Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH MATAKULIAH TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Aspek protokol dan perangkat pada Local Area Network

Disusun oleh : Arina Nuha Rafiuddin (37425) Aprianto Adi Kurniawan (36781)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO DAN TEKNOLOGI INFORMASI FAKULTAS TEKNIK UGM YOGYAKARTA 2011

I.PENDAHULUAN
Teknologi jaringan telah berkembang sangat jauh hingga ke titik dimana seseorang yang sendirian dikamarnya ternyata terhubung kedunia luar. Bahkan tanpa orang tersebut beranjak keluar dari kamarnya, oran gtersebut dapat mengetahui berbagai macam informasi yang ada di luar. Teknologi jaringan komputer dimulai dengan ide untuk menghubungkan komputer-komputer yang dimiliki suatu institusi agar bisa berbagi informasi. Jaringan yang hanya mencakup area terbatas tersebut kemudian disebut LAN. Berbagai macam cara dan metode untuk membangun LAN dikembangkan guna mencari keuntungan yang terbaik. Sekalipun pada akhirnya tidak ada protokol LAN yang disebut terbaik. Setiap protokol memiliki kekhususan penggunaannya masing-masing. Sehingga wajar jika suatu protokol tidak cocok digunakan untuk aplikasi tertentu. Hingga saat ini protokol yang masih sering dijumpai adalah Token Ring, Ethernet dan WLAN. Protokol Ethernet paling sering terlihat untuk jumlah host yang sedikit (misal di warung internet). Sedangkan protokol WLAN paling sering terlihat disekolah-sekolah yang biasanya digunakan untuk mnyediakan akses internet bagi siswa-siswanya.

II.PEMBAHASAN
LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan antara komputer dan alat-alat lainnya dalam area yang sempit. LAN adalah kebalikan dari WAN (Wide Area Network). WAN mencakup ruang yang lebih luas dan melewati ruang publik. Sehingga pemakainnya terikat dengan berbagai macam aturan dan perijinan. Sebaliknya, LAN hanya difungsikan sebagai jalur komunikasi dalam gedung, misal perkantoran atau sekolahan dan hanya melewati ruang privat. LAN dapat dihubungkan dengan LAN yang lain. Misal LAN yang dimiliki suatu sekolahan ingin dihubungkan dengan sekolahan yang lain agar dapat berkomunikasi. Hubungan antara kedua LAN tersebut dapat menggunakan saluran publik seperti Internet atau tetap dengan menggunakan saluran privat jika jarak antara kedua sekolahan tersebut dekat. LAN juga dapat dihubungkan ke WAN jika diperlukan. LAN dalam implementasinya dapat berbeda-beda. Perbedaannya dapat terletak pada protokol dan perangkat media yang digunakan. Contoh protokol LAN adalah Ethernet sedangkan medianya dapat berupa kabel berpilin (twisted pair). Protokol LAN yang ada di desain dengan menggunakan media bersama. Hal ini lebih murah dibanding menggunakan satu media untuk setiap host. Karenn hanya terdapat satu media, pemakainnya harus bergantian. Masing - masing protokol memiliki mekanisme untuk mengatur pemakaian media tersebut.Protokol yang digunakan dalam LAN antara lain : 1. Token Ring Token Ring (IEEE 802.5) adalah salah satu protokol LAN yang menggunakan frame 3 byte (disebut Token ) yang berputar sepanjang jaringan. Secara logika Token Ring menggunakan topologi ring dimana data di kirim dari satu terminal ke terminal sebelahnya secara berurutan hingga mencapai terminal tujuan. Secara fisik pengkabelan pada Token Ring menggunakan topologi star dengan MAU sebagai pusatnya dan terminal sebagai lengannya.

