Anda di halaman 1dari 21

Hara Tanaman

Unsur Hara yang Dibutuhkan Tanaman


Terdapat 20 unsur hara tanaman: A. Karbon (C), hidrogen (H), and oksigen (O) disuplai melalui udara dan air. B. Enam makronutrien: nitrogen (N), posfor (P), potassium/kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan sulfur (S) merupakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar. C. Mikonutrien tanaman melipti: boron (B), klorin (Cl), cuprum (Cu), besi (Fe), mangan (Mn), sodium/natrium (Na), seng (Zn), molybdenum (Mo), dan nikel (Ni). D. Unsur lain yang menguntungkan tanaman yaitu silikon (Si) dan cobalt (Co).
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 2

A. Unsur C, H, dan O
Karbon (C): Penyusun semua senyawa organik pada tumbuhan. Satu-satunya sumber C adalah CO2. Kekurangan: Kekurangan berasal dari kurangnya aliran udara. Kurangnya CO2 menyebabkan fotosintesis akan berhenti. Hidrogen (H): Penyusun semua senyawa organik yang merupakan konstituen karbon. Sebagai kation dalam reaksi kima antara nutrien-tanaman. Oksigen (O): Penyusun dari banyak senyawa organik dalam tumbuhan. Hanya beberapa senyawa organik, seperti karoten, tidak mengandung oksigen. Terlibat sebagai anion antara akar dan media eksternal. Oksigen adalah terminal akseptor H+ dalam respirasi aerobik.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 3

B. Unsur Hara Makro


Nitrogen ( N ) -Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. -Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri. -Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman. -Merangsang pertumbuhan vegetatif. -Gejala tanaman yang kekurangan unsur N: pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 4

Posfor ( P ) -Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman. -Merangsang pembungaan dan pembuahan. -Merangsang pertumbuhan akar. -Merangsang pembentukan biji. -Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel. -Gejala tanaman yang kekurangan unsur P: pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan (kurang sehat). http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

Kalium ( K ) -Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air. -Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit. -Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 6

Sulfur Sulfur adalah komponen struktural dari asam amino, protein, vitamin dan enzim, dan sangat penting untuk menghasilkan klorofil. Kekurangan sulfur menyebabkan daun menjadi berwarna hijau muda. Di dalam tanah, sulfur mudah tercuci oleh air.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 7

Magnesium Magnesium merupakan komponen struktural penting dari molekul klorofil. Diperlukan juga untuk berfungsinya enzim tanaman untuk menghasilkan karbohidrat, gula dan lemak. Penting juga untuk perkecambahan biji. Jika tanaman mengalami defisiensi sulfur, di antara urat daun akan menguning dan daun mudah gugur. Magnesium tercuci oleh air.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 8

Kalsium Fungsi kalsium : mengaktifkan enzim, merupakan komponen struktural dinding sel, mempengaruhi gerakan air dalam sel, dan diperlukan untuk pertumbuhan dan pembelahan sel. Beberapa tanaman memerlukan kalsium untuk mengambil nitrogen dan mineral lainnya. Kalsium bersifat immobile sekali disimpan dalam jaringan tanaman, tidak bisa ditranslokasikan, sehingga harus ada pasokan konstan untuk pertumbuhan. Kekurangannya menghambat pertumbuhan baru di batang, bunga dan akar. Gejala kekurangannya berkisar dari terhambatnya pertumbuhan hingga munculnya bintik hitam pada daun dan buah. Warna kuning pada tepi daun juga dapat muncul akibat defisiensi unsur ini.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 9

Mikronutrien

Besi Besi diperlukan untuk banyak fungsi enzim dan sebagai katalis untuk sintesis klorofil. Sangat penting bagi pertumbuhan bagian-bagian tanaman yang masih muda. Kekurangannya menyebabkan warna pucat pada daun muda yang diikuti dengan menguningnya daun dan urat daun yang besar. Besi hilang dengan pencucian.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 10

Mangan Mangan diperlukan bagi aktivitas enzim untuk fotosintesis, respirasi, dan metabolisme nitrogen. Jika kekurangan mangan, urat daun pada daun muda berwarna hijau dengan latar belakang hijau muda (mirip dengan kekurangan zat besi). Dalam tahaptahap lanjutan bagian hijau muda menjadi putih, dan daun menjadi mudah lepas. Warna coklat, hitam, atau bintik-bintik kelabu dapat muncul di sisi samping urat daun.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 11

