Anda di halaman 1dari 7

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah Kelas/Semester Tahun Pelajaran A.Bahasan/Topik Permasalahan : SMAN 1 TOMPOBULU : XII/II : 2010/2011

B.Bidang bimbingan C.Jenis layanan D.Fungsi layanan E. Kompetensi yg ingin dicapai

: Mengidentifikasi kemampuan, bakat dan minat diri dalam menentukan bentuk pekerjaan di masa depan. : Karir : Bimbingan kelompok : Pemahaman dan pencegahan : Siswa dapat memahami kemampuan dirinya sebagai landasan dalam mengambil keputusan karir.

F. Uraian Kegiatan 1. Strategi penyajian : a. Tahap pembentukan : Pada tahap ini pada umumnya para anggota saling memperkenalkan diri dan juga mengungkapkan tujuan ataupun harapan-harapan yang ingin dicapai baik oleh masing-masing, sebagian, maupun seluruh anggota. b. Tahap peralihan: Adapun yang dilaksanakan dalam tahap ini yaitu: 1) Menjelaskan kegiaatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya; 2) menawarkan atau mengamati apakah para anggota sudah siap menjalani kegiatan pada tahap selanjutnya; 3) membahas suasana yang terjadi; 4) meningkatkan kemampuan keikutsertaan anggota; 5) Bila perlu kembali kepada beberapa aspek tahap pertama. c. Tahap kegiatan: Tahap ini ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan, yaitu: 1. Masing-masing anggota secara bebas mengemukakan masalah atau topik bahasan. 2. Menetapkan masalah atau topik yang akan dibahas terlebih dahulu.

3. Anggota membahas masing-masing topik secara mendalam dan tuntas. 4. Kegiatan selingan. d. Tahap pengakhiran: Ada beberapa hal yang dilakukan pada tahap ini, yaitu: 1. Pemimpin kelompok mengemukakan bahwa kegiatan akan segera diakhiri. 2. Pemimpin dan anggota kelompok mengemukakan kesan dan hasil-hasil kegiatan. 3. Membahas kegiatan lanjutan. 4. Mengemukakan pesan dan harapan. Setelah kegiatan kelompok memasuki pada tahap pengakhiran, kegiatan kelompok hendaknya dipusatkan pada pembahasan dan penjelajahan tentang apakah para anggota kelompok mampu menerapkan hal-hal yang mereka pelajari (dalam suasana kelompok), pada kehidupan nyata mereka seharihari. 2. Materi : Memahami dan Mengembangkan bakat dan Minat Karir (Terlampir)

G.Tempat penyelenggaraan : Ruang kelas XII H.Alokasi waktu : 2 x 45 menit I. Pihak yang disertakan/Peran : J. Alat dan perlengkapan : alat tulis. K. Rencana Penilaian : Laiseg : Penilaian segera (LAISEG), yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. Laijapen: Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. Laijapang : Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling

diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik. L. Rencana Tindak lanjut : M. Catatan khusus - Melaksanakan bimbingan kelompok - Melaksanakan konseling individu : Tompobulu, 26 Agustus 2010 Mengetahui Kepala Sekolah Guru Pembimbing

Herni Yustira, S.Pd NIP.

MATERI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MEMAHAMI SERTA MENGEMBANGKAN BAKAT DAN MINAT YANG DIMILIKI KEMUDIAN MENGGUNAKAN UNTUK KEBUTUHAN DI MASA DEPAN Dari sekian banyak manusia yang ada di dunia ini akan mempunyai gamabran yang berlainan tentang dirinya. Gambaran kita mungkin akan berubah-ubah untuk masa yang akan datang karena kegiatan mengenal dan mempelajari diri adalah suatu pengenalan sifat-sifat, cara kerja dan pengenalan kemuadian membandingkannya dengan orang yang dianggap berhasil. Dalam usaha memahami diri, kita dapat memahami tentang kelebihan dan kekurangan, kebutuhan-kebutuhan pokok, cara hidup yang diinginkan, minat dan bakat kita. Maka kita mendapat kesempatan untuk mengatakan hal mengenai diri kita, dan hasil kerja kita akan merupakan cara kita memperkenalkan diri kepada orang lain. Setiap manusia dilengkapi dengan bakat/kecakapan walaupun dengan kadar yang berlainan. Dan minat pun berbeda pada setiap manusia. Untuk dapat mengembangkan bakat secara optimal dan sesuai dengan minat, langkah awal yang perlu ditempuh adalah melakukan beragai upaya untuk memahami bakat yang dimiliki. Pembinaan layanan atau bantuan karir mengacu pada potensi diri dan jati diri yang jelas di dalam menghadapi masalah karir di masa depan. Adapun manfaat dari pemahaman bakat dan minat adalah untuk pengambilan keputusan dalam memilih kelanjutan studi dan pemilihan pekerjaan (Karir). 2. Pengertian Bakat Bakat adalah kemampuan tertentu yang dibawa sejak lahir. Bakat adalah suatu kondisi pada seseorang yang dengan suatu latihan khusus memungkinkannya mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan ketrampilan khusus misalnya, kemampuan berbahasa, kemampuan bermain dan lain-lain. Bakat dan kemampuan yang dimiliki seseorang tidak sama. Ada yang berbakat di bidang main bola, melukis, mengarang, menyanyi dan lain sebagainya. Dari ketidaksamaan inilah maka tiap-tiap orang akan mencapai karir yang berbeda-beda sesuai dengan bakat dan pengembangkanya. Namun adapula bakat yang tidak berkembang, bakat seperti itu di sebut bakat terpendam. Dengan tidak adanya faktor penunjang dan usaha untuk mengembangkannya, maka bakat tersebut lama-kelamaan akan hilang. 3. Pengertian Minat Minat adalah suatu perangkat mental yang terdiri dari suatu campuran dari perasaan, harapan, pendidikan, prasangka, rasa takut atau kecenderungan-kecenderungan lain yang mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu.

