Anda di halaman 1dari 13
Dewan Pimpina n Pusat Pe rsatu a n Kel u arga D aera h Pia

Dewan Pimpina n Pusat

Persatua n Kelu arga Daerah Piaman

Dewan Pimpina n Pusat Pe rsatu a n Kel u arga D aera h Pia man
Dewan Pimpina n Pusat Pe rsatu a n Kel u arga D aera h Pia man
Dewan Pimpina n Pusat Pe rsatu a n Kel u arga D aera h Pia man

YAYASAN BEASISWA PIAMAN

A. Dasar Pemikiran Proses pendidikan itu melibatkan berbagai komponen yang saling berkaitan antara satu dengn lainnya dan harus berjalan secara simultan, sistemik, dan holistik. Apapun alasannya, pendidikan harus berlangsung secara baik dan berkelanjutankarena masa depan masyarakat ditentukan oleh kualitas pendidikan. Masa depan yang lebih baik selalu memerlukan perbaikan terhadap kondisi masyarakat agar dapat mendukung kemajuan dan pembangunan. Masa depan yang lebih baik menghendaki perubahan perilaku dan gaya hidup yang dapat menupang aktivitas manusia dalam menjalani kehidupan sehat yang bermartabat. Perubahan kepada yang lebih baik dan kehidupan sehat yang bermartabat ini hanya mungkin berlangsung apabila terjadi proses pendidikan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, Pendidikan adalah kunci keberhasilan dalam pengembangan politik, ekonomi dan sosial budaya suatu Negara. Sumber daya manusia yang berkualitas hanya akan dapat diperoleh melalui pendidikan yang berkulitas. Agar ada kesinambungan sumber daya manusia yang berkualitas harus dilakukan pula pendidikan yang berkesinambungan dari satu generasi ke generasi berikutnya secara terencana.

Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas berbagai rintangan dan halangan, apakah kerikil tajam ataupun lumpur halus, selalu akan menghadang. Seringkali ada SDM yang mempunyaikualitas intelektual yang sangat baik dan kadangkala tidak didukung oleh kemampuan finansial keluarga, yang akhir mematikan bibit unggul yang sedang tumbuh itu. Di negeri yang mengenal kebersamaan untuk kemajuan dengan ungkapan sahino samulie, barek samo dipikua ringan samo dijinjiang, ka bukik samo mandaki, ka lurah samo manurun, tatungkuik samo makan tanah, tatilantang samo minum ambun, tuah dek sakato, hino dek silang sangketo seharusnya tidak ada kata TIDAK untuk mendukung kemajuan sanak kamanakan.

Kondisi ideal seperti ungkapan yang dikemukakan di atas ternyata tidak selamanya berjalan mulusdan lmenyenangkan dalam masyarakat kita sehingga hampir-hampir empat orang bibit unggul Piaman layu sebelum masanya. Ternyata kondisi ini tidak hanya terjadi pada masa sekarang, jauh sebelumnya banyak kasus yang sama, tetapi mungkin tidak terditeksi atau memang belum ada keingin dari pihak yang berkepentingan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Pengamatan yang dilakukan oleh berbagai pihak memperlihatkan bahwa SDMdi Piaman (=Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan sebagian Kabupaten Agam bagian Barat)banyak yang mempunyai prestasi menonjol dibidang akademik maupun non akademik.

Memperhatikan hal di atas, para stakeholder Piaman yang terhimpun dalam PKDP, organisasi sosial perantau Piaman sangat merasa berkentingan untuk mengembangkan kemampuan dari bibit-bibit unggul yang dengan membantu mengatasi kesulitan finansial yang dihadapi oleh para tunas bangsa yang berasal dari Piaman, baik yang di ranah maupun yang di rantau. Agar ada kesatuan langkah dalam mengatasi berbagai persoalan yang mungkin muncul, Dewan pimpinan Pusat Persatuan keluarga Perantau Piaman (DPP PKDP) bersama dengan sejumlah tokoh masyarakat Piaman di Jakarta menunjuk lima orang yang dipercaya untuk membentuk Yayasan BEASISWA PIAMAN yang disebut dengan TIM 5 yang sekaligus menjadi pengurus dari yayasan itu. Tugas yayasan ini adalahmenghimpun seluruh potensidariranah,perantau dan potensi dari sumber lainnya yang tidak mengikat, kemudian meyalurkannya sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Yayasan.Jadi, Yayasan mempunyai Tugas dan kewajiban untuk mengelola segala hal yang berhubungan dengan pengembangan SDM unggul, berprestasi, dan berkualitas, beriman dan bertakwa ini. Yayasan Beasiswa Piaman adalah badan yang bersifat permanen.

