Anda di halaman 1dari 7

POLYURETHANE & ELASTOMER POLYURETHANE

Apa Itu Polyurethane?


Polyurethane merupakan bahan polymeric yang mengandung berbagai kumpulan urethane (-NH-CO-O-) yang terbentuk dari reaksi antara polyol (alkohol dengan lebih dari dua grup hidroksil reaktif per molekul) dengan diisocyanate atau polymeric isocyanate dengan ketersediaan katalis yang sesuai serta bahan-bahan tambahan. Polyurethane juga material yang menawarkan keunikan karakteristik tersendiri dan memiliki beberapa keunggulan dari material lain untuk menghasilkan dan atau mendukung proses kegiatan produksi Polyurethane juga bisa dinilai sebagai material yang bisa di gunakan dengan konsumsi energy yang rendah dan relatif membuat pengeluaran atas perbaikan dan perawatan mesin mesin maupun perlengkapan perlengkapan pabrik menjadi lebih murah dan efisien karena keunggulan dan sifat sifat yang dimilikinya.

Apa itu Elastomer polyurethane? Elastomer polyurethane merupakan solid polyurethane yang dapat dijadikan bahan pelapis maupun perekat dari suatu barang agar terlihat lebih bagus dan tahan lama yang juga mempunyai sifat yang sangat elastis, lentur, tahan terhadap abrasi, tahan benturan dan tahan terhadap cuaca / faktor lingkungan Pada dasarnya elastomer polyurethane dibagi menjadi 3 yaitu :

1. T.P.U/ Thermoplastic Polyurethane 2. Millable polyurethane 3. Casted polyurethane Dari ke 3 elastomer polyurethane ini, yang paling baik mechanical propertiesnya adalah casted polyurethane.Dimana proses pembuatanya terdiri dari 1 atau 2 hingga 3 komponen liquid yang dipanaskan pada temperatur tertentu dan dituang dalam suatu cetakan.
Beberapa Keunggulan Polyurethane :

Kekerasannya sangat beragam yaitu dari shore A sampai dengan shore D Amat sangat tahan aus Amat sangat tahan pukulan Amat sangat tahan gesek

Cocok untuk heavy duty industry Kekenyalan yang sangat baik dan tahan terhadap kelelahan Tetap flexible pada temperature rendah kemampuan isolasi yang baik Ketahanan terhadap keburukan yang disebabkan oleh atmosfir, oksigen dan ozon Tahan terhadap oli, gemuk dan beberapa bahan kimia

Polyurethane Polyurethane adalah campuran dua jenis bahan kimia (ISOCYNATE dan POLYOL)yang diaduk secara bersama-sama, sehingga terjadi reaksi dan membentuk FOAM. Polyurethane juga terdapat dalam berbagai bentuk, seperti busa lentur, busa keras, pelapis anti bahan kimia, bahan perekat, dan penyekat, serta elastomers. Busa keras polyurethane digunakan sebagai bahan penyekat pada gedung, pemanas air, alat transport berpendingin, serta pendingin untuk industri maupun rumah tangga. Busa ini juga digunakan untuk flotation dan pengaturan energi.

Busa lentur polyurethane digunakan sebagai bahan pelembut pada karpet dan kain pelapis furniture, kasur, dan mobil. Busa tersebut juga digunakan sebagai pengepak barang. Perekat dan penyekat polyurethane digunakan dalam konstruksi, transportasi, kapal, dan kegunaan lain yang membutuhkan kekuatan, tahan lembab, serta sifat tahan lama dari polyurethane tersebut. Istilah polyurethane elastomer meliputi produk turunannya antara lain, thermoplastic polyurethane, cast elastomer, dan produk-produk Reaction Injection Molded (RIM). Bahan-bahan ini meliputi banyak ragam kegunaan, dari sepatu dan roda skate sampai perlengkapan rumah, lintasan atletik, serta alat-alat elektronik.

