P. 1
ANTROPOSFER

ANTROPOSFER

|Views: 330|Likes:
Dipublikasikan oleh Dennis Tjendra

More info:

Published by: Dennis Tjendra on Jun 22, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/22/2011

pdf

text

original

ANTROPOSFER

Antroposfer adalah:
Anthropos : manusia Sphaira : Lingkungan Antroposfer adalah Lapisan manusia dan kehidupannya di permukaan bumi.
Dampak Pertumbuhan yang cepat : 1.Kekurangan bahan pangan 1.Kekurangan 2.Berkurangnya kesempatan kerja 2.Berkurangnya 3.Berkurangnya kesempatan sekolah 3.Berkurangnya 4.Berkurangnya tempat tinggal 4.Berkurangnya 5.Kekurangan air bersih 5.Kekurangan

Teori Kependudukan
Teori Tomas Robet Malthus Kemelaratan di sebabkan oleh tidak adanya keseimbangan antara pertambahan penduduk dengan pertambahan bahan makanan. Pertambahan Pertumbuhan Penduduk = deret ukur (1 - 2 - 4 - 8 - 16 dan seterusnya) Pertambahan Bahan Makanan = deret hitung(1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 hitung(1 dan seterusnya)

Kelemahan Teori Thomas Robert Malthus 
Ia

tidak yakin akan kemampuan tanah untuk menghasilkan bahan makanan yang lebih cepat  Adanya kemungkinan kemajuan tingkat hidup manusia karena adanya Industrialisasi,transportasi,dan distribusi yang lebih baik  Adanya kemungkinan pengurangan kelahiran dengan cara keluarga berencana (family planning) seperti (family sekarang ini

Pendekatan Masalah Kependudukan
a. b. c.

Penduduk sebagai lapangan untuk memperoleh data Penduduk sebagai lapangan untuk memperoleh penafsiran perilaku Penduduk sebagai untuk melakukan aksi sosial

Penduduk sebagai lapangan untuk memperoleh data 1. Sensus Penduduk Registrasi Penduduk Survei Penduduk 2. . 3.A.

1. tetap. Sensus Penduduk Kegiatan menghitung jumlah penduduk suatu negara  Teknik melaksanakan sensus penduduk : 1. De facto Menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal mereka pada saat sensus De jure Menghitung jumlah penduduk menurut tempat tinggal yang tetap. 2. .

 Metode Sensus 1. . Metode Can Vasser Pelaksanaan sensus dimana petugas sensus sendiri yang mengisi daftar pertanyaan/formulir. Metode House Holder Pelaksanaan sensus di mana petugas sensus mengirimkan atau mengantar daftar pertanyaan/formulir. kemudian diisi oleh penduduk/kepala keluarga. sesuai pertanyaannya dan kemudian dikembalikan kepada petugas lagi. lagi. sesuai jawaban yang di peroleh dari penduduk atau keluarga 2.

Contoh  Survei Sosial Ekonomi Sosial (SUSENAS)  Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) . Registrasi Penduduk Pencatatan setiap peristiwa yang di alami penduduk misalnya kelahiran.perceraian. Survei Penduduk Kegiatan mengumpulkan data kependudukan dengan batas-batas yang jelas atau wilayah batastertentu dan dapat di lakukan kapan saja tanpa ada batasan waktu.perkawinan.pe ngangkatan anak dan migrasi.kematian. 3.2.

Komposisi Penduduk Pengelompokkan penduduk atas dasar kriteria tertentu.pekerjaan. Kriteria yang di jadikan pedoman antara lain umur dan jenis kelamin.agama dan kepercayaan. .pendapatan. maupun ras dan jenis kesukuannya.tingkat pendidikan.

. Komposisi penduduk berdasarkan unsur Sosial Pengelompokkan penduduk berdasarkan status sosial meliputi tingkat pendidikan.ras.Secara Umum 4 macam Komposisi penduduk 1. Komposisi penduduk berdasarkan unsur biologi Pengelompokkan penduduk berdasarkan ciriciri-ciri fisik penduduk meliputi menurut umur dan jenis kelamin 2.agama dll.

