Anda di halaman 1dari 8

My SQL ( Structure Query Language ) adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal, disebabkan My SQL

menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses database. My SQL termasuk RDBMS ( Relational Database Management System ). SQL ( Structure Query Language ) bukan suatu bahasa pemograman. Namun SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengolah database. Sedangkan perangkat lunak My SQL dalam mengolah database, menggunakan SQL sebagai bahasanya. SQL mempunyai kemampuan melakukan query dan manipulasi data. SQL dikatakan tidak termasuk sebagai bahasa pemograman karena tidak mempunyai kemampuan untuk : 1. Melakukan uji kondisi suatu pernyataan 2. Melakukan uji perulangan 3. Melakukan uji pencabangan Beberapa pertimbangan programer memilih MySQL sebagai Beckend dalam mengolah database adalah : 1. Kecepatan : Berdasarkan hasil pengujian, MySQL memiliki kecepatan paling baik dibanding RDBMS lainnya. Dan MySQL versi 4.0 kinerja query naik sebesar 200% dari kinerja biasa. 2. Mudah digunakan : Perintah dalam MySQL dan aturan aturannya relatif mudah diingat dan diimplementasikan karena MySQL menggunakan SQL sebagai bahasa standar database. 3. Open Source : MySQL sudah menggunakan konsep open source, artinya siapa pun dapat berkecimpung 4. Kapabilitas : MySQL mampu memproses data yang tersimpan dalam database dengan jumlah 50 juta record, 60.000 tabel dan 5.000.000.000 jumlah baris. Mampu memproses sebanyak 32 indek per tabel. dalam mengembangkan MySQL dan hasil pengembangannya dipublikasikan kepada para pemakai.

5. Biaya murah : Pemakai dapat menggunakan MySQL tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal selama mengikuti konsep open source / GNU Public Licences 6. Keamanan : MySQL menerapkan sistem keamanan dan hak akses secara bertingkat, termasuk dukungan dengan keamanan data secara pengacakan lapisan data. Adanya tingkatan user dan jenis akses yang beragam. Terdapat sistem pengacakan password ( encrypted password ) 7. Lintas platform : MySQL dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi di antaranya yaitu Linux, Windows, FreeBSD, Novell Netware, Sun Solaris, SCO OpenUnix dan IBMs AIX. A. Pengelompokkan Perintah SQL SQL adalah subbahasa standar yang khusus digunakan untuk melakukan akses database relasional. Perintah SQL dikelompokkan menjadi : 1. DDL ( Data Definition Language ) atau bahasa pendefinisian data. DDL merupakan perintah yang digunakan untuk membuat dan mendefinisikan database dan struktur tabelnya. Seperti Create Database, Create Table, Drop View, Drop Table, Alter Table. 2. DML ( Data Manipulation Language ) atau bahasa memanipulasi data. DML adalah perintah yang digunakan untuk melakukan proses manipulasi atau pengelolaan data yang ada dalam database atau tabel. Seperti Insert, Select, Update, dan Delete. 3. data . DCL adalah kelompok perintah yang digunakan untuk melakukan otorisasi terhadap hak akses suatu data dan pengalokasian ruang. Seperti Revoke, Grant, Commit, dan Rollback. DCL ( Data Control Language ) atau bahasa pengendali

OPERATOR LOGIKA Operator Logika ada tiga yaitu OR, AND dan NOT 1. Operator OR

Kuncinya adalah jika salah satu kondisi bernilai benar maka hasilnya adalah benar Kondisi 1 False False True True False True False True Kondisi 2 False True True True Hasil

Select * from pasien Where Jkel=L or Alamat=Malang; 2. Operator AND a. b. benar Kondisi 1 False False True True Kondisi 2 False True False True Hasil False False False True Apapun kondisinya bila di AND kan dengan nilai Hasil akan bernilai benar jika kedua kondisi bernilai

Ciri-cirinya ialah : yang salah hasilnya tetap salah

Select * from pasien Where NoPas=0003 and Jkel=L;

3.

Operator NOT

Operator NOT berguna untuk melakukan pembalikan atau lawan dari nilai logika, sintaknya sebagai berikut : Kondisi NOT True NOT False Hasil False True

Untuk memudahkan memahami operator NOT yaitu, jika TIDAK benar berarti salah. Sebaliknya jika TIDAK salah berarti benar. Select * from pasien Where (Jkel!=L); Where (Alamat!=Jember);

BETWEEN

Select * from pasien Where NoPas between 0002 and 0004; NOT BETWEEN Select * from pasien Where NoPas not between 0002 and 0004; LIKE Tanda (%)= sesuai dengan karakter apa saja dan berapa pun jumlahnya (Huruf kecil atau besar sama saja) Example : % h % = sesuai dengan karakter apa saja yang terdapat h atau H % g = sesuai dengan akhiran g atau G S % = sesuai dengan awalan s atau S Select * from pasien Where Namapas like %i%; Select * from pasien Where NamaPas like %a; Select * from pasien Where NamaPas like k%; Select * from pasien Where namapas like %i% and alamat like %m%e%; NOT LIKE Select * from pasien Where Namapas not like %i%; Select * from pasien Where NamaPas not like %a; Select * from pasien Where NamaPas not like k%; Select * from pasien Where namapas not like %i% and alamat not like %m%e%; ORDER BY Select * from pasien Order By tgllhr; (Ascending) Order By tgllhr desc;

Select * from pasien limit 3; Select * from pasien limit 2,3; Select max(gapok) from karyawan; Select min(gapok) from karyawan; Select sum(gapok) from karyawan; Select namakrywan, alamat, max(gapok) from karyawan group by alamat; Select namakrywan, alamat, sum(gapok) from karyawan group by alamat Select namakrywan, alamat, min(gapok) from karyawan group by alamat Select Length (Belajar My SQL); Select LCase (BELAJAR MY SQL); Select UCase(belajar my sql); Select Left(Belajar My Sql,4); Select Right(Belajar My Sql,3); 1. Penggabungan table suplier dan tabel masuk Select masuk.kodesup, suplier.namasup, suplier.kota, Masuk.tglmasuk, masuk.jmlmasuk From suplier, masuk Where masuk.kodesup=suplier.kodesup;

2. Tampilkan data barang yang masuk ke gudang : Select masuk.kodebrg, barang.namabrg, barang.hargasat, masuk.tglmasuk, masuk.jmlmasuk From barang, masuk Where masuk.kodebrg=barang.kodebrg; 3. Penggabungan 3 tabel Select masuk.kodebrg, barang.namabrg, masuk.kodesup, suplier.namasup, Masuk.tglmasuk, masuk.jmlmasuk From barang, suplier, masuk Where masuk.kodebrg=barang.kodebrg And masuk.kodesup=suplier.kodesup; 4. Penggabungan antarfield dari tabel yang sama Select a.namabrg, b.namabrg from barang a, barang b Where a.hargasat=2500 and b.hargasat=2500; 5. Penggabungan nama kolom yang sama sebagai kolom penghubung antar tabel Select masuk.kodebrg, barang.namabrg, barang.hargasat, Masuk.tglmasuk, masuk.jmlmasuk From barang Natural Join masuk; Select masuk.kodebrg, barang.namabrg, barang.hargasat, Masuk.tglmasuk, masuk.jmlmasuk From barang, masuk Where masuk.kodebrg=barang.kodebrg;

NIM char(5) Nama char(15) Alamat char(20) Jkel char(1) TglLhr date mysql u root p

Password : rmd