Anda di halaman 1dari 72

PENATAUSAHAAN

KEUANGAN DAERAH
Pengelolaan Keuangan Daerah
KERJASAMA ANTARA
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA
DENGAN
BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN
PERWAKILAN PROVINSI SUMATERA UTARA
EH. A. WDARWANT AK
AKUNTANS SKPD SESUA
SAP DAN PERMENDAGR
59/2007
(Pendekatan PPK SKPD dan Bendahara)
AKUNTANS SKPD SESUA
SAP DAN PERMENDAGR
59/2007
(Pendekatan PPK SKPD dan Bendahara)
Tujuan Pemelajaran
Peserta mampu untuk memperiapkan
penyusunan laporan keuangan termasuk
Neraca SKPD
Peserta mampu untuk menghubungkan
dokumen pengganggaran penatausahaan
dengan pelaporan akuntansi
DOKUMEN POKOK PERENCANAAN,
PENGANGGARAN DAERAH, DAN PERSIAPAN
PELAKSANAAN APBD
RKA
SKPD
DPA
SKPD
ANCCARAN
KAS
RAPBD
PEN]ABARAN
APBD
PERDA
APBD
RENSTRA
RKP
KU
APBD
PR!OR!TAS S
PLAFON ANCC
SPD
DOKUMEN POKOK
PELAKSANAAN APBD
SPPLS
SPPUP
SPP CU
SPPTU
SPNLS
SPD
SPNUP
SPNCU
SPNTU
UP : Uang Persediaan
GU : Ganti Uang
TU : Tambahan Uang
LS : Langsung
SP2D
SP2D
SP]
TAHAPAN
PELAKSANAAN APBD
Penerbitan SPD
2 Pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP)
3 Penerbitan Surat Perintah Nembayar (SPN)
4 Pengesahan Surat Pertangungjawaban (SP])
S Penatausahaan dan Akuntansi
PENGAJUAN SPP
S
UP
(Ps 1 ayat 66)
S
GU
S
TU
S
LS
Uang persediaan
merupakan uang muka
kerja dengan iumlah
tertentu yang bersiIat daur
ulang (revolving) dan
diberikan kepada
bendahara pengeluaran
hanya untuk membiayai
kegiatan operasional
kantor sehari-hari yang
tidak dapat dilakukan
dengan pembayaran
langsung
ekanisme pembayaran
melalui ganti uang
persediaan dipergunakan
untuk menggantikan uang
persediaan yang telah
dipakai
SPD yang bersangkutan
memerlukan pendanaan
melebihi dana yang
persediaan yang
tersisa/tersedia, SPD
dapat mengaiukan
tambahan uang
persediaan (TU)
Pembayaran langsung
digunakan untuk
pembayaran kepada pihak
ketiga melalui kontrak keria
atau surat perintah keria
lainnya dan pembayaran
gaii/tuniangan/lembur/hono
r yang iumlah, penerima,
peruntukan dan waktu
pembayaran tertentu yang
dokumennya telah
disiapkan olek Peiabat
Pelaksanan Teknis egiatan
(PPT)
KNSEKUENS PA
Sistem Pengendalian nternal
Keandalan SPJ/aporan Keuangan
Pelaksanaan prog/keg efektif dan efisien
Kepatuhan thd peraturan UU
Tercermin dlm 3 kondisi :
ingk Pengendalian sehat
Penilaian risiko
Aktivitas pengendalian
Sisten informasi dan komunikasi
Monitoring
Komponen SP :
lustrasi Mekanisme UYHD
No Jenis NiIai SaIdo Kas
1 UP Rp 50.000.000 Rp 50.000.000
2 SPJ/Belanja 30 jt (30.000.000) Rp 20.000.000
3 GU Rp 30.000.000 Rp 50.000.000
4 SPJ/Belanja 20 jt Rp (20.000.000) Rp 30.000.000
5 TU Rp 40.000.000 Rp 70.000.000
6 SPJ TU Rp 37.000.000 Rp 33.000.000
BKT STR TU RP 3.000.000 Rp 30.000.000
7 NH Rp 37.000.000-
37.000.000
Rp 30.000.000
8 GU Rp 20.000.000 Rp 50.000.000
9 SPJ/Belanja terakhir Rp (45.000.000) Rp 5.000.000
10 GU NH Rp 45.000.000-
45.000.000
Rp 5.000.000
11 Sisa disetor ke Kasda (5.000.000) Rp 0
PEMBUKUAN BEANJA
Pengguna Angaran
Bendahara
Pengeluaran
PPK-SKPD
PPTK
Pengguna Angaran
Bendahara
Pengeluaran
PPK-SKPD
PPTK
Pihak yang
terkait
dengan
Pembukuan
Belanja :
Pihak yang
terkait
dengan
Pembukuan
Belanja :
Buku-Buku Bendahara Pengeluaran Terkait
Fungsi Bendahara
BKU
Buku Pajak Buku Pajak
Buku Panjar Buku Panjar
Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per
Rincian btek
Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per
Rincian btek
Register SPP-UP/TU/GU/S/NH Register SPP-UP/TU/GU/S/NH
Buku-buku PPK terkait Fungsi Akuntansi
Buku Jurnal (Penerimaan Pengeluaran Umum)
Buku Besar
Buku Besar Pembantu
Register SPP-UP/TU/GU/S/NH
Register SPM-UP/TU/GU/S/NH
Register Surat Penolakan Penerbitan SPM
Register Penerimaan aporan
Pertanggungjawaban Pengeluaran
(SPJ)
Register Pengesahan
aporan
Pertanggungjawaban
Pengeluaran (SPJ) dan
Register Penolakan
aporan
Pertanggungjawaban
PPTK
PPTK wajib
menyelenggarakan
Kartu Kendali
Kegiatan
HUB PPK-BENDAHARA
PENGEUARAN
Atas dasar DPA dan Anggaran Kas
Bendahara Pengeluaran mengajukan
SPP-UP sebesar Rp 10 jt kepada kepala
SKPD melalui PPK.
PPK menyiapkan dan menyampaikan
SPM kepada kepala SKPD untuk
ditandatangani yang selanjutnya
dsampaikan kepada KBUD.
SP2D No. 012/SP2D-UP diterbitkan
oleh KBUD dan menyampaikannya
kepada Bank dan SKPD bersangkutan.
Contoh : Contoh :
SP2D No. 012/SP2D-UP Iembar
ke-2 sebesar Rp 10 jt diterima
oIeh kepaIa SKPD dari KBUD,
yang membuktikan Uang
Persedian teIah masuk ke AC
Bendahara PengeIuaran.
SP2D disampaikan oIeh kepaIa
SKPD kepada PPK Untuk
dicatat dan diteruskan kepada
Bendahara PengeIuaran.
anjutan
contoh :
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/
TG
No Bukti Uraian Penerimaan Pengeluaran
1 SP2D
No.
012/SP2D
-UP
Diterima
SP2D-UP
10.000.000
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
Buku Bank
No
/T
G
No
Bukti
Uraian Peneri
maan
Pengel
u aran
Saldo
1 SP2D
No.
012/S
P2D-
UP
Diterima
SP2D-UP
10.000.000 10.000.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
1 Kas di
Bendahara
Pengeluaran
R/K-BUD
(Pusat)
10.000.000
10.000.000
PPK mencatat dan mengelompokkan penerimaan SP2D ke Buku Jurnal( yang
secara periodik akan diposting) dengan jurnal sbb :
Contoh 2
Bendahara PengeIuaran
mengambiI uang tunai
dari bank berdasarkan
Cheque yang ditandatangani
oIeh Bendahara PengeIuaran
dan kepaIa SKPD MeIaIui
PPK, yang jumIahnya
sebesar Rp 7,5 jt
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/T
G
No Bukti Uraian Penerimaan Pengeluaran
1 SP2D
No.
012/SP2
D-UP
Diterima SP2D-
UP
10.000.000
2 CEK No :
...
PU (pergeseran
uang)
Terima cheque
7.500.000
7.500.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Bank
No
/T
G
No
Bukti
Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
1 SP2D
No.
012/SP2
D-UP
Diterima
SP2D-UP
10.000.000 10.000.000
2 CEK No
: ...
Diambil
dengan
cheque
7.500.000 2.500.000
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
Buku Kas Tunai
No
/T
G
No Bukti Uraian Peneri
maan
Pengel
u aran
Saldo
2 Cek No .. Diambil
dengan
cheque
7.500.000 7.500.00
0
Pembukuan PPK
Atas transaksi tersebut di atas PPK tidak
melakukan pembukuan
Contoh 3
Atas persetujuan kepaIa
SKPD meIaIui PPK,
Bendahara PengeIuaran
Menyerahkan uang
panjar kegiatan kepada
PPTK sebesar Rp 2,15 jt
Atas persetujuan kepaIa
SKPD meIaIui PPK,
Bendahara PengeIuaran
Menyerahkan uang
panjar kegiatan kepada
PPTK sebesar Rp 2,15 jt
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/T
G
No Bukti Uraian Penerimaan Pengeluaran
1 SP2D
No.
012/SP2
D-UP
Diterima SP2D-
UP
10.000.000
2 CEK No :
...
PU (pergeseran
uang)
Terima cheque
7.500.000
7.500.000
NPD No
..
Panjar kegiatan 2.150.000
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
Buku Panjar
No/TG

