Anda di halaman 1dari 13

PERCOBAAN I MENGENAL MIDICOM 1.

Tujuan
Memahami perintah untuk menggunakan Midicom. Menjalankan suatu program di Midicom serta mengerti prosesnya.

2. Teori Dasar
Midicom adalah perangkat yang berfungsi untuk menjalankan program rakitan 8085. karena fungsi midicom yang bermacam macam, maka pada perangkat ini selain terdapat CPU ( Central Prossesing Unit ) 8085 dilengkapi juga dengan memori ( EPROM dan RAM ), perangkat masukan atau keluaran, pengali Analog dan digital, pengali Digital ke Analog, dan lain lain. Selain dilengkapi dengan beberapa tombol dan tampilan 7 ruas untuk memasukkan program rakitan dalam bentuk kode mesin maupun data. Midicom juga dilengkapi dengan papan tombol dan layer yang berfungsi untuk memasukkan program dalam bentuk bahasa rakitan dan kemudian secara otomatis di ubah ke kode mesinnya. Perangkat masukan atau keluaran digital sudah dilengkapi dengan tampilan berupa LED dan sebagai masukan disediakan saklar geser yang dapat dianggap logika 0 atau 1. disamping sudah ada tampilan sebagai keluaran dan beberapa saklar sebagai masukan pada perangkat masukan atau keluaran ini dilengkapi pula dengan pin pin untuk menghubungkannya dengan kabel ke perangkat lain. Setelah papan tombol dan layer dihubungkan ke midicom serta saklar sumber daya dihidupkan, maka pada layer akan muncul suatu kursor berupa garis ( - ) di sudut kiri atas. Untuk memulainya anda harus menekan tombol ( space bar ), penekanan selain tombol ini tidak akan mempengaruhi midicom. Midicom pertama tama akan mengecek keadaan memori ( RAM ) setelah space bar ditekan, kemudian akan menampilkan menu pembantu yang berisi berbagai perintah midicom seperti di bawah ini :

LN 85 layar 3.0 ( c) 1985 by LN ROM 16K RAM 40K R : Read / Set Register M : Read / Set Memori L : List Memory C : Copy Memory I : Insert F : Fill G : Go ^G : Break point on / off T : Trace / Single Step ^T : Trace on / off W : Write Trace Memory S : Save, Cass / R - Pack / Floppy P : Parallel I / O ^P : Printers on / off A : Rakitan / Assembler D : Disassembler Z : Relocator E : Eprommer B : Basic H : Help Untuk menampilkan kembali menu pembantu tekanlah huruf (H), sedangkan untuk perintah lainnya bisa dilaksanakan dengan menekan huruf awal dari setiap perintah. Penulisan perintah, Menemonik, maupun data pada midicom harus menggunakan huruf besar, yaitu menekan tombol shift bersama-sama dengan tombol yang diinginkan atau menggunakan CAPS-LOCK. Perintah Midicom R : Read / Set Register Perintah ini berfungsi untuk menampilkan atau mengganti isi dari Register 8805. M : Read / Set Memory Perintah ini berfungsi untuk menampilkan atau mengganti isi memory atau RAM.

I : Insert Perintah yang digunakan berfunsi untuk menyisipkan data diantara sekumpulan data. Pada perintah ini data yang igeser akan diperintahkan seperti aslinya. Dalam menyisipkan data anda harus menentukan alamat data yang akan digeser dan batas gesernya. L : List Memori Perintah ini digunakan untuk melihat data pada suatu lokasi memori. Midicom akan meminta alamat awal yang akan dibaca dan alamat akhir. C : Copy Memori Perintah copy berguna untuk membuat cuplikan data dari suatu lokasi memori ke lokasi lain. Dalam menduplikat data dari suatu memori anda harus menentukan alamat awal dan alamat akhirnya serta alamat tujuan yaitu tempat data tersebut akan digandakan. F : Fill Perintah ini dapat digunakan untuk mengganti data pada suatu lokasi memori dengan suatu data tertentu. G : Go Perintah ini digunakan untuk menjalankan program setelah perintah ini diberikan. Miicom akan meminta alamat program yangakan dijalankan. ^G : Break Point on / off Perintah control G ini digunakan untuk mengatur proses penjalanan program. Pada keadaan breakpoint on, disaat menjalankan pogram mengunakan perintah G , jalannya program akan berhenti dengan sendirinya di alamat breakpoint yang telah diberikan. T : Trace / Single Step Perintah ini digunakan jika ingin menjalankan program langkah demi langkah ( perintah demi perintah ).

