Anda di halaman 1dari 7

JURNAL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN LINGKUNGAN

I. Identitas Kelompok 5 kelas A Semester II 1. Nama kelompok : a. Ach. Firdaus R b. Achmad Junaidi c. Moh. Suli said d. Rhetno S. e. Wildanum M. 2. Hari / tanggal : Jumat 17 Juni 2011 3. Konsep : Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal II. Sistematika 1. Jurnal terorganisasi dengan baik dan lengkap

III. Isi Jurnal 2. Mengeksplor beragam konsep yang dipelajari a. Pengertian Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal b. Manfaat Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal c. Kelemahan & Keuntungan Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal d. Cara kerja Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal 3. Menyajikan hasil eksplorasi berupa informasi sebagai bukti belajar a. Pengertian Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal

1. Energi Angin Suatu energi yang digunakan untuk pembangkit listrik dengan tenaga angin. Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata, maka terbentuklah angin. Energi Kinetik dari angin dapat Digunakan untuk Menjalankan Turbin angin, Beberapa mampu memproduksi tenaga 5 MW. Keluaran tenaga Kubus adalah fungsi dari kecepatan angin, maka Turbin tersebut paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5,5 m / d (20 km / j), dan dalam praktek sangat sedikit wilayah yang memiliki angin

yang bertiup terus menerus. Namun begitu di daerah Pesisir atau daerah di ketinggian, angin yang cukup Tersedia konstan.

2. Energi Hidroelektrik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan

energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik.Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah Generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air. Namun, secara luas, pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun, melainkan juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak.

3. Energi Geothermal Geothermal berasal dari bahasa Yunani yaitu geo adalah bumi, dan therme adalah panas. Secara singkat geothermal didefinisikan sebagai panas yang berasal dari dalam bumi. Sedangkan energi panas bumi adalah energi yang ditimbulkan oleh panas tersebut. Panas bumi menghasilkan energi yang bersih (dari polusi) dan berkesinambungan atau dapat diperbarui. Sumberdaya energi panas bumi dapat ditemukan pada air dan batuan panas di dekat permukaan bumi sampai beberapa kilometer di bawah permukaan. Bahkan jauh lebih dalam lagi sampai pada sumber panas yang ekstrim dari batuan yang mencair atau magma.

b. Manfaat Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal

 Manfaat Energi Angin : 1 Pembangkit listrik 2. Irigasi. 3. Pengolahan gandum. 4. Aerasi tambak ikan. 5. Penggerak pompa air

 Manfaat Energi Hidroelektrik : 1. Memproduksi listrik 2. Irigasi 3. Aerasi tambak ikan

 Manfaat Energi Geothermal Manfaat menggunakan panas bumi untuk pembangkit listrik. Panas bumi dapat menghasilkan listrik yang reliabel dan hampir tidak mengeluarkan gas rumah kaca

c. Keuntungan & Kelemahan Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal  Keuntungan Energi Angin
y y y y y y

Murah Penghemat listrik Tidak akan berkurang, seperti halnya bahan bakar fosil Ramah lingkungan Bebas polusi Tidak menimbulkan limbah beracun atau radioaktif

 Kelemahan Energi Matahari


y y y

Dampak visual Derau suara Masalah ekologi

 Keuntungan Energi Hidroelektrik


y y y y y y y y

Tidak ada bahan bakar yang dibutuhkan Biaya listrik yang konstan Tidak ada polusi udara dibuat Long kehidupan Biaya pembangkitan listrik Dapat dengan mudah bekerja selama sehari-hari beban puncak tinggi Irigasi pertanian Air olahraga dan taman

Mencegah Banjir

 Kelemahan Energi Hidroelektrik


y y y y y

Biaya mahal untuk membangun bendungan Kerusakan geologi Mempengaruhi populasi ikan Daya hydro mempengaruhi kualitas air dan arus Tidak akan menghasilkan listrik bila terjadi kekeringa.

 Keuntungan Energi Geothermal


y

Menyediakan tenaga listrik yang andal dengan pembangkit yang tidak memakan Tempat.

y y y y y y

Terbarui dan berkesinambungan Memberikan tenaga beban dasar yang konstan Dapat mengconserve bahan bakar fosil Memberikan keuntungan ekonomi secara lokal Dapat dikontrol secara jarak jauh Dapat mengurangi polusi dari penggunaan bahan bakar fosil.

