Anda di halaman 1dari 27

DESI SARIANI, S.

PD STATISTIKA

Maret-Juli 2011

UNIVERSITAS & STMIK PUTERA BATAM

SILABUS I

Definisi, Fungsi, Jenis dan Peranan Statistika Pengertian Data, Menurut sifat, cara, sumber dan penyusunannya Distribusi Frekuensi Ukuran Nilai Pusat (Mean, Median Modus, Rata-rata hitung, Ukur dan Harmonik) Ukuran Letak (Quartil, Desil dan Persentil grouped dan ungrouped) Ukuran Dispersi (range, Deviasi ratarata, Deviasi standar Regresi dan Korelasi

Analisis Time Series Angka Indeks

STATISTIKA
The statistic DESCRIPTIF PROBABILISTIC
BOEDIONO, WAYAN KOSTNER, Teori dan Aplikasi Statistik&Probabilistik, PT Remaja Rosdakarya, Bandung IQBAL HASAN, Ir, MM (PokokPokok Materi Statistik 1 & 2) edisi Kedua Bumi Aksara 1999

SILABUS II
Konsep

Dasar Probabilitas Distribusi Teoritis Distribusi Binomial, Poisson, Hypergeometrik Distribusi Normal Distribusi Sampel Pendugaan Paramater Pengujian Hipotesis

STATISTIKA

Statistika Ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterprestasikan data menjadi informasi untuk membantu pengambilan keputusan yang efektif. Statistik Suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka.

STATISTIK vs STATISTIKA
Statistika adalah sekumpulan angka untuk menerangkan sesuatu, baik angka yang belum tersusun (masih acak) maupun angka-angka yang sudah tersusun dalam suatu daftar atau grafik Statistik adalah sekumpulan angka yang menjelaskan sifatsifat data atau hasil pengamatan
Statistika yaitu metode atau ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka

STATISTIKA
Statistik adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan penganalisisan dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisisan yang dilakukan (Prof.Dr.Sudjana, MA, Msc) Statistik dalam arti sempit adalah data ringkasan yang berbentuk angka (kuantitatif) dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, penyajian dan analisis data, serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang menyeluruh. (J,Supranto)

Unsur-unsur dari statistik 1. Data 2. Perlakuan data, seperti pengumpulan dan pengolahan 3. Kesimpulan 4. Angka-angka

STATISTIKA
Perlunya statistik
a.

Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel Membuat rencana dan ramalan Mengatasi berbagai perubahan Membuat keputusan yang lebih baik Membuat keputusan yang lebih baik

b. c. d.

Fungsi Statistik 1. Bank data 2. Alat quality control 3. Alat analisis 4. Pemecahan Masalah dan pembuatan keputusan

e.

STATISTIKA
Statistik deskriptif (deductif) adalah bagian dari statistik yang mempelajari cara pengumpulan dan penjajian data sehingga mudah dipahami. Berhubungan dengan keterangan-keterangan mengenai suatu data atau keadaan atau fenomena Statistik inferensi (inductif) adalah bagian dari statistik yg mempelajari mengenai penafsiran dan penarikan kesimpulan yang berlaku secara umum dari data yang telah tersedia. Berhubungan dengan pendugaan populasi dan pengujian hipotesis dari suatu data atau keadaan atau fenomena.

JENIS-JENIS STATISTIKA 1. 2. 3. 4. 5.

Materi:
Penyajian data Ukuran pemusatan Ukuran penyebaran Angka indeks Deret berkala dan peramalan Materi: Probabilitas dan teori keputusan Metode sampling Teori pendugaan Pengujian hipotesa Regresi dan korelasi

Statistika Deskriptif

STATISTIKA 1.

Statistika Inferensi

2. 3. 4. 5.

Jenis-Jenis DATA
1. 2. 3. Jenis kelamin Warna kesayangan Asal suku, dll 1. 2. 3. Jumlah mobil Jumlah staf Jumlah TV, dll

Data Kualitatif
DATA

Data Diskret Data Kuantitatif Data Kontinu

1. 2. 3.

Berat badan Jarak kota Luas rumah, dll

Sumber DATA
Data Primer DATA Data Sekunder
1. 2. 3. Wawancara langsung Wawancara tidak langsung Kuisioner

Data dari pihak lain: 1. BPS 2. Bank Indonesia 3. Pemerintah 4. Badan/lembaga/Institusi

SKALA PENGUKURAN
Skala Nominal Angka yang diberikan sebagai label saja Contoh : 1 Lelaki = wanita = 2 Skala Interval Angka mengandung sifat ordinal dan mempunyai jarak atau interval. Contoh perkembangan nilai kurs rupiah Pergerakan antara Rp.6000- Rp.6780 Skala Ordinal Angka yang mengandung pengertian tingkatan Contoh : Juara 1,2 dan 3 Juara 1 menunjukkan angka yang lebih tinggi dari juara 2 dan 3 Skala Rasio Angka mempunyai sifat nominal, ordinal, dan interval serta mempunyai nilai absolut dari obyek yang diukur Contoh Rasio Likuiditas Lap Keuangan Laba th 99 = 30% dibanding laba th 00 = 15%, laba th 99, dua kali lebih besar

