Anda di halaman 1dari 9

CONTOH BAIN GHAIB BERITA ACARA Nomor : ...../Pdt.G/......./PA.Kis.

Persidangan Pengadilan Agama Kisaran yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama yang dilangsungkan pada hari ........................... tanggal .................................. dalam perkara Cerai Gugat yang diajukan oleh: ................... binti ..................., umur ..... tahun, agama Islam, pendidikan ........, pekerjaan ......................, tempat tinggal di Dusun ......, Desa ..................................., Kecamatan ......................, Kabupaten Asahan, sebagai Penggugat; MELAWAN ..................... bin ...................., umur ..... tahun, agama Islam, pendidikan ......., pekerjaan ........................, tempat tinggal dahulu di Lk. ...., Kelurahan ....................., Kecamatan ......................, Kabupaten ............, sekarang tidak diketahui alamatnya di Republik Indonesia (ghaib), sebagai Tergugat; Susunan persidangan : .......................... .......................... .......................... .......................... sebagai Hakim Ketua; sebagai Hakim Anggota; sebagai Hakim Anggota; sebagai Panitera Pengganti;

Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, maka para pihak berperkara dipanggil untuk memasuki ruangan persidangan. Penggugat datang menghadap sendiri di persidangan. Tergugat tidak datang menghadap dan tidak ada mengutus orang lain sebagai wakil atau kuasanya yang sah di persidangan, walaupun kepadanya telah dilakukan pemanggilan melalui pengumuman di Radio Suara Asahan sebanyak 2 kali yaitu pada tanggal ....................... dan ....................... sebagaimana tercantum dalam surat panggilan Nomor: ...../Pdt.G/...../PA.Kis. yang telah dibacakan oleh Hakim Ketua di persidangan, panggilan mana

oleh Hakim Ketua dinyatakan resmi dan patut, sedangkan ketidakhadiran Tergugat tanpa alasan yang sah menurut hukum. Selanjutnya Hakim Ketua memeriksa identitas Penggugat dan Tergugat ternyata telah sesuai dengan surat gugatan Penggugat. Kemudian Majelis Hakim menasihati Penggugat supaya kembali rukun membina rumah tangga dan tetap mempertahankan ikatan perkawinannya dengan Tergugat, atas nasihat Majelis Hakim tersebut, Penggugat menyatakan tetap dengan gugatannya ingin bercerai dengan Tergugat. Selanjutnya Hakim Ketua menjelaskan bahwa oleh karena Tergugat tidak hadir di persidangan, maka upaya mediasi sesuai dengan ketentuan Peraturan Mahkamah Agung RI. Nomor 1 Tahun 2008 tidak dapat dilaksanakan. Oleh karena upaya damai tersebut tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara ini dilanjutkan, dan Hakim Ketua menyatakan sidang tertutup untuk umum, yang diawali dengan pembacaan surat gugatan Penggugat tertanggal .......................... yang telah terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama Kisaran, dengan register Nomor: ...../Pdt.G/......../PA.Kis. tanggal ........................ Selanjutnya atas pertanyaan Hakim Ketua, Penggugat menyatakan tetap mempertahankan dalil-dalil gugatannya dan tidak ada lagi penambahan maupun perubahan terhadap dalil-dalil gugatannya tersebut. Selanjutnya Hakim Ketua menyatakan sidang dilanjutkan dengan pembuktian, dan atas pertanyaan Hakim Ketua, Penggugat menyatakan telah mempersiapkan alat bukti baik bukti tertulis maupun bukti saksi untuk diperiksa pada hari ini. Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Penggugat menyerahkan bukti tertulis berupa: 1. Fotokopi Buku Kutipan Akta Nikah Nomor: ............................., atas nama ....................... dan ....................., yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan tanggal .............................., telah dinazagelen dan dilegalisir serta diberi tanda P.1, kemudian setelah diteliti dan disesuaikan dengan aslinya oleh Hakim Ketua, ternyata sesuai dengan aslinya selanjutnya ditandatangani oleh Hakim Ketua. 2. Asli Surat Keterangan Gaib yang atas nama .., oleh Kepala Kabupaten Nomor: Desa ., dikeluarkan

Kecamatan

tanggal .., diberi tanda P.2;

Setelah pemeriksaan bukti tertulis yang diajukan oleh Penggugat selesai, lalu sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan oleh Penggugat. Kemudian saksi pertama dipanggil untuk memasuki ruangan persidangan dan atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi menerangkan identitasnya sebagai berikut: Nama: ....................... bin ......................, umur ...... tahun, agama Islam, pendidikan .............................., pekerjaan ........................, tempat tinggal di Dusun ........, Desa .............................., Kecamatan ........................., Kabupaten ................. Selanjutnya atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi tersebut menjelaskan bahwa saksi ada hubungan keluarga dengan Penggugat, kemudian saksi tersebut menyatakan bersedia menjadi saksi dan disumpah secara agama Islam. Lalu saksi bersumpah dan menyatakan akan menerangkan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. Kemudian Majelis Hakim melakukan pemeriksaan dengan mengajukan pertanyaan kepada saksi sebagai berikut: Apa hubungan saudara dengan Penggugat? Penggugat adalah adik kandung saya bernama ................. Apakah saudara kenal dengan Tergugat? Saya kenal dengan Tergugat yang bernama ........ sejak menikah dengan Penggugat. Kapan Penggugat menikah dengan Tergugat? Penggugat dan Tergugat menikah pada ................................ di ................................. Dimana Penggugat dan Tergugat tinggal bersama setelah menikah ? Setelah menikah Penggugat dan Tergugat tinggal di ..................., lalu pindah ke .............. dan terakhir tinggal di ............................ Apakah Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai anak? Penggugat dan Tergugat belum dikaruniai anak. Bagaimana keadaan rumah tangga