 Kerugian Energi Geothermal


y y y y

Mengandung zat berbahaya Butuh alat yang canggih Butuh biaya banyak Berdampak pada lingkungan bila terjadi kebocoran

d. Cara kerja Energi Angin, Hidroelektrik, dan Geothermal  Cara krja Energi Angin
y y y

Angin akan meniup bilah kincir angin sehingga bilah bergerak bilah kincir angin akan memutar poros didalam nacelle Poros dihubungkan ke gearbox, di gearbox kecepatan perputaran poros ditingkatakan dengan cara mengatur perbandingan roda gigi dalam gearbox

gearbox dihubungkan ke generator. generator merubah energi mekanik menjadi energi listrik

dari generator energi listrik menuju transformer untuk menaikan tegangannya kemudian baru didistribusikan ke konsumen

 Cara kerja Energi Hidroelektrik


y y

Air dialirkan melalui saringan Power Intake. Pada ujung pipa pesat dipasang Katup Utama (Main Inlet Valve) untuk mengalirkan air ke turbin.

Energi putar yang diterima oleh turbin selanjutnya digunakan untuk menggerakkan generator yang kemudian menghasilkan tenaga listrik.

 Cara Kerja Energi Geothermal


y

Pengeboran dilakukan di atas permukaan bumi menuju kantong uap tersebut, hingga uap dalam kantong akan menyembur keluar.

y y

Semburan uap dialirkan ke turbin uap penggerak generator. Setelah menggerakkan turbin, uap akan diembunkan dalam kondensor menjadi air dan disuntikkan kembali ke dalam perut bumi menuju kantong uap.

4. Relevansi Pada pembelajaran ilmu pengetahuan lingkungan tentang energi angin, hidroelektrik, dan geothermal sangat berhubungan erat dengan pembelajaran sebelumnya yaitu energy matahari dan energy nuklir yang dapat menggantikan bahan bakar fosil. Dimana hubungannya dengan energy matahari dan energy nuklir dapat dijadikan suatu energy alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil yang semakin tahun mengalami pengurangan sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan juga dapat menggantikan energy matahari dan nuklir. Sama seperti energy matahari dan nuklir. Energy angin, hidroelektrik, dan geothermal juga adalah salah satu energy alternative untuk menggantikan penggunaan bahan bakar fosil. Dibandingkan dengan energy matahari dan nuklir. Energy angin, hidroelektrik, dan geothermal relative lebih aman dari energy sebelumnya.

5. Mengidentifikasi permasalahan beserta pemecahannya. 1. Bagaimana cara kerjanya hydroelektrik ? Jawab : Cara Kerja Hydroelektrik
y

Pengeboran dilakukan di atas permukaan bumi menuju kantong uap tersebut, hingga uap dalam kantong akan menyembur keluar.

y y

Semburan uap dialirkan ke turbin uap penggerak generator. Setelah menggerakkan turbin, uap akan diembunkan dalam kondensor menjadi air dan disuntikkan kembali ke dalam perut bumi menuju kantong uap.

2. Apa perbedaan angin lokal, angin musim, dan angin global ? Jawab : angin lokal adalah angin darat (dari laut ke daratan) dan angin laut (dari daratan ke laut). Angin musim adalah angin timur (pada musim kemarau) dan angin barat (pada musim penghujan). Sedangkan angin global adalah angin yang terjadi secara geostropik dan gradient bumi. 3. Berasal dari mana geothermal bisa ditemukan ? Jawab : geothermal berasal dari gerak tektonik didalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. 6. Elemen Yang Menarik Hal yang menarik pada pembelajaran tentang energi angin, hydroelektrik, dan geothermal adalah ternyata energi angin, hydroelektrik, dan geothermal merupakan suatu energi yang dapat diperbaharui dan suatu energi yang tidak menghasilkan limbah atau pencemaran. Energy angin, hidroelektrik, dan geothermal relative lebih aman dari energy sebelumnya. Karena energy sebelumnya (energy matahari dan nuklir) masih memiliki dampak pada lingkungan dibandingkan energi angin, hydroelektrik, dan geothermal. Meskipun energi angin, hydroelektrik, dan geothermal juga memiliki dampak, tetapi dampaknya lebih sedikit (kecil) dibandingkan energi matahari dan nuklir. 7. Aktualisasi Diri Setelah kami mempelajari tentang energi angin, hydroelektrik, dan geothermal, kami baru banyak mengetahui tentang energi angin, hydroelektrik, dan geothermar serta juga manfaat dan kerugiannya dari ketiga energi tersebut. Selain itu kami juga baru mengetahui daerah-daerah yang berpotensi untuk membangun pembangkit listrik

geothermal (panas bumi). Ternyata Indonesia memiliki daerah-daerah yang berpotensi untuk membangun geothermal tersebut, seperti di daerah sekitar gunung berapi.