P. 1
Kimia: Stoikiometri

Kimia: Stoikiometri

3.0

|Views: 712|Likes:
Dipublikasikan oleh Occhi A Casper

More info:

Published by: Occhi A Casper on Jun 24, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

KIMIA KLAS X

. Memahami hukum-hukum dasar hukum-

kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri) 

2.1 Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya.

@. Mendifinisikan pengertian persamaan reaksi @. Menjelaskan cara menyetarakan persamaan reaksi @. Menuliskan persamaan reaksi setara 

Klas / Semester  Sasaran hasil belajar  Waktu  Sumber Pelajaran /  Perangkat ICT

: X/1 : Siswa dapat menyetarakan persamaan reaksi : 2 x 45 menit : Buku Kimia ERLANGGA, LKS KIMIA, Laboratorium, komputer, internet, power point, LCD 

URL : http://

Waktu (menit)
5

Kegiatan Guru
Menanyakan tatanama beberapa senyawa

Kegiatan siswa
Membentuk kelompok 4 orang Menjawab pertanyaan Menyimak Mendiskusikan pengertian persamaan reaksi da cara menyetarakannya Mencari materi ke internet Mengerjakan

Bahan/Peralata n/Sumber
Presentasi powerpoint Buku, pena Buku , pena

20 10

Presentasi Mulai diskusi

35

Bersama siswa ke lab komputer Membagi instrument penilaian

20

Situs berisi materi dan mengerjakan LKS Instrument penilaian

TATA NAMA SENYAWA ANORGANIK 
LOGAM DENGAN NON LOGAM: Valensi tunggal: tunggal: SEBUT :nama L + nama NL + ida/nama sisa asam/hidroksida Contoh: Al203 = Aluminium oksida Na2S04 = Ca(OH)2 = Valensi ganda: ganda: SEBUT:Nama L + Val L(ROMAWI) + nama NL + ida /nama sisa asam/hidroksida Contoh: Fe203 =besi (III) oksida Nama L(latin) + o (val rendah) + nama NL + ida /nama sisa asam/hidroksida Nama L(latin) + i (val tinggi) + nama NL + ida /nama sisa asam/hidroksida Contoh: Fe202 =FeO = besi (II) oksida atau Ferro oksida Fe203 =Besi (III) oksida atau ferri oksida  NON LOGAM DAN NON LOGAM: LOGAM: SEBUT:Jumlah NL(latin) + nama NL + jumlah NL(latin) + nama NL + ida Contoh: N205 =DInitrogen penta oksida P205 = dipospor penta oksida CO2 = karbon dioksida CO = karbon monooksida

TATA NAMA SENYAWA ORGANIK 
         CH4 = Metana/gas rawa/gas alam/gas tambang CO(NH2)2 = Urea/ureum CH3COOH = Asam cuka/asam asetat/Asam Etanoat C2H5OH = alkohol sehari-hari/Etanol sehariCH3COCH3 = Aseton/dimetil keton/Propanon C 6H12O6 = glukosa/gula darah fruktosa/gula anggur C12H22O11 = Sukrosa/gula tebu HCHO = Formaldehida/formalin/Metanal CHCl3 = kloroform CHI3 = Iodoform

PERSAMAAN REAKSI DAN PENYETARAAN REAKSI
Contoh : p A (s) + q B ( aq) p r C (l) + s D (g) (s aq) (l (g Keterangan :  A dan B disebut pereaksi C dan D disebut hasil reaksi  p,q,r,s disebut koefisien reaksi  s,aq,l,g adalah wujud zat  s = solid = padat g = gas  l = liquid = cair aq = aquo = larutan 

PERSAMAAN REAKSI DAN SYARATPENYETARAANNYA PENULISAN PERSAMAAN REAKSI: REAKSI:

1. TULIS LAMBANG, FASA/WUJUD ZATNYA DLM.KRG. 2. REAKTAN DITULIS DI SEBELAH KIRI DAN PRODUK DIKANAN TANDA PANAH 3. SETARAKAN KOEFISIENNYA DENGAN MENAMBAHKAN ANGKA DIDEPAN ZATNYA SEHINGGA MEMENUHI HUKUM KEKEKALAN MASSA (H.LAVOISER)
4. CONTOH: Serbuk Aluminium direaksikan dengan Larutan Asam Sulfat menghasilkan larutan Aluminium Sulfat dan Gas Hidrogen Persamaan Reaksi : 2 Al(s) + 3 H2S04(Aq) -------+ Al2(SO4)3(Aq) +3 H2(g) -------+ Latihan Latihan : a. Serbuk Magnesium direaksikan dengan larutan Aluminium hidroksida menghasuikan Larutan Magnesium hidroksida dan endapan Aluminium. b. Gas Etana dibakar sempurna menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. c. Gula tebu dibakar sempurna menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air Latihan: Kerjakan soal no.25-28 KIMIA 1 (M.PURBA-Erlangga) no.25(M.PURBAsoal LKS KIMIA 1

