SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP

)
Mata Kuliah Komponen Fakultas Jurusan Program Studi Program Bobot Dosen Pengampu Standar Kompetensi : Studi Hadits : MKK : Tarbiyah dan Keguruan : Pendidikan Kimia : Pendidikan Kimia : Strata I : 2 SKS : M. Khalilullah, S.Ag. MA : Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami dengan baik arti penting Ilmu Hadits sebagai suatu Ilmu Pengetahuan untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan Hadits Sebagai Sumber Ajaran Agama Islam, Sejarah Perkembangan Hadits, Ulumul Hadits, Pembagian Hadits Hadits Shahih dan Syarat-syaratnya, Hadits Dhaif dan macam-macamnya, Hadits Maudhu’ dan sebab munculnya, Syarat-syarat seorang Perawi dan proses Transformasi, Ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil, Pengenalan Perawi dan Karya-karyanya, Inkar Sunnah dan Takhrij al-Hadits. Materi Pokok
Hadits sebagai Sumber Ajaran Agama Islam Pengertian Hadits, Sunnah, Khabar, dan Atsar Struktur Hadits yang meliputi Sanad, Matan dan Mukharrij Kedudukan dan Fungsi Hadits 2 Mahasiswa dapat memahami Sejarah Perkembangan Hadits Masa Pra Kodifikasi yang meliputi masa Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan Tabi’in Masa Kodifikasi sampai dengan sekarang Ceramah, tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Sejarah Perkembangan Hadits 100 menit

No
1

Kompetensi Dasar
Mahasiswa dapat memahami hadits sebagai sumber ajaran Islam

Strategi
Ceramah, tanya jawab dan diskusi

Indikator
Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Hadits sebagai Sumber Ajaran Islam

Alokasi Waktu
100 menit

Referensi

Masyhur dan Ahad Ditinjau dari segi Kualitas Perawinya: Shahih. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Hadits Maudhu’ 100 menit .3 Mahasiswa dapat memahami Ulumul Hadits Pengertian Ilmu Hadits Riwayah dan Dirayah Cabang-cabang Ilmu Hadits Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Hadits Dhaif 100 menit 7 Mahasiswa dapat memahami Hadits Maudhu’ dan sebab munculnya Pengertian Hadits Maudhu’ Sebab-sebab Muncul Hadits Maudhu’ Kriteria kepalsuan sebuah Hadits Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Ulumul Hadits 100 menit 4 Mahasiswa dapat memahami Pembagian Hadits Ditinjau dari segi Kuantitas Perawinya: Mutawatir. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Hadits Shahih 100 menit 6 Mahasiswa dapat memahami Hadits Dhaif dan macam-macamnya Dhaif Karena keterputusan Sanadnya Dhaif karena Ketercelaan Sanadnya Ceramah. Hasan dan Dhaif Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Pembagian Hadits 100 menit 5 Mahasiswa dapat memahami Hadits Shahih dan Syarat-syaratnya Pengertian Hadits Shahih Syarat-syarat Hadits Shahih Ceramah.

sejarah dan tokoh-tokohnya Argumen mereka baik bersifat naqli maupun aqli Bantahan Ulama terhadap mereka Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Ilmu alJarh wa al-Ta’dil 100 menit 10 Mahasiswa dapat memahami Para Perawih dan Karya-karyanya Perawi al-Kutub alSittah (kitab induk yang enam) Al-Muwaththa’. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Syaratsyarat seorang Perawi dan proses Transformasinya 100 menit 9 Mahasiswa dapat memahami Ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil Pengertian.8 Mahasiswa dapat memahami Syarat-syarat seorang Perawi dan proses Transformasinya Syarat-syarat seorang Perawi dan proses Transformasinya Syarat-syarat seorang perawi Tahammul wa al-ada’ Ceramah. Objek dan Kegunaannya Lafadz-lafadz dan Maratib al-Jarh wa alTa’dil Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Para Perawih dan KaryaKaryanya 100 menit 11 Mahasiswa dapat memahami Inkar Sunnah Pengertian. alMusnad Imam Ahmad dan Sunan al-Darimy Ceramah. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Inkar Sunnah 100 menit .

Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadist Subhi al-Shalih. 4. Khalilullah. Al-sunnah Qabla al-tadwin Muhammad Ajjaj al-khatib. NIP. Mabahits fi Ulum al-hadist.12 Mahasiswa dapat memahami Takhrij alHadits (secara teoritis) Pengertian Takhrij Macam-macamnya Kitab-kitab yang digunakan Ceramah. Muhammad Ajjaj al-khatib. 3. 150 416 590 . Hasbi al-Shiddiqy. Mahmud al-Thahhan. 2. Ushul al-Hadist. Ushul al-Takhrij wa Dirasat al-Asanid Usman Fallatah. Al-maudhu` fi al-Hadist Syuhudi Ismail. Hadits Dimata Pengingkar dan Pembelanya Pekanbaru. Al-sunnah wa Makanatuha fi al Tasyri`al-Isli Subhi al-shalih.Ag. 9. 7. 5. 8. Ulum al-Hadist wa Musthalahuh T. Ulumuh wamusthalahuh Musthafa al-Shiba`I.M. 27 Oktober 2009 Dosen Pengampu M. tanya jawab dan diskusi Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan Takhrij alHadits 100 menit Referensi 1. MA. 6. S.

