BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dalam upaya mewujudkan visi pengembangan pendidikan tinggi Islam-”mengantarkan peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berkepribadian, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu mengaktualisasikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara”- perlu adanya langkah-langkah starategik yang dilakukan dengan berpijak kepada dua kondisi fundamental yang ada. Dua kondisi tersebut tercermin dari (1) kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan, dan (2) lemahnya kualitas SDM. Persepsi yang hingga saat ini ada pada masyarakat Indonesia adalah masyarakat merasa sangat berat dari sisi ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi. Di sisi lain, tenaga pendidik (dosen) dituntut untuk memiliki kualitas dan profesionalisme sehingga mampu berkontribusi bagi keberlanjutan dan keterjaminan pendidikan yang bermutu khususnya dilingkungan PTAI. Dalam regulasi yang telah dikeluarkan pemerintah, telah dinyatakan bahwa setiap peserta didik berhak untuk mendapatkan perhatian pemerintah berupa beasiswa baik yang berprestasi maupun bagi yang tidak mampu. UndangUndang No. 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab V pasal 12 ayat 1c-d menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya dan mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

1

Sejalan dengan upaya melaksanakan amanat UndangUndang dan merealisasikan visi dan misi Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam memandang perlu untuk merumuskan berbagai kebijakan dan implementasi program yang diantaranya adalah memberikan kesempatan kepada tenaga pendidik untuk mengikuti studi lanjut baik yang sudah mengikuti perkuliahan maupun bagi yang belum dengan menyertakan mitra Perguruan Tinggi Penyelenggara dan studi lanjut bagi mahasiswanya. Menyadari hal tersebut, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam memandang perlu untuk merumuskan sebuah petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan bantuan beasiswa sebagai acuan seluruh unit pelaksana dan perguruan tinggi penyelenggara dalam implementasi program beasiswa kepada tenaga pendidik dan mahasiswa. Juknis ini juga diharapkan mampu memberikan panduan dalam pelaksanaan program mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sehingga dapat memenuhi asas transparan dan akuntabel. B. Tujuan Secara umum, program bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban peserta didik dan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik pada Perguruan Tinggi Agama Islam. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membantu meringankan mahasiswa dari keluarga miskin dalam pendanaan pendidikan. Secara khusus, program bantuan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa dan tenaga pendidik agar dapat: 1. Meningkatkan kapasitas dan profesionalitas tenaga pendidik di bidang akademik dan keilmuan; 2. Memperkuat kapasitas kelembagaan PTAI; 2
Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 - 2011

3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi; 4. Memperluas kesempatan memperoleh pendidikan tinggi baik kepada mahasiswa tidak mampu maupun tenaga pendidik; 5. Meningkatkan pemberdayaan mahasiswa. C. Target Sasaran Sasaran program bantuan tahun anggaran 2010 meliputi: 1. Dosen yang hendak melanjutkan studi; 2. Dosen yang sedang kuliah; 3. Mahasiswa miskin dan berprestasi; 4. Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah. D. Program Bantuan Program-program bantuan Beasiswa PTAI yang ada di Direktorat Pendidikan Tinggi Islam tahun 2010 ini terdiri dari 5 (lima) progam besar sebagai berikut:
No 1 2 3 4 Jenis Bantuan Bantuan Beasiswa Studi Bantuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Berprestasi Bantuan Peningkatan Kualifikasi Sarjana (S1) bagi Guru MI dan PAIS melalui Dual Mode System Kode BS BPP -

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

3

2011 .4 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .

produktif dan memiliki kepedulian sosial tinggi serta dapat terserap lapangan pekerjaan sesuai kebutuhan masyarakat. Rasional Dosen merupakan salah satu faktor penentu kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Dengan demikian lembaga pendidikan tinggi Islam pun dituntut mampu menyiapkan dosen yang berkualitas. Untuk memperoleh dosen yang bermutu perlu disiapkan langkah-langkah strategis yang terencana dan terukur. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah upaya peningkatan kompetensi dan kualifikasi dosen melalui program pemberian bantuan beasiswa kepada dosen. Atas dasar itulah. Bantuan Beasiswa Studi (BS) diberikan kepada dosen yang akan menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi dengan pembiayaan secara penuh dan dilakukan secara selektif.BAB II PROGRAM BANTUAN BEASISWA STUDI A. mandiri. berdaya saing tinggi. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 5 . Hal ini penting karena salah satu persoalan yang dihadapi PTAI adalah keterbatasan dana untuk mengikutsertakan dosen dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam memberikan bantuan beasiswa kepada dosen untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi. berprestasi tinggi. sehingga mampu menghasilkan output dalam hal ini lulusan yang bermutu. Dosen yang berkualitas diharapkan dapat melakukan pelayanan akademik serta memproses pendidikan kearah pencapaian tujuan yang diharapkan.

3. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU. 2. Dosen Tetap Yayasan Non PNS pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS). Melakukan penguatan kelembagaan melalui peningkatan kualitas dosen pada berbagai program studi guna meningkatkan status akreditasi PTAI. 6 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . profesionalitas lembaga dan status akreditasi program studi yang diselenggarakan. Dosen Tetap/PNS pada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN).B. Memenuhi kualifikasi dosen di PTAI. 6. 2. khusus untuk penguatan prodi saintek pada UIN dan PGMI. C. 5. 3. Sasaran 1. Dosen PTU yang sedang menempuh studi pada UIN. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU). Perguruan Tinggi Penyelenggara Perguruan Tinggi penyelenggara ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktur Pendidikan Tinggi Islam dengan mempertimbangkan kualitas. D. Tujuan 1.2011 . Calon dosen. 4. Meningkatkan kualitas dan profesionalistas dosen sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Penerima BS Tahun 2008 No 1 2 3 4 5 6 7 Program Studi S-3 Ilmu Komunikasi S-3 Ilmu Hukum Islam S-3 Evaluasi Pendidikan S-3 Menejemen Pendidikan S-3 Psikologi S-3 Pengembangan Kurikulum S-3 Bimbingan Konseling Tempat Studi UNPAD Bandung IAIN Semarang UNY Yogyakarta UPI Bandung UGM Yogyakarta UPI Bandung UPI Bandung Alokasi 30 orang 30 orang 20 orang 29 orang 15 orang 28 orang 16 orang Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 7 . Program Studi Pilihan Program studi yang dipilih ditentukan oleh calon penerima BS dengan syarat sesuai latar belakang program studi sebelumnya (S1/S2) dan/atau sesuai dengan bidang studi yang diampu atau bidang pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya. F.E. Penerima Beasiswa Studi 1. Beasiswa Studi Lanjutan Tahun 2008 Program ini merupakan beasiswa lanjutan tahun ke-3 yang diberikan kepada dosen Tahun Akademik 2008/ 2009 yang tengah menyelesaikan program pendidikan S3.

Penerima BS Tahun 2009 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Program Studi S-2 Ilmu Perpustakaan S-2 PGRA S-2 Filologi S-3 Filologi S-2 Ilmu Falaq S-2 Psikologi S-2 Perbandingan Agama S-3 Perbandingan Agama S-2 Bahasa Arab S-3 Bahasa Arab S-2 Hadits S-3 Hadits S-3 Sejarah Kebudayaan Islam S3 Budaya dan Media Tempat Kuliah UI Jakarta UIN Yogyakarta UI Jakarta UI Jakarta IAIN Semarang UGM Yogyakarta UIN Bandung UIN Bandung UIN Malang UIN Malang UIN Medan UIN Makassar UIN Yogyakarta UGM Yogyakarta Alokasi 33 orang 19 orang 1 orang 5 orang 20 orang 22 orang 15 orang 15 orang 15 orang 15 orang 20 orang 20 orang 20 orang 16 orang 8 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Beasiswa Studi Lanjutan Tahun 2009 Program ini merupakan beasiswa tahun ke-2 yang diberikan kepada dosen Tahun Akademik 2009.2011 .2.

Hukum Islam (S2) e. mata kuliah yang diampu dan kebutuhan PTAI tempat bertugas. Program Studi yang ditawarkan pada Beasiswa Studi Tahun 2010 No 1 2 PT Penyelenggara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prodi Kajian Islam (S2 dan S3) a. Religious Studies (S2) b. Tafsir (S2 dan S3) a. Beasiswa Studi Tahun 2010 Calon penerima Beasiswa Studi pada tahun 2010 diberi keleluasaan untuk memilih program studi sesuai dengan minatnya dengan mempertimbangkan liniaritas. SKI (S2) d. Pemikiran Islam (S2 dan S3) 3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 4 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang UIN Sunan Alauddin Makasar IAIN Sunan Ampel Surabaya 6 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 9 .3. Ilmu Agama Islam (S2) a. Hadits (S2) b. Pendidikan Islam (S2) b. Agama dan Filsafat (S2) c. Kependidikan Islam (S3) Pembelajaran Bahasa Arab (S2 dan S3) Dirasah Islamiyah.

ICRS (S3) d. Pemikiran Islam (S2) c. Saintek (S2) a. Pend. Bahasa Inggris (S2 13 *) Apabila jumlah calon peserta memenuhi minimal 15 orang Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Ilmu Hukum (S2 dan S3) b. Islamic Studies (S2 dan S3) b. Ekonomi ( S2 dan S3) a. Ekonomi (S2 dan S3) e. Indonesia (UI) 10 Univ. Ilmu Hukum (S2 dan S3) b. Komunikasi Islam (S2) b. Saintek (S2 dan S3) a.2011 10 . Falak*) (S2) a. Pend. Tasawuf (S2) c. CRCS (S2) 8 IAIN Sumatera Utara 9 Univ. Bimbingan dan Konseling (S2 dan S3) b. Ilmu Budaya (S2 dan S3) c. Statistik (S2 dan S3) b. Saintek (S2 dan S3) d. Gadjah Mada (UGM) 11 12 Institut Teknologi Bandung (ITB) Institut Pertanian Bogor (IPB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) a. Astronomi (S2) b. Hukum Islam (S2) a. Saintek (S2 dan S3) c.7 IAIN Walisongo Semarang a. Bahasa Indonesia (S2 dan S3) c. Ekonomi Syari’ah (S2) e. Pendidikan Islam (S2) d.

Bahasa Indonesia (S2 dan S3) d. Teknologi Pembelajaran (S2 dan S3) b. Pendidikan Matematika (S2 dan S3) f. Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (S2 dan S3) b. Negeri Jakarta (UNJ) a. Negeri Malang (UM) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 11 . Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) b. Pend. Bahasa Inggris (S2 dan S3) e. Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (S2 dan S3) a. Pend.dan S3) d. Pendidikan Matematika (S2 dan S3) Univ. Bimbingan dan Konseling (S2 dan S3) c. Teknologi Pendidikan (S2 dan S3) a. Negeri Yogyakarta (UNY) 16 Univ. Pendidikan Bahasa Inggris (S2) c. Psikologi Pendidikan (S3) 14 15 Univ. Pendidikan Dikdas (S2) g. Pendidikan Matematika (S2) d.

2) Fotokopi SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai dosen yang telah disyahkan lembaga. c. khusus untuk Prodi Saintek pada UIN dan Prodi PGMI. 4) Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU. Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan perguruan tinggi tersebut. 12 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .G. Pemohon berstatus sebagai: 1) Dosen Tetap/PNS pada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Persyaratan 1. Persyaratan Umum a. 6) Calon dosen. 2) Dosen Tetap Yayasan Non PNS/DPK pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS). 5) Dosen PTU yang sedang menempuh studi pada PTAI.** ** Dikoordinir dan mendapat persetujuan dari Rektor atau Ketua Perguruan Tinggi Agama Islam masing-masing b.2011 . 3) Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU). Berkas permohonan yang diajukan disertai: 1) Daftar Riwayat Hidup.

4) Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan (S1 untuk program S2 dan S1. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 13 . Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani diatas materai. S2 untuk program S3) yang telah dilegalisir. e. b. Mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam cq.3) Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.75 untuk S2 dan 3. d. Persyaratan khusus a. c. f. terhitung setelah kelulusan. d. Direktur Pendidikan Tinggi Islam. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal 2 kali masa studi. Diutamakan yang memiliki latar belakang pendidikan liniar dengan pendidikan sebelumnya (untuk jenjang S-2 akan dilihat S-1nya dan untuk jenjang S-3 dilihat S1 dan S-2). Mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan form yang telah ditentukan. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan sebelumnya minimal 2. Mengajukan surat tugas belajar dari pimpinan PT tempat tugas yang dikirim kepada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. 2. dialamatkan kepada Direktur Pasca Sarjana dari Perguruan Tinggi Tempat Studi yang dituju. Usia maksimal adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3.00 untuk S3. g.