Token berputar dari host menuju MAU menuju host lain dan seterusnya mengikuti anak panah. Karena hanya menggunakan satu media yang digunakan secara bersama, harus dibuat suatu mekanisme agar setiap host dapat menggunakan media secara bergantian. Host yang ingin mengirimkan data harus terlebih dahulu mendapatkan Token. Di dalam satu Ring hanya ada satu Token yang berputar-putar. Host yang telah mendapatkan Token kemudian mengeluarkan data yang akan dikirim. Pada saat ini tidak ada Token yang berputar dalam ring. Sesampainya di host tujuan, data terkirim diterima dan host penerima mengeluarkan Token untuk diputar lagi dalam ring. Jika karena suatu hal tidak ada Token yang berputar atau ada lebih dari satu Token, suatu perangkat yang disebut Active Monitor mendeteksi hal tersebut dan memasukkan Token atau menghapus Token lain jika terdapat kelebihan Token. Mekanisme pada Token Ring mengakibatkan tidak mungkin terjadi tabrakan antar data yang akan dikirim. Dikarenakan host yang akan mengirim data harus menunggu host lain yang sedang mengirim data selesai. Hal ini berbeda dengan Ethernet dimana tabrakan adalah hal yang umum terjadi.

Active Monitor sebenarnya adalah host yang memiliki wewenang khusus. Host lain yang bukan Active Monitor disebut Standby Monitor. Active Monitor ditentukan saat pengaturan jaringan atau melalui suatu pemilihan. Pemilihan terjadi jika satu dari beberapa hal dibawah ini terjadi : 1. Terdapat isyarat yang hilang 2. Keberadaan Active Monitor tidak terdeteksi oleh host lain 3. Terdapat host yang tidak 'melihat' Token melewatinya selama waktu tertentu Bila salah satu hal diatas terjadi disimpulkan Active Monitor mengalami kerusakan sehingga perlu dipilih Active Monitor yang baru. Host yang ingin menjadi Active Monitor mengirimkan Token khusus yang disebut 'claim token'. Token tersebut menandakan bahwa host pengirim ingin menjadi Active Monitor. Jika Token tersebut kembali ke pengirim (setelah mengelilingi ring) maka berarti host lain 'mengijinkan' host tersebut untuk menjadi Active Monitor. Jika terdapat host lain yang mengirimkan 'claim token' pada waktu yang bersamaan maka Host dengan alamat MAC yang lebih tinggi yang akan menjadi Active Monitor. Seluruh Host dalam Token Ring harus mampu menjadi Active Monitor jika diperlukan. Active Monitor memiliki tugas-tugas antara lain sebagai clock sumber. Clock berfungsi untuk menyingkronkan isyarat pada media. Selain itu berfungsi mendeteksi keberadaan Token. Jika tidak ada Token yang berputar maka Active Monitor menyisipkan Token baru atau jika terdapat lebih dari satu Token maka kelebihan Token tersebut dihapus. 2. Token Bus Token Bus (IEEE 802.4) adalah protokol yang secara logika menyerupai Token Ring namun secara fisik topologi yang digunakan adalah bus. Cara kerjanya sama dengan Token Ring. Sebuah Token khusus bergerak sepanjang bus. Host yang ingin mengirimkan data harus terlebih dulu mendapatkan token. Jika tidak ada keperluan untuk mengirimkan data, token dikirim ke host 'disampingnya'. Sehingga setiap host harus mengetahui alamat host lain yang menjadi 'tetangga sampingnya'

3.

Ethernet Ethernet (IEEE 802.3) adalah protokol LAN yang paling luas pemakainnya untuk saat ini. Berlawanan dengan Token Ring, Ethernet menggunakan mekanisme yang disebut CSMA/CD (Carrier-Sense Multiple Access with Collision Detection). Host yang akan melakukan pengiriman data harus bersaing dengan semua host yang juga akan melakukan pengiriman data pada waktu bersamaan. Setiap host memiliki peluang yang sama untuk memenangkan persaingan tersebut. Setiap host pada Ethernet terhubung ke semua host lain yang terhubung ke jaringan tersebut, tak peduli topologi yang digunakan. Itu artinya setiap data yang dikirim diterima oleh semua host yang berada pada jaringan. Namun hanya host yang dituju oleh data tersebut yang akan mengambil data yang dikirim. Host lain yang bukan sebagai penerima mengabaikan data tersebut. Setiap tabrakan yang terjadi pada Ethernet mengurangi kecepatan transfer data. Ethernet mengirim data berbasis frame. Setiap data yang akan dikirim dipecah menjadi frame-frame kecil . Setiap frame dikirimkan oleh host secara individual dan pada setiap pengiriman host harus bersaing dengan host lain yang akan mengirimkan data. Semakin kecil data dipecah-pecah menjadi frame, semakin banyak frame yang dihasilkan. Itu artinya host harus berkali-kali bersaing untuk mngirimkan seluruh frame. Hal ini adalah salah satu kekurangan Ethernet dibanding Token Ring. Pada kasus terburuk, dimana ada banyak host yang mengirimkan banyak frame berukuran kecil ada banyak tabrakan yang terjadi. Akibatnya kecepatan transfer Ethernet turun secara drastis.