Istilah dalam Statistik


OBYEK Benda hidup atau mati yg diuji unsur-unsur, sifat dan kelakuannya melalui pengamatan, pengukuran dan penilaian guna mendpt info atau nilai-nilai yg berguna mengenai benda tsb VARIABEL Suatu sifat dari obyek atau unsur dari obyek yg dpt diamati atau diukur shg menghasilkan nilai, ukuran atau criteria lain yg dpt bervariasi VARIATE Angka/nilai ukuran/criteria lain yg dicapai suatu variabel pada suatu individu atau unit statistic

Istilah dalam Statistik


VARIASI Adanya perbedaan antar nilai/variate/ukuran dll dari suatu variabel pada populasi atau sampel VARIABILITAS Kemungkinan utk bervariasi dr nilai suatu variable pd suatu populasi atau sample PARAMETER suatu variabel terukur yg digunakan sbg criteria utk mengevaluasi suatu populasi atau sistem

Istilah dalam Statistik


NILAI PARAMETRIK suatu nilai dari suatu parameter yg diperoleh dari perhitungan atau data sensus, masih harus di analisis. NILAI STATISTIK suatu nilai dari suatu parameter yg diperoleh dari perhitungan atau data sensus.

Statistika Parametrik: Membutuhkan pengukuran kuantitatif dengan data interval atau rasio mempertimbangkan jenis sebaran/distribusi data, yaitu apakah data menyebar normal atau tidak. Contoh metode statistika parametrik: uji-z (1 atau 2 sampel), uji-t (1 atau 2 sampel), korelasi pearson, Perancangan Percobaan (1 or 2-way ANOVA parametrik), dll.

Statistika Nonparametrik Membutuhkan data dengan data ordinal dan nominal Merupakan statistika bebas sebaran (tdk mensyaratkan bentuk sebaran parameter populasi, baik normal atau tidak). Contoh metode Statistika nonparametrik:Binomial test, Chisquare test, Median test, Friedman Test, dll.

PENYAJIAN DATA
Data bentuk jamak dari datum adalah keterangan tentang suatu hal, dapat berupa sesuatu yang diketahui atau dianggap. Sesuatu yang diketahui biasanya didapat dari hasil pengamatan atau percobaan dan hal itu berkaitan dengan waktu dan tempat. Anggapan atau asumsi merupakan suatu perkiraan atau dugaan yang sifatnya masih sementara, sehingga belum tentu benar, oleh karena anggapan atau asumsi perlu diuji kebenarannya.

KARAKTERISTIK SERANGKAIAN DATA


Elemen / Unsur
serangkaian data memiliki elemen, masing masing elemen memiliki karakteristik

Variabel
adalah karakteristik atau ciri khas elemen yang menjadi perhatian dan memiliki nilai nilai yang berbeda

Kasus
kasus adalah informasi yang menyangkut seluruh variabel dari suatu elemen tertentu

Observasi
adalah hasil dari pengamatan tertentu

PENGUMPULAN DATA
a. b. c. d.

a.

b.

Berdasarkan jenis dan cara pengumpulannya. Observasi Penelusuran literatur Kuisioner (angket) Wawancara Berdasarkan data yang diambil Sensus adalah cara pengumpulan data dengan mengambil elemen atau anggota populasi secara keseluruhan untuk diselidiki. Data sensus adalah data yang sebenarnya Sampling adalah cara pengumpulan data dengan mengambil sebagian dari elemen atau anggota populasi untuk diselidiki. Data sampling disebut data statistik atau data perkiraan

Pengolahan Data Adalah suatu proses untuk memperoleh data ringkasan dari data mentah dengan menggunakan cara atau rumus tertentu.

Fungsi Penyajian Data


Menurut susunannya, data acak atau tunggal dan data Menunjukkan perkembangan berkelompok suatu keadaan Menurut Sifatnya, data Mengadakan perbandingan kualitatif dan data kuantitatif Menurut waktu pada suatu waktu pengumpulannya, data Penyajian dapat berupa tabel berkala, cross section atau grafik Menurut sumber pengambilannya, data primer dan data sekunder

SPSS
Good luck. SEKILAS TENTANG SPSS

DISTRIBUSI FREKUENSI
Adalah

susunan data menurut kelas kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Bagian Bagian Distribusi Frek Kelas-Kelas Batas Kelas Tepi Kelas Titik Tengah Kelas Interval Kelas Panjang Kelas Frekuensi Kelas

DISTRIBUSI frekuensi
Pedoman Penyusunan DF:

Mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar Menentukan jangkauan (range) Menentukan banyaknya kelas dengan rumus sturgess k = 1 + 3,3 log n Menentukan panjang interval kelas. i = r/banyak kelas (k) Menentukan batas bawah kelas pertama. Batas bawah kelas pertama biasanya dipilih dari data terkecil

Contoh Penyajian data Distribusi Frekuensi Modal sebuah perusahaan didalamnya bergabung 7 orang (x) dengan modal masingmasing 1.= 15 jt 2 = 7 jt 3 = 11 jt 4 = 13 jt 5 = 9 jt 6 = 14 jt 7 = 8 jt

DISTRIBUSI frekuensi
Konsep Distribusi Frekuensi
Mentabulasi

data Mengelompokkan data Memvisualisasikan data Menginterpretasikan data

18 47 57 66 82

19 48 57 67 83

28 49 58 69 83

35 28 37 38 39 45 47 49 51 53 54 55 55 56 59 60 63 64 64 64 64 71 72 73 74 76 76 78 84 85 86 89 92 96 98