P. 1
Contoh Rpp (Makalah Silabus & Rpp)

Contoh Rpp (Makalah Silabus & Rpp)

Views: 1,828|Likes:
Dipublikasikan oleh Agung Wahyu Tamtomo

More info:

Published by: Agung Wahyu Tamtomo on Jul 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2014

pdf

text

original

In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas, 29 Januari 2011

1

gfdyuIN HOUSE TRAINING (IHT) SMAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS PENGEMBANGAN SILABUS DAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (IT) 1) Oleh : TEGUH JULIANTO, S.Pd., M.Si. 2) A. MEKANISME PENGEMBANGAN SILABUS Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Pengembangan silabus harus memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan, meliputi: Prinsip Ilmiah, keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Prinsip Relevan, cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik. Prinsip Sistematis, komponen-komponen silabus dalam mencapai kompetensi. Prinsip Konsisten, adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian. saling berhubungan secara fungsional

Materi Pengabdian kepada Masyarakat dalam kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan di SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas pada tanggal 29 Januari 2011. Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Prinsip Memadai, cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. Prinsip Aktual dan Kontekstual, cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi. Prinsip Fleksibel, keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. Prinsip Menyeluruh, Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor). Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester, per tahun, dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok. Dengan demikian, maka implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. Pengembangan silabus dilakukan oleh guru kelas/mata pelajaran, atau kelompok guru kelas/mata pelajaran, atau kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP) di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi. Komponen silabus yang harus dikembangkan meliputi : Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator (Indikator dikembangkan berdasarkan KD) Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Langkah-langkah pengembangan silabus , meliputi : Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi. Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak

Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. kebermanfaatan bagi peserta didik. dan alokasi waktu. lingkungan. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran. tingkat perkembangan fisik. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. sosial. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran. relevansi dengan karakteristik daerah. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI. intelektual. 29 Januari 2011 3 harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. dan spritual peserta didik. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. dan keluasan materi pembelajaran. aktualitas. struktur keilmuan. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. antara lain: Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . peserta didik dengan guru. kedalaman. emosional. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran. Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: potensi peserta didik.

penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. penggunaan portofolio. Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. menganalisis. satuan pendidikan. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan. pengamatan kinerja. Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua). Relevansi dan Kontekstual. prilaku. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. berpikir. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. yang dilakukan berdasarkan indikator. Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK. Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi. Menggunakan acuan kriteria. Pengembangan indikator dilakukan dengan memperhatikan. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. dan potensi daerah. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. pengetahuan. dan keterampilan. Prinsip pengembangan indikator adalah Urgensi. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penilaian: Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi.pembelajaran Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik. Kontinuitas. Menentukan Jenis Penilaian. dan penilaian diri. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. sikap. dan bertindak secara konsisten. dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap. Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tanda-tanda. . Penilaian merupakan serangkaian kegiatan utk memperoleh. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. yaitu kegiatan siswa dan materi.

PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada dasarnya merupakan rincian operasional sebuah silabus. Bagian RPP yang harus dikembangkan lebih lanjut berdasarkan silabus pembelajaran yang telah ada yaitu bagian langkah-langkah kegiatan pembelajaran. nara sumber. Format RPP yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran mempunyai banyak variasi. terjadi pengembangan-pengembangan lebih detail antara varian RPP satu dengan varian RPP lainnya. Sumber belajar adalah rujukan. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. indikator. B. yang memberi gambaran konkrit tentang langkah-langkah pelaksanaan proses pembelajaran setiap Kompetensi Dasar. Pada bagian ini. Menentukan Sumber Belajar. namun pada prinsipnya setiap format RPP terdiri atas bagian yang sama. Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. serta lingkungan fisik. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. dan indikator pencapaian kompetensi. keluasan. kompetensi dasar. alam. tingkat kesulitan. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. metode pembelajaran. kedalaman. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. 29 Januari 2011 5 Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran. Namun yang terpenting dari semua variasi RPP tersebut adalah bahwa penyusunan RPP harus dilakukan oleh guru untuk membantu mempermudah pelaksanaan pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . dan budaya. seorang guru dituntut untuk menyusun langkah-langkah kegiatan pembelajaran (skenario pembelajaran) yang lebih operasional. Penyusunan RPP dilakukan oleh guru setiap akan melaksanakan proses pembelajaran.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. tujuan. langkah-langkah kegiatan pembelajaran. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. Menentukan Alokasi Waktu. yaitu bagian identitas RPP. materi pembelajaran. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran tersebut digunakan oleh guru sebagai skenario aktivitas pembelajaran. standar kompetensi. alat bahan pembelajaran dan evaluasi. sosial. Pada penyusunan langkah-langkah pembelajaran. kegiatan pembelajaran.