Pembagian Hadits: a. Masyhur dan Ahad.SILABUS Mata Kuliah Komponen Fakultas Jurusan Program Studi Program Bobot Dosen Pengampu : Studi Hadits : MKK : Tarbiyah dan Keguruan : Pendidikan Kimia : Pendidikan Kimia : Strata I : 2 SKS : M. Tujuan 1. b. dan Atsar (secara bahasa dan instilah Muhadditsun dan Ushuliyyun). Kedudukan dan Fungsi Hadits. Masa Pra Kodifikasi yang meliputi masa Rasulullah. Ulumul Hadits: a. MA I. III. 3. Topik Inti 1. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah Studi Hadits merupakan mata kuliah komponen Fakultas yang wajib diambil setiap mahasiswa. S. Sejarah Perkembangan Hadits: a. 2. b. Agar mahasiswa mampu memahami dan menerangkan segala yang berkaitan dengan materi Studi Hadits.Ag. melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu memahami mengenai seluk-beluk yang berkaitan dengan Studi Hadits sebagai dasar bagi mereka. Pengertian Ilmu Hadits Riwayah dan Dirayah. b. dan Tabi’in. Ditinjau dari segi Kualitas Perawinya: Shahih. 4. Pengertian Hadits. Struktur Hadits yang meliputi Sanad. II. Khulafaur Rasyidin. 2. Khabar. Cabang-cabang Ilmu Hadits. Masa Kodifikasi sampai dengan sekarang. Matan dan Mukharrij. Sunnah. Hadits Sebagai Sumber Ajaran Agama Islam: 1. Hasan dan Dhaif. . 2. 3. Ditinjau dari segi Kuantitas Perawinya: Mutawatir.. Agar mahasiswa mampu menjadikan ilmu ini sebagai dasar dalam memahami sebuah hadits. Khalilullah.

Perawi al-Kutub al-Sittah (kitab induk yang enam) b. Pertemuan kedua dan seterusnya. al-Musnad Imam Ahmad dan Sunan al-Darimy 11. Pengertian.5. Dhaif karena Ketercelaan Sanadnya 7. Sanadnya bersambung b. Takhrij al-Hadits (secara teoritis): a. Hadits Maudhu’ dan sebab munculnya: a. Sebab-sebab Munculnya c. Hadits Dhaif dan macam-macamnya: a. pendekatan yang digunakan adalah diskusi dengan menggunakan makalah sederhana . Tidak Terdapat Illat 6. Pertemuan pertama metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tanya jawab. Dhaif Karena keterputusan Sanadnya b. Pengertian Takhrij b. Pengertian. Dosen memberikan orientasi. Syarat-syarat seorang perawi b. Objek dan Kegunaannya b. Tidak Terdapat Syadz e. Pengertian b. Hadits Shahih dan Syarat-syaratnya: a. motivasi dan aturan-aturan perkuliahan. Argumen mereka baik bersifat naqli maupun aqli c. Kriteria kepalsuan sebuah Hadits 8. Lafadz-lafadz dan Maratib al-Jarh wa al-Ta’dil 10. Rawinya Adil c. 2. Inkar Sunnah: a. sejarah dan tokoh-tokohnya b. Rawinya Dhabit d. Syarat-syarat seorang Perawi dan proses Transformasi: a. Tahammul wa al-ada’ 9. Bantahan Ulama terhadap mereka 12. Para Perawih dan Karya-karyanya : a. Kitab-kitab yang digunakan IV. Al-Muwaththa’. Ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil: a. Macam-macamnya c. Metode 1.

3. 4.M. Al-sunnah wa Makanatuha fi al Tasyri`al-Isli Subhi al-shalih.Ag. Mahmud al-Thahhan. 150 416 590 . Hasbi al-Shiddiqy. Ushul al-Hadist. MA. Partisipasi aktif kegiatan dalam kelas 4. Al-sunnah Qabla al-tadwin Muhammad Ajjaj al-khatib. Ushul al-Takhrij wa Dirasat al-Asanid Usman Fallatah. 9. Khalilullah. Kehadiran dalam tatap muka di kelas 2. 5. 8. Al-maudhu` fi al-Hadist Syuhudi Ismail. 7. NIP. Hadits Dimata Pengingkar dan Pembelanya Dosen Pengampu M. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadist Subhi al-Shalih. Ulumuh wamusthalahuh Musthafa al-Shiba`I. 6. Ulum al-Hadist wa Musthalahuh T. Evaluasi 1. Pembuatan tugas mandiri. Referensi 1. kelompok dan terstruktur 3. 2.V. Ujian Mid Semester dan Ujian Semester VI. S. Muhammad Ajjaj al-khatib. Mabahits fi Ulum al-hadist.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful