Anda di halaman 1dari 7

DEFINISI Progressive Cutting Tool adalah tool yang digunakan pada proses pemotongan yang berlangsung lebih dari

satu stasiun secara berurutan/berkelanjutan dari satu stasiun ke stasiun berikutnya sampai terbentuk benda kerja yang diinginkan. PERANCANGAN CUTTING PROGRESSIVE TOOL Berikut ini akan diuraikan tahapan perancangan cutting progressive tool, perhitungan konstruksi yang diperlukan pada perancangan, dan perhitungan -perhitungan pemeriksaan konstruksi. II.

I.

Tahapan Perancangan
Langkah-langkah perancangan cutting progressive tool adalah: 1. Mempelajari Benda Kerja Bentuk dan ukuran benda kerja dipelajari dengan seksama. Perhatikan pula bahan dan properti material benda kerja. 2. Mencari dan Mempelajari Referensi Referensi dapat berupa literatur, hasil wawancara dan diskusi dengan ahli yang berpengalaman di bidang presstool, atau konstruksi presstool untuk pengerjaan produk sejenis. 3. Membuat Alternatif-Alternatif Strip Material Lay-Out Strip material lay-out, yaitu tata letak urutan proses dari stasiun awal ke stasiun berikutnya dengan memperhatikan kemudahan pembuatan dan keamanan konstruksi punch dan dies. Pada strip material lay-out terdapat: a. Arah pemotongan. b. Gambar kerja produk. c. Jarak langkah kerja. d. Nama setiap stasiun proses. e. Jarak terdekat antara stasiun. f. Sistem stopper. g. Sistem Pilot, jika diperlukan. h. Ukuran bridge scarp dan back scrap.

Gambar Contoh Lay-out Pemotongan

Tebal Plat (s) = 2 mm Rm = 220 N/mm2

Membuat Gambar Kerja Berdasarkan draft yang telah diperbaiki. Perbaikan Rancangan Hasil pemeriksaan diterapkan berupa perbaikan sesuai dengan kekurangan yang ditemukan dalam pemeriksaan baik dari aspek teknis pembuatan.Pemilihan dan penentuan jenis material dan ukuran komponen. dan jenis material yang digunakan . ukuran terluar. moving stripper jika digunakan) terhadap gaya yang terjadi. gambar bagian (untuk komponen yang dibuat) dan gambar susunan. 5. dan pertimbangan teknis lain yang menentukan nilai ekonomi murah. dies. konstruksi punch dan dies.Pemeriksaan mekanisme kerja press tool. . punch & dies.Keamanan konstruksi saat dioperasikan. yaitu Push Through Tool atau Inverted Tool. Membuat Draft Progressive Tool Berdasarkan alternatif sket sistem progressive tool yang terpiih. Membuat Alternatif-Altenatif Sket-Sistem Progressive Tool Berdasarkan strip material lay-out yang terpilih.Data komponen Mencantumkan nama komponen. ukuran terluar tool yang harus sesuai dengan area pada mesin press.4.Tampilan gambar sesuai dengan ketentuan standar Gambar Teknik Mesin (ISO). Melakukan Perhitungan Konstruksi 8. 6. 7. Menentukan Strip Material Lay-Out yang Paling Baik Alternatif terbaik dipertimbangkan berdasarkan effisiensi strip material. . dan sistem stripper yang digunakan.Detail konstruksi Memperlihatkan konstruksi komponen dan cara kerja tool yang digambarkan dengan menggunakan metode potongan.Mekanisme kerja tool. dibuatkan draft sebagai prarancang press tool dengan memperhatikan: . bahwa semua sistem kerja tool (sistem stopper. misalnya ukuran clearance.Penunjukan ukuran yang diperlukan Ukuran yang diperlukan adalah ukuran yang digunakan sebagai informasi untuk pemeriksaan konstruksi. serta sistem lain yang diperlukan) dapat berfungsi dengan baik. Pemeriksaan Konstruksi Rancangan/Draft Progressive Tool Pemeriksaan yang dimaksud adalah: . 10. jumlah. dibuat daftar bagian. . untuk komponen standar maupun komponen yang dibuat dengan mempertimbangkan pula kemudahan proses pengerjaannya. . perakitan. dibuat sket konstruksi progressive tool dengan mempertimbangkan: . . . Penggambaran dilakukan dengan aturan gambar yang distandarkan.Pemilihan elemen standar . 12. dan mekanisme kerja tool. 11.Pembuatan komponen yang lebih mudah dan murah .Kemampuan komponen kerja (punch. Menentukan Mesin yang Digunakan 9. stripper.Dimensi Tool.Skala gambar Diusahakan menggunakan skala 1:1 . Menentukan Alternatif Sket Sistem-Sistem Progressive Tool yang Paling Baik Allternatif terbaik dipertimbangkan berdasarkan nilai ekonomis dan teknis. dan ketentuan lainnya yang telah disepakati. tebal plat . ukuran komponen utama.

Bahan yang tidak terpakai diusahakan sesedikit mungkin sehingga dicapai efisiensi yang maksimal. Perhitungan Efisiensi Material Yaitu perhitungan efisiensi volume strip material terpakai untuk menghasilkan benda kerja. . apakah melebar atau memanjang (narrow run/wide run). Sebelum menentukan efisiensi strip material. pertimbangkan terlebih dahulu posisi material benda kerja/produk pada strip material. Gambar berikut adalah contoh penentuan efisiensi material. PERHITUNGAN RANCANGAN 1.III.

Perhitungan Clearance (Us) -Untuk s 3mm : Us = c. . Gaya potong suatu material tergantung pada tegangan geser ( B) dan luas potongnya (Acut). Gaya potong ini merupakan gaya total dari setiap proses pemotongan pada setiap stasiunnya. -Untuk s > 3mm Us = 3. Dapat dilakukan dengan cara analitis atau grafis. 5. Perhitungan Titik Berat Pemotongan (S(x. Perhitungan Gaya Potong (Fcut) Yaitu perhitungan gaya potong yang diperlukan pada proses pemotongan.y)) Yaitu perhitungan titik berat dari seluruh tahapan proses pemotongan progressive.2. Perhitungan-perhitungan berikut ini dilakukan pada tahap pemeriksaan draft rancangan. 4.s. dimana Jadi. Perhitungan Batasan Panjang Punch ( lmax) Konstruksi badan punch yang bebas memungkinkan terjadinya buckling/takikan pada saat pemotongan terjadi.

Tekanan permukaan yang terjadi adalah: Artinya. maka diperlukan plat penahan dari material yang keras. panjang maksimum badan punch yang bebas adalah: Dimana. panjang maksimum badan punch yang bebas adalah: Sedangkan pada konstruksi presstool yang menggunakan stripper. Perhitungan Tekanan Permukaan (pA) Pada saat proses pemotongan. E = 215.Pada konstruksi presstool yang tidak menggunakan stripper. . jika tekanan permukaan melebihi tekanan permukaan ijin.000 [N/mm²] . I = momen inersia [mm] 6. gaya potong yang terjadi akan menekan permukaan plat yang berada di atas punch.

Memperepat waktu proses dan efektifitas operasi. . Penghematan tool jika pada produk blank terdapat lebih dari 1 proses pemotongan. dengan pertimbangan keamanan tool.Tabel Tekanan Permukaan Ijin IV. dan kemudahan manufaktur. - - FUNGSI DAN TUJUAN Jika blank memiliki bentuk bangun yang rumit dan tidak memungkinkan dibentuk dengan proses blanking.

Mesin yang dipergunakan .