P. 1
Menjadi Entreprenur Yg Sukses

Menjadi Entreprenur Yg Sukses

|Views: 41|Likes:
Dipublikasikan oleh effendi'

More info:

Published by: effendi' on Jun 25, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $5.00 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/29/2012

$5.00

USD

pdf

text

original

MENDIRIKAN SEBUAH USAHA BISNIS

   

KONDISI DIRI SEBELUM MEMULAI BISNIS LAKUKAN MARKET SURVEY BUAT RENCANA BISNIS YANG KOMPREHENSIF DAN TERINTEGRASI JAJAKI DAN BANGUN KEMITRAAN DENGAN PIHAK – PIHAK YANG AKAN MEMBANTU KELANCARAN USAHA ANDA IMPLEMENTASIKAN RENCANA BISNIS SEMAKSIMAL MUNGKIN DENGAN MELAKUKAN PENYESUAIAN SEPERLUNYA ADAKAN MONITORING DAN EVALUASI SECARA KONSISTEN LAKUKAN PENGEMBANGAN PRODUK SECARA TERUS MENERUS UNTUK MERESPON ADANYA PERUBAHAN SELERA KONSUMEN DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

YAKINKAN DIRI ANDA BAHWA BERWIRAUSAHA/BERBISNIS ADALAH JALAN HIDUP SAYA DAN AKAN SELALU KONSISTEN MELAKSANKANNYA  MOTIVASI DIRI ANDA BAHWA UNTUK MENDAPATKAN SESUATU KESUKSESAN PERLU PERJUANGAN  PASTIKAN BAHWA ANDA MEMILIKI KOMPETENSI YANG MEMADAI UNTUK MEMULAI SEBUAH USAHA  RUBAH KEBIASAAN DAN PRILAKU YANG KURANG BAIK YANG ADA DALAM DIRI ANDA  BUAT VISI, MISI , DAN STRATEGI DIRI DALAM MENGAPAI MIMPI BESAR ANDA

MEMBANTU MASYARAKAT UNTUK MENDAPATKAN PENGHASILAN  MEMBANTU PEMERINTAH DALAM MENCIPTAKAN LAPANGAN PEKERJAAN  LEBIH LELUASA DALAM BERKREASI/ MENYALURKAN IDE DAN GAGASAN YG INOVATIF  PENGHASILAN YANG DIDAPATKAN LEBIH BERMAKNA  LEBIH FLEKSIBEL KARENA DALAM MENJALANKAN BISNIS TIDAK DIBATASI OLEH RUANG DAN WAKTU  .

mimpi.    TO DREAM THE IMPOSIBLE DREAM : Milikilah keberanian untuk bermimpi tentang kehidupan yang lebih baik . Lebih – lebih bila ada keberanian dalam melaksanakannya BANJIRI DIRI ANDA DENGAN DUNIA YANG PENUH KEMUNGKINAN : Hal ini bisa dilakukan dengan membaca .Ingat.cita-cita dan sejenis adalah pompa yg membuat kehidupan berdenyut penuh semangat THE POWER OF CONSISTENCY: Lihatlah sekuat apapun batu kalau ditetesi air secara terus menerus akan berlubang juga.melihat dan mencoba . Demkian juga dgn keberhasilan dan kemajuan BERMAIN-MAIN DENGAN IDE: Tidak ada yang tidak mungkin bagi manusia yg berani bermain dgn Ide.

BESOK LUSA AKU MEMBAYAR GAJI . BESOK LUSA AKU MENEBAR KASIH HARI INI AKU KULI KASAR.TAPI BESOK LUSA ORANG BEKERJA DI TEMPATAN AKU: HARI INI AKU MEMERAS KERINGAT UNTUK SESUAP NASI . BESOK LUSA AKU DUDUK DIRUANGAN PENUH NIKMAT DENGAN PENGHASILAN PENUH ARTI HARI INI AKU MENGHARAPKAN BELAS KASIH. BESOK LUSA AKU MEMERINTAH HARI INI AKU MEERIMA GAJI.      HARI INI AKU BEKERJA DITEMPAT ORANG .BESOK LUSA AKU MENJADI SAUDAGAR HARI INI AKU DIPERINTAH.

