Anda di halaman 1dari 7

DISUSUN OLEH: Nama No.

Reg Jurusan : HAYAT AL RAKHA : 5215 06 2168 : TEKNIK ELEKTRONIKA

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2008

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR


NAMA NO.REG NAMA PERCOBAAN JURUSAN TGL. PERCOBAAN : HAYAT AL RAKHA : 5215 06 2168 : HUKUM JOULE (P - 4) : TEKNIK ELEKTRONIKA : 28 MARET & 4 APRIL 2008

A. 1.

TUJUAN PERCOBAAN Menentukan banyaknya panas yang ditimbulkan oleh arus listrik. 2. Menentukan kesetaraan antara kalori dengan tenaga listrik.

B.

KERANGKA TEORI Arus listrik akan menimbulkan panas pada kawat tahanan yang dialirinya. Jika kawat tahanan ini ada dalam air, maka akan terjadi perpindahan dari kawat penghantar ke air. Banyak panas/kalor yang ditimbulkan oleh aliran listrik sama dengan jumlah panas/kalor yang diterima oleh air pada kalorimeter. Panas yang ditimbulkan oleh arus listrik : Q = i2.R.t = V.i.t Dimana : Q = Jumlah panas yang timbul, dalam joule i = Kuat arus, dalam ampere R = Tahanan dalam Ohm t = Waktu dalam detik Panas yang diterima oleh kalorimeter : Qk = Ma.Ca(T2-T1) + Mk.Ck(T2-T1) Dimana : Qk = Panas yang diterima kalorimeter Ma = Massa air Ca = Panas jenis air

Mk = Massa kalorimeter dan pengaduk Ck = Panas jenis kalorimeter T2 = Suhu akhir percobaan T1 = Suhu awal percobaan Pada percobaan ini sebagian panas yang timbul akan menjalar ke sekelilingnya dan hilang, maka suhu akhir perlu dikoreksi. Menurut Newton perbedaan suhu (besarnya koreksi) adalah : dT = - K (Tk - Tr).t Dimana : dT = koreksi kenaikan suhu K = Konstanta pepindahan panas Tk = Suhu rata-rata air Tr = Suhu rata-rata ryangan t = Waktu lama perpindahan panas K dapat dicari dari percobaan akhir, yaitu dengan mencatat penurunan suhu tiap 30 detik selama 5 menit, setelah tercapai suhu maksimum. Kenaikan suhu sebenarnya adalah kenaikan suhu pada pengamatan ditambah dengan harga koreksi. C. ALAT ALAT YANG DIGUNAKAN 1. Kalorimeter dan pengaduk 2. Termometer 1000C 3. Stopwatch 4. Kawat tahanan 5. Amperemeter 6. Tahanan yang dapat diatur 7. Kawat penghubung 8. Neraca dan anak timbangan 9. Sumber arus D. JALANNYA PERCOBAAN 1. Menimbang kalorimeter dan pengaduk 2. Mengisi kalorimeter dengan air sampai setengahnya

3. Membuat suhu air dan kalorimeter kira-kira 3oC di bawah suhu ruangan dengan menambah es sedikit 4. Menimbang kalorimeter berisi air 5. Dengan tidak menghubungkan dengan sumber arus terlebih dahulu, buatlah hubungan seperti pada gambar. R + E = Sumber arus Kalorimeter P T +

R : Tahanan yang diatur A : Amperemeter 6. Memeriksa hubungan di atas sekali lagi, lalu memeriksa suhu air 7. Menghubungkan sistem dengan arus listrik. Catat waktu dan besar arus 8. Air di dalam kalorimeter diaduk perlahan-lahan, tunggu sampai air naik sampai kira-kira 7oC. Baca suhu dan catat. 9. Mengulangi percobaan dengan tahanan yang berbeda. E. DATA PERNGAMATAN Mk = 179.4 gr Mka = 350,65 gr Ma = 171,25 gr Tb = 28,2 oC i = 0,7 A R = 1 Ohm V = 12 V E = 220 V t = 5 menit = 300 detik Ca = 1 kal/gr0C Ck = 0,107 kal/gr0C