B.

Visi Yayasan

Menjadikan Beasiswa Piaman sebagai sarana untuk menciptakan SDM unggul, berkualitas, beriman, dan bertakwa serta memiliki rasa tanggung jawab pada daerah dan negara.

C.

Misi Yayasan

Memberikan pembiayaan kepada SDM unggul dari Piaman, baik yang berasal ranah maupun rantau secara tepat sasaran dan memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Yayasan Beasiswa Piaman.

Menjaring sebanyak mungkin donatur dari ranah dan perantau Piaman.

Mengusahakan sumber dana lainnya yang tidak mengingat dari berbagai badan, instansi, perusahan dan bentuk lainnya, baik negara maupun swasta.

Melakukan administrasi dan pelaporan keuangan secara transparan dan regular secara publik serta dapat diakses setiap saat

Secara aktif melakukan pemberitaan mengenai bantuan pembiayaan Beasiswa Piaman.

Pemberian apresiasi secara pantas kepada penyandang dana Beasiswa Piaman sebagai bentuk terima kasih.

Menjalin dan memantapkan komunikasi dengan anggota PKDP dan perantau Piaman lainnya di seluruh indonesia melalui berbagai media.

D.

Nama

Yayasan Beasiswa Piaman

E.

Kegiatan

Menghimpun dan menyalurkan dana untuk mendukung pengembangan SDM Piaman yang unggul, berkualitas, beriman, dan bertakwa.

F.

Sasaran

Siswa siswi SMA kelas XII berprestasi yang unggul, berkualitas, beriman, dan bertakwa sertatidak mampu secara finansial.

Mahasiswa Piaman yangunggul, berkualitas, beriman, dan bertakwa serta tidak mampu secara finansial.

G.

Program Mendesak

Melengkapi pengurus

Pembuatan rekening bank untuk penampungan dana.

Membentuk Yayasan Beasiswa Piaman yang sah secara hukum

Aktivitas penjualan program Yayasan Beasiswa Piaman secara door-to-door kepada anggota PKDPdan stakeholder lain .

Menyalurkan beasiswa kepada empat mahasiswa Piaman; dua orang di ITB, satu orang di UI, dan satu orang di USU.

H. Pengumpulan Dana

Pengumpulan dana saat ini dilakukan melalui Bank Mandiri Nomor rekening 129.0000.7929165.

I. Penyimpanan dana

Dana disimpan pengurusYayasan Beasiswa Piaman di rekening bank atas nama PKDP khusus untuk Yayasan Beasiswa Piaman.

Rekening bank tersebut harus mudah diakses oleh pengurusYayasan Beasiswa Piaman seperti melalui internet banking ataupun SMS Banking

Ketua Umum dan Bendahara Umum adalah pemegang otoritas penyimpanan dan pencairan dana.

J. Sumber dana

Seluruh orang yang berasal dari Piaman, baik anggotaPKDP maupun tidak, baik di ranah maupun di rantau.

Lembaga, badan atau instansi, dan perusahan negara dan swasta atau sumber-sumber lainnya yang bersifat tidak mengikat.

K. Penggunaan Dana

1. Tata cara penggunaan dana

Dana digunakan program yang telah disetujupengurus yayasan dengan memperhatikan saran dan pendapat DPP PKDP

Dana tidak digunakan untuk kepentingan pribadi oleh siapapun dan dengan alasan serta cara apapun.

Tanda bukti transfer dana harus disimpan dan didokumentasikan dengan baik oleh pengurus Yayasan Beasiswa Piaman melalui Bendahara.

2. Alokasi penggunaan dana

Beasiswa untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.

Administrasi bank dan administrasi Tim Yayasan Beasiswa Piaman

Investasi keuangan untuk pengembangan kapital kalau memungkinkan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan rapat pengurus Yayasan Beasiswa Piaman dengan mendengar saran dan pertimbangan dari DPP PKDP.

L. Pelaporan Penggunaan Dana

1. Sifat Pelaporan

Pelaporan bisa dilihat setiap saat

Pelaporan bisa memberikan gambaran aliran keuangan secara transparan dan jelas

Pelaporan bisa memberikan gambaran kebermanfaatan dana tersebut

Pelaporan harus bersifat memberikan apresiasi terhadap penyandang dana atau donatur dapat disampaikan secara publik dan personal

2. Indikator Kinerja Kunci (1 tahun pertama)

Dana yang terkumpul mencapai 60% dari target yang ditentukan awal tahun

Dana yang terpakai mencapai 50% dari dana yang terkumpul

Laporan keuangan tersedia tanggal 1 setiap bulannya dan dapat dilihat setiap saat

Rapat Pengurus dengan DPP PKDP dan para donatur untuk mengevaluasi kegiatan diadakan satu kali dalam setahun.

M. Struktur organisasi Beasiswa PKDP

Pembina Pengurus Harian Ketua umum Ketua I Ketua II Sekretaris Umum Bendahara Umum

Devisi Pemasaran

Devisi Penyaluran

: DPPPKDP (ex officio)

: Prof. Dr. H. Musril Zahari, M.Pd. : Ir. Muharmein Zein Chaniago, M.Eg : Ir. Syali Landrat : Hamrizal Olon, SE : Ali Unan, S.Kom

: 1. Ir.Alfiza MA

2. Ir. Zulkifli Ali, M.Si

3. Drs. H. Asril Esden

4. H. Yuesmar A O

: 1. Drs.H. Syofyan Amin

2. Hj. Hasni Bustami S.Pd

Devisi Pelaporan

3. Firman Syakri Pribadi : 1. Ulya SE. Akt.

2. Lisza Selviairin SE.Akt

Devisi Komunikasi

: 1. Ir. Agusti Esden Tanjung

2. Syafrudin AL.

3. Ir. Mairiza Umar

4. Amel Yulianto

N. Program Yayasan Beasiswa Piaman

Kuartal 1: Pencarian dana dan pelaporan

Kuartal 2: Pencarian dana, pencarian target, pelaporan, rapat tatap muka

Kuartal 3: Pencarian dana, penggunaan dana, pelaporan, apresiasi

Kuartal 4: Pencarian dana, penggunaan dana, pelaporan, rapat tatap muka.

O. Penutup

Kami yakin dan percaya bahwa apapun yang dilakukan oleh manusia selalu banyak halangan dan rintangan, tetapi kami yakin dan percaya juga bahwa dengan ridha, pertolongan Allah SWT dan dukungan dari semua lapisan masyarat, terutama stakeholder Piaman Yayasan Beasiswa Piaman ini akan dapat berjalan dengan baik. Doa, dukungan dan partisipasi dari semua pihak sangat kami harapkan.

Jakarta, 6 Juni 2011.

Pengurus Yayasan Beasiswa Piaman

Prof Dr. H. Musril Zahari, M.Pd

Ir. Muharmein Zein Chaniago, M.Eng

Ir. syasli Landraat

Hamrizal Olon, S.E. Ali Unan

Yayasan Beasiswa Piaman SEKRETARIAT Perkantoran Kebayoran Baru Mall No.1 ‐ 2 Blok 29 Jl. Kebayoran

Yayasan Beasiswa Piaman

SEKRETARIAT

Perkantoran Kebayoran Baru Mall No.1 2 Blok 29 Jl. Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12120 Telp/fax. 0217210126, HP : 0813 1042 1142

NO REKENING BANK MANDIRI PKDP BEASISWA PIAMAN

129.0000.7929165

Email : beasiswa@pkdp.or.id

Press Release

Perantau Peduli, Yayasan Beasiswa Piaman Terbentuk

Sabtu, 11 Juni 2011 - 20:14:21 WIB | hit 116

Terbentuk Sabtu, 11 Juni 2011 - 20 :14:21 WIB | hit 116 Perantau Peduli, Yayasan Beasiswa

Perantau Peduli, Yayasan Beasiswa Piaman Terbentuk JAKARTA, SO--Kepedulian masyarakat asal Kabupaten Padangpariaman di perantauan semakin nyata. Hal ini terbukti dengan telah terbentuk Yayasan Beasiswa Piaman dalam pertemuan yang dihadiri oleh pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPP PKDP) dan sejumlah tokoh masyarakat Piaman di Jakarta.

Pertemuan itu diadakan di Palanta Sate Ajo Padiah di Jalan Jatiwaringin, Senin 30 Mei 2011. Pada saat itu diputuskan untuk membentuk Tim 5 dengan menyepakati Prof Dr H Musril Zahari MPd sebagai ketua serta dibantu oleh empat anggota yaitu Ir Muharmein Z Chaniago M Eng, Ir Syasli Landrat, Hamrizal Olon S.E dan Ali Unan S Kom yang ditugaskan untuk menyelesaikan tugas agar terbentuk yayasan Beasiswa Piaman yang sah secara hukum.

