P. 1
Negosiasi

Negosiasi

|Views: 237|Likes:
Dipublikasikan oleh Ade Hanas

More info:

Published by: Ade Hanas on Jul 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2015

pdf

text

original

NEGOSIASI

Moh. Jamin,S.H., M.Hum. Muh. Rustamaji,S.H.

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SOLO

mengandung seni dan penuh rahasia. untuk mencapai suatu tujuan yang dianggap menguntungkan para pihak .Definisi Negosiasi Menurut Fisher dan Ury Komunikasi dua arah yang dirancang untuk mencapai kesepakatan pada saat kedua belah pihak memiliki kepentingan yang berbeda Menurut Gary Godpaster Proses interaksi dan komunikasi yang dinamis dan beraneka ragam.

c. d. Best Alternative To a Negotiated Agreement) Keraguan tentang hasil-hasil penyelesaian sengketa Memiliki kepekaan terhadap hal-hal yang mendesak untuk diselesaikan Tidak memiliki kendala psikologis yang besar . b.   Ada isu atau topik yang dapat dinegosiasikan Pihak-pihak yang terlibat memiliki Kesediaan untuk bernegosiasi Kesiapan untuk melakukan negosiasi Memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan Interdependensi (saling bergantung) Mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan Alternatif Terbaik untuk Melakukan Kesepakatan yang Dinegosiasikan (BATNA.  a.Kondisi Untuk Melakukan Negosiasi   a. b.

Prasyarat Negosiasi yang Efektif      Para pihak bersedia bernegosiasi secara sukarela berdasarkan kesadaran yang penuh (willingness) Para pihak memiliki kesiapan untuk melakukan negosiasi (preparednees) Para pihak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan (authoritative) Para pihak memiliki kekuatan yang relatif seimbang (relative equal bargaining power) Para pihak memiliki kemauan menyelesaikan masalah (sense problem solving) .

Williams) Negosiasi bertumpu pada posisi (positional based) vs Negosiasi bertumpu pada kepentingan (interest based) (Fisher dan Ury) Negosiasi bersifat keras (hard) vs Negosiasi bersifat lunak (soft) (Fisher dan Ury) Negosiasi bersaing (menang kalah) vs Negosiasi kompromi (Gary Godpaster) .Bentuk dan Teknik Negosiasi     Negosiasi kompetitif vs Negosiasi kooperatif (G.

kasar. dan melemparkan tuduhan-tuduhan untuk menciptakan ketegangan dan tekanan terhadap lawan .Teknik Negosiasi Kompetitif   Mengajukan permintaan awal yang sangat tinggi pada awal negosiasi  Menjaga tuntutan agar tetap tinggi sepanjang proses negosiasi dilangsungkan (maintaining high level of demands)  Konsesi diberikan sangat langka / jarang / sangat terbatas  Menganggap perunding lain sebagai musuh atau lawan Sering menggunakan cara yang berlebihan. ancaman.

Teknik Negosiasi Kooperatif   Menganggap negosiator lawan sebagai mitra kerja untuk mencari common ground Melakukan komunikasi yang menjajaki kepentingan dan nilai-nilai bersama (shared interest and values)  Menggunakan rasio dan akal sehat  Membangun atmostfir yang positif untuk saling percaya  Mencari penyelesaian yang adil berdasar analisis yang obyektif .

Interest Based Negotiation Strategies Win-Win Solution My Goal Your Goal .

Change The Negotiation Dynamic .

Perbandingan Teknik Negosiasi      Para perunding adalah teman Tujuan Perundingan adalah kesepakatan Lunak terhadap orang maupun masalah Memberi konsesi untuk membina hubungan Mempercayai perunding lawan      Perunding dipandang sebagai musuh (adversaries) Tujuan semata-mata untuk mencapai kemenangan Keras terhadap orang maupun masalah Menuntut konsesi sebagai prasayarat dari pembinaan hubungan Tidak mempercayai lawan .