A : Rakitan / Assembler Dengan perintah ini, midicom akan mengubah mnemonic yang diberikan padanya menjadi kode mesin secara otomatis.midicom akan meminta alamat memori tempat menyimpan program.

D : Disassembler Perintah ii digunakan untuk membaca, menerjemahkan program yangtertulis dalam bahasa mesin ke bahasa mnemonic / rakitan. Z : Relocator Perintah ini dipakai mirip sepert perintah pada Insert ( I ) , yang berfungsi menyampaikan di antara perintah dalam suatu program. E : Eprommer Perintah ini ditjukan untuk penulisan atau pemograman pada EPROM yaitu suatu memori tidak mudah dihapus dan hanya dapat dibaca saja ( read only memori ). Proses penulisan pada memori ini hanya dapat dilakukan secara elektik yaitu dengan memberikan suatu tegangan dan arus tertentu sedangkan penghapusannya dapat dilakukan dengan cara menyinarinya dengan sinar ultra violet. B : Basic Disamping digunakan untuk bahasa rakitan , midicom dilengkapi pula untuk bahasa pemograman lain yaitu Basic untuk CPU 8085. H : Help Perintah ini berguna untuk menampilkan menu pembantu dari semua perintah yang ada pada midicom.

3. Percobaan
*Read/Set Register 1.Tampilkan isi semua register,Tuliskan pada tempat yang telah tersedia huruf huruf yang anda tekan [R] [CR] Catatlah data masing masing register ke tabel berikut PC A BC DE HL M F SZxAxB SP <SP xC > 7005 64 0B00 0101 61B3 00 54 z a 60D 2007 p 0 2. Tampilkan isi register D [R] [D] Isi register D:[01]

3. Gantilah isi register L dengan BBh [R] [L] [B] [B] [h] *Read/Set Memory 1.Masukkan program (kode mesin) dibawah ini ke RAM mulai alamat @7000
0 0 0 0 0 1 7 7 0 2 0 1 0 3 0 2 0 4 8 3 0 5 0 0 0 6 0 1 0 7 0 2 0 8 0 3 0 9 0 4 O A 05 O B 06 O C 07 O D 08 O E 0 9 O F 0 A

700 0

Tuliskan tombol tombol yang anda tekan pada kolom berikut,Catat sebanyak kolom yang tersedia [M] [7] [2] [0] [0] [1] [0] [0] [CR] [CR] [0] [CR] dan seterusnya @8000 dengan AAh dan @8001 dengan BBh

2.Gantilah isi memori

Catatlah tombol tombol yang anda tekan pada kolom berikut [M] [8] [0] [0] [0] [CR] [A] [A] [CR] [B] [B] [CR] [ESC] *List Memory 1.Tampilkan isi memori @0000 sampai @002F dan catat tombol tombol yang anda tekan pada kolom berikut ini [L] [0] [0] [0] [0] [CR] [0] [0] [2] [F] [CR] 2.Bagaimana isi memori tersebut?