3. H.ditpertais.go. Contoh “BS-10-ABDULLAH”.2011 .id. b) Subjek email diberi judul “BS-10-Nama pelamar”. Mengisi formulir Form. f.depag. www. g. c) Email yang dikirimkan harus disertai dengan identitas dan kontak dari pengirim. 4. Contoh: “BS-10-ABDULLAH. BS-10 yang telah diisi ke email bantuanpendidikan@depag. 14 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .e. Mengirim formulir Form. bersedia h. Peserta bersedia mengikuti pendidikan pada Perguruan Tinggi yang telah ditetapkan.net dan dikirimkan melalui surat kepada Pimpinan PTAI dan Kopertais di seluruh Indonesia.id dengan ketentuan sebagai berikut: a) Menggunakan email pelamar yang masih aktif. Pengumuman ditayangkan melalui website www. Biaya seleksi dapat diganti setelah mahasiswa diterima. BS-10 dan disimpan dengan nama sesuai dengan aturan: “BS-10-Nama Pelamar”. transportasi dan akomodasi ke tempat tes ditanggung peserta masingmasing.xls”. Mengunduh (download) Form. 2. BS-10 dari website tersebut. Apabila lulus seleksi. Biaya seleksi. Prosedur Pengajuan Bantuan 1. peserta menandatangani kontrak perjanjian. Mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bertempat di perguruan tinggi penyelenggara.go.

h. copy Kartu Tanda Penduduk (KTP). copy ijazah pendidikan sebelumnya. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 15 . Berkas permohonan yang dikirim memenuhi ketentuan sebagai berikut: 1) dikirim secara perorangan. d. e. Dalam berkas permohonan tersebut. 2) pemohon yang mengajukan berkas permohonan lebih dari satu Perguruan Tinggi tempat tugas yang berbeda. Mengirim berkas permohonan yang dialamatkan kepada Direktur Pasca Sarjana dari Perguruan Tinggi Tempat Studi yang dituju. 5. 7. c. copy SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai dosen. b. 3) berkas permohonan terdiri dari: a. surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan serupa dari pihak lain yang ditandatangani diatas materai.d) Email yang dikirim setelah melewati batas tanggal yang ditentukan tidak akan diseleksi lebih lanjut. g. copy transkrip pendidikan sebelumnya. daftar riwayat hidup. print out formulir Form BS-10 yang telah diisi. hanya salah satu berkas yang akan diproses dan dipilih secara acak oleh panitia. 6. permohonan bantuan Beasiswa Studi ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam. surat rekomendasi dari pimpinan PTAI tempat bertugas. f.

Untuk UI dapat memperoleh keterangan. 16 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . c. Tes tertulis hanya dilakukan di perguruan yang telah ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Islam kecuali untuk peserta yang melamar ITB dan UI. Tes tertulis a. Bagi peserta yang melamar ITB dan UI.2011 . Formulir dapat diperoleh dari www.id. Materi tes tertulis sesuai jadwal yang ditetapkan. 2.ui. Khusus untuk calon mahasiswa ITB.itb. Seleksi Untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan. b.ac. Peserta dapat memilih lokasi tes sesuai dengan kondisi masing-masing.ac. calon harus menjalani serangkaian proses seleksi sebagai berikut: 1. Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut peserta dapat mencari informasi langung ke ITB dan UI. Calon mahasiswa diharuskan menyerahkan sertifikat TOEFL dengan nilai 475 atau ELPT nilai 75 dan TPA yang diselenggarakan oleh Bappenas dengan nilai diatas 475.4) Tim seleksi tidak menerima berkas permohonan susulan atau berkas permohonan tambahan setelah berkas pertama diterima. d. harus mengisi secara lengkap formulir secara online atau manual.id. dari http://penerimaan.sps. Seleksi administratif Seleksi administratif dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam. tes tertulis dilaksanakan sesuai dengan jadwal akademik Perguruan Tinggi masing-masing. I.

2. K. transport PP satu kali. Biaya mahasiswa. wisuda. b. Gelar akademik yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi sesuai dengan jenjang pendidikan yang diikuti. c. pendidikan dari PT e. meliputi: SPP. yaitu biaya yang diterimakan PT Penyelenggara. Menerima bantuan biaya pendidikan. melaporkan dan mengajukan surat tugas belajar dari PT masing-masing yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama. yaitu biaya yang diterimakan mahasiswa. Memperoleh pembebasan biaya kuliah dan biaya administrasi lainnya dari perguruan tinggi bersangkutan sesuai yang tercantum dalam RAB selama masa studi yang ditetapkan. Mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku pada perguruan tinggi penyelenggara 17 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam . dll. penelitian. b. Hak a. Memperoleh layanan bersangkutan. d. Mendapat pendidikan dan pengajaran dari dosen yang berkualitas dan ahli pada bidangnya. Hak dan Kewajiban Penerima 1. 2. Biaya pendidikan. Kewajiban a. Bagi dosen PNS. Ujian-ujian. Komponen Pembiayaan 1.J. dll selama mengikuti masa studi (4 semester pagi peserta program S2 dan 7 semester bagi peserta S3). meliputi: living-cost.

h. Mengajukan surat tugas belajar dari pimpinan PT tempat tugas yang dikirim kepada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Penghentian Beasiswa Studi Beasiswa Studi S2/S3 diberhentikan apabila: 1. Mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal 2 kali masa studi. g. Lulus dalam jangka waktu secepat mungkin atau maksimal sesuai batas waktu yang ditentukan (S2 selama 4 semester dan S3 selama 7 semester). maka peserta wajib mengembalikan ke kas Negara seluruh biaya sebesar bantuan yang telah dikeluarkan kepada peserta selama mengikuti pendidikan. Menandatangani dokumen perjanjian bantuan BS. PT Penyelenggara. f. dan PT Pengirim. j. i. Apabila dalam masa studi belum dapat diselesaikan dalam batas waktu tersebut . e. 18 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . c. telah menyelesaikan studi yang dibuktikan dengan hasil ujian Tesis (S2) atau Disertasi (S3). Menjaga nama baik lembaga pemberi beasiswa. Mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi belajar yang optimal. Apabila peserta tidak dapat me\nyelesaikan studi karena mengundurkan diri atau drop out. d. L.2011 . Bantuan hanya diberikan dalam batas waktu yang telah ditentukan. maka biaya penyelesaian studi menjadi tanggung jawab peserta yang bersangkutan.program dan lembaga pemberi bantuan biaya pendidikan (beasiswa).

5. hasil monitoring dan evaluasi menyatakan penerima tidak layak melanjutkan studi karena tidak mencapai standar mutu minimum prestasi akademik.5 Juni 2010 7 Juni 2010 22 Juni 2010 Minggu II Juli 2010 Disesuaikan dengan kalender akademik perguruan tinggi penyelenggara masingmasing. maka yang bersangkutan berkewajiban mengganti kerugian negara sesuai ketentuan yang berlaku. sakit. tidak mampu menyelesaikan studi dalam batas waktu yang telah ditentukan. meninggal dunia. 3.31 Mei 2010 1 . M.2. 4.Jadwal No 1 2 3 4 5 6 Urian Kegiatan Pendaftaran via email dan pengiriman berkas Seleksi administrasi Pengumuman hasil seleksi administrasi Tes Tertulis S2 dan S3 Pengumuman kelulusan Matrikulasi/ Pra Pascasarjana/Kuliah Waktu Pelaksanaan 1 . Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 19 . penerima mengundurkan diri dari Program Beasiswa Studi atas kemauan sendiri. cacat atau sebab lain yang menyebabkan bersangkutan tidak dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan peraturan perundangan kepegawaian. 6.

Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281 Telp.N. Gajayana 50 Malang 65144 Telp. 0341 -577033 UIN MAKASSAR Jl. 105 Bandung Telp. 022-7800249 Kontak Person 1 Haula Noor 081805621850 2 Mahmud Arif 08122743055 0274-519709 Iqbal 081334403046 Lubis Fajri 08180508060 Firdaus 0815299361313 0411-862450 3 4 5 Wawan Gunawan 022-7800249 081321987782 20 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . 3 Pisangan Barat Cirendeu Ciputat 15419 Telp. Alamat PT Penyelenggara dan Kontak Person No Lembaga dan Alamat UIN JAKARTA Jl. Nasution no. 022-7800249 Fak.2011 . 0411-864923 UIN BANDUNG Jl. Alauddin 63 Makassar Telp. 0411-862450 Fax. 0274 -519709 Fax./Fak. 021-7401472 Fax. H. 0274-557978 UIN MALANG Jl. 021-74700919 UIN YOGYAKARTA Jl. Kertamukti No. A.

031 8420118 Fax. 229 Bandung 40154 Telp. Dr. Yani 117 Surabaya 60237 Telp. 0274 901210 Fak.5 Semarang Telp / Fax 024 7614454. 061 8465290 Fax. 0274 5642369 Khusairi 085231185919 7 Kharis 081225196396 Miftah 081225660324 8 Asnil Aidah Ritonga 081361336630 08197287215 9 Yedi 022-2001197 Siti Habibah 022-2005090 10 Nurhiyati 08112505563 0274564239 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 21 . 70774414 IAIN MEDAN Jl.6 IAIN SURABAYA Jl. 061 8465290 UPI BANDUNG Jl. Walisongo No. 031 8420118 IAIN SEMARANG Jl. A. Setiabudi no. 022-2005090 UGM YOGYAKARTA Jl. Pondok Surya Helvetia Timur Medan 20214 Telp. Pembangunan Komp. 022-2002320 Fax. 3 . Teknika Utara Pogung Yogyakarta Telp. Jend.

id infos2@sps. NEGERI MALANG Jl.ac.id biemo@sps. 0341-551334 Muladno 0251-8628448 14 Sri Satiti 08121026762 Edi Mulyono 085695259169 Wahjoedi. Semarang 5 Malang 65145 Telp.ac. 022-2502360 upik@fmipa. Rawamangun Muka Jakarta 13220 Indonesia Telpon: 021-4890046 Fax: 021-4893726 UNIV. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 Jawa Barat Telp. 021 7270009 Titik Pujiastuti 081388097108 12 ITB BANDUNG Jl. 315) Fax.ac.11 UI JAKARTA Kampus Universitas Indonesia Depok 16424 Telp. 021-7863528 – 29 Fak. 0816552505 Komariah 08883366697 15 22 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 . Ganesha 10 Bandung 40132 Telp.id 022-2515032 022-2503659 13 IPB BOGOR Jl.itb. 0341 -551312 (Psw.itb. 0251-8622642 UNJ JAKARTA Jl.itb. 022-2515032 Fax.

16 UNIV. 0274 -586168 Fax. NEGERI YOGYAKARTA Karangmalang Yogyakarta 55281 Telp. 0274-56600 Soenarto 0811282108 0274-584203 0274-550835 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 23 .

24 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 .

karena ada dua tuntutan sekaligus yaitu penyelesaian studi tepat waktu dan pemenuhan biaya untuk membiayai kelangsungan studi.BAB III PROGRAM BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN A. Bantuan yang diberikan kepada dosen yang sedang melanjutkan proses pembelajaran dan masih menduduki sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi tempat belajar. Meningkatkan kualitas dosen pada Perguruan Tinggi Agama Islam. Kondisi seperti ini pada gilirannya mengakibatkan terjadinya mahasiswa terlambat dalam penyelesaian studi. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 25 . telah memotivasi para dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. atau bahkan tidak mampu menyelesaikan studi. B. telah mengkondisikan para dosen untuk melanjutkan studi dengan pendanaan sendiri. tuntutan kompetensi dan kualifikasi di sisi lain. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam memberikan bantuan biaya pendidikan kepada dosen yang menempuh studi S2 atau S3 pada program studi di perguruan tinggi. Atas dasar itulah. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap konsentrasi studi. Dengan terbatasnya peluang memperoleh beasiswa yang dapat diakses di satu sisi. Tujuan 1. Rasional Dalam upaya pemenuhan kompetensi dan kualifikasi sebagai dosen seperti dipersyaratkan dalam Standar Nasional Pendidikan.