       Mudah untuk merubah posisi Mengemukakan tawaran Mengalah untuk / asalkan mencapai kesepakatan Mencari satu jawaban: sesuatu yang dapat diterima secara menyenangkan oleh pihak / perunding lawan Bersikeras terhadap perlunya kesepakatan Mencegah persaingan kepentingan Menerima untuk ditekan        Menggali semakin dalam/memperkuat posisi Membuat ancaman Menuntut perolehan sepihak sebagai harga dari kesepakatan (winlose) Mencari suatu jawaban: sesuatu yang harus diterima oleh perunding lawan Bersikeras terhadap posisi yang diinginkan Memenangkan persaingan kepentingan Menerapkan tekanan .

Resiko Penerapan Kedua Teknik Negosiasi di Atas .

Karakteristik Principled Negotiation (Interest Based Negotiation)       Para perunding adalah pemecah masalah Tujuannya mencapai hasil yang bijaksana mencerminkan kebutuhan dan kepentingan para pihak Lunak terhadap orang. keras terhadap permasalahan (untuk mencapai kesepakatan) Pisahkan antara orang dengan masalah Kepercayaan dibangun berdasarkan situasi dan kondisi (tidak bergantung pada kepercayaan yang sudah pre occupied) Fokus pada kepentingan bukan pada posisi .

      Menelusuri kepentingan Menggali pilihan semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang diterima para pihak Mengembangkan pilihan terlebih dahulu sebelum memutuskan Bersikukuh pada kriteria obyektif Berupaya mencari kesepakatan / hasil berdasarkan keinginan bersama Mendayagunakan argumentasi dan terbuka terhadap alasan perunding lawan .

c. dengan membicarakan kekuatan kasus yang ada untuk dinegosiasikan Menentukan posisi pembuka: a. meminta sesuatu lebih dari yang sesungguhnya Equitable. Maximalist . b.Tahap-Tahap Negosiasi    Negosiator mulai membuka kontak satu sama lain Negosiator mengembangkan / mengatur posisi. posisi fair bagi dua belah pihak Integrative. pencarian solusi untuk kepentingan bersama .

30 Tahun 1999 maksimal 14 hari harus selesai Harus saling memberi isyarat tentang konsesi dan alternatif baru (apa dan bagaimana) yang sebaiknya dikembangkan .    Para pihak saling memberikan argumentasi Berusaha mengetahui posisi yang sesungguhnya (real position) dari pihak lawan Kekuatan dan kelemahan masing-masing mulai terlihat Saling meminta dan memberi konsesi   Kondisi mendekati batas waktu (deadlines). menurut Pasal 6 ayat (2) UU No.

Pasal 6 ayat (7) UU No.30 Tahun 1999 . para pihak menyiapkan rincian akhir kesepakatan Formalisasi kesepakatan.  Setelah berhasil mencapai kesepakatan. dibuat dalam perjanjian tertulis (vide: Pasal 1851 KUHPerdata.

Cara Melakukan Negosiasi Berdasar Kepentingan (Principied Negotiation) Indentifikasi kepentingan atau kebutuhan anda Berspekulasi dengan kepentingan / kebutuhan pihak lain       Bangunlah kontak hubungan pertama dan suasana yang kondusif Sampaikan tujuan dan arti penting negosiasi Mulailah bernegosiasi dengan cara saling memberitahukan kepentingan anda (ungkapkan dan dengarkan) Bingkailah masalah sebagai tujuan bersama untuk mempertemukan kebutuhan pihak-pihak terkait .

dimana. apa.     Carilah cara-cara untuk memperbesar kue yang akan dibagi Buatlah pilihan-pilihan berganda untuk menyelesaikan masalah. bagaimana) . kapan. dan jika menemui kemacetan kembalilah ke prosedur awal dan ditinjau kembali kepentingan-kepentingan pihak lain Evaluasi pilihan-pilihan pemecahan (sejauh mana pilihan tersebut dapat memenuhi kebutuhan bersama) Pilih / modifikasi pilihan-pilihan berdasarkan pertimbangan pilihan mana yang paling memenuhi kebutuhan semua pihak (cari penyelesaian masalah yang paling elegan) Susunlah rencana untuk melaksanakan kesepakatan (siapa.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->