No Bukti Uraian Penerimaan Pengeluaran Saldo


3 NPD No
..
Panjar
kepada
PPTK
2.150.000 2.150.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
3 Panjar
Kegiatan
Kas di
Bendahara
Pengeluaran
2.150.000
2.150.000
PPK mencatat dan mengelompokkan penerimaan SP2D ke Buku Jurnal( yang
secara periodik akan diposting) dengan jurnal
Contoh 4
Atas bukti-bukti yang Iengkap
dan sah, yang teIah diteIiti oIeh
PPK, dan persetujuan kepaIa
SKPD, Bendahara PengeIuaran
membayarkan uang sebesar Rp
5,35 jt, terdiri atas :
5.2.2.01.01 ATK
Rp 1.1 jt
5.2.2.03.01 TeIepon
Rp 3,4 jt
5.2.2.03.03 Listrik
Rp 0,85 jt
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
4 Belanja ATK
Belanja Telepon
Belanja listrik
1.100.000
3.400.000
850.000
Pada Buku RekapituIasi PengeIuaran per Rincian Objek, yang
Masing-masing untuk menampung ketiga beIanja tersebut
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
Buku Pembantu Per Rincian byek
Belanja ATK
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
4 Belanja ATK 1.100.000 1.100.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
4 Uang muka
operasional
Kas di
Bendahara
Pengeluaran
5.350.000
5.350.000
Contoh 5
PPTK
mempertanggungjawabkan
uang panjar kegiatan kepada
Bendahara dengan bukti-bukti
yang Iengkap dan sah sebesar
Rp 2,15 jt, Yaitu :
5.2.2.03.02 Air
PDAM Rp 0,35 jt
5.2.2.15.01
PerjaIanan dinas
dd Rp 1,80 jt
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
5 Kontra pos Panjar
Belanja Air PDAM
Belanja Perj Dinas
2.150.000
350.000
850000
Pada Buku RekapituIasi PengeIuaran per Rincian Objek, yang
Masing-masing untuk menampung kedua beIanja tersebut
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Panjar
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
5 Pertanggung-
jawaban
panjar
2.150.000 0
Hal di atas menunjukkan bahwa pengeluaran sebesar Rp 215 jt tersebut telah
Merupakan belanja definitif bagi Bendahara Pengeluaran
Pada Buku Rekapitulasi Pengeluaran per Rincian bjek yang masing-masing
Untuk menampung ketiga belanja tersebut.
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
5 Uang muka
operasional
Panjar
kegiatan
2.150.000
2.150.000
Contoh 6
Bendahara
PengeIuaran
mengajukan SPP
Penggantian UP
No.003/SPP-GU
Sebesar Rp 7,5 jt
kepada kepaIa SKPD
meIaIui PPK.
Atas dasar SPP ini,
PPKMembuat SPM
No. 003/SPM-GU
yang diajukan
kepada kepaIa SKPD
untuk
ditandatangani.
SPM disampaikan
kepada KBUD. SP2D
No.017/SP2D-GU
Diterbitkan oIeh
KBUD, di mana
Iembar ke-1 Iangsung
ke bank dan Iembar
Ke-2 disampaikan
kepada kepaIa SKPD
ybs.
Bendahara
PengeIuaran
menerima SP2D dari
kepaIa SKPD meIaIui
PPK
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
6 Diterima SP2D
GU
7.500.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Bank
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
6 Diterima
SP2D GU
7.500.000 10.000.000
Dengan penerimaan uang atau pengisian uang kembali tersebut jumlah uang
Yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran tetap sebesar Rp 10 jt.
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
6 Kas di B
Pengeluaran
R/K BUD
Bel ATK
Bel Telepon
Bel istrik
Bel Air PDAM
Perjalanan Dinas
Uang Muka
perasional
7.500.000
1.100.000
