Anda di halaman 1dari 1

Kegiatan produsen itu tidak berakhir sampai dengan terjadinya transaksi saja, tetapi juga berusaha agar hasil

produksinya dapat memuaskan konsumen dan mampu bersaing dengan produk lain yang sejenis. Untuk itu produsen harus dapat bersaing dalam memproduksi barang dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan selera pembeli. Disamping masalah tersebut biasanya masalah yang lain yaitu tentang keputusan pembelian konsumen. Dalam melakukan pembelian, konsumen membutuhkan informasi tentang produk yang akan dibeli. Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat tidak hanya menuntut perusahaan untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan melainkan juga menuntuk perusahaan untuk bertanggung jawab secara sosial. Dari kasus yang diberikan Aqua selaku Aqua memilih lokasi kampanye yang tepat karena sebagai ibukota, Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia dimana dari segi ekonomi dan tingkat kesadarannya akan pentingnya air bersih sangat tinggi dibandingkan daerah lainnya. Selain itu Aqua juga melakukan roadshow di Surabaya dan Medan. Ketiganya merupakan kota dengan tingkat ekonomi dan konsumsi penduduknya tinggi. Tentunya jika ingin melibatkan partisipasi masyarakt, maka masyarakat harus tahu dengan program ini. Dimana terlihat bahwa Aqua telah melakukan promosi dan iklan gencar di berbagai media mengenai program yang dilaksanakan ini. Jika sebuah merek bukan lagi sebagai pembeda dengan kompetitornya, konsumen tidak akan selektif. Aqua pun mulai sibuk memperkenalkan mereknya sebagai pembeda. Fungsi itu sangat tegas terlihat dari pengertian definisi merek. merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau desain, atau paduan dari hal-hal tersebut yang dimaksudkan untuk memberikan identitas bagi barang atau jasa yang dibuat untuk membedakannya dari barang atau jasa yang disediakan pesaing. Makanya, tidak heran jika konsumen dalam membeli produk biasanya langsung menyebutkan merek. Mengapa? Karena sebenarnya mereka membeli merek. Tapi Aqua? Konsumen mengasosiasikannya sebagai merek kategori produk alias generik. Dengan demikian, sangat wajar jika konsumen selalu tidak keberatan ketika membeli Aqua mendapatkan merek Vit atau Ades. Kondisi seperti inilah yang kini ingin diubah oleh PT Aqua Golden Missisipi Tbk. Aqua merasa perlu menegaskan kembali identitas mereknya sebagai pembeda dari merek-merek AMDK lainnya. Lihat saja iklan terakhirnya. Berbarengan dengan trade promo, Aqua mengkomunikasikan kepada konsumen bahwa Aqua adalah sebuah merek dagang. Pesan iklan tersebut sangat jelas, yakni mulai hidup sehat dari sekarang dengan mengonsumsi air berkualitas . Pihak Aqua punya kepentingan untuk mengedukasi konsumennya bahwa Aqua adalah sebuah brand. Iklan yang dipilih PT Aqua Golden Missisipi sebagai media edukasi dinilai sangat efektif. Dengan edukasi itu, diharapkan konsumen yang diberi merek lain tidak akan mau dan tetap memilih merek Aqua. Yang tentu saja hal tersebut cukup efektif. Dan generic name harus diedukasi bahwa Aqua bukan produk kategori.

Secara umum ada dua alasan mengapa perusahaan memilih strategi endorsement: Pertama, untuk menstimulasi penerimaan dan penjualan merek baru dengan cara mendukungnya dengan nama merek yang populer. Dari perspektif merek terendors, tujuan strategi endorsemen adalah pembangunan merek. Setelah merek terendors cukup kuat, bisa saja diputuskan untuk melepas kaitan dengan endorser. Dengan cara ini endorser dipakai sebagai starting motor untuk merek terendors. Kedua, untuk memperjelas scope perusahaan kepada konsumen, kompetitor dan stakeholder lainnya. Misalnya: Nestl mengendors hampir semua produknya, tanpa memandang tahapan daur hidup merek terendors. Dalam hal ini, bagi sebagian besar produk, tujuan strategi endorsement adalah identifikasi dan besar kemungkinannya endorser tetap akan ditampilkan pada kemasan secara permanen. Namun, bagi merek terendors yang sudah mapan (seperti KitKat dari Nestl) nilai tambah endorser relatif sangat kecil. Bila endorser dipakai untuk membangun merek, merek terendors bisa diuntungkan dalam beberapa hal. Pertama, endorser memberi merek terendors semacam indikator kualitas (quality impulse) yang menjustifikasi harga premium dari merek terendors. Selain itu endorser berfungsi membantu konsumen mengenali eksistensi merek terendors, sehingga hambatan pembelian oleh konsumen bisa ditekan.