Anda di halaman 1dari 56

TNC

BAB II TEORI DASAR

2.1 Pengertian Mesin TNC Mesin TNC ( Touch Numerically controlled) yaitu alat perkakas yang digunakan untuk membentuk atau membuat suatu benda kerja dengan cara menginput data/program ke dalam CPU atau system. 2.2 Sumbu Koordinat dan Sistem Koordinat Sumbu koordinat terdiri dari sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z

Sistem koordinat terdiri dari 2 sistem yaitu sebagai berikut : a. System koordinat absolute Yaitu system koordinat yang titik referensinya tetap/ tidak berubah b. System koordinat incremental Yaitu system koordinat yang titik referensinya adalah titik sebelumnya. Hal-hal yang dapat di lakukan mesin TNC adlah sebagi berikut : a. Membuat lubang baik lubang linear maupun lubang berbentuk lingkaran b. Boring c. Tapping d. Packing e. Rectangular pocket (Kantung persegi)

Berikut gambar datum dari mesin TNC :

2.2 Bagian- bagian mesin TNC Berikut gambar monitor pengontrol mesin TNC:

Adapun bagian-bagian mesin TNC adalah sebagai berikut : a. Panel operasi mesin TNC Panel ini terdiri dari beberapa tombol yaitu tombol stop emergency,tombol NC aktif, Tombol NC berhenti,pengontrol tegangan,pemindah cepat,penukar tool,tombol untuk melepas tool, menu pilihan,coolant,dll

b. Meja mesin (Bed) Meja mesin ini digunakan untuk tempat kedudukan perlengkapan mesin freis seperti ragum, kepala pembagi. 1. Intinable universal table Meja jenis ini sering digunakan untuk mengerjakan benda kerja yang mempunyai banyak sudut kemiringannya dapat diatur sesuai dengan sudutnya 3 arah yang diinginkan yaitu : -Arah mendatar sampai 30 -Arah melintang sampai 30 -Arah memanjang sampai 45

2. Fixe angular table Meja ini tidak dapat diatur pada posisi menyudut.Meja seperti ini dapat digunakan tempat meletakkan perlengkapan mesin freis seperti ragum, kepala pembagi dan kepala lepas.

3. Inclinable Table Meja ini dapat di atur pada posisi memanjang saja

4. Meja Putar Meja dapat digunakan untuk memfrais bentuk-bentuk

lengkung/busur/melingkar. Untuk meja freis tegak atau vertikal digunakan meja putar sebagai kepala pembaginya, dalam alat ini dibuat alur T untuk menjepit benda kerja atau perkakas lain dengan bentuk baut jepit. Meja putar keliling dapat dikokohkan di atas meja penambat mesin freis dengan bantuan baut penjepit.

c. Badan mesin Badan mesin freis adalah bagian utama mesin yang disebut juga rangka mesin, yang berguna untuk menahan mesin diatas pondasi. Pada badan mesin terdapat motor listrik, motor penggerak, susunan roda gigi, tempat minyak pelumas, tempat air collat, belt dan lain-lain.

d. Lengan Lengan merupkan pegangan merupakan sumbu utama atau poros dari mesin freis dimana tool freis dipasang. Lengan pada mesin freis berfungsi sebagai penyangga utama poros atau arbor serta kedudukan lengan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pada pelaksanaannya.

e. Lutut(knee) Lutut digunakan untuk tempat kedudukan dari meja mesin dan eretan. Lutut ditahan oleh eretan yang bersatu pada mesin serta didukung oleh poros berulir sebagai penggerak naik turunnya lutut.

f. Kepala spindel ( Head spindel ) Kepala spindel berfungsi sebagai tempat tool atau arbor dipasang, dimana spindel tempat putaran tool yang digerakan oleh motor penggerak

g. Colom/tiang

h. Arbor Arbor adalah tempat memasang atau memegang pisau freis pada setiap mesin, sepanjang arbor dibuat alur pasak yang sama ukurannya dengan alur pasak yang terdapat pada ring penjepit pahat yang juga sesuai dengan alur pasak yang terdapat pada pahat freis.