3.400.000
850.000
350.000
1.800.000
7.500.000
7.500.000
Contoh 7
Beberapa
kegiatan akan
diIaksanakan
daIam suatu
periode,
sehingga
diperIukan
Tambahan UP.
Bendahara
PengeIuaran
mengajukan SPP-
TU sebesar Rp
73,19 jt kepada
kepaIa SKPD
meIaIui PPK.
SPM-TU
dibuatkan oIeh
PPK Dan
mengajukannya
kepada kepaIa
SKPD untuk
ditandatangani.
SPM
disampaikan
Kepada KBUD .
KBUD
menerbitkan
SP2D-TU sebesar
Rp 73,19, dan
menyampaikan
Iembar ke-1
kepada bank dan
Iembar ke-2
kepada kepaIa
SKPD .
KepaIa SKPD
menerima SP2D-
TU sebesar Rp
73,19 untuk
diteruskan
kepada PPK dan
Bendahara
PengeIuaran
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
7 Diterima SP2D TU 73.190.000
ni menunjukkan penambahan uang yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran
Sebesar Rp 7319 di luar UP yang penggunaannya wajib dipertanggungjawabkan
Kepada KBUD paling lama setelah kegiatan selesai dilaksanakan
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Bank
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
7 Diterima
SP2D TU
73.190.000 83.190.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
7 Kas di B
Pengeluaran
R/K BUD
73.190.000
73.190.000
Contoh 8
Bendahara PengeIuaran
mengambiI uang tunai dari
bank dengan cheque
Yang ditandatangani oIeh
kepaIa SKPD dan Bendahara
PengeIuaran,yang
JumIahnya sebesar Rp 82,54
jt
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
8 PU (pergeseran
Uang)
Terima Cheque
82.540.000
82.540.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Bank
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
8 Diambil
dengan
cheque
82.540.000
650.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
Atas transaksi ini PPK-SKPD belum melakukan pembukuan
Contoh 9
Atas persetujuan kepaIa
SKPD meIaIui PPK,
Bendahara PengeIuaran
menyerahkan uang
panjar kegiatan kepada
PPTK sebesar Rp 73,19
jt
Pembukuan leh Bendahara
Pengeluaran
BKU
No/T
G
Uraian Penerimaan Pengeluaran
9 Panjar kegiatan 73.190.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Panjar
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
9 Panjar
kepada PPTK
73.190.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
9 Panjar Kegiatan
Kas di
Bendahara
Pengeluaran
73.190.000
73.190.000
Ini menunjukkan berkurangnya uang pada Bendahara
Pengeluaran tetapi Belum merupakan pengeluaran definitif
Contoh 10
PPTK mempertanggungjawabkan uang
panjar kegiatan kepada Bendahara
PengeIuaran dengan bukti-bukti yang
Iengkap dan sah sebesar Rp 73,19 jt,
Termasuk bukti pemungutan PPh psI
21 sebesar Rp 8,15 jt, yaitu :
5.2.1.01.01 Honorarium Rp 1,35 jt
5.2.1.02.01 Honorarium tenaga ahIi Rp 53,00 jt
5.2.2.01.01 ATK Rp 0,32 jt
5.2.2.06.02 Penggandaan Rp 0,20 jt
5.2.2.11.02 Makanan dan minuman Rp 0,12 jt
5.2.2.15.01 PerjaIanan dinas daIam daerah Rp 0,70 jt
5.2.2.15.02 PerjaIanan dinas Iuar daerah Rp 17,50 jt
5.2.1.01.01 Honorarium Rp 1,35 jt
5.2.1.02.01 Honorarium tenaga ahIi Rp 53,00 jt
5.2.2.01.01 ATK Rp 0,32 jt
5.2.2.06.02 Penggandaan Rp 0,20 jt
5.2.2.11.02 Makanan dan minuman Rp 0,12 jt
5.2.2.15.01 PerjaIanan dinas daIam daerah Rp 0,70 jt
5.2.2.15.02 PerjaIanan dinas Iuar daerah Rp 17,50 jt
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/TG

