Anda di halaman 1dari 18

KARYA TULIS UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM MENATA TATA PERSURATAN D KEARSIPAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN

TERBUKA KLAS IIB JAKARTA

OLEH

NAMA NIP Unit Kerja

: MEDIAWATI, SE : 198400301 200312 2 001 : Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Klas IIB Jakarta

Pangkat (Gol/ Ruang) : Pengatur Tk 1 / II B

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU PERSYARATAN UJIAN PENYESUAIAN IJAZAH SARJANA STRATA SATU (S1)

KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA JAKARTA TAHUN 2010

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat taufik, hidayah serta rahmatnya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Karya Tulis ini guna memenuhi salah satu persyaratan ujian penyesuaian ijazah sarjana strata satu (S1). Penulis dalam penyusunan Karya Tulis ini adalah sesuai dengan bidang tugas dan pekerjaan penulis, yakni sebagai staf KPLP pada Lembaga Pemasyarakatan Dewasa Klas II A Kupang. Oleh karena itu penulis mengambil judul penulisan Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Dalam Menata Tata Persuratan dan Kearsipan Pada Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Klas II B Jakarta. Dalam penyusunan Karya Tulis ini, Penulis sangat menyadari banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu, Penulis terbuka untuk menerima saran maupun kritik membangun demi penyempurnaan Karya Tulis ini. Dalam kesempatan ini pula, Penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Penulis dalam penyelesaian Karya Tulis ini.

Kupang, Mei 2010

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang. B. Rumusan Masalah.. C. Ruang Lingkup D. Dasar BAB II GAMBARAN UMUM 1. Sejarah, Lokasi dan Kondisi Bangunan 2. Struktur Organisasi 3. Keadaan Sekarang ............................ 4. Keadaan Yang Diingikan . BAB III ANALISA MASALAH A. Tugas Pokok dan Fungsi Petugas Tata Usaha B. Identifikasi Masalah. C. Pemecahan Masalah BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Oraganisasi adalah suatu proses kerja sama sekolompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Dalam rangka mencapai tujuan, oraganisasi maka kerja sama adalah hal utama dalam mencapai tuajuan danj tetap berjalannya organisasi. Kerja sama yang dilakukan organisasi yang baik kedalam maupun keluar sangat penting karena didalamnya terkandung informasi yang dapat dijadikan pengangan jika sewaktu-waktu diperlukan, dengan kata lain surat dianggap sebagai arsip karena keberadaan surat tersebut sangat di perlukan dalam kelangsungan organisasi. Keberadaan arsip bukanlah hal yang diciptakan secara khusus. Arsip secara o tomatis sebagai bukti pelaksanaan kegiatan organaisasi arsip merupakan informasi yang terekam pada media tertentu yang keberadaannya lahir dari pelaksanaan fungsi organisasai yang bersangakutan. Arsip sebagai sebagai bagian dari suatau proses administrasi suatu organisasi organisasi. Arsip hanya ada apabila admistrasi dari organisasi itu berjalan, tidak mungkin organisasi jika tidak ada kegiatan administrasi yang bermuara pada keberadaan arsip. Namun demikian arsip bukan hasil sampingan dari hasil kegiatan administrasi, melainkan arsip adalah endapan rekaman informasi pelaksanaan kegiatan suatu oraganisasi yang memerlukan pengaturan. Surat sebagai salah satu contoh arsip yang memerlukan perhatian khusus dalam pengurusannya. Kepengurusan yang tidak teratur akan mengakibatkan terhambat jalannya suatu or ganisasi, penyimpanan yang tidak memenuhi syarat dengan ketentuan yang baik dan benar akan menyulitkan dalam penemuan kembali pada saat diperlukan. Pengurusan syarat pada masing-masing instasi yang satu dengan lain berbeda dalam instansi yang kecil surat dapat diurus secara sentralisasi artinya dalamnya dapat dilakukan terpusat pada suatu tempat dengan petugas yang tidak banyak sematara untuk instansi yang besar pengurusan surat dapat dilakukan oleh masing-masing bagian atau dipusatkan pada suatu bagian.

