat para ahli Untuk dapat mencapai tujuan dari pemungutan pajak. Asas beban yang sekecil-kecilnya : pemungutan pajak diusahakan sekecil-kecilnya (serendah-rendahnya) jika dibandinglan sengan nilai obyek pajak. antara lain : 1. Asas ekonomi: penentuan obyek pajak harus tepat Misalnya: pajak pendapatan. Langen. Sehingga tidak memberatkan para wajib pajak. 2. Asas kesamaan : dalam kondisi yang sama antara wajib pajak yang satu dengan yang lain harus dikenakan pajak dalam jumlah yang sama (diperlakukan sama). . y y y y Asas Equality (asas keseimbangan dengan kemampuan atau asas keadilan) : pemungutan pajak yang dilakukan oleh negara harus sesuai dengan kemampuan dan penghasilan wajib pajak.J. y y y y y Asas daya pikul : besar kecilnya pajak yang dipungut harus berdasarkan besar kecilnya penghasilan wajib pajak.

Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Pendapatan nasional Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode. dll. karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor. termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri. termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan y y y y . Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan. dimana harus membayar pajak). keluwesan penagihan (bagaimana cara membayarnya) dan besarnya biaya pajak. Dalam perhitungan GDP ini. tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut. Pendapatan Nasional Neto (NNI) Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi.y Asas administrasi: menyangkut masalah kepastian perpajakan (kapan. Produk Nasional Neto (NNP) Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). pajak hadiah. Berikut adalah beberapa konsep pendapatan nasional : y Produk Domestik Bruto (GDP) Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Pendapatan Perseorangan (PI) Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat. termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan.biasanya selama satu tahun. Produk Nasional Bruto (GNP) Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun.

Pajak dipungut berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif demi mencapai atau memperoleh kesejahteraan umum atau kesejahteraan bersama. Jenis pajak atara lain .Jadi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu y Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI) Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. pajak dapat kita bedakan menjadi : Pajak Pusat. Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini. iuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat atau wajib pajak guna menutupi pengeluaran rutin negara dan biaya pembangunan tanpa balas jasa yang dapat ditunjuk secara langsung berdasarkan undangundang. dan 1. yang dalam hal ini ditangani oleh Dinas Pendapatan Daerah. Propinsi y Pajak Kendaraan Bermotor (baik di darat maupun diatas air) y Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (baik di darat maupun diatas air) y Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di atas air . Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Pajak Daerah Pajak daerah merupakan pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah. Pajak Pusat Pajak pusat merupakan pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat.kegiatan apapun. antara lain : 1. contohnya pajak pendapatan. Pajak pusat terdiri dari : y Pajak Penghasilan (PPh) y Pajak Pertambahan Nilai (PPN) y Pajak Penjualan Barang yang Tergolong Mewah (PPnBM) y Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) y Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) y Bea Meterai 3. Berdasarkan dari Lembaga yang mengelolanya. artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak. Pajak merupakan hak prerogatif pemerintah. yang dalam hal ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang sehingga dapat dipaksakan dengan tidak mendapat balas jasa secara langsung. Pajak Daerah 2. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.

Kabupaten y Pajak Hotel y Pajak Reklame y Pajak Restoran y Pajak Hiburan y Pajak Penerangan Jalan y Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C Jenis pajak atara lain . terutama didalam pelaksanaan pembangunan sebab pajak adalah salah satu sumber pendapatan negara untuk membiayai semua pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan. yang dalam hal ini ditangani oleh Dinas Pendapatan Daerah. Kabupaten y Pajak Hotel y Pajak Reklame y Pajak Restoran y Pajak Hiburan y Pajak Penerangan Jalan y Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C Manfaat pajak Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. y Fungsi anggaran (budgetair) Sebagai sumber pendapatan negara. Pajak Daerah 2.y Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan 2. Pajak daerah merupakan pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah. pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Dewasa ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti belanja . Untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan. pajak dapat kita bedakan menjadi : 1. Berdasarkan hal tersebut maka pajak mempunyai beberapa fungsi atau manfaat antara lain. Berdasarkan dari Lembaga yang mengelolanya. negara membutuhkan biaya. Pajak Pusat Pajak pusat merupakan pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat. yang dalam hal ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak. Biaya ini dapat diperoleh dari penerimaan pajak. antara lain : y Pajak Kendaraan Bermotor (baik di darat maupun diatas air) y Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (baik di darat maupun diatas air) y Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di atas air y Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan a.

baik dalam negeri maupun luar negeri. pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan. Untuk pembiayaan pembangunan. uang dikeluarkan dari tabungan pemerintah. penggunaan pajak yang efektif dan efisien. belanja barang. y Fungsi redistribusi pendapatan Pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum. Dengan fungsi mengatur. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri. pemerintah menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri. dan lain sebagainya. pemungutan pajak. pemeliharaan. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat. Contohnya dalam rangka menggiring penanaman modal. termasuk juga untuk membiayai pembangunan sehingga dapat membuka kesempatan kerja. Tabungan pemerintah ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat dan ini terutama diharapkan dari sektor pajak y Fungsi mengatur (regulerend) Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijaksanaan pajak. pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. yakni penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin.pegawai. . yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. diberikan berbagai macam fasilitas keringanan pajak. y Fungsi stabilitas Dengan adanya pajak.