Uraian Penerimaan Pengeluaran


10 Kontra Pos
Belanja Honorarium
Belanja Honorarium T Ahli
Belanja ATK
Belanja Penggandaan
Belanja Makan Minum
Belanja perjalanan dinas dd
Belanja perjalanan dinas ld
Pemungutan PPh Ps 21
73.190.000
8.150.000
1.350.000
53.000.000
320.000
200.000
120.000
700.000
17.500.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Panjar
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
10 Pertanggungja
waban Panjar
73.190.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Pajak
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
10 Pemungutan
pajak
8.150.000
Pada Buku RekapituIasi PengeIuaran per Rincian Objek, yang masing-masing
Untuk menampung ketujuh beIanja tersebut.
Hal di atas menunjukkan bahwa pengeluaran sebesar Rp 7319 jt tersebut telah
Merupakan belanja definitif bagi Bendahara Pengeluaran
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
10 Uang Muka
perasional
Panjar
Kegiatan
Kas di B Pengel
Penerimaan
PFK
73.190.000
8.150.000
73.190.000
8.150.000
Contoh 11
Bendahara
PengeIuaran
menyetorkan PPh psI
21 sebesar Rp 8,15
dengan SSP (Surat
Setoran Pajak) ke
rekening Kas Negara.
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/TG

Uraian Penerimaan Pengeluaran


11 Penyetoran PPh Ps 21 8.150.000
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
Buku Pajak
No/
TG

Uraian Peneri
maan
Pengelu
aran
Saldo
11 Penyetoran
pajak
8.150.000
Pembukuan leh PPK
No/T
G
Uraian Debet Kredit
Tidak ada pembukan
Contoh 12
Untuk mempertanggungjawabkan penggunaan TU sebesar Rp
73,19 jt,
Bend. PengeIuaran mengajukan SPP-NihiI kepada kepaIa SKPD
meIaIui PPK.
Atas Dasar SPP ini , PPK Membuat SPM -NihiI yang diajukan
kepada kepaIa SKPD untk ditandatangani.
SPM disampaikan kepada KBUD. SP2D NihiI
Diterbitkan oIeh KBUD, di mana penyampaiannya sebagai
berikut :
Lembar ke-1 kepada SKPD, yang diIampiri dengan SPM-NihiI
yang TeIah dibubuhi cap telah diterbitkan SP2D-Nihil
No. .............., tanggal .....................
Lembar ke-2 sebagai pertinggaI KBUD, yang diIengkapi dengan
SPM-NihiI Iembar ke-1.
DaIam dokumen SSP-NihiI teIah termasuk SSP (Surat Setoran
Pajak) Rp 8,15 jt.
KepaIa SKPD menyerahkan SP2D-NihiI kepada Bendahara
PengeIuaran MeIaIui PPK.
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/TG

Uraian Penerimaan Pengeluaran


12 Diterima SP2D-Nihil
Potongan SP2D-Nihil
73.190.000
73.190.000
Pembukuan leh PPK
No/TG Uraian Debet Kredit
12 Honorarium
Honorarium tenaga ahli
ATK
Penggandaan
Makan dan Minum
Perjalanan dinas dalam d
Perjalanan dinas luar d
Uang Muka perasional
Pengeluaran PFK
Kas di Bendahara
Pengeluaran
1.350.000
53.000.000
320.000
200.000
120.000
700.000
17.500.000
8.150.000
73.190.000
8.150.000
Contoh 13
Atas pekerjaan jasa konstruksi gedung yang teIah seIesai
sesuai dengan kontrak, Penyedia mengajukan tagihan kepada
SKPD sebesar Rp 550.-jt yang DidaIamnya termasuk PPN dan
PPh FinaI (PPh psI 23).
Atas dasar tagihan Tersebut, Bendahara PengeIuaran
menerbitkan/menandangani SPP-Ls yang juga
diketahui/ditandatangani oIeh PPTK, dan diajukan kepd kepaIa
SKPD meIaIui PPK.
Atas dasar dokumen SPP-Ls yang Iengkap dan sah tersebut,
PPK membuat SPM-Ls untuk ditandatangani oIeh kepaIa
SKPD, yang seIanjutnya disampaikan kepada KBUD.
KBUD menerbitkan SP2D-Ls yang jumIah bruto adaIah Rp 550
jt dan jumIah potongan sebesar Rp 60 jt sehingga
jumIah netto yang akan ditransfer ke rekening Penyedia
barang hanya sebesar Rp 490 jt. KBUD menyampaikan Iembar
SP2D sbb :
> Lembar ke-1 kepada Bank
> Lembar ke-2 kepada SKPD
> Lembar ke-3 sebagai arsip KBUD
> Lembar ke-4 kepada Penyedia
Atas pekerjaan jasa konstruksi gedung yang teIah seIesai
sesuai dengan kontrak, Penyedia mengajukan tagihan kepada
SKPD sebesar Rp 550.-jt yang DidaIamnya termasuk PPN dan
PPh FinaI (PPh psI 23).
Atas dasar tagihan Tersebut, Bendahara PengeIuaran
menerbitkan/menandangani SPP-Ls yang juga
diketahui/ditandatangani oIeh PPTK, dan diajukan kepd kepaIa
SKPD meIaIui PPK.
Atas dasar dokumen SPP-Ls yang Iengkap dan sah tersebut,
PPK membuat SPM-Ls untuk ditandatangani oIeh kepaIa
SKPD, yang seIanjutnya disampaikan kepada KBUD.
KBUD menerbitkan SP2D-Ls yang jumIah bruto adaIah Rp 550
jt dan jumIah potongan sebesar Rp 60 jt sehingga
jumIah netto yang akan ditransfer ke rekening Penyedia
barang hanya sebesar Rp 490 jt. KBUD menyampaikan Iembar
SP2D sbb :
> Lembar ke-1 kepada Bank
> Lembar ke-2 kepada SKPD
> Lembar ke-3 sebagai arsip KBUD
> Lembar ke-4 kepada Penyedia
Pembukuan leh Bendahara Pengeluaran
BKU
No/TG

