Anda di halaman 1dari 16

se

1.3. Pengudaraan/Penghawaan
Guna mencapai kenyamanan, kesehatan dan kesegaran hidup dalam bangunan rumah atau gedung, diperlukan udara segar baik aliran udara alami maupun aliran udara buatan. Udara segar alami diperoleh dengan upaya : memberikan bukaan pada area yg memerlukan dan memberikan ventilasi menyilang Udara nyaman memiliki kecepatan tidak boleh lebih dr 5 km/jam dgn suhu/temperatur < 30 derajad C dan hrs banyak mengandung Oksigen (O2)

Udara di kota daerah tropis dengan e permukaan laut, ketinggian tdk jauh dari kurang memberikan kenyamanan krn - udaranya panas sktr 23-34 derajad C - udaranya kotor berdebu dan berasap - angin nya tdk menentu diperlukan upaya tersendiri dgn menggunakan alat penyegaran udara (air condition)

Penyegaran Udara adlh suatu proses mendinginkan udara shg dpt mencapai temperatur dan kelembaban rsan yg sesuai dgn yg diinginkan dan disyaratkan. Udara yg segar/dingin, kering dan mengandung O2, stlh dinikmati oleh penghuninya akan berubah menjadi panas, basah dan berkurang kandungan O2 nya shg utk mendapatkan udara segar perlu diberikan tambahan udara yg mengandung O2. Sistem Penyegaran udara pd umumnya dibagi menjadi 2 golongan utama, yaitu - Utk kenyamanan kerja bagi orang yg melakukan kegiatan tertentu - Utk industri (ruangan proses, bahan, peralatan atau barang yg ada di dalam nya).

Sistem Penyegaran Udara utk industri dirancang utk memperoleh temperatur kelembaban dan distribusi udara yg sesuai dgn yg dipersyaratkan oleh proses serta peralatan yg dipergunakan di dalam ruangan yg bersangkutan. PU ini akan membuat udara dlm ruangan menjadi segar, shg karyawan dpt bekerja lebih baik dan produktif Effisiensi dan efektif ! Sistem Penyegaran Udara utk rumah sakit akan memberikan ketenangan dan mengurangi penderitaan pasien, serta menambah kesegaran bekerja bagi dokter dan perawatnya Effisiensi dan efektif !

1.3.1. Jenis Penyegaran Udara


Mesin PU mempunyai 3 unit alat yg mengubah udara panas menjadi dingin. Mesin tsb adalah, - Evaporator, pipa yg berisi gas refrigerant yg cair dan dingin, serta dihembus oleh udara. - Kompresor, alat utk menekan gas refrigrant utk menjadikan refrigrant yg cair dan dingin. - Kondensor, alat utk mengembalikan refrigerant cair menjadi gas dgn hasil pengembunan air.

Dengan alat-alat tsb, jenis PU dpt dibagi dlm beberapa macam dgn menyesuaikan besar kecilnya ruangan yg akan didinginkan.
1. Mesin PU yg menyatukan ke3 alat tsb dlm bentuk kotak-kecil yg disebut room air conditioner atau AC Window. Kapasitasnya 0,4 2,2 KW dimana 1 ton refrigerant (TR) = 1,25 KW 2. Mesin PU kecil dimana mesin evaporator nya terpisah di dlm kotak dan terletak di dlm ruangan. Sering disbt indoor unit yg dpt dipasang di lantai (floor type), di dinding (wall type) dan di langit2 (ceiling type). Unit lainnya berisi kompresor dan kondensor yg berada diluar, disebut outdoor unit

Indoor unit dan outdoor unit ini dihubungkan dgn pipa yg berisi refrigerant. Mesin PU sering disebut AC Split dgn kapasitas 0,4-2,2 KW. 3. Mesin PU Sedang, dimana indoor unit nya menyalurkan udara dingin ke tempat yg jauh dibantu dgn pipa atau alat penyalur udara yg disbt ducting. Mesin indoor dpt dipasang di langit-langit/diatasnya dgn kapasitas 1,5-15 KW. 4. Mesin PU Sentral yg membutuhkan ruangan tersendiri yg utk mendistribusikan udara dingin atau udara kembali menggunakan ducting dan berakhir pd langit-langit yg disebut diffuser .

Unit-unit PU Besar ini disebut Unit Pengolah Udara (Air Handling Unit atau AHU). Unit-unit mesin kompresor, kondensor diletakan jauh terpisah yg sering disebut chiller dan dibantu pompa. Mesin PU Sentral ini karena digunakan di ruangan yg besar dan luas (kantor, hotel, gedung pertemuan dlsbgnya), perlu dibantu dgn alat menara pendingin (cooling tower)

1.3.2. Sistem Penyegaran Udara


Tujuan PU adalah upaya mengkondisikan temperatur kelembaban, kebersihan dan penyaluran/ distribusi udara dalam ruangan seperti yg diinginkan, sesuai dgn fungsi ruangan tsb. Beberapa faktor pertimbangan pemilihan Sistem PU adalah sbb :
1. Faktor Kenyamanan

Dapat ditentukan oleh temperatur rata-rata, kelancaran aliran udara, kebersihan udara, kualitas dan jumlah aliran udara, serta suara aliran udara.

2. Faktor Ekonomi Yang hrs diperhatikan adalah biaya awal, biaya operasi dan biaya perawatan. Biaya awal adalah utk pengadaan peralatan, biaya operasi adalah kesederhanaan konstruksi akan menghemat operasionalisasinya, dan biaya perawatan ditentukan oleh perletakan yg memudahkan jangkauan petugas. 1.3.3. Sistem PU utk Berbagai Gedung Mengingat fungsi gedung dan kegiatan yang berbeda dari berbagai ruangan di dalam nya, maka diperlukan alat PU yang sesuai dgn fungsi ruangan tsb. 1. Gedung Perkantoran 2. Gedung Perhotelan 3. Gedung Rumah Sakit 4. Gedung Industri 5. Rumah Tinggal

1.3.4. Penempatan Ruang AC dan Sistem Distribusi Pengudaraan Utk merancang penempatan ruang AC diperlukan beberapa cara, yaitu : - Diletakan di tengah ruangan yg akan diberikan pengudaraan. Sistem ini paling efisien pemipaan dan penyebaran udaranya - Diletakan berhadapan langsung dgn ruangan yg akan diberikan pengudaraan. Kerugiannya, cahaya alami dan pandangan akan berkurang. - Diletakan di luar bangunan. Kerugiaanya, udara dingin dalam pemipaan terisolasi akan berkurang - Diletakan di antara ruangan yg akan menerima distribusi penghawaan

Ada 3 cara Sistem Pendistribusian, yaitu - Radial Patern, yg dpt memperpendek jangkauan/ pemipaan pengudaraan - Perimeter Loop, yg membuat pancaran udara dingin mempunyai nilai yg sama - Lateral, yg paling praktis krn menggunakan pemipaan utama dan cabang Sistem Pemipaan Kembali ke ruang mesin, diperlukan Sitem yg Sama atau Sistem Planum (Tanpa Pipa)

1.3.5. Sistem pada Bangunan Bertingkat

1.3.7. Penempatan Menara Pendingin

TEST