Ta = 25oC

T (waktu) 0 menit

Tc(0C) 25

Tr(0C) 28

(Tc-Tr) -3

0,5 menit 1,0 menit 1,5 menit 2,0 menit 2,5 menit 3,0 menit 3,5 menit 4,0 menit 4,5 menit 5,0 menit F. TUGAS-TUGAS

26 26,2 26,5 26,8 27 27,2 27,5 27,8 28 28,2

28 28 28 28 28 28 28 28 28 28

-2 - 1,8 - 1,5 - 1,2 -1 - 0,8 - 0,5 - 0,2 0 0,2

1. Buatlah grafik pengamatan penurunan suhu dengan waktu. Dari pengamatan penurunan suhu, hitung besarnya K (konstanta) perpindahan panas! Jawab : Tk(0C)

27 26 0 0,5 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 3,5 4,0 4,5 5,0 K = suhu max suhu min K = 28,20C 25 0C K = 3,20C 2. Hitunglah besarnya panas yang ditimbulkan oleh arus listrik ! Dik : V = 12 V i = 0,7 A t = 5 menit = 300 detik Dit : Qn.............? T (menit)

Jawab Qn

: = V. i . t = 12 x 0,7 x 300 = 2520 Joule

3. Hitunglah kesetaraan antara Joule dan kalori! Dik : Ma = 171,25 gr Mk = 179.4 gr Ck = 0,107 kal/gr0C T1 = 25 0C T2 = 28,2 oC

Ca = 1 kal/gr0C Dit : a. Qk..........? b. K...........? Jawab a. Qk :

= Ma.Ca (T2 T1) + Mk.Ck (T2 - T1) = 171,25 . 1 (28,2-25) + 179.4 . 0,107 (28,2-25) = 548 + 61,42656 = 609,42656 kalori

Qk 609,42656 2520 Kesetaraan antara joule dan kalori = Qn = = 0,241835 Kal/gr 0C = 0,242 Kal/gr 0C 4. Berapakah harga sesungguhnya nilai kesetaraan itu ? Jawab : Harga sesungguhnya nilai kesetaraan antara Joule dengan kalori adalah 0,24 kalori. 5. Bandingkanlah dengan hasil percobaan anda ! Mengapa demikian ! Jawab : Hasil percobaan dengan harga sesungguhnya mempunyai perbedaan yang sangat kecil. Atau bisa dikatakan hasil percobaan sangat mendekati harga sesungguhnya. Perbedaan tersebut kemungkinan disebabkan dari alat yang digunakan atau karena kesalahan paralaks.

TEORI RALAT
Harga rata-rata :
X = 25 + 26 + 26,2 + 26,5 + 26,8 + 27 + 27 ,2 + 27 ,5 + 27,8 + 28 + 28,2 296 ,2 = = 26,93 11 11

Simpangan rata-rata :
Sr = 1,93 +0,93 +0,73 +0,43 +0,13 +0,07 +0,27 +0,57 +0,87 + ,07 + ,27 1 1 8,27 = = 0,75 11 11

Kesalahan dalam prosen :

Sr 0,75 100 % = 100 % = 2,785 % X 26,93

G.

KESIMPULAN 1. Energi yang dikeluarkan suatu penghantar akan berbanding lurus dengan kuadrat arus yang melaluinya, hambatan penghantar, dan lamanya arus mengalir. 2. Perpindahan panas dari kawat penghantar ke air dalam percobaan ini tidak maksimal dikarenakan elemen penghantar yang digunakan sudah berkarat sehingga mempengaruhi arus listrik yang mengalir. 3. Dari hasil percobaan didapat kesetaraan bahwa 1 Joule itu sama dengan 0,242 kalori, sedangkan menurut hukum Joule 1 Joule = 0,24 kalori, perbedaan antara hasil pengujian dengan harga sebenarnya sangat kecil. Perbedaan ini mungkin disebabkan alat dan bahan yang digunakan kurang presisi serta ketidaktelitian praktikan.

1. DAFTAR PUSTAKA
Modul Praktikum Fisika Dasar. UNJ. Jakarta. Zamroni, dkk, 2003. Acuan Belajar Fisika 1B Untuk SMU Kelas 1 Semester Kedua. Yogyakarta : Yudhistira.