RW.tingkat desaRT.contohnya pengelompokkan penduduk menurut desa-kota . atau komposisi penduduk berdasarkan administrasi tertentu 4.3.Kecamatan. Komposisi penduduk berdasarkan unsur Ekonomi Pengelompokkan penduduk berdasarkan . Komposisi penduduk berdasarkan unsur Geografi Pengelompokkan penduduk berdasarkan daerah atau lingkungan tempat tinggal di mana penduduk tersebut menetap.

14 tahun) 2. 11-15. Komposisi penduduk Menurut Umur Dan Jenis Kelamin a.5. dst) (0.1. 10-14.1. Golongan Dewasa (15 .10113 golongan utama pengelompokkan penduduk menurut umur 1.2. 5-9.3.64) 3. Golongan Tua (64 tahun keatas) . Pengelompokkan Menurut Umur Pengelompokkan menurut umur penduduk pada umumnya di lakukan menurut selisih umur 1 tahun(0.dst) atau lima tahun (0-4. Golongan Muda (0 .

64) Usia Tidak Produktif = Usia seseorang yang belum atau tidak mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu.14 tahun) dan Golongan Dewasa (15 . khususnya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Usianya yaitu Golongan Tua (64 tahun keatas) . khususnya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Usianya yaitu Golongan Muda (0 .Usia Produktif = Usia seseorang yang masih mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu.

Angka Beban Ketergantungan ( Dependency Ratio) Angka yang menunjukkan perbandingan antara banyaknya penduduk yang tidak produktif dengan penduduk yang produktif .

b. Pengelempokkan Menurut jenis kelamin ( Sex Ratio ) Perbandingan antara jumlah penduduk lakilakilaki dan jumlah penduduk perempuan. .

India. Piramida penduduk muda terjadi karena tingkat kelahiran yang tinggi di bandingkan tingkat kematian penduduk dan terjadi di NegaraNegara-Negara berkembang seperti Indonesia. Piramida Penduduk Ekspansif Piramida yang menggambarkan keadaan penduduk yang sedang mengalami pertumbuhan sangat pesat.Argentina. .Brazil.Piramida Penduduk Bentuk diagram yang menggambarkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin 1.

3. Piramida Penduduk Konstriktif Piramida yang menggambarkan yang menggambarkan keadaan penduduk yang cenderung mengalami penurunan atau tingkat kelahiran yang lebih rendah di bandingkan dengan tingkat kematian .Belgia dan Swedia.2. Terjadi di negara negara Jerman. . Terjadi di negara negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris. Piramida Statisioner Piramida yang menggambarkan yang menggambarkan keadaan penduduk yang mengalami pertumbuhan relatif stabil atau tingkat kelahiran dan tingkat kematian yang seimbang.

Pertumbuhan penduduk termasuk cepat = bila pertumbuhan 2 % lebih dari jumlah penduduk tiap tahun 2. Emigrasi (Keluar) . kelahiran (Natalitas) 2. Pertumbuhan penduduk termasuk sedang = bila pertumbuhan itu antara 1% . Pertumbuhan penduduk termasuk lambat = bila pertumbuhan itu antara 1% atau kurang 4 komponen yang mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk 1. 3 Klasifikasi Pertumbuhan Penduduk 1.Pertumbuhan Penduduk Bertambahnya atau berkurangnya jumlah penduduk dalam suatu wilayah.2 % 3. Kematian (Mortalitas) 3. Imigrasi(Masuk) 4.

Program Keluarga Berencana 3. Pembatasan Tunjangan Anak 4. Anak Merupakan Beban .Faktor .faktor AntiAnti-Natalitas Pembatasan Umur Menikah 2. Tingkat Kesehatan 3. Anggapan banyak anak rezeki 4. Anak sebagai sandaran hari tua 1.faktor Pro Mortalitas Kawin Usia Muda 2. FaktorFaktor. 1.