dst. MATERI AJAR / BAHAN AJAR Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran. ke … s.) Alokasi Waktu : x 45 menit STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR : Lihat Standar Kompetensi yang terdapat pada Standar Isi Kurikulum (KTSP) : Lihat Kompetensi Dasar yang terdapat pada Standar Isi Kurikulum (KTSP) : Indikator disusun oleh guru sebagai bentuk pengembangan KD. …………………. …………………. ………………….Jika lebih dari 1 pertemuan dapat di pisah per pertemuan Jika lebih dari 1 pertemuan dapat di pisah per pertemuan yang telah direncanakan. Berikut ini merupakan salah satu format RPP yang digunakan sebagai skenario pembelajaran bagi guru yaitu: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (dibuat satu KD satu RPP untuk 1 atau lebih pertemuan) Mata Pelajaran : ___________________________ Kelas / Semester : ___________________________ Pertemuan Ke : ___________________________ (Jika lebih dari satu pertemuan. Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (minimal 2 indikator). ………………….d …. TUJUAN PEMBELAJARAN ……………………………… ……………………………… ……………………………… ……………………………… dst. dapat diacu dari indikator . Kata kerja operasional (KKO) yang digunakan setara atau lebih rendah dari KKO kompetensi dasar.

.... pembelajaran langsung....... menampilkan slide animasi dan sebagainya.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. memberikan illustrasi. ....... b. B. tanya jawab. praktik (diskusi ada soalnya / LKS.. ....... inquiri... dan sebagainya.... menarik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . ……………. Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari....... Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode. menit) a. mengerjakan soal....... bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Jika lebih dari 1 pertemuan di pisah per pertemuan.. misalnya: ceramah.... dengan cara menunjukkan benda yang menarik. .. observasi...... Kegiatan Inti ( …..... Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar... 29 Januari 2011 7 Ditulis lebih terperinci Jika lebih dari 1 pertemuan dapat dipisah per pertemuan METODE PEMBELAJARAN …………….... ……………... kontekstual..... misalnya: pendekatan proses. Pertemuan ke … ( ….. .. Motivasi: Guru memberikan gambaran manfaat materi yang akan dipelajari...... membaca berita di surat kabar.... c.. Metode-metode yang digunakan... tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran. pemecahan masalah.. Karena itu pada bagian ini cantumkan pendekatan pembelajaran dan metodemetode yang diintegrasikan dalam satu pengalaman belajar peserta didik: Pendekatan pembelajaran yang digunakan.. e-learning dan sebagainya.. Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan.. Konfirmasi à Guru membantu siswa dalam mengerjakan soal. dll) .... Ekplorasi à Guru menjelaskan konsep dasar materi. Elaborasi àSiswa disuruh diskusi. Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran). siswa dapat menemukan sebuah konsep (belajar bersama) ... menit) Kegiatan Pendahuluan ( … menit) Dapat diisi dengan : Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan..

. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif. menyenangkan. biasanya kegiatan inti dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS). di rumah atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan. Khusus untuk pembelajaran berbasis ICT yang online dengan koneksi internet.... …………… dst... dan konfirmasi.. . Sumber Belajar : ……………..... kreativitas. B. dan kemandirian sesuai dengan bakat.... Termasuk alternatif yang harus ditempuh jika koneksi mengalami kegagalan.. tes tertulis atau tes lisan mengulang kembali simpulan yang telah disusun atau dalam bentuk tanya jawab dengan mengambil ± 25% peserta didik sebagai sampelnya. Penegasan.. Bahan yang digunakan : ……………… ……………… dst. ……………….. dll ... Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran. Untuk memudahkan. minat.. ……………….. Jenis : …………………………………….. Alat yang digunakan : …………….. ………………. langkahlangkah kerja peserta didik harus dirumuskan detail mengenai waktu akses dan alamat website yang jelas.. . Penguatan Konsep... Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa.. PENILAIAN Jenis dan Bentuk Penilaian 1..... baik yang berjenis cetak atau non-cetak. ALAT / BAHAN / SUMBER BAHAN AJAR A. inspiratif. Dst...... memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif... dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.. Buku-Buku : ………………. . (Pemberian Penugasan Terstruktur dan atau Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur) Pertemuan ke … (sama …) dst...... elaborasi. C. menantang. Penutup ( ….kesimpulan. Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. dapat berupa kegiatan di luar kelas. menit) rangkuman/simpulan. C..