Cara kerja CSMA/CD adalah sebagai berikut : 1. Host yang akan mengirim data menunggu jalur Ethernet tidak terpakai 2. Setelah jalur kosong, host mulai mengirim data. 3. Host mengawasi jalur apakah terjadi tabrakan. 4. Jika terjadi tabrakan host mengeluarkan sinyal 'jam'. Sinyal tersebut berguna untuk memberitahu host lain bahwa terjadi tabrakan. 5. Setiap host pengirim kemudian menunggu selama waktu yang acak kemudian mengulangi mengirim data lagi. 4. Wi-Fi Wi-Fi atau Wireless Fidelity adalah merek dagang dari Wi-Fi Alliance yang digunakan pada teknologi WLAN atau Wireless LAN (IEEE 802.11). Wi-Fi banyak digunakan untuk menghubungkan berbagai macam peralatan secara wireless (tanpa kabel). Wi-Fi access point adalah suatu peralatan yang menjadi pusat sambungan pada jaringan wireless. Wi-Fi juga menggunakan mekanisme CSMA/CD dalam berbagi media Dengan menghubungkan access point ke jaringan Internet, perangkat yang terhubung ke access point juga memiliki access ke Internet. Hal ini sangat berguna untuk membagi koneksi Internet ke peralatan lain. Wi-Fi banyak digunakan untuk menggantikan LAN berbasis kabel dimana instalasi kabel sangat mahal dan tidak memungkinkan. Kepopuleran Wi-Fi memiliki dampak negatif yaitu polusi frekuensi. Wi-Fi beroperasi pada rentang frekuensi tak berijin (tidak membutuhkan lisensi) dimana tidak hanya Wi-Fi yang beroperasi pada rentang frekuensi tersebut. ISM, Bluetooth, ZigBee dan teknologi-teknologi wireless lainnya cenderung menggunakan rentang frekuensi yang hampir sama. Wi-Fi memiliki kekurangan dibandingkan jaringan LAN berkabel. Hal yang umum menjadi kekurangan adalah bandwidth yang lebih rendah, interferensi dan keamanan. Karena wireless, untuk menyusup ke suatu jaringan Wi-Fi relatif lebih mudah dibandingkan pada jaringan berkabel (tidak perlu menghubungkan kabel ke access point misalnya). Wi-Fi juga memiliki kekurangan jika digunakan untuk mengakses Internet. Hal ini dikarenakan protokol TCP/IP didesain untuk digunakan pada jaringan berkabel dimana interferensi sangat kecil atau bahkan tidak ada dan kehilangan data sangat jarang terjadi. Sedangkan pada Wi-Fi, dikarenakan menggunakan udara sebagai mediumnya, interferensi adalah hal yang biasa dan kehilangan data dapat cukup sering terjadi Kelebihan Wi-Fi dibanding jaringan berkabel adalah tingkat mobilitas yang lebih tinggi dengan pengorbanan kecepatan. Karena mobilitas yang tinggi Wi-Fi lebih cocok diimplementasikan untuk perangkat bergerak seperti notebook, handphone dan peralatan bergerak lainnya. Namun bukan berarti komputer desktop tidak akan mendapat keuntungan jika menggunakan Wi-Fi. Kemudahan pengaturan jaringan dibanding jaringan berkabel juga adalah salah satu keuntungannya.