Arbor juga dinamakan poros freis yaitu perlengkapan yang berguna sebagai tempat kedudukan pisau freis dan ditempatkan pada sumbu mesin. Collet dipasang untuk menjepit tool. Berikut penjelasan beberapa tombol TNC : Tombol untuk arah:

tombol untuk sumbu X bernilai positif,perintah bergerak kearah positif X

tombol untuk sumbu X bernilai negatif,perintah bergerak kearah negatif X

tombol untuk sumbu Y bernilai positif,perintah bergerak kearah positif Y tombol untuk sumbu Y bernilai negatif,perintah bergerak kearah negatif Y

tombol untuk sumbu Z bernilai positif,perintah bergerak kearah positif Z

tombol untuk sumbu Z bernilai negatif,perintah bergerak kearah negatif Z Tombol untuk fungsi mesin:

tombol memasang dan melepaskan tool

tombol untuk menghidupkan coolant

Tombol fungsi spindle diantaranya sebagai berikut:

Berikut beberapa tombol lainnya:

tombol untuk memaksimumkan pergerakan

tombol untuk pemilihan blok ke atas

tombol untuk pemilihan blok ke bawah/undo Tombol Go to untuk menuju Tombol untuk tombol undo

tombol untuk keluar dari perintah Tombol Ent untuk enter

Pengontrolan pada visual display unit: layout layar terpisah tombol antara mesin dan cara program tombol soft-key untuk memilih di dalam layar tombol baris soft-key Keyboard pengetikan untuk mengeluarkan symbol tombol untuk perintah nama file

tombol untuk program ISO Mode Operasi mesin TNC tombol untuk pengoperasian manual tombol untuk handwheel elektronik tombol untuk posisi dengan MDI ( manual data input ) tombol untuk menjalankan program, blok tunggal tombol untuk menjalankan program,rangkaian penuh Mode pemograman tombol untuk program dan edit tombol untuk menjalankan test

Program/mengatur file,fungsi TNC tombol untuk memilih/menghapus program dan memindahkan file data eksternal tombol untuk mengeluarkan panggilan program dalam sebuah program tombol untuk fungsi MOD tombol untuk bantuan display teks untuk pesan error NC tombol kantung kalkulator

Pokok-pokok pergerakan,pergi ke arah blok,siklus dan fungsi parameter tombol pergerakan pokok tombol untuk menuju blok,siklus dan fungsi parameter

Knop pengontrol kecepatan makan dan kecepatan spindle

knop pengontrol kecepatan makan

knop pengontrol kecepatan spindle

Program perpindahan jalur tombol untuk mendekati/ menjauhi permukaan Tombol untuk program permukaan bebas FK Tombol untuk garis lurus tombol untuk lingkaran tengah/ kutub untuk koordinat polar tombol untuk lingkaran dengan tengah tombol untuk lingkaran dengan radius tombol untuk circular arc dengan hubungan tangensial tombol untuk chamfer tombol untuk lingkaran tepi

Fungsi tool tombol untuk mengeluarkan dan memanggil panjang tool dan radius Siklus,program,bagian pengulangan program tombol untuk menegaskan dan memanggil siklus tombol untuk mengeluarkan dan memanggil label untuk subprogram dan bagian pengulangan program tombol untuk program berhenti

tombol untuk mengeluarkan fungsi pemeriksaan touch dalam sebuah program Sumbu koordinat dan nomor koordinat : mengeluarkan dan mengedit tombol untuk memilih sumbu koordinat atau mengeluarkannya dalam program tombol untuk nomor tombol untuk titik desimal tombol untuk menukar arah aritmatik tombol untuk koordinat polar tombol untuk dimensi incremental tombol untuk parameter Q tombol untuk menangkap posisi aktual tombol untuk meloncati diagram pertanyaan dan menghapus kata tombol untuk memasukkan konfirmasi dan menolak dialog tombol untuk mengakhiri blok tombol untuk menghapus memasukkan jumlah atau pesan error TNC menghapus dialog / menghapus bagian program