Pada intinya minat seseorang adalah berhubungan dengan senang atau tidak senang terhadap suatu bidang tertentu. Setiap orang mempunyai minat yang berbeda, walaupun diantaranya ada juga yang sama. Dua hal yang perlu diperhatikan menyangkut minat adalah : Pertama, minat pembawaan. Minat ini muncul dengan tidak dipengaruhi oleh faktorfaktor lain, baik kebutuhan maupun lingkungan. Biasanya minat ini muncul berdasarkan bakat yang ada. Dengan kata lain apabila seseorang mempunyai bakat dibidang seni lukis, maka ia berminat untuk masuk perguruan tinggi jurusan seni rupa. Kedua, minat yang muncul karena adanya pengaruh dari luar. Minat seseorang bisa saja berubah karena adanya pengaruh-pengaruh seperti lingkungan dan kebutuhan. Karena teman-teman yang ada di lingkungannya masuk SMU, maka si A juga terpaksa masuk SMU walaupun minatnya bukan SMU atau munkgin karena biaya tidak memungkinkan masuk SMU, maka si B terpaksa masuk SPG walaupun minatnya ke SMU. Berkenaan dengan hal itu, maka beberapa kegiatan berikut ini diharapkan dapat membantu anda memahami bakat yang dimiliki dan memahami minat sekaligus membuka peluang untuk mengembangkannya untuk kebutuhan di masa depan. 4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Bakat dan Minat Untuk mencapai studi lanjutan maupun pemilihan pekerjaan (karir) yang sesuai dengan bakat dan minat kita, tidak lepas pula dari faktor-faktor yang menunjang dan faktorfaktor penghambat bakat dan miant itu untuk mengembangkannya dan menggunakannya untuk kebutuhan di masa depan. Faktor penunjang dan faktor penghambat itu dapat berupa keadaan fisik, ketrampilan yang dimiliki, keadaan sosial/ekonomi, fasilitas/sarana, dorongan/keinginan untuk melakukan kegiatan dan keinginan orang tua. Berikut ini beberapa contoh tentang hambatan fisik dan hambatan sosial/ekonomi. Haris ingin sekali menjadi pilot, nilai pelajarannya cukup baik, ia menyenangi mesinmesin. Tetapi dalam satu persyaratan menjadi pilot harus mempunyai tinggi badan 170 cm. Tinggi badan Haris hanya 162 cm. Sehingga,karena hambatan fisiknya ia tidak dapat memenuhi keinginnya. Ardi ingin sekali memasuki Akademi Maritim. Ia mengetahui kekayaan laut Republik Indonesia banyak yang digali. Laut yang luas, negara yang terdiri dari pulau-pulau dan masalah angkutan laut sangat penting. Tetapi sayang Ardi buta warna sehingga tidak dapat diterima di Akademi Maritim.

Julian mempunyai kesenangan di bidang kedokteran dan niali pelajaran biologinya selalu mendapatkan nilai bagus. Julian mempunyai keinginan untuk masuk Fakultas Kedokteran setelah lulus SMU. Tetapi, penghasilan kedua orang tunya pas-pasan sehingga keinginnan Julian tidak terpenuhi. Seseorang siswa yang mempunyai bakat matematika dapat memperoleh nilai yang tinggi meskipun dia belajarnya belum maksimal. Namun, adakalanya seseorang memperoleh hasil yang sangat mengecewakan walaupun usahanya sudah maksimal. Ini merupakan petunjuk, mungkin seseorang itu kurang berbakat. 5. Manfaat Pemahaman Bakat dan Minat Setelah kita memahami bakat dan minat kita, pemahaman itu akan bemanfaat bagi pengambilan atau menentukan keputusan dalam pemilihan studi lanjutan dan pemilihan pekerjaan (karir). Karena dalam mencapai karir yang baik perlu adanya kesesuaian antara bakat dan minat, kesesuaian ini akan membuat orang merasa senang dan merasa puas terhadap pekerjaannya. Contoh : Arya mempunyai bakat di bidang retorika atau bidang yang berhubungan dengan kata-kata seperti penyiar dan pembawa acara. Arya juga sangat senang dan tertarik untuk mengikuti festivalfestival kepenyiaran. Dan ternyata dia sekarang bangga menjadi pembawa acara di salah satu program televisi swasta.

Tugas : Individu Kelas : A

SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN KELOMPOK
MEMAHAMI DAN MENGEMBANGKAN BAKAT DAN MINAT KARIR UNTUK MASA DEPAN

Oleh:

Herni Yustira / 084 404 009

JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2011