Jenis Bantuan Bantuan beasiswa yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Tahun Anggaran 2010 dalam program ini meliputi: 1. 26 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . 2) Dosen Tetap Yayasan Non PNS/DPK pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS). Mempercepat penyelesaian studi mahasiswa.2011 . 6) Calon dosen. Sasaran 1) Dosen Tetap/PNS pada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). khusus untuk Prodi Saintek pada UIN dan Prodi PGMI. 5) Dosen PTU yang sedang menempuh studi pada PTAI. 4) Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU. C.** ** Dikoordinir dan mendapat persetujuan dari Rektor atau Ketua Perguruan Tinggi Agama Islam masing-masing D. Bantuan Biaya Pendidikan S2 dan S3 Merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada sasaran yang sedang menempuh pendidikan S2 atau S3 dengan biaya mandiri dan tidak sedang mendapatkan bantuan atau beasiswa serupa dari pihak lain. 3. 3) Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU). Memperluas akses dan kesempatan studi lanjut bagi dosen.2.

dilakukan secara kolektif yang diusulkan dan ditandatangani oleh Rektor/ketua sebagaimana dalam formulir terlampir. Pengajuan bantuan biaya pendidikan S2 dan S3 bagi dosen pada PTAIN (UIN. Bantuan Promosi Doktor (BDR) Merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada sasaran yang sedang menyelesaikan pendidikan S3 dan berencana melaksanakan ujian promosi doktor pada tahun 2010. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 27 .2. Persyaratan umum a. 2) Dosen Tetap Yayasan Non PNS/DPK pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS). b. 4) Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU. E. Persyaratan 1. 5) Dosen PTU yang sedang menempuh studi pada PTAI. Sedangkan pengajuan bantuan promosi Doktor wajib menyertakan surat keterangan dari Direktur Pascasarjana tempat studi yang menyatakan bahwa pemohon sedang merencanakan ujian poromosi doktor pada tahun 2010 dan proposal penelitian sebagaimana pada persyaratan khusus. IAIN dan STAIN). Berstatus sebagai: 1) Dosen Tetap/PNS pada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). 3) Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU).

2) copy SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai dosen. Mengajukan berkas permohonan yang dilengkapi dengan: 1) daftar riwayat hidup. 4) copy surat izin belajar dari pimpinan PT tempat tugas. 3) copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. 8) copy rekening Bank yang masih berlaku. Bagi pengusul Bantuan Promosi Doktor: 1) menyertakan surat keterangan Direktur Pascasarjana tempat studi yang menyatakan 28 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . BPP-10. e. NPWP dan referensi Bank yang menyatakan bahwa rekening tersebut masih aktif dan benar. 6) copy transkrip Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terakhir.c. Mendapat rekomendasi dari pimpinan PT tempat bertugas.2011 . 2. Persyaratan khusus a. d. 5) surat keterangan sebagai mahasiswa dari pimpinan PT tempat studi. Mengisi dan mengirim formulir From. 7) surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan atau bantuan penyelesaian studi dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani diatas materai.

Mengirim formulir Form. Direktur Pendidikan Tinggi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 29 . menggunakan email pelamar yang masih aktif. 3. Pengumuman akan ditayangkan melalui website www.id dengan ketentuan sebagai berikut: a.net dan dikirimkan melalui surat kepada Pimpinan PTAI dan Kopertais di seluruh Indonesia.go. 2. d. BBP-10 yang telah diisi ke email bantuanpendidikan@depag.depag. rumusan masalah. Mengajukan berkas permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam. manfaat. 2) melampirkan proposal penelitian yang memuat: Latar belakang. www. email yang dikirim setelah melewati batas tanggal yang ditentukan tidak akan diseleksi lebih lanjut. 4. metodologi penelitian. kajian pustaka. BBP-10 dan menyimpan file tersebut dengan aturan: BBP-10-Nama Pelamar. subjek email diberi judul “BBP-10-Nama pelamar”. b. c. Contoh: “BBP-10-AMHAD. BBP-10 dari website tersebut. biaya dan jadwal riset.id. cq.bahwa pemohon sedang merencanakan ujian poromosi doktor pada tahun 2010. Contoh “BBP-10-AHMAD”. email yang dikirimkan harus disertai dengan identitas dan kontak dari pengirim. Mengisi formulir Form. F. tujuan.go.ditpertais. Mengunduh (download) formulir Form. Prosedur Pengajuan Bantuan 1.xls” 4.

berkas permohonan terdiri dari: 1) prin out formulir Form. 10) copy rekening Bank yang masih berlaku. 7) copy transkrip dari semester awal sampai semester terakhir. dengan alamat Kementerian Agama RI Lt.Islam. 3) copy SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai dosen. 8) surat keterangan sebagai mahasiswa aktif dari pimpinan perguruan tinggi tempat studi. Lapangan Banteng Barat No. BBP-10 yang telah diisi. dikirim secara perorangan. 2) daftar riwayat hidup. pemohon yang mengajukan permohonan lebih dari satu Perguruan Tinggi tempat tugas yang berbeda. 3-4 Jakarta. 8 Kamar B-806 Jl. c. hanya salah satu berkas yang akan diproses dan dipilih secara acak oleh panitia. 9) surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan atau bantuan penyelesaian studi dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani diatas materai. dengan ketentuan sebagai berikut: a. 30 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 . NPWP dan referensi Bank yang menyatakan bahwa rekening tersebut masih aktif dan benar. 5) copy surat izin belajar dari perguruan tinggi tempat tugas. b. 6) copy ijazah pendidikan sebelumnya. 4) copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).

H.11)tim seleksi tidak menerima berkas susulan atau berkas tambahan setelah berkas pertama diterima. d. dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam. tidak lagi berstatus sebagai dosen pada tempat tugas semula. G. Seleksi administrasi dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Proposal dinilai berdasarkan kelengkapan berkas sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. terbukti mendapat bantuan serupa dari sumber lain pada tahun yang sama. d. Bantuan Biaya Pendidikan dan Bantuan Promosi Doktor a. terbukti telah lulus sebelum tahun 2010. b. Penghentian Bantuan Biaya Pendidikan Bantuan Biaya Pendidikan dapat dibatalkan apabila: a. b. Seleksi Seleksi administratif terkait dengan persyaratan yang ditentukan. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 31 . Seleksi dan penilaian terhadap peserta didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut: 1. Kelengkapan dan keakuratan data yang disampaikan 2. meninggal dunia. penerima mengundurkan diri dari Program Bantuan Biaya Pendidikan. c.

2011 . melaporkan penggunaan dana bantuan tersebut kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam. akan diinformasikan melalui rektor/ ketua pada PTAIN masing-masing. Jadwal No 1 2 3 Urian kegiatan Pendaftaran Seleksi Pengumuman penerima bantuan Waktu Pelaksanaan 1 – 31 Mei 2010 Minggu II Juni 2010 Minggu I Juli 2010 Untuk penerima program bantuan pendidikan bagi dosen yang bertugas pada PTAIN. J. Hak Memperoleh dana bantuan biaya pendididkan (BBP) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hak dan Kewajiban Peserta Penerima Bantuan Biaya Pendidikan 1. b. 2. 32 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .I. menggunakan bantuan untuk proses pembelajaran dan penyelesaian studi. Kewajiban a.

Bimbingan dan Penyuluhan Islam. aktif di lembaga keagamaan. Ketika bidang pekerjaan pada sektor modern semakin berkembang dan diversifikatif. Program Studi yang mengalami penurunan peminat itu terutama berada di fakultas/jurusan yang secara spesifik dan nomenklatur merupakan program khusus kajian keislaman. Rasional Beberapa tahun terakhir muncul kecenderungan jumlah mahasiswa atau peminat Program Studi (Prodi) tertentu di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (selanjutnya disebut PTAIN) mengalami penurunan. Pendahuluan A. alumni PTAIN tidak mampu mengisinya. dan Fakultas Adab (Sejarah Kebudayaan Islam). ada anggapan bahwa masa depan lulusan fakultas/jurusan/ prodi tersebut tidak jelas berkaitan dengan lapangan pekerjaan atau bidang kerja yang tersedia di masyarakat. Pertama. atau berkiprah di birokrasi keagamaan (Kementerian Agama). seperti bidang dakwah. dan Komunikasi & Penyiaran Islam). 33 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam .BAB IV PROGRAM BEASISWA PENGUATAN PROGRAM STUDI KHUSUS KAJIAN KEISLAMAN I. pendidikan. yakni Fakultas Ushuluddin (Prodi Aqidah Filsafat. Fakultas Dakwah (Pengembangan Masyarakat Islam. Tafsir Hadits. dan Perbandingan Agama). Ada beberapa faktor mengapa Prodi-prodi tersebut tidak atau kurang menarik bagi calon mahasiswa PTAIN. Persepsi ini muncul karena selama ini lulusan PTAIN (IAIN dan STAIN) hanya mengisi peluang bidang pekerjaan yang berkaitan dengan agama saja.

berkurangnya minat masyarakat Muslim (sebagai pendukung utama PTAI) mengirimkan anak-anaknya untuk mendalami ilmu-ilmu agama ‘tradisional-murni’ ke UIN/IAIN/ STAIN. Pada saat yang sama. Ketiga. kondisi ini berkaitan dengan semakin banyaknya pilihan bagi orang tua Muslim untuk memilih perguruan tinggi mana yang cocok dan lebih menjanjikan masa depan bagi anak-anaknya.2011 . atau Prodi umum di UIN. sementara jurusan/fakultas yang secara khas mendalami kajian keislaman mengalami penurunan peminat. Kondisi ini dipicu mungkin karena ada perubahan mindset atau bahkan paradigma tentang “belajar agama” yang tidak mesti dan melulu melalui lembaga pendidikan Islam semacam pesantren atau perguruan tinggi Islam. dan menjanjikan. persaingan antar perguruan tinggi semakin ketat dan kompetitif. Di sisi lain.Kedua. Masing-masing perguruan tinggi berupaya menarik calon mahasiswa sedemikian rupa sehingga calon mahasiswa memunyai pilihan bebas untuk menentukan perguruan tinggi mana yang akan dipilih. kreatif. Berdasarkan kondisi itulah maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menawarkan program beasiswa bagi alumni MA/SMA dan yang sederajat untuk memperkuat program-program studi yang secara khusus 34 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . sebagian pengelola/pimpinan PTAIN kurang memberikan perhatian sewajarnya terhadap fakultas/jurusan/ prodi yang mengalami kejenuhan atau kurang peminat dengan tawaran program yang lebih menarik. Akibat langsung adalah menurunnya minat terhadap programprogram kajian keislaman yang ditawarkan di PTAIN. Keempat. Kebanyakan calon mahasiswa lebih tertarik pada jurusan/ fakultas Tarbiyah dan Syariah. di satu daerah terdapat banyak perguruan tinggi agama Islam swasta (PTAIS) sehingga harus berbagi mahasiswa dengan PTAIN yang ada.

Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 5. Peraturan Pemerintah No 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan 7. Keputusan Presiden RI Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004. Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4301). 8. Tambahan Lembaran Negara RI 4286). 4. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 66. 2. 5. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2003 Nomor 78. Dasar Hukum 1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2003 Nomor 47. 6. 3. Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2007 tentang Perubahan ketujuh atas Keputusan Presiden RI Nomor Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 35 . Tambahan Lembaran Negara RI 4400). Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4355). Undang-undang Nomor 41 tahun 2008 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2009 (Lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 171. B.menawarkan kajian keislaman yang menjadi misi utama (mainmandate) perguruan tinggi agama Islam. Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4920).

11. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: Dj. 13. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 3 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama RI. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor: PER-66/PB/2005 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas Beban APBN. 10. Pengertian Beasiswa yang dimaksud dalam Pedoman ini adalah pemberian bantuan biaya pendidikan Strata Satu (S1) melalui 36 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . 14.2011 . 12. 15. Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/05/2009 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran dan Pelaksanaan APBN Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK. C.06/2005 tentang Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan APBN. Keputusan Menteri Agama Nomor 156 tahun 2004 tentang Pedoman Pengawasan Pengendalian Pembinaan Program Diploma.80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. 9. Program sarjana dan Program Pascasarjana pada PTAI. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2006 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negeri di lingkungan Kementerian Agama RI.I/701/ 2009 tanggal 17 Nopember 2009 tentang Peserta dan Penyelenggara Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman.

pada program Strata Satu (S1) di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) yang ditunjuk melalui Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Islam. 2. Memperkuat lembaga PTAIN sesuai dengan mainmandate yang dimiliki sebagai lembaga pengkajian ilmuilmu agama. sesuai dengan peraturan tahun akademik yang berlaku di Perguruan Tinggi. 3. selama masa studi hingga lulus. Ruang Lingkup Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman ini adalah kegiatan pendidikan untuk mengkuliahkan peserta/mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat. Bagi peserta program disediakan biaya pendidikan selama masa studi.Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman bagi peserta/mahasiswa yang memenuhi syarat dan telah dinyatakan lulus berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam. Memberikan beasiswa kepada peserta/mahasiswa yang memiliki minat tinggi untuk memperdalam kajian keislaman di Perguruan Tinggi Agama Islam. E. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 37 . Merevitalisasi dan menjamin keberlanjutan pengajaran ilmu-ilmu keislaman melalui penguatan program studi khusus kajian keislaman di PTAIN. D. yakni 4 (empat) tahun atau 8 (delapan) semester. Tujuan dan Target Tujuan dan target Program ini adalah: 1.

