KATA PENGANTAR

Buku Panduan Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMA Negeri 1 Rantau ini disusun dengan maksud untuk kelancaran pelaksanaan MOS. Segala Program Kegiatan dalam rangka MOS ini telah direncanakan oleh pihak sekolah dan tidak jauh berbeda dengan Panduan Pembinaan MOS di tingkat SMA Negeri yang lainnya. Pelaksanaan MOS tetap memberikan kesan yang baik, menyenangkan, dan menggembirakan sehingga siswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan warga sekolah. Mudahmudahan Buku Panduan MOS ini dapat membantu siswa dalam melaksanankan kegiatan Orientasi Siswa. Rantau, Juli 2011 Kepala Sekolah

Drs. H. Mansyah NIP 19550313 198303 1 008

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 1 A. Latar Belakang …………………………………………………………… 1 B. Dasar Hukum …………………………………………………………… 1 C. Sasaran …………………………………………………………………… 2 D. Tujuan …………………………………………………………………… 2 BAB II PROGRAM KEGIATAN ............................................................................... 3 A. Prinsip – Prinsip Penyelenggaraan MOS ………………………….............. 3 B. Langkah – Langkah Pelaksanaan MOS ...................................................... 4 C. Alternatif Acara MOS .............................................................................. 5 BAB III PENUTUP ....................................................................................................... 6 Lampiran 1 : MEMBUAT SUASANA GEMBIRA DAN MENYENANGKAN ( ICE BREAKING ) Lampiran 2 : PEMBUKAAN Lampiran 3 : PENGHANGATAN SUASANA DAN PERKENALAN (1) Lampiran 4 : PENGHANGATAN SUASANA DAN PERKENALAN (2) Lampiran 5 : PROGRAM CARA BELAJAR Lampiran 6 : WAWASAN WIYATA MANDALA Lampiran 7: OBSERVASI LINGKUNGAN DALAM RANGKA WAWASAN WIYATA MANDALA Lampiran 8 : HAK DAN KEWAJIBAN SISWA BARU Lampiran 9: SENI GEMBIRA Lampiran 10 : LOMBA OLAHRAGA GEMBIRA Lampiran 11 : PENGEMBANGAN SIKAP DEMOKRATIK Lampiran 12 : BAKTI SOSIAL Lampiran 13 : PANITIA DAN NARA SUMBER/FASILITATOR Lampiran 14 : RINCIAN TUGAS PANITIA PELAKSANA Lampiran 15 : JADWAL KEGIATAN 1

BAB I PEDAHULUAN
A. Latar Belakang Setiap jenjang pendidikan memiliki ciri – ciri khusus yang membedakannya dengan jenjang pendidikan lainnya. Kekhususan ini dibutuhkan, karena cara penyampaian materi pendidikan perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan kemampuan mental psikologis peserta didik. Adanya ciri khusus pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa kebiasaan belajar yang dikembangkan di jenjang sebelumnya perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara belajar yang baru yang lebih sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan mental psikologis siswa. Penyelenggaraan Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka memberikan pengenalan mengenai lingkungan sekolah yang akan didudukinya. Disamping itu, kegiatan MOS diadakan sebagai upaya untuk menjembatani siswa mengenal berbagai kekhususan dari jenjang pendidikan barunya, baik yang berupa lingkungan fisik, lingkungan sosial maupun program belajar. Untuk jenjang SMA, kegiatan MOS disusun dengan memperhatikan kenyataan bahwa : 1. Hari – hari pertama adalah masa ketika sebagian besar siswa memasuki lingkungan yang baru, karena teman sekelasnya tidak berasal dari kelas yang sama maupun sekolah yang sama. 2. Pengalaman – pengalaman awal dalam lingkungan yang baru datang mempengaruhi kesan umum terhadap lingkungan yang bersangkutan. Oleh karena itu perlu diusahakan agar kesan awal yang terbentuk terhadap lingkungan sekolah baru adalah kesan yang positif dan menyenangkan yang dapat membangkitkan minat belajar pada hari - hari berikutnya. 3. Siswa-siswa diharapkan dapat menarik kesimpulan berdasarkan percobaan yang dilakukan, seperti misalnya ketika mengadakan praktikum kimia, fisika dan biologi. Siswa perlu dibantu untuk mengembangkan kerampilan ini, antara lain dengan mulai mengajak siswa memikirkan makna dari kegiatan MOS. Selain harus menyenangkan juga harus mampu mendorong dan memotivasi siswa untuk memikirkan makna pengalaman ini. B. Dasar Hukum 1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496) ; 2

Tujuan Umum Secara umum MOS bertujuan: a. 1 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan . 3 . 2. Membantu siswa mengenal lebih dekat dengan lingkungan pendidikan. Memahami kehidupan sekolah dalam rangka pelaksanaan Wawasan Wiyata Mandala. 5. f. guru. Memotivasi siswa agar merasa bangga menempuh pendidikan di sekolahnya. baik yang berkaian dengan lingkungan fisik. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indoneia omor 220/C/MN/2008 tanggal 18 Januari 2008. Peraturan Pemerintah No. Mendorong siswa untuk bersikap proaktif dalam mengenali para guru. Sasaran Sasaran MOS adalah siswa baru dengan mengikutsertakan siswa senior. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan . Peraturan mentari Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan . 3. sehingga fungsi sekolah.2. tenaga pendidikan dan kakak – kakak kelasnya. sehingga tercipta suasana edukatif dan kondusif . Mendorong siswa untuk memiliki kepercayaan diri sehingga berani mengungkapkan pendapat dan aktif mempertanyakan kebenaran pendapat orang lain. d. D. guru dan karyawan sekolah. Mereka diharapkan mengawali kegiatan pendidikan dengan hal – hal yang menggembirakan sambil mengenal dan mempelajari sesuatu yang baru. sehingga dapat memahami dan melaksanakan aturan – aturan sekolah dengan baik. Memberikan kesan positif dan menyenangkan terhadap lingkungan pendidikan barunya. lingkungn sosial maupun dengan cara – cara belajar yang baru. b. Mendorong siswa untuk aktif menambah pengetahuannya melalui pengamatan terhadap lingkungan sekolah yang baru. g. Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. 4. perihal Kegiatan “Masa Orientasi Siswa” C. dan lingkungan sekolah. Tujuan 1. siswa dan masyarakat lingkungannya dapat mendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara komperehensif e. Agar siswa baru mengenal kehidupan sekolah dan menyatu dengan warga sekolah dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar – mengajar. sehingga peserta MOS bisa merasa lebih aman berada bersama mereka . Tujuan Khusus a. mengetahui hak dan kewajiban serta mampu bertanggung jawab dalam kehidupan bersekolah . Membantu siswa baru beradaptasi dan menyatu dengan warga sekolah. c. b.

BAB II PROGRAM KEGIATAN A. 4 . 9. siswa baru. guru. Penyelenggaraan MOS bersifat fleksibel/luwes. Fasilitator adalah seseorang yang mengendalikan jalannya acara. Bahkan sekolah dibolehkan mengembangkan acara lain. tata tertib. Jumlah tiap subkelompok/ subgugus warga sekolah dibatasi antara 5 – 10 orang. 6. Langkah – Langkah Pelaksanaan MOS 1. 3. massal dan meriah. sebagai awal kearah tebentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar mengajar. menyenangkan. Sebaliknya acara terpencar adalah acara yang berlangsung dalam kelompok – kelompok/gugus. sehingga panitia yang ditunjuk dapat melakukan langkah – langkah persiapan. murah. Harus diingat bahwa daftar kegiatan yang dicantumkan dalam lampiran ini adalah alternatif kegiatan yang bukan kegiatan wajib yang harus seluruhnya dilakukan. Maka pelaksanaannya diatur Kepala Sekolah. kegiatan ekstrakulikuler. lingkungan serta visi dan misi sekolah. Pembentukan Panitia Panitia MOS sebaiknya sudah selesai dibentuk dan diumumkan sebelum dimulainya liburan akhir tahun pelajaran. dan guru. Hari – hari pertama masuk sekolah selama tiga hari. Kegiatan MOS dapat dilaksanakan secara terpusat atau secara terpencar. Kegiatan terpusat maksudnya kegiatan yang diikuti sekaligus oleh seluruh siswa baru dan siswa senior dibawah pimpinan seorang fasilitator. diisi dengan kegiatan masa orientasi siswa yang bersifat edukatif dan bukan mengarah kepada tindakan destruktif dan atau kegiatan lain yang merugikan siswa baru baik secara fisik maupun secara psikologis. 7. Pelaksanaan MOS harus didasari prinsip mudah. Acara yang dipilih harus disesuaikan dengan kondisi sekolah yang bersangkutan. atau kakak kelas. dapat dibentuk subkelompok/ subgugus yang terdiri dari siswa senior. Jumlah anggota kelompok/gugus dapat disesuaikan dengan kelompok/gugus. 8. Penyampaian meteri dalam MOS seminimal mungkin menggunakan metode ceramah dan tidak diperbolehkan mengadakan perpeloncoan dalam bentuk apapun. 2. Pendanaan pelaksanaan MOS dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah ( APPBS ) 5. dapat memilih beberapa acara yang tercantum dalam lampiran juklak ini. tokoh msyarakat. Pembentukan kelompok/gugus tidak berdasarkan kelas – kelas yang dibentuk. siswa senior tidak diliburkan. Orang ini bisa kepala sekolah. Tiap kelompok/gugus dipimpin oleh seorang fasilitator yang berbeda. Pelaksanaan MOS harus melibatkan secara aktif guru dan siswa senior karena kegiatan MOS merupakan bagian dari hari efektif belajar. pengenalan terhadap program dan cara belajar. B. Kegiatan MOS dilakukan selama jam belajar antara lain dengan ceramah. Untuk kegiatan – kegiatan MOS perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah yang bersangkutan. Untuk memperlancar kegiatan yang bersifat terpencar. Prinsip – Prinsip Penyelenggaraan MOS Penyelenggaraan MOS ini berdasarkan prinsip – prinsip sebagai berikut: 1. 4. selama acara itu mendukung tercapainya kegiatan MOS.

