Anda di halaman 1dari 122

Materi SMA Kelas 3

Semester 1
Pertumbuhan & Perkembangan

Semester 2
Teori Evolusi Bioteknologi

Metabolisme

Hereditas

Oleh : Supriadi Laruba 431 406 052

1 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

Konsep Pertu buhan dan Perke bangan Manusia

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

2 Adhy_bio@yahoo.co

Tujuan instruksional khusus


Setelah proses pembelajaran, mahasiswa mampu : Menjelaskan definisi pertumbuhan dan perkembangan Menjelaskan ciri-ciri tumbuh kembang Menyebutkan dan menjelaskan prinsip-prinsip tumbuh kembang Menyebutkan dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang Menyebutkan dan menjelaskan tahap-tahap tumbuh kembang manusia Menyebutkan dan menjelaskan teori-teori tumbuh kembang Menjelaskan aplikasi konsep tumbuh kembang dalam keperawatan
3 Adhy_bio@yahoo.co

M NU
Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

M NU

Definisi pertu buhan dan perke bangan


Pertu buhan : perubahan fisik peningkatan jumlah sel ukuran kuantitatif tinggi badan, berat badan, ukuran tulang, gigi pola bervariasi Perke bangan : kualitatif maturation sistematis, progresif dan berkesinambungan
4 Adhy_bio@yahoo.co

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

M NU

Ciri-ciri tu buh ke bang


perubahan dalam aspek fisik dan psikis perubahan dalam proporsi Lenyapnya tanda-tanda yang lama Diperoleh tanda-tanda baru
5 Adhy_bio@yahoo.co

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

Prinsip-prinsip tu buh ke bang


proses yang teratur, berurutan, rapi dan kontinyu --- maturasi, lingkungan dan faktor genetik pola yang sama, konsisten dan kronologis, dapat diprediksi variasi waktu muncul (onset), lama, dan efek dari tiap tahapan tukemb mempunyai ciri khas
6 Adhy_bio@yahoo.co

M NU
Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

M NU

Never ending process --seumur hidup dan meliputi seluruh aspek Cephalocaudal Proximodistal Differensiasi hal yang unik -- setiap individu cenderung mencapai potensi maksimum perkembangannya Tugas perkembangan

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

kdk2-anis_dkkd'07

M NU

perkembangan suatu aspek dapat dipercepat atau diperlambat perkembangan aspek-aspek tertentu berjalan sejajar atau berkorelasi dengan aspek lainnya perkembangan terjadi dalam tempo yang berlainan

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

kdk2-anis_dkkd'07

M NU

Faktor-faktor yang e pengaruhi tu buh ke bang


1. Faktor genetik  faktor keturunan -- masa konsepsi  bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan  menentukan beberapa karakteristik seperti jenis kelamin, ras, rambut, warna mata, pertumbuhan fisik, sikap tubuh dan beberapa keunikan psikologis seperti temperamen  Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal.

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

9 Adhy_bio@yahoo.co

M NU

2. Faktor eksternal / lingkungan mempengaruhi individu setiap hari mulai konsepsi sampai akhir hayatnya, dan sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan faktor eksternal yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan, sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya
10 Adhy_bio@yahoo.co

Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

a. Keluarga

M NU
Pertu buhan & Perke bangan

nilai, kepercayaan, adat istiadat, dan pola interaksi dan komunikasi. Fungsi :bertahan hidup, rasa aman, perkembangan emosi dan sosial, penjelasan mengenai masyarakat dan dunia, dan membantu mempelajari peran dan perilaku b. Kelo pok te an sebaya lingkungan yang baru dan berbeda, memberi pola dan struktur yang berbeda dalam interaksi dan komunikasi, dan memerlukan gaya perilaku yang berbeda. fungsi: belajar kesuksesan dan kegagalan, memvalidasi dan menantang pemikiran dan perasaan, mendapatkan penerimaan, dukungan dan penolakan sebagai manusia unik yang merupakan bagian dari keluarga; dan untuk mencapai tujuan kelompok dengan memenuhi kebutuhan dan harapan.
11 Adhy_bio@yahoo.co

Metabolis e

Hereditas

c. Pengala an hidup pengalaman hidup dan proses pembelajaran

M NU
Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

membiarkan individu berkembang dengan mengaplikasikan apa yang telah dipelajari Tahapan proses pembelajaran mengenali kebutuhan penguasaan ketrampilan menjalankan tugas integrasi ke dalam seluruh fungsi mengembangkan penampilan perilaku yang efektif.
Adhy_bio@yahoo.co 12

    

M NU d. Kesehatan Tingkat kesehatan --- respon individu terhadap lingkungan dan respon orang lain pada individu Kesehatan prenatal (sebelum bayi lahir) mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dari fetal (janin) Nutrisi adekuat Keseimbangan antara istirahat, tidur dan olahraga Kondisi sakit --- ketidakmampuan untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangan --tumbuh kembang terganggu e. Lingkungan te pat tinggal : Musim, iklim, kehidupan sehari-hari dan status sosial ekonomi
Pertu buhan & Perke bangan

Metabolis e

Hereditas

13 Adhy_bio@yahoo.co

M NU

Tahap-tahap Tu buh Ke bang Manusia

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

1. Neonatus (lahir 28 hari) Pada tahap ini, perkembangan neonatus sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai keinginan. Implikasi keperawatan : membantu orang tua untuk mengidentifikasi dan menemukan kebutuhan yang tidak ditemukan.
14 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

2. Bayi (1 bulan 1 tahun) Bayi usia 1-3 bulan :  mengangkat kepala  mengikuti obyek dengan mata  melihat dengan tersenyum  bereaksi terhadap suara atau bunyi  mengenal ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak  menahan barang yang dipegangnya  mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