5. Peserta program yang mengundurkan diri setelah SK Dirjen ditetapkan atau pada saat program berlangsung. kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor: Dj. Peserta program adalah mereka yang telah mengikuti seleksi. Kuota peserta masing-masing Program Studi ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Islam. F. dan melakukan registrasi ke PTAIN Penyelenggara. kost) yang ditetapkan Penyelenggara selama program. Meluluskan sarjana (S1) yang sekurang-kurangnya memiliki penguasaan dasar-dasar keislaman secara baik. Peserta bersedia tinggal di asrama (atau pesantren. 2. dan kompetensi akademik lainnya.2011 . karena suatu hal yang dapat dipertanggungjawabkan. dinyatakan lulus dan memenuhi syarat. 38 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . terampil berkomunikasi minimal dua bahasa (Arab dan Inggris).4.I/701/2009 tanggal 17 Nopember 2009. 5. Bersedia dikeluarkan dari peserta program apabila terbukti menggunakan narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya. Peserta Program 1. Menstimulasi atau menambah jumlah mahasiswa pada fakultas/jurusan/prodi tertentu PTAIN dengan menyelenggarakan ‘program khusus‘ (crass-program). 4. dinyatakan gugur dan tidak boleh diganti oleh peserta lain. 3.

Tabel 1 Jumlah Peserta Program pada masing-masing Program Studi JUMLAH PESERTA 30 30 19 20 28 25 25 30 30 20 19 25 30 30 20 20 30 19 20 20 30 20 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 PRODI PADA PTAI Aqidah Filsafat UIN Jakarta Bimbingan Penyuluhan Islam UIN Jakarta Aqidah Filsafat UIN Makassar Sejarah Kebudayaan Islam UIN Makassar Perbandingan Agama UIN Yogyakarta Sejarah Kebudayaan Islam UIN Yogyakarta Tasawuf dan Psikoterapi UIN Bandung Pengembangan Masyarakat Islam UIN Bandung Tafsir Hadits IAIN Surabaya Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Surabaya Sejarah Kebudayaan Islam IAIN Surabaya Bimbingan Penyuluhan Islam IAIN Semarang Tasawuf & Psokoterapi IAIN Semarang Tafsir Hadits IAIN Semarang Perbandingan Agama IAIN Banda Aceh Tafsir Hadits IAIN Banjarmasin Bimbingan Penyuluhan Islam IAIN Banjarmasin Aqidah Filsafat IAIN Banten Perbandingan Agama IAIN Lampung Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Padang Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Mataram Aqidah Filsafat STAIN Surakarta Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 39 .

mengikuti tahun akademik yang berlaku di PTAIN. Masa Studi 1. 2. dan ketentuan lain 40 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .23 24 25 26 27 28 29 30 Tafsir Hadits STAIN Kudus Tafsir Hadits STAIN Tulungagung Perbandingan Agama STAIN Kediri Bimbingan Penyuluhan Islam STAIN Purwokerto Bimbingan Penyuluhan Islam STAIN Sorong Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Jember Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Palangkaraya Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Curup Jumlah 24 30 30 30 20 30 20 20 744 G. Jika masa studi di atas tidak dapat dilaksanakan. peserta program akan diminta membuat perjanjian tersendiri dengan Penyelenggara Program (PTAIN) dan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam yang antara lain memuat kesediaan untuk menyelesaikan studi dengan biaya sendiri. Masa studi peserta Program adalah 4 (empat) tahun atau 8 (delapan) semester. 2. menitiktekankan pada model pembelajaran yang menyelaraskan pembelajaran di kelas (reguler) dan pembinaan khusus. H. Bimbingan dan layanan akademik bagi peserta program dilaksanakan secara terintegrasi dengan proses pembelajaran yang berlaku di PTAIN. alokasi waktu.2011 . Bimbingan dan Layanan Akademik 1. Pembinaan reguler dilaksanakan dengan mengikuti jadual perkuliahan.

kajian keagamaan. pertimbangan pasar (market oriented). Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 41 . untuk semester selanjutnya mengikuti jadual perkuliahan normal/reguler. perkuliahan dilaksanakan secara irreguler. c) Memiliki dosen dengan kualifikasi minimal S2 sesuai bidang/keahlian yang dibutuhkan oleh Program. tahfidz al Qur’an.yang ditetapkan Penyelenggara. 3. yakni bahasa asing (Arab dan Inggris). 5. di di luar kelas (asrama. dan proyeksi lulusan dalam dunia kerja. 4. yakni: a) Memiliki ijin penyelenggaraan Program Studi dari Dirjen Pendidikan Islam dan masih berlaku. PTAIN Penyelenggara Program 1. kekhasan program. I. atau tempat lain yang ditetapkan Penyelenggara). atau ketrampilan praktikal lainnya. kutub al-turats. Pembinaan khusus dimaksudkan untuk memperkaya materi kajian keislaman dan membekali mahasiswa dengan kompetensi tertentu. Penyelenggara Program ini adalah PTAIN yang memenuhi persyaratan dan kelaikan dari aspek kelembagaan dan akademik. Penyelenggara Program dapat menyusun kurikulum tersendiri setelah mempertimbangkan pendapat pakar (expert judgement). pesantren. profil lulusan yang diinginkan. b) Program Studi yang ditunjuk telah terakreditasi di BAN-PT minimal B. waktu fleksibel. Pembinaan khusus dilaksanakan di luar tatap muka (ekstra-kurikuler). kebutuhan lokal dan nasional. Untuk semester pertama. peminatan.

Adab Sejarah Kebudayaan Islam 2 3 42 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 . laboratorium. asrama mahasiswa (atau pemondokan yang berfungsi sebagai tempat pembinaan khusus). berorientasi mutu dan kekhususan program. Berikut nama-nama PTAIN yang memenuhi syarat sebagai Penyelenggara Program. 2. Penetapan penyelenggara program dilakukan melalui SK Dirjen Pendidikan Islam.d) Memiliki sarana penunjang penyelenggaraan program seperti ruang belajar. f) Bersedia menandatangani kontrak kinerja sebagai jaminan penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi mutu (quality assurance). perpustakaan. dan lain-lain. Dakwah Bimbingan Penyuluhan Islam Ushuluddin & Perbandingan Adab Agama. Tabel 2: PTAIN Penyelenggara Program dan Program Studi yang Ditawarkan No 1 PTAIN Penyelenggara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta UIN Alauddin Makasar Fakultas/ Jurusan Program Studiyang Ditawarkan Ushuluddin & Aqidah-Filsafat. e) Bersedia melaksanakan program secara inovatif. Sejarah Kebudayaan Islam Ushuluddin & Aqidah-Filsafat. g) Memiliki pengalaman menyelenggarakan program sejenis (record of experience).

Masyarakat Islam. Dakwah & Adab Pengembangan Masyarakat Islam Tafsir-Hadits. Bimbingan Penyuluhan Islam Dakwah Ushuluddin. Pengemb. Sejarah Kebudayaan Islam Komunikasi & Penyiaran Islam Tafsir-Hadits Perbandingan Agama 11 12 IAIN Mataram IAIN Sunan Ampel Surabaya 13 14 15 STAIN Jember. Ushuluddin Jatim STAIN Kediri. Pengembangan Masyarakat Islam Ushuluddin & Tafsir-Hadits. Jatim Ushuluddin Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 43 . Dakwah Bimbingan Penyuluhan Islam Ushuluddin Dakwah Ushuluddin Ushuluddin Perbandingan Agama Pengembangan Masyarakat Islam Perbandingan Agama Aqidah-Filsafat 5 IAIN Antasari Banjarmasin IAIN Ar-Raniry Aceh IAIN Imam Bonjol Padang IAIN Raden Intan Lampung IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten IAIN Walisongo Semarang 6 7 8 9 10 Ushuluddin & Tafsir-Hadits. Jatim Dakwah STAIN Tulung Agung.4 UIN Sunan Gunung Djati Bandung Ushuluddin & Tasawuf & Dakwah Psikoterapi. Dakwah Tasawuf & Psikoterapi.

Dakwah Kalteng STAIN Sorong. orientasi studi. b. Jateng STAIN Curup. Jateng Ushuluddin STAIN Surakarta. Wewenang. Direktorat bertanggungjawab untuk menyediakan biaya penyelenggaraan pendidikan Program Strata Satu (S1) sebagaimana dimaksud poin C dan D. menyelenggarakan proses pendidikan atau perkuliahan sejak persiapan program. Jateng STAIN Purwokerto. selama tahun akademik berlangsung. memfasilitasi/menyediakan asrama atau tempat tinggal bagi peserta/ mahasiswa Program untuk mempermudah pembinaan dan bimbingan akademik khusus bagi peserta program. termasuk kegiatankegiatan lainnya yang terkait dengan program ini. Bengkulu Ushuluddin Dakwah Dakwah Tafsir-Hadits Aqidah-Filsafat Bimbingan Penyuluhan Islam Komunikasi & Penyiaran Islam Komunikasi & Penyiaran Islam Bimbingan Penyuluhan Islam STAIN Palangkaraya. 44 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 . 2. dan Hubungan Tanggung Jawab 1. Penyelenggara Program bertugas dan bertanggung jawab untuk: a. hingga pembelajaran/perkuliahan dan pembinaan khusus serta pelaksanaan kegiatan lainnya yang terkait. Papua Dakwah J.16 17 18 19 20 21 STAIN Kudus. Tugas. matrikulasi.

dan memberlakukan peraturanperaturan akademik yang diperlukan sesuai dengan kepatutan/tradisi akademik yang berlaku di masingmasing PTAIN penyelenggara. b. menetapkan dan mengalokasikan biaya penyelenggaraan pendidikan. melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak Direktorat untuk membicarakan masalah-masalah yang muncul selama penyelenggaraan program. Penyelenggara Program berwenang untuk: a. Pengaturan hubungan antara Direktorat dan Penyelenggara Program dimaksudkan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku. mengajukan pertanyaan. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 45 . membuat. menyusun. 3. b. sesuai dengan besaran yang ditentukan. membuat laporan perkembangan akademik dan keuangan setiap semester dan akhir studi yang ditujukan kepada Direktorat. 4.c. melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program. memberhentikan beasiswa secara sepihak jika terdapat penyimpangan dan/atau pelanggaran dari Penyelenggara Program dan peserta program. c. c. meminta laporan perkembangan akademik dan keuangan setiap semester dan akhir studi dari Penyelenggara Program. Direktorat berwenang untuk: a. sesuai ketentuan yang berlaku. 5.

Tabel 3 Hubungan Tanggung Jawab dalam Penyelenggaraan Program No I II III TingkatTugas dan Kewenangan Kebijakan strategis Kebijakan teknis operasional Koordinasi Pejabat Direktorat Dirjen Pendidikan Islam Direktur Diktis Direktur Diktis 13 Penyelenggara Rektor/Ketua Purek/Ketua atau Pejabat yang ditunjuk Purek/Puket. Kementerian Agama RI. Program ini dibiayai dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Hubungan kerja sama Direktorat dan Penyelenggara Program merupakan dasar hukum bagi status mahasiswa yang kuliah dan diberi beasiswa melalui Program ini. 2. Pejabat Setingkat atau Pimpinan unit lain yang ditunjuk Dekan /Wakil Dekan. Ketua Jurusan atau Kaprodi IV Pelaksanaan Kasubdit Akademik & Kemahasiswaan K. yaitu a) komponen untuk membantu kebutuhan hidup peserta selama studi. yaitu 46 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Biaya Pendidikan 1. Komponen yang dibiayai untuk peserta Program terdiri atas dua komponen.karena mahasiswa dalam Program ini tidak terikat oleh peraturan perundang-undangan tertentu.2011 .

dan/ atau tidak tercapainya tujuan program. praktikum. matrikulasi. Biaya pendidikan tersebut akan dihentikan jika terdapat penyimpangan/ pelanggaran dari peserta Program. Biaya pendidikan dimaksud pada poin 2 diberikan kepada peserta Program secara bertahap. setiap tahun anggaran. Pembayaran. 4. biaya membeli buku/ copy/bahan. Pembiayaan. 2. dan biaya pembinaan khusus. termasuk pajak dengan rincian yang sah.biaya hidup (living cost) disesuaikan dengan kemampuan anggaran Kementerian Agama. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 47 . dan berdasarkan prestasi studi (progress report) mahasiswa dan diberikan selama masa studi (multi years) sesuai rencana anggaran Kementerian Agama. L. 5. dan Pencairan 1. Pembiayaan pendidikan dituangkan dalam Rencana Anggaran Biaya. sedangkan penggunaannya untuk penyelenggaraan pendidikan diatur lebih lanjut dengan PTAIN Penyelenggara Program. dan b) komponen penyelesaian studi. setelah mendapat pertimbangan dari Penyelenggara. bersifat selektif. Pembayaran biaya Program ini dilakukan melalui mekanisme dan prosedur pencairan keuangan negara. Pembayaran dimaksud pada poin 1 dilakukan melalui rekening masing-masing peserta. terdiri atas biaya penyelenggaraan pendidikan (SPP). 3. dan transport kedatangan (at cost). 3. Komponen pertama diterima langsung oleh peserta. sedangkan komponen kedua akan diserahkan oleh peserta (melalui transfer) kepada Penyelenggara sebagai biaya penyelenggaran program dan pengembangan akademik atau institusi.

dan ditandatangani pihak Direktorat dan Penyelenggara Program. Membuat Surat Kuasa kepada Bank untuk mentransfer biaya pendidikan kepada Penyelenggara. c. Laporan terdiri atas laporan akademik dan keuangan yang dibuat secara akuntabel sesuai dengan mekanisme dan prosedur penggunaan keuangan negara. Pencairan dilakukan langsung ke rekening peserta setelah memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. mengikuti tahun akademik yang berlaku di Perguruan Tinggi. indikator kinerja. Menandatangani Surat Pernyataan (form terlampir). 4.q Direktur Pendidikan Tinggi Islam) yang berisi antara lain (tentative): a. Laporan dibuat secara periodik. 48 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 . tujuan. b. Mengirim nomor rekening atas nama peserta Program. output/ outcomes yang dikehendaki. Laporan ditujukan langsung kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam (c. dll. Bagian 1 Pendahuluan: latar belakang. 3. Menandatangani Berita Acara dan Kwitansi penerimaan. Hasil penyelenggaraan pendidikan Program ini merupakan pertanggungjawaban Penyelenggara terhadap Direktorat. d. 4. II. sebagaimana tertuang dalam lampiran Pedoman ini. Pelaporan dan Pertanggungjawaban 1. 2.