Jaringan yang hanya terdiri dari dua host biasanya cukup sederhana. Cukup menghubungkan 2 komputer dengan kabel jaringan yang terhubung ke masing-masing kartu jaringan. Jaringan yang terdiri dari banyak host bisa sangat komplek dan membutuhkan peralatan tambahan. Alat-alat itu antara lain :

1.

Network Interface Card Network Interface Card (NIC) adalah kartu ekspansi yang terletak pada host. NIC bertugas melayani komunikasi menggunakan protokol sesuai desain NIC tersebut. NIC yang didesain untuk protokol Ethernet hanya dapat digunakan pada protokol Ethernet. Begitu juga terdapat kartu NIC yng digunakan untuk protokol Token Ring dan terdapat kartu NIC untuk protokol WLAN. Namun tidak menutup kemungkinan terdapat sebuah kartu NIC yang dapat mendukung lebih dari satu jenis protokol. Setiap NIC memiliki suatu alamat khusus. Pada protokol Ethernet alamat tersebut dinamakan MAC address sepanjang 48 bit. Setiap kartu NIC memiliki MAC address yang unik dan tidak boleh ada kartu NIC dengan MAC address yang sama. Produsen pembuat kartu NIC tidak bisa menentukan sendiri MAC address NIC, melainkan harus membelinya dari IEEE. Hal ini menjamin tidak ada kartu NIC dengan MAC address yang sama. Untuk berkomunikasi dengan CPU NIC memiliki berbagai cara. Cara pertama adalah CPU terus-menerus memeriksa kondisi NIC untuk mengetahui apakah ada sesuatu yyang membutuhkan perhatian CPU atau disebut polling. Cara kedua adalah NIC memberitahu CPU bahwa telah terjadi sesuatu atau disebut interupt. Metode interupt lebih efektif karena CPU tidak perlu memeriksa NIC terus menerus sehingga CPU dapat melakukan pekerjaan lain. Hub Hub adalah peralatan yang menghubungkan banyak kabel menjadi satu sehingga setiap host yang terhubung ke hub saling berhubungan satu sama lain. Hub digunakan pada protokol Ethernet. Cara kerja hub cukup sederhana. Setiap data yang masuk dikeluarkan melalui semua port yang ada. Hal ini menjamin bahwa setiap data yang dikirim suatu host tersedia bagi semua host yang ada, terlepas apakah host tersebut membutuhkan data itu atau tidak. Hal ini guna memenuhi cara kerja Ethernet dalam mekanismenya membagi media bersama. Hub juga memiliki kemampuan untuk mendeteksi tabrakan. Jika terjadi tabrakan, hub akan mengirim pemberitahuan kepada semua host yang terhubung bahwa telah terjadi tabrakan. Kekurangan hub adalah hanya ada satu host yang dapat mengirim. Jika terdapat dua hist yang mengirim data maka akan terjadi tabrakan. Repeater Repeater adalah alat yang membaca suatu sinyal masuk dan meneruskannya. Pada jaringan berkabel repeater digunakan untuk mengatasi masalah panjang kabel maksimal. Sinyal yang melewati kabel akan mengalami pelemahan. Semakin panjang kabel semakin tinggi pelemahan. Jika jarak yang ingin ditempuh lebih panjang dari kemampuan maksimal kabel maka digunakan repeater. Repeater membaca sinyal masuk kemudian menguatkannya. Sinyal yang telah terkuatkan kemudian diteruskan. Switch Switch berfungsi seperti hub. Namun tidak seperti hub yang secara pasif sekedar mengeluarkan sinyal input ke semua port, switch dapat memilih port dimana sinyal akan dikeluarkan. Hal ini memberi keuntungan lebih sedikit tabrakan yang terjadi. Dua host atau lebih dapat mengirim data secara bersamaan tanpa terjadi tabrakan selama tujuan masing-masing host berbeda.

2.

3.

4.