MATERI PEMBELAJARAN 
Persamaan Reaksi menggambarkan jenis zat-zat yang terlibat dalam suatu zatreaksi,dan menunjukka jumlah partikel ± partikel yang terlibat dalam reaksi.  Perbandingan jumlah molekul ± molekul yang bereaksi dan yang dihasilkan dari reaksi ditunjukkan oleh koefisien persamaan reaksi.

Persamaan reaksi ditandai dengan p Persamaan reaksi akan memiliki arti jika jumlah zat sebelah kiri = jumlah zat sebelah kanan tanda panah

Contoh : 
 CH4 (g) + 2 O2(g) p CO2(g) + 2H2O(l) H2 (g) + 2 O2(g) p 2H2O(g)

Mari kita lihat persamaan reaksi berikut ini: ini:
Jumlah zat sebelah kiri p berbeda dengan jumlah zat sebelah kanan 

Setarakan persamaan reaksi berikut ! 1. N2(g) + O2(g) p NO2(g)
2. Karbon bereaksi dengan gas oksigen membentuk gas karbondioksida

H2(g) + O2(g) p H2O(g) 

A simple example: H2 + O2 p H2O 
(1) Insert lower case letters as coefficients of the balanced equation. 
a H 2 + b O 2 p c H 2O 

(2) Write equations, balancing each atom, by multiplying subscripts and coefficients.  for atom H: 2a = 2c, which reduces to "a=c"; for atom O: "2b = c"  (3) Use algebra to relate all coefficients in a single line. "a = c = 2b"  (4) Select a number, usually 1, for the coefficient with the largest multiplier (b).  (5) Using simple algebra, if b = 1, then a = 2 and c = 2.  (6) Write the balanced equation by substituting coefficients for a, b, and c.  Answer: 2H2 + O2 p 2H2O Answer: 2H

Tulislah dan setarakan persamaan reaksi berikut :
1. 2. C3H8g) + O2(g) p CO2(g) + H2O(g) NaOH(g) + H2SO4(aq) p Na2SO4(aq) + H2O(l)

Evaluasi :

Gas hidrogen bereaksi dengan gas bromin menghasilkan gas hidrogen bromida 4. Larutan asam sulfat ditambah larutan aluminium hidroksida menghasilkan larutan aluminium sulfat dan air 5. Larutan Natrium tiosulfat direaksikan dengan larutan asam klorida menghasilkan larutan Natrium klorida,air, endapan belerang dan gas belerang dioksida. 6. Gas amoniak dibakar menghasilkan gas nitrogen dan uap air 7. Serbuk Fe304 direaksikan dengan gas hidrogen menghasilkan endapan besi dan air 8. Gas butana dibakar sempurna menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. 9. Larutan Besi(II)sulfat ditambah larutan kalium permanganat dan larutan asam sulfat menghasilkan larutan Mangan(II)sulfat , Besi(III)sulfat, kalium sulfat dan air 10. Larutan calsium hidroksida ditambah larutan asam sulfat menghasilkan endapan calsium pospat dan air 3. 

2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum hukumdasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia stoikiometri.

HUKUM DASAR KIMIA

HUKUM LAVOISIER

HUKUM DALTON

HUKUM HUKUM GAY LUSSAC AVOGADRO

HUKUM KEKEKALAN MASSA (HUKUM A.L. LAVOISER) 
³DALAM SISTIM TERTUTUP, MASSA ZAT SEBELUM DAN SESUDAH REAKSI ADALAH SAMA´ SAMA´ 
Pb(NO3)2(Aq) + 2 KI(Aq) m A gr m B gr PbI2(S) + 2 KNO3(Aq) m C gr m D gr

Dimana : massa (A+B) gr = massa (C+D) gr ? gr ? Gr msebelum reaksi = msesudah reaks Cont: 10 gr H2(g)+ 32 gr O2(g) ? M=massa reaktan atau produki 10 gr H2(g)+ 32 gr O2(g) 36 gr H2O(g)+ 6 gr H2(g) (sisa)
Latihan: Kerjakan soal no.10-12 KIMIA 1 (ERLANGGA M.PURBA) no.10soal LKS KIMIA 1

HUKUM PERBANDINGAN TETAP (HUKUM J.PROUST) 
³PERBANDINGAN MASSA UNSUR-UNSUR UNSURDALAM SUATU SENYAWA ADALAH mx / my = n1 / n2 TERTENTU DAN TETAP´
Misal: H20 PERBANDINGAN MASSA H : MASSA O = 2 : 16 = 1 : 8
m = massa, n = bil.bulat

Tentukan hasil reaksi dan sisanya jika 8 gr H2 direaksikan dengan 25 gr O2
contoh pd.FeS PERBANDINGAN m Fe : m S = ? pd.CO2 PERBANDINGAN m C : m O = ? Latihan: Kerjakan soal no.13-18 KIMIA 1 (ERLANGGA M.PURBA) no.13soal LKS KIMIA 1

HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA

(HUKUM J. DALTON) 
³JIKA MASSA DARI SALAH SATU UNSUR DALAM KEDUA SENYAWA SAMA, MAKA PERBANDINGAN MASSA UNSUR SALAH SATU DALAM KEDUA SENYAWA ITU MERUPAKAN BILANGAN BULAT DAN SEDERHANA´ Misal: H20 DAN H202 PERBANDINGAN MASSA H : O mx / my = n1 / n2 DALAM H2O = 2 : 16 = 1 : 8 DALAM H202 = 2 : 32 = 1 : 16 m = massa, n = bil.bulat PERBANDINGAN m H(I) : m H(II) untuk m O yang sama =2:1 m O(I) : M O(II) untuk m H yang sama = 16 : 32 = 8 : 16 = 1 : 2 Misal: CO2 dan CO ? FeO dan Fe203 ? Latihan: Kerjakan soal no 19-21 dan soal latihan 5.2 KIMIA 1 19(M.PURBA Erlangga) soal LKS KIMIA 1

HUKUM PERBANDINGAN VOLUME (HUKUM GAY LUSSAC) 
³BILA DIUKUR PADA SUHU DAN TEKANAN YANG SAMA, VOLUME GAS YANG BEREAKSI DAN GAS HASIL REAKSI BERBANDING SEBAGAI BILANGAN BULAT DAN SEDERHANA´

Misal: 3 H2(g) + N2(g) ---------+ 2 NH3(g) ---------+ V /V =n /n V= 3 molekul 1 molekul 2 molekul volume, n= bil.bulat 3 V liter 1 V liter 2 V liter Misal: 2 H2(g) + O2(g) ---------+ 2 H20(g) ---------+ ? molekul ? molekul ? molekul 15 liter ? liter ? Liter
1 2 1 2

Latihan: Latihan: Kerjakan soal no.28 KIMIA 1 (M.PURBA-Erlangga) (M.PURBAsoal LKS KIMIA 1

HUKUM PERBANDINGAN VOLUME (HUKUM AMADEO AVOGADRO)
³PADA SUHU DAN TEKANAN YANG SAMA, SEMUA GAS YANG BERVOLUME SAMA MENGANDUNG JUMLAH MOLEKUL YANG SAMA PULA´ ATAU ³Perbandingan volume gas-gas yang bereaksi sama gasdengan perbandingan jumlah molekul/atomnya´
Misal: H2(g) + Cl2(g) -------+ 2 HCl(g) -------+
1 molekul hidrogen 1 molekul klorin 1 v liter 1 v liter
? ?

2 molekul hidrogen klorida 2 v liter
?

Misal: 2 H2(g) + O2(g) --------+ 2 H20 (g) --------+
V 1 / V 2 = n1 / n2 V= volume, n= partikel

Misal: N2(g)

+ 3 H2(g) ---------+ 2 NH3(g) ---------+

? ? ? Latihan: Latihan: kerjakab soal no.29-31 dan Latihan 5.3 KIMIA 1 (M.PURBA- Erlangga) no.29(M.PURBAsoal LKS KIMIA 1

STOIKIOMETRI REAKSI GAS
(HUKUM GAY LUSSAC-A.AVOGADRO) LUSSAC-

³PADA P DAN T YANG SAMA PERBANDINGAN VOLUME ZAT-ZAT YANG ZATBEREAKSI SAMA DENGAN PERBANDINGAN KOEFISIEN REAKSINYA.´ V1 / V2 = n1 / n2 dapat dirumuskan: dirumuskan: V= volume, n= koefisien reaksi  LATIHAN: kerjakan soal no.32-35 dan kerjakan LATIHAN: no.32latihan 5.4 KIMIA 1 (M.PURBA-Erlangga) (M.PURBA-