15 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

Bayi usia 3-6 bulan : mengangkat kepala sampai 90 mengangkat dada dengan bertopang tangan belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau diluar jangkauannya menaruh benda-benda di mulutnya, berusaha memperluas lapang pandang tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang
16 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU Bayi 6-9 bulan : duduk tanpa dibantu tengkurap dan berbalik sendiri merangkak meraih benda atau mendekati seseorang memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk bergembira dengan melempar benda-benda mengeluarkan kata-kata tanpa arti mengenal muka anggota keluarga dan takut pada orang lain mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

17 Adhy_bio@yahoo.com

M NU Bayi 9-12 bulan : berdiri sendiri tanpa dibantu berjalan dengan dituntun menirukan suara mengulang bunyi yang didengarnya belajar menyatakan satu atau dua kata mengerti perintah sederhana atau larangan minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-benda ke mulutnya berpartisipasi dalam permainan Implikasi keperawatan : mengontrol lingkungan sekitar bayi sehingga kebutuhan perkembangan fisik dan psikologis bayi dapat terpenuhi.
18 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

3. Todler (1-3 tahun) peningkatan kemampuan psikososial dan perkembangan motorik Anak usia 12-18 bulan : mulai mampu berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah menyusun 2 atau 3 kotak dapat mengatakan 5-10 kata memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

19 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

Anak usia 18-24 bulan : mampu naik turun tangga menyusun 6 kotak menunjuk mata dan hidungnya menyusun dua kata belajar makan sendiri menggambar garis di kertas atau pasir mulai belajar mengontrol buang air besar dan buang air kecil menaruh minat kepada apa yang dikerjakan oleh orang yang lebih besar memperlihatkan minat kepada anak lain dan bermain-main dengan mereka
20 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Anak usia 2-3 tahun :  anak belajar meloncat, memanjat, melompat dengan satu kaki  membuat jembatan dengan 3 kotak  mampu menyusun kalimat  mempergunakan kata-kata saya  Bertanya  mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya  menggambar lingkaran  bermain dengan anak lain  menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya Implikasi keperawatan : keamanan sangat penting. Strategi untuk mencegah risiko keselamatan harus dilakukan secara seimbang agar perkembangan anak tetap optimal.
21 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU
4. Pre sekolah (3-6 tahun) Dunia pre sekolah berkembang. Selama bermain, anak mencoba pengalaman baru dan peran sosial. Pertumbuhan fisik lebih lambat. Anak usia 3-4 tahun: berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga berjalan pada jari kaki belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri menggambar garis silang menggambar orang (hanya kepala dan badan) mengenal 2 atau 3 warna bicara dengan baik bertanya bagaimana anak dilahirkan mendengarkan cerita-cerita bermain dengan anak lain menunjukkan rasa sayang kepada saudara-saudaranya dapat melaksanakan tugas-tugas sederhana.
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

22 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

Anak usia 4-5 tahun : mampu melompat dan menari menggambar orang terdiri dari kepala, lengan dan badan dapat menghitung jari-jarinya mendengar dan mengulang hal-hal penting dan cerita minat kepada kata baru dan artinya memprotes bila dilarang apa yang diinginkannya membedakan besar dan kecil menaruh minat kepada aktivitas orang dewasa.
23 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

Anak usia 6 tahun: ketangkasan meningkat melompat tali bermain sepeda menguraikan objek-objek dengan gambar mengetahui kanan dan kiri memperlihatkan tempertantrum mungkin menentang dan tidak sopan Implikasi keperawatan : beri kesempatan untuk bermain dan berinteraksi sosial
24 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

5. Usia sekolah (6-12 tahun) Kelompok teman sebaya mempengaruhi perilaku anak. Perkembangan fisik, kognitif dan sosial meningkat. Anak meningkatkan kemampuan komunikasi. Anak usia 6-7 tahun :  membaca seperti mesin  mengulangi tiga angka mengurut ke belakang  membaca waktu untuk seperempat jam  anak wanita bermain dengan wanita  anak laki-laki bermain dengan laki-laki  cemas terhadap kegagalan  kadang malu atau sedih  peningkatan minat pada bidang spiritual
25 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

Anak usia 8-9 tahun:  kecepatan dan kehalusan aktivitas motorik meningkat  menggunakan alat-alat seperti palu  peralatan rumah tangga  ketrampilan lebih individual  ingin terlibat dalam segala sesuatu  menyukai kelompok dan mode  mencari teman secara aktif

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

26 Adhy_bio@yahoo.com

Anak usia 10-12 tahun: pertambahan tinggi badan lambat pertambahan berat badan cepat perubahan tubuh yang berhubungan dengan pubertas mungkin tampak mampu melakukan aktivitas seperti mencuci dan menjemur pakaian sendiri memasak, menggergaji, mengecat menggambar, senang menulis surat atau catatan tertentu membaca untuk kesenangan atau tujuan tertentu teman sebaya dan orang tua penting mulai tertarik dengan lawan jenis sangat tertarik pada bacaan, ilmu pengetahuan

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Implikasi keperawatan : memberikan waktu dan energi agar anak dapat mengejar hoby dan aktivitas sekolah. Mengakui dan mendukung prestasi anak.

