Anda di halaman 1dari 2

Tugas PKn Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

1. Rumuskan kembali pemahaman anda yang dimaksud dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka ! 2. Berikan penjelasan hubungan antara pernyataan pancasila sebagai ideologi terbuka dengan konstelasi ideologi dunia yg tertutup ! 3. Berikan penjelasan kembali tentang konsep ideologi terbuka dan batasan keterbukaan suatu ideologi menurut Richars B. Brandt ! 4. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) factor yang mendorong pemikiran bahwa pancasila adalah sebagai ideologi terbuka ! 5. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah seorang warga Negara dapat mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk bermasyarakat, berbangsa dan bernegara !

Jawaban
1. Pancasila sebagai ideologi terbuka artinya ideologi yang terbuka dari
perubahan-perubahan yang datang dari luar tetapi memiliki kebebasan dan keleluasaan untuk menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang mempengaruhi dan merubah nilai-nilai dasar dan manakah yang tidak boleh berubah. 2. Pancasila adalah dasar Negara yang fundamental. Jadi, nilai-nilai pancasila tidak boleh berubah. Namun agar pancasila bias terus berinteraksi secara dinamis, sifat keterbukaan penting bagi ideologi pancasila tersebut. Sebagai ideologi terbuka pancasila mampu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya di masa depan, terutama dalam kasus menghadapi globalisasi dan keterbukaan dewasa ini. Selain itu dalam UUD 1945 pun mengandung unsur keterbukaan didalamnya. Sebagian Negara besar di dunia masih memakai ideologi tertutup. Ideologi tertutup terkesan extrovert bagi Negara lainnya. Semua keputusan dan wewenang diserahkan kepada pihak yang berwenang, tanpa mendengar pendapat dari rakyat. Sejarah menunjukkan betapa pun kokohnya suatu ideologi tersebut, bila negar itu tidak memiliki dimensi fleksibilitas atau keterbukaan akan mengalami kesulitan bahkan mungkin kehancuran menghadapi tantangan zaman (contoh: runtuhnya kaum komunisme di UNI Soviet , Rusia)

3. Nilai instrumental menurut Richard B. Brandt, adalah nilai yang niscaya

dibutuhkan untuk mewujudkan nilai instrinsik, berkat efek aktual yang dapat diperhitungkan akan dihasilkannya. Nilai instrumental adalah penentu bentuk amalan dari nilai instrinsik untuk masa tententu. Sehingga dengan sifat terbukanya ideologi, hal ini berarti disatu sisi nilai instrumental itu bersifat dinamik, yaitu dapat disesuaikan dengan tuntutan kemajuan jaman, bahkan dapat diganti dengan nilai instrumental lain demi terpeliharanya relevansi ideologi dengan tingkat kemajuan masyarakat. Namun di sisi lain, penyesuaian diri maupun penggantian tersebut tidak boleh berakibat meniadakan nilai dasar atau instrinsiknya. Dengan kata lain, bahwa keterbukaan ideologi itu ada batasnya. 4. Factor-faktornya adalah Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat. Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan beku dikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya. Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional. Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau.

5. Warga Negara dapat mengimplementasikannya dalam bentuk


Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia. Pengakuan terhadap perbedaan suku bangsa (etnis) dan kebudayaan bangsa dan kebudayaan bangsa yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa. Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Keseimbangan dalam menjalankan antara hak dan kewaji-ban, serta menghormati orang lain.