Berikut langkah-langkah cara menghidupkan mesin TNC : 1. Aktifkan tombol mesin TNC yang berwarna hijau pada panel utama 2. Putarlah tombol saklar utama dari 0 ke 1 3. Monitor pada pengendali control akan memunculkan tulisan memory test,lalu tunggulah hingga monitor memunculkan tuilsan power interrupted 4. Tekanlah tombol CE 5. Tekan tombol power supply 6. Tekan 3 kali tombol untuk mengetahui posisi sumbu X, Y dan Z sekarang. Lakukan secara bertahap setelah nilai posisi sumbu muncul di monitor. 7. Setelah layar memunculkan posisi ketiga sumbu sekarang,lalu pasanglah chuck 8. Setting posisi chuck berada kira-kira di tengah meja mesin,pasanglah benda kerja 9. Pasanglah tool dengan menekan tombol dan tahan tombol hingga tool terpasang dengan benar 10. Atur tool untuk mencari datum,agar lebih mudah maka diposisikan tool berada seperti berikut :

untuk mencari datum X=0,tekan X=0 di monitor

untuk mencari datum Y=0,tekan Y=0 di monitor

untuk mencari datum Z=0,tekan Z=0 di monitor

Tool diposisikan menyentuh benda kerja,tapi dijaga agar tidak memotong benda kerja 11. Simpanlah datum dalam blok yang tersedia. Jumlah blok yang tersedia adalah 99 blok 12. Masukkanlah rancangan program untuk benda kerja yang telah di buat sebelumnya,simpan di blok dengan kode yang di inginkan. 13. Jalankan program yang telah di simpan,jangan lupa menghidupkan coolant saat pemotongan benda kerja berlangsung.Jauhkan alat-alat perlengkapan sebelum melakukan eksekusi 14. Matikan mesin TNC . 15. Bersihkan ruangan serta peralatan yang telah digunakan Bentuk tool pada mesin TNC :

Berikut beberapa penggunaan dalam pembuatan benda kerja pada TNC : A. Toolcall

B. C. D. E. F. G. H. I.

Linear milling (milling lurus) Chamfer Circular interpolation ( interpolasi lingkaran) Circular milling Rounding of corners (lingkaran di tepi) Helical interpolation (interpolasi heliks) Meratakan permukaan Peck-Drilling

J. Tapping

K. Slot milling

L. Kantung persegi (rectangular pocket)

M. Kantung lingkaran (Circular pocket milling)

N. Kantung permukaan (contour pocket)

Kantung permukaan ada beberapa macam : - Pilot drill

Rough-out

-finish cut (pemotongan akhir)

Datum Shift

Mirror image ( pencerminan gambar)

Sistem koordinat berputar ( coordinate system rotation)

Scaling (penskalaan)

Orientasi spindle (spindle orientation)

Berikut perintah untuk untuk mengeksekusi program suatu benda kerja : Drill 1. Tekan tombol start yang berfungsi untuk pelubangan lingkaran

2. Tekan tombol

sebelum memposisikan sumbu koordinat pertama

3. Tekan tombol

sebelum memposisikan sumbu koordinat kedua

4. Tekan tombol untuk drill. TNC drill untuk melubangi dengan cepat didefenisikan dengan menginput data dari kantung atau tapping

5. Tekan tombol

untuk pelubangan selanjutnya dan semua sisa lubang

Fungsi serta tombol pada pengerjaan drill TNC yaitu: -menuju tombol selanjutnya, tekan tombol Next Hole - kembali ke lubang akhir , tekan tombol Last Hole - mengakhiri grafik atau drilling, tekanlah tombol End Bentuk Lubang Linear Informasi yang dapat diterima pada program ini yaitu koordinat dari lubang pertama,jumlah lubang per baris, spasi antar lubang pada sebuah baris , sudut antara baris pertama dan sumbu referensi sudut, jumlah dari baris ,spasi antara baris, pemboran lubang(bore hole/ tap hole)

Bentuk grafis lubang linear Grafis tidak mampu memverifikasi bentuk lubang sebelum kamu memulai mesin. Hal ini dapat berguna ketika : memilih arah lubang mengeksekusi lubang yang terpisah meloncati lubang

