Anda di halaman 1dari 9

NAPZA merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya.

Sedangkan Narkoba adalah narkotika dan obat-obatan. Narkoba atau NAPZA merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga bilamana disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial.

Beberapa jenis NAPZA yang populer digunakan di Indonesia :  Putau : tergolong heroin yang sangat membuat ketergantungan, berbentuk bubuk.  Ganja : berisi zat kimia delta-9-tetra hidrokanbinol, berbentuk tanaman yang dikeringkan.  Shabu-shabu: kristal yang berisi methamphetamine.  Ekstasi: methylendioxy methamphetamine dalam bentuk tablet atau kapsul.  Pil BK, megadon dan obat-obat depresan sejenis.

Akibat penyalahgunaan Napza  Secara fisik: penggunaan NAPZA akan mengubah metabolisme tubuh seseorang.  Secara psikis: berkaitan dengan berubahnya beberapa fungsi mental, seperti rasa bersalah, malu dan perasaan nyaman yang timbul dari mengkonsumsi NAPZA.  Secara sosial: dampak sosial yang memperkuat pemakaian NAPZA. Proses ini biasanya diawali dengan perpecahan di dalam kelompok sosial terdekat seperti keluarga, sehingga muncul konflik dengan orang tua, teman-teman, pihak sekolah atau pekerjaan.

a. Fisik
1.Berat badan turun drastis. 2.Mata cekung dan merah, muka pucat dan bibir kehitaman. 3.Buang air besar dan air kecil kurang lancar. 4.Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas. 5.Tanda berbintik merah seperti bekas gigitan nyamuk dan ada bekas luka sayatan. 6.Terdapat perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan. 7.Sering batuk-pilek berkepanjangan. 8.Mengeluarkan air mata yang berlebihan. 9.Mengeluarkan keringat yang berlebihan. 10.Kepala sering nyeri, persendian ngilu.

b. Emosi
Sangat sensitif dan cepat bosan. Jika ditegur atau dimarahi malah membangkang. Mudah curiga dan cemas Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul atau berbicara kasar kepada orang disekitarnya, termasuk kepada anggota keluarganya. Ada juga yang berusaha menyakiti diri sendiri..

c. Perilaku
Malas Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga. Menyendiri di kamar, toilet, gudang, kamar mandi, ruang-ruang yang gelap. Nafsu makan tidak menentu. Takut air, jarang mandi. Sering menguap. Sikapnya cenderung jadi manipulatif. Sering bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam. Selalu kehabisan uang, barang-barang pribadinya pun hilang dijual. Suka berbohong dan gampang ingkar janji. Sering mencuri baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun pekerjaan.