Copy memory 1.Gandakan data pada @0000-@3FFF ke @A000 [C] [0] [0] [0] [0] [CR] [3] [F] [F] [F] [CR] 2.Gunaka perintah [L] untuk menampilkan data pada @A300-@A32F [L] [A] [3] [0] [0] [CR] [A] [3] [2] [F] [CR] FILL 1.Tampilkan data pada @7000-701E.Setelah melakukan perintah FILL pada contoh di atas [F] [7] [7] [0] [0] [0] [1] [0] [E] [CR] [CR]

2.Gantilah data pada @A000-@A0FF dengan data AA [F] [A] [A] [A] GO 1.Gantilah data register A,B,C,D,H,L menjalankan program di @7000 [G] [7] [0] [0] [0] [CR] dengan FFh,kemudian ulangi [0] [0] [A] [0] [F] [CR] [0] [F] [CR] [CR]

2.Bagaimana isi register setelah program selesai dijalankan ASSEMBLER

1.Ketikkan program di bawah ini dengan menggunakan perintah [A] pada alamat 7200 ORG 7200 Start : MVI B,04 LXI H,8300 Ulang : MOV M,B INX H DCR B JNZ Ulang RST 1 DISASSEMBLER 1.Dengan Bantuan perintah [D] catatlah program pada alamat 7000 [D] [7] [0] [0] [0] [CR] 2.Lakukan juga untuk program di @7200 [D] [7] [2] [0] [0] [CR]

4.Hasil percobaan Read/Set Register Register : A A : 31 64 R:Read/Set Register Register : D D : 00 01 R:Read/Set Register Register : L L : B3 BB PC FF00 A 64 BC DE HL M 00 F 54 SZxAxB SP xC Zap 60D 0 <SP > 6F10

0000 0101 61B B

000 0 001 0 002 0

0 0 A F 0 0 0 0

List Memory 0 0 0 1 2 3 D 1 F 3 C 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 4 C 3 0 0 0 0

0 5 6 5 C 3 C 3

0 6 0 0 4 5 A 7

0 7 0 0 0 0 0 2

0 8 0 0 C 3 0 0

0 9 0 0 1 9 C 3

O A 0 0 1 2 1 8

O B 0 0 0 0 3 5

O C 0 0 0 0 0 0

O D C 3 00 C 3

O E C 0 0 7 0

O F 0 2 0 0 6 1

A30 0 A31 0 A32 0

0 0 F E 1 A 1 4

0 1 1 9 C A 0 3

Copy Memory 0 0 0 2 3 4 C 8 0 A 2 6 3 0 2 B 9 1 C 2 0 D 8 3

0 5 F E 9 8 1 3

0 6 1 B 4 E 1 A

0 7 C A C 3 0 3

0 8 8 2 D 5 C D

0 9 0 8 0 2 5 B

O O A B FE 1 5 FE 1 3 1 2 1 A

O C C A C A 3 D

O D C 7 D 5 61

O E 0 8 0 2 E 5

O F FE C 3 C D

FILL 0 0 2 1 0 0 A FF 0 1 0 0 0 0 0 2 8 0 0 0 GO BC 0FFF 0 3 0 1 0 0 0 4 0 1 0 0 DE FFFF 0 5 8 0 0 0 0 6 1 1 0 0 HL FFF 0 7 0 0 0 0 M 61 0 8 8 3 0 0 0 9 O A 0 0 F 54 O A 1 2 0 0 O B 7 E 0 0 O C 0 2 0 0 O O D E CF 0 0 00 0 0 SP 60D 0 O F 00 00

700 0 701 0 PC 7006

SZXAXP XC Zap

<SP > 7000

ASSEMBLER

720 0

0 0 0 6

0 1 0 4

0 2 0 1

0 3 0 0

0 4 8 3

0 5 4 0

0 6 2 3

0 7 0 5

0 8 C 2

0 9 0 8

O A 7 2

O B C F

O C 7 0

O O D E 4E 3 8

O F O D

Dissassembler alamat 7000 7002 7004 7006 7009 700c Kode mesin 3E 00 06 01 OE 04 CD E30F CD 0080 79 Mnemonik MVI A,09 MVI B,01 MVI C,04