Sebagai kelanjutan dari pertemuan itu, hari Rabu, 8 Juni 2011 diadakan rapat di kantor DPP PKDP jalan kebayoran baru Jakarta Selatan. Pada waktu itu, Ketua Umum DPP PKDP Dr Ir

H Suhatmansyah IS MSi menyatakan bahwa kepengurusan Yayasan Beasiswa Piaman

harus dilengkapi agar dapat bertugas dengan baik sebagaimana yang diharapkan. Ia menambahkan, masyarakat sangat antusias menyambut keberadaan yayasan ini untuk membantu para siswa unggul dan berprestasi dalam melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dan jangan sampai terhenti hanya karena ketidakmampuan finansial.

"Yayasan Beasiswa Piaman harus berjalan untuk membantu dunsanak kita yang kurang mampu secara finansial. Jangan ada ada bibit unggul layu sebelum sebelum berkembang," katanya menegaskan.

Tim 5 yang diketuai Prof Musril Zahari sekaligus ketua umum Yayasan Beasiswa Piaman pun mengundang Pengurus DPP PKDP dan sejumlah tokoh masyarakat Piaman untuk rapat kembali di Palanta Sate Ajo Padiah untuk melengkapi kepengurusan yayasan, Jumat (10/6), pukul 14.00 wib. Pada rapat tersebut disepakati untuk menetapkan kepengurusan sebagai berikut :

Ketua umum Prof Dr H Musril Zahari MPd, Ketua I Ir Muharmein Zein Chaniago MEg, Ketua

II Ir Syasli Landrat, Sekretaris Umum Hamrizal Olon SE, Bendahara Umum Ali Unan S

Kom. Selanjutnya Devisi Pemasaran Ir Alfiza MA, Ir Zulkifli Alim, Drs H. Asril Esden dan H

Yuesmar A O; Devisi Penyaluran Drs H Syofyan Amin, Hj Hasni Bustami SPd dan Feri;

Devisi Pelaporan Ulya SE Akt dan Lisza Selviairin SE Akt; Devisi Komunikasi Ir Agusti Esden Tanjung, Syafrudin AL, Ir Mairiza (Masrizal) Umar dan Amel Yulianto.

Dalam rapat tersebut juga disepakati meminta kesediaan sejumlah tokoh Piaman untuk bersedia Badan Pendiri Yayasan Beasiswa Piaman ini sebagaimana yang disyaratkan oleh peraturan pendirian sebuah yayasan. Juga disepakati program kerja yayasan untuk tahun pertama yayasan sebagai berikut: Kuartal 1: Pencarian dana, pelaporan dan sosialisasi keberadaan yayasan dan pengesahan dari Kemenkumham, Kuartal 2: Pencarian dana, pencapaian target, pelaporan dan rapat tatap muka, Kuartal 3: Pencarian dana, penggunaan dana, pelaporan dan apresiasi serta Kuartal 4: Pencarian dana, penggunaan dana, pelaporan dan rapat tatap muka.

Penyaluran dana ditujukan kepada generasi muda Piaman yang unggul dan berprestasi dalam pendidikan, tetapi tidak mampu secara finansial untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Mereka itu ada yang diterima di perguruan tinggi mahasiswa undangan dan yang lulus melalui SMPTN yang mereka menonjol sejak kelas X,XI dan XII SMA serta sejak kelas I, II, dan III untuk Madrasah Aliyah.

Dalam jangka panjang Yayasan Beasiswa Piaman juga akan menyiapkan program- progaram lainnya yang dapat membantuk kemandirian.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Yayasan Prof Musril Zahari menegaskan, ada persyaratan lain para penerima beasiswa ini selain dari unggul dan berprestasi; juga harus orang yang beriman dan bertakwa sesuai dengan falsafah Minangkabau adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mengato adat mamakai, alam takambang jadi guru.

"Untuk para dunsanak yang di ranah dan di rantau bisa berpartisipasi melalui rekening Beasiswa Piaman pada Bank Mandiri dengan nomor 129.0007929.165."

