Anda di halaman 1dari 24

JOBSHEET

Pengenalan PC

Jobsheet Install PC

Praktek

: Mengenal komponen PC

Nama

:

Bid. Keahlian : Technical Support

Instruktur :

  • 1. Tujuan

    • 1. Siswa dapat mengenal komponen apa saja yang ada dalam sebuah PC

    • 2. Siswa dapat mengetahui fungsi dari setiap komponen yang mendukung sebuah PC

  • 2. Pendahuluan Sebelum mengetahui lebih mendalam mengenai PC,terlebih dahulu kita harus mengenal komponen apa saja yang ada dalam sebuah PC dan yang lebih penting adalah mengetahui fungsi dari setiap komponen terssebut secara sederhana dulu sebelum mengenalnya lebih dalam. Untuk itu sebelum megoperasikan sebuah PC, maka akan diperkenalkan satu- persatu nama komponen PC beserta penjelasan sederhana mengenai fungsi masing-masing dari setiap komponen yang membentuk sebuah PC . sebagai catatan peragaan disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang tersedia disekolah masing-masing.

  • 3. Peralatan

  • CPU yang telah terurai lengkap dengan komponen didalamnya

    * catatan :jika tersedia lebih dari satu komputer dengan generasi yang

    berbeda alangkah lebih baik untuk lebih mengetahui perbandingan dari setiap generasi komputer

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Pengenalan PC Jobsheet Install PC Praktek : Mengenal komponen PC Nama : Bid. Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat mengenal komponen apa saja yang ada dalam sebuah PC 2. Siswa dapat mengetahui fungsi dari setiap komponen yang mendukung sebuah PC 2. Pendahuluan Sebelum mengetahui lebih mendalam mengenai PC,terlebih dahulu kita harus mengenal komponen apa saja yang ada dalam sebuah PC dan yang lebih penting adalah mengetahui fungsi dari setiap komponen terssebut secara sederhana dulu sebelum mengenalnya lebih dalam. Untuk itu sebelum megoperasikan sebuah PC, maka akan diperkenalkan satu- persatu nama komponen PC beserta penjelasan sederhana mengenai fungsi masing-masing dari setiap komponen yang membentuk sebuah PC . sebagai catatan peragaan disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang tersedia disekolah masing-masing. 3. Peralatan CPU yang telah terurai lengkap dengan komponen didalamnya * catatan :jika tersedia lebih dari satu komputer dengan generasi yang berbeda alangkah lebih baik untuk lebih mengetahui perbandingan dari setiap generasi komputer Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-0-47" src="pdf-obj-0-47.jpg">

    Team Training SMK – TI

    4. Langkah Kerja

    Jobsheet Install PC

    • 1. Bongkar CPU, jika telah terurai antara komponen yang ada didalamnya

    • 2. Kenali nama komponen yang ada ,serta bedakan komponen sesuai yang ada pada diagram blok komputer baik yang berfungsi sebagai input device ,output device,I/O port system,CPU,maupun memory.

    • 3. Perhatikan termasuk kedalam generasi keberapakah Processor yang terdapat pada PC tersebut. Apakah termasuk produk dari Intel ,AMD,atau produk cloning Intel lainnya.

    • 4. Perhatikan komponen Motherboard serta komponen pendukungya.

    • 5. Perhatikan berapa jumlah socket Processor

    • 6. Perhatikan juga jenis Chipset yang mendukung kinerja dari Processor tersebut.

    • 7. Kenali juga slot-slot RAM yang ada apakah termasuk kedalam SIMM atau DIMM.

    • 8. Perhatikan slot-slot Ekspansi seperti ISA,EISA,PCI,atau AGP

    • 9. Perhatikan port –port yang ada, baik itu IDE,FDD port

      • 10. Bedakan antara serial port dengan pararel port serta fungsinya

      • 11. Perhatikan juga Bus Sistem dan Bus I/O

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com 4. Langkah Kerja Jobsheet Install PC 1. Bongkar CPU, jika telah terurai antara komponen yang ada didalamnya 2. Kenali nama komponen yang ada ,serta bedakan komponen sesuai yang ada pada diagram blok komputer baik yang berfungsi sebagai input device ,output device,I/O port system,CPU,maupun memory. 3. Perhatikan termasuk kedalam generasi keberapakah Processor yang terdapat pada PC tersebut. Apakah termasuk produk dari Intel ,AMD,atau produk cloning Intel lainnya. 4. Perhatikan komponen Motherboard serta komponen pendukungya. 5. Perhatikan berapa jumlah socket Processor 6. Perhatikan juga jenis Chipset yang mendukung kinerja dari Processor tersebut. 7. Kenali juga slot-slot RAM yang ada apakah termasuk kedalam SIMM atau DIMM. 8. Perhatikan slot-slot Ekspansi seperti ISA,EISA,PCI,atau AGP 9. Perhatikan port –port yang ada, baik itu IDE,FDD port 10. Bedakan antara serial port dengan pararel port serta fungsinya 11. Perhatikan juga Bus Sistem dan Bus I/O Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-1-30" src="pdf-obj-1-30.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Jobsheet Install PC

    Instalasi dan Konfigurasi RAM

    Praktek

    : Instalasi & konfigurasi RAM

    Nama

    :

    Bid. Keahlian : Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

      • 1. Siswa dapat mengenali RAM pada sebuah PC.

      • 2. Siswa dapat membongkar dan memasang RAM pada PC.

  • 2. Pendahuluan Pada setiap komputer pastilah terdapat suatu piranti memori (memory device). Ada 2 jenis piranti memori ini, yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal ini pun terdiri dari 2 jenis, yaitu RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). RAM adalah suatu piranti memori yang bersifat menyimpan memori sementara dan pengaksesannya dilakukan secara acak. RAM ini terdiri dari 2 jenis, yaitu RAM Statis dan RAM dinamis. RAM biasanya berbentuk kepingan dan terdiri dari 2 jenis, yaitu SIMM (Single Inline Memory Module) dimana pada penampakan fisiknya, pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memilki nomor yang sama dan DIMM (Dual Inline Memory Module) dimana kedua sisi dari penampakan fisik ini menunjukkan bahwa dua buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih mendukung satu proses utama yang sama. SIMM biasanya memiliki jumlah pin sebanyak 30 dan 72 pin sedangkan DIMM memiliki jumlah pin sebanyak 168 pin dan biasanya memiliki kapasitas lebih besar daripada SIMM.