6. Penentuan Koordinator dan Wakil Koordinator Gugus Tugaskan masing-masing satu orang guru sebagai Koordinator Gugus/Kelompok warga sekolah dan satu orang guru lain sebagai Wakil Koordinator 4. Penentuan Lokasi Penyelenggaraan C. agar siswa lama sudah mengetahui gugus/ kelompoknya. Pengarahan Teknis Para Koordinator dan Wakil Koordinator serta instansi terkait lainnya memberikan penjelasan teknis tentang pelaksanaan MOS. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara 3. Petunjuk dan contoh mengenai cara menjalankan kegiatan dapat dilihat pada bagian lampiran. Pembentukan gugus/ kelompok Jumlah gugus/kelompok yang dibentuk disesuaikan dengan jumlah siswa. HIV/ AIDS 9. Contoh materi MOS: MATERI WAJIB 1. 5 . Baris – berbaris 11. Sedapat mungkin daftar anggota gugus/ kelompok dapat diumumkan sebelum libur akhir tahun pelajaran. 3. Alternatif Acara MOS Alternatif acara MOS yang dilampirkan ini dapat dipilih sebagai acara MOS yang disesuaikan dengan kondisi di SMAN 1 Rantau. 4. Lain – lain ( disesuaikan dengan kondisi sekolah ) 6. Pengenalan Kegiatan Ekstra Kulikuler 12. 5. Ceramah Anti Narkoba. Tata Krama / Budi Pekerti/ Pendidikan Karakter Bangsa 4. 2. MATERI PILIHAN Cara Belajar Efektif Kurikulum Dinamika Kelompok Lomba Kreativitas bidang Seni Lomba Kreativitas bidang Olahraga Kepemimpinan/ Leadership Perkenalan dengan Kakak kelas/ Guru/ tenaga kependidikan 7. Wawasan Wiyata Mandala 2. 3. Penyusunan Acara MOS Panitia Penyelenggara mengadakan rapat persiapan untuk memilih materi yang sesuai dengan kondisi. antar gugus dapat mempunyai susunan acara yang berlainan. Pengenalan Kurikulum SMA 5. yang selanjutnya menyusun jadwal acara. Tata Upacara Bendera di Sekolah 10. bagilah siswa senior dan guru secara merata ke dalam gugus/ kelompok itu. 5. Tiap gugus/ kelompok harus beranggotakan minimal 20 dan maksimal 25 siswa baru. Bhakti Sosial 8.2. Setelah terbentuk jumlah gugus/ kelompok. Ibadah Bersama / Bintal 1.

Mudah – mudahan dengan terselenggaranya MOS dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pembinaan awal kearah terbentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar – mengajar. masyarakat dan pemerintah daerah setempat.BAB III PENUTUP Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk lebih memudahkan penyelenggaraan Masa Orientsi Siswa di SMAN 1 Rantau Pedoman Pembinaan ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif Kepala Sekolah dan unsur sekolah lainnya serta dukungan orang tua. 6 .

Penghangat suasana (perkenalan siswa baru) 4. dll. MENUMBUHKAN SEMANGAT DEMOKRASI SEJAK DINI 1. warung. Penyambutan “Selamat Datang”. hak dan kewajiban. siswa. guru. Diskusi kelompok 7 . yatim piatu. debat. Lingkungan Hidup : pantai. panti jompo. wawasan wiyata mandala. kebersihan. lab/ fasilitas. tanya jawab 2.) 3. kebun. OSIS. dll. pegunungan dll. pengenalan HAM 3. Sambutan pembukaan oleh Kepala Sekolah dan pengenalan lingkungan sekolah ( kelas. 2. sungai. taman. dll.Lampiran 1 CONTOH MATERI MEMBUAT SUASANA GEMBIRA DAN MENYENANGKAN ( ICE BREAKING ) 1. sawah. koperasi. diskusi. Bakti Sosial : panti asuhan. Lomba pidato. Olah raga seni gembira (gabungan siswa baru dan siswa senior) MENAMBAH WAWASAN Kunjungan lapangan yang berkaitan dengan: 1. 2. program dan cara belajar. tata krama. pasar. 3. Presentasi ( laporan hasil kunjungan ). Kewirausahaan : kolam ikan.

