Anda di halaman 1dari 1

ANEMIA

Untuk menanggulangi anemia, Anda sebaiknya menghindari mengonsumsi daging merah. Daging ini merupakan sumber zat besi dan punya kandungan kolesterol yang tinggi. Spesialis gizi Dr. Samuel Oentoro MS SpGK mengemukakan, memperbanyak asupan asam folat dan vitamin B-12, sayuran sebaiknya dikonsumsi sebagai bahan makanan yang sarat asam Sedangkan vitamin B-12 juga banyak terdapat dalam ikan, daging, dan keju. untuk hijau folat. susu,

Sekalipun begitu, memilih makanan sumber zat besi itu mesti bijaksana. Sebaiknya, kata Samuel, jangan memilih daging merah, mentega, atau keju sebagai sumber zat besi. Sebab, bahan-bahan makanan itu memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Anjuran Samuel, sebaiknya mengonsumsi ikan, selain kaya zat besi juga bisa membantu mengatasi anemia. Di pasaran, ada cukup banyak suplemen zat besi. Mengonsumsi suplemen zat besi dilakukan saat perut kosong, sehingga penyerapannya optimal. Hati-hatilah, sebab ada zat besi yang menimbulkan rasa tidak enak (perih) di lambung. Karena itu, kita harus pintar-pintar memilih, katanya. Salah satu yang ia sarankan adalah suplemen yang menggunakan ferrazone sebagai sumber zat besi. Ferrazone adalah preparat besi yang sedikit sekali menimbulkan masalah dilambung, mudah diserap dan tidak mudah terganggu oleh keberadaan kafein dalam kopi, teh, atau cokelat. Dia juga mengungkapkan, teh, kopi, cokelat, dan susu kalsium memang bisa menghalangi penyerapan zat besi dalam tubuh. Karena itu, Samuel menyarankan untuk memberi jarak waktu antara pemberian makanan atau suplemen zat besi dengan konsumsi teh, kopi, coklat, dan susu kalsium sekitar 1,5 sampai 2 jam.. (CR-DN).