Anggapan banyak anak rezeki 4. .faktor Anti Natalitas Pembatasan Umur Menikah 2. FaktorFaktor. Tingkat Kesehatan 3. Anak Merupakan Beban 1.Faktor Faktor Pro Natalitas Kawin Usia Muda 2. Pembatasan Tunjangan Anak 4. Anak sebagai sandaran hari tua 1. Program Keluarga Berencana 3.

5. Lingkungan yang bersih dan teratur 3. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan Kurangnya Fasilitas kesehatan yang memadai Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas Adanya bencana alam yang memakan korban Terjadinya peperangan FaktorFaktor-faktor Anti Mortalitas Fasilitas kesehatan yang memadai 2. 4. Ajaran agama yang melarang bunuh diri 4.FaktorFaktor-faktor ProMortalitas 1. . 2. Tingkat kesehatan masyarakat yang tinggi 1. 3.

Pertumbuhan Penduduk Alami (Natural Incrase)  Selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian T = (L M) Pertumbuhan Penduduk Total  Berbeda dengan pertumbuhan penduduk alami. pertumbuhan penduduk total memperhitungkan Migrasi(Imigrasi Dan Emigrasi) T = (L M ) + (I E) T = Pertumbuhan Penduduk L = Jumlah Kelahiran M = Jumlah Kematian T = Pertumbuhan Penduduk L = Jumlah Kelahiran M = jumlah Kematian I = Jumlah Imigrasi E = Jumlah emigrasi .

Rumus Persamaan eimbang ( The alance EquatiPt Po + (B D) + (Mi quati n) Mo) nghitung rtumbuhan itung Penduduk nduduk Pt Jumlah Penduduk T tal Po Jumlah enduduk ada tahun Tertentu B Jumlah anak ang lahir hidup D Jumlah anak ang lahir mati i Jumlah Imigran .

Angka Kelahiran Umum ( General Fertility Rate/GFR )  Banyaknya kelahiran tiap 1000 wanita yang berumur 15 .a. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR)  Perbandingan antara jumlah kelahiran selama satu tahun dan jumlah penduduk pada pertengahan tahun tiap 1000 penduduk b.44 tahun atau 15 49 tahun atau CBR = x 1000 B = Jumlah kelahiran selama 1 tahun P = Population jumlah penduduk pada pertengahan tahun K = Konstanta(umumnya 1000) B = Jumlah Kelahiran dalam 1 tahun Pf 15-44 / Pf 15-49 = Jumlah penduduk wanita berumur 15-44 atau 15-49 tahun pada pertengahan tahun .

2024. Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur ( Age Specific Fertility Rate/ASFR) Banyaknya kelahiran tiap 1000 wanita pada kelompok umur tertentu X = umur wanita dalam kelompok tertentu.C. biasanya dengan interval 5 tahun(15-19.45-49) Bx = Jumlah kelahiran dalam kelompok x Px = banyaknya wanita dalam kelompok umur x .20tahun(15-19.4524.

d. Angka kematian menurut kelompok umur (Age Specific Death Rate/ASDR)  Jumlah kematian tiap 1000 penduduk pada kelompok umur tertentu Dx = Jumlah kematian pada tahun x Px = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun x K = konstanta (Umumnya X = kelompok umur tertentu dengan interval 5 tahun (0-4.10-14..) Dx = Jumlah kematian kelompok umur x Px = Jumlah penduduk kelompok umur x K = konstanta (umumnya 1000) .59.. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR) Perbandingan antara jumlah penduduk yang meninggal selama 1 tahun dan jumlah penduduk pada pertengahan tahun e..

f. Angka kematian bayi( Infant Mortality Rate/IMR) Perbandingan antara jumlah kematian bayi yang usianya kurang dari satu tahun dan jumlah kelahiran hidup selama tahun x . Do = Jumlah Kematian Bayi selama tahun x B = Jumlah Kelahiran Hidup Salama tahun x K = konstanta (umumnya 1000) .