Boron Boron diperlukan untuk pembentukan dinding sel, keutuhan membran, penyerapan kalsium, dan dapat membantu dalam translokasi gula. Fungsi-fungsi ini meliputi pembungaan, perkecambahan, pembuahan, pembelahan sel, dan pergerakan hormon. Boron tidak bisa ditranslokasikan sehingga harus tersedia sepanjang kehidupan tanaman. Kekurangannya menyebabkan daun menjadi tebal, berkerut dan rapuh. Buah-buahan, umbiumbian dan akar juga berubah warna, retak dan berbintik-bintik coklat.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 12

Seng Seng adalah komponen enzim atau kofaktor fungsional dari sejumlah besar enzim termasuk auksin. Penting untuk metabolisme karbohidrat, sintesis protein, dan pertumbuhan batang. Kekurangannya tanaman menyebabkan daun berbintikbintik dengan daerah klorosis tidak beraturan. Kekurangan seng menyebabkan kekurangan zat besi dan menyebabkan gejala yang sama.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 13

Cuprum/tembaga Tembaga terkonsentrasi di akar tanaman dan berperan dalam metabolisme nitrogen. Unsur ini merupakan komponen dari beberapa enzim dan dapat menjadi bagian dari sistem enzim yang menggunakan karbohidrat dan protein. Kekurangannya menyebabkan matinya bagian ujung tunas dan terminal daun menjadi berbintik-bintik coklat.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 14

Molybdenum Molibdenum merupakan komponen struktural enzim yang mereduksi nitrat menjadi amonia. Tanpa Mo, sintesis protein akan diblokir dan pertumbuhan tanaman berhenti. Tanda-tanda kekurangan Mo : daun berwarna hijau pucat dengan bagian tepi menangkup atau menggulung. Defisiensi yang tinggi menyebabkan daun berwarna kuning terang.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

15

Klorin Klorin terlibat dalam osmosis sel (pergerakan air atau zat terlarut dalam sel). Keseimbangan ion diperlukan bagi tanaman untuk mengambil elemen mineral dan dalam fotosintesis. Gejala defisiensi : daun layu, akar pendek, warna daun menguning (klorosis) dan menjadi merah tua. Bau dalam beberapa tanaman dapat berkurang.

http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

16

Nikel Nikel diperlukan oleh enzim urease untuk menguraikan urea menjadi nitrogen terlarut yang dapat digunakan tanaman. Nikel juga diperlukan untuk penyerapan zat besi. Biji memerlukan unsur nikel untuk berkecambah. Kekurangan nikel menyebabkan tanaman dapat gagal menghasilkan benih yang baik.

http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

17

Sodium/natrium Natrium yang terlibat dalam osmosis (pergerakan air) dan keseimbangan ion pada tumbuhan.

http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

18

Unsur lain yang menguntungkan


The beneficial elements have not been deemed essential for all plants but may be essential for some. The distinction between beneficial and essential is often difficult in the case of some trace elements.

http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

19

Kobalt

Kobalt diperlukan untuk fiksasi nitrogen pada tanaman legumes (polong-polongan) dan dalam nodul akar dari tanaman nonlegumes. Defisiensinya pad tanaman tersebut menyebabkan defisiensi nirogen.
Cobalt dapat menghambat pembentukan etilen (Samimy, 1978) dan memperpanjang masa hidup mawar yang telah dipotong (Venkatarayappa et al., 1980).

http://blog.unila.ac.id/wasetiawan

20

Silikon Silikon ditemukan sebagai komponen dari dinding sel. Dengan adanya unsur silikon, dinding sel tanaman menjadi lebih kuat sehingga menjadi penghalang mekanis bagi serangga yang akan menusuk dan mengisap tanaman. Tanaman juga lebih tahan terhadap infeksi jamur. Silikon secara signifikan meningkatkan toleransi tanaman terhadap cuaca panas dan kering.
http://blog.unila.ac.id/wasetiawan 21