  • <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Jobsheet Install PC Instalasi dan Konfigurasi RAM Praktek : Instalasi & konfigurasi RAM Nama : Bid. Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat mengenali RAM pada sebuah PC. 2. Siswa dapat membongkar dan memasang RAM pada PC. 2. Pendahuluan Pada setiap komputer pastilah terdapat suatu piranti memori (memory device). Ada 2 jenis piranti memori ini, yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal ini pun terdiri dari 2 jenis, yaitu RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). RAM adalah suatu piranti memori yang bersifat menyimpan memori sementara dan pengaksesannya dilakukan secara acak. RAM ini terdiri dari 2 jenis, yaitu RAM Statis dan RAM dinamis. RAM biasanya berbentuk kepingan dan terdiri dari 2 jenis, yaitu SIMM (Single Inline Memory Module) dimana pada penampakan fisiknya, pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memilki nomor yang sama dan DIMM (Dual Inline Memory Module) dimana kedua sisi dari penampakan fisik ini menunjukkan bahwa dua buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih mendukung satu proses utama yang sama. SIMM biasanya memiliki jumlah pin sebanyak 30 dan 72 pin sedangkan DIMM memiliki jumlah pin sebanyak 168 pin dan biasanya memiliki kapasitas lebih besar daripada SIMM. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-2-37" src="pdf-obj-2-37.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC SIMM 30 pin, SIMM 72 pin dan DIMM 168 pin RAM ini biasanya terletak pada sebuah soket memori. Soket untuk SIMM biasanya berwarna putih, sedangkan untuk DIMM biasanya berwarna hitam. Soket SIMM (Kiri), Soket DIMM (Kanan) 3. Peralatan 1. 1 unit Komputer 4. Langkah Kerja 1. Bongkarlah casing komputer dan lepaskanlah seluruh komponennya dan kabel – kabel penghubungnya. 2. Perhatikanlah RAM yang terpasang pada motherboard apakah termasuk SIMM atau DIMM. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-3-6" src="pdf-obj-3-6.jpg">

    SIMM 30 pin, SIMM 72 pin dan DIMM 168 pin

    RAM ini biasanya terletak pada sebuah soket memori. Soket untuk SIMM

    biasanya berwarna putih, sedangkan untuk DIMM biasanya berwarna hitam.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC SIMM 30 pin, SIMM 72 pin dan DIMM 168 pin RAM ini biasanya terletak pada sebuah soket memori. Soket untuk SIMM biasanya berwarna putih, sedangkan untuk DIMM biasanya berwarna hitam. Soket SIMM (Kiri), Soket DIMM (Kanan) 3. Peralatan 1. 1 unit Komputer 4. Langkah Kerja 1. Bongkarlah casing komputer dan lepaskanlah seluruh komponennya dan kabel – kabel penghubungnya. 2. Perhatikanlah RAM yang terpasang pada motherboard apakah termasuk SIMM atau DIMM. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-3-14" src="pdf-obj-3-14.jpg">

    Soket SIMM (Kiri), Soket DIMM (Kanan)

     
    • 3. Peralatan

    1.

    1 unit Komputer

    • 4. Langkah Kerja

    1.

    Bongkarlah casing komputer dan lepaskanlah seluruh komponennya dan kabel – kabel penghubungnya.

    2.

    Perhatikanlah RAM yang terpasang pada motherboard apakah termasuk SIMM atau DIMM.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC SIMM 30 pin, SIMM 72 pin dan DIMM 168 pin RAM ini biasanya terletak pada sebuah soket memori. Soket untuk SIMM biasanya berwarna putih, sedangkan untuk DIMM biasanya berwarna hitam. Soket SIMM (Kiri), Soket DIMM (Kanan) 3. Peralatan 1. 1 unit Komputer 4. Langkah Kerja 1. Bongkarlah casing komputer dan lepaskanlah seluruh komponennya dan kabel – kabel penghubungnya. 2. Perhatikanlah RAM yang terpasang pada motherboard apakah termasuk SIMM atau DIMM. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-3-43" src="pdf-obj-3-43.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    • 3. Perhatikan juga soket memori pada motherboard tersebut apakah soket untuk SIMM atau soket untuk DIMM.

    • 4. Lepaskanlah RAM dari soketnya : Bila RAM yang ada pada motehrboard tersebut adalah SIMM maka lepaskanlah RAM dari soketnya dengan cara menekan pengunci di

    pinggir soket ke arah luar lalu doronglah RAM setelah lepaskan RAM dari soketnya.

    Bila RAM yang ada pada motherboard tersebut adalah DIMM maka

    lepaskanlah RAM dari soketnya dengan cara membuka pengunci ke arah

    luar dan mengangkat memori.

    • 6. Cobalah anda pasang kembali seluruh komponennya (kecuali RAM) dan anda hidupkan kembali komputer anda! Apakah yang terjadi??

    • 7. Setelah itu matikan kembali komputer anda lalu pasangkan kembali RAM pada soketnya : Bila SIMM caranya tentukan pin 1 pada memori dan pin 1 pada soket

    SIMM, pasangkan RAM lalu masukkan RAM dari salah satu sisi soket

    dengan posisi miring lalu dorong RAM sehingga terpasang tegak dan

    terkunci.

    Bila DIMM caranya tekan RAMi ke arah bawah sampai pengunci

    terpasang pada RAM.

    • 8. Setelah RAM terpasang kembali pada soketnya, cobalah hidupkan kembali komputer anda! Apakah komputer anda kembali beroperasi dengan normal?? Jika ya, pasanglah kembali casingnya.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 3. Perhatikan juga soket memori pada motherboard tersebut apakah soket untuk SIMM atau soket untuk DIMM. 4. Lepaskanlah RAM dari soketnya : Bila RAM yang ada pada motehrboard tersebut adalah SIMM maka lepaskanlah RAM dari soketnya dengan cara menekan pengunci di pinggir soket ke arah luar lalu doronglah RAM setelah lepaskan RAM dari soketnya. Bila RAM yang ada pada motherboard tersebut adalah DIMM maka lepaskanlah RAM dari soketnya dengan cara membuka pengunci ke arah luar dan mengangkat memori. 6. Cobalah anda pasang kembali seluruh komponennya (kecuali RAM) dan anda hidupkan kembali komputer anda! Apakah yang terjadi?? 7. Setelah itu matikan kembali komputer anda lalu pasangkan kembali RAM pada soketnya : Bila SIMM caranya tentukan pin 1 pada memori dan pin 1 pada soket SIMM, pasangkan RAM lalu masukkan RAM dari salah satu sisi soket dengan posisi miring lalu dorong RAM sehingga terpasang tegak dan terkunci. Bila DIMM caranya tekan RAMi ke arah bawah sampai pengunci terpasang pada RAM. 8. Setelah RAM terpasang kembali pada soketnya, cobalah hidupkan kembali komputer anda! Apakah komputer anda kembali beroperasi dengan normal?? Jika ya, pasanglah kembali casingnya. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-4-40" src="pdf-obj-4-40.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Konfigurasi BIOS

    Jobsheet Install PC

    Praktek

    : Konfigurasi BIOS

    Nama

    :

    Bid. Keahlian : Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

    1.

    Siswa dapat menunjukkan cara untuk masuk ke dalam menu BIOS setup pada

    suatu komputer.

    2.

    Siswa dapat melakukan konfigurasi BIOS dengan benar

    • 2. Pendahuluan

    BIOS singkatan dari Basic Input Output System yang mempunyai fungsi yaitu

    untuk mengintegrasikan seluruh device yang ada pada sebuah komputer sehingga

    seluruh device pada komputer tersebut dapat bekerja sesuai dengan fungsinya

     

    masing-masing

    3.Peralatan

    1 unit komputer yang mendukung

    sebuah disket startup

    • 4. Langkah Kerja

    1.

    Booting komputer (on)

    2.

    Pada saat Booting sebelum masuk pada system operasi yang ada tekan tombol Escape untuk masuk ke menu BIOS.

    3.

    Setelah masuk ke menu BIOS anda akan masuk ke menu CMOS SETUP UTILITY seperti terlihat pada gambar 1 dibawah ini.

    4.