Penggugat dan Tergugat? Pada awalnya rumah tangga Penggugat dan Tergugat rukun dan harmonis, namun sejak ............................... Penggugat dan Tergugat sering terjadi pertengkaran. Apa penyebab pertengkaran Penggugat dan Tergugat? Penyebab pertengkaran Penggugat dengan Tergugat, karena Tergugat malas bekerja, suka mabuk minuman keras, main judi dan suka memaki serta kasar kepada Penggugat. Apakah saudara pernah melihat atau mendengar langsung pertengkaran Penggugat dan Tergugat? Saya pernah melihat dan mendengar langsung pertengkaran Penggugat dan Tergugat sebanyak 3 kali. Apakah saudara pernah melihat Tergugat berselingkuh dengan perempuan tersebut? Saya melihat Tergugat bersama dengan perempuan bernama ........... sedang minum di kafe lapangan parasamya sebanyak 2 kali. Kapan terjadi pertengkaran terakhir Penggugat dan Tergugat? Pertengkaran terakhir Penggugat dan Tergugat terjadi tahun ..................... Apakah Penggugat dan Tergugat masih tinggal bersama? Penggugat dan Tergugat telah pisah rumah sejak ...................................... dan tidak pernah bersatu lagi, karena Tergugat pergi meninggalkan Penggugat. Apakah Tergugat pernah datang untuk menemui Penggugat sejak pisah rumah? Sejak Penggugat dan Tergugat

berpisah, Tergugat tidak pernah lagi datang untuk menemui Penggugat. Apakah pihak keluarga Penggugat dan Tergugat pernah mendamaikan Penggugat dan Tergugat? Saya dan pihak keluarga Penggugat dan Tergugat telah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat, tetapi tidak berhasil. Dimana Tergugat tinggal sekarang? Saya tidak tahu dimana Tergugat tinggal sekarang. Apakah Penggugat pernah mencari Tergugat? Penggugat, saya dan keluarga lainnya telah berusaha mencari Tergugat ke rumah orang tua Tergugat, tetapi tidak berhasil karena orang tua Tergugat pun tidak mengetahui keberadaan Tergugat sekarang. Darimana saudara mengetahui keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tersebut? Saya mengetahui keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat dari apa yang saya lihat dan dengar. Apakah masih ada lagi yang akan saudara sampaikan? Tidak ada lagi yang akan saya sampaikan. Setelah pemeriksaan saksi tersebut, maka atas pertanyaan Hakim Ketua, Penggugat menyatakan bahwa keterangan saksi tersebut adalah benar dan Penggugat tidak keberatan atasnya. Kemudian Hakim Ketua memerintahkan saksi tersebut untuk meninggalkan ruangan persidangan. Selanjutnya saksi kedua dipanggil untuk memasuki ruangan persidangan dan atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi menerangkan identitasnya sebagai berikut: Nama: .......................... bin ......................, umur ..... tahun, agama Islam, pekerjaan ......................................, tempat tinggal di Dusun ...., Desa ............................, Kecamatan ........................, Kabupaten ................................

Selanjutnya atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi tersebut menjelaskan bahwa saksi bertetangga dengan Penggugat dan saksi tersebut menyatakan bersedia menjadi saksi serta disumpah secara agama Islam. Lalu saksi bersumpah dan menyatakan akan menerangkan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. Kemudian Majelis Hakim melakukan pemeriksaan dengan mengajukan pertanyaan kepada saksi sebagai berikut: Apakah saudara kenal dengan Penggugat? Saya kenal dengan Penggugat yang bernama ....................., karena bertetangga sejak ........................... dengan jarak rumah ......... meter. Apakah saudara kenal dengan Tergugat? Saya kenal dengan Tergugat yang bernama ........ sejak menikah dengan Penggugat. Kapan Penggugat menikah dengan Tergugat? Penggugat dan Tergugat menikah pada ................................ di ................................. Dimana Penggugat dan Tergugat tinggal bersama setelah menikah ? Setelah menikah Penggugat dan Tergugat tinggal di ..................., lalu pindah ke .............. dan terakhir tinggal di ............................ Apakah Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai anak? Penggugat dan Tergugat belum dikaruniai anak. Bagaimana keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat? Pada awalnya rumah tangga Penggugat dan Tergugat rukun dan harmonis, namun sejak ............................... Penggugat dan Tergugat sering terjadi pertengkaran. Apa penyebab pertengkaran Penggugat dan Tergugat?