B. Perumusan masalah Masalah pokok penulisan ini dalah Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan dalam Menata persuratan dan kearsipan pada Sub Bagian kepegawaian dan tata Usaha pada Lembaga Permasyarakatan Terbuka Kelas IIB Jakarta. C. Ruang Lingkup Ruang lingkup yang dikaji hanya pada Pengolahan Persuratan dan Kearsipan pada SubBagian tata Usaha pada Lembaga Permasyarakatan Terbuka Kelas IIB Jakarta.

D. Dasar
Dasar kepengurusan surat atau arsip adalah Undang undang Nomor 7 tahun 1971 tentang ketentuan ketentuan pokok kearsipan.

BAB II GAMBARAN KEADAAN


A. keadaan sekarang kenyataan-kenyataan yang ada pada staf Urusan Kepegawain pada Lembaga Permasyaran Terbuka Klas IIB Jakarta yang mencakup mengenai urusan organisasi, sumber daya manusia, motivasi dan hubungan kerja. Gambaran keadaan sekarang dimaksudkan sebagai acuan di dalam proses mengindentifikasi masalah setelah dikordinasikan dengan gambaran tentang keadaan yhang diinginkan. Struktur organisasi Lembag Permasyarakatan Terbuka Klas IIB Jakarta pada Urusan Kepegawaian dan Tata Usaha saat ini adalah Sebagai berikut Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Tata Usaha Staf Kepegawaian : 1. Pandu Cipto Alam ( Kepegawaian dan TU ) 2. Izak Irwan Diaz,SH ( kepegawaian dan TU ) Berdasarkan Undang undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang ketentuan ketentuan pokok kearsipan di lingkungan Kantor Walayah Kementrian Hukum dan Ham khususnya yang menyangkut kepegawaian dan Tata Usaha uraian tugasnya adalah sebagai berikut : 1. Menyusun Rencana Kerja Urusan Kepegawaian dan Tata Usaha tentang persuratan dan kearsipan. 2. Meneliti kebenaran alamat tersebut. 3. Menganalisa arsip kepegawaian tentang persuratan dan kearsipan. 4. Menyusun arsip kepegawaian tentang surat masuk dan surat keluar. 5. Menyusun arsip daftar nama - nama calon pegawai yang telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti latihan prahabatan. 6. Menyusun arsip dan mengusulkan pemberian tanda penghargaan, tanda penghormatan dan bentuk-bentuk penghargaan lainnya. 7. Menyimpan dan melaporkan data Kepegawaian dan Tata Usaha DUK ( Daftar Urut kepegawaian ). 8. Menyimpan arsip dan mengusulkan surat permintaan pengujian kesehatan bagi calon pegawai negeri sipil yang akan diangkat sebagai pegawai negeri sipil kekantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jakarta.