    Setelah anda masuk ke menu tersebut, lalu anda masuk ke menu Standard Setup untuk mengeset tanggal dan waktu ,mendeteksi Hardisk, memilih jenis

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Konfigurasi BIOS Jobsheet Install PC Praktek : Konfigurasi BIOS Nama : Bid. Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat menunjukkan cara untuk masuk ke dalam menu BIOS setup pada suatu komputer. 2. Siswa dapat melakukan konfigurasi BIOS dengan benar 2. Pendahuluan BIOS singkatan dari Basic Input Output System yang mempunyai fungsi yaitu untuk mengintegrasikan seluruh device yang ada pada sebuah komputer sehingga seluruh device pada komputer tersebut dapat bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing 3.Peralatan 1 unit komputer yang mendukung sebuah disket startup 4. Langkah Kerja 1. Booting komputer (on) 2. Pada saat Booting sebelum masuk pada system operasi yang ada tekan tombol Escape untuk masuk ke menu BIOS. 3. Setelah masuk ke menu BIOS anda akan masuk ke menu CMOS SETUP UTILITY seperti terlihat pada gambar 1 dibawah ini. 4. Setelah anda masuk ke menu tersebut, lalu anda masuk ke menu Standard Setup untuk mengeset tanggal dan waktu ,mendeteksi Hardisk, memilih jenis Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-5-103" src="pdf-obj-5-103.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    Floppy Drive yang digunakan , dan untuk memilih jenis Video yang digunakan apakah VGA/EGA atau jenis yang lain.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Floppy Drive yang digunakan , dan untuk memilih jenis Video yang digunakan apakah VGA/EGA atau jenis yang lain. Gambar 1 Gambar 2 5. Kemudian kembali lagi ke menu awal .lalu pilih menu Bios Features Setup untuk memilih Boot Sequence,yaitu pilihan agar komputer melakukan booting dari drive A atau C atau SCSI seperti terlihat pada gambar 3. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-6-8" src="pdf-obj-6-8.jpg">

    Gambar 1

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Floppy Drive yang digunakan , dan untuk memilih jenis Video yang digunakan apakah VGA/EGA atau jenis yang lain. Gambar 1 Gambar 2 5. Kemudian kembali lagi ke menu awal .lalu pilih menu Bios Features Setup untuk memilih Boot Sequence,yaitu pilihan agar komputer melakukan booting dari drive A atau C atau SCSI seperti terlihat pada gambar 3. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-6-12" src="pdf-obj-6-12.jpg">

    Gambar 2

    5. Kemudian kembali lagi ke menu awal .lalu pilih menu Bios Features Setup untuk memilih Boot Sequence,yaitu pilihan agar komputer melakukan booting dari drive A atau C atau SCSI seperti terlihat pada gambar 3.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Floppy Drive yang digunakan , dan untuk memilih jenis Video yang digunakan apakah VGA/EGA atau jenis yang lain. Gambar 1 Gambar 2 5. Kemudian kembali lagi ke menu awal .lalu pilih menu Bios Features Setup untuk memilih Boot Sequence,yaitu pilihan agar komputer melakukan booting dari drive A atau C atau SCSI seperti terlihat pada gambar 3. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-6-18" src="pdf-obj-6-18.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Gambar 3 6. Setting Boot Sequence sehingga Booting awalnya dari drive A 7. Untuk konfigurasi yang lain anda dapat melihat pada modul Hardware Komputer (Modul 6). 8. Setelah itu ,kembali ke menu awal ,lalu Save & Exit dengan menekan tombol F10 9. Masukan disket Startup ke Drive A . 10. Maka Booting komputer akan mendeteksi dahulu drive A apakah memiliki system atau tidak jika ada maka akan masuk langsung kedirektory A:/>. 11. Lakukan hal yang sama untuk Boot Sequence yang lainnya. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-7-6" src="pdf-obj-7-6.jpg">

    Gambar 3

    • 6. Setting Boot Sequence sehingga Booting awalnya dari drive A

    • 7. Untuk konfigurasi yang lain anda dapat melihat pada modul Hardware Komputer (Modul 6).

    • 8. Setelah itu ,kembali ke menu awal ,lalu Save & Exit dengan menekan tombol F10

    • 9. Masukan disket Startup ke Drive A .

      • 10. Maka Booting komputer akan mendeteksi dahulu drive A apakah memiliki system atau tidak jika ada maka akan masuk langsung kedirektory A:/>.

      • 11. Lakukan hal yang sama untuk Boot Sequence yang lainnya.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Gambar 3 6. Setting Boot Sequence sehingga Booting awalnya dari drive A 7. Untuk konfigurasi yang lain anda dapat melihat pada modul Hardware Komputer (Modul 6). 8. Setelah itu ,kembali ke menu awal ,lalu Save & Exit dengan menekan tombol F10 9. Masukan disket Startup ke Drive A . 10. Maka Booting komputer akan mendeteksi dahulu drive A apakah memiliki system atau tidak jika ada maka akan masuk langsung kedirektory A:/>. 11. Lakukan hal yang sama untuk Boot Sequence yang lainnya. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-7-22" src="pdf-obj-7-22.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Instalasi CD ROM

    Jobsheet Install PC

    Praktek

    : Instalasi CD ROM

    Nama

    :

    Bid.Keahlian

    : Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

      • 1. Siswa dapat memasang CD ROM Drive pada motherboard dengan benar.

      • 2. Siswa dapat melakukan proses instalasi CD ROM Drive beserta konfigurasinya.

  • 2. Pendahuluan CD ROM Drive merupakan perangkat keras yang termasuk ke dalam memory Eksternal (CD), sama halnya dengan Floppy Disk Drive. CD ROM berfungsi sebagai media untuk menyimpan atau memasukan data ke komputer.

  • 3. Peralatan

  • 1 unit komputer lengkap

    • 4. Langkah Kerja

      • 1. Bongkar casing komputer dengan benar

      • 2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (off)

      • 3. Pasanglah kabel data yang menghubungkan CD ROM dengan motherboard, (slot IDE) pastikan pemasangan kabel data dengan benar (Primary atau Secondary ,Master atau Slave).

      • 4. Setelah terpasang dengan benar lakukan proses booting ,sebagian komputer secara otomatis akan mendeteksi CD ROM tersebut dan CD ROM siap untuk digunakan .

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Instalasi CD ROM Jobsheet Install PC Praktek : Instalasi CD ROM Nama : Bid.Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat memasang CD ROM Drive pada motherboard dengan benar. 2. Siswa dapat melakukan proses instalasi CD ROM Drive beserta konfigurasinya. 2. Pendahuluan CD ROM Drive merupakan perangkat keras yang termasuk ke dalam memory Eksternal (CD), sama halnya dengan Floppy Disk Drive. CD ROM berfungsi sebagai media untuk menyimpan atau memasukan data ke komputer. 3. Peralatan 1 unit komputer lengkap 4. Langkah Kerja 1. Bongkar casing komputer dengan benar 2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (off) 3. Pasanglah kabel data yang menghubungkan CD ROM dengan motherboard, (slot IDE) pastikan pemasangan kabel data dengan benar (Primary atau Secondary ,Master atau Slave). 4. Setelah terpasang dengan benar lakukan proses booting ,sebagian komputer secara otomatis akan mendeteksi CD ROM tersebut dan CD ROM siap untuk digunakan . Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-8-54" src="pdf-obj-8-54.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    • 5. Tetapi ada sebagian komputer yang tidak dapat mendeteksi terpasangnya CDROM, maka langkah yang perlu dilakukan adalah:

      • 1. Siapkan diskette booting (minimal berisi sistem operasi: IO.SYS, MSDOS.SYS, COMMAND.COM, driver CDROM (misal: OAKCDROM.SYS), dan MSCDEX.COM).