Penyebab pertengkaran Penggugat dengan Tergugat, karena Tergugat berselingkuh dengan perempuan lain dan sering pulang larut malam. Apakah saudara pernah melihat atau mendengar langsung pertengkaran Penggugat dan Tergugat? Saya sering melihat dan mendengar langsung Penggugat bertengkar dengan Tergugat. Apakah saudara pernah melihat Tergugat bersama dengan perempuan selingkuhannya? Saya pernah melihat Tergugat bersama dengan perempuan selingkuhannya sedang minum di kafe dan di jalan sedang berboncengan naik sepeda motor. Kapan terjadi pertengkaran terakhir Penggugat dan Tergugat? Pertengkaran terakhir Penggugat dan Tergugat terjadi tahun ..................... Apakah Penggugat dan Tergugat masih tinggal bersama? Penggugat dan Tergugat telah pisah rumah sejak ...................................... dan tidak pernah bersatu lagi, karena Tergugat pergi meninggalkan Penggugat. Apakah Tergugat pernah datang untuk menemui Penggugat sejak pisah rumah? Sejak Penggugat dan Tergugat berpisah, Tergugat tidak pernah lagi datang untuk menemui Penggugat. Apakah pihak keluarga Penggugat dan Tergugat pernah mendamaikan Penggugat dan Tergugat? Pihak keluarga Penggugat dan Tergugat telah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat, tetapi tidak berhasil.

Dimana Tergugat tinggal sekarang? Saya tidak tahu dimana Tergugat tinggal sekarang. Apakah Penggugat pernah mencari Tergugat? Penggugat dan keluarga Penggugat telah berusaha mencari Tergugat ke rumah orang tua Tergugat, tetapi tidak berhasil karena orang tua Tergugat pun tidak mengetahui keberadaan Tergugat sekarang. Darimana saudara mengetahui keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tersebut? Saya mengetahui keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat dari apa yang saya lihat dan dengar serta dari pengaduan Penggugat kepada saya. Apakah masih ada lagi yang akan saudara sampaikan? Tidak ada lagi yang akan saya sampaikan. Setelah pemeriksaan saksi tersebut, maka atas pertanyaan Hakim Ketua, Penggugat menyatakan bahwa keterangan saksi tersebut adalah benar dan Penggugat tidak keberatan atasnya. Kemudian Hakim Ketua memerintahkan saksi tersebut untuk meninggalkan ruangan persidangan. Selanjutnya Hakim Ketua menyatakan bahwa pembuktian yang diajukan Penggugat dalam perkara ini dipandang cukup dan pemeriksaan dilanjutkan dengan kesimpulan Penggugat, atas pertanyaan Hakim Ketua, Penggugat menyampaikan kesimpulan secara lisan yang menyatakan bahwa Penggugat tetap dengan gugatannya dan mohon agar perkaranya diputus dan dikabulkan. Setelah mendengar kesimpulan dari Penggugat tersebut, maka Hakim Ketua menyatakan sidang diskors untuk musyawarah Majelis Hakim dan kepada Penggugat diperintahkan untuk meninggalkan ruangan persidangan. Setelah selesai musyawarah Majelis Hakim, maka Hakim Ketua menyatakan skors sidang dicabut, kemudian sidang dilanjutkan dan kepada Penggugat dipanggil kembali untuk memasuki ruangan persidangan, lalu Hakim Ketua menyatakan pemeriksaan terhadap perkara ini dipandang telah cukup, dan selanjutnya Hakim Ketua menyatakan sidang terbuka untuk umum.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan pembacaan putusan dan Hakim Ketua membacakan putusan terhadap perkara ini yang amarnya berbunyi sebagai berikut: MENGADILI 1. Menyatakan Tergugat yang telah dipanggil secara resmi dan patut untuk menghadap di persidangan, tidak hadir; 2. Mengabulkan gugatan Penggugat dengan Verstek; 3. Menjatuhkan talak satu bain sughra Tergugat (.......................... bin .......................) terhadap Penggugat (......................... binti .......................). 4. Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Agama Kisaran untuk mengirimkan salinan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap kepada Pegawai Pencatat Nikah yang wilayahnya meliputi tempat kediaman Penggugat dan Tergugat dan Pegawai Pencatat Nikah di tempat perkawinan dilangsungkan untuk dicatat dalam daftar yang telah disediakan untuk itu. 5. Membebankan Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. ........................,- (.........................................). Setelah Hakim Ketua membacakan putusan tersebut, maka Hakim Ketua memerintahkan Jurusita Pengganti untuk menyampaikan pemberitahuan isi putusan kepada Tergugat melalui papan pengumuman kantor Bupati ................. dan selanjutnya sidang dinyatakan selesai dan ditutup. Demikian berita acara persidangan ini dibuat dengan ditandatangani oleh Hakim Ketua dan Panitera Pengganti. Panitera Pengganti, ............................... Hakim Ketua, .......................