Anda di halaman 1dari 12

FIRE HYDRANT

FIRE HYDRANT
FIRE HYDRANT
FIRE HYDRANT

desain hidran harus didasari oleh beberapa elemen operasional.

Berapa banyak air yang dibutuhkan (GPM atau L/min) untuk proses pemadam api.

Tekanan minimal yang hasur disupply

Penentuan ukuran pipa dan sambungan .

Besarnya head (tekanan statis) yang disediakan oleh sistem.

1. SNI 03-1745-2000 : Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem pipa tegak dan slang untuk

1. SNI 03-1745-2000 :

Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem pipa tegak dan slang untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung.

2. NFPA 14

Standard for the installation of standpipe, private hydrant,

and hose system

- Berdasarkan SNI dan NFPA : 1. Kebutuhan hydran halaman : S ekurang-kurangnya 2400 liter/menit,

- Berdasarkan SNI dan NFPA :

1. Kebutuhan hydran halaman :

Sekurang-kurangnya 2400 liter/menit, serta mampu mengalirkan air minimal selama 45 menit

2. Kebutuhan hydran gedung :

Sekurang-kurangnya 379liter/menit, serta mampu menga

lirkan air minimal selama 30 menit Jumlah pasokan air untuk hydrant gedung yang dibutuhkan ditunjukkan dalam rumus sebagai berikut:

Besarnya kebutuhan air : V = Q x t V = Volume air yang dibutuhkan

Besarnya kebutuhan air :

V = Q x t

V

= Volume air yang dibutuhkan hydrant (liter)

Q

= Debit aliran untuk hydrant pilar (liter/menit)

t

= Waktu pasokan air simpanan (menit)

= Q x t = 379 lt/min X 30 min = 11370 lt Besarnya kebutuhan

= Q x t = 379 lt/min X 30 min = 11370 lt

Besarnya kebutuhan air :

1. Hydran gedung

V hyd

V hyd

V hyd

Jika setiap lantai dibutuhkan 2 sumber hydran maka

kebutuhan pasokan air hydran adalah

V tot = V hyd x 9 lantai x 2 hydrant

V tot = 11370 lt

x

9 x 2

V tot = 11370 lt

x

9 x 2

V tot = 204660 lt

sehingga kebutuhan reservoir untuk menampung kebutuhan hydran gedung minimal adalah 204,7 m 3

Perencanaan dimensi pipa hidran menggunakan metod hidrolika dengan rumus: Dan hasilnya dapat dilihat pada Tabel

Perencanaan dimensi pipa hidran menggunakan metod hidrolika dengan rumus:

pipa hidran menggunakan metod hidrolika dengan rumus: Dan hasilnya dapat dilihat pada Tabel perhitungan Dimensi

Dan hasilnya dapat dilihat pada Tabel perhitungan Dimensi

Pipa Fire Hydrant

V Jalur Q (l/min) Q (m 3 /det) A (m 2 ) D (m) D
V
Jalur
Q (l/min)
Q (m 3 /det)
A (m 2 )
D (m)
D (in)
L (m)
Hf (m)
C (m/s)
Lantai dasar
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
3
0.02373393
Lantai 1
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
10.32
0.08164472
Lantai 2
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
13.98
0.11060011
Lantai 3
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
17.64
0.1395555
Lantai 4
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
21.3
0.1685109
Lantai 5
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
24.96
0.19746629
Lantai 6
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
28.62
0.22642168
Lantai 7
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
32.28
0.25537708
Lantai 8
379
0.00631667
120
2
0.00315833
0.1123981
4.4251221
35.94
0.28433247
 Perhitungan kebutuhan pompa fire hidran dihutung menggunakan rumus : Hs +∆H Hf (m) V
 Perhitungan kebutuhan pompa fire hidran dihutung menggunakan rumus : Hs +∆H Hf (m) V

Perhitungan kebutuhan pompa fire hidran dihutung menggunakan rumus :

Hs +∆H Hf (m) V (m/s) H 3 0.02373 2 3.22782 10.32 0.08164 2 10.6057
Hs +∆H
Hf (m)
V (m/s)
H
3
0.02373
2
3.22782
10.32
0.08164
2
10.6057
13.98
0.1106
2
14.2947
17.64
0.13956
2
17.9836
21.3
0.16851
2
21.6726
24.96
0.19747
2
25.3615
28.62
0.22642
2
29.0505
32.28
0.25538
2
32.7395
35.94
0.28433
2
36.4284
∑ H
191.364