27 Adhy_bio@yahoo.com

6. Remaja (12-18/20 tahun) Konsep diri berubah sesuai dengan perkembangan biologi Mencoba nilai-nilai yang berlaku Pertambahan maksimum pada tinggi,berat badan Stres meningkat terutama saat terjadi konflik Anak wanita mulai mendapat haid, tampak lebih gemuk Berbicara lama di telepon, suasana hati berubahubah (emosi labil), kesukaan seksual mulai terlihat menyesuaikan diri dengan standar kelompok anak laki-laki lebih menyukai olahraga, anak wanita suka bicara tentang pakaian, make-up hubungan anak-orang tua mencapai titik terendah, mulai melepaskan diri dari orang tua takut ditolak oleh teman sebaya
28 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Pada akhir masa remaja : mencapai maturitas fisik, mengejar karir, identitas seksual terbentuk, lebih nyaman dengan diri sendiri, kelompok sebaya kurang begitu penting, emosi lebih terkontrol, membentuk hubungan yang menetap. Implikasi keperawatan: bantu remaja untuk mengembangkan kemampuan koping atau strategi mengatasi konflik.

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

29 Adhy_bio@yahoo.com

M NU 7. Dewasa muda (20-40 tahun) Gaya hidup personal berkembang. Membina hubungan dengan orang lain ada komitmen dan kompetensi membuat keputusan tentang karir, pernikahan dan peran sebagai orang tua Individu berusaha mencapai dan menguasai dunia, kebiasaan berpikir rasional meningkat pengalaman pendidikan, pengalaman hidup dan kesempatan dalam pekerjaan meningkat. Implikasi keperawatan : menerima gaya hidup yang mereka pilih, membantu dalam penyesuaian diri, menerima komitmen dan kompetensi mereka, dukung perubahan yang penting untuk kesehatan.
30 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

8. Dewasa menengah (40-65 tahun) Gaya hidup mulai berubah karena perubahanperubahan yang lain, seperti anak meninggalkan rumah anak-anaknya telah tumbuh dewasa dan mulai meninggalkan rumah dapat terjadi perubahan fisik seperti muncul rambut uban, garis lipatan pada muka, dan lainlain waktu untuk bersama lebih banyak Istri menopause, pria ingin merasakan kehidupan seks dengan cara menikah lagi (dangerous age). Implikasi keperawatan: bantu individu membuat perencanaan sebagai antisipasi terhadap perubahan hidup, untuk menerima faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kesehatan dan fokuskan perhatian individu pada kekuatan, bukan pada kelemahan.
31 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

9. Dewasa tua a. Young-old (tua-muda), 65-74 tahun : beradaptasi dengan masa pensiun (penurunan penghasilan), beradaptasi dengan perubahan fisik, dapat berkembang penyakit kronik. Implikasi keperawatan: bantu individu untuk menjaga aktivitas fisik dan sosialnya, mempertahankan interaksi dengan kelompok sebayanya.
32 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

b. Middle-old (tua-menengah), 75-84 tahun :


diperlukan adaptasi terhadap penurunan kecepatan dalam pergerakan, kemampuan sensori dan peningkatan ketergantungan terhadap orang lain. Implikasi keperawatan: bantu individu untuk menghadapi kehilangan (pendengaran, penglihatan, kematian orang tercinta).

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

33 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

c. Old-old (tua-tua), 85 tahun keatas : terjadi peningkatan gangguan kesehatan fisik. Implikasi keperawatan : bantu individu dalam perawatan diri dan mempertahankan kemampuan mandirinya jika memungkinkan

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

34 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

Teori-teori tumbuh kembang eoriDe elopment task theory (Robert Ha ighurst) --- 6 stages 1. Infancy & Early Childhood (masa bayi dan kanak-kanak awal)
Belajar berjalan, mengambil makanan padat Belajar bicara Belajar mengontrol eliminasi (urin & fekal) Belajar tentang perbedaan jenis kelamin Membentuk konsep-konsep sederhana mengenai kenyataan sosial dan fisik Belajar membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mengembangkan hati nurani Belajar mengadakan hubungan emosi
35 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU 2. Middle childhood (masa sekolah)  Membangun perilaku yang sehat  Belajar ketrampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan yang luar biasa  Belajar bergaul dengan teman sebaya  Belajar peran sosial terkait dengan maskulinitas dan feminitas  Mengembangkan ketrampilan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung  Mengembangkan konsep-konsep yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari  Membangun moralitas, hati nurani dan nilai-nilai  Pencapaian kemandirian  Membangun perilaku dalam kelompok sosial maupun institusi (sekolah)
36 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU
3. Adolescence (remaja )

Membina hubungan baru yang lebih dewasa dengan teman sebaya baik laki maupun perempuan Pencapaian peran sosial maskulinitas atau feminitas Pencapaian kemandirian emosi dari orang tua, orang lain Pencapaian kemandirian dalam mengatur keuangan Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan secara efektif Memilih dan mempersiapkan pekerjaan Mempersiapkan pernikahan dan kehidupan keluarga Membangun ketrampilan dan konsep-konsep intelektual yang perlu bagi warga negara Pencapaian tanggungjawab sosial Memperolah nilai-nilai dan system etik sebagai penuntun dalam berperilaku

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

37 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

4. Early Adulthood (dewasa muda)


Memilih pasangan Belajar hidup bersama orang lain sebagai pasangan Mulai berkeluarga Membesarkan anak Mengatur rumah tangga Mulai bekerja Mendapat tanggungjawab sebagai warga negara Menemukan kelompok sosial yang cocok

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

38 Adhy_bio@yahoo.com

5. Middle-age (dewasa lanjut)  Mendapat tanggungjawab sosial dan sebagai warga negara  Membangun dan mempertahankan standard ekonomi keluarga  Membimbing anak dan remaja untuk menjadi dewasa yang bertanggungjawab dan menyenangkan  Mengembangkan kegiatan-kegiatan di waktu luang  Membina hubungan dengan pasangannya sebagai individu  Mengalami dan menyesuaikan diri dengan beberapa perubahan fisik  Menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai orang tua yang bertambah tua