Jaringan membutuhkan media sebagai alat transport informasi. Berbagai macam protokol jaringan membutuhkan media tertentu yang dioptimalisasi untuk kerja protokol tersebut. Jaringan berkabel biasanya menggunakan kabel tembaga sebagai media. Kabel tembaga biasa memiliki kelemahan mudah terkena interferensi medan elektromagnetik. Interferensi bisa berasal dari udara atau kabel lain yang terletak berdekat dan menyebabkan saling interferensi antara keduanya. Kabel tembaga juga memiliki kecenderungan seperti Antena, dimana isyarat yang dilewatkan pada kabel tembaga justru dipancarkan keudara. Akibat dari pemancaran tersebut adalah berkurangnya daya isyarat yang sampai ke tujuan. Untuk mengeliminasi berbagai kekurangan tersebut dikembangkan kabel yang lebih tahan interferensi dan tidak memancarkan isyarat yang melaluinya. Kabel yang digunakan dalam jaringan berkabel antara lain : 1. Kabel Coaxial Kabel coaxial adalah dua buah kawat tembaga konduktor yang memiliki satu sumbu/axis (sehingga disebut coaxial). Kawat terluar berfungsi sebagai shield / pelindung dari interferensi elektromagnetik. Kabel coaxial di desain untuk menghantarkan listrik pada rentang frekuensi radio. Pada frekuensi tinggi, kabel tembaga seolaholah berfungsi sebagai antena dengan. Untuk menghindari hal tersebut digunakan pelindung logam yang mengelilingi kabel tembaga didalamnya sehingga gelombang radio yang terpancar terperangkap pada ruang diantara kedua logam tersebut. Untuk mencegah pelindung luar memancarkan gelombang radio, maka pelindung tersebut dihubungkan ke tanah/ground sehingga berada pada potensial listrik yang tetap.

Jarak pelindung luar dengan kabel didalamnya dijaga seragam sepanjang kabel. Untuk melakukannya ruang diantara pelindung luar dan kabel didalamnya diisi dengan dielektrik. Berbagai macam dielektrik mempengaruhi karakteristik kelistrikan misalnya impedansi kabel. Impedansi sangat penting dalam efektifitas pengiriman isyarat. Setiap kabel coaxial memiliki impedansinya masing-masing. Dua kabel coaxial yang disambungkan,misalnya dengan konektor, harus memiliki impedansi yang sama termasuk konektor tersebut. Impedansi kabel coaxial dapat berubah misalnya karena kabel dibengkokkan dengan sudut terlalu tajam. Hal ini menyebabkan jarak antar pelindung luar dengan kabel didalamnya tidak seragam pada titik itu. Akibat dari impedansi yang tidak sama adalah isyarat terkirim dipantulkan kembali ke sumber. Efek buruknya daya yang dikirimkan tidak maksimal dan sumber isyarat dapat mengalami kerusakan. Kabel coaxial banyak digunakan pada peralatan audio video, selain itu juga digunakan pada probe osiloskop. Pada bidang telekomunikasi kabel coaxial digunakan sebagai kabel penghubung pada protokol Ethernet. Sekalipun sekarang ethernet lebih sering menggunakan kabel UTP karena lebih murah. 2. Kabel UTP Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah salah satu jenis kabel berpilin yang digunakan pada jaringan Ethernet. Kabel berpilin adalah jenis pengkabelan dimana 2 buah konduktor dipilin dengan tujuan mengeliminasi interferensi gelombang elektromagnetik. Kabel berpilin menggunakan mode transmisi yang disebut differential mode. Suatu bit di nyatakan dengan perbedaan antara kedua kabel. Misal bit 0 adalah jika kabel A lebih tinggi (potensialnya) dibanding kabel B dan bit 1 adalah jika kabel B lebih tinggi dari kabel A. Jika terdapat interferensi gelombang elektromagnetik, kedua kabel cenderung terinterferensi sama kuat karena letaknya berdekatan. Karen interferensi pada kedua kabel sama kuat, tidak ada perubahan perbedaan antara keduanya sehingga informasi terkandung tidak berubah sekalipun terkena interferensi. Interferensi bisa lebih kuat ke salah satu kabel jika sumber interferensi lebih dekat ke salah satu kabel. Untuk mengatasinya kabel dipilin sehingga kabel yang terdekat dengan sumber interferensi selalu berganti-ganti antara kabel A dengan kabel B. Kabel yang digunakan dalam jaringan biasanya memiliki lebih dari satu pasang kabel berpilin.Antara kabel berpilin dapat menginterferensi satu sama lain. Jika kedua pasang kabel memiliki banyak pilinan per satuan panjang yang sama, ada kemungkinan salah satu kabel lebih dekat ke kabel dari pilinan yang lain. Untuk mengatasinya pilinan yang berdekatan sibuat memiliki banyak pilinan per satuan panjang yang berbeda 3. Serat Optis Serat optis adalah kabel yang terbuat dari serat-serat gelas yang sangan tipis. Isyarat melalui serat optis bukan dalam bentuk gelombang listrik melainkan gelombang cahaya. Dengan cara seperti itu, serat optis tidak mengalami gangguan yang biasanya dialamai kabel tembaga, seperti kecenderungan bersifat seperti antena dan rentan interferensi. Serat optis memiliki hambatan yang sangat kecil bagi cahaya. Cahaya bisa melewatinya dengan jarak yang jauh tanpa mengalamai kehilangan informasi yang terkandung

