P. 1
Bab III Baru

Bab III Baru

|Views: 21|Likes:
Dipublikasikan oleh Ismail Andi Baso

More info:

Published by: Ismail Andi Baso on Jun 30, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2011

pdf

text

original

50

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 . Jenis penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional dengan desain cross sectional yang bertujuan mengetahui adakah hubungan

yang bermakna antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pergaulan teman sebaya, peran keluarga, dan pelayanan kesehatan remaja terhadap perilaku seksual pada remaja di SMA Negeri 2

SEBULU. Desain penelitian Crooss Sectional yaitu variabel sebab akibat pada objek penelitian yang diteliti pada saat bersamaan dan hanya diobservasi sekali saja, sehingga tidak ada follow up lebih lanjut (Notoatmodjo, 2005) sedangkan langkah-langkah yang digunakan pada penelitian ini adalah: 1. Mengidentifikasi penelitian 2. Menetapkan subjek penelitian 3. Melaksanakan pemeriksaan 4. Menganalisa data.

51

3.2. Waktu dan lokasi penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Negeri 2 Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara 2. Waktu penelitian Penelitian ini dimulai pada bulan mei 2011. . 3.3. Populasi dan sampel 1. Populasi Populasi dalam penelitian adalah siswa SMAN 2 SEBULU

kabupaten Kutai Kartanegara yang berjumlah 398 orang. Dengan jumlah seluruh siswa di masing-masing kelas yaitu kelas X dengan jumlah siswa 156 orang, kelas XI 120 orang, dan kelas XII 122 orang. 2. Sampel Besar sampel diambil dengan rumus n= (Z1- /2 ¥2P(1-P) + Z1- ¥ P1 (1-P1)+P2(1-P2))² (P1-P2)² dengan Z1- /2 = derajat kepercayaan=95%=1,96 P1 P2 = Proporsi pada populasi =0,53 = Proporsi pada populasi = 0,75

52

Sehingga besar sampel adalah sebanyak 163 orang. Sampel yang diambil meliputi siswa kelas X dan XI karena kelas XII sedang menghadapi ujian. Pengambilan sampel dengan mengunakan metode stratifikasi random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana dengan rumus untuk masing-masing kelas adalah : Jml sampel perkelas = jml siswa dalam satu kelas x total sampel Total kelas X dan XI dengan perhitungan jumlah siswa di masing-masing kelas yaitu kelas X kelas XI = 156 x 163 = 92 orang, 276 = 120 x 163 = 71 orang 276

3.4.

Kerangka konsep Kerangka konsep penelitian ini yaitu : Gambar 2. Kerangka Konsep Penelitian

1. Pengetahuan tentang reproduksi 2. Pergaulan teman sebaya 3. Peran keluarga 4. Pelayanan kesehatan remaja

kesehatan

Perilaku seksual remaja

1. Pengalaman seksual Melihat orang berpacaran 2. Faktor-faktor keperibadian Harga diri, Kontrol diri, Tanggung jawab, Kemampuan membuat keputusan, Tolerance for stress, Coping strees, Nilainilai toleran yang dimiliki 3. Pemahaman dan penghayatan nilai-nilai agama.

53

Keterangan = Variablel yang diteliti = Variabel yang tidak diteliti

3.5.

Hipotesis penelitian Hipotesis dalam penelitian ini adalah : 1. Ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 SEBULU. 2. Ada hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 SEBULU. 3. Ada hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 SEBULU. 4. Ada hubungan antara pelayanan kesehatan remaja terhadap perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 SEBULU.

3.6.

Variabel penelitian Variabel penelitian terdiri atas : 1. Variabel Terikat Atau Dependen Variable terikat pada penelitian ini yaitu perilaku seksual remaja SMA Negeri 2 SEBULU.

54

2.

Variabel Bebas Atau Independent Variabel bebasnya pada penelitian ini yaitu pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pergaulan teman sebaya, dan peran keluarga.

3.7.

Definisi operasional Definisi operasional dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Tabel 1. Definisi Operasional Penelitian

N 1

Variabel Perilaku seksual remaja

Definisi

Skala Data

Kriteria Alat Ukur Objektif 1.Perilaku kurang baik skor 6-10 2.Perilaku Baik skor ”5 1.Pengetahu an kurang baik skor ”7 2.Pengetahu an baik skor 8-16 1.Pergaulan Kurang baik skor 6-10 2.Pergaulan baik skor ”5

Segala sesuatu yang dirasakan dan proses pendekatan terhadap lawan jenis sampai dengan Nominal bentuk perbuatan mengenai seksual (dari hunggiing-intercouse) Segala sesuatu yang diketahui remaja mengenai perilaku seksual, serta dampak nya. Nominal

Kuesioner

2

Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi

Kuesioner

3

Pergaulan teman sebaya

Segala sesuatu tentang sikap dan perilaku teman sebaya yang berhubungan dengan seksual remaja Nominal Kuesioner

55

4

Peran Keluarga

Hubungan responden dengan orang tua seperti komunikasi , perhatian dan Nominal informasi masalah seksualitas. Sikap remaja terhadap keberadaan klinik remaja yang di selenggarakan oleh Puskesmas Sebulu II. Nominal

Kuesioner

5

Keberadaan klinik remaja

Kuesioner

1.Peran kurang baik skor ”5 2.Peran baik 6-11 1.Pelayanan kurang baik skor ”6 2.Pelayanan baik skor 7-13

3.8. Pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan dengan cara 1. Data primer yaitu dengan mengunakan kuesioner terhadap remaja SMA N 2 SEBULU. 2. Data sekunder diperoleh dari pihak sekolah SMA N 2 SEBULU dan pengelola Program Pelayanan Kesehatan Remaja di Puskesmas SEBULU II.

3.9 Pengolahan dan analisa data 1. Pengolahan Data a. Koding Langkah ini memberikan kode pada atribut dari variabel untuk memudahkan dalam analisa data.

56

b. Entry data Proses pemindahan data kedalam komputer agar diperoleh data masukan yang siap diolah sistem dengan mengunakan perangkat lunak pengolahan data statistik. c. Tabulating Mengelompokan data sesuai dengan tujuan penelitian kemudian dimasukan dalam tabel yang sudah disiapkan. 2. Analisa Data a. Analisa Univariat Dilakukan untuk mendiskripsikan setiap variabel dalam

penelitian yaitu pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pergaulan teman sebaya, peran keluarga,, pelayanan

kesehatan remaja dan perilaku seksual remaja di SMA N 2 SEBULU. b. Analisa Bivariat Analisa mengunakan uji statistik yang digunakan Chi-square dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku seksual remaja di SMA N 2 SEBULU dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pengaruh teman sebaya, peran keluarga, dan pelayanan kesehatan bagi remaja.

57

3.10

Penyajian data Dilakukan dalam bentuk tabel dan grafik serta disesuaikan dengan hasil yang di dapatkan dalam bentuk.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->