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

39 Adhy_bio@yahoo.com

M NU

6. Later maturity (usia lanjut) Menyesuaikan diri dengan penurunan kekuatan fisik dan kesehatan Menyesuaikan diri dengan situasi pensiun dan penghasilan yang semakin berkurang Menyesuaikan diri dengan keadaan kehilangan pasangan (suami/istri) Membina hubungan dengan teman sesama usia lanjut Melakukan pertemuan-pertemuan sosial Membangun kepuasan kehidupan Kesiapan menghadapi kematian
40 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Teori Perkembangan Psikoseksual (Sigmund Freud)


a. Tahap oral-sensori (lahir sampai usia 12 bulan) karakteristik : aktivitas melibatkan mulut (sumber utama kenyamanan) Perasaan dependen (bergantung pada orang lain) Individu yang terfiksasi --- kesulitan mempercayai orang lain, menunjukkan perilaku seperti menggigit kuku, mengunyah permen karet, merokok, menyalahgunakan obat, minum alkohol, makan terlalu banyak, overdependen. Implikasi : prosedur pemberian makan sebaiknya memberikan kenyamanan dan keamanan.
41 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU b. Tahap anal-muskular (usia 1-3 tahun / toddler) Karakteristik : Organ anus dan rectum merupakan sumber kenyamanan Masa toilet training --- dapat terjadi konflik Mengotori adalah aktivitas yang umum Gangguan pada tahap ini dapat menimbulkan kepribadian obsesif-kompulsif seperti keras kepala, kikir, kejam dan tempertantrum Implikasi : toilet training sebaiknya adalah sebagai pengalaman yang menyenangkan, pujian yang tepat dapat menimbulkan kepribadian yang kreatif dan produktif
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

42 Adhy_bio@yahoo.com

c. Tahap falik (3-6 tahun / pra sekolah) Karakteristik :  Organ genital sebagai sumber kenyamanan  Masturbasi dimulai dan keingintahuan seksual menjadi terbukti  Dapat mengalami kompleks Oedipus atau kompleks Elektra  Hambatan pada tahap ini dapat menyebabkan kesulitan dalam indentitas seksual dan bermasalah dengan otoritas, ekspresi malu, dan takut. Implikasi : mengembangkan identitas seksual. Anak sebaiknya mengenali hubungan dengan orang lain di luar anggota keluarga.
43 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU d. Tahap latensi (6-12 tahun / masa sekolah) Karakteristik : energi digunakan untuk aktivitas fisik dan intelektual Ini adalah periode tenang, dimana kegiatan sexual tidak muncul (tidur). Anak mungkin terikat dalam aktivitas erogenus (perasaan erotik) dengan teman sebaya yang sama jenis kelaminnya. Penggunaan koping dan mekanisme pertahanan diri muncul pada waktu ini Konflik yang tidak diatasi pada masa ini dapat menyebabkan obsesif dan kurang motivasi diri. Implikasi : anjurkan anak mencari aktivitas fisik dan intelektual
44 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU e. Genital (13 tahun keatas / pubertas atau remaja sampai dewasa) Karakteristik :  genital menjadi pusat dari tekanan dan kesenangan seksual  Produksi hormon seksual menstimulasi perkembangan heteroseksual  Energi ditujukan untuk mencapai hubungan seksual yang matur  Pada awal fase sering terjadi emosi yang belum matang, kemudian mulai berkembang kemampuan untuk menerima dan memberi cinta Implikasi : anjurkan untuk mandiri, dapat membuat keputusan sendiri dan berpisah dengan kedua orang tua
45 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Teori perkembangan Psikososial ( rik H rickson )


a. Trust vs mistrust -- bayi (lahir 12 bulan) Indikator positif : belajar percaya pada orang lain Indikator negatif : tidak percaya, menarik diri dari lingkungan masyarakat, pengasingan. Pemenuhan kepuasan untuk makan dan mengisap, rasa hangat dan nyaman, cinta dan rasa aman ---- menghasilkan kepercayaan. Pada saat kebutuhan dasar tidak terpenuhi secara adekuat --- bayi menjadi curiga, penuh rasa takut, dan tidak percaya. Hal ini ditandai dengan perilaku makan, tidur dan eliminasi yang buruk.

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

46 Adhy_bio@yahoo.com

M NU b. Otonomi vs ragu-ragu dan malu (autonomy vs shame & doubt) -- todler (1-3 tahun) Indikator positif : kontrol diri tanpa kehilangan harga diri Indikator negatif : terpaksa membatasi diri atau terpaksa mengalah Anak mulai mengembangkan kemandirian membuka dan memakai baju, berjalan, mengambil, makan sendiri, dan ke toilet. Mulai terbentuk kontrol diri. Jika kemandirian todler tidak didukung oleh orang tua, mungkin anak memiliki kepribadian yang ragu-ragu jika anak dibuat merasa buruk pada saat melakukan kegagalan, anak akan menjadi pemalu.
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

47 Adhy_bio@yahoo.com

c. Inisiatif vs merasa bersalah (initiative vs guilt) -- pra sekolah ( 3-6 tahun) Indikator positif : mempelajari tingkat ketegasan dan tujuan mempengaruhi lingkungan. Mulai mengevaluasi kebiasaan (perilaku) diri sendiri. Indikator negatif : kurang percaya diri, pesimis, takut salah. Pembatasan dan kontrol yang berlebihan terhadap aktivitas pribadi Inisiatif, mencoba hal-hal baru, perilaku kuat, imajinatif dan intrusif, perkembangan perasaan bersalah dan identifikasi dengan orang tua yang berjenis kelamin sama. Pembatasan --- mencegah anak dari perkembangan inisiatif. Rasa bersalah mungkin muncul pada saat melakukan aktivitas yang berlawanan dengan orang tua. Anak perlu belajar untuk memulai aktivitas tanpa merusak hak-hak orang lain.