9. Menyimpan arsip penyelenggaraan Sumpah Pegawai Negeri Sipil Sumpah Pelantikan Jabatan Eselon IV dan V. 10. Menyimpan arsip pengusulan Kenaikan Pangkat. 11. Menyimpan arsip pengusulan pengangkatan dalam jabatan struktural. 12. Menyimpan arsip pengusulan pemindahan pegawai. 13. Melakukan penyimpanan arsip pemberhentian pegawai. 14. Melakukan penyimpanan arsip pembinaan pegawai. 15. Melakukan penyimpanan arsip Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan ( DP3 ). 16. Melakukan penyimpanan arsip pengawasan melakat dalam pekerjaan urusan kepegawaian dan Tata Usaha 17. Menyimpan arsip laporan DUK ( daftar urut kepegawaian ) 18. Menyimpan arsip dalam Menyiapkan dan menyusun laporan kiepegawaian dan Tata Usahaha ke Kantor wilayah Kementian Hukum dan HAM Jakarta. Disamping tugas-tugas tersebut di atas, ada tugas-tugas lainnya yang harus diselesaikan oleh urusan kepegawaian yaitu penyimpanan arsip pengusulan permintaan kartu kepegawaian, kartu istri / kartu suami, taspen, askes, gaji berkala, cuti, mengelola file kepegawaian, menyimpan penyiapan arsib absent dan lain-lain yang juga membutuhkan pemahaman dan kemampuan petugas yang disiplin untuk menanganinnya. a. Kesejateraan Pegawai Negeri Sipil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang undangan yang berlaku diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri atau diserahi tugas Negara lainnya yang ditetapkan berdasarkan suatu peraturan perundang undangan dan digaji menurut peraturan perundang undangan yang berlaku. Dari pengertian tentang Kepegawaian Negeri Sipil tersebut di atas, jelaslah bahwa salah satu hak pegawai negeri sipil adalah menerima gaji, hal inimenunjukan bahwa gaji merupakan suatu bentuk kesejahteraan yang diperoleh pegawai negeri siapil disamping hak hak lainnya.

Menjadi pegawai negeri sipil memang memberikan jaminan untuk memperoleh penghasilan tetap untuk setiap bulannya. Akan tetapi penghasilan yang relatife kecil yang diterima oleh pegawai negeri sipil terasa sulit untuk memenuhi kebutuhan sampai pada akhir bulan, apalagi dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan seperti masih dilanda oleh krisis ekonomi dan moneter. Dengan penghsilan yang demikian akan timbul kecenderungan untuk mencari tambahan penghasilan dengan pekerjaan sampingan lainnya yang mungkin saja dilakukan pada saat jam kerja. Kemajuan ekonomi dan pembangunan melahirkan berbagai tuntutan hidup sedangkan pendapatan pegawai negeri sipil belum menyamainnya. b. Pemahaman Petugas. Untuk menjamin teerselenggaranya tugas tugas secara berdaya guna dan berhasil guna diperlukan adanya Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur aparatur Negara yang bermutu tinggi dan sadar akan tugas dan tanggung jawabnya. Dalam hal itu tekat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya terletak pada peran aktif dari pelaksan. Tercapai tidaknya tujuan yang dikehendaki sangat ditentukan oleh kemampuan dan ketrampilan dari aparatur / staf urusan kepegawaian dan Tata Usaha belum bisa diandalakan karena kurang memahami tugas pokok dan fungsinya. Hal ini dilatarbelakangi oleh dua faktor yaitu : 1. kearsipan 2. c. Motivasi Motivasi sangat penting artinya demi terwujudnnya tujuan organisasi atau yang paling sederhana adalah tujuan dari suatu pelaksanaan suatu sejenis pekerjaan. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya peran dari atasan untuk membimbing bawahannya agar berfungsi sebagai ujung tombak atau pelaksanaan operasional. Pengalaman kerja yang minim pada urusan kepegawaian. Belum pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang persuratan dan

Mengetahaui kemampuan dan kemauan bawahan atau staf pelaksana merupakan kunci untuk suksesnya atasan dalam membimbing staf. Staf yang mempunyai kemampuan tinggi namun kemauan yang relatif rendah, memerlukan motivasi yang tinggi pula. Menunda-nunda waktu penyelesaian pekerjaan maupun pemanfaatan waktu yang tepat merupakan indikasi kurangnya motivasi atasan langsung dari staf kepegawaian dan Tata Usaha. Agar pelaksanaan tugas membawa hasil yang maksimal diperlukan adanya peningkatan dalam hal memberikan motivasi kerja serta melaksanakan pendekatan melalui komunikasi tehadap staf atau bawahan. d. Kerja Sama Karena perannya yang sangat penting, maka kerja sama antar staf dalam melaksananakan tugas dipandang peralu untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya atau dengan kata lain bahwa kelancaran pelaksanaan tugas akan efektif jika staf yang terlibat mau bekerjasama satu dengan yang lainnya. Dengan demikian staf urusan kepegawaian dan Tata Usaha dalam kenyataannya walaupun hubungan antara stafr baik uraian tugas jelas dan komunikasi lancar, akan tetapi dari segi tanggung jawab bersama sebagai suatu kelompok / urusan belum berjalan yang di harapkan. Dengan demikian terlihat belum tgerlihat adanya kerja sama. B. Keadaan yang diinginkan. Sebagaimana yang diuraikan di dalam tugas-tugas urusan kepegawaian dan Tata Usaha cujkup banyak perlu penanganan oleh staf handal dan tranpil agar tugastugas tersebut terlaksana secara efektif dan efesien perlu didukung sarana dan pra sarana yang memadai berupa penambahab mesin ketik. Computer tugas pada staf kepegawaian dan Tata Usaha dapat terlaksana dengan baik. Disamping itu pula perlu adanya peningkatan disiplin pegawai yang nantinya bermuara pada kesadaran dan ketaatan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan Negara.

Selanjutnya pengawasan melekat juga perlu terus digalalkan agar pelaksanaan tugas berjalan lancar. Kemudian koordinasi guna mewujudkan pelaksanaan tugas agar berhasil guna dan berdaya guna juga perlu terus dilaksanakan yang pada akhirnya diharapkan tugas-tugas dapat berjalan dengan lancar. a. kesejahteraan Peningkatan kesejahteraan seluruh Pegawai Negeri Sipil termaksuk staf urusan kepegawaian dan Tata Usaaha hendaknya diupayakan dengan mengikuti perkembangan dan tuntutan kebutuhan pokok yang memadai dalam batas kewajaran. Dengan demikan meningkatnya kebutuhan hidup, maka sangatlah tepat apabila pemerintah RI menaikan gaji Pegawai Negeri Sipil sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai dalam bentuk tambahan penghasilan. b. Pemahaman Tugas Staf Staf sebagai suatu kekuatan yang berbeda di lini tredepan merujpakan ujung tombak pelaksanaan operasional dalam suatu kegiatan mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu maka perlu didukung dengan kekuatan staf yang handal, ulet dan profesional dengan cara lebih bersungguh-sungguh untuk mempelajari, menekuni, menghayati dan memahami ruang lingkup tugasnya. Dengan semakin luasnya wawasan berpikir staf akan menunjang terwujudnya hal-hal sebagai berikut : 1). Akan menjabarkan secara operasional semua tugas yang diberikan terutama tugastugas pokoknya 2). Akan menumbuhkan sikap kreatif berkualitas bertindak secara praktis dan sistematis dalam setiap penugasan sesuai kemampuan yhang dimiliki. 3). Dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki serta potensi sumber-sumber dana dan daya yang ada.

Visi dan Misi Agar tercapainya Visi dan Misi dari Departemen Hukum dan Hak HAM adalah : Menetapkan sistem hukum nasional dalam rangka menegakan supermasi hukum dan HAM 1. Menyusun perencanaan Hukum 2. Memelihara, menyempurnakan dan menciptakan peraturan perundangundangn 3. Melaksanakan penerapan hukum, pelayanan hukum dan penegakkan hukum 4. Melakukan pembinaan dan pengembangan hukum 5. Meningkatkan dan memantapkan pengawasan hukum 6. Meningkatkan dan memjantapkan jaringan dokumentasi dan informasi hukum 7. Meningkatkan upaya perlidungan, pemajuam, penegakkan pemenuhan dan penghormatan HAM