Uraian Penerimaan Pengeluaran


13 Diterima SP2D-S
Bel Modal Gedung dan Bang
550.000.000
550.000.000
Pada Buku RekapituIasi PengeIuaran per Rincian Objek untuk BeIanja
ModaI Gedung dan Bangunan
Pembukuan leh PPK
No/TG Uraian Debet Kredit
13 BM Gedung dan Bang
R/K BUD
Gedung Kantor
Diinvestarikan dalam
aset tetap
550.000.000
550.000.000
550.000.000
550.000.000
Jurnal Berkaitan Dengan PFK
Pada Saat Pemungutan :
Kas di Pengeluaran 50
Penerimaan PFK 50
orolari :
Penerimaan PFK 50
Hutang PFK 50
Pada Saat Penyetoran :
Pengeluaran PFK 49
Kas di Pengeluaran 49
orolari :
Utang PFK 49
Pengeluaran PFK 49
Jurnal Berkaitan Dengan Resiprokal
Pada saat penerimaan kas (SP2D)
Kas di Bendahara Pengel 50
R/K BUD 50
Pada saat ada bukti-bukti :
UM perasional 45
Kas di Bendahara Pengel 45
Pada saat pengel definitif :
Belanja 45
UM perasional 45
Pada akhir tahun (Penutup) :
R/K BUD 50
Belanja 45
UM dari BUD 5
Saldo Akhir Resiprokal
RK BUD Kas di BP UM P Belanja
UM dari
BUD
50 50 50 45 45 45 45 45 5
0 5 0 0 5
Kinerja Pemerintah Daerah
Prof. Dr. Mardiasmo MBA AK
nformasi Finansial
Varian Pendapatan (revenue
variance)
Varian Pengeluaran
belanja rutin (recurrent
expenditure variance)
belanja investasi/modal(capital
expenditure variance
nformasi Non Fiansial
Perspektif finansial (financial
perspective)
Perspektif kepuasan pelanggan
(customer perspective)
Perspetif proses internal (internal
process efficiency)
Perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan (learning and
growth)
Prof. Dr. Abdul Halim MBA Ak
Analisis aporan Keuangan
Rasio kemandirian keuangan
Daerah (PAD/Bantuan pemerintah
dan Pinjaman)
Rasio efektivitas dan efisiensi PAD
Efektivitas= Realisasi
PAD/target PAD berdasarkan
potensi riil
Efisiensi = biaya untuk
memungut PAD/realisasi PAD
Rasio Aktivitas
Belanja Tak angsung/APBD
Belanja angsung/APBD
Penyerapan Dana Per Triw
Debt Servise Coverage Ratio
((PAD+BD+DAU)-BW)/Pokok
Angsuran+Bunga+Biya Pinjaman)
Rasio Pertumbuhan APBD