Terdiri dari sifat suka bergaul. berorientasi memperoleh keuntungan. Terdiri dari sifat ingin berprestasi. optimisme. Sifat yg memiliki pandangan jauh kedepan dan ketajaman intuisi  BERANI AMBIL RESIKO DAN SUKA DENGAN TANTANGAN  .fleksibel dan responsif atas saran dan kritik  BERORIENTASI HASIL KERJA .kreatif. inisiatif dan mampu mengerjakan banyak hal dengan baik serta memiliki pengetahuan  BERORIENTASI MANUSIA .mandiri. Terdiri atas sifat yakin.Terdiri dari sifat inovatif.PERCAYA DIRI.pekerja keras dan penuh semangat  BERORIENTASI MASA DEPAN. dan selalu dinamis  ORIGINALITAS .

       SANGGUP BEKERJA BENAR ( KARENA KERJA ITU SUCI DAN KERJA ITU PANGGILAN) SANGGUP BEKERJA KERAS ( KERJA SEHAT DAN SEBAGAI AKTUALISASI DIRI) SANGGUP BEKERJA TULUS ( KERJA ITU RAHMAT SEBAGAI TANDA SYUKUR ) SANGGUP BEKERJA TUNTAS ( KERJA ITU AMANAH DAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB) SANGGUP BEKERJA KREATIF( KERJA ITU SENI & SUKA) SANGGUP BEKERJA SERIUS ( KERJA ITU IBADAH DAN PENGABDIAN ) SANGGUP BEKERJA SEMPURNA ( KERJA ITU MULIA DAN MERUPAKAN SEBUAH PELAYANAN ) .

TEGAS DAN INGIN MENONJOL DARI ORANG LAIN ) TYPE EXPERT IDEA GENERADOR ( BERKINGINAN KUAT UTK BERINOVASI DAN MENGELUARKAN GAGASAN BARU.SENANG BERSAING. PERCAYA BAHWA PRODUK BARU MERUPAKAN HAL YANG SANGAT PENTING DALAM STRATEGI PERUSAHAAN) .    TYPE PERSONAL ACHIVER (INGIN BERPRESTASI. MEMAHAMI & MEMBANTU ORANG LAIN.ORANG YG PERCAYA MENITIK BERATKAN ASPEK PENJUALAN PADA PENETAPAN STRATEGI PERUSAHAAN ) TYPE REAL MANAGERS ( BERKEINGINAN KUAT UTK MENJADI PEMIMPIN.INISIATIF. MEMBUTUHKAN UMPAN BALIK. MEMILIKI PRIBADI YANG KUAT ) TYPE SALESPERSON ( MEMILIKI KEMAMPUAN UTUK BERSOSIALISASI.

AKAN SUKSES KALAU TERJUN KEBISNIS DGENGAN TEKNOLOGI TINGI .    TYPE PERSONAL ACHIVER AKAN SUKSES BILA TERUS MENERUS MENGHADAPI RINNTANGAN/CRISIS DAN BERUSAHA SEDAPAT MUNGKIN BERSIFAT POSITIF ( Mengakusisi perusahaan yg sedang sakit ) TYPE SALESPERSON AKAN BERHASIL BILA DLM PEMANFAATAN WAKTUNYA UTK MENJUAL ( Bisnis Trading / Distributor ) TYPE REAL MANAGERS AKAN SUKSES BILA MEMULAI USAHA BARU DAN MENGELOLA SENDIRI USAHA TERSEBUT TYPE EXPERT IDEA GENERADOR.

 UNTUK MENGETAHUI APA YANG DIBUTUHKAN DAN DIINGINKAN OLEH KONSUMEN  UNTUK MENGETAHUI KEMAMPUAN DAYA BELI KONSUMEN  UNTUK MENGETAHUI TINGKAT PERSAINGAN  UNTUK MENGETAHUI KONDISI SOSIAL.EKONOMI DAN KEAMANAN .

keinginan dan kemampuan untuk membeli .ADALAH Sekumpulan orang – orang atau organisasi yang mempunyai.

ADALAH Proses membagi bagi sebuah pasar yang makro/heterogen ke segmen – segmen atau kelompok – kelompok yang relatif sama dan dapat diidentifikasi secara bersamaan (dari pasar yang makro dan heterogen ke pasar yang mikro dan homogen) .

dan selanjutnya akan menjadi dasar dalam merencanakan strategi dan program pemasaran .ADALAH Sekelompok orang – orang atau organisasi yang bersifat homogen yang dipilih oleh perusahaan.

ADALAH Mengembangkan bauran pemasaran ( Marketing Mix ) yang spesifik berdasarkan target market yang dipilih dalam upaya mempengaruhi persepsi konsumen sehingga terpatrinya dengan kuat nama sebuah produk dibenak konsumen .