Mengawali pembukaan MOS secara resmi b. 3. 8 . Kepala Sekolah menyampaikn hal – hal yang dianggap perlu. 4. maka isi pengarahan Kepala Sekolah dapat diberikan segera setelah upacara selesai. Seluruh siswa senior dan ssiwa baru serta guru dikumpulkan di tempat pelaksanaan acara 2. Peralatan : alat pengeras suara Langkah Pelaksanaan 1. dan tergantung apakah acara ini disatukan dengan upacara bendera atau tidak. Menyampaikan hal – hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan MOS Waktu : 30 – 60 menit tergantung banyaknya hal yang ingin disampaikan. Kepala Sekolah secara resmi menyatakan dimulainya acara MOS Kemungkinan Variasi Jika acara ini disatukan dengan upacara bendera. Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat datang pada siswa baru dan himbauan kepada guru serta siswa senior untuk menyambut kedatangan siswa baru dan membantu warga baru ini untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah.Lampiran 2 PEMBUKAAN Tujuan a.

banyaknya huruf yang dipakai untuk menuliskan nama jalan tempat tinggal masing – masing dsb. Pemimpin acara meminta setiap subgugus membentuk barisan dengan ketentuan urutan baris dari depan sampai belakang harus berdasarkan abjad nama anggota. c. Ketentuan untuk menyusun urutan dalam barisan bisa diganti dengan hal – hal lain misalnya jumlah saudara. Penghangat suasana dapat menggunakan kegiatan yang sama sekali berbeda asal mudah diselenggarakan dan bisa memberikan kesan yang menyenangkan. Memberikan siswa baru kesan yang positif terhadap Masa Orientasi Siswa Waktu Peralatan : 30 – 40 menit : tidak ada peralatan khusus yang dibutuhkan Langkah Pelaksanaan a. Para anggota gugus/kelompok sekolah berkumpul di tempat yang ditentukan untuk acara ini. d.Lampiran 3 PENGHANGATAN SUASANA DAN PERKENALAN (1) Tujuan a. Setelah itu sekali lagi mereka diminta untuk membentuk barisan. b. Sekali ini berdasarkan urutan ulang tahun. b. Setelah semua subgugus / kelompok selesai membentuk barisan. 9 . Mereka diminta kembali untuk membentuk barisan urutan nama dalam abjad. b. Setelah itu pemimpin acara mengajak seluruh peserta menceritakan kesannya terhadap permainan itu. Setelah selesai mereka diminta untuk mengingat susunan urutan ini. Menciptakan suasana yang mengurangi ketegangan siswa baru dan membantu siswa baru untuk merasa aman di lingkungan barunya. ( tanpa boleh bertanya ) g. Kemungkinan Variasi a. misalnya berdasarkan jauh dekatnya rumah dengan sekolah. f. Dengan demikian secara tidak langsung para anggota akan saling menanyakan nama. banyaknya provinsi yang telah dikunjungi. Pemimpin acara membagi anggota warga ke dalam subgugus/ subkelompok dengan mengusahakan agar dalam tiap subgugus / kelompok ada siswa baru dan siswa senior. Kemudian mereka diminta berbaris menurut ketentuan lain. Pemimpin acara kemudian mengatakan bahwa kegiatan selanjutnya tidak boleh dilakukan dengan suara. pemimpin acara meminta mereka mengingat urutan itu. e.