Fungsi Polyutherane Sebagai bahan isolasi temperatur dan juga memiliki kelebihan sebagai bahan penyerap suara, ringan serta rigrid sebagai bahan konstruksi. Tentang Polyutherane Polyurethane bisa ditemukan pada berbagai macam benda di sekitar kita. Misalnya saja, pada cairan pelapis dan cat, elastomer keras

seperti pada roda roller blade, penyekat berbahan keras, busa lentur yang lembut, serat elastis, atau sebagai kulit utuh. Namun apa pun wujud polyurethane, hal yang perlu digarisbawahi adalah, bidang kimia tersebut merupakan hasil dari kejeniusan seorang Prof. Dr. Otto Bayer (1920-1982). Beliau dikenal sebagai bapak industri polyurethane, karena beliaulah tak lain sang penemu proses diisocyanate polyaddition. Untuk mengetahui asal mula polyurethane,Pada awal Perang Dunia II, polyurethane pertama kali dikembangkan sebagai pengganti karet. Keanekaragaman kegunaan polimer organik baru ini dan kemampuannya dalam menggantikan bahan-bahan yang langka, telah mendorong penggunaannya secara luas. Selama Perang Dunia II, bahan pelapis polyurethane digunakan sebagai pengisi kertas dan mostar (pelapis) pada industri pakaian tahan udara, bahan pengkilat pada finishing pesawat terbang, dan pelapis anti bahan kimia dan karat pada besi, kayu dan bagian bangunan yang menggunakan batu (missal pondasi, tembok) Hingga akhir PD II, pelapis polyurethane diproduksi dan digunakan dalam skala industri dan dapat dipesan dengan diformulasikan untuk kegunaan tertentu. Sampai pertengahan tahun 1950an, polyurethane dapat ditemukan pada bahan pelapis dan bahan perekat, elastomers, dan busa yang keras. Tidak sampai akhir 1950an, busa lentur untuk bantal yang nyaman tersedia di pasar. Dengan mengembangkan polyether polyol yang berbiaya rendah, busa lentur tersebut membuka pintu penggunaan kain pelapis, maupun penerapan di bidang otomotif seperti yang kita kenal saat ini. Formulasi, penambahan, dan teknik memproses terus dikembangkan. Seperti misalnya dalam penguat dan pencetak bagian eksterior otomotif serta sistem satu komponen. Tak heran jika saat ini, polyurethane dapat ditemukan hampir pada setiap hal yang kita sentuhmeja, kursi, mobil, pakaian, sepatu, perabotan, tempat tidur, penyekat di dinding, atap dan tembok rumah. Keunggulan Kelebihan utama polyurethane adalah bentuknya yang cair. Untuk pengaplikasiannya, cairan tersebut disemprotkan ke media aplikasi yang diinginkan. Misalnya: dinding, ruang Karaoke, tangki(untuk pelapisan), dan dak beton. Setelah disemprotkan, cairan tadi akan mengering dalam hitungan detik. bereaksi dengan membentuk foam. Gelembung itu lalu menempel erat di permukaan bangunan. Gelembung/foam itulah yang lalu bekerja sebagai penahan rambatan panas, penahan bocor, dan peredam suara. Gelembung tersebut pun cocok menjadi pengganti bahan insulator lain yang sudah ada. Perihal beban massa yang dimiliki, polyurethane juga mempunyai berat jenis yang tidak membebani suatu bangunan. Sebab,

polyurethane sangat ringan. Berat jenis yang dimilikinya hanya sekitar 36 Kg/m3. Hasil pengujian oleh produsen menunjukkan bahwa nilai koefisien rambatan panas yang dihasilkan oleh polyurethane hanya sekitar 0,017. Itu pertanda bahwa setelah ditempeli polyurethane, kapasitas panas yang diteruskan ke suatu bangunan sangat sedikit. keunggulan lain, Polyurethane, produk yang awalnya hanya digunakan kalangan industri, memiliki banyak kegunaan. Salah satunya seperti diulas tadi-adalah sebagai bahan penahan hawa pasa(insulator) yang diakibatkan masuknya sinar matahari, sinar yang menyebabkan ruangan menjadi pengap dan panas. Disini, pemakaian polyurethane pun cukup mudah. Polyurethane di semprotkan ke bagian atas dak rumah. Penyemprotan dilakukan ke tiap bagian yang langsung bersinggungan dengan sinar matahari. setelah mengering, kata Safrudin, polyurethane mengeras sehingga mampu menahan panas. Alhasil, suhu ruangan di bawah atap turun, lebih rendah. Nah, selain sebagai penahan panas, polyurethane juga mempunyai keunggulan sebagai bahan penahan pipa air, alat transport berpendingin, serta pendingin untuk industri maupun rumah tangga. Polyurethane, bahan yang sangat mirip dengan busa, juga banyak digunakan untuk flotation dan pengaturan energi. Penggunaan Polyutherane Gedung dan Pabrik -Pelapisan dek beton - Dinding partisi - Pelapisan room condensor - Pelapisan Tanki - Gardu listrik & Genset

Rumah - Pelapisan diatas plafon - Pelapisan dinding dalam - Cold storage - Pelapisan runag karaoke

Definisi POLYURETHANE

UMUM Suatu bahan campuran atau hasil pengisolvenan antara karet dan plastik sehingga didapatkan pelarutan material yang memiliki keunggulan sangat tahan gesek, tahan aus, tahan terhadap beberapa kimia ringan, stabil dalam suhu dingin dan panas. KIMIA Suatu bahan atau campuran yang didalamnya terdapat kandungan nitrogen, karbon dioksida dan oksigen. POLYURETHANE terdiri dari : 1) 2) 3) 4) Casting Grade (Tuang / Cor)=> Yang kami buat Rigid Foam. Thermo Plastic Polyurethane. Spray Polyurethane.