Bagian 2 Penyelenggaraan Program: desain/mekanisme. Bagian 4 Keberlanjutan Program: implikasi finansial. pajak yang dipungut dan disetorkan ke kas negara disertai buktibukti pengeluaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dilakukan untuk melihat sejauhmana pelaksanaan Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman berjalan dengan baik. kepesertaan. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 49 . Bagian 3 Laporan Keuangan: rencana anggaran biaya. e. realisasi program.b. Monev dilaksanakan secara terpadu antara Penyelenggara Program (internal) dan Direktorat secara eksternal untuk menghasilkan kajian yang komprehensif dan langsung sebagai bagian pengambilan keputusan. rekapitulasi penggunaan dana. c. Bagian 5 Lampiran-lampiran yang diperlukan. dll. sisa dana. dll. faktor pendukung dan penghambat. III. d. solusi yang dilakukan. tahapan pelaksanaan. dan tepat sasaran. penanggungjawab program atau penyelenggara. tepat waktu. 2. masalah yang muncul. komitmen manajemen keberlanjutan program. tepat tujuan.Monitoring dan Evaluasi 1. serta akuntabilitas tinggi (3T1A).

Evaluasi dilakukan secara bertahap. 50 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Untuk informasi tahun 2010 akan diumumkan tersendiri. Kegiatan Monev pada tingkat Pusat dilakukan dengan menugaskan Pejabat Direktorat Pendidikan Tinggi Islam atau person yang memiliki kualifikasi dan kepakaran tertentu melalui dana monitoring dan evaluasi Program Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan.2011 . periodik. Hal-hal lain yang belum ditetapkan dalam Pedoman ini akan ditentukan kemudian. IV. Penutup Demikian Pedoman ini disusun dan disampaikan kepada Penyelenggara Program dan Peserta Program untuk dijadikan pedoman dan rujukan dalam penyelenggaraan Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman. 4. Keterangan: Informasi yang dimuat dalam bab ini merupakan informasi program tahun 2009. meliputi penyelenggaraan program dari awal sampai akhir.3. Hasil monitoring dan evaluasi dilaporkan kepada Direktorat 5.

Untuk mendukung langkah tersebut. Sejalan dengan itu Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional menunjukkan keberpihakan kepada peserta didik. kecerdasan. Paradigma baru pendidikan menempatkan peserta didik sebagai subyek pendidikan. pengendalian diri. akhlak mulia. bangsa dan negara. Dalam kenyataannya tidak semua mahasiswa Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 51 . Pendahuluan A. kepribadian. masyarakat. namun ia berprestasi. serta keterampilan yang diperlukan dirinya.BAB V BANTUAN PENDIDIKAN MAHASISWA MISKIN DAN BERPRESTASI PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM SWASTA I. mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen kekuatan moral bangsa perlu mendapat pengembangan dan pembinaan yang terus menerus. Hal tersebut sebagaimana dinyatakan pada Bab V pasal 12 ayat 1c-d Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya dan mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. Rasional Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang baik agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. terutama peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi.

Adanya upaya perubahan yang terjadi dalam manajemen PT yang mengarah kepada sistem korporasi.2011 . yakni dengan adanya kenaikan biaya pendidikan. langkah strategis yang tepat adalah memberikan bantuan biaya pendidikan berupa pemberian beasiswa. Di lain pihak ada mahasiswa yang putus di tengah perjalanan studinya hanya karena alasan tidak mampu mengikuti perkuliahan. sangat dimungkinkan membesarnya biaya pengelolaan. melainkan dilihat dari tercapainya bantuan pembiayaan studi itu bagi mahasiswa yang betul-betul memerlukan. Tentu norma yang terukur tersebut tidak terbatas pada Indeks Prestasi Komulatif (IPK)-nya tetapi juga pertimbangan-pertimbangan lainnya. Keberhasilan dari bantuan beasiswa kepada mahasiswa bukan diukur dari terserapnya dana yang telah dialokasikan. tetapi terhambat proses studinya karena kekurangan biaya. Untuk itu Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam bertekad untuk melakukan segala upaya agar mahasiswa. Pada gilirannya mahasiswa akan terkena dampak. tetapi diharapkan dapat memperkecil angka kegagalan studi hanya karena alasan ekonomi. Ada kalanya mahasiswa mempunyai prestasi tinggi. Pada akhirnya kelayakan calon penerima beasiswa yang akan ditetapkan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan kemanusiaan.mengikuti proses dan perubahan pembelajaran secara linear. Untuk menghindari kemungkinan mahasiswa mengundurkan diri dari proses studi atau terhambat proses belajarnya. khususnya dari keluarga miskin dan berprestasi berada di Perguruan Tinggi Agama Islam 52 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Bantuan beasiswa akan dapat tepat sasaran bila proses seleksi dilakukan secara sistematis dan terukur. Sekalipun usaha ini belum dapat menjangkau seluruh mahasiswa.

Terbantunya sebagian biaya pendidikan mahasiswa miskin dan berprestasi Perguruan Tinggi Agama Islam swasta (PTAIS) sebanyak 4100 mahasiswa. 3. Mewujudkan keadilan dan demokratisasi dalam bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa miskin dan berprestasi. 6. Memberikan bantuan biaya pendidikan berupa beasiswa kepada mahasiswa yang mengalami kendala secara ekonomi dan/atau geografis. Tujuan dan Target Tujuan kegiatan bantuan ini adalah: 1. Meningkatkan kesejahteraan mahasiswa dalam rangka pengembangan peran sosial calon intelektual pada masyarakat global. Meningkatkan pelayanan pendidikan yang terbaik dan bermutu bagi mahasiswa. 7. Sedangkan target adalah: 1. 5.memperoleh kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi dan dapat meringankan beban studinya. Memberi penghargaan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi dibidang akademik. Mendorong mahasiswa untuk berkompetisi dalam berprestasi akademik. 4. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 53 . 2. B. Memperkuat sumber daya manusia yang berpotensi untuk berperan dalam mempercepat pembangunan bangsa menuju kemandirian di tengah-tengah percaturan global dan kompetitif.

Mahasiswa aktif dan Memiliki kartu tanda mahasiswa (KTM) yang masih berlaku (bukan mahasiswa yang cuti akademik atau mahasiswa tanpa keterangan) dengan dibuktikan bahwa mahasiswa tersebut telah melakukan registrasi dari pimpinan. Mitra dan Sasaran 1. Surat Keterangan tidak sedang menerima beasiswa dan/ atau akan mendapatkan beasiswa dari sumber lain pada tahun yang sama atau dua tahun sebelumnya yang disahkan pimpinan perguruan tinggi (blangko terlampir).2011 . 3. II. Warga Negara Indonesia. Termotivasinya mahasiswa miskin dan berprestasi untuk mengembangkan diri lebih lanjut. A. Sasaran dalam program pemberian bantuan adalah mahasiswa miskin dan berprestasi pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta di lingkungan Kementerian Agama RI. 2. Persyaratan Umum 1. C. 2.2. Persyaratan Usulan Pengajuan Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Berprestasi Perguruan Tinggi yang berhak mengajukan usulan beasiswa miskin dan berprestasi adalah yang program studinya sudah terakredirasi. 54 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Mitra dalam kegiatan ini adalah Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) sebagai tempat penyaluran bantuan beasiswa dan tempat terjadinya proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa.

4. Mampu Baca Tulis Alquran dengan baik dan benar yang dibuktikan Surat Keterangan dari Rektor/ Dekan/ Ketua Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 55 . 5. Mahasiswa yang berhak memperoleh beasiswa tersebut berasal dari Program Studi yang telah terakreditasi. Minimal duduk pada semester III. 7. IP-Komulatif (IPK) minimal 2. 3. Persyaratan Khusus Bagi mahasiswa yang mengajukan beasiswa Miskin dan Berprestasi.4. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin. 2. 5. yang bersangkutan harus memenuhi semua syarat-syarat khusus sebagai berikut: 1. 6. Orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi tetapi berprestasi secara akademik.75 (dua koma tujuh lima) (blangko terlampir). B. Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Surat Keterangan berakhlak mulia (tidak pernah terkena sanksi tertulis tingkat berat) atas pelanggaran Tata Tertib Mahasiswa PTAI (blangko terlampir). harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya. di samping harus memenuhi persyaratan umum. Diprioritaskan bagi mahasiswa dengan orang tua berpenghasilan terendah. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi. yang dikeluarkan oleh kepala desa/ Instansi tempat orang tua bekerja.

1. Mengisi formulir Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Berprestasi secara lengkap dan disimpan sesuai dengan nama Perguruan Tingginya melalui E-Mail: beasiswa. Kewajiban PTAIS dan Mahasiswa Penerima Bantuan Kewajiban PTAIS dan Mahasiswa Penerima Bantuan adalah: 1. 811. Mengirimkan proposal permohonan Bantuan Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Mahasiswa Berprestasi kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam cq. Prosedur Pengajuan Bantuan 1.000. 2.atau yang diberi wewenang untuk itu (blangko terlampir). IV.miskin2010@gmail. Perguruan Tinggi Agama Islam penerima bantuan berkewajiban sebagai berikut : a. 56 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Kontrak Kinerja dan kwitansi penerimaan bantuan (contoh terlampir). III. Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat. PTAIS wajib menyalurkan bantuan tersebut kepada mahasiswa penerima beasiswa sesuai besaran yang ditentukan (Rp. Direktur Pendidikan Tinggi Islam dan dialamatkan ke Lantai 8 Kamar B.200. PTAIS penerima bantuan wajib menanda tangani Berita Acara.com dan Password: mahasiswa2010.2011 .-/mahasiswa miskin dan berprestasi) tanpa dipotong dan paling lambat 2 (dua) minggu setelah bantuan diterima PTAIS. b.

Jumlah mahasiswa penerima beasiswa. Penutup Demikian Petunjuk Teknis ini disusun dan disampaikan kepada penerima bantuan sebagaimana Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam agar dapat dijadikan pedoman dan pertimbangan dalam pelaksanaan dan laporan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 57 . VI. Monev dilakukan dengan menugaskan pejabat/staf Direktorat ke PTAI penerima bantuan. 3. PTAIS penerima bantuan wajib mempertanggung jawabkan penerimaan bantuan dengan membuat laporan tertulis kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam (cq. Tepat sasaran. Evaluasi dan Monitoring (Monev) Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauhmana pelaksanaan Bantuan Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Berprestasi berjalan dengan baik. Direktur Pendidikan Tinggi Islam) paling lambat 2 (dua) minggu setelah penyaluran bantuan kepada mahasiswa. tepat jumlah dan tepat waktu. tepat tujuan dan sasarannya. Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap penyelenggaraan program beasiswa Miskin dan Berprestasi . Penyaluran dana beasiswa. 2. Mahasiswa penerima bantuan berkewajiban membayar biaya perkuliahan dan kewajiban lainnya yang ditetapkan oleh lembaga. 4.c. V. Prestasi akademik mahasiswa penerima beasiswa. antara lain: 1. 2.

pertanggungjawaban dana Bantuan Beasiswa Mahasiswa Miskin dan Berprestasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS).2011 . Hal-hal lain yang belum ditetapkan dalam Petunjuk Teknis ini akan ditentukan kemudian hari. 58 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .

Rasional Salah satu upaya merealisasikan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan untuk menjadikan jabatan guru sebagai jabatan profesional adalah dengan menyelenggarakan pendidikan profesi yang memungkinkan guru menguasai kompetensi utuh. serta sertifikat profesi untuk guru MI atau PAI. Ketentuan ini berlaku bagi semua guru. baik dari sisi akademik maupun pengelolaan. Kompetensi ini ditandai dengan perolehan Sertifikat Pendidik yang selanjutnya akan diikuti dengan penghargaan tunjangan profesi. Sehubungan dengan persyaratan tersebut. seorang guru (MI atau PAI pada sekolah) minimal harus mempunyai kualifikasi akademik sarjana (S1) atau D-IV. termasuk bagi guru MI dan guru PAI pada sekolah. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 29 ayat (2). Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 59 .BAB VI PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI SARJANA (S1) BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MELALUI DUAL MODE SYSTEM A. Pendahuluan 1. sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada peningkatan kualitas pendidikan. perlu segera dirancang program pendidikan seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam bentuk yang dapat dipertanggungjawabkan.

2. Oleh karena itu.Jumlah. sementara yang masih berlatar belakang pendidikan SLTA dan D-II berjumlah 303. MTS. mulai dari kota besar sampai ke daerah terpencil. Data perkembangan jumlah guru tahun 2006 menunjukkan bahwa guru MI dan PAI pada sekolah yang telah menyelesaikan sarjana (S1) sebanyak 220. semua pendidik harus sudah memenuhi kualifikasi akademik minimal sarjana (S1)/D-IV. Memperhatikan hal tersebut. yaitu sampai tahun 2015. di mana paling lama sepuluh tahun sejak diberlakukannya Undang-Undang tersebut. persebaran. bahkan juga dengan latar belakang yang sangat bervariasi. diperlukan prakarsa inovatif dan efisien untuk memberikan layanan pendidikan yang memungkinkan tidak mengganggu pelaksanaan tugas-tugas keseharian masing-masing guru. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.742 orang. mulai tahun akademik 2008/2009 menyelenggarakan Program Peningkatan Kualifikasi Akademik Sarjana (S1) bagi Guru MI dan Guru PAI pada Sekolah dengan menggunakan pendekatan dual mode system . oleh karena itu diperlukan penanganan ekstra dan mendapatkan skala prioritas.543 orang sementara secara kuantitas guru MI dan PAI pada sekolah menduduki peringkat pertama dan kondisi mereka yang cukup kompleks dibanding guru-guru yang lain. MA yang berjumlah 524.2011 . dan heterogenitas latar belakang guru di lingkungan Kementerian Agama yang bertugas di MI. Jumlah guru ini tersebar di seluruh pelosok tanah air.801 orang. Hal ini mengindikasikan betapa kompleks pekerjaan yang harus digarap untuk memenuhi amanat Undang-Undang. Tujuan Penyelenggaraan Program Peningkatan Kualifikasi Sarjana (S1) bagi Guru MI dan Guru PAI pada Sekolah dengan 60 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .

Program ini dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). B. kompetensi profesional. dan kompetensi sosial. b. yang dalam proses perkuliahannya menggunakan pendekatan dual mode system melalui pengintegrasian sistem pembelajaran konvensional (tatap muka di kampus) dan sistem pembelajaran mandiri. kompetensi kepribadian. memberikan layanan peningkatan kualifikasi sarjana (S1) bagi guru MI dan guru PAI pada Sekolah lulusan PGA (SLTA sederajat) dan Diploma (D-I. menghasilkan lulusan yang berkualifikasi akademik sarjana pendidikan untuk guru MI dan guru PAI pada sekolah. D-II. 3. Kompetensi Lulusan Program peningkatan kualifikasi akademik sarjana (S1) bagi guru MI dan guru PAI pada Sekolah dengan menggunakan pendekatan dual mode system mengarahkan lulusannya untuk memiliki kompetensi pedagogik. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 61 . Pengertian Program peningkatan kualifikasi sarjana (S1) bagi guru Madrasah MI dan guru PAI pada sekolah adalah suatu program penyelenggaraan pendidikan yang secara khusus diperuntukkan bagi guru dalam jabatan di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. dan D-III) sebagaimana diamanatkan perundang-undangan.menggunakan dual mode system bertujuan untuk: a. Kurikulum 1.

sedangkan kurikulum lokal ditetapkfan oleh PTAI yang ditunjuk sebagai penyelenggara oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Mata Kuliah Utama. 3. dan Mata Kuliah lainnya.2.2011 . Struktur Kurikulum dan Sebaran Mata Kuliah Struktur kurikulum program ini terdiri atas kelompok Mata Kuliah Dasar. Kurikulum inti ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Struktur kurikulum dan sebaran mata kuliah program ini sebagaimana terlampir. Beban Studi dan Lama Program Beban studi (satuan kredit semester) dan lama program yang harus ditempuh mahasiswa disesuaikan dengan latar belakang pendidikan calon mahasiswa dengan mengacu pada Surat Keputusan Mendiknas Republik Indonesia Nomor 234/ U/2000 sebagai berikut: Tabel 1 Beban Studi dan Lama Program Keterangan: Latar Belakang Pendidikan PGA/SLTA D-I Kependidikan D-II Kependidikan D-III Kependidikan Beban Studi (sks) 144-160 110-120 70-80 40-50 Lama Program 8 – 10 semester 6–8 semester 4–6 semester 2–4 semester 62 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . dengan keseluruhan sks yang harus ditempuh sejumlah 144 sks dengan rincian 80% (116 sks) kurikulum inti dan 20% (28 sks) kurikulum lokal.

Bagi yang latar belakang pendidikannya bukan berasal dari program studi kependidikan, penetapan beban studi yang ditempuh diatur oleh perguruan tinggi penyelenggara dengan menitikberatkan pada pengembangan kompetensi pedagogik. C. Sistem Pembelajaran Perkuliahan dilakukan dengan menggunakan pendekatan dual mode system melalui perpaduan antara sistem pembelajaran tatap muka dengan sistem pembelajaran mandiri (self-instruction). Program ini mengakui pendidikan formal, pelatihan, dan pengalaman kerja melalui tes unjuk kinerja (performance test). 1. Pembelajaran Tatap Muka Kegiatan pembelajaran tatap muka diadakan untuk memantapkan penguasaan mahasiswa terhadap materi yang disajikan dalam bahan belajar mandiri (BBM) melalui serangkaian pertemuan langsung antara mahasiswa dengan dosen secara terjadwal. Bahan belajar yang dikaji dalam kegiatan pembelajaran tatap muka meliputi: a. Konsep-konsep dalam bahan belajar mandiri yang sulit dan masih belum dipahami oleh mahasiswa setelah mempelajarinya secara mandiri. b. Aplikasi dan pemecahan masalah yang diangkat dari materi yang terkandung dalam bahan belajar mandiri. c. Masukan bagi penyelesaian tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa dalam kapasitas individu dan kelompok.

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

63

d. Masukan bagi pelaksanaan praktikum yang harus dikerjakan oleh mahasiswa, baik secara individual maupun kelompok. Pembelajaran tatap muka dilakukan dosen berkualifikasi minimal S2 yang ditetapkan oleh Dekan Fakultas/Ketua STAI Induk. Untuk PTAI Mitra, penetapan dosen dilakukan oleh PTAI Induk berdasarkan usulan PTAI Mitra. Kegiatan pembelajaran tatap muka meliputi: a. Ceramah dan tanya jawab. b. Diskusi kelas atau kelompok. c. Bimbingan kegiatan praktik dan praktikum. d. Bimbingan penyelesaian tugas-tugas. e. Penugasan terstruktur. Kegiatan pembelajaran tatap muka dilakukan dengan dukungan bahan dan sarana seperti: a. Hand out yang disiapkan oleh dosen. b. Sumber belajar berupa buku, jurnal, dll. c. Bahan-bahan sajian yang disiapkan oleh mahasiswa. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan 12-16 kali per mata kuliah dalam satu semester. Lama pertemuan pembelajaran tatap muka disesuaikan dengan bobot sks mata kuliah yang bersangkutan (1 sks = 50 menit). Pembelajaran tatap muka dilaksanakan di kampus PTAI, baik PTAI Induk maupun PTAI Mitra. 2. Pembelajaran Mandiri Pembelajaran mandiri adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan bahan belajar mandiri 64

Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 - 2011

yang disebut modul. Pada awal perkuliahan, dosen pengampu mata kuliah menjelaskan cara belajar dengan menggunakan modul. Dalam modul tersebut juga diuraikan penjelasanpenjelasan mengenai cara pembelajaran mandiri secara lebih rinci sesuai dengan karakteristik masing-masing mata kuliah. Dalam proses pembelajaran mandiri, mahasiswa dapat mempelajari modul, baik secara perseorangan maupun dalam kelompok belajar. Pembelajaran mandiri disertai dengan kegiatan tutorial dalam bentuk responsi oleh dosen. Kegiatan tutorial dilaksanakan minimal empat kali untuk setiap mata kuliah, yaitu: satu kali di awal perkuliahan, dua kali di pertengahan perkuliahan (sebelum UTS dan setelah UTS), dan satu kali menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Jumlah pertemuan kegiatan tutorial dapat ditambah atas inisiatif mahasiswa dan pengelolaannya diatur oleh PTAI penyelenggara. Tempat kegiatan tutorial dapat dilaksanakan di Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB), Kelompok Kerja Madrasah (KKM), Kelompok Kerja Guru (KKG) atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran mandiri dengan tutorial, dimungkinkan untuk menggunakan pembelajaran termediasi (mediated instruction) atau tutorial/responsi on-line dengan memanfaatkan perangkat keras komputer. 3. Praktik/Praktikum dan Tugas Akhir Pada mata kuliah tertentu, mahasiswa diharuskan melakukan kegiatan praktik dan/atau praktikum, di mana frekuensi dan durasinya disesuaikan dengan ketentuan yang tercantum dalam pedoman ini. Praktik dan praktikum merupakan bentuk pembelajaran yang memadukan 65

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

mengawasi pelaksanaan kegiatan praktik/praktikum. memberikan arahan. b. membantu mahasiswa dalam membuat laporan kegiatan praktik/praktikum. biologi. antara lain peralatan praktik dan laboratorium. saran dan bantuan untuk mengatasi kesulitan atau masalah yang muncul dalam kegiatan praktik/praktikum. atau prosedur dengan pengawasan langsung dosen/pembimbing. Sementara praktikum adalah kegiatan pembelajaran melalui tugas terkendali yang berhubungan dengan validasi fakta atau hubungan antar fakta.2011 . Dosen pengampu mata kuliah melakukan bimbingan untuk membantu mahasiswa dalam: 66 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . c. dan sebagainya. dan sebagainya. dan d.kemampuan kognitif. Kegiatan praktik dan praktikum merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan dalam bentuk perkuliahan tatap muka dan dilaksanakan dengan menggunakan berbagai peralatan pendukung. Dosen pengampu mata kuliah praktik/praktikum melakukan bimbingan untuk: a. mahasiswa diharuskan melaksanakan tugas-tugas. konsep. membantu mahasiswa dalam merencanakan praktik/ praktikum. dan psikomotor dalam rangka pencapaian kompetensi yang bersifat multi dimensi. baik yang tercantum dalam bahan belajar mandiri maupun pedoman penilaian. seperti praktikum fisika. seperti praktik menggambar. olahraga. kimia. sesuai yang disyaratkan dalam kurikulum. Dalam menyelesaikan mata kuliah. afektif. Praktik adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk mengaplikasikan teori.

Program Pemantapan Kemampuan Profesional Program Pemantapan Kemampuan Profesional (P2KP) adalah bentuk kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk mendukung ketercapaian kompetensi profesional sebagai guru. melaksanakan penyelesaian tugas akhir. Penyelenggaraan P2KP diatur dan disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku di PTAI Induk. Modul yang dipersiapkan untuk pembelajaran mandiri dapat juga digunakan sebagai bahan rujukan dalam perkuliahan tatap muka. menyusun hasil karya tulis. d.a. menentukan topik dan lingkup permasalahan yang akan diselesaikan. menyusun laporan tugas akhir. diselenggarakan dengan menggunakan modul. menganalisis dan mensintesis informasi yang sudah diperoleh. sementara kegiatan pembelajaran mandiri. b. Modul yang digunakan dalam program ini ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. c. pengembangan bahan ajar diserahkan sepenuhnya kepada dosen pengampu mata kuliah. Bahan Belajar Proses pembelajaran dalam program ini mengintegrasikan antara sistem pembelajaran tatap muka di kampus dan sistem pembelajaran mandiri. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 67 . P2KP dilaksanakan di madrasah dan sekolah sesuai dengan program studi yang ditempuh. dan e. Pada kegiatan sistem tatap muka di kampus. 4. 5. menghimpun.