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

48 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
d. Industri vs inferior (industry vs inferiority) -- usia sekolah (612 tahun) Indikator positif : mulai kreatif, berkembang, manipulasi. Membangun rasa bersaing dan ketekunan. Indikator negatif : hilang harapan, merasa cukup, menarik diri dari sekolah dan teman sebaya. Anak mendapatkan pengenalan melalui demonstrasi ketrampilan dan produksi benda-benda serta mengembangkan harga diri melalui pencapaian Anak dipengaruhi oleh guru dan sekolah. Perasaan inferior --- terjadi pada saat orang dewasa memandang usaha anak untuk belajar bagaimana sesuatu bekerja melalui menipulasi adalah sesuatu yang bodoh atau merupakan masalah. Perasaaan inferior --- ketidaksuksesan di sekolah, ketidaksuksesan dalam perkembangan ketrampilan fisik dan mencari teman.
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

49 Adhy_bio@yahoo.com

e. Identitas vs bingung peran (identity vs role confusion) -- remaja (12 - 18 tahun) Indikator positif : menghubungkan sesuatu dengan perasaan diri, merencanakan aktualisasi diri Indikator negatif : kebingungan, ragu-ragu, dan tidak mampu menemukan identitas diri Individu mengembangkan penyatuan rasa diri sendiri. Teman sebaya mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perilaku. Kegagalan untuk mengembangkan rasa identitas --- kebingungan peran, yang sering muncul dari perasaan tidak adekuat, isolasi dan keraguraguan.
50 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU f. Intimasi vs isolasi (intimacy vs isolation) dewasa muda (18-25 sampai 45 tahun) indikator positif : berhubungan intim dengan orang lain. Mempunyai komitmen dalam bekerja dan berhubungan dengan orang lain. Indikator negatif : menghindari suatu hubungan, komitmen gaya hidup atau karir Individu mengembangkan kedekatan dan berbagi hubungan dengan orang lain, yang mungkin termasuk pasangan seksual. Ketidakpastian individu mengenai diri sendiri akan mempunyai kesulitan mengembangkan keintiman. Seseorang tidak bersedia atau tidak mampu berbagi mengenai diri sendiri, akan merasa sendiri.
51 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU g. Generativitas vs stagnasi atau absorpsi diri dewasa tengah (45 65 tahun) indikator positif : kreatifitas, produktivitas dan perhatian dengan orang lain indikator negatif : perhatian terhadap diri sendiri, kurang merasa nyaman Orang dewasa --- bimbingan untuk generasi selanjutnya, mengekspresikan kepedulian pada dunia di masa yang akan datang Absorpsi diri orang dewasa akan direnungkan dengan kesejahteraan pribadi dan peningkatan materi Perenungan diri sendiri mengarah pada stagnasi kehidupan.
52 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU h. Integritas ego vs putus asa -- dewasa akhir (65 tahun keatas) indikator positif : penerimaan kehidupan pribadi sebagai sesuatu yang berharga dan unik. Siap menerima kematian indikator negatif : perasaan kehilangan, jijik terhadap orang lain. Masa lansia dapat melihat ke belakang dengan rasa puas dan penerimaan hidup dan kematian Resolusi (pencapaian) yang tidak berhasil dalam krisis ini bisa menghasilkan perasaan putus asa karena individu melihat kehidupan sebagai bagian dari ketidakberuntungan, kekecewaan dan kegagalan.
53 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Teori perkembangan Kognitif Piaget (1952) a. fase sensorimotor (lahir 2 tahun)  tahap 1 : Penggunaan aktivitas refleks (lahir 1 bulan)  tahap 2 : reaksi sirkular primer (1-4 bulan)  tahap 3 : reaksi sirkular sekunder (4-8 bulan)  tahap 4 : koordinasi dari skema sekunder (8-12 bulan)  tahap 5 : reaksi sirkular tersier (12-18 bulan)  tahap 6 : intervensi dari arti baru (18-24 bulan)
54 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

b. fase preoperasional (2-7 tahun) simbol seperti kata untuk mewakili manusia, benda dan tempat. kemampuan berfokus hanya pada satu aspek pada satu waktu, dan pemikiran sering terlihat tidak logis mobil menabrak anjing karena anak laki-laki marah pada anjing tersebut - tahap pre konseptual (2-4 tahun) sangat egosentris, saya, Perkembangan bahasa, kata-kata dengan objek - tahap intuituf (4-7 tahun) Egosentris anak mulai berkurang, Klasifikasi sesuatu dengan satu atribut biasanya warna atau bentuk
kdk2-anis_dkkd'07 55

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

c. fase konkret operasional (7-11 tahun)  memecahkan masalah konkret  mulai mengerti tentang suatu hubungan misalnya ukuran, mengerti kanan dan kiri  Anak dapat membuat alasan mengenai apa itu, tapi tidak dapat membuat hipotesa mengenai apa kemungkinannya dan dengan demikian tidak dapat berpikir mengenai masalah ke depan d. Fase formal operasional (11-15 tahun)  pemikiran rasional, bersifat keakanan  kemampuan untuk berperilaku yang abstrak, dan muncul pemikiran ilmiah  menyadari masalah moral dan politik dari berbagai pandangan yang ada
kdk2-anis_dkkd'07 56

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Teori perkembangan moral Kohlberg (1968)


a. Tingkat premoral (prekonvensional) : lahir sampai 9 tahun kewaspadaan terhadap moral yang bisa diterima secara sosial Kontrol didapatkan dari luar. Anak menggabungkan label baik dan buruk, benar dan salah dalam perilaku tawar menawar, pembagian yang seimbang dan kejujuran menjadi muncul Hidup dinilai dengan bagaimana anak dapat memuaskan kebutuhan dari orang lain. - tahap orientasi hukuman dan kepatuhan (lahir - 6 tahun) : Peraturan diikuti untuk menghindari hukuman - tahap orientasi egoistik secara sederhana (6-9 tahun) : Anak menyesuaikan minat diri sendiri dengan aturan, berasumsi bahwa penghargaan atau bantuan akan diterima.