VARIABEL GEOGRAFI VARIABEL DEMOGRAFI VARIABEL PSIKOGRAFI .

 ASPEK

WILAYAH ( JABOTABEK,JAWA-LUAR JAWA,INDONESIA BARAT-INDONESIA TIMUR,NASIONAL-REGIONALINTERNASIONAL )  UKURAN KOTA / WILAYAH (KOTA KECIL,KOTA SEDANG DAN KOTA BESAR)  KEPADATAN KOTA ( DAERAH PADAT PENDUDUK DAN DAERAH JARANG PENDUDUK )

 ASPEK

USIA  ASPEK JENIS KELAMIN  ASPEK SIKLUS HIDUP KELUARGA  ASPEK PENGHASILAN  ASPEK PEKERJAAN/JABATAN  ASPEK PENDIDIKAN  ASPEK AGAMA  ASPEK SUKU  ASPEK KEBANGSAAN  ASPEK UKURAN KELUARGA ( FAMILY SIZE )

 KEOLOMPOK

SWENGER  KELOMPOK PLAIN JOES  KELOMPOK JOB SEEKERS

PENDAHULUAN  ASPEK PEMASARAN  ASPEK PRODUKSI/ OPERASI0NAL  ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA  ASPEK KEUANGAN DAN ADMINISTRASI  PENUTUP/KESIMPULAN  .

Kesempatan dan Ancaman / ANALISA SWOT )  Menjelaskan tujuan dan ( hasil yg ingin dicapai dari pembuatan bisnis plan.Tantangan. . PENDAHULUAN : Menggambarkan dengan singkat tentang bisnis yg akan dimasuki ( Peluang.

PENENTUAN MARKETING MIX 3. TIMMING • . PENENTUAN SEGMENTASI PASAR 2. BUDGET PROMOSI 4.Menggambarkan strategi pemasaran yg akan dilakukan : 1.

• • • • strategi produk strategi tempat/distribusi strategi penetapan harga strategi promosi .

seperti . Nama ( Brand ).Kualitas ( Quality ) & Kemasan ( Packaging ) PRODUK TAMBAHAN ( AUGMENTED PRODUCT ) : Manfaat tambahan yang melekat langsung dengan produk nyata .   PRODUK INTI ( CORE PRODUCT ) : Melihat sebuah product dari manfaat langsung yang dirasakan oleh konsumen yg membeli produk tersebut PRODUK NYATA ( ACTUAL PRODUCT): Produk yang sudah memiliki 5 karakteristik yaitu : Ciri-ciri ( Features ). Pelayanan Instalasi. fasilitas garansi dan ketersediaan suku cadang .Gaya ( Style). .

   BARANG TAHAN LAMA ( DURABLE GOODS) : adalah barang berwujud yg biasanya tdk habis setelah digunakan berkali kali.manfaat. tinta printer dsb JASA ( SERVICES ) : Adalah aktivitas.contohnya . Mesin cuci.oli. Blender dsb BARANG TIDAK TAHAN LAMA (NON DURABLE GOODS ) :adalah Barang berwujud yg habis pakai yg bila dikonsumsi satu atau beberapa kali saja. Contohnya . Contohnya. kecap . Pasta gigi. Jasa dokter . atau kepuasan yg ditawarkan utk dijual dan dibutuhkan oleh konsumen .

  BARANG KONSUMSI ( CONSUMER GOODS ) .roti.rumah dsb. pakaian. BARANG INDUSTRI/BARANG BISNIS ( INDUSTRIAL/BUSINESS GOODS ) .sabun. Adalah barang yang dibeli untuk bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pribadi seseorang atau individu. Contohnya : Sepatu. Adalah barang yang dibeli oleh perusahaan yang tujuannya utk menghasilkan barang dan jasa yg diproduksinya atau utk dijual kembali kepada pihak lain .

 CONVENIENCE GOODS  SHOPPING GOODS  SPECIALTY GOODS  UNSOUGHT GOODS .

. harga per unit relatif murah dan utk mendapatkanya konsumen tidak mau susah – susah. Impulse goods ( Barang yg dibeli tanpa perencanaan). CONVENIENCE GOODS : Barang yang dibeli konsumen biasanya . Emergency goods ( barang yg dibeli karena kebutuhaan mendadak /kebutuhan saat itu). secara berulang ( Frekwensi tinggi ).  CONVENIENCE GOODS dapat dibagi 3 yaitu: Staples goods ( barang yg dibeli konsumen secara berulang/teratur).