HUKUM-HUKUM DASAR UNTUK GAS HUKUM(kimia(kimia-fisika)  HUKUM BOYLE : PV = C atau P1V1 = P2V2  HUKUM GAY LUSSAC: V / T = C atau V1 / T1 = V2 / T2  HUKUM BOYLE-LUSSAC: PV / T = C atau P1V1/T1=P2V2/T2 BOYLE RUMUS UMUM GAS IDEAL: PV / T ~ n atau PV / T = nR jadi PV = nRT Dimana: P = TEKANAN (Atmosfer) 1 Atmosfer = 76 cmHg V = Volume (Liter) 1 Liter = 1000 ml = 1000 cc = 1000 cm3 T = TEMPERATUR/SUHU (OK) t OC T = ( t + 273)OK R = TETAPAN GAS IDEAL = 0,082 Liter.atmosfer/mol.OK n = JUMLAH MOL GAS (mol) Latihan:

1 MOL = L = Bil.Avogadro = 6,02 x10 23 Standart Mol: 1 Mol dari 12 gram C-12 C1 mol C = 12/12 mol INTERKONVERSI

KONSEP MOL SIKLUS MOL: MOL:

:

PARTIKEL (N)
ion, atom, molekul

dikali L
dibagi Ar/Mr
GRAM (m) MOL (n)

dibagi L
dibagi V
MOLAR (M)

dikali Ar/Mr

dikali V

dibagi Vm
LITER (V)

dikali Vm

RUMUSAN
(rumus ini dapat dibolak-balik) dibolak 1. n = m / Ar atau n = m / Mr  2.  3.  4.
n= N/L V = n x Vm

L= L= 6,02 x 1023 Vm = 22,4 Liter
(R= 0,082 Liter.Atmosfer / mol.oK)

PV = nRT 

5. M= M=

T = ( t + 273) oK Molaritas = yang menyatakan banyaknya mol zat yang terter(mol /liter atau Molar) Molar)

larut dalam volum 1 liter larutan.

M=n/V = m / Mr x 1000 / v

CONTOH SOAL:
1. 2. 7,4 gram Ca(OH)2 = « mol = « molekul Ca(OH)2 = « ion Ca 2+ = « ion OHOH3,01 x 1021 molekul CO2 = « mol molekul CO2 = « mol atom C = « mol atom O = « Liter (0oC; 760 mmHg) 5,6 Liter H2SO4 (0oC;76 cmHg) = « mol H2SO4 = « molekul H2SO4 = « atom S=«atom O = « gram H2SO4 15 gram CaCl2 dilarutkan dalam air sampai volume 250 ml. Berapa M larutan CaCl2 terbentuk ? 100 ml larutan NaOH 0,5 M mengandung « gram NaOH

3.

4. 5.

Latihan: Latihan: Kerjakan soal no.36-55 KIMIA 1 (M.PURBA ±Erlangga) no.36Soal latihan 5.5 Soal LKS KIMIA 1

SEMBOYAN

PENENTUAN RUMUS EMPIRIS DAN RUMUS MOLEKUL SERTA AIR KRISTAL
SCEMA: Data %, perbandingan %
jika dikali massa 100 gram

perbandingan gram dibagi Ar atau Mr perbandingan mol Rumus perbandingan(Rumus Empiris) Empiris) Rumus molekul ketemu jumlah air kristal Rumus kristal
ada Mr

Contoh soal 
Suatu senyawa mengandung 80 % karbon dan sisanya hidrogen.Masa senyawa tersebut 30. Tentukan rumus empiris dan rumus molekulnya ?  Kriatal Zn(SO4)2.xH20 dipanaskan sehingga semua airnya menguap dan tersisa zat padat putih 36,54%. Tentukan rumus kristal tersebut !  Suatu senyawa karbon mengandung C, H dan O. Pada pembakaran 0,29 gram senyawa itu didapat 0,66 gram karbon dioksida dan 0,27 gram air. Jika massa relatif senyawa itu 58, tentukan rumus empiris dan rumus molekulnya !

PERHITUNGAN DENGAN PEREAKSI BATAS 
KETENTUAN:

1. 2.

A + B habis pA + qB

C rC

JIKA nA = nB, maka keduanya habis nA # nB, maka yang terkecil

3.

JIKA nA / nB = p / q, maka keduanya habis nA / p = nB / q, maka keduanya habis nA / nB # p / q, maka mari kita ³coba-coba ³! coba2A + 3B C JIKA nA / nB = 2 / 3, keduanya habis untuk nA = nB, maka nA habis nA ) nB, maka nB habis nA ( nB, maka nA habis

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->