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

57 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
b. Tingkat moralitas konvensional : 9-13 tahun Usaha dilakukan untuk menyenangkan orang lain. Kontrol didapat dari dalam Anak setia dan peduli pemeliharaan dan pengharapan keluarga tanpa memperhatikan konsekuensinya - tahap anak laki-laki yang baik, anak perempuan yang manis (9-10 tahun)  Keinginan untuk menyenangkan dan membantu orang lain merupakan hal yang paling sering.  Anak menyesuaikan diri untuk menghindari penolakan  Hidup dinilai dari seberapa bagus hubungan interpersonal dengan mengidentifikasi kepentingan individu secara emosional. - tahap autoritas memeprtahankan moralitas (10-13 tahun)  Anak melakukan kewajiban untuk menghindari kritik oleh yang berwenang  Identifikasi pergeseran pada agama atau institusi sosial seperti sekolah
58 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

c. Tingkat moralitas pasca konvensional : 13 tahun sampai meninggal individu memperoleh nilai moral yang benar kontrol adalah dari dalam Pencapaian nilai moral yang benar terjadi setelah dicapai formal operasional Tidak semua orang mencapai tingkat ini - orientasi kontraktual dan legalistik Individu memilih prinsip moral untuk mematuhi atau meninggalkan aturan Individu berhati-hati untuk tidak melanggar hak-hak dan kehendak orang lain Terjadi konflik pandangan moral dan legal Orang akan bekerja untuk mengubah aturan. - orientasi prinsip etis yang universal Individu bersikap dalam cara yang menghargai martabat. Tahapan ini jarang dicapai. Jika rancangan pemikiran dari dalam diganggu, akan muncul rasa bersalah.
59 Adhy_bio@yahoo.com

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU

Aplikasi konsep tumbuh kembang dalam keperawatan


Teori perkembangan hanya menjelaskan satu aspek --- perawat perlu mengaplikasikan beberapa teori perkembangan untuk memahami tumbuh kembang klien saat melakukan pengkajian maupun implementasi tindakan keperawatan Tiap-tiap individu berbeda dan tidak mudah untuk disamakan antara individu yang satu dengan yang lain terhadap tugas-tugas perkembangannya. Teori-teori tumbuh kembang bermanfaat untuk pengkajian, mengetahui tingkatan perilaku klien, dan memberikan intervensi keperawatan Konsep pertumbuhan dan perkembangan manusia ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam mempelajari konsep tumbuh kembang pada berbagai usia
60 Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

M NU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

REAKSI KIMIA YANG TERJADI DI DALAM TUBUH MAKHLUK HIDUP

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Standar Kompetensi: Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme KOMP TENSI DASAR 2.1 Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme 2.2 Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat.

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Energi fisis

Energi kimia komplek

Manusia

Hewan Dipecah mll respirasi Energi akan ditangkap oleh: 1. ADP (adenosin diphosphat)---ATP 2. FAD(Fla in Adenin Dinukleotida)---FADH 3. NAD(Nicotinamid Adenin Dinukleotida)NADH 4. GDP(Guanin Diphosphat)---GTP
Adhy_bio@yahoo.com

MENU

METABOLISME
A. KATABOLISME B. ANABOLISME Metabolisme sel: 1. Semua reaksi kimia yang terjadi melibatkan enzim 2. Reaksi tersebut dikelompokkan, siklis dan non siklis
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Keterkaitan Anabolisme dan Katabolisme

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Katabolisme
 ATP  NADH  FADH  H2O

Anabolisme
 Amilum  O2

Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Sering disebut biokatalisator(mempercepat reaksi tetapi tidak turut berreaksi) holoenzim tersusun dari: 1.protein (apoenzim) 2.nonprotein(ggs. Prostetik) -organik(koenzim): NADH, koenzim A -anorganik(kofaktor):Zn, Al
Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Ciri Enzim
A.Sifat Protein B.Bekerja secara khusus C.Dapat digunakan kembali D.Diperlukan dalam jumlah kecil E.Bekerja bolak balik, beberapa enzim senyawa A B+C senyawa C A+B F.Dipengaruhi lingkungan -suhu, pH,hasil akhir, inhibitor
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU

Kerja enzim secara umum


Mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi
Tanpa enzim

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

En.akti asi tanpa enzim Dgn enzim substrat


Energi reaksii

Produk
Adhy_bio@yahoo.com

Cara Kerja Enzim


1.Kerja enzim dijelaskan melalui hipotesis gembok dan kunci karena penggabungan substrat dengan enzim mirip kunci dengan gembok 2.Substrat dianggap sebagai kunci dan enzim sebagai gembok. 3.Hipotesis ini dapat menjelaskan mengapa kerja enzim adalah spesifik. 4.Saat terjadi reaksi, enzim bergabung dengan substrat secara sementara untuk membentuk suatu kompleks enzimsubstrat di sisi aktif enzim. 5.Substrat membentuk kompleks enzim-substrat. 6.Kemudian hasil yang terbentuk akan meninggalkan sisi aktif enzim. Enzim tidak berubah dan bebas digunakan lagi. ENZIM + SUBSTRAT --> KOMPLEKS ENZIM-SUBSTRAT --> ENZIM + HASIL
Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Cara Kerja Enzim


2. Induksi pas Sisi aktif enzim dapat berubah sesuai dengan bentuk substrat
Enzim Sisi aktif

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Enzim

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

INHIBITOR
1. Kompetitif bersaing dengan substrat untuk mendapatkan sisi aktif co: sianida dgn O2
substrat Inhibitor

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Sisi aktif Enzim

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Inhibitor
2.Non kompetitif Berupa senyawa kimia yang tidak mirip substrat tetapi menempel pada sisi selain sisi aktif enzim
Enzim inhibitor

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

substrat

Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

3. Inhibitor umpan balik Produk yang terlalu banyak akan menjadi inhibitor pada reaksi

Adhy_bio@yahoo.com

Penamaan Enzim
*Pada umumnya disesuaikan substrat: 1. Selulase-------- subtratnya selulosa 2. Lipase ---------- substratnya lemak 3. Protease --------- substratnya protein 4. Karbohidrase ---------substratnya karbohidrat(amilase----amilum) *Berdasarkan peristiwa dalam reaksi: -Hidrolase ------ keberadaan air(2,3) -Desmolase ------memecah ikatan :CC(peroksidase,dehidrogenase,katalase, karboksilase)
Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU

KATABOLISME
Reaksi kimia dimana substrat awalnya memiliki molekul besar dan produk akhirnya berupa molekul kecil 1. Respirasi Aerob a. Glikolisis b. Krebs c. Transport elektron 2. Respirasi anaerob a. fermentasi alkohol b. fermentasi asam laktat
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU

Respirasi aerob
Oksigen sebagai penerima hidrogen terakhir Total energi yang dihasilkan = 36 ATP Terjadi pada makhluk hidup tingkat tinggi Terjadi di mitokondria Mengubah amilum menjadi air, CO2 dan energi

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

RESPIRASI AEROB
Terdiri dari beberapa tahap: 1. Glikolisis = 2 ATP + 2NADH 2. Siklus Krebs = 2ATP + 2FAD + 6 NADH 3. Transport Elektron = 32ATP

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Glikolisis
- terjadi perubahan glukosa(6 C) menjadi 2 molekul asam piru at(3C) - menghasilkan 2 NADH dan 2 ATP - terjadi di sitoplasma/sitosol - tidak membutuhkan oksigen

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

GLIKOLISIS
SITOPLASMA Fosforilasi

Glukosa

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

ATP P P
Fruktosa 6 phosphat Glukosa 6 phosphat

ADP

Metabolisme

Hereditas

ATP P P Fruktosa 1.6 diphosphat Dihidroksi Aceton phosphat P


NAD PGAL NADH

ADP

P
NAD PGAL NADH

P P 1,3difosfogliserat ADP Fosforilasi tkt substrat P 3fosfogliserat P 2fosfogliserat P ADP


PEP

P P 1,3difosfogliserat ADP ATP P 3fosfogliserat P 2fosfogliserat P ADP ATP


PEP

ATP

ATP Asam piruvat

Asam piruvat

MENU

TAHAPAN GLIKOLISIS
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. glukosa---gluk.6 phosfat(heksokinase +Mg) gluk.6 phosfat--- fruktosa.6 phosfat(fosfoheksoisomerase) fruktosa.6 phosfat-- fruktosa.1.6 phosfat(fosfoheksokinase) fruktosa.1.6 phosfat3PGAL(aldolase) 3PGAL1,3difosfogliserat 1,3difosfogliserat--3fosfogliserat(transfosforilase fosfogliserat) 3fosfogliserat--2fosfogliserat(fosfogliseromutase) 2fosfogliseratPEP(enolase) PEPas.piruvat(transfosforilase fosfopiruvat)
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU

Siklus Kreb( siklus asam sitrat)


- sebelum siklus Krebs berlangsung terjadi perubahan dari asam piruvat menjadi asetil KoA---dekarboksilasi oksidatif(Reaksi transisi) -Asetil KoA masuk siklus Krebs dan berreaksi dengan asam oksalo asetat membentuk asam sitrat - terjadi di dalam mitokondria - menghasilkan 2ATP + 2FAD + 6 NADH - memerlukan oksigen
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

SIKLUS KREBS
Dekarboksilasi oksidatif NAD+
NADH

MENU
MITOKONDRIA 2Asam piruvat Koenzim A COO 2Acetil KoA
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

2NADH

Asam oksaloaseat
2NAD+ Asam sitrat H2O

malat H2O 2FADH2 2 fumarat 2FAD 2 as.suksinat ADP 2 suksinil KoA 2NAD+ 2 isositrat 2NADH

KoA NAD
2 ketoglutarat

ATP

2CO2

2NADH

TRANSPORT ELEKTRON
CO2 Substrat (as.laktat) eeeP1 P

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Aseptor Primer NADH,NADPH H+ H+

Aseptor Primer FAD-----FADH

Koenzim Q Sitokrom b P1 Sitokrom b3 Sitokrom c1 P Sitokrom c Sitokrom a Sitokrom oksidasi O2 H2O

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

TRANSPORT ELEKTRON
-Terjadi di membran mitokondria -H+ di pompa keluar membran -Terjadi aliran H+ (sesuai dengan gradien elektron) melalui ATPsintase yang memicu pembentukan ATP dari ADP -ATP yang terbentuk 32 -Oksigen menerima H membentuk H2O
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Hasil akhir Glikolisis dan siklus Krebs


Glikolisis: 4 ATP(-2 ATP) + 2 NADH Siklus Krebs : 2ATP + 2FAD + 6 NADH Transport elektron : 32 ATP Produk sampingan CO2 dibuang ke luar tubuh(paru2 atau stomata)