      • 2. Konfigurasikan BIOS setup sehingga booting pertama kali melalui diskette booting.

      • 3. Gunakan program EDIT.COM untuk membuat file CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT. Bila tidak ada dapat menggunakan perintah sebagai berikut: Untuk membuat file CONFIG.SYS (^Z = tombol CTRL dan Z bersamaan ditekan)

    a:\>copy con config.sys <enter>

    device=oakcdrom.sys /d:CDROM1 <enter>

    ^Z <enter>

    Untuk membuat file AUTOEXEC.BAT

    a:\>copy con autoexec.bat <enter>

    mscdex /d:CDROM1 <enter>

    ^Z <enter>

    • 4. Setelah file CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT terbentuk, booting ulang komputer dengan menggunakan disket yang telah terisi CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT tersebut.

    • 5. Misalkan komputer tersebut terdapat harddisk dengan 3 partisi dan sebuah CDROM, sehingga seharusnya CDROM mempunyai prompt f:\>. Kemudian isikan piringan CDROM yang berisi file, coba lakukan f:\>dir, maka akan tampak isi piringan CDROM tersebut.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 5. Tetapi ada sebagian komputer yang tidak dapat mendeteksi terpasangnya CDROM, maka langkah yang perlu dilakukan adalah: 1. Siapkan diskette booting (minimal berisi sistem operasi: IO.SYS, MSDOS.SYS, COMMAND.COM, driver CDROM (misal: OAKCDROM.SYS), dan MSCDEX.COM). 2. Konfigurasikan BIOS setup sehingga booting pertama kali melalui diskette booting. 3. Gunakan program EDIT.COM untuk membuat file CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT. Bila tidak ada dapat menggunakan perintah sebagai berikut: Untuk membuat file CONFIG.SYS (^Z = tombol CTRL dan Z bersamaan ditekan) a:\>copy con config.sys <enter> device=oakcdrom.sys /d:CDROM1 <enter> ^Z <enter> Untuk membuat file AUTOEXEC.BAT a:\>copy con autoexec.bat <enter> mscdex /d:CDROM1 <enter> ^Z <enter> 4. Setelah file CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT terbentuk, booting ulang komputer dengan menggunakan disket yang telah terisi CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT tersebut. 5. Misalkan komputer tersebut terdapat harddisk dengan 3 partisi dan sebuah CDROM, sehingga seharusnya CDROM mempunyai prompt f:\>. Kemudian isikan piringan CDROM yang berisi file, coba lakukan f:\>dir, maka akan tampak isi piringan CDROM tersebut. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-9-32" src="pdf-obj-9-32.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Instalasi Hard Disk

    Jobsheet Install PC

    Praktek

    : Instalasi Hard Disk

    Nama

    :

    Bid. Keahlian : Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

    1.

    Siswa dapat melakukan pemasangan komponen Hard disk dengan benar.

    2.

    Siswa dapat membedakan antara setting Hard disk apakah berfungsi sebagai

    Master atau Slave.

    3.

    Siswa dapat melakukan konfigurasi BIOS agar Hard disk dapat terdeteksi

    oleh komputer.

    • 2. Pendahuluan

    Hard disk merupakan salah satu komponen memory Eksternal ,sama halnya

    dengan disket atau CD, akan tetapi Hard disk memiliki kelebihan,yaitu Hard disk

    dapat menyimpan data atau program dalam kapasitas yang besar, bisa mencapai

    20GB atau bahkan bisa lebih.

    System operasi yang sekarang ada, misalnya Linux atau Windows memerlukan

    memory yang besar untuk menyimpan dan menjalankan program didalamnya,

    maka Hard disk merupakan salah satu alternatif yang ada untuk melakukan

     

    semua itu.

    • 3. Peralatan

    1 unit komputer yang mendukung

    Toolkit

    • 4. Langkah Kerja

    1.

    buka casing komputer

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Instalasi Hard Disk Jobsheet Install PC Praktek : Instalasi Hard Disk Nama : Bid. Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat melakukan pemasangan komponen Hard disk dengan benar. 2. Siswa dapat membedakan antara setting Hard disk apakah berfungsi sebagai Master atau Slave. 3. Siswa dapat melakukan konfigurasi BIOS agar Hard disk dapat terdeteksi oleh komputer. 2. Pendahuluan Hard disk merupakan salah satu komponen memory Eksternal ,sama halnya dengan disket atau CD, akan tetapi Hard disk memiliki kelebihan,yaitu Hard disk dapat menyimpan data atau program dalam kapasitas yang besar, bisa mencapai 20GB atau bahkan bisa lebih. System operasi yang sekarang ada, misalnya Linux atau Windows memerlukan memory yang besar untuk menyimpan dan menjalankan program didalamnya, maka Hard disk merupakan salah satu alternatif yang ada untuk melakukan semua itu. 3. Peralatan 1 unit komputer yang mendukung Toolkit 4. Langkah Kerja 1. buka casing komputer Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-10-106" src="pdf-obj-10-106.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    • 2. pasanglah Hard disk pada komputer sesuai slot IDE yang ada (Primary atau Secondary, Master atau Slave).

    • 3. lakukan deteksi berapa besar kapasitas Hard disk dan terpasang pada slot IDE yang mana, Primary atau Secondary, Master atau Slave pada BIOS setup.

    • 4. Setelah itu ,bila terdeteksi keberadaan Hard disk-nya booting komputer dengan terlebih dahulu mengkonfigurasi BIOS setup agar membooting dari A:/>.

    • 5. Masukan disket startup pada drive A: sehingga masuk pada directory A:/>

    • 6. Setelah itu bila benar-benar Hard disk telah terdeteksi pindahkan directory dariA:/> ke directory C:/>.

    • 7. Bila ternyata muncul penyataan Invalid Directory berarti Hard disk belum terdeteksi dengan benar, tetapi bila langsung menampilkan directory C:/> ,berarti Hard disk tersebut telah terdeteksi.

    • 8. Lakukan proses yang sama bila Hard disk belum terdeteksi dengan benar.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 2. pasanglah Hard disk pada komputer sesuai slot IDE yang ada (Primary atau Secondary, Master atau Slave). 3. lakukan deteksi berapa besar kapasitas Hard disk dan terpasang pada slot IDE yang mana, Primary atau Secondary, Master atau Slave pada BIOS setup. 4. Setelah itu ,bila terdeteksi keberadaan Hard disk-nya booting komputer dengan terlebih dahulu mengkonfigurasi BIOS setup agar membooting dari A:/>. 5. Masukan disket startup pada drive A: sehingga masuk pada directory A:/> 6. Setelah itu bila benar-benar Hard disk telah terdeteksi pindahkan directory dariA:/> ke directory C:/>. 7. Bila ternyata muncul penyataan Invalid Directory berarti Hard disk belum terdeteksi dengan benar, tetapi bila langsung menampilkan directory C:/> ,berarti Hard disk tersebut telah terdeteksi. 8. Lakukan proses yang sama bila Hard disk belum terdeteksi dengan benar. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-11-20" src="pdf-obj-11-20.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Partisi dan Format

    Jobsheet Install PC

    Praktek

    : Partisi dan Format

    Nama

    :

    Bid.Keahlian

    : Technical Support

    Instruktur :

    1.Tujuan

    • 1. Siswa dapat melakukan pembagian kapasitas dari Hard disk .