pemandu dapat menempuh cara pembagian kelompok seperti pada contoh atau dengan variasi sendiri. Ulasan Setelah selesai tahap perkenalan. Tahap Pembagian Kelompok Terdapat banyak cara untuk membagi kelompok peserta dalam suatu kegiatan. hal pertama yang nampak hanyalah penampilan luar pribadi mereka. terkesan dingin dan kaku. b. sehingga tercipta suatu suasana yang dinamis. Untuk mengantisipasi masalah di atas. karena semua peserta adalah siswa baru. perlu diberikan dinamika kelompok dengan topik kegiatan “Memecahkan Gunung Es”. Untuk memberikan kesempatan kepada peserta agar saling mengenal antara satu dengan yang lainnya. 2. Langkah Pelaksanaan a. Pokok – pokok ulasan yang dapat disampaikan antara lain sbb: Secara alami jika sekelompok orang tidak saling mengenal berada dalam suatu lingkungan baru. Hal ini dapat terjadi pula pada peserta MOS. Mereka diibaratkan puncak – puncak gunung es yang muncul di permukaan air. Cara tersebut sah – sah saja. Untuk menghilangkan sekat pemisah atau rasa kaku diantara peserta. pemandu diharap dapat menyampaikan ulasan kepada para peserta program MOS tentang hikmah dari seluruh rangkaian “Memecah Gunung Es” yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 10 menit. para peserta lebih siap untuk mengikuti kegiatan selanjutnya. Untuk mempercepat proses interaksi sehingga kegiatan selanjutnya dapat berjalan lebih lancar. tetapi tentu terasa kaku dan peserta menjadi pasif. 3. terutama pada hari – hari pertama. Dengan demikian. Melalui topik kegiatan ini diharapkan para peserta MOS dapat saling mengenal lebih jauh dan dapat mencairkan kebekuan dan kekakuan antara mereka. 10 . Cara yang paling lazim ditempuh adalah dengan langsung memasukkan nama peserta dalam kelompok.Lampiran 4 PENGHANGAT SUASANA DAN PERKENALAN (2) Topik Kegiatan “Memecahkan Gunung Es” Tujuan 1. Agar suasana MOS dinamis dan peserta menjadi aktif.

Jumlah Peserta 4. f. e. g. b. Selama melakukan pencarian. Setelah mereka menemukan kawan kelompoknya. 11 . dilarang berbicara dan bertanya. Tempat : Kegiatan Pembagian Kelompok : Kawan Bernyanyi : sekitar 15 menit : 5 – 8 orang per kalompok : di dalam kelas 5. Waktu 3.Contoh 1. Judul 2. Prosedur a. Potongan kertas ( 4 x 7 cm ) yang jumlahnya sebanyak peserta. Pemandu menugaskan peserta untuk mencari kawan yang menyanyikan lagu yang sama. Pada potongan kertas dicantumkan judul lagu. Kotak untuk tempat potongan kertas b. c. mereka diminta untuk menyanyikan lagu yang mereka peroleh. Pemandu meminta setiap peserta untuk mengambil selembar potongan kertas dari kotak dengan menutup mata d. Pemandu mengumumkan bahwa kelas akan dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setelah tiap peserta telah mendapatkan potongan kertas. peserta harus dalam keadaan sedang bernyanyi. namun tidak terlalu keras. Jumlah judul lagu sebanyak kelompok yang akan dibentuk. mereka diminta untuk duduk berkelompok berdasar kesamaan lagu yang mereka nyanyikan. Pemandu mencapur aduk potongan – potongan kertas yang telah diberi judul lagu dalam kotak di depan kelas. 6. Perlengkapan : a.

h. Pemandu memberikan kartu kosong pada tiap peserta b. g. Kartu kosong berukuran 7 x 10 cm sejumla peserta b. Bahan : a. para peserta kembali ke tempat masing – masing. Peserta diminta untuk menulis pada kartu tersebut yaitu nama lengkap dan asal sekolah c. Hal pertama yang dilakukan setelah menemukan pemilik kartu nama tsb. mereka harus mencari pemilik kartu nama. Setelah mendapatkan kartu nama. Setelah ditulis lengkap. f. peserta harus memperkenalkan diri lalu mewawancarai pemilik kartu tentang biodata selengkapnya. Judul 2.Contoh : Kegiatan Perkenalan 1. 12 . Peserta diminta untuk mengambil kartu dengan memejamkan mata. Alat tulis c. Prosedur a. Setelah waktu wawancara cukup. Waktu : “Kartu Nama Acak” : sekitar 35 menit 3. kartu dikumpulkan kembali pada kotak. Kotak untuk menempatkan kartu 4. e. Setiap peserta diminta memperkenalkan kepada seluruh kelas tentang pemilik kartu nama serinci mungkin sesuai dengan data yang telah berhasil dicatatnya. lalu dicampur aduk oleh pemandu d.