Bupati Padangpariaman Drs H Ali Mukhni yang dimintai wartawan www.sumbarONLINE.com pendapatnya di sela-sela gotong-royong bersama masyarakat Kenagarian Sungai Asam, Sabtu (11/6) siang, menyatakan syukur yang mendalam kepada Allah Yang Mahakaya dan terimakasih tak berhingga kepada perantau yang berhimpun dalam PKDP.

"Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat besar dan nyata dari masyarakat perantau terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di kampung halaman. Alhamdulillah, dari lubuk hati yang paling dalam saya menyatakan sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi luar biasa," katanya terlihat haru.

Dilaporkan: Zakirman Tanjung Sumber : http://www.sumbaronline.com/berita-5073-perantau-peduli-yayasan-beasiswa-piaman- terbentuk-.html

Gayuang "Amerika" Disambut "PKDP"

Artikel Ekonomi

M.Eng

Disambut "PKDP" Artikel Ekonomi M.Eng Rabu, 01/06/2011 - 16:12 WIB Oleh : Dr. H. Muharmein Zein
Disambut "PKDP" Artikel Ekonomi M.Eng Rabu, 01/06/2011 - 16:12 WIB Oleh : Dr. H. Muharmein Zein

Rabu, 01/06/2011 - 16:12 WIB

Artikel Ekonomi M.Eng Rabu, 01/06/2011 - 16:12 WIB Oleh : Dr. H. Muharmein Zein Chaniago, Alhamdulillah

Oleh : Dr. H. Muharmein Zein Chaniago,

Alhamdulillah Rabb al Amin, pujian agung itulah paling cocok diucapkan atas banyaknya apa-apa yang diinginkan oleh keluaga besar PKDP selama ini.

apa-apa yang diinginkan oleh keluaga besar PKDP selama ini. Adalah kalibuik berita di media ma sa

Adalah kalibuik berita di media masa Sumbar, sms, milis, bbm group dan lainnya yang memicu banyaknya gerakan peduli siswa ekomoni lemah bermunculan dan tergerak untuk berkontribusi dalam membantu meringankan beban generasi urang minang tersebut. Ibarat papatah Minang "Gayuang basambuik", sumber berita tersebut menghentakkan kita semua betapa persoalan kemiskinan di Padang Pariaman dan Sumbar umumnya sampai saat ini masih terus menghantui masyarakatnya.

Issue kemiskinan ini nyaris tidak terungkap luas, terhimpit oleh hiruk- pikuk berita politik dan selebritis yang silih berganti dan menempati rating tertinggi di berbagai media baik cetak dan elektronik.

Disadari atau tidak, kitapun terbawa pula kepada arus kasus-kasus hangat "tahi ayam" yang dihembuskan oleh para selebritis politik itu, sebut saja mulai dari sinetron antasari, susno, century, ahmadiyah, zaytun, gayus, melinda, udin, norman sampai pada sms gelap singapura. Tidak satupun esensi kesusahan ekonomi masyarakat menempati porsi pada berita berita di atas, seakan dilupakan, sementara kepedulian terhadap masyarakat miskin terpinggirkan. masyaallah. Bisa dibayangkan, besarnya energi yg telah dikerahkan baik masyarakat, legislatif, partai, LSM maupun pemerintah yang telah dikeluarkan untuk bermain pencak silat, saling tangkis, saling serang, tambah amunisi, serang lagi, tangkis lagi dan akhirnya kompromi, kasusnya hilang ditelan issue baru lagi yg lebih hangat.

Bila dihitung menggunakan kalkulator pedagang sayur di pasar, mungkin jumlah uang yang terhamburkan untuk mengelola issu-issu tersebut, tidak lah mampu kalkulator tadi memunculkan angkanya (digit nya kurang banyak,red), karena mungkin uang yang hilang mubazir tersebut mencapai puluhan triliiun. Lagi-lagi orang miskin hanya bisa terpana menyaksikan sinetron-sinetron kotor tersebut. Apa jadinya bila uang yang puluhan trilliun tersebut dikelola untuk membantu orang miskin?, berapa banyak kesempatan kerja yang bisa diciptakan, berapa banyak kelaparan yang bisa dicegah, berapa banyak generasi yang bisa diselamatkan, dan berapa banyak siswa-siswa genius yg bercita-cita maju, tapi tidak mampu melanjutkan sekolah karena miskin, dapat dibantu dengan uang trilliunan rupiah tersebut. Padahal nasib bangsa kita ini tergantung pada generasi penerus yang pada saat ini, mereka harus menyelesaikan sekolahnya.