CASTING GRADE (TDI) masih ada resiko karena orang bersentuhan langsung dengan Mocca (campuran polyurethane) yang berbahaya. *) CASTING GRADE (TDI) terdiri dari : 1) POLYETHER : Tidak tahan minyak / kimia. Tahan cuaca. Sangat baik stabilitas hidroliknya. Sangat tahan jamur. Untuk aplikasi barang barang mekanik sangat baik. Fleksibel di suhu rendah. Sangat tahan terhadap gesekan / abrasi).

2) POLYESTER : Sangat tahan terhadap minyak / kimia. Tidak tahan cuaca. Sangat tahan terhadap abrasi yang tinggi. Untuk aplikasi barang barang mekanik sangat baik. Sangat kuat di suhu / temperature. Peredam getaran yang sangat baik.

* Polyurethane memiliki tingkat kekerasan (hardness) yang berbeda - beda, yang kami produksi mulai dari 30 s/d 96. * Polyurethane yang kami produksi menggunakan bahan baku Shore A dan Shore D (Shore D lebih keras daripada Shore A) New Era With POLYURETHANE Polyurethane merupakan polymeric material yang mengandung urethane grup ( -NHCO-O-) , hasil reaksi dari polyol dengan isocyanate. Sampai saat ini Polyurethane telah banyak diaplikasikan untuk mengganti bahan-bahan seperti rubber, metal,

wood, dan plastic. Keunggulan Polyurethane dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya ( Rubber, Metal, Wood, dan Plasctic) : HARDNESS ( KEKERASAN) Tingkat kekerasan suatu spare part sangat penting dalam penggunaan suatu mesin. Dengan menggunakan bahan Polyurethane kekerasan suatu spare part dapat diatur sedemikian rupa dari hardness 10 shore A sampai dengan 95 shore A. ABRASION RESISTANCE Mempunyai tingkat abrasi yang tinggi yang mengakibatkan spare part yang terbuat dari bahan Polyurethane tidak mudah aus. LOW TEMPERATURE PROPERTIES Spare Part yang dibuat dari bahan Polyurethane dapat flexible terhadap temperatur rendah ( Low Temperature) , bahkan dapat diaperasikan sampai dengan dibawah 0o C. OIL GREASE AND CHEMICAL RESISTANCE Spare Part yang dibuat dari bahan Polyurethane tahan terhadap beberapa jenis kimia ringan diantaranya Oli dan gemuk. TEAR STRENGTH Spare Part yang dibuat dari bahan Polyurethane tidak mudah robek, kekuatannya lebih baik daripada bahan rubber. APLIKASI POLYURETHANE Dari keunggulan Polyurethane tersebut maka Aplikasi Polyurethane sangat luas, misalnya yaitu : * Untuk Alat-alat angkutan, misalnya : - Escalator - Elevator - Lift - Hand Pallet - Caster Heavy Duty. * Untuk Industri Plat Lembaran, Almunium Lembaran, Seng Lembaran, misalnya : - Transfer Roll - Roll Printing * Untuk Industri Automotif, Misalnya : - Gantungan knalpot - Engine Seal Tester - Alat pembantu perakitan - Mounting * Untuk Industri Kayu, misalnya : - Roll Feeder - Anvil Roll - Roda Moulding

* Untuk Industri Mining, misalnya : - Pompa Pasir - Timah - Ayakan - Pipa saluran pasir * Untuk Industri Pipa, misalnya : - Hydrotester Seal - V. Roll Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Industri Industri Industri Industri Industri Industri Industri Textile Electronic Pengeboran Minyak Keramik Percetakan Furniture Beton, etc

PROSPEK POLYURETHANE DI INDONESIA Dengan aplikasi Polyurethane yang sangat begitu luas, populasi di Indonesia + 190 Juta jiwa orang dan juga Industri di Indonesia yang sedang berkembang maka prospek dibidang Polyurethane yang sangat baik.