“ka”. Pemandu menjelaskan kunci permainan yaitu sbb: Jika buyi terakhir jatuh pada “ki”. Pemandu lalu menjelaskan aturan mainnya bahwa ia akan berkata “ ki-ka. atau “ka-ki”. Peserta diminta untuk memperkenalkan diri kepada seluruh peserta. pemandu menyebutkan nama salah satu peserta. sampai waktu memungkinkan. e. Setiap peserta menghitung. Waktu : “Ki-Ka” : sekitar 30 menit : Kegiatan Perkenalan 3. ki-ka. 13 . d.” bunyi terakhir pemandu harus diperhatikan yaitu bisa “ki”. ki-ka. Pemandu meminta kepada peserta untuk duduk melingkar dalam masing – masing kelompok. Begitulah seterusnya. b. f. lalu mereka harus mengingat nomor hitungannya c. Jika jatuh pada “ka”. Prosedur : a. Pada sat bersamaan.. maka peserta yang disebut harus berdiri dan menyebukan nama kawan di sebelah kirinya. ………. Judul 2. maka peserta yang disebut juga harus mempekanalkan kawan di sebelah kanannya.Contoh 1. sehigga dapat saling melihat.

kuis bisa dilaksanakan. Langkah Pelaksanaan : a. c. alat peraga ( tidak mutlak harus ada ) 4. Subgugus yang berhasil menjawab pertanyaan terbanyak. memenangkan permainan ini. Jika tidak ada pertanyaan dan waktu masih memungkinkan. Waktu : 45 menit 3. Seluruh anggota kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan b. 5. Pemimpin acara memberikn informasi mengenai isi program belajar dan cara – cara belajar yang efektif. soal – soal untuk kuis. Kelompok pemenang dapat diberikan hadiah sebagai penghargaan dan penambah semangat kegiatan. e. d. Tujuan Mengetahui isi program pengajaran dan cara belajar yang efektif di SMA Negeri 1 Rantau 2. 14 . Kemungkinan Variasi a. Setelah penjelasan selesai. b. Pemandu membacakan pertanyaan yang bisa dijawab berebut oleh setiap subgugus. peserta dipersilahkn untuk bertanya.Lampiran 5 PROGRAM CARA BELAJAR 1. Peralatan : alat tulis. Subgugus dapat diminta memberikan pertanyaan secara tertulis.

5. Seluruh anggota gugus/ kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan. Pemimpin acara memberikan kesempatan bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan para peserta tersebut. Pemimpin acara memberikan informasi tentang lingkungan sekolah dalam rangka Wawasan Wiyatamandala c.Lampiran 6 WAWASAN WIYATA MANDALA 1. b. Kemungkinan Variasi a. 2. Informasi dapat dilanjutkan dengan lomba membuat poster/ karikatur/ kartun yang berisi anjuran pelaksanaan Wiyata Mandala 15 . Informasi dalam gugus kelompok dapat dilanjutkan dengan kuis c. Tujuan Membuat siswa mengenal dan memahami Wawasan Wiyata Mandala di sekolah. Informasi dapat diberikan saat upacara bendera atau upacara penutupan b. Langkah Pelaksanaan a. Peralatan: tidak dibutuhkan peralatan khusus 4. Waktu : 30 – 45 menit 3.

Lampiran 7 OBSERVASI LINGKUNGAN DALAM RANGKA WAWASAN WIYATA MANDALA 1. Waktu : 60 menit 3. satu lembar kertas polos untuk tiap siswa b. alat tulis 4. Langkah Pelaksanaan a. Sisa waktu dapat digunakan untuk tanya jawab dan komentar dari para siswa 16 . Pemimpin acara menugaskan siswa lama untuk menjelaskan gambaran mengenai lingkungan sekolah. Siswa lama diminta untuk mengoreksi hasil peta yang dibuat peserta e. Para siswa baru ditugaskan untuk membuat peta sekolah berdasarkan informasi yang diterima dari siswa lama d. Peralatan : a. c. Seluruh anggota gugus/ kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan b. Tujuan Membantu siswa mengenali lingkungan sekolah sebagai bagian dari Wiyata Mandala 2.

Lampiran 8 HAK DAN KEWAJIBAN SISWA BARU 1. Setiap subgugus / siswa ditugaskan untuk membuat ringkasan mengenai hak dan kewajiban siswa baru d. Seluruh anggota gugus / kelompok berkumpul di ruangan kelas atau tempat lain yang memadai b. Pemimpin acara menjelaskan mengenai hak dan kewajiban siswa baru c. Tugas membuat kuis/ sosiodrama b. Tugas membuat ringkasan bisa diganti misalnya membuat puisi. Langkah Pelaksanaan a. Kemungkinan Variasi a. 17 . dll. Tiap wakil subgugus / siswa membacakan hasil ringkasannya di depan kelas 5. Peralatan : tidak dibutuhkan peralatan khusus 4. Waktu : 45 menit 3. Tujuan Membantu siswa baru mengenali hak dan kewajibannya di sekolah baru 2.