    • 2. Siswa dapat melakukan formatting Hard disk .

    2. Pendahuluan

    Sebelum suatu Hard disk digunakan sebagai memory Eksternal untuk menyimpan data

    atau program ,maka terlebih dahulu kita harus melakukan Partisi .Tujuan Partisi adalah

    • 1. Untuk menandai suatu Hardisk yang baru dan belum terdeteksi agar Hard disk tersebut siap di pakai (mengalokasikan daerah silinder tersebut).

    • 2. Untuk membagi kapasitas Hard disk tersebut.

    • 3. Mencocokkan kapasitas Hard disk dengan kemampuan komputer.

    Partisi menggunakan Fdisk ,dimana dalam pembagiannya terdiri dari:

    Create Primary Dos Partition

    Create Extended Dos Partition

    Create Logical Dos Drive in Extended Dos Partition

    Option Partition terdiri dari:

    Make new Partition (menulis partisi) Set Active Partition (mengaktifkan partisi) Delete Patition(menghapus partisi) Display Partition (melihat partisi)

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Partisi dan Format Jobsheet Install PC Praktek : Partisi dan Format Nama : Bid.Keahlian : Technical Support Instruktur : 1.Tujuan 1. Siswa dapat melakukan pembagian kapasitas dari Hard disk . 2. Siswa dapat melakukan formatting Hard disk . 2. Pendahuluan Sebelum suatu Hard disk digunakan sebagai memory Eksternal untuk menyimpan data atau program ,maka terlebih dahulu kita harus melakukan Partisi .Tujuan Partisi adalah 1. Untuk menandai suatu Hardisk yang baru dan belum terdeteksi agar Hard disk tersebut siap di pakai (mengalokasikan daerah silinder tersebut). 2. Untuk membagi kapasitas Hard disk tersebut. 3. Mencocokkan kapasitas Hard disk dengan kemampuan komputer. Partisi menggunakan Fdisk ,dimana dalam pembagiannya terdiri dari: Create Primary Dos Partition Create Extended Dos Partition Create Logical Dos Drive in Extended Dos Partition Option Partition terdiri dari: Make new Partition (menulis partisi) Set Active Partition (mengaktifkan partisi) Delete Patition(menghapus partisi) Display Partition (melihat partisi) Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-12-86" src="pdf-obj-12-86.jpg">

    Team Training SMK – TI

    • 3. Peralatan

      • 1. 1 unit komputer (blank).

      • 2. sebuah disket start up (jika diperlukan).

      • 3. Program Fdisk (untuk partisi),

  • 4. Langkah Kerja

  • Jobsheet Install PC

    • 1. Jika pada hardisk ada data ,maka lakukan format hard disk : A:/>format c: (untuk membersihkan data).

    • 2. Jika pada hard disk tidak ada data (hard disk baru),maka lakukan partisi dengan menjalankan fdisk;

    A:/> fdisk

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com 3. Peralatan 1. 1 unit komputer (blank). 2. sebuah disket start up (jika diperlukan). 3. Program Fdisk (untuk partisi), 4. Langkah Kerja Jobsheet Install PC 1. Jika pada hardisk ada data ,maka lakukan format hard disk : A:/>format c: (untuk membersihkan data). 2. Jika pada hard disk tidak ada data (hard disk baru),maka lakukan partisi dengan menjalankan fdisk; A:/> fdisk Tampilan pada saat membuat partisi Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-13-22" src="pdf-obj-13-22.jpg">

    Tampilan pada saat membuat partisi

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com 3. Peralatan 1. 1 unit komputer (blank). 2. sebuah disket start up (jika diperlukan). 3. Program Fdisk (untuk partisi), 4. Langkah Kerja Jobsheet Install PC 1. Jika pada hardisk ada data ,maka lakukan format hard disk : A:/>format c: (untuk membersihkan data). 2. Jika pada hard disk tidak ada data (hard disk baru),maka lakukan partisi dengan menjalankan fdisk; A:/> fdisk Tampilan pada saat membuat partisi Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-13-26" src="pdf-obj-13-26.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan informasi partisi yang ada Tampilan informasi partisi logical DOS Drive Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-14-6" src="pdf-obj-14-6.jpg">

    Tampilan informasi partisi yang ada

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan informasi partisi yang ada Tampilan informasi partisi logical DOS Drive Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-14-10" src="pdf-obj-14-10.jpg">

    Tampilan informasi partisi logical DOS Drive

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan informasi partisi yang ada Tampilan informasi partisi logical DOS Drive Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-14-14" src="pdf-obj-14-14.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan untuk mengset active partisi Tampilan Untuk membuat partisi bar Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-15-6" src="pdf-obj-15-6.jpg">

    Tampilan untuk mengset active partisi

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan untuk mengset active partisi Tampilan Untuk membuat partisi bar Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-15-10" src="pdf-obj-15-10.jpg">

    Tampilan Untuk membuat partisi bar

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan untuk mengset active partisi Tampilan Untuk membuat partisi bar Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-15-14" src="pdf-obj-15-14.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan awal 3 . Setelah dipartisi lakukan proses Booting ,kemudian lakukan Format . Contoh : A:/> format c:\s\v. Lakukan RESET (Alt-Ctrl-Delete). Fungsi format adalah membuat track pada hardisk. A:/>format c:\s\v - option \s adalah untuk memberikan sistem pada hardisk - option \v adalah untuk mengkomunikasikan antar hardware dengan software . Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-16-6" src="pdf-obj-16-6.jpg">

    Tampilan awal

    3. Setelah dipartisi lakukan proses Booting ,kemudian lakukan Format .

    Contoh : A:/> format c:\s\v.

    Lakukan RESET (Alt-Ctrl-Delete).

    Fungsi format adalah membuat track pada hardisk.

    A:/>format c:\s\v

    - option \s

    adalah untuk memberikan sistem pada hardisk

     

    -

    option

    \v

    adalah

    untuk

    mengkomunikasikan

    antar

    hardware

    dengan software .

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC Tampilan awal 3 . Setelah dipartisi lakukan proses Booting ,kemudian lakukan Format . Contoh : A:/> format c:\s\v. Lakukan RESET (Alt-Ctrl-Delete). Fungsi format adalah membuat track pada hardisk. A:/>format c:\s\v - option \s adalah untuk memberikan sistem pada hardisk - option \v adalah untuk mengkomunikasikan antar hardware dengan software . Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-16-57" src="pdf-obj-16-57.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Membongkar PC

    Jobsheet Install PC

    Praktek

    : Membongkar PC

    Nama

    :

    Bid.Keahlian

    : Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

    1.

    Siswa dapat membongkar sebuah PC dengan langkah – langkah

    yang benar.

    2.

    Siswa dapat mengetahui bagian – bagian dari sebuah PC secara keseluruhan.

    • 2. Pendahuluan

     

    Untuk dapat lebih mengerti dan memahami secara lebih dalam mengenai apa dan

    bagaimana suatu PC, maka kita harus dapat melakukan langkah pembongkaran

    pada PC tersebut, sehingga kita dapat melihat secara langsung satu persatu

    bagian – bagian dari PC tersebut.

     

    Pada jobsheet kali ini kita akan melakukan praktek mengenai pembongkaran

     

    suatu PC.

    • 3. Peralatan

    1.

    1 unit komputer

    2.

    Tool kit

    • 4. Langkah Kerja

     

    1.

    Pastikan PC anda dalam keadaan mati serta matikan sumber tegangan komputer anda.

    2.

    Lepaskan semua kabel yang mengghubungkan casing dengan komponen luar seperti monitor, speaker, printer (jika ada), scanner (jika ada), mouse, keyboard, joystick (jika ada).

    3.

    Buka casing dan rebahkan diatas permukaan datar.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Membongkar PC Jobsheet Install PC Praktek : Membongkar PC Nama : Bid.Keahlian : Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat membongkar sebuah PC dengan langkah – langkah yang benar. 2. Siswa dapat mengetahui bagian – bagian dari sebuah PC secara keseluruhan. 2. Pendahuluan Untuk dapat lebih mengerti dan memahami secara lebih dalam mengenai apa dan bagaimana suatu PC, maka kita harus dapat melakukan langkah pembongkaran pada PC tersebut, sehingga kita dapat melihat secara langsung satu persatu bagian – bagian dari PC tersebut. Pada jobsheet kali ini kita akan melakukan praktek mengenai pembongkaran suatu PC. 3. Peralatan 1. 1 unit komputer 2. Tool kit 4. Langkah Kerja 1. Pastikan PC anda dalam keadaan mati serta matikan sumber tegangan komputer anda. 2. Lepaskan semua kabel yang mengghubungkan casing dengan komponen luar seperti monitor, speaker, printer (jika ada), scanner (jika ada), mouse, keyboard, joystick (jika ada). 3. Buka casing dan rebahkan diatas permukaan datar. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-17-109" src="pdf-obj-17-109.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    • 4. Lepaskan semua kabel power dan kabel data dari drive (FDD, HDD, CD-ROM Drive) dan Motherboard anda kemudian lepaskan semua drive (FDD, HDD, CD-ROM) letakkan secara hati-hati (khususnya Harddisk dan CD-ROM).

    • 5. Melepaskan kabel pada Motherboard :

    kabel power motherboard, kabel IDE (kabel data pada harddisk 40 pin),

    kabel data floppy (34pin), kabel power kipas.

    kabel penghubung motherboard dengan komponen casing(tombol on/off,

    reset, LED.

    kabel serial dan paralel.

    • 6. Lepaskan penyangga (tempat memasang motherboard) dan mur dari komponen motherboard dengan casing.L etakkan pada permukaan datar sehingga memudahkan pelepasan komponen motherboard. Hindari memegang bagian belakang dari Motherboard karena dikhawatirkan adanya listrik statis.

    • 7. Lepaskan komponen motherboard dari slotnya :

    VGA card (slot PCI atau AGP)

    Sound card (slot ISA atau PCI)

    RAM (slot memory)

    Card lainnya jika ada (TV tuner, Ethernet card, Modem internal)

    • 8. Tahap terakhir adalah tahap pelepasan processor (lakukan dengan hati-hati, mintalah bantuan orang lain jika merasa tidak mampu) : Socket 7

      • 1. Buka pengunci tempat processor dengan memindahkan tiand kecil dari posisi horizontal sampai posisi vertikal hingga tegak lurus motherboard.

      • 2. Lepaskan processor tempatnya hati-hati. Jika pengunci tidak terbuka dengan baik akan dapat menyebab kerusakan pada kaki processor.

    Slot 1

    • 1. Tekan pengunci processor pada bagian kanan dan kiri sesuai posisi slot processor.

    • 2. Jika telah terlepas maka angkat processor keatas.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 4. Lepaskan semua kabel power dan kabel data dari drive (FDD, HDD, CD-ROM Drive) dan Motherboard anda kemudian lepaskan semua drive (FDD, HDD, CD-ROM) letakkan secara hati-hati (khususnya Harddisk dan CD-ROM). 5. Melepaskan kabel pada Motherboard : kabel power motherboard, kabel IDE (kabel data pada harddisk 40 pin), kabel data floppy (34pin), kabel power kipas. kabel penghubung motherboard dengan komponen casing(tombol on/off, reset, LED. kabel serial dan paralel. 6. Lepaskan penyangga (tempat memasang motherboard) dan mur dari komponen motherboard dengan casing.L etakkan pada permukaan datar sehingga memudahkan pelepasan komponen motherboard. Hindari memegang bagian belakang dari Motherboard karena dikhawatirkan adanya listrik statis. 7. Lepaskan komponen motherboard dari slotnya : VGA card (slot PCI atau AGP) Sound card (slot ISA atau PCI) RAM (slot memory) Card lainnya jika ada (TV tuner, Ethernet card, Modem internal) 8. Tahap terakhir adalah tahap pelepasan processor (lakukan dengan hati-hati, mintalah bantuan orang lain jika merasa tidak mampu) : Socket 7 1. Buka pengunci tempat processor dengan memindahkan tiand kecil dari posisi horizontal sampai posisi vertikal hingga tegak lurus motherboard. 2. Lepaskan processor tempatnya hati-hati. Jika pengunci tidak terbuka dengan baik akan dapat menyebab kerusakan pada kaki processor. Slot 1 1. Tekan pengunci processor pada bagian kanan dan kiri sesuai posisi slot processor. 2. Jika telah terlepas maka angkat processor keatas. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-18-52" src="pdf-obj-18-52.jpg">

    Team Training SMK – TI

    • Ø Tips Membongkar PC

    Jobsheet Install PC

    Siapkan peralatan yang dibutuhkan spperti obeng kembang (+) serta obeng minus(-). Buatlah diri anda senyaman mungkin dalam membedah PC. Hindarkan/jangan membedah PC dalam keadaan menyala karena dapat membahayakan diri anda serta komponen dari komputer anda.

    Hilangkan muatan statis dari tubuh kita dengan menyalurkan ke bumi, (dinding,

    lantai) atau memakai gelang anti statis.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Ø Tips Membongkar PC Jobsheet Install PC Siapkan peralatan yang dibutuhkan spperti obeng kembang (+) serta obeng minus(-). Buatlah diri anda senyaman mungkin dalam membedah PC. Hindarkan/jangan membedah PC dalam keadaan menyala karena dapat membahayakan diri anda serta komponen dari komputer anda. Hilangkan muatan statis dari tubuh kita dengan menyalurkan ke bumi, (dinding, lantai) atau memakai gelang anti statis. Gelang Anti Statis Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-19-22" src="pdf-obj-19-22.jpg">

    Gelang Anti Statis

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Ø Tips Membongkar PC Jobsheet Install PC Siapkan peralatan yang dibutuhkan spperti obeng kembang (+) serta obeng minus(-). Buatlah diri anda senyaman mungkin dalam membedah PC. Hindarkan/jangan membedah PC dalam keadaan menyala karena dapat membahayakan diri anda serta komponen dari komputer anda. Hilangkan muatan statis dari tubuh kita dengan menyalurkan ke bumi, (dinding, lantai) atau memakai gelang anti statis. Gelang Anti Statis Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-19-26" src="pdf-obj-19-26.jpg">

    Team Training SMK – TI

    JOBSHEET

    Jobsheet Install PC

    Merakit PC dan Trubleshooting

    Praktek : Merakit PC & Troubleshooting

    Nama

    :

    Bid.Keahlian: Technical Support

    Instruktur :

    • 1. Tujuan

      • 1. Siswa dapat merakit sebuah PC dengan langkah – langkah yang benar.

      • 2. Siswa dapat melakukan langkah – langkah trouble shooting bila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan pada saat merakit sebuah PC.

  • 2. Pendahuluan Setelah kita membongkar sebuah PC tentu kita harus dapat merakitnya kembali seperti keadaan semula sehingga PC yang telah kita bongkar tadi dapat dipergunakan kembali. Ketika merakit kembali sebuah PC, tidak jarang kita menemukan hal – hal yang

  • janggal. Hal itu akan diperingatkan oleh komputer melalui speaker internal

    dengan perbedaan bunyi “beep” tertentu. Jika terdengar satu bunyi “beep”

    pendek, dan ada tampilan pada layar, maka komputer yang kita rakit telah siap

    untuk dioperasikan, tetapi bunyi “beep” tersebut terus saja berbunyi dan tidak

    ada tampilan apapun pada layar maka dapat disimpulkan ada masalah pada PC

    yabg kita rakit tersebut. Bila hal itu terjadi, maka kita harus dapat melakukan

    langkah – langkah trouble shooting sehingga PC tersebut dapat bekerja kembali

    dengan normal.

    • 3. Peralatan

      • 1. 1 unit komputer

      • 2. Tool kit

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com JOBSHEET Jobsheet Install PC Merakit PC dan Trubleshooting Praktek : Merakit PC & Troubleshooting Nama : Bid.Keahlian: Technical Support Instruktur : 1. Tujuan 1. Siswa dapat merakit sebuah PC dengan langkah – langkah yang benar. 2. Siswa dapat melakukan langkah – langkah trouble shooting bila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan pada saat merakit sebuah PC. 2. Pendahuluan Setelah kita membongkar sebuah PC tentu kita harus dapat merakitnya kembali seperti keadaan semula sehingga PC yang telah kita bongkar tadi dapat dipergunakan kembali. Ketika merakit kembali sebuah PC, tidak jarang kita menemukan hal – hal yang janggal. Hal itu akan diperingatkan oleh komputer melalui speaker internal dengan perbedaan bunyi “beep” tertentu. Jika terdengar satu bunyi “beep” pendek, dan ada tampilan pada layar, maka komputer yang kita rakit telah siap untuk dioperasikan, tetapi bunyi “ beep ” tersebut terus saja berbunyi dan tidak ada tampilan apapun pada layar maka dapat disimpulkan ada masalah pada PC yabg kita rakit tersebut. Bila hal itu terjadi, maka kita harus dapat melakukan langkah – langkah trouble shooting sehingga PC tersebut dapat bekerja kembali dengan normal. 3. Peralatan 1. 1 unit komputer 2. Tool kit Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-20-61" src="pdf-obj-20-61.jpg">

    Team Training SMK – TI

    4. Langkah kerja

    Jobsheet Install PC

    • 1. Letakkan Motherboard di atas casing pada tempat yang aman.

    • 2. Pasangkan konektor power dari power supply ke tempatnya di motherboard. Konektor harus diletakkan pada motherboard dengan posisi kabel berwarna hitam di tengah-tengah.

    • 3. Pasanglah konektor speaker dari casing ke motherboard. Letak konektor perlengkapan casing di motherboard ada di kiri bawah, bisa berurut secara horizontal atau vertikal. Berikut ini hubungan dari perlengkapan casing ke tempat pemasangannya:

    Speaker, 2 kabel dihubungkan ke motherboard 4 pin, 1 dan 4. Peletakan

    kabel yang terbalik tidak masalah. Pada motherboard tertulis SPK

    (speaker).

    LED power, 2 kabel ke motherboard 5 pin, 1 dan 5. Bila saat power

    dihidupkan lampu LED tidak menyala maka balikkan peletakkan kabel karena

    berarti peletakan kabel terbalik. Pada motherboard biasanya berdasarkan

    KEYLOCK. Pada casing lama yang memiliki kunci ditujukan untuk mengunci

    keyboard sehingga keyboard tidak berfungsi, maka kabel dari kunci

    dihubungkan ke pin nomor 2 dan 3 atau 3 dan 4 dari pin key-lock ini.

    LED turbo, 2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Bila penekanan tombol

    turbo tidak menyalakan lampu ini maka balikkanlah kabelnya. Pada

    motherboard biasanya bertuliskan TB LED (Turbo LED).

    Reset, 2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Pada motherboard biasanya

    bertuliskan RST (reset).

    Turbo, 3 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Bila penekanan tombol turbo

    lampu menyala maka berarti pemasangan benar.

    LED HDD, untuk membedakan indikator saat hardisk sedang bekerja, 2 kabel ke card I/O 2 pin karena hardisk tidak terhubung langsung ke motherboard tapi melalui card I/O.

    Display, 7-segment dihubungkan ke power supply. Dari perlengkapan casing yang harus dirakit saat ini hanyalah speaker dan LED power saja, sedangkan yang lainnya dipasang setelah komputer sudah benar merakitnya.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com 4. Langkah kerja Jobsheet Install PC 1. Letakkan Motherboard di atas casing pada tempat yang aman. 2. Pasangkan konektor power dari power supply ke tempatnya di motherboard. Konektor harus diletakkan pada motherboard dengan posisi kabel berwarna hitam di tengah-tengah. 3. Pasanglah konektor speaker dari casing ke motherboard. Letak konektor perlengkapan casing di motherboard ada di kiri bawah, bisa berurut secara horizontal atau vertikal. Berikut ini hubungan dari perlengkapan casing ke tempat pemasangannya: Speaker, 2 kabel dihubungkan ke motherboard 4 pin, 1 dan 4. Peletakan kabel yang terbalik tidak masalah. Pada motherboard tertulis SPK (speaker). LED power, 2 kabel ke motherboard 5 pin, 1 dan 5. Bila saat power dihidupkan lampu LED tidak menyala maka balikkan peletakkan kabel karena berarti peletakan kabel terbalik. Pada motherboard biasanya berdasarkan KEYLOCK. Pada casing lama yang memiliki kunci ditujukan untuk mengunci keyboard sehingga keyboard tidak berfungsi, maka kabel dari kunci dihubungkan ke pin nomor 2 dan 3 atau 3 dan 4 dari pin key-lock ini. LED turbo, 2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Bila penekanan tombol turbo tidak menyalakan lampu ini maka balikkanlah kabelnya. Pada motherboard biasanya bertuliskan TB LED (Turbo LED). Reset, 2 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Pada motherboard biasanya bertuliskan RST (reset). Turbo, 3 kabel ke motherboard 2 pin, 1 dan 2. Bila penekanan tombol turbo lampu menyala maka berarti pemasangan benar. LED HDD, untuk membedakan indikator saat hardisk sedang bekerja, 2 kabel ke card I/O 2 pin karena hardisk tidak terhubung langsung ke motherboard tapi melalui card I/O. Display, 7-segment dihubungkan ke power supply. Dari perlengkapan casing yang harus dirakit saat ini hanyalah speaker dan LED power saja, sedangkan yang lainnya dipasang setelah komputer sudah benar merakitnya. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-21-59" src="pdf-obj-21-59.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    • 4. Pasanglah RAM pada slotnya. Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Ada 2 aturan yang harus diikuti yaitu:

    Aturan Praktis, yaitu aturan yang menjelaskan bagaiman tatacara memasangkan SIMM ke tempatnya. Kesalahan dalam hal ini dapat membuat kerusakan pada motherboard. AturanTeknis, yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM

    dalam hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas

    SIMM.

    • 5. Pasanglah card monitor (sekarang lebih dikenal dengan nama salah satu jenis card monitor yaitu VGA card) pada slot ekspansi yang sesuai dan card ekspansi lain.

    • 6. Pasanglah kabel power dari casing ke jala-jala PLN, lalu nyalakan tombol power komputer. Apabila hasil rakitan kita benar maka respon yang baik adalah adanya tampilan tulisan di layar, yaitu “keyboard error”.

    • 7. Pasanglah keyboard pada konektornya di bagian belakang casing.

    • 8. Pasanglah card I/O pada slot yang sesuai pada slot yang sebelah kanan untuk memudahkan nantinya saat pemasangan perkabelan dari card I/O ke disk drive. Hidupkan power komputer dan perhatikan respon yang tampil di layar monitor. Hingga tahap ini di layar ditampilkan kotak laporan dari BIOS berisi data-data perangkat keras komputer seperti tipe prosesor, hardisk,floppy disk, memory dan port yang terpasang.

    • 9. Pasanglah kabel data floppy disk pada card I/O, perhatikan bahwa kabel nomor 1 harus benar terhubung ke pin nomor 1 di card I/O. Kabel ini terdiri dari 34 pin. Pin nomor 1 biasanya telah tertulis atau tidak ada keterangan biasanya nomor 1 dimulai dari sebelah kiri. Kabel nomor 1 pada kabel data floppy disk ditandai dengan garis merah sepanjang kabel. Pemasangan

    konektor pada drive menentukan drive yang mana menjadi drive A atau B. Konektor yang ujung untuk drive A, yang tengah untuk drive B. Pasangkan juga konektor power ke disk drive. Hidupkan komputer dan perhatikan respon yang ditampilkan oleh monitor. Setidaknya pesan yang keluar adalah meminta disket operating system.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 4. Pasanglah RAM pada slotnya. Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Ada 2 aturan yang harus diikuti yaitu: Aturan Praktis , yaitu aturan yang menjelaska n bagaiman tatacara memasangkan SIMM ke tempatnya. Kesalahan dalam hal ini dapat membuat kerusakan pada motherboard. AturanTeknis , yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM dalam hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas SIMM. 5. Pasanglah card monitor (sekarang lebih dikenal dengan nama salah satu jenis card monitor yaitu VGA card) pada slot ekspansi yang sesuai dan card ekspansi lain. 6. Pasanglah kabel power dari casing ke jala-jala PLN, lalu nyalakan tombol power komputer. Apabila hasil rakitan kita benar maka respon yang baik adalah adanya tampilan tulisan di layar, yaitu “keyboard error”. 7. Pasanglah keyboard pada konektornya di bagian belakang casing. 8. Pasanglah card I/O pada slot yang sesuai pada slot yang sebelah kanan untuk memudahkan nantinya saat pemasangan perkabelan dari card I/O ke disk drive. Hidupkan power komputer dan perhatikan respon yang tampil di layar monitor. Hingga tahap ini di layar ditampilkan kotak laporan dari BIOS berisi data-data perangkat keras komputer seperti tipe prosesor, hardisk,floppy disk, memory dan port yang terpasang. 9. Pasanglah kabel data floppy disk pada card I/O, perhatikan bahwa kabel nomor 1 harus benar terhubung ke pin nomor 1 di card I/O. Kabel ini terdiri dari 34 pin. Pin nomor 1 biasanya telah tertulis atau tidak ada keterangan biasanya nomor 1 dimulai dari sebelah kiri. Kabel nomor 1 pada kabel data floppy disk ditandai dengan garis merah sepanjang kabel. Pemasangan konektor pada drive menentukan drive yang mana menjadi drive A atau B. Konektor yang ujung untuk drive A, yang tengah untuk drive B. Pasangkan juga konektor power ke disk drive. Hidupkan komputer dan perhatikan respon yang ditampilkan oleh monitor. Setidaknya pesan yang keluar adalah meminta disket operating system. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-22-34" src="pdf-obj-22-34.jpg">

    Team Training SMK – TI

    Jobsheet Install PC

    10. Untuk sekarang ini sebuah komputer telah dilengkapi oleh Hard disk dan CD-ROM. Kedua komponen ini dihubungkan dengan kabel data IDE connector yang memiliki jumlah pin 40. Kabel IDE connector dihubungkan ke Primary IDE pada motherboard dengan terlebih diatur hard disk sebagai primary master dan CD-ROM sebagai primary slave. Pengaturan ini dilakukan dengan setting jumper pada hard disk. 11. Memasang prosesor hanya membalik proses pelepasan prosesor pada

    pembedahan PC diatas.

    • Ø Tips perakitan PC

    Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan

    jatuh ke peralatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita

    menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek (short circuit) dan

    rusaklah hasil rakitan kita.

    Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki pin processor yang ada

    termasuk chipset, karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh

    kita akan merusakkan komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus

    meng-ground-kan diri kita dengan cara memegang casing saat power telah

    dihidupkan. Menghindari hal ini juga ditujukan agar tidak mengotori kaki pin

    komponen dengan kotoran yang ada di tangan kita.

    Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru power

    supply harus dimatikan. Memasangkan komponen pada saat power supply dalam

    keadaan hidup akan merusak komponen yang akan dipasang dan juga hasil rakitan

    kita.

    Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti obeng kembang

    dan obeng min.

    <a href=http://gipsylinux.wordpress.com Jobsheet Install PC 10. Untuk sekarang ini sebuah komputer telah dilengkapi oleh Hard disk dan CD-ROM. Kedua komponen ini dihubungkan dengan kabel data IDE connector yang memiliki jumlah pin 40. Kabel IDE connector dihubungkan ke Primary IDE pada motherboard dengan terlebih diatur hard disk sebagai primary master dan CD-ROM sebagai primary slave. Pengaturan ini dilakukan dengan setting jumper pada hard disk. 11. Memasang prosesor hanya membalik proses pelepasan prosesor pada pembedahan PC diatas. Ø Tips perakitan PC Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan jatuh ke peralatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek (short circuit) dan rusaklah hasil rakitan kita. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki pin processor yang ada termasuk chipset, karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusakkan komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan diri kita dengan cara memegang casing saat power telah dihidupkan. Menghindari hal ini juga ditujukan agar tidak mengotori kaki pin komponen dengan kotoran yang ada di tangan kita. Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru power supply harus dimatikan. Memasangkan komponen pada saat power supply dalam keadaan hidup akan merusak komponen yang akan dipasang dan juga hasil rakitan kita. Jangan lupa untuk menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti obeng kembang dan obeng min. Team Training SMK – TI " id="pdf-obj-23-49" src="pdf-obj-23-49.jpg">

    Team Training SMK – TI