Soal. Yang tertulis di atas hanya contoh saja. Keterangan : Amat Baik (A) = 4 Baik (B) = 3 Cukup (C) = 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . Kisi-Kisi. Kunci Jawab dan Pedoman Penilaian Kisi-Kisi (dapat terlampir) Soal (dapat terlampir) Kunci Jawab (dapat terlampir) Pedoman Penilaian (dapat terlampir) Pedoman Pengamatan (Jika ada …) R a t a r a t a No Nama Siswa Aspek yang dinilai J ml Ket era nga n Ker jas am a den gan tem an dal am dis kus i K e d is i p li n a n Ketepa tan waktu dalam menyel esaikan pekerj aan Pe ni lai an ha sil ke rj a Aspek yang dinilai dalam setiap pengamatan dapat berbeda-beda.. Tergantung desain yang disiapkan oleh Guru Jumlah aspek yang dinilai dalam setiap pengamatan dapat berbeda-beda. 29 Januari 2011 9 2.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. Bentuk : …………………………………….

.. ...Kurang (K) Mengetahui : Kepala Sekolah = 1 Purwokerto......... 2011 Guru Mata Pelajaran __________________________ ________________________ ..........

OHP Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . SMA Biologi X/I 1.Observasi Tugas di rumah .. teknologi. Memahami hakikat biologi sebagai ilmu Mengidentifikasi ruang lingkup biologi Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran NIP.Tertulis .Pertemuan .Buku perpustakaan . Contoh Silabus Mata Pelajaran Biologi Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan/ Alat Menjelaskan arti ilmu biologi Arti biologi karakteristik kaitan dengan teknologi manfaat belajar biologi Diskusi tentang apa biologi . penemuanpenemuan dalam biologi .Artikel di berbagai media Pertemuan minggu I Menjelaskan karakteristik ilmu biologi sebagai Ilmu Pengetahuan Agama Diskusi tentang karakteristik ilmu biologi sebagai Ilmu Pengetahuan Alam dan kaitannya dengan lingkungan.Observasi (lisan) 2 jam pelajar. Mencari informasi manfaat mempelajari biologi bagi dirinya dan masyarakat (Tugas dirumah) Berkomunikasi ilmiah melalui . dan masyarakat.Gambar poster an (2 x 45 tentang hewan. menit) tumbuhan.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas.Observasi (lisan) . 29 Januari 2011 11 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : : : NIP.Laporan .

Multi media 1. individu.2 .pemaparan hasil pencarian informasi tentang manfaat mempelajari biologi (Minggu ke II) minggu ke II . siswa melakukan percobaan pengaruh air terhadap tekanan turgor pada daun . dan bioma) Alokasi Waktu 2 jam pelajaran (Minggu III) Sumber/Bahan/ Alat . organ. populasi.Observasi (lisan) .Lisan .Tertulis 2 jam pelajaran (MingguIV) . sel. jaringan.Poster Indikator Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran (Pengalaman Belajar) Mengamati objek biologi dan tingkat organisasi kehidupan di sekitar sekolah Penilaian Menyajikan data contoh Objek biologi . kehidupan tingkat organisasi kehidupan Menjelaskan cara mempelajari biologi Menjelaskan cabang .Tertulis Diskusi tentang persolan biologi yang mungkin dialami oleh siswa Sambil berdiskusi pada awal pelajaran. Mendeskripsikan objek dan persoalan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul. ekosistem. tentang objek biologi persoalan dan tingkat organisasi biologi.LKS .

29 Januari 2011 13 biologi yang sesuai dengan objek. persoalan. dan tingkat organisasi kehidupan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto .In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas.