BAB III IDENTIFIKASI, ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH


A. Identifikasi danAnalis Masalah Berdasarkan pembahasan pada Bab II tentgang keadaan dan keadaanh yang diinginkan, menunjukan adanya kesenjangan dan kesenjangan tersebut merupakan masalah yang memerlukan pemecahan. Salah satu masalah utama Rendahnya Kinerja Staf Kepegawaian dean Tata Usaha pada Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Klas IIB Jakarta Rendahnya kinrja staf kepagawaian dan Tata Usaha disebabkan beberapa masalah pokok antaralain : 1. Kurangnya sarana dan prasarana 2. Rendahnya pengetahuan dan ketrampilan 3. Kurangnya koordinasi 4. Kurangnya pemahaman Salah satu masalah pokok yang dominan adalah : Rendahnya pengetahuan dan ketrampilan yang disebabkan oleh beberapa masalah spesifik antara lain : 1. Kurangnya kesejahteraan 2. Kurangnya bibingan teknis 3. Kurangnya motivasi 4. Kurangnya kerjasama Salah satu masalah spesifik yang dominant adalah Kurangnya bimbingan teknis Dengan demikian maka apabila dianalisa dalam mencari hubungan sebab akibat, maka masalah spesifik yang menyebabkan masalah pokok dan masalah pokok menyebabkan masalah utama. Jika dihubungkan dengan sebab akibat, maka jika kurangnya bimbingan teknis menyebabkan rendahnya pengetahuan dan ketrampilan . Jika rendahnya pengatahuan dan ketrampilan menyebabkan rendahnya kinerja staf kepegawaian. Dan Tata Usaha jikan rendahnya staf kepegawaian dan Tata Usaha mengakibatkan pelaksanaan pengolaan administrasi kepegawaian dan Tata Usaha belujm tercapai secara optimal . Untuk lebih jelasnya lihat bagan pohon masalan.

POHON MASALAH
( Pernyataan Negatif )

Pelaksanaan pengelolahan administrasi Persuratan dan kerasipan belum tercapai cecara optimal

4 akibat

Rendahnya kinerja staf kepegawaian dan Tu Lapas Terbuka Klas IIB Wiakabubak

1 sebab a
Kurangna sarana dan Prasarana

b
Rendahnnhya pengetahuan dan ketramplan

c
Kurangnya koordinasi

Kurangnya pemahaman stgaf Kep dan Tu

a
Kurangnya kesejahteraan

b
Kurangnya bimbingan teknis

c
Kurangnya motivasi

d
Kurangnya kerjasama

Keterangan : a. Masalah utama adalah nomor 1 b. Penyebab masalah nomor 1 dalah masalah nomor 2b c. Penyebab masalah no 2b adalah masalah nomor 3b d. Akibat masalah nomor 1 adalah masalah nomor 4 Untuk memecahkan masalah, maka sasaran yang akan diwujudkan adalah tercapainya pelaksanaan pengelolahan administrasi perssuratan dan kearsipan secara optimal Sasaran ini terwujud jika : a. Tersedianya sarana prasarana b. Terciptanya pengetgahuan dan ketrampilan c. Terciptanya motivasi

d. Terciptanya kerjasama Apabila dihubungkan dengan sebab akibat jika terciptanya pengetahaun den ketrampilan maka akan tercapainya kinerja staf dan kepegawaian dan Tata Usaha yang optimal Jika tercapainya kinerja staf dan kepegawaian dan Tata Usaha yang optimal maka akan tercapainya pelaksanaan pengelola administrasi persuratan dan kearsipan yang optimal Untuk lebih jelasnya lihat pohon sasaran.

POHON SASARAN ( Pernyataan Positif )