Alamat 7200 7202 7203 7206 7207 7208 720B

Kode mesin 0606 04 21 0083 70 05 C2 0B00 CE

Mnemonik MVI B,06 IMR B LXI N,830V MOV M,B JEK JNZ 000B R

5.Analisa
Dalam mengenal Midi Com terdapat register, dimana register itu terdiri dari, register A, B, C, D, E, H, L, M, F, dan SP.jika ingin merubah isi register 8085 ini kita tinggal ketik huruf R sebagai simbol dari register, maka pertama akan muncul huruf A yang berarti register A. Jika pada register A ini akan dirubah datanya maka tinggal kita ketik data yang kita inginkan. Contoh: Read/Set Register Register : A A : 31 64 Begitu juga dengan register yang lainnya. Jika kita ingin merubah isi data register yang kita tinggal mengetik huruf R dan ketik register apa lalu masukan data ynag kita inginkan. Pada perintah Read / Set Memory, hanya akan menampilkan isi dari memory ( RAM ) pada suatu midicom. Pada perintah List, jika kita menekan huruf L maka akan kita akan diminta alamat awal dan alamat akhir berisi alamat dari memori yang akan ditampilkan, karena List berfungsi menampilkan data yang ada pada memori. Misalnya kita ingin melihat isi register A maka kita tinggal mengetik huruf L lalu isi register A yang telah kita masukan atau yang telah kita rubah datanya akan muncul dengan sendirinya. Jika kita ingin melihat register B maka kita tinggal menekan CR, maka isi data register selanjutnya akan muncul. Misal: List Memory

Start Adr.: =7000 End Adr.: =700A 7000 : 11 32 AD 00 B5 D7 AE 0081 AD FF Untuk perintah copy, disini kita dapat menduplikat data yang akan kita gunakan. Pada perintah ini akan diminta alamat awal, alamat akhir, dan alamat tujuan yang akan di duplikat. Terlihat pada program yang akan menduplikat data yang ada pada 7000 ke data 700B. Misal: Copy Memory Start Adr.: =7000 End Adr.: =700A Ziel Adr.: =700B Dengan perintah Dissasembler, midicom akan menampilkan mnemonik program dan bahasa mesinnya. Pada saat huruf D ditekan, maka midicom akan meminta alamat program yang akan ditampilkan mnemoniknya. Seperti LXI D,AD32 akan menampilkan bahasa mesinnya 11 32AD. Pada perintah Assembler, disini midicom akan secara otomatis menyiapkan tempat setelah program disimpan dimasukkan. Jika mnemonik perintah benar, maka midicom akan secara otomatis menampilkan dalam bahasa mesin namun jika terjadi kesalahan dalam pengetikan program, maka midicom tidak akan nenerjemahkannya dalam bahasa mesin, namun akan memberi tanda panah di tempat terjadinya kesalahan. Dan yang terakhir adalah Relocator yang memiliki kemiripan dengan perintah Insert, yaitu menyisipkan data siantara perintah dalam suatu program. Namun khusus pada Relocator alamat lompatan ikut di ubah disesuaikan dengan rutin program.

6.Kesimpulan
a. Midicom adalah perangkat adalah perangkat yang berfungsi untuk menjalankan program rakitan 8085 yang didalamnya terdapat CPU ( Central Prossesing Unit ) dengan memori ( EPROM dan RAM ). b. Perintah yang sering kali digunakan adalah perintah R ( register ) , M ( memori ), L ( list ), C ( copy ), G ( go ), A ( assembler ), D ( dissasembler ), dan Z ( relocator ). c. Dari semua perintah, terdapat beberapa perintah yang memiliki sedikit persamaan, seperti Insert dan Relocator yaitu untuk menyisipkan data siantara perintah dalam suatu program.

LAPORAN MIKROPROSSESOR

Oleh :

Nama

: Eka Januarini

Nim Kelas Kelompok

: 0609 3032 0872 : 4 EE A : 1

TEKNIK ELEKTRONIKA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA 2011