III.PENUTUP
Teknologi LAN telah membawa perubahan ke gaya hidup kebanyakan orang. Terlebih lagi sejak ditemukan teknologi wireless dan Internet. Orang tidak perlu keluar rumah bahkan mungkin tidak perlu beranjak dari tempat tidurnya untuk mengetahui kabar duinia luar Teknologi LAN telah memberi manfaat antara lain 1. Membantu staff dalam suatu instansi untuk berbagi informasi sehingga meningkatkan produktifitas 2. Membagi peralatan-peralatan yang mahal dan hanya berjumlah sedikit kepada seluruh host yang terhubung ke jaringan. Selain itu juga menimbulkan konsekuensi sebagai berikut: Ruang privat yang bergeser menjadi publik Jika seseorang menggunakan WLAN, maka menjadi tanggung jawabnya agar gelombang radio yang dipancarkan tetap berada dalam ruang privatnya dan tidak mengganggu ruang privat orang lain

IV. DAFTAR PUSTAKA


http://www.webopedia.com/TERM/T/topology.html http://www.webopedia.com/TERM/P/protocol.html http://www.webopedia.com/TERM/L/local_area_network_LAN.html http://www.webopedia.com/TERM/T/twisted_pair_cable.html http://www.webopedia.com/TERM/F/fiber_optics.html http://www.webopedia.com/TERM/M/media.html http://www.webopedia.com/TERM/C/coaxial_cable.html http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=book_creator&referer=Local+area+network http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=start_book_creator&referer=Local+area+network http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=add_article&arttitle=Local+area+network&oldid=0 http://en.wikipedia.org/wiki/Wide_area_network http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=add_article&arttitle=Leased+line&oldid=0 http://en.wikipedia.org/wiki/Leased_line http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=add_article&arttitle=ARCNET&oldid=0 http://en.wikipedia.org/wiki/ARCNET http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Book&bookcmd=add_article&arttitle=Wi-Fi&oldid=0 http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi http://en.wikipedia.org/wiki/Token_Ring http://en.wikipedia.org/wiki/Cambridge_Ring http://en.wikipedia.org/wiki/Protocol_(computing) http://en.wikipedia.org/wiki/Communications_protocol http://en.wikipedia.org/wiki/Router http://en.wikipedia.org/wiki/Cable_modem http://en.wikipedia.org/wiki/Network_topology http://en.wikipedia.org/wiki/Network_card http://en.wikipedia.org/wiki/OSI_layer http://en.wikipedia.org/wiki/OSI_model http://en.wikipedia.org/wiki/TCP/IP_model http://en.wikipedia.org/wiki/Ethernet http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.3 http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.1 http://en.wikipedia.org/wiki/G.hn http://en.wikipedia.org/wiki/Bluetooth http://en.wikipedia.org/wiki/Wi_fi http://en.wikipedia.org/wiki/Local_area_network http://www-net.cs.umass.edu/cs653-2004/documents/telecomm_fundamentals.pdf http://en.wikipedia.org/wiki/Telecommunications_network Communication Systems/Print Version Source: http://en.wikibooks.org/w/index.php?oldid=2008078 Contributors: Darklama, Mattb112885, QuiteUnusual, Whiteknight