Berikut perintah untuk mengeksekusi benda kerja dengan bentuk lubang linear: 1. Tekan tombol yang berfungsi untuk menuju input garis tertinggi selanjutnya 2. Tekan tombol yang berfungsi untuk menuju input garis terendah 3. Tekan tombol Ent (baca: enter) yang berfungsi untuk mengkonfirmasi harga yang keluar Contoh : GAMBAR CONTOH BENTUK LUBANG LINEAR hal 54

Data untuk lubang Clearance height (jarak ketinggian) Setup Clearance (jarak susun) Workpiece surface(permukaan benda kerja) Hole depth(kedalaman lubang) Pecking Depth(kedalaman kantung) Dwell time Feed rate (kecepatan makan) Data bentuk linear Koordinat X dari lubang Koordinat Y dari lubang Jumlah dari lubang per baris Sudut antara baris dan sumbu X Jumlah dari baris Spasi baris

50 mm 3mm 0mm -20mm 5mm 0.4s 80mm/min

X=20mm Y=15mm 4 18 3 +12mm

Cara mengoperasikannya dengan mesin TNC adalah sbb:

TABEL HAL 55

Rectangular Pocket(kantung persegi) Untuk memilih rectangular pocket,caranya dapat juga dengan mengenter seperti siklus pada bagian program. Kita hanya tinggal memilih menu pocket milling dalam baris kedua dari soft-key, dan enter untuk memasukkan data. Data biasanya diberikan dalam penggambaran benda kerja.TNC mengontrol mesin dan menghitung jalur tool dari daerah jarak. Untuk program data, berikut contoh pembuatan untuk rectangular pocket:

GAMBAR UNTUK RECTANGULAR POCKET HAL 58

Clearance height (jarak ketinggian) Safety clearance (jarak aman) Workpiece surface (permukaan benda kerja) Milling depth (kedalaman milling) Pecking depth (kedalaman kantung) Kecepatan pemakanan kantung Pusat kantung dalam sumbu X Pusat kantung dalam sumbu Y Panjang sisi dalam sumbu X Panjang sisi dalam sumbu Y Kecepatan makan milling Arah dari putaran milling Finishing di izinkan

+80mm 2mm 0mm -20mm 7mm 80mm/min 50mm 40mm 80mm 60mm 100mm/min 0, climb 0.5mm

TABEL HAL 58

Penggunaan tool call pada data

TABEL HAL 68

Memanggil titik datum

TABEL HAL 69

Mengeluarkan Dwell time

TABEL HAL 70

Fungsi dari program Tombol F berfungsi untuk mengeluarkan kecepatan makan Tombol M berfungsi untuk mengeluarkan fungsi bermacam-macam Tombol S berfungsi untuk mengeluarkan kecepatan spindle Tombol Delete Block berfungsi untuk menghapus block

Pecking

GAMBAR HAL 80

Bentuk program untuk pecking dari gambar di atas: Koordinat X dari lubang Koordinat Y dari lubang Diameter lubang Clearance height (jarak ketinggian) Setup clearance DIST (jarak susun) Koordinat dari permukaan benda kerja Kedalaman lubang DEPTH Pecking depth PECKG Dwell time DWELL Kecepatan makan mesin 30mm 20mm 6mm +50mm 2mm 0mm -15mm 5mm 0.5mm 80mm/min

TABEL EKSEKUSI HAL 80 -81

Tapping Kita dapat membuat ulir kanan dan ulir kiri. Program tapping saat di jalankan, tombol control kecepatan spindle dan tombol control kecepatan makan dibuat tidak aktif. Tapping aturan tangan kanan : Spindle on with miscellaneous function M 3 Tapping aturan tangan kiri : Spindle on with miscellaneous function M 4 Berikut contoh program Tapping (cycle 2.0 tapping) :

GAMBAR TAPPING HAL 83

Ulir kanan Koordinat X dari lubang Koordinat Y dari lubang Pitch (P) Kecepatan spindle (S) Clearance height (jarak ketinggian) Setup clearance DIST Koordinat dari permukaan benda kerja Kedalaman ulir Dwel time DWELL Kecepatan makan F= S*P 30mm 20mm 0.8mm 100rpm 50mm 3mm 0mm -20mm 0.4mm 80mm/min