Tercapainya pelaksanaan pengelolaan admistrasi persuratan dan kearsipan

4 akibat
Tercapainya kinerja staf kepegawaian dan Tata Usaha yang tinggi

1 sebab a
Tersedianya sarana dan Prasarana

b
Terciptanya pengetahuan dan ketramplan

c
Terwujudnya koordinasi

Tersedianya pemahaman stgaf

a
Terciptanya kesejahteraan

b
Terlaksananya bimbingan teknis

c
Terciptanya motivasi

Terciptagnya kerjasama

B. Pemecahan masalah Untuk me wujudkan atau menetralisir sasaran yang telah dipilih, maka di tetapkan tiga alternatife kegiatu yaitu : 1. Mengusulkan pegawai untuk mengikuti diklat teknis persuratan dan kearsipan 2. Melaksanakan bimbingan dan pembinaan 3. Meningkatkan kesajahteraan Dari ketiga alternatife kegiatan di atas, maka yang dipilih adalah Melaksanakan bimbingan dan pembinaan dengan mempertimbangkan kemudahan-kemudahan dalam pelaksanaannya . Dengan demikian maka pelakssanaan pembinaan dan bimbingan akan mewujudkan disiplin pegawai dan staf kepegawaian danj Tata Usaha. Demikian adanya pegawai yang disiplin maka akan terlaksananya bimbingan teknis. Jika terlaksananya bimbingan teknis, maka akan terciptanya pengatuhan dan ketrampilan. Jika terciptanya pengetahuan dan ketrampilan, maka akan tercapainya kinerja staf kepegawaian dan Tata Usaha yang optimal. Jika tercapainya kinearja kepegawaian dan staf Tata Usaha yang optimal, maka akan tercapainya pelaksanaan dan pengelolahan admistrasi kepegawaian dan Tata Usaha yang optimal. Untuk lebih jelasnya lihat pohon alternative.

POHON SASARAN ( Pernyataan Positif )


Tercapainya pelaksanaan pengelolahan administrasi persuratan dan kearsipan yang optimal

Tercapainya kinerja staf kepegawaian dan Tata Usaha yang optimal

Pengetahuan dan ketrampilan

Terlaksananya bimbingan teknis

Mengusulkan pegawai untuk mengikuti diklat

Melaksanakan program perencanaan kegiatan

Meningkatkan kesejahtraan

BAB IV KESIMPULAN

Berdasarkan uraian yang telah penulis kemukakan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1. Pembinaan pegawai Negeri Sipil berdasarkan system karir dan sistem kerja tidak akan berhasil tanpa dibarengi dengan pelaksanaan dan pengontrolan administrasi persuratan dan kearsipan yang baik dan tertip. 2. Pelaksanaan pengelolaan persuratan dan kearsipan belum tertip disebabkan oleh kurangnya efektif dan efesienya penyelesaian tugas staf kepegawaian dan tata Usaha yang merupakan msalah utama. Masalah utama ini disebabkan beberapa masalah pokok yang 4 ( empat ) diantaranya sebagaimana tercantum dalam pohon masalah. Salah satunya diataranya adalah rendahnya disiplin pegawai pada staf kepegawaian dan Tata Usaha. Disebabkan oleh masalah spesifik yang terlihat dalam pohon masalah. 3. Untuk memecahkan masalah yang dihadapi, dipilih salah satu dari ketiga alternative yaitu melaksanakan pembinaan. Melakukan peminaan adalah pilihan yang bagus harus segera dilaksanakan sehingga pemahaman tugas staf kepegawaian dan Tata Usaha dapat terwujud. 4. Manajemen pola kerja terpadu ( PKT ) berguna agar semua pihak yang terkait dalam kegiatan, sumber-sumber dan fasilitas yang ada terkoordinir dan interegritas untuk mencapai sasaran yang telah ditetntukan. Demikian kesimpulan yang dapat disajikan, kiranya karya tulis ini beramanfaat dalam pelaksanaan rencana kerja secara efektif dan efisien.

DAFTAR KEPUSTAKAAN
a. Pengaturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor :

M.01.PR.07.10 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Asasi manusia Nusa Tenggara Timur. b. Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor : M.01.KP.09.05 tahun tanggal 26 Februari 1985 tentang uraian jabatan di lingkungan Departemen Kehakiman. c. d. e. Modol Pola Kerja Terpadu ( PTK ) Lembaga Administrasi Negara Undang undang nomor : 8 tahun 1974 tentang pokok ppokok Undang undang nomor 7 tahun 1971 tentang ketentuan ketentuan tahun 1984. kepegawaian. pokok kearsipan.