Anda di halaman 1dari 13

ANEMIA / HEMATINIKA

Nurtendi, S.Far.,Apt.

Pengertian
Anemia adalah keadan dimana kadar Hb dan atau eritrosit berkurang. Orang dikatakan mendeita anemia bila kadar Hb kurang dari 8 mmol/liter pada pria atau 7 mmol/liter pada wanita. Obat Anemia adalah obat-obat pembentuk darah yaitu obat-obat yang khusus digunakan untuk merangsang atau memperbaiki proses pembentukan sel darah merah (erythropoesis).

Penyebab


 

Kekurangan vitamin B12, Zat besi dan Asam folat (secara umum) Jumlah zat besi dalam darah berkurang sehingga tidak dapat mengikat oksigen Hemoglobin tidak berfungsi sehingga tidak dapat memberi makanan yang cukup pada organ-organ tubuh Karena penyakit tertentu seperti kanker kolon, kanker rahim. Karena sebab tertentu seperti kondisi hamil, setelah sembuh dari sakit kronik. Penggunaan obat tertentu seperti penggunaan aspirin berkepanjangan,efek samping dari obat tertentu seperti kloramfenikol.

Gejala anemia :
 Pucat,

keletihan,mudah marah, lemah, sesak nafas, kuku rapuh, selera makan berkurang, dan sakit kepala dibagian depan.

Penggolongan Anemia :


Anemia ferriprive Disebabkan oleh kekurangan zat besi, dengan tanda kadar Hb di bawah normal (hypochrom), eritrosit lebih kecil (microcyter). Anemia megaloblaster Disebabkan oleh kekurangan vit. B12 atau asam folat, dengan tanda-tanda sel darah merah membesar (macrocyter) dengan kadar Hb normal atau lebih tinggi (hyperchrom), disebut juga anemi primer. Anemia perniciosa Anemia yang disebabkan kerusakan lambung sehingga tidak terbentuk faktor intrinsik yaitu faktor yang diperlukan untuk absorpsi vit. B12.

Anemia Lainnya : Merupakan bentuk anemia serius yang tidak ada hubungannya dengan kekurangan zat besi atau vitamin. Diantaranya : Anemia aplastis Yaitu eritrosit atau unsur darah lainnya tidak terbentuk. Penyebabnya antara lain karena faktor keturunan (disebut juga anemia aplastis primer atau congenital); rusaknya sumsum tulang akibat efek samping obat seperti kloramfenikol, karbimazol. Sitostatik (disebut anemia aplastik sekunder) Anemia haemolitis Yaitu anemia yang desebabkan eritrosit rusak, Hb dilarutkan dalam serum dan di ekskresikan lewat urin, misalnya pada penderita malaria tropika.

PENCEGAHAN


 

Mengkonsumsi sayuran hijau,daging merah,hati,ikan,ayam,tiram dan buah-buahan atau biji-bijian yang kaya zat besi. Mengkonsumsi vit. C yang cukup. Hindari minuman yang mengandung fosfat seperti terdapat pada minuman ringan,bir,dan es krim. Konsultasikan ke dokter.

PENGOBATAN
Berhubung anemia hanya merupakan gejala, maka sebelum melakukan pengobatan perlu ditentukan dahulu jenis anemia dengan menentukan kadar besi, vit. B12, dan asam folat darah agar dapat diberikan terapi yang tepat.

BEBERAPA CONTOH TERAPI


Anemia ferriprive dapat dihilangkan dengan pemberian preparat zat besi, sedangkan penyebabnya tetap ada misalnya tumor atau borok lambung yang juga harus diobati, sebab bila hanya memberikan preparat zat besi tanpa mengobati penyababnya anemia tidak akan dapat diatasi. Dalam hal ini pemberian vit. B12 atau asam folat tidak berguna bahkan dapat merugikan, karena menyulitkan diagnosa anemia primer berhubung megaloblaster lenyap dari sumsum tulang. Pada anemi pernisiosa asam folat tidak dapat diberikan, karena zat asam dapat memperparah kerusakan pada lambung.

OBAT-OBAT ANEMIA
A). Asam Folat Sumbernya sayuran berwarna hijau, hati, ragi, buah-buahan. Dalam bahan makanan tersebut asam folat terdapat dalam senyawa konjugasi (poliglutamat). Senyawa ini dalam hati akan diuraikan oleh enzim dan direduksi menjadi zat aktifnya.

B). Zat Besi (Fe) Gejala kekurangan zat besi seperti anemi hipokrom, yaitu pucat, letih, dan lesu. Jari-jari dingin, jantung berdebar, nyeri lidah, kuku dan kulit keriput. Defisiensi ini dapat diobati dengan pemberian garam-garam ferro per oral, misalnya ferro fumarat, ferro sulfat, ferro klorida dll. Pemberian parenteral hanya bila ada kelainan lambung (perdarahan) atau rangsangan yang hebat. Lagipula ada bahaya over dosis, sedangkan per-oral tidak akan terjadi over dosis sebab ada rintangan kontrol usus, kecuali pada anak-anak dimana kontrol usus belum sempurna. Kebutuhan zat besi sehari 1-2 mg.

C). Vitamin B12 (Cyanocobalamin) Sumber vitamin ini adlah makanan dari hewan : hati, daging, telur, susu, dalam bentuk ikatan dengan protein. Kebutuhan orang sehari 2-5 mcg. defisiensi vit. B12 dengan gejala-gejala megaloblaster, nyeri lidah, degenerasi otak, sumsum tulang dan depresi psikis. Pengobatan terutama dengan injeksi, oral vit. B12 dengan tanpa kombinasi.

Contoh obat branded anti anemia


        

Sangobion Novabion Ramabion Obimin Prenatin Vit B12 IPI Sakatonik liver Tonilum bayer dll