TABEL PROGRAM HAL 83

Bentuk lubang pada program Pada pembuatan lubang/tap lubang, Jarak susun dan kedalaman lubang harus di program dalam sebuah siklus. TNC kemudian mengeksekusi lubang dari pemilihan siklus bahwa program sebelum siklus bentuk lubang. Berikut contoh program dari bentuk lubang ( cycle 5.0 circle pattern) untuk full circle: Jumlah dari lubang Koordinat titik pusat 8 CCX=50mm CCY=50mm Jari-jari lingkaran Sudut antara sumbu X dan Lubang pertama 20mm 30

Data lubang Deskripsi dari cycle 1.0 pecking Clearance height Setup clearance DIST Koordinat dari permukaan benda kerja Kedalaman lubang Kedalaman pecking PECKG Dwell time Kecepatan makan +50mm 2mm 0mm -15mm 5mm 0.5 s 80mm/min

TABEL HAL 85-86

Program untuk bentuk lubang GAMBAR HAL 88

Koordinat lubang pertama di sumbu X Koordinat lubang pertama di sumbu Y Jumlah dari lubang per baris NO.HL Spasi lubang HLSPC Sudut antara baris lubang dan sumbu X Jumlah dari baris NO.RW Spasi baris RWSPC Data Lubang Clearance height (jarak ketinggian) Jarak susun DIST Koordinat dari permukaan benda kerja Kedalaman lubang Kedalaman pemakanan dalam Dwell time DWELL Kecepatan makan F

POSX=20mm POSY=15mm 4 10mm 18 3 12mm

+50mm 2mm 0mm -15mm 5mm 0.5s 80mm/min

TABEL HAL 88-8

Subprogram dari slot GAMBAR SLOT HAL 95

Panjang slot Kedalaman slot Slot diameter Koordinat titik pemakanan dalam Slot 1 Slot 2 Slot 3

20mm + tool diameter -10mm 8mm (= tool diameter)

X=20mm , Y=10mm X=40mm , Y=50mm X=60mm , Y= 40mm

Berikut table pengopersian untuk program dan edit: TABEL HAL 95

Contoh mengeluarkan sebuah pemanggilan sub-program (Call LBL) Tabel HAL 95-96

Program pengulangan GAMBAR HAL 97

Program dari gambar di atas: Panjang slot Kedalaman slot Incremental offset of the infeet point Diameter slot Koordinat titik pemakanan dalam dari slot 1 16mm + tool diameter -12mm 15mm 6mm (= diameter tool) X=30mm, Y=10mm

Tabel pengoperasian program pengulangan sbb:

TABEL HAL 97-98

Mentransfer sebuah program ke dalam mesin TNC

TABEL HAL 100

Perbedaan mesin TNC dan CNC yaitu: mesin TNC hanya dapat melakukan pemotongan secara linear dan tidak dapat melakukan pemotongan circle,sedangkan CNC dapat memotong circle maupun linear secara langsung. Persamaan keduanya yaitu sama-sama menggunakan program, hanya saja program data pada TNC langsung dimasukkan ke dalam panel control pengendali karena datanya tidak terlalu banyak, sedang CNC bisa di simulasikan terlebih dahulu sebelum pemotongan pada sebuah computer lalu di simpan ke dalam disket. Setelah disimpan barulah di pindahkan ke mesin CNC. Mesin TNC lebih mudah dioperasikan hanya saja arah pemotongannya tidak dapat langsung berputar membentuk circle,tapi harus bergerak secara linear berputar untuk membentuknya.

2.3 Pengoperasian pada mesin TNC Untuk switch-ON mesin TNC

Switch off mesin TNC

Tombol memindahkan arah sumbu mesin:

Pengoperasian posisi incremental Contohnya:

Tombol mengeluarkan harga Kecepatan spindle S

Penyettingan datum

Posisi dengan manual data input (MDI)

