SEKILAS INFO

:

Nama Alumni Riwayat Kerja

: Toni : FH Univ. Tanjungpura, Pontianak (1997) : a. Staff pada Sekretariat Badan Akuntansi Keuangan Negara, Jakarta (1999 ² 2005) b. Staff pada Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Jakarta (2005 ² 2008) c. Kasi Verifikasi dan Akuntansi KPPN Larantuka, NTT (2008) d. Kasi Bank/Giro Pos KPPN Jayapura, Papua (2008 ² 2010) e. Kasi Pencairan Dana KPPN Bandung I ( 26 Okt 2010 ² sekarang)

PELAKSANANAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN BELANJA BARANG

3. 7. Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Belanja Pembayaran Bunga Utang Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan sosial Belanja Lain-lain . 5. 2. 6. 8. 4.KLASIFIKASI JENIS BELANJA (EKONOMI) 1.

serta pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan atau dijual kepada masyarakat dan belanja perjalanan. .PENGERTIAN BELANJA BARANG Belanja Barang adalah pengeluaran untuk menampung pembelian barang dan jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan jasa yang dipasarkan maupun yang tidak dipasarkan.

KLASIFIKASI BELANJA BARANG: ‡ BELANJA BARANG OPERASIONAL ‡ BELANJA BARANG NON OPERASIONAL ‡ BELANJA JASA ‡ BELANJA PEMELIHARAAN ‡ BELANJA PERJALANAN DINAS .

BELANJA BARANG OPERASIONAL (5211) ‡ Belanja Keperluan Perkantoran (521111) ‡ Belanja Pengadaan bahan Makanan (521112) ‡ Belanja untuk menambah daya tahan tubuh (521113) ‡ Belanja pengiriman surat dinas (521114) ‡ Honor terkait Operasional Satker (521115) ‡ Belanja Barang Operasional lainnya (521119) .

BELANJA BARANG NON OPERASIONAL (5212) ‡ Belanja Bahan (521211) ‡ Belanja Barang Transito (521212) ‡ Honor terkait output kegiatan (521213) ‡ Belanja Barang Non Operasional Lainnya (521219) .

BELANJA JASA (5221) ‡ Belanja langganan daya dan jasa (522111) ‡ Belanja jasa pos dan giro (522112) ‡ Belanja Jasa Konsultan (522113) ‡ Belanja sewa (522114) ‡ Belanja Jasa Profesi (522115) ‡ Belanja Jasa Lainnya (522119) .

BELANJA PEMELIHARAAN (5231) ‡ Belanja biaya pemeliharaan (523111) ‡ Belanja biaya pemeliharaan lainnya (523119) ‡ Belanja biaya pemeliharaan (523121) ‡ Belanja biaya pemeliharaan (523129) ‡ Belanja biaya pemeliharaan (523131) ‡ Belanja biaya pemeliharaan ‡ Belanja biaya pemeliharaan ‡ Belanja biaya pemeliharaan gedung dan bangunan gedung dan bangunan peralatan dan mesin peralatan dan mesin lainnya jalan dan jembatan irigasi (523132) jaringan (523133) lainnya (523199) .

Belanja Perjalanan Lainnya (524119) ‡ Belanja Perjalanan Luar Negeri (5242) .Belanja Perjalanan Biasa (524211) .Belanja Perjalanan Lainnya (524219) .Belanja Perjalanan Biasa (524111) .Belanja Perjalanan Tetap (524212) .Belanja Perjalanan Tetap (524112) .BELANJA PERJALANAN DINAS ‡ Belanja Perjalanan Dalam Negeri (5241) .

lokakarya. . rapat dinas. tidak mewah. ‡ Mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri. program/kegiatan. seminar. serta fungsi setiap departemen/lembaga/pemda.PRINSIP PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA NEGARA: ‡ Hemat. efisien dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan. ‡ Penyelenggaraan rapat. peresmian kantor/proyek dan sejenisnya dibatasi pada hal-hal yang sangat penting dan dilakukan sesederhana mungkin. terarah dan terkendali sesuai dengan rencana. ‡ Efektif. pertemuan.

Siklus Pengadaan 1 2 Merencanakan Pengadaan 4 Menyusun Jadual Pengadaan 7 8 9 Melaksanakan Pengadaan Membentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) 5 6 Menyusun HPS Menyusun kontrak 3 Menetapkan Sistem Pengadaan Menyusun Dokumen Pengadaan Melaksanakan Kontrak .

Peta Pengaturan Perpres 54 Tahun 2010 Swakelola Pengguna Instansi lain Pemilihan Penyedia Barang/Jasa (Badan usaha & orang perseorangan) Jasa Konsultansi Penerima hibah Metode pemilihan: ‡ ‡ ‡ ‡ Seleksi umum/Sederhana Penunjukan langsung Pengadaan langsung Sayembara Pengadaan ‡ Barang ‡ Pekerjaan Konstruksi ‡ Jasa lain Metode pemilihan: ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Pelelangan Umum/Sederhana/Terbatas Umum/Sederhana/Terbatas Pemilihan langsung Penunjukan langsung Pengadaan Langsung Sayembara/Kontes .

dapat dilakukan dengan Penunjukan Langsung (tanpa ada batasan nilai pekerjaan) . misalnya sewa penginapan/hotel/ruang rapat yang tarifnya terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat.Pasal 38 ayat (5) huruf f Perpres 54 Tahun 2010 Jasa lainnya yang bersifat khusus.

Jenis kontrak Berdasarkan cara pembayaran: ‡Lump sum ‡Harga satuan ‡Gabungan lump sum dan harga satuan ‡Terima jadi (turn-key) (turn-key) ‡Persentase Berdasarkan pembebanan TA: ‡Tahun tunggal ‡Tahun jamak (multy years) Berdasarkan sumber pendanaan: ‡Pengadaan tunggal ‡Pengadaan bersama ‡Payung (framework contract) Berdasarkan jenis pekerjaan: ‡ Pengadaan pekerjaan tunggal ‡Pengadaan pekerjaan terintegrasi .

TANDA BUKTI PERJANJIAN ‡ Bukti Pembelian (5jt) ‡ Kuitansi (10 jt) ‡ Surat Perintah Kerja (50 jt dan/atau 100 jt) ‡ Surat Perjanjian (> 50 jt dan/atau >100 jt) .

max 50 jt) ‡ Jaminan/garansi pembayaran dari bank umum sebesar persentase pekerjaan yang belum selesai (khusus Akhir TA) .JAMINAN PENGADAAN BARANG/JASA ‡ Jaminan Penawaran ( 1 ± 3% dari HPS) ‡ Jaminan Pelaksanaan ( 5% dari Kontrak dan/atau 5% dari HPS) ‡ Jaminan Uang Muka ( = uang muka) ‡ Jaminan Pemeliharaan (5% dari Kontrak) ‡ Jaminan Sanggahan Banding ( 2Å dari HPS.

CARA PEMBAYARAN: ‡ Pembayaran Bulanan ‡ Pembayaran Berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin) ‡ Pembayaran Secara sekaligus setelah penyelesaian pekerjaan .

PROSES PENYELESAIAN SPP-LS S. SPM-LS NON BELANJA PEGAWAI PENERIMA HAK PPK 5 HK 5 HK 1 TAGIHAN PP-SPM 5 HK 6 4 7 KPPN 2 HK 3 SPP-LS Dokumen Pendukung SPM-LS Dokumen Pendukung SPM-LS Dokumen Pendukung Dokumen Pendukung ADK 2 PENGEMBALIAN TAGIHAN PENGEMBALIAN SPP-LS ADK 2 HK 5 2 HK .D.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful