Anda di halaman 1dari 7

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA

Kebijakan kredit Keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan sangat tergantung pada permintaan terhadap produk perusahaan tersebut. Semakin tinggi penjualan semakin tinggi keuntungan yang diperoleh. Penjualan perusahaan tergantung pada banyak faktor, sebagian dapat dikontrol sebagian lagi tidak. Faktor-faktor yang dapat dikendalikan (conrollable) seperti : harga jual, kualitas produk, periklanan dan kebijakan kredit.

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA


Kebijakan kredit antara : 1. Periode kridit adalah jangka waktu kredit yang diberikan. Menaikan periode kredit pada umumnya dapat mendongkrak penjualan, namun ada biaya perubahan bagi perusahaan, seperti pembayaran tertunda. 2. Standar kredit adalah merujuk pada kemampuan keuangan minimal yang harus dimiliki calon penerima kredit serta jumlah kredit yang tersedia bagi masing-masing pelanggan. 3. Kebijakan pengumpulan yaitu merujuk pada prosedur-prosedur yang digunakan oleh perusahaan untuk menagih piutang yang sudah jatuh tempo 4. Kebijakan diskon untuk pembayaran yang dipercepat, termasuk didalamnya jumlah dan periode diskon. Jika kredit diperluas pada umumnya penjualan akan naik, mengakibatkan kenaikan pada biaya-biaya : a. Untuk memproduksi tambahan produk b. Menanggung tambahan piutang yang beredar c. Karena biaya bad debt mungkin meningkat

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA


Apakah penghasilan dari penjualan akan naik lebih tinggi dari pada biaya-biaya yang dikeluarkan ? Ada dua cara untuk menjawab ini yaitu : 1. Pendekatan laporan laba rugi 2. Analisis incremental Pendekatan laporan laba rugi adalah kita mencoba memperkirakan dampak perubahan kebijakan kredit pada laba bersih perusahaan. Jika perusahaan mengubah kebijakan kredit dari 1/10, net 30 menjadi 2/10, net 40. Dengan kebijakan lama, yaitu 50% pelanggan memafaatkan diskon, 40% membayar pada hari ke 30 dan 10% membayar pada hari ke 40. Maka DSO (day sales outstanding) = (0.5)(10)+(0.4)(30)+(0.1)(40) =21 hari dan diskon = 1% X 4000X50% = 20. Biaya penangguhan piutang : rumus : CCR = (DSO) (sales perday)(variabel cost rasio)(cost of funds)

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA


Analisa perubahan kebijakan kredit Proyeksi dgn kebijakan lama Efek perubahan kebijakan Proyeksi jika kebijakan diubah

Penjualan kotor Diskon Penjualan bersih Biaya Produksi Laba sblm biaya & pajak

4000 20 3980 2800 1180

1300 40 1260 910 350

5300 60 5240 3710 1530

Biaya Kredit : - Penanggungan piutang - Biaya analisis & pengumpulan - Bad debt Laba sblm pajak Pajak Laba bersih 30 50 100 1000 500 500 20 -30 220 140 70 70

0 50 20 320 1140 570 570

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA

Pendekatan analisis incremental Pada analisis ini, kita mencoba menentukan kenaikan atau penurunan pada penjualan dan biaya yang berhubungan dengan perubahan kebijakan kredit. Perbedaan antara incremental sales atau selisih penjualan dengan incremental cost atau selisih biaya-biaya didefenisikan sebagai incremental profit. Jika incremental profir diperkirakan positif dan cukup besar untuk mengkompensasi risiko yang timbul, maka usulan perubahan kebijakan kredit sebaiknya diterima. Rumus-rumus dasar dipergunkan dalam analisi : ^ I yaitu perubahan investasi pada piutang ^ P yaitu perubahan laba sebelum pajak

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA


Pengelolaan piutang usaha dimulai dengan keputusan apakah perusahaan akan memberikan kredit atau tidak. Selanjutnya piutang yang timbul harus dimonitor agar tidak melebihi batas yang diijinkan. Tingkat piutang yang tinggi akan mengurangi arus kas dan piutang tak tertagih (bad debt) akan mengurangi keuntungan dari penjualan. Piutang dagang atau account recevable terjadi ketika perusahaan menjual barang atau jasa secara kredit, bukan tunai. Ketika uang tunai diterima, piutang akan berkurang dengan jumlah yang sama. Investasi pada piutang seperti aktiva lainnya, harus didanai dengan berbagai cara. Jumlah piutang pada suatu waktu ditentukan dua faktor antara lain : 1. Volume penjualan kredit 2. Rata-rata waktu antara penjualan dan penerimaan pembayaran. Semakin besar volume penjualan kredit dan semakin panjang waktu penagihan piutang akan memperbesar piutang. Piutang ini harus didanai oleh modal jangka panjang (saham dan obligasi) sedangkan kenaikan piutang yang disebabkan oleh faktor musin dan siklus didanai dengan kredit jangka pendek.

PENGELOLAAN PIUTANG USAHA


Day sales outstanding (DSO) Adalah untuk mengukur rata-rata waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menerima uang tunai dari suatu penjualan kredit. Piutang Rumus : DSO atau ACP = -----------Penjualan tahunan/360 Contoh : Suatu perusahaan menjual 200.000 pesawat TV per tahun pada harga Rp. 450.000,- per unit. Semua penjualan dilakukan secara kredit dengan termonologi 2/10, net 30. aindaikan 70 dari pembeli memafaatkan diskon dan membayar pada hari ke 10, sedangkan sisanya membayar pada hari ke 30. Berapa piutang perusahaan ? Jawab : DSO = ACP = 0.7(10 hr) + 0.3(30 hr) = 16 hari Avarage daily sales = ADS = (200.000)(450.000)/360 = Rp. 250 juta Piutang = (ADS)(DSO) = 250 juta x 16 = Rp. 4 milyar Rp. 4 milyar Pembuktian rumus DSO = ----------------= 16 hari. (200.000)(450.000) / 360