Angka Migrasi Masuk(In Migration/Mi) H. Angka Migrasi Keluar (Out Migration/Mo) Jumlah penduduk pendatang (imigran) tiap 1000 penduduk tempat tujuan selama 1 tahun Jumlah penduduk keluar dari daerah tempat tinggalnya(emigran) tiap 1000 penduduk selama 1 tahun Mi = Angka Migrasi Masuk I = Jumlah Migrasi Masuk P = Jumlah penduduk daerah tujuan K = Konstanta(umumnya Mo = Angka Migrasi Keluar O = Jumlah Migrasi Keluar P = Jumlah penduduk daerah Asal K = Konstanta(umumnya 1000) .g.

Angka Migrasi netto(Net Migration/Mn) Selisih antara jumlah migrasi masuk dan jumlah migrasi keluar tiap 1000 penduduk dalam 1 tahun Mn = Angka Migrasi Netto Mi = Jumlah Migrati Masuk Mo = Jumlah Migrasi keluar P = Jumlah Penduduk K = Konstanta ( Umumnya 1000 ) .i.

Proyeksi Penduduk Menghitung jumlah penduduk di masa yang akan datang Pt = Jumlah penduduk pada tahun akhir Po = Jumlah penduduk pada tahun Awal r = Laju pertumbuhan penduduk per tahun (dalam %) t = Jangka tahun (Umumnya 10) .j.

umunya 10 ahun Cara dalam penghitungan Laju Pertumbuhan Penduduk 1.k. Laju Pertumbuhan penduduk geometris 2. Laju pertumbuhan Penduduk Angka yang menunjukkan banyak atau sedikitnya pertumbuhan penduduk tiap tahun dalam kurun waktu tertentu. Laju Pertumbuhan penduduk eksponensial .

1. Pertumbuhan penduduk geometris di sebut juga pertumbuhan berganda Pt = Jumlah penduduk akhir tahun Po = Jumlah penduduk awal tahun r = Laju pertumbuhan penduduk t = Jangka waktu ( umunya 1 tahun ) . Pertumbuhan penduduk secara Laju pertumbuhan penduduk ini hanya memperhitungkan pertumbuhan penduduk pada akhir tahun dari satu periode. Laju Pertumbuhan penduduk geometris bertahap.

718282) r = tingkat pertumbuhan penduduk t = Jangka waktu ( umunya 1 tahun ) . Laju Pertumbuhan Eksponensial Pertumbuhan penduduk yang berlangsung secara terus menerus (continue) Pt = Jumlah penduduk akhir tahun Po = Jumlah penduduk awal tahun e = angka eksponensial (2.2.

Faktor biologis 2. subur. penduduk setiap km Faktor ² faktor yang mempengaruhi persebaran penduduk suatu wilayah adalah : 1.L. strategis. . kematian dan angka perkawinan perkawinan 3. Persebaran Dan Kepadatan Kepadatan Penduduk Persebaran atau distribusi Penduduk adalah Bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara. apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak Kepadatan penduduk merupakan angka yang menunjukkan jumlah rata-rata rata2 pada suatu wilayah. relief yang baik cukup air dan daerahnya aman 2. dan keadaan pembangunan fisiknya maju akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan daerah terbelakang.Faktor Daerah yang masyarakatnya maju.Faktor kebudayaan dan teknologi 3.Faktor Tingkat pertumbuhan penduduk di setiap daerah berbeda. Faktor fisiografis Penduduk selalu memilih tempat tinggal yang baik. pola berfikirnya bagus. Hal ini disebabkan oleh tingkat kelahiran.

Kepadatan penduduk dapat dibedakan menjadi dua. yaitu jumlah rata-rata penduduk setiap km2 2. yaitu : 1. Kepadatan penduduk Aritmetika. Kepadatan penduduk agraris dapat dihitung dengan rumus : . Kepadatan penduduk Agraris yaitu jumlah rata-rata penduduk petani setiap satuan luas lahan pertanian.

Kepadatan Penduduk berdasarkan Sensus Penduduk 2010 .

Pertumbuhan Penduduk Dunia Lihat World Population Data Sheet (WPDS) Tahun 2010 .

Pertumbuhan Penduduk Dunia .