3) Nilai tes tertulis dan tes kinerja (performance test). penelitian tindakan atau studi pustaka). 2) Penyelesaian Studi Jalur Non Skripsi 68 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . mahasiswa diberi alternatif melalui jalur skripsi atau non skripsi. Nilai keberhasilan studi untuk setiap mata kuliah merupakan hasil kumulatif dari komponen tugas. ujian akhir semester. Sedangkan jalur non skripsi adalah jalur penyelesaian studi dengan membuat makalah. Penilaian terhadap keberhasilan studi mahasiswa untuk setiap mata kuliah dilakukan dengan cara menentukan batas kelulusan berdasarkan tingkat ketercapaian mahasiswa atas tujuan mata kuliah yang diikutinya (penguasaan materi). 1) Penyelesaian Studi Jalur Skripsi Penulisan skripsi dapat dipilih mahasiswa yang telah menyelesaikan 75% dari beban total sks. Jalur skripsi merupakan jalur penyelesaian studi dengan menyusun hasil penelitian (penelitian lapangan. dan mendapat rekomendasi tentang kemampuan menyusun skripsi dari Dosen Penasehat Akademis. yaitu: 1) Nilai mata kuliah melalui pembelajaran mandiri.6. 2) Nilai mata kuliah melalui pembelajaran tatap muka. Alternatif Penyelesaian Akhir Studi Untuk menyelesaikan akhir studi. serta komponen penilaian lainnya. Sistem Penilaian a. Penilaian Keberhasilan Studi Ada tiga macam nilai yang akan diperoleh mahasiswa lulusan program ini. ujian tengah semester. b.2011 .

Monitoring mencakup hal-hal yang bersifat akademik dan administratif. PTAI Induk harus menyampaikan laporan monitoring secara periodik kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. D. PTAI Induk sebagai penyelenggara program perlu membuat rambu-rambu dalam menetapkan jumlah dan distribusi sks yang harus ditempuh guru dalam jabatan untuk menyelesaikan program S-1 PGMI/PAI-nya. Sistem Monitoring Monitoring dilakukan melalui dua macam: a. Monitoring yang dilakukan oleh tim yang ditunjuk Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terhadap PTAI Induk dan PTAI Mitra.Penyelesaian studi dengan jalur non skripsi dapat dipilih mahasiswa dengan diberi kewajiban untuk menempuh mata kuliah pengganti skripsi sesuai kurikulum yang berlaku. Sistem Konversi SKS 1. c. 7. Prosedur dan pelaksanaan monitoring diserahkan kepada PTAI Induk. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 69 . pengalaman mengajar dan pelatihan dan/atau diklat yang telah diikuti sebagai perolehan satuan kredit semester (credit earning). Rasional Mengingat kondisi mahasiswa yang mengikuti program ini adalah para guru dalam jabatan. Monitoring yang dilakukan PTAI Induk terhadap PTAI Mitra. maka perlu dilakukan sistem konversi dengan memperhatikan latar belakang pendidikan sebelumnya. b.

Latar belakang pendidikan Latar belakang pendidikan terakhir yang dimiliki guru digunakan untuk menentukan jumlah sks yang wajib ditempuh pada program studi yang diikuti. Aspek-aspek yang dapat dikonversi ke dalam sks meliputi aspek-aspek sebagai berikut: a. Sks hasil konversi ini berfungsi sebagai pengurang beban sks yang harus ditempuh mahasiswa dalam menyelesaikan program sarjana (S-1) PGMI atau PAI. 4. Bentuk dan Perhitungan Konversi Bentuk konversi sks meliputi latar belakang pendidikan. Tabel berikut menunjukkan jumlah sks yang wajib ditempuh sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . pengalaman mengajar.2011 . dan pelatihan/diklat. Perhitungan konversi masing-masing aspek dan komponen yang dikonversikan diatur oleh PTAI Induk. dan pelatihan/diklat yang dimiliki mahasiswa sebelum program kualifikasi akademik sarjana (S1) PGMI atau PAI. pengalaman mengajar. 3. Tujuan Konversi SKS Penerapan sistem konversi bertujuan untuk memberi penghargaan terhadap pengalaman kerja dan hasil belajar yang diperoleh guru sebelumnya untuk mengurangi beban sks yang harus ditempuh pada program peningkatan kualifikasi bagi guru dalam jabatan ini. Pengertian Konversi sks adalah jumlah satuan kredit semester yang diperoleh mahasiswa berupa penghargaan terhadap aspekaspek latar belakang pendidikan.2.

b. Tabel 2 Konversi Latar Belakang Pendidikan Latar Belakang Pendidikan PGA/SLTA D-I Kependidikan D-II Kependidikan D-III Kependidikan Beban Studi (sks) 144-160 110-120 70-80 40-50 Lama Program 8 – 10 semester 6–8 semester 4–6 semester 2–4 semester Keterangan: Lulusan D-I. D-II.232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Pengalaman Mengajar Masa kerja guru minimal 10 tahun dapat dikonversi ke dalam mata kuliah sebagai berikut: 1) Micro teaching (3 sks) 2) Etika Profesi (2 sks) 3) Perencanaan Pembelajaran (2 sks) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 71 . dan D-III/Sarjana Muda wajib berasal dari perguruan tinggi yang program studinya terakreditasi dan/ atau memiliki ijin penyelenggaraan dari yang berwenang.

Pelatihan Profesional Pelatihan yang dapat dikonversi adalah pelatihan yang relevan dengan mata kuliah. Rekruitmen Mahasiswa Rekruitmen calon mahasiswa program ini perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. 2.4) Pemamtapan Kemampuan Profesional (4 sks) Konversi pengalaman masa kerja diberikan melalui tes tertulis dan tes unjuk kinerja (performance test) untuk menetapkan nilai kelulusan pada mata kuliah tersebut. Perhitungan konversinya adalah 48 jam (@ 50 menit) sama dengan 1 sks. belum memiliki kualifikasi akademik sarjana S1/D-IV dari LPTK terakreditasi. c. b. c. mendapatkan rekomendasi/ijin dari Kepala Madrasah/ Sekolah dan/atau Kepala Kantor Kementerian Agama/ 72 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . E. guru MI dan PAI pada sekolah yang terdaftar di Kementerian Agama. Ekuivalensi kegiatan pelatihan ke dalam sks ditetapkan oleh PTAI Induk. Kriteria Calon Mahasiswa Kriteria calon mahasiswa adalah: a.2011 . Rekruitmen dapat dilakukan setiap semester. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Direktur Jenderal Pendidikan Islam melakukan rekruitmen calon mahasiswa berdasarkan usulan dari Kanwil Kementerian Agama Republik Indonesia. Mahasiswa yang tidak lulus tes unjuk kinerja ini diwajibkan mengikuti mata kuliah.

Mengirimkan laporan pelaksanaan Kantor Kemenag Kab. e.Melakukan rekapitulasi peserta dari madrasah/sekolah di wilayahnya .Melakukan pemberkasan peserta .Mengirimkan rekapitulasi peserta dari Kantor Kemenag Kab. 3.Melakukan koordinasi pelaksanaan program ./Kota di wilayahnya ke Pusat ./Kota Kanwil Kemenag .Menetapkan PT Penyelenggara Program (Induk dan Mitra) .Memberikan rekomendasi bagi peserta yang berstatus PNS Madrasah/Sekolah .Memberikan rekomendasi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 73 .Memeriksa kelengkapan berkas ./Kota . prioritas diberikan kepada guru yang memiliki masa kerja/ pengabdian lebih lama dan/atau memiliki prestasi.Mengirimkan rekapitulasi peserta ke Kantor Kemenag Kab. Prosedur Rekruitmen Prosedur rekruitmen mengikuti bagan sebagai berikut: DITJEN PENDIDIKAN ISLAM Pelaksana Program ./Kota . d. berusia maksimal 58 tahun pada tahun 2015 (usia di bawah 50 tahun dan masa kerja di bawah 20 tahun pada tahun 2014).Melakukan seleksi berkas .Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat bagi guru yang berstatus PNS dan dari Kepala Madrasah/ Sekolah bagi guru yang berstatus non-PNS.Melakukan monitoring dan evaluasi program .Menetapkan kuota peserta Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Induk Mitra Dinas Pendidikan Kab. f. sehat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat dari dokter.Mengirimkan hasil rekapitulasi ke Kanwil .

Apabila dites kinerjanya. Indikator Keberhasilan Program Indikator keberhasilan program ini adalah: 1. Kegiatan tutorial dalam bentuk responsi pada pembelajaran mandiri dihadiri tutor minimal empat kali dalam satu semester. Pada tahun akademik 2014-2015. 3. Setiap dosen yang terlibat dalam program ini wajib mengikuti orientasi yang diselenggarakan oleh PTAI Induk.2011 . Program ini diikuti oleh peserta dari seluruh wilayah Indonesia secara proporsional. Rekruitmen dan Orientasi Dosen Rekruitmen dosen dilakukan oleh PTAI Induk sesuai dengan kebutuhan. 74 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . 4. guru yang lulus dalam program ini memperoleh nilai 75 (rentangan 0-100) secara konsisten. Frekuensi perkuliahan dengan tatap muka minimal 75% atau 12 kali pertemuan per semester. 2. tidak ada lagi guru dalam jabatan yang kualifikasinya di bawah sarjana (S-1) atau D-IV. baik guru madrasah maupun guru PAI pada sekolah.F. 5. G.

BAB VIII PENUTUP Pedoman ini merupakan acuan dan petunjuk dalam pelaksanaan program bantuan beasiswa Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tahun 2010. Bantuan dan Beasiswa Subdit Akademik dan Kemahasiswaan Subdit Akademik dan Kemahasiswaan Subdit Kerjasama dan Kelembagaan 4 5 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 75 . Berikut ini Subdit pengelola program bantuan beasiswa di lingkungan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam: No 1 2 3 Jenis Beasiswa Program Bantuan Beasiswa Studi (BS) Program Bantuan Biaya Pendidikan (BPP) Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin dan Berprestasi PTAIS Program Peningkatan Kualifikasi Sarjana (S1) bagi Guru MI dan PAIS melalui Dual Mode System Subdit Pengelola Subdit Perpustakaan. 3 – 4 Jakarta Pusat. Lapangan Banteng Barat No. Bantuan dan Beasiswa Subdit Perpustakaan. Jl. Untuk informasi lebih lanjut terkait dengan program beasiswa yang tercantum dalam panduan ini dapat menghubungi Subditsubdit di lingkungan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Lampiran (Bab II) Form. BS-10 76 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 .

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 77 .

Lampiran (Bab III) Form. BBP-10 78 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 .

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 79 .

80 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .2011 .

................ NO....... 3/4 Smt.. 5/6 Smt.....DATA DOSEN SESUAI DENGAN PROGRAM DAN PENGADAAN ... 1/2 Smt....... 9/10 Smt...................... .. Smt.... 7/8 Smt.. 11/12 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam TEMPAT KULIAH PROGRAM (S2/S3) TAHUN MASUK RIWAYAT PENDANAAN PERENCANAAN BIAYA TAHUN 2010 JUMLAH DIBIAYAI BELUM TERBIAYAI TOTAL NAMA DOSEN 81 ............................................

82 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . Bahwa saya telah menerima bantuan Program Beasiswa Penguatan Program Studi Khusus Kajian Keislaman melalui rekening atas nama saya.2011 . uang buku/foto 2. yakni: uang SPP.Lampiran (Bab IV) Formulir 1 SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan d i bawah ini: Nama Nomor Induk Mahasiswa Program Stud i Jurusan/Fakultas Perguruan Tinggi Alamat Status : : : : : : : Mahasiswa Program Beasiswa Penguatan Program Stud i Khusus Kajian Keislaman Direktorat Jenderal Pend id ikan Islam Kementerian Agama RI dengan ini menyatakan dengan sebenarnya: 1. komponen yang dibiayai untuk peserta meliputi beberapa komponen yang menunjang penyelesaian studi dan membantu kebutuhan hidup peserta. living cost (besaran bervariasi). praktikum. Sesuai Pedoman Penyelenggaran Program Beasiswa.