Membandingkan ciri-ciri anatomi dan morfologi antara Porifera dan Cnidaria. Siswa dapat Membandingkan fase polip dan medusa didalam Cnidaria.4 Mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia hewan dan Standar Kompetensi : 3. Membandingkan struktur penyusun tubuh Porifera dan Cnidaria. MATERI AJAR Berdasarkan adanya tulang. : 3. Siswa dapat mendeskripsikan cirri-ciri anatomi dan morfologi Porifera dan Cnidaria. peranannya dalam kehidupan.Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mapel Biologi RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator : Biologi : X / II :1 : 2 x 45 menit (2 jam pelajaran) Memahami manfaat keanekaragaman hayati. kingdom animalia dibedakan menjadi 2 . Siswa dapat mendeskripsikan struktur penyusun tubuh Porifera dan Cnidaria. Membandingkan system respirasi dan system reproduksi pada Porifera dan Cnidaria. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa dapat menyebutkan cirri-ciri umum animalia. Siswa dapat Mengidentifikasi peranan Porifera dan Cnidaria didalam kehidupan. Membandingkan fase polip dan medusa didalam Cnidaria. :* * * * * * Menyebutkan ciri-ciri umum animalia. Siswa dapat membandingkan system respirasi dan system reproduksi pada Porifera dan Cnidaria. Mengidentifikasi peranan Porifera dan Cnidaria didalam kehidupan.

Bila menemukan tempat yang sesuai. Gambar 1. larva akan menempel kemudian tumbuh menjadi Porifera baru. atau tetap menempel pada induknya sehingga menambah jumlah bagianbagian dari kelompok Porifera. Larva tersebut dapat berenang dan keluar melalui oskulum. Pembiakan secara aseksual dengan pembentukan tunas (budding). 29 Januari 2011 15 golongan yaitu invertebrate (tidak bertulang belakang) dan vertebrata (bertulang belakang).In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. sedangkan fer artinya membawa. Karena hewan ini memiliki ciri yaitu tubuhnya berpori seperti busa tau spons sehinggaporifera disebut juga sebagai hewan spons. Tunas atau budding yang dihasilkan kemudian memisahkan diri dari induknya dan hidup sebagai individu baru. Porifera adalah hewan multiseluler atau metazoa yang paling sederhana. Reproduksi porifera Tubuh porifera tersusun atas 2 lapisan jaringan (diploblastik). Porifera berkembangbiak secara aseksual dan seksual. dan menghasilkan zigot yang selanjutnya berkembang menjadi larva berflagel. dan lapisan dalam yang terdiri atas sel-sel leher Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . Sedangkan pembiakan secara seksual berlangsung dengan persatuan antara sel telur dan spermatozoid. yaitu lapisan luar (epidermis). Porifera Porifera dalam bahasa latin . porus artinya pori.

Tinggi tubuhnya ratarata 10-30 cm dengan saluran tipe sikonoid.Zat kimia yang dikeluarkannya memiliki potensi obat penyakit kanker dan penyakit lainnya. Contoh :Sycon dan Cluthrina Spikula tersusun dari silica. Adapun bagianbagian dari tubuh porifera. spons mandi yang banyak digunakan umumnya adalah spons buatan. Struktur porifera Adapun porifera dibedakan menjadi 3 golongan. Spongila (bertubuh lunak) Peran Porifera dalam Kehidupan Manusia Beberapa jenis porifera seperti spongia dan hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi dan alat gosok. Contoh : Euspongila. yaitu : Gambar 2. Tinggi dan diameternya ada yang mencapai lebih dari 1 meter. yaitu: Calcarea Hexactinellida Spikula tersusun atas kalsium karbonat Tinggi tubuh kurang dari 10 cm.(koanosit). bukan berasal dari kerangka porifera. Contoh : Pheronima Demospongia Spikula tersusun dari serabut spongin. Porifera tidak memiliki susunan saraf hanya sel koanosit yang peka terhadap rangsang. Cnidaria . Koanosit berbentuk seperti corong berflagela.Namun.

Kemampuan menyengat cnidaria-lah yang merupakan asal nama mereka. terletak di antara dua lapisan epitelium yang biasanya setebal satu sel. Kegiatan cnidaria dikoordinasikan oleh jaring-jaring saraf tak terpusat serta reseptor sederhana. keduanya simetris radial dengan mulut dikelilingi oleh tentakel berknidosit. 29 Januari 2011 17 Cnidaria adalah sebuah filum yang terdiri atas sekitar 9. suatu bahan tak hidup yang mirip jeli. yang merupakan sel terspesialisasi yang mereka pakai terutama untuk menangkap mangsa dan membela diri. Dari sudut etimologi.000 spesies hewan sederhana yang hanya ditemukan di perairan. kata Cnidaria berasal dari bahasa Yunani "cnidos" yang berarti "jarum penyengat". Cnidaria mempunyai dua lapisan sel utama yang mengapit lapisan tengah yang mirip jeli yang disebut mesoglea pada cnidaria Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto . kebanyakan lingkungan laut. struktur Cnidaria Cnidaria memiliki dua bentuk tubuh dasar: medusa yang berenang dan polip yang sesil. Banyak cnidaria memproduksi koloni yang meruapakan organisme tunggal terdiri atas zooid mirip medusa atau mirip polip atau keduanya. Gambar 3. Tubuh mereka terdiri atas mesoglea.Ciri khas Cnidaria adalah knidosit.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. Kedua bentuk tersebut mempunyai satu lubang jalan masuk yang berfungsi sebagai mulut maupun anus yang disebut manus serta rongga tubuh yang digunakan untuk mencerna makanan dan bernapas.

Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Siklus hidup fase medusa dan polip METODE PEMBELAJARAN Model dan Metode Pembelajaran yang digunakan adalah : Model pembelajaran berbasis kontekstual Metode : Diskusi dan inquiry .Gambar 4. dimana setiap kelompoknya terdiri dari 4-5 orang. Motivasi: guru menanyakan kepada siswa tentang perbedaan antara hewan vertebrata dan hewan invertebrata. . LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal (waktu : 10 menit) Orientasi : Guru menampilkan gambar yang berhubungan dengan materi yang akan disampaikan. siswa diminta kembali untuk menjelaskan tentang ciri-ciri dari animalia. dimana guru akan bertanya tentang gambar apa yang sedang ditampilkan Apersepsi: Untuk mengulas kembali tentang materi tentang animalia.

Seribu Pena Biologi untuk SMA Kelas X. 2002. Guru memberikan penjelasan tentang materi yang baru disampaikan.In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. Elaborasi Guru mengarahkan anak didik untuk memahami tentang filum porifera dan cnidaria dengan cara berdiskusi antar kelompok dalam mengerjakan lembar LKS yang diberikan oleh guru. Kegiatan Akhir (waktu :10 menit ) Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Konfirmasi Guru mengarahkan anak didik untuk mengungkapkan rasa keingintahuan mereka melalui bertanya. berpendapat dan berdiskusi antar kelompok dan dipandu oleh guru. SUMBER / BAHAN PEMBELAJARAN Sumber/bahan/media pembelajaran berupa : Saktiyono. Guru mengadakan tes lisan terhadap materi yang baru dibahas. Erlangga: Jakarta. 29 Januari 2011 19 Kegiatan Inti (waktu :70 menit) Eksplorasi Guru menjelaskan tentang konsep dari filum porifera dan filum cnidaria menurut pemahaman anak didik berdasarkan pengalaman sehari-hari Siswa dapat membedakan perbedaan struktur antara porifera dan cnidaria. Siswa menjelaskan tentang perbedaan penyusun tubuh porifera dan cnidaria. Siswa dapat mengungkapkan pendapatnya tentang jawaban soal yang diberikan. Siswa dapat memberikan contoh filum porifera dan cnidaria. Mengisi lembar LKS Mengamati struktur tubuh penyusun porifera dan cnidaria dengan melihat gambar yang telah ditampilkan. Media ICT (Intenet) LKS PENILAIAN Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto .

Sangat aktif . 1. Aktif 4. Kemampuan siswa mengamati Kemampuan siswa menafsirkan (hipotesis) Kemampuan siswa mengkomunikasikan Kemampuan siswa aktif mengerjakan tugas Kemampuan siswa menyimpulkan 2 3 4 3. Aspek yang Dinilai 1 Ketrampilan melakukan presentasi Ketrampilan mencari informasi dan literature Ketrampilan melakukan komunikasi lisan Skor 2 3 4 Keterangan: Tidak aktif Kurang aktif Catatan: Nilai akhir psikomotor = Total Skor x 100 12 Ranah Afektif No. 3. 4. . 2. Aktif 4. Sangat aktif Keterangan: Tidak aktif Kurang aktif Catatan: Nilai akhir Afektif = Total Skor x 100 12 3. 3. 2. Aspek yang dinilai Skor 1 1.Ranah Kognitif Teknik penilaian : Tes Bentuk penilaian : Tertulis (terlampir) Ranah Psikomotor No.

. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto .... NIP. …………………….……………………2011 Kepala Sekolah …. 29 Januari 2011 21 Purwokerto..In House Training (IHT) SMAN Baturraden Kabupaten Banyumas. Guru Mapel Biologi ………………… NIP.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->