Mutu dsb Perbedaan harga tidak terlalu sensitif yang penting barang yg dicari sesuai dengan keinginannya Sebelum barang dibeli.biasanya konsumen akan membanding bandingkan dulu antara satu geray dgn geray yg lainnya Penjual barang jenis Shopping goods biasanya berkelompok dan konsumen rela membuang waktu. Warna .Ukuran.    Adalah barang yang dibeli oleh konsumen biasanya dengan mempertimbangkan kesesuaian /kecocokan Model. biaya dan energinya untuk mendatangi tempat tersebut .

 Adalah barang yg dibeli oleh konsumen karena memiliki karakteristik unik dan exclusive baik dari segi model.mutu dan harga  Harga barang jenis specialty goods ini relatif mahal  Hanya dijual di tempat/ geray tertentu saja .

 Adalah barang yang manfaatnya tidak diketahui atau kurang disadari oleh konsumen  Kalaupun konsumen menyadari akan kebutuhan barang tersebut biasanya konsumen tidak menjadikannya sebagai prioritas dalam daftar barang yg akan dibeli .

 BAHAN BAKU ( RAW MATERIAL )  BAHAN PENOLONG/PERLENGKAPAN ( ADITIONAL MATERIAL ) Contohnya : Minyak Pelumas  PERALATAN ( EQUIPMENT ) Contohnya : Mesin. komputer dll  INSTALASI ( BANGUNAN PABRIK DAN BANGUNAN KANTOR )  STATIONARY ( ALAT TULIS KANTOR) .mesin.

SEBUAH PRODUK DIKEMBANGKAN MENJADI PRODUK MIX BERDASARKAN PANJANG. LEBAR DAN KEDALAMANNYA .

  PRODUCT LINE EXTENSIONS ( PERLUASAN LINI PRODUK ).benar mendapat tanggapan positif dari masyarakat atau karena produk yg akan diciutkan tersebut tidak memberikan kontribusi pada perusahaan . Tujuanya untuk mengoptimalkan pemasaran produk yg benar. Tujuannya :Agar produk – produk perusahaan bisa bersaing atau dapat memanfaatkan peluang utk mendapatkan keuntungan yg lebig besar PRODUCT LINE CONTRACTION ( PENCIUTAN LINI PRODUK ).

 MEREK ( BRANDING )  KEMASAN (PACKAGING )  PEMBERIAN ETIKET (LABELING )  KODE PRODUK UNIVERSAL UNIVERSAL PRODUCT CODES) ( .

serta angka –angka (Mobil 88. SCTV.kata ( Pembina .Bioskop 21) ISTILAH : Mac Donal ( Mac D ). Kentucky Fried Chiken ( KFC ).Visi.ABBA ). desain atau gabungan keempatnya NAMA MEREK: Bagian dari Merek yang dapat diucapkan ( Termasuk huruf – huruf (ABC. ) TANDA MEREK/SIMBOL/LOGO ( BRAND MARK ) : Merupakan desain gambar atau singkatan merek dengan warna tertentu yang memiliki arti atau makna/ philosofi yang sesuai/ berkaitan dengan Jenis produk.Rinso).Bank Central Asia ( BCA ) DESAIN : Gabungan dari jenis dan warna yang digunakan pada huruf (LPBM PEMBINA.kata.RCTI.TNT.Ramayana.     MEREK : Adalah suatu Nama .Istilah. Logo Pertamina ) .simbol.Es Teler 77.Misi dan Tujuan ( Logo Garuda.

pihak lain dilarang menggunakan merek tersebut. Dalam hal ini kita mengenal MEREK DAGANG ( TRADE MARKS ) Yaitu: Hak ekslusif untuk menggunakan suatu merek.  Untuk mendukung program promosi dari produk yang bersangkutan .  Untuk melindungi produk dari kegiatan pemalsuan. Untuk membedakan sebuah produk dengan produk lainnya ( baik yang diproduksi oleh perusahaan sendiri atau yg diproduksi oleh perusahaan lain.

 Nilai dari sebuah merek : Karena merek tersebut memiliki Nilai kesadaran ( Brand awarenes ) dan kesetiaan ( Brand Loyality ) yang tinggi di masyarakat  Nilai sebuah Merek terlihat dalam perkiraan aktiva tidak berwujud ( Intangible Asset ) pada Neraca dalam laporan keuangan perusahaan .

         Mudah untuk diucapkan Mudah untuk dikenali Mudah diingat Pendek Berbeda/unik Menggambaarkan manfaat produk Mempunyai konotasi yang positif Tidak bertentangan dengan bahasa. budaya. dan agama kelompok/suku tertentu Tidak bertentangan dengan peraturan / perundang – undangan sebuah negara / daerah tertentu .

Toko sepatu Bata menjual sepatu Merek BATA MEREK INDIVIDU ( INDIVIDUAL BRANDING) Adalah sebuah perusahaan yang menerapkan banyak merek untuk berbagai berbagai jenis produk. Air Mineral dengan Merek AQUA dan DANONE serta Hand phone Merek SONY ERRICSON .    MEREK PRIBADI (PIVATE BRANDING) Adalah merek yang dimiliki oleh pedagang Grosir atau Eceran.Contoh . Contoh:Merek Produk Elektronik BLUE SKY ( Keluaran Carefour ). SONY.ABC.PANASONIC MEREK BERSAMA ( COBRANDING ) Adalah sebuah produk yang menggunakan 2 merek dari perusahaan yang berbeda : Contoh Produk CPU computer Menggunakan Nama IBM dan INTEL.Contoh: Produk perusahaan Unilever MEREK KELUARGA ( FAMILY BRANDING ) Adalah sebuah perusahaan yang menerapkan Merek yang sama untuk semua / sebagian jenis produk yg dikeluarkan oleh perusahaannya .

 SATU MEREK UNTUK SEMUA TEMPAT PEMASARAN YANG BERBEDA  PENYESUAIAN DAN MODIFIKASI MEREK UNTUK TEMPAT PEMASARAN YANG BERBEDA  PENETAPAN MEREK YANG BERBEDA UNTUK DAERAH PEMASARAN YANG BERBEDA .

MEMPROMOSIKAN DAN MENINGKATKAN PENCITRAAN PRODUK 3. MEMUDAHKAN PENYIMPANAN .FUNGSI PENGEMASAN 1. PENGGUNAAN DAN KENYAMANAN . MEMUAT DAN MELINDUNGI PRODUK 2.

 PRIMARY PAKHAGING  SECONDARY PAKHAGING  SHIPPING PAKHAGING  DISPLAY PAKHAGING .

 ECONOMICAL DAN RAMAH LINGKUNGAN  FUNCIONAL  COMMUNICATIVE  ATTRACTIVE .

Adalah Etiket yg di desain untuk membantu konsumen dalam menentukan pilihan . ETIKET : Adalah pesan yang tertera pada kemasan sebuah produk  ETIKET YANG MEMBUJUK ( PERSUASIVE LABELING ). Adalah Etiket yang memfokuskan pada tema promosi  ETIKET YG MEMBERI INFORMASI ( INFORMATIONAL LABELING ).

ukuran. . kemasan. dan harga barang. Adalah serangkaian garis vertikal yang tebal dan yang tipis ( Barcodes ). KODE PRODUCT UNIVERSAL ( UNIVERSAL PRODUCT CODES ) . Garis tersebut dapat dibaca oleh Scanner optik yang dikomputerisasi .yang mencocokan kode dengan nama merek.

 PHASE INTRODUCTION ( TAHAP PENGENALAN PRODUK )  PHASE GROWTH( TAHAP PERTUMBUHAN)  PHASE MATURITY ( TAHAP KEDEWASAAN )  PHASE DECLINE ( TAHAP PENURUNAN ) .

 SALURAN LANGSUNG ( Direct Channel )  SALURAN TIDAK LANGSUNG SATU TINGKAT  SALURAN TIDAK LANGSUNG DUA TINGKAT  SALURAN TIDAK LANGSUNG TIGA TINGKAT .

 SELLING AT THE POINT OF PRODUCER  SELLING AT THE PRODUCER’S RETAIL STORE  SELLING DOOR TO DOOR  SELLING THROUGH MAIL/INTERNET ORDER  SELLING THROUGH AUTOMATIC VENDING MACHINE .

banyaknya product line (General merchadise store.Methode operasinya AGEN PERANTARA (AGENT MIDDLEMEN ) .Lokasi geografis Bentuk pemilikan .Terdiri dari 2 jenis .  PEDAGANG PERANTARA (MERCHANT MIDDLEMAN ) Pedagang Besar ( Wholesaler ) : Grossir.Single line store. 2. 1.Distributor Pedagang Eceran ( Retailer ) : Ukuran toko.Specialty store ).Yakni : Agen penunjang dan agen pelengkap .