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

RESPIRASI ANAEROB
Respirasi yang tidak membutuhkan oksigen sebagai penerima elektron terakhirasetaldehid dan as. piruvat Substrat : glukosa(asam piruvat) Ada 2 macam: Fermentasi alkohol dan asam laktat ATP yang terbentuk 2 ATP C6H12O6 2 C2H5OH + 2CO2 + 21Kal

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Respirasi Anaerob
Fermentasi alkohol dan asam laktat
Glukosa Membutuhkan 2 ATP Hasil 4 ATP 2 NADH As.piru at 2H2 2 asetaldehid NADH NAD 2Etanol As.malat,as.oksalat
Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

aerob

2 NAD

anaerob 2CO2 2 laktat

Acetil KoA

Perbedaan R. Aerob dan R. Anaerob


F.Pembeda
1.Ada tidaknya O2 2.Penerima H 3.Tahapan 4.Total energi 5.Organisme

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Aerob
Ada Oksigen Glikolisis, Krebs, T.E 36 ATP MH.Tkt tinggi

Anaerob
Tidak ada As.piruvat:hewan Asetaldehid:tumb. Glikolisis,Fermentasi 2ATP Mikroba Hewan Tkt Tinggi()

Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

91 Adhy_bio@yahoo.com

POLAPOLA-POLA HEREDITAS

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

HUKUM PEWARISAN SIFAT


Mendel mengamati melalui penyilangan kacang kapri (ercis / Pisum sativum). Karena alasan : Memiliki banyak varietas (warna bunga, bentuk biji, warna biji, mengadakan penyerbukan sendiri, dalam setiap bunganya terdapat serbuk sari dan kepala putik). Dalam genetika teori mendel sangat penting dan menjadi dasar dalam memahami genetika.
Adhy_bio@yahoo.com

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

MENU

Kacang ercis (Pisum sativum)


Variasi kacang ercis

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Kacang ercis (Pisum sativum)


Bentuk bunga. Bentuk biji.

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Kacang ercis (Pisum sativum)

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Kacang ercis (Pisum sativum)


Bunga ercis.

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

HUKUM PEWARISAN SIFAT


Hukum Mendel I Pada waktu pembentukan gamet terjadi pemisahan (segregasi) alel secara bebas dari diploid (2n) menjadi haploid (n). Hukum Mendel II Pada waktu pembentukan gamet, alel-alel berbeda yang telah bersegregasi bebas akan bergabung secara bebas membentuk genotip dengan kombinasikombinasi alel yang berbeda.

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Alel Dominansi tidak sempurna

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Alel Kodominan

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Alel Alel ganda

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Alel ganda pada kelinci yang mempengaruhi warna bulu.

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Alel Alel letal

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Alel letal resesif pada tumbuhan.

Alel letal dominan pada ayam berjambul.

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Interaksi Genetik Ata isme

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

PERSILANGAN PADA AYAM BERPIAL

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Walnut disilangkan dengan walnut.

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

Interaksi Genetik Polimeri

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

POLIMERI

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Genetik Kriptomeri

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Adhy_bio@yahoo.com

Interaksi Genetik Epistasis dan Hipostasis

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Epistasis resesif pada tikus

Epistasis dominan pada labu


Adhy_bio@yahoo.com

MENU Interaksi Genetik Epistasis dan Hipostasis (2)


Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Epistasis gen resesif rangkap

Epistasis gen dominan rangkap

Interaksi Genetik Komplementer

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

TAUTAN

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Gen tertaut autosomal pada Drosophila

TAUTAN (2)

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Penurunan sifat tertaut seks pada Drosophila

Adhy_bio@yahoo.com

PINDAH SILANG

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Pindah silang mengakibatkan rekombinasi

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

GOLONGAN DARAH MANUSIA


Golongan Darah Sistem ABO Golongan Darah Sistem MN

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Golongan Darah Sistem Rh

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

SIFATSIFAT-SIFAT YANG DIPENGARUHI SEKS

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Kebotakan pada laki-laki merupakan sifat yang dipengaruhi seks

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

PENENTUAN JENIS KELAMIN


Penentuan Jenis Kelamin Tipe XO pada Ayam

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Penentuan Jenis Kelamin Tipe XY pada Manusia

Adhy_bio@yahoo.com

MENU

PENENTUAN JENIS KELAMIN (2)

Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Penentuan Jenis Kelamin Lebah Madu

Penentuan Jenis Kelamin Tipe ZW pada Belalang

Adhy_bio@yahoo.com

KELAINAN DAN PENYAKIT GENETIK PADA MANUSIA

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Kelainan dan penyakit yang disebabkan alel resesif autosomal

Albino Anemia sel sabit Fibrosis sistik Galaktosemia

Adhy_bio@yahoo.com

MENU KELAINAN DAN PENYAKIT GENETIK PADA MANUSIA (2)


Kelainan dan penyakit yang disebabkan alel dominan autosomal
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Akondroplasia Brakidaktili Huntington

Adhy_bio@yahoo.com

KELAINAN DAN PENYAKIT GENETIK PADA MANUSIA (3)

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Kelainan dan penyakit yang disebabkan alel resesif tertaut kromosom seks X

Buta warna Distrofi otot Hemofilia Sindrom fragile X


Adhy_bio@yahoo.com

PERBAIKAN MUTU GENETIK


Seleksi Hibridisasi Mutasi Buatan

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

Metabolisme

Hereditas

Penyilangan bunga yang menghasilkan hibrid bersifat dominan

Ternak Hereford hasil seleksi


Adhy_bio@yahoo.com

Buah-buahan tanpa biji hasil mutasi buatan

MENU
Pertumbuhan & Perkembangan

SEMOGA SUKSES SEMOGA SUKSES

Metabolisme

Hereditas

kdk2-anis_dkkd'07 Adhy_bio@yahoo.com

122