Lihat Data Badan Pusat Statistik (DBPS)2010 Pertumbuhan Penduduk Indonesia .

Sensus Penduduk Tahun 2010 .

Sensus Penduduk Tahun 2010 .

Kualitas Penduduk a. Kesehatan 3.Kebijakan kependudukan di Indonesia 3 Aspek kebijakan Kependudukan di Indonesia 1. Kuantitas Penduduk a. Pendidikan b. Redistribusi penduduk . Keluarga Berencana ( KB ) 2.

kesehatan. Memperbaiki kesehatan ibu dan anak 3. baik dalam pemberian makan. khususnya bagi wanita untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lain . Memperbanyak kesempatan atau waktu. Kuantitas Penduduk  Program KB ( Keluarga Berencana ) Tujuan KB : 1.1. Menurunkan laju pertumbuhan penduduk 2. Mempermudah sikap orang tua dalam bertanggung jawab terhadap anak-anaknya.maupun pendidikan 4.

2. Kualitas Penduduk a. Pendidikan FaktorFaktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia 1) Biaya pendidikan mahal 2) Tingkat pendapatan penduduk rendah 3) Kesadaran masyarakat tentang pendidikan terutama di daerah pedesaan masih rendah 4) Jumlah fasilitas pendidikan masih sedikit .

Meningkatkan pembangunan sarana dan prasana pendidikan 4. Menggalakkan program wajib belajar 9 tahun 2. Menggalakan program kelompok belajar (kejar) paket A dan paket B 5. Memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi tetapi kurang mampu 3.UpayaUpaya-upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia 1. Meningkatkan Kualitas Guru .

Angka kematian bayi(Infant expentancy rate) Menunjukkan jumlah bayi yang meninggal dunia sebelum mencapai usia 1 tahun tiap 1.2. Angka harapan hidup adalah angka yang menunjukkan batas maksimal usia seseorang yang dapat di capai sejak lahir sampai meninggal dunia .000 bayi yang lahir hidup 2. Kesehatan Indikator Kualitas Kesehatan masyarakat 1.

3. Meningkatkan kualitas gizi keluarga Meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga medis Meningkatkan kualitas lingkungan hidup Menyediakan prasana kesehatan Memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat Melaksanakan imunisasi secara gratis . 5. 6. 4. 2.Upaya Untuk meningkatkan kualitas kesehatan 1.

3. 2. Redistribusi Penduduk Suatu upaya untuk pemerataan jumlah penduduk dalam suatu wilayah atau negara Tujuan Transmigrasi Pemerataan penyebaran penduduk dan pembangunan ke seluruh wilayah Peningkatan kesejateraan. . 4. 5.3. khususnya bagi para transmigran Peningkatan produksi dalam mengolah sumber daya alam yang tersedia di daerah baru Pengurangan kemiskinan dan pengangguran di daerah asal Peningkatan pertahanan dan keamanan nasional 1.

1. 5. 4. misalnya dalam lingkup Provinsi Berdasarkan Penyelenggaraannya transmigrasi di bedakan menjadi 5 2. 3. . Transmigrasi Umum adalah Transmigrasi yang di selenggarakan dan di biayai oleh pemerintah Transmigrasi Spontan (Swakarya) adalah Transmigrasi yang dilakukan atas biaya sendiri Transmigrasi Bedol Desa adalah Transmigrasi yang dilakukan oleh seluruh masyarakat desa beserta perangkat desanya Transmigrasi sektoral adalah Transmigrasi yang diselenggarakan antardepartemen Transmigrasi lokal adalah Bentuk transmigrasi yang perpindahannya masih dala satu wilayah yang sempit.

dan Kalimantan Selatan Wilayah III : Sulawesi Tenggara.3 daerah tujuan transmigrasi di Indonesia 1.Sumatra Barat.Kalimantan Tengah.Riau.Kalimantan Timur. Wilayah I : Nangroe Aceh Darussalam.Sulawesi Selatan dan Papua 3. Wilayah II : Kalimantan Barat.jambi.Sumatra Selatan dan Bengkulu 2. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->