Seperti :Reputasi.Pengalaman dan kemampuan.Pengalaman .Armada dan Sales force yang dimiliki ) .Besar dan berat barang.jumlah pembeli potensial.Mudah rusaknya barang. Luasnya product line) PERTIMBANGAN PERUSAHAAN ( Kekuatan keuangan perusahaan. jumlah pesanan ) PERTIMBANGAN BARANG ( Nilai unit.dan Faktor pengawasan ) PERTIMBANGAN PERANTARA ( Pelayanan yg diberikan perantara dan Kekuatan yg dimilki perantara .Sifat teknis.    PERTIMBANGAN PASAR ( Pasar konsumen/industri.

 DISTRIBUSI INTENSIF ( INTENSIVE DISTRIBUTION )  DISTRIBUSI SELEKTIF ( SELECTIVE DISTRIBUTION )  DISTRIBUSI EKSKLUSIF ( EXCLUSIVE DISTRIBUTION ) .

 JUMLAH NILAI YANG DITUKARKAN /DIBAYARKAN OLEH KONSUMEN DENGAN TUJUAN UNTUK MENDAPATKAN MANFAAT ATAU UNTUK DAPAT MEMILIKI DAN MENGGUNAKAN BARANG DAN JASA YANG DIBELI .

 MENDAPATKAN LABA MAKSIMUM  MENDAPATKAN PENGEMBALIAN INVESTASI YG DITARGETKAN  MENCEGAH ATAU MENGURANGI PERSAINGAN  MEMPERTAHANKAN ATAU MEMPERBAIKI MARKET SHARE  MEMPERCEPAT PEMASUKAN UANG TUNAI .

monopolistik. oligopolistik.FAKTOR – FAKTOR INTERN  SASARAN PEMASARAN  STRATEGI BAURAN PEMASARAN  BIAYA FAKTOR – FAKTOR EKSTERN  PASAR DAN PERMINTAAN ( pasar persaingan murni.)  HARGA PASAR & PENAWARAN PESAING. .

HARGA YANG DIDASARKAN PADA PENETAPAN TARGET : Target Pricing Method HARGA YANG DIDASARKAN PADA PERSEPSI PEMBELI ( Demand Oriented Pricing) HARGA DIDASARKAN PADA PERSAINGAN ( Competition Oriented Pricing ) Penetapan harga sama dgn pesaing Penetapan harga dibawah harga pesaing Penetapan harga di atas harga pesaing .    HARGA YANG DIDASARKAN PADA BIAYA (Cost Oriented Pricing ) : Cost. Mark –Up Pricing Method.Plus Pricing Method.

Adalah strategi yg menerapkan tingkat harga yang sangat rendah sekali pada saat produk diluncurkan . STRATEGI SKIMMING PRICING. Adalah strategi yg menerapkan tingkat harga yang tinggi sekali pada saat produk diluncurkan  STRATEGI PENETRATION PRICING.

       POTONGAN KUANTITAS ( POTONGAN KUANTITAS NON KUMULATIF DAN POTONGAN KUANTITAS KUMULATIF) POTONGAN DAGANG ( TRADE DISCOUNT ) POTONGAN TUNAI ( CASH DISCOUNT ) POTONGAN MUSIMAN ( SEASONAL DISCOUNT ) PENGHARGAAN PROMOSIONAL ( PROMOTIONAL ALLOWANCE ) PENGHARGAAN KOMISI ( BROKERAGE ALLOWANCE ) PENGHARGAAN BARANG ( PRODUCT ALLOWANCE)…….CONTOH FACTORY OUTLET .

O.sehingga harganya pun sama dimana saja )  ZONE DELIVERED PRICING ( daerah penjualan dibagi kedalam beberapa zone dan dalam satu wilayah/zone menerapkan kebijakan harga yang sama. .O.B ) TERDIRI DARI : F.B DESTINATION)  UNIFORM DELIVERED PRICING ( semua pembeli menanggung ongkos kirim yang sama dimanapun mereka berada.O.B POINT OF ORIGIN DAN F. FREE ON BOARD ( F.

 KEBIJAKAN SATU HARGA  KEBIJAKAN HARGA YANG BERVARIABEL  PENETAPAN HARGA YANG LEBIH MAHAL ATAU LEBIH MURAH BILA DIBANDINGKAN ANTARA BEBERAPA JENIS KEMASAN  PENETAPAN HARGA PERKENALAN  PENETAPAN HARGA PSIKOLOGIS .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->