Masalah 4 siswa SMA 1 yang pintar dan cerdas tapi tidak bisa melanjutkan kuliah adalah sebuah titik balik pada hiruk-pikuk berita selebriti tersebut. Ekspos salah satu media di Sumbar telah membuat banyak masyarakat terenyuh dan membangkitkan solidaritas serta emosional rasa kemanusiaan.

Mulai dari Pemda Kabupaten, Institusi keuangan daerah, yayasan, DPRD, ormas maupun masyarakat itu sendiri. Dalam hitungan detik, jam dan hari terkumpul dana puluhan juta untuk membantu memfasilitasi keberlanjutan pendidikan mereka ke jenjang perguruan tinggi pavorit di tanah air. Dari sini, gayuang "media" disambuik "dermawan".

Gayuang gayuang berikutnya secara alamiah juga disambut oleh dermawan-dermawan lain baik di ranah maupun di rantau, rantau seantero dunia mulai dari eropa (bapak Yuranis Basri di London) sampai ke Amerika (bapak Dutamardin Umar, di USA) merespon dengan sangat positif dan langsung mengirimkan donasinya untuk membantu meringankan beban keluarga siswa di Piaman tersebut, mengiringi donasi yang telah pula terkumpul dari para dermawan di tanah air.

Lebih prospektif lagi, bahkan Pak Dutamardin Umar dari USA, melepaskan gayuang strategis, "Ambo tantang PKDP utk membuat yayasan yang profesional untuk mengelola beasiswa bagi siswa berpotensi yang memerlukan bantuan, maka ambo akan membawa dana dana beasiswa yang banyak terdapat di Amerika ko". Demikian Dutamardin Umar yang berada nun jauh di rantau Amerika sana dalam sebuah chat room di BBM Group PKDP beberapa waktu lalu. Sebuah gayuang yang luar biasa yang mencambuk kepedulian dan harus kita bersama meresponya.

Gayuang basambuik, pada tanggal 30 Mei 2011, PKDP bersama masyarakat Piaman di Jakarta, menindak lanjuti issu tersebut melalui diskusi palanta, dan menghasilkan pembentukan yayasan untuk manyambut gayuang dari Amerika tadi, dengan sebuah yayasan yang bernama yayasan "BEASISWA PIAMAN". Sebuah awal kerja sosial yang kecil memang, kendati disertai oleh semangat yang besar. Sejak awal Juni 2011, demikian cepat waktunya, Alhamdlillah telah terbentuk pengurus Yayasan, rekening Yayasan dan segera akan disusun untuk diketahui bersama, baik program kerja, prosedur komunikasi, manajemen keuangan masuk dan keluar agar pengelolaan dapat dilaksanakan secara baik, bersih dan akuntable.

Dari sebuah palanta kecil sebuah organisasi mayarakat yang bernama PKDP, yang didukung oleh berbagai lapisan masyakarat baik di ranah maupun rantau, yayasan ini lahir. Ini baru sebuah awal yang perlu ditindak lanjuti, didukung, dibina, dibesarkan dan dibimbing secara bersama. Terutama oleh masyarakat Piaman Laweh baik ranah maupun rantau. Karena tujuan utama dari itu adalah mencoba untuk menjadikan yayasan ini berkesinambungan, mengingat persoalan siswa berprestasi yang terancam tidak bisa melanjutkan pendidikannya rasanya masih akan terus ada pada tahun ajaran depan dan kedepan, tanpa kita tahu kapan sesungguhnya Pemerintah betul-betul akan berhasil mengangkat status perekonomian masyarakat untuk menjadi mandiri dan mampu memberikan pendidikan bagi generasi mudanya. Tentu saja, langkah kecil ini tidak akan memberikan makna dan rasa optimis, bila tidak disusul oleh partisipasi para dermawan dan donatur. Baik donatur tetap ataupun tidak tetap, tidak melihat besar kecilnya donasi, dan berharap sekali gayuang mak Duta dari Amerika yang sudah disambuik penuh sukacita di ranah, akan berkelanjutan dengan mengalirnya dana-dana beasiswa yang terdapat di negara adikuasa tersebut ketanah air, khususnya ke Yayasan "Beasiswa Piaman". Kita diranah menunggu dengan sabar. Insyaallah. []

Penulis adalah Ketua Dewan Pengurus Pusat Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPP PKDP)

Sumber : http://www.padang-today.com/?mod=artikel&today=detil&id=1131