Pembuatan benda kerja tidak segaris yang benar pada mesin dengan meja putar

Melindungi dan menghapus program dalam MDI

Gambar system referensi mesin TNC

Gunakan aturan kaidah tangan kanan untuk menentukan sumbu

Koordinat Polar Untuk program, kita juga memerlukan koordinat kartesius.ketika koordinat X,Y,dan Z tiga dimensi dapat menggambarkan titik dalam ruang, koordinat polar adalah dua dimensi dan mendeskripsikan titik dalam bidang. Koordinat polar memiliki datum pada tengah lingkaran (CC) atau kutub.Posisi dalam bidang dapat dengan jelas di defenisikan dengan: a. Polar radius Jarak dari lingkaran tengah ke posisi b. Polar sudut Ukuran sudut antara sumbu referensi dan garis yang menghubungkan pusat lingkaran dengan posisinya.

a. Posisi benda kerja dengan metoda absolute Koordinat absolute adalah posisi koordinat yang referensi datum dari system koordinat(origin). Contoh :

b. Posisi benda kerja dengan metode incremental Koordinat incremental adalah referensinya akhir program posisi nominal dari tool,dimana merupakan datum relative (imaginer).

Koordinat Polar absolute dan incremental Koordinat polar absolute selalu terdiri dari kutub dan sumbu referensi. Koordinat incremental selaluterdiri dari posisi nominal program terakhir dari tool.

Memilih sebuah file

Menghapus sebuah file

Membuat file baru

BAB III ALAT DAN BAHAN 3.1 Alat Adapun alat-alat yang digunakan dalam praktikum mesin TNC adalah sebagai berikut: Kunci chuck Kunci chuck digunakan untuk mengunci benda kerja yang dijepit pada cekam rahang 3 pada mesin TNC

Gambar 3.1 Kunci Chuck. Kunci L Kunci-L berfungsi untuk mengunci dinding dari mesin TNC agar air coolant tidak mengenai operator, serta kunci L juga digunakan untuk mengunci kepala lepas pada ragum mesin TNC.

Gambar 3.2 Kunci-L.

Jangka sorong Jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter, kedalaman, panjang, lebar dari suatu benda kerja.

Gambar 3.3 Jangka Sorong.

Kuas Kuas berfungsi untuk membersihkan mesin TNC dari geram yang dihasilkan benda kerja.

Gambar 3.4 Kuas

3.2 Bahan Bahan yang digunakan dalam praktikum mesin TNC adalah benda kerja permukaan rata dengan bentuk bulat,seperti gambar berikut:

BAB IV PROSEDUR KERJA


Prosedur Kerja

Adapun beberapa prosedur kerja dalam praktikum mesin TNC yaitu sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Alat dan bahan disiapkan. Benda kerja diukur dengan jangka sorong. Aktifkan tombol mesin TNC yang berwarna hijau pada panel utama Putarlah tombol saklar utama dari 0 ke 1 Monitor pada pengendali control akan memunculkan tulisan memory test,lalu tunggulah hingga monitor memunculkan tuilsan power interrupted 6. Tekanlah tombol CE 7. Tekan tombol power supply 8. 9. Tekan 3 kali tombol untuk mengetahui posisi sumbu X, Y dan Z sekarang. Lakukan secara bertahap setelah nilai posisi sumbu muncul di monitor. 10. Setelah layar memunculkan posisi ketiga sumbu sekarang,lalu pasanglah chuck 11. Setting posisi chuck berada kira-kira di tengah meja mesin,pasanglah benda kerja 12. Pasanglah tool dengan menekan tombol dan tahan tombol hingga tool terpasang dengan benar 13. Atur tool untuk mencari datum,agar lebih mudah maka diposisikan tool berada seperti berikut :

i. untuk mencari datum X=0,tekan X=0 di monitor

ii. untuk mencari datum Y=0,tekan Y=0 di monitor

iii. untuk mencari datum Z=0,tekan Z=0 di monitor (posisi tool di center benda kerja)

14. Tool diposisikan menyentuh benda kerja,tapi dijaga agar tidak memotong benda kerja 15. Simpanlah datum dalam blok yang tersedia. Jumlah blok yang tersedia adalah 99 blok 16. Masukkanlah rancangan program untuk benda kerja yang telah di buat sebelumnya,simpan di blok dengan kode yang di inginkan. 17. Jalankan program yang telah di simpan,jangan lupa menghidupkan coolant saat pemotongan benda kerja berlangsung.Jauhkan alat-alat perlengkapan sebelum melakukan eksekusi 18. Matikan mesin TNC . 19. Bersihkan ruangan serta peralatan yang telah digunakan