Lampiran 9 SENI GEMBIRA 1. Tujuan a. Tiap gugus/ kelompok diberi waktu 20 menit untuk merundingkan suatu ekspresi seni yang akan mereka lakukan. Gugus / kelompok terbaik bisa diberikan hadiah b. 5. c. Pemimpin acara dapat mempersempit pilihan ekpresi seni dengan menentukan jenis keseniannya melalui kocokan. Seluruh anggota gugus/ kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan b. Setelah kesempatan berunding habis. Waktu : 60 – 90 menit 3. 18 . Mendorong siswa untuk menghargai hal – hal yang berkaitan dengan kesenian b. d. pemimpin acara mengundi nomor urutan penampilan masing – masing kelompok. pemimpin acara mengumumkan gugus/ kelompok yang dinilai terbaik. Peralatan : tidak dibutuhkan peralatan khusus 4. Di akhir acara. Kemungkinan Variasi a. Memberi kesempatan para siswa untuk berekspresi 2. dengan catatan lama penampilan maksimum 5 menit. Langkah Pelaksaaan a.

Tujuan a. Memberikan selingan bagi acara – acara yang lebih berorientasi pada berpikir b. Seluruh anggota gugus/ kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan b. makan kerupuk. Peralatan : disesuaikan dengan jenis olahraga yang dipilih 4. lari kencang. Pemimpin acara memimpin pelaksanaan lomba 5. dsb ) c. 19 .Lampiran 10 LOMBA OLAHRAGA GEMBIRA 1. Kemungkinan Variasi Kegiatan olahraga gembira dapat dilakukan lebih dari satu kali dan bersifat menyenangkan. Waktu : 30 – 45 menit 3. Langkah Pelaksanaan a. Menciptakan suasana yang menyenangkan dalam MOS 2. Pemimpin acara menentukan jenis olahraga yang akan dipertandingkan antar gugus / kelompok ( misalnya tarik tambang.

Lampiran 11 PENGEMBANGAN SIKAP DEMOKRATIK 1. Waktu : 60 menit 3. d. 5. Seluruh anggota gugus / kelompok berkumpul di tempat pelaksanaan kegiatan. Tujuan Menanamkan kesadaran pada para siswa bahwa setiap orang berhak berbeda pendapat 2. Mereka juga diminta untuk mendikusikan apa yang kira – kira terjadi apabila semua orang diharuskan mempunyai kegemaran yang sama dan cita – cita yang sama. lalu diminta untuk menjelaskan hasil diskusi tersebut. Setiap orang kegemaran yang berbeda sesuai dengan minatnya. Beberapa siswa ditunjuk untuk menceritakan kegemaran mereka dan cita – cita mereka kelak c. b. Kemungkinan Variasi Pertanyaan tentang kegemaran bisa diganti dengan pertanyaan tentang favorit atau makanan kesukaan 20 . Peralatan : tidak dibutuhkan peralatan khusus 4. Langkah Kegiatan a. Pemimpin acara menjelaskan prinsip dasar demokrasi yaitu bahwa setiap orang punya hak untuk berbeda pendapat.

Langkah Pelaksanaan a. dll. panti jompo. Masing – masing subgugus/ kelompok menuju ke lokasi yang telah dilakukan untuk melakukan bakti social d.Lampiran 12 BAKTI SOSIAL 1. 21 . Bakti social dapat dilakukan dengan mengunjungi panti asuhan. Seluruh anggota gugus / kelompok berkumpul di sekolah b. Pemimpin acara menjelaskan kepada tiap subgugus / kelompok yang berkaitan dengan bakti social yang akan dilaksanakan c. Tujuan Membantu siswa menumbuhkan kesadaran akan kepeduliannya terhadap lingkungan sosial masyarakat 2. Peralatan : disesuaikan dengan kebutuhan 4. Waktu : disesuaikan dengan kondisi sekolah 3.

Lampiran 13 PANITIA DAN NARA SUMBER/FASILITATOR PANITIA Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Bendahara Anggota Anggota Anggota Anggota Nara Sumber/Fasilitator Wawasan Wiyata Mandala/Tata Tertib Siswa Kurikulum SMA Program dan Cara Belajar Tata Krama/Budi Pekerti dan Pendidikan Karakter Bangsa Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Pengenalan Lingkungan Sekolah PBB Olah Raga AD ART OSIS Pengenalan Ekstra Kurikuler Ketrampilan Budaya Penyuluhan Tertib Lalu Lintas Penyuluhan Kesehatan (Napza dan Sex Bebas) Kepala Sekolah Guru Guru Guru Guru Guru Guru TU Wakasek Kesiswaan Wakasek Kurikulum Guru BP/BK Guru Agama Guru PKn Wakasek Sarana Pembina Paskibraka Guru Olah raga Wakasek Kesiswaan Wakasek Kesiswaan Guru Seni Budaya Kepolisian Dinas Kesehatan 22 .

Menyajikan materi pada pelaksanaan MOS 3. Menyimpan naskah soal. V. 7. Menyiapkan dan mengarsip daftar hadir panitia dan penyaji 4. Membantu Sekretaris dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Penanggung Jawab 1. Memberikan tugas pada Penasehat dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Mempersiapkan materi yang akan disajikan pada pelaksanaan MOS 2. Mengatur penggunaan keuangan dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa . 5. 2. Bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Memberikan saran-saran kepada panitia Masa Orientasi Siswa . Menyiapkan konsumsi pada pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Sekretaris 1. Menyusun jadwal Masa Orientasi Siswa. Melaporkan penggunaan dana Masa Orientasi Siswa . 5. II. Membantu Koordinator dalam bidang administrasi. VI. Bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Membagi tugas kepanitiaan. 3. Menyusun jadwal MOS Bendahara 1. 3. Datang tepat pada waktunya (10 menit sebelum pelaksanaan MOS ) 4. Menerima naskah soal Masa Orientasi Siswa. 3. Menerima dana penyelenggaraan Masa Orientasi Siswa . Membantu Ketua dalam bidang keuangan dan pengadaan sarana Masa Orientasi Siswa . Mengadakan rapat dan memberikan petunjuk pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . 3. Menyusun SK Panitia dan memberikan tugas guru. Bertanggung jawab kepada Penanggung Jawab atas kelancaran pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . 3. Membagi ruang Masa Orientasi Siswa 6. IV. Bersama Ketua merencanakan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . 2. 4. Menyimpan kartu peserta Masa Orientasi Siswa . 2. 5. 4. Ketua 1. Anggota 1. Membantu Ketua dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa . Memberitahukan dan mencari pengganti jika berhalangan hadir kepada panitia pelaksana MOS 23 . Nara Sumber/Fasilitator 1. 2.Lampiran 14 RINCIAN TUGAS PANITIA PELAKSANA MASA ORIENTASI SISWA SISWA BARU SMA NEGERI 1 RANTAU TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012 I. 4. III. 2.

00 09.15 – 12. Upacara Lap.15 10.00 – 10.00 – 10.00 08.00 – 09.00 – 08.00 – 08.15 – 12.00 – 09.Upacara AULA AULA Istirahat AULA AULA Nara Sumber/ Fasilitator Guru Olah Raga Polres Tapin OSIS Guru Seni Budaya Wakasek Kesiswaan .00 13.00 10. Guru BP/BK.00 -13.00 08.00 – 14.00 – 10. Program Dan Cara Belajar AULA Istirahat/Sholat Berjama’ah Pengenalan ekstrakurikuler AULA Wakasek Kesiswaan Hari Kedua No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Waktu 07.15 – 11.00 13.00 10.00 Acara Upacara Pembukaan Perkenalan Siswa Baru Pengenalan Lingkungan Sekolah Pengenalan Kurikulum Tempat Lap.00 – 10.15 11.15 11.00 – 10.00 – 10.00 13.Lampiran 15 JADWAL KEGIATAN Hari Pertama No.15 11.00 – 14.15 10.15 – 12. 1 2 3 4 5 6 7 8 Waktu 07.15 – 11.00 10.00 08.00 Acara PBB Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Penghangat Suasana/ Game Tempat Lap.00 12.00 Acara Olah Raga Gembira Penyuluhan Tertib Lalu Lintas Penghangat Suasana/ Game Ketrampilan Budaya AD ART OSIS 24 Tempat Lap. Upacara Lingkungan Sekolah Istirahat AULA Nara Sumber/ Fasilitator Kepala Sekolah OSIS Wakasek Sarana Wakasek Kurikulum.00 09.00 – 08.15 – 11.00 12.00 – 09.00 09. Upacara AULA AULA Istirahat Nara Sumber/ Fasilitator Pembina Paskibraka Guru PKn OSIS Penyuluhan Kesehatan AULA Dinas Kesehatan (Narkoba dan Sex Bebas) Wawasan Wiyata AULA Wakasek Kesiswaan Mandala/Tatib Siswa Istirahat/Sholat Berjam’ah Tata Krama/Budi Pekerti/ AULA Guru Agama Pendidikan Karakter Bangsa Hari Ketiga No.15 10. 1 2 3 4 5 6 Waktu 07.

00 13.00 -13.00 Penutupan Istirahat/Sholat Berjama’ah AULA Kepala Sekolah 25 .7 8 12.00 – 14.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful