Anda di halaman 1dari 32

Laporan Kasus & Referat

OS KATARAK JUVENILE
SUKMAWATI 110.205.0097 Pembimbing: dr. FITRIANI Supervisor: Dr.MUNZYL YUNUS,Sp.M

LAPORAN KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama Umur Jenis kelamin Agama Suku/Bangsa Pekerjaan Alamat Tggl periksa Rumah sakit Pemeriksa No.RM : An.T : 8 tahun : laki-laki : Islam : Makassar/Indonesia : tidak bekerja :Sukaria13/26 makassar : 23 Maret 2011 : RSWS : dr.F : 453693
An.T/ 8 thn

ANAMNESIS
Keluhan utama : bercak putih pada mata hitam kiri Anamnesis terpimpin : Dialami sejak 2 tahun yang lalu, menurut orang tuanya awalnya bercaknya sangat kecil seperti titik saja kemudian semakin membesar hingga seperti saat ini. Penglihatan dirasakan kabur seperti berasap. Keluar air mata berlebih (-), keluar sekret berlebih (-), nyeri (-), gatal(-), mata merah (-), Riw.mata merah (-), rasa berpasir (-), rasa mengganjal (-), silau (-), Riw.penyakit DM (-), Riw.trauma (-), Riw.keluhan yang sama dalam keluarga (-). Riw.menggunakan kacamata (-)

PEMERIKSAAN FISIS
1.inspeksi
No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pemeriksaan Palpebra App.Lakrimalis Silia Konjungtiva Bola mata Muskular Kornea BMD Iris OD Edema (-) Lakrimasi (-) Sekret (-) Hiperemis (-) Normal, nistagmus(-), tropia(-) Ke segala arah Jernih Normal Coklat, kripte (+) Bulat, sentral, RC(+) Jernih OS Edema (-) Lakrimasi (-) Sekret (-) Hiperemis (-) Normal, nistagmus(-), tropia(-) Ke segala arah Jernih Normal Coklat, kripte (+) Bulat, sentral, RC(+) Keruh

10. Pupil 11. Lensa

Foto pasien

Palpasi
No. 1. 2. 3. 4. Pemeriksaan Tensi okuler Nyeri tekan Massa tumor Glandula preaurikuler OD Tn (-) (-) Tidak ada pembesaran OS Tn (-) (-) Tidak ada pembesaran

PEMERIKSAAN TAMBAHAN
TONOMETRI TOD: 5/5.5 17,3 TOS: 4,5/5,5 18,9 VISUS VOD = 6/19 VOS = 1/

+ LP: + + +

PENYINARAN OBLIK
No. 1. 2. 3. 4. 5. Pemeriksaan Konjungtiva Kornea Bilik mata depan Iris Pupil OD Hiperemis (-) Jernih Normal Coklat, kripte (+) OS Hiperemis (-) Jernih Normal Coklat, kripte (-) sentral,

Bulat, sentral, RC(+) Bulat, RC(+)

6.

Lensa

Jernih

Keruh

FUNDUSKOPI
FOD : Reflex fundus (+), papil N.II batas tegas, CDR 0,3, A/V:2/3, macula: reflex fovea (+), Retina perifer dalam batas normal FOS : Refleks fundus (-), terhalang oleh kekeruhan lensa.

SLIT LAMP
SLOD: konjungtiva hiperemis (), kornea jernih, BMD normal, iris coklat, kripte (+), pupil bulat, sentral, RC(+), lensa jernih. SLOS: konjungtiva hiperemis (), kornea jernih, BMD normal, iris coklat, kripte (+), pupil bulat, sentral, RC(+), lensa keruh.

LABORATORIUM
Darah rutin:
WBC : 14,10 (103/ul) RBC : 5,26 (106/ul) HGB : 13,5 (g/dL) PLT : 360 (103/ul) GDS : 107 mg/dL Ur/Cr: 21/0,4

Foto Thorax
Tidak ditemukan kelainan

Pemeriksaan Biometri
OS : 25,00 D

RESUME
Seorang anak laki-laki berumur 8 tahun diantar oleh orang tuanya ke Poliklinik Mata RSWS dengan keluhan utama bercak putih pada mata hitam kiri yang dialami sejak 2 tahun yang lalu, menurut orang tuanya awalnya bercaknya sangat kecil seperti titik saja kemudian semakin membesar hingga seperti saat ini. Berlangsung perlahan. Penglihatan dirasakan kabur seperti berasap. Pada pemeriksaan fisis, pada inspeksi didapatkan bahwa OD dalam batas normal, sedangkan pada OS tampak kekeruhan pada lensa sedangkan yang lainnya dalam batas normal. Pada palpasi OD dan OS dalam batas normal.

RESUME
Pada pemeriksaan tonometri didapatkan TOD : 5/5,5 = 17,3 dan TOS 4,5/5,5 = 18,9. Pada pemeriksaan visus didapatkan VOD: 6/19 sedangkan VOS : 1/, light perception (LP) (+). Dan pada pemeriksaan Slit lamp didapatkan SLOD dalam batas normal, sedangkan SLOS didapatkan kekeruhan pada lensa. Pada pemeriksaan funduskopi, pada OD dalam batas normal, sedangkan OS reflex fundus dan yang lainnya sulit dinilai karena terhalang oleh kekeruhan lensa.

DIAGNOSIS
OS Katarak Juvenile

PEMERIKSAAN ANJURAN
USG B-Scan

TERAPI Ekstraksi katarak + implantasi IOL

DISKUSI

PENDAHULUAN
Katarak berasal dari bahasa Yunani Katarrhakies, dari bahasa Inggris Cataract, dan bahasa latin cataracta yang berarti air terjun. Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan yang terjadi pada lensa bola mata Berdasarkan usia katarak dapat diklasifikasikan dalam: 1. Katarak kongenital, katarak yang sudah terlihat pada usia di bawah 1 tahun 2. Katarak juvenil, katarak yang terjadi sesudah usia 1 tahun 3. Katarak senil, katarak usia 50 tahun

DEFENISI
Katarak juvenile merupakan katarak yang terjadi di usia muda, yang mulai terbentuknya pada usia lebih dari 1 tahun dan kurang dari 50 tahun. Katarak juvenile sifatnya bisa unilateral ataupun bilateral

ANATOMI BOLA MATA

ANATOMI LENSA

ETIOLOGI
Metabolik Otot, distrofi miotonik Penyakit Infeksi Trauma Idiopatik

DIAGNOSIS
Anamnesis Pemeriksaan Fisis Pemeriksaan Penunjang

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan visus Penyinaran oblik Slit lamp Funduskopi USG B-Scan Biometri

DIAGNOSIS BANDING
Katarak didiagnosis banding dengan segala penyakit yang memberikan gambaran leukokoria pada mata, antara lain Retinoblastoma ataupun pada penyakit Coats Disease.

Retinoblastoma

PENATALAKSANAAN
Penatalaksanaan Katarak juvenile

operatif
Indikasi operasi: Indikasi kosmetik Indikasi diagnostik

TEKHNIK OPERASI
1. 2. 3. 4. 5. ICCE (Intra Capsular Cataract Extraction) ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction) Phacoemulsification SICS Laser

KOMPLIKASI
Glaukoma Uveitis Subluksasi atau dislokasi lensa

PROGNOSIS
Prognosis penglihatan untuk pasien anakanak yang memerlukan pembedahan tidak sebaik prognosis untuk pasien katarak senilis. Adanya ambliopia dan kadangkadang anomali saraf optikus atau retina membatasi tingkat pencapaian penglihatan pada kelompok pasien ini.

TERIMA KASIH