BAB V PEMBAHASAN

Elemen Dasar/ Mesin TNC Elemen dasar yang perlu diperhatikan pada praktikum TNC adalah sebagai berikut : a. Kecepatan potong  Keterangan : Vc= kecepatan potong m/min d= diameter tool dari mesin TNC n= jumlah putaran (rpm) b. Jumlah putaran  Keterangan: n= jumlah putaran (rpm) Vc= kecepatan potong m/min d= diameter tool dari mesin TNC c. Kecepatan makan   Keterangan : F=kecepatan makan (mm/min) f= tebal pemakanan dalam satu kali pemakanan (mm) n=jumlah putaran (rpm) z= jumlah mata pahat    

Parameter-parameter yang perlu diperhatikan yaitu : -Kecepatan potong -Jumlah putaran -Kecepatan makan -Waktu pemotongan. Analisa Selama praktikum kita dapat menemukan beberapa kesalahan dan ketidak sesuaian dengan perencanaan. Pada saat praktikum sering terjadi ukuran benda kerja tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau tidak sesuai dengan job sheet. Hal ini terjadi akibat kesalahan dalam memilih datum maupun kelebihan mengatur jarak pemakanan benda kerja .Selain itu apabila melakukan gerak pemakanan terlalu cepat hasil yang didapat tidak akan maksimal, dan biasanya permukaan benda kerja tidak halus atau licin. Kecepatan putaran eretan sangat mempengaruhi tingkat kehalusan dari suatu benda kerja yang akan dibuat. Kemungkinan kesalahan juga dapat ditimbulkan oleh programmer yang memasukkan data tidak sesuai dengan gambar kerja. Settingan benda kerja sering menjadi suatu kekurangan tersendiri.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN


6.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari praktikum mesin TNC adalah sebagai berikut: 1. Ketidaktepatan saat memilih titik datum akan menyebabkan perbedaan hasil benda kerja yang tidak sesuai dengan gambar kerja 2. Hasil benda kerja yang buruk disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: pemakanan yang terlalu tebal,kesalahan pembuatan program,kecepatan makan yang tinggi,dan putaran spindle rendah. 3. Mesin TNC memiliki kelebihan yaitu lebih mudah dalam pembuatan programnya karena tidak memiliki banyak tahapan langkah-langkah sperti di CNC 4. Mesin TNC memiliki kekurangan yaitu hanya dapat bergerak secara linear sehingga untuk membuat bentuk lingkaran harus melalui garis linear yang berputar searah X dan Y

6.2 Saran Adapun beberapa saran dari penulis dalam pemesinan gerinda ini adalah sebagai berikut: 1. Pelajari dan pahami prinsip kerja mesin TNC,cara pembuatan program TNC serta tombol-tombol pada panel pengendali kontrol. 2. Sebelum melakukan pemotongan pada benda kerja, periksalah terlebih dahulu kelayakan Mesin TNC untuk digunakan. 3. Untuk menghindari kesalahan bentuk benda kerja yang tidak sesuai perencanaan, maka kita harus memahami maksud yang di inginkan oleh program serta gambar kerja kita.

4. Titik datum harus benar-benar tepat untuk menghindari pergeseran bentuk gambar kerja yang diinginkan.carilah titik datum yang memudahkan kita dalam pembuatan benda kerja. 5. Jauhkan perlengkapan alat seperti kunci L,jangka sorong,dll agar tidak membahayakan pengguna saat mesin TNC melakukan pemotongan. 6. Saat pemotongan,sebaiknya selalu lakukan pembersihan benda kerja dari chip dengan menggunakan kuas agar chip tidak menggores benda kerja saat tool berputar. Jangan lupa untuk menyalakan tombol coolant agar tool yang bergesek dengan benda kerja tidak panas. 7. Kuncilah chuck dengan kencang agar benda kerja tidak bergeser pada saat pemotongan.

DAFTAR PUSTAKA www.scribd.com www.google.com