Transfer biaya d imaksud point 3 d i atas akan saya lakukan dengan cara mendebit dari rekening atas nama saya ke rekening penyelenggara Program. ...... 3.......copy/bahan.. Materai Rp... Yang menyatakan..... 4... b) praktikum. Bahwa saya bersed ia mengikuti seluruh peraturan yang d ibuat oleh pihak Direktorat maupun Penyelenggara selama berlangsungnya program.... ..000 (………………………………) (………………………………) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 83 ...... 6. 5..... c) registrasi dan matrikulasi.... saya bersed ia d ikenai sanksi dan d ituntut d i muka pengad ilan serta mengembal ikan seluruh biaya pend id ikan kepada negara. Apabila saya tidak melakukan kewajiban dan mengikuti aturan sebagaimana point d i atas........... Saya bersedia mentransfer komponen biaya yang dipergunakan untuk penyelenggaraan pendidikan dan penyelesaian studi meliputi: a) SPP... Mengetahui.. Dekan/Ketua . 6.. dan transport (at cost) serta dana pembinaan khusus.. d) pembinaan khusus dan e) pengembangan akdemik lainnya yang besarannya telah ditetapkan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya yang disepakati Pihak Direktorat Jenderal dengan Penyelenggara Program..

..... kepada Bank atas nama Penyelenggara Program Beasiswa Penguatan Program Stud i Khusus Kajian Keislaman.………………… .... yaitu: Nama bank Nomor rekening Nomor NPWP : : : 84 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 ...………………… untuk mendebit uang sebesar Rp....Formulir 2 SURAT KUASA Yang bertanda tangan d i bawah ini: Nama Nomor Induk Mahasiswa Program Stud i Jurusan/Fakultas Perguruan Tinggi Alamat Status : : : : : : : Mahasiswa Program Beasiswa Penguatan Program Stud i Khusus Kajian Keislaman Direktorat Jenderal Pend id ikan Islam Kementerian Agama RI MEMBERIKAN KUASA KEPADA: Nama Alamat : : Bertindak untuk dan atas nama Bank: .. ………………………………… dari rekening saya.....2011 ........

........ Yang menyatakan Materai Rp........... untuk d ipergunakan sebagaimana mestinya. 6. .Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenarnya..000 (………………………………………) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 85 . ………………………....

Lampiran (Bab V) Form. 1/6 Daftar Rekapitulasi Nilai Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Berprestasi Tingkat Perguruan Tinggi (Dikeluarkan oleh Pimpin Perguruan Tinggi) Nama : ……………………………………................... Program stud i/Jurusan/ Departemen : ……………………………………................... Fakultas : ……………………………………...................
Jumlah SKS Semester Nilai IP yang Telah Diambil 1 2 3 4 5 6 7 8 Nilai IPK = Total SKS =

Tahun

Keterangan

..…………......…….., …..…2010 Rektor/Dekan/Ketua

( ………………………...........) 86
Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 - 2011

Form. 2/6 KETERANGAN TIDAK SEDANG/DIUSULKAN MENDAPAT BEASISWA Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Tempat & tanggal lahir Nomor Induk Mahasiswa Fakultas Jurusan/Prod i Semester Alamat : : : : : : :

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Saya pada saat/tahun ini tidak sedang atau akan menjadi penerima beasiswa dari manapun 2. Jika ternyata pernyataan saya tersebut tidak benar dan saya menerima beasiswa ganda, maka saya sanggup mengembalikan beasiswa yang telah saya terima. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Wassalamualaikum Wr. Wb. Mengetahui, Rektor/Dekan/Ketua, ……………, …., …… 2010 Yang membuat Pernyataan,

(…………………………..)

(…………………………..) NIM: ……………………… 87

Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

Form. 3/6 Kop Surat Perguruan Tinggi KETERANGAN BERAKHLAK MULIA Nomor : ……………………………………. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Pimpinan PT …………………………….. dengan ini menyatakan bahwa mahasiswa tersebut d i bawah ini : Nama Tempat & tanggal lahir Nomor Induk Mahasiswa Fakultas Jurusan/Prod i Semester Alamat : : : : : : :

berdasarkan rekam data/jejak pada PT...., mahasiswa bersangkutan d inyatakan berkelakukan baik dan tidak pernah terkena sanksi tertul is atas pelanggaran BERAT sesuai dengan Tata Tertib PTAI. Demikian surat keterangan ini d ibuat untuk d igunakan sebagaimana mestinya. Wassalamualaikum Wr. Wb. ........…………., …………2010 Rektor/Dekan/Ketua,

(………………………..............)

88

Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 - 2011

... (………………………..... Demikian surat keterangan ini d ibuat untuk d igunakan sebagaimana mestinya............. Wassalamualaikum Wr......…………....... Wb............Form... 4/6 Kop Surat Perguruan Tinggi SURAT KETERANGAN MAMPU BACA TULIS ALQURAN Nomor : …………………………………….. mahasiswa bersangkutan d inyatakan mampu baca tul is Alquran dengan baik dan benar dengan nilai .... dengan ini menyatakan bahwa mahasiswa tersebut d i bawah ini : Nama Tempat & tanggal lahir Nomor Induk Mahasiswa Fakultas Jurusan/Prod i Semester Alamat : : : : : : : berdasarkan hasil tes... Assalamu’alaikum Wr...... (.. …………2010 Rektor/Dekan/Ketua........ Wb...) 89 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam ..... Pimpinan PT …………………………….. .) .....

........ (………………………...... : ……………………………………….…………......... …………2010 Rektor/Dekan/Ketua. 1 2 Komponen yang Dinilai IP Kumulatif (IPK)x3 Nilai Baca Tulis Alquran (NBTA) x 2 Nilai Nilai Total : Nilai Total (NT)= Nilai IPK + NBTA x 100 (maksimal 100) 5 ..2011 .) 90 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 ... 5/6 Daftar Rekapitulasi Total Penilaian Mahasiswa Miskin dan Berprestasi Tingkat Perguruan Tinggi Nama Program stud i/Jurusan/ Kementerian Fak/Jur/Program Stud i : ……………………………………….... No.. : ………………………………………...Form....

...TAHUN 2010 NO NAMA NIM FAK/JUR /PRODI NILAI TOTAL (NT) KETERANGAN .. (……………………….........) Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 91 .. 6/6 REKAPITULIASI NAMA-NAMA CALON PENERIMA BEASISWA MISKIN DAN BERPRESTASI UNIVERSITAS/INSTITUT/SEKOLAH TINGGI ............ …………2010 Rektor/Dekan/Ketua.……...Form..................………….

GURU HONDA TK II Jumlah jam / / 2.. lll/d 09.. PTT 09. Pangkat/Golongan j. Alamat Rumah (Sesuai KTP) / 01.. PNS DPK 08.: 021-3812344.. Fax : 021-34833981 FORMULIR BIODATA PESERTA PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI S-1 BAGI GURU DALAM JABATAN BIODATA PESERTA TAHUN . … 06. Wakil Kepala Sekolah 5. GURU HONDA TK I 11. Masa Kerja k.2 TMT di Sekolah ini o. NSS e.. lll/a 14. TMT PNS (sesuai SK) i.1 Mata Pelajaran/Guru Kelas p.. 1.. ll/c 12.. GTT 06. Gaji Pokok l. Tempat. Tgl.. IV/c 03. Kepala Laboratorium TMT di Sekolah/Madrasah TMT sebagai Kepala Sekolah p. lV/a . KELURAHAN/KECAMATAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI 1 a. lll/c 08.. isilah butir berikut: 92 Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 .. Status Kepegawaian / / / / 03. : ……………………………………………………………………………………. GURU BINA 12. TMT sebagai Pendidik/Tendik n. Lainnya….2011 .. PNS DEPAG 04. / / (L/P) Centang jika ya : ……………………………………………………………………………………. IV/d 04. GTY 05. Lainnya… p. : ……………………………………………………………………………………. Jenis Kelamin f. lll/b 07. Lapangan Banteng Barat No. lV/b tahun / 02. Kepala Bengkel / / RT Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi q..Lampiran (Bab VI) KEMENTERIAN AGAMA RI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI ISLAM Jl. NIP/NIGB/NIK/NIY/NIGK g. TMT Golongan m. PNS 02.. Tugas Tambahan * Jika tugas tambahan anda adalah Kepala Sekolah. Nama Bank Aktif s. ll/b 11. ll/d 13. Nomor Peserta b.. Lahir h. No Rekening Aktif No HP / / RW Kode Pos 3. ll/a Il/a 10. 3519734. Nama Lengkap c.. Nama Sekolah Apakah yang tersebut di atas merupakan sekolah induk anda? d.. Kepala Perpustakaan 6. IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 01. 3-4 Telp. Kepala Sekolah 4. IV/e 05. Nama di Rekening Aktif t. No Telpon Rumah r. GURU BANTU 10. GTTPNS 07.

TMT di sekolah ini adalah Terhitung Mulai Tugas pada sekolah ini. Lingkari sesuai jenis kelamin (L untuk laki-laki.d. 1 2 3 4 5 6 7 8 Nama Satuan Pendidikan/Nama Instansi RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Fakultas Jurusan/ Prodi Kpd Jenjang Tahun Masuk Lulus Keterangan: Pendidikan formal dari yang terendah ke tertinggi: Isi Kpd = '00' untuk Non-Kependidikan. point 1. Responden …………………….e.I. TMT PNS adalah Terhitung Mulai Tugas sebagai PNS (khusus PNS) point 1. dapat disambungkan. dan '01' untuk Kependidikan Yang bertanda tangan di bawah ini bertanggungjawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercant um Mengetahui: Kepala Sekolah/Madrasah/Instansi …………………………………………… Kab/Kota ……………………………….a. jika memiliki lebih dari satu gelar. Isi NIP untuk PNS.. MPd.. P untuk perempuan) point 1.Nomor Peserta 2 No. TMT Golongan adalah Terhitung Mulai Tugas dengan Golongan yang sekarang (khusus PNS) point 1. . Usahakan tidak menggunakan singkatan kecuali kolom tidak mencukupi.b.k. ………………. Nama lengkap diisi sesuai yang tertera pada KTP (tanpa gelar). …………………………………………… Keterangan: Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca ………………………………………………. Sekolah induk hanya boleh dipilih salah satu. MM point 1. contoh: SPd. NIGB untuk Guru Bantu.200 ….g. atau nomor lainnya sesuai status masing-masing.. point 1. point 1. 3 No. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam 93 .2.. 1 2 3 4 Nama Sekolah dan Alamat MENGAJAR DI SEKOLAH LAIN SAAT INI Adalah Sekolah Pangkal Ya/Bukan Ya/Bukan Ya/Bukan Ya/Bukan Status dan TMT TMT: TMT: TMT: TMT: Mata Pelajaran 1 Jml Jam Jml Jam Jml Jam Jml Jam Mata Pelajaran 2 Jml Jam Jml Jam Jml Jam Jml Jam Keterangan: Diisi hanya jika mengajar di sekolah lain. Gelar akademik yang dimiliki.

2011 11 = GURU HONDA TK-II 12 = lainnya ./KOTA JENJANG PENDIDIKAN NO Nama Lengkap 1 2 * Status kepegawaian 01 = PNS 02 = PNS DPK 03 = PNS DEPAG 04 = GTY 05 = GTT 06 = GTT PNS 07 = PTT 08 = GURU BINA 09 = GURU BANTU 10 = GURU HONDATK-I Juknis Program Beasiswa PTAI Tahun 2010 . MI/SD 3 4 ** Pangkat/Golongan 01 = II/a 02 = II/b 03 = II/c 04 = II/d 05 = III/a 06 = III/b 07 = III/c 08 = III/d 09 = IV/a 10 = IV/b 11 = IV/c 12 = IV/d 13 = IV/e 14 = lainnya 06 = lainnya … 04 = Kepala Laboratorium 05 = Kepala Bengkel 03 = Kepala Perpustakaan 01 = Kepala Madrasah/Sekolah 02 =Wakil Kepala Madrasah/Sekolah *** TugasTam bahan Blanko rekap data calon peserta ProgramDual M System ode (Disesuaikan dengan rekap pada tingkat Provinsi. atau Kabupaten/Kota) KANTOR KEMENAG PROV.* Guru Jenjang Kerja Status Golongan* Tambahan* Nama Madrasah/ Kabupaten/ TMT Pendidikan Alamat Rumah Telp./HP Pangkat/ Masa Guru Mapel/ Tugas Jenjang E-Mail Keterangan Tempat Tugas … …… ……… …… … ……… ……… … ….94 REKAP CALON PESERT PROGRAM PENINGKATANKUALIFIKASI S-1 A BAGI GURU MI DAN PENDIDIKAN A GAMA ISLAM P ADA SEKOLAH MELALUI DUAL MODE SYSTEM TAHUN 2009 : : Tempat &Tanggal Lahir NIP/NIK/NIY L/P Tempat Lahir * Kelas 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Sekolah Kecamatan 8 ** Terakhir 19 20 5 6 7 Tgl Lahir Kepeg./KAB.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful