P. 1
Pengaruh an Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Pengalokasian Belanja Modal

Pengaruh an Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Pengalokasian Belanja Modal

|Views: 2,142|Likes:
Dipublikasikan oleh darksmiles

More info:

Published by: darksmiles on Jul 04, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

Sections

i

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA

PERIMBANGAN TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN

BELANJA MODAL

(Studi Pada Kabupaten dan Kota di Jawa Timur)

SKRIPSI

Disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk

mencapai derajat Sarjana Strata-1 Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi UII

Disusun oleh

Wahyu wibowohadi

06312283

Fakultas Ekonomi

Universitas Islam Indonesia

Yogyakarta

2011

ii

Pernyataan Bebas Plagiarisme

“Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah

diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang

pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau

diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan

disebutkan dalam referensi. Dan apabila dikemudian hari terbukti bahwa pernyataan ini

tidak benar maka saya sanggup menerima hukuman/sangsi apapun sesuai peraturan yang

berlaku.”

Yogyakarta, 24 Maret 2011

Penyusun.

(Wahyu wibowohadi)

iii

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA

PERIMBANGAN TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN

BELANJA MODAL

(Studi Pada Kabupaten dan Kota di Jawa Timur)

Hasil penelitian

Diajukan oleh

Nama : Wahyu wibowohadi

Nomor Mahasiswa : 06312283

Telah disetujui oleh dosen pembimbing

Pada tanggal………….

Dosen pembimbing

(Sigit Handoyo, SE, M.Bus.)

iv

v

vi

MOTTO

Dia Yang menciptakan segala sesuatu, lalu Dia
menetapkan atasnya takdir (ketetapan) yang
sesempurna-sempurnanya” (Qs 25 :2)

If you want something you’ve never had, you
must be willing to do something you’ve never
done.(Thomas Jeferson)

Tomorrow never knows
It's happy line (Yui Yoshioka)

vii

Persembahan

Ku persembahkan karya kecilku ini untuk
Kedua orang tuaku yang sama sekali belum bisa kubalas jasa-jasanya
Kakaku Tintin dan Tutun, ms Nur
Kedua keponakanku NIa dan Lia yang lucu-lucu

viii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan segala limpahan

karuniaNya penulis mampu menyelesaikan skripsi ini.

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu persyaratan

dalam rangka menyelesaikan studi dan untuk memperoleh gelar Sarjana Strata-1 di

Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.

Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah

membantu selama penyusunan hingga selesainya skripsi ini, khususnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M,Ec selaku Rektor Universitas Islam

Indonesia.

2. Bapak Hadri Kusuma, Drs, MBA, DBA, Prof., selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Islam Indonesia.

3. Bapak Sigit Handoyo, SE, M.Bus., selaku Dosen pembimbing skripsi yang

dengan penuh kesabaran dan senyuman memberikan bimbingan, ilmu, saran

dan masukan yang sangat beguna dalam penyusunan skripsi ini.

4. Para dosen di Fakultas Ekonomi khususnya Program Studi Akuntansi yang

tidak dapat disebutkan satu persatu atas seluruh ilmu dan pengetahuan yang

telah diberikan.

5. Kedua orang tuaku ( Ngusman dan Mulbiyati) yang sudah memberikan kasih

sayang tak terbatas yang tak kan terbalaskan olehku, semoga Allah SWT

membalas kasih sayang mereka.

ix

6. Kakaku Titin & Tutun , Mas Nur serta keponakanku Nia dan Lia yang lucu-

lucu makasih sudah buat hidupku lebih indah.

7. Kusumawardani makasih buat nasehat-nasehatnya seneng banget bisa

berteman sama kamu.

8. Tio sahabatku makasih buat bantuan dan supportnya.

9 Teman-teman FE UII 2006, Widya, Elsa ,Ramli, Imam, Sofa ,Bagus, Sandy

serta sahabat-sahabat KKN Unit 48 semoga kebahagiaan menyertai kita.

10. Semua pihak yang sudah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini

yang tidak dapat penulis sebutkan semuanya.

Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini masih belum sempurna

sehingga bila terdapat banyak kesalahan penulis memohon maaf kepada pembaca.

Wasalamu’alaikum Wr Wb

Yogyakarta, 24 Maret 2011

Penulis

(Wahyu wibowo hadi)

x

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……………………………………………………………i

HALAMAN Pernyataan Babas Plagiarisme………………………………… ii

HALAMAN PENGESAHAN………………………………………………… iii

HALAMAN MOTTO…………………………………………………………..iv

HALAMAN PERSEMBAHAN………………………………………………...v

KATA PENGANTAR…………………………………………………………. vi

DAFTAR ISI……………………………………………………………………viii

DAFTAR TABEL dan GRAFIK……………………………………………….xi

DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………………….xii

ABSTRAK……………………………………………………………………... .xiii

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………...xiv

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang…………..…………………………………………………1

1.2 Rumusan Masalah………………………………………………………….5

1.3 Batasan Masalah…………………………………………………………....5

1.4 Tujuan Penelitian…………………………………………………………...6

1.5 Manfaat Penelitian………………………………………………………….6

1.6 Metode Analisis Data…………………………………………….................7

1.6.1 Data Penelitian…………………………………………….............7

1.6.2 Alat uji Statistik……………………………………………….......7

1.7 Sistematika Pembahasan…………………………………………………….8

xi

BAB II LANDASAN TEORI……………………………………………………...9

2.1 Kajian Teori…………………………………………………………………9

2.2 Belanja Modal................................................................................................10

2.3 Pendapatan Asli Daerah................................................................................11

2.4 Dana Perimbangan…………………………………………………………13

2.5 Penelitian terdahulu dan penarikan hipotesis……………………………….15

2.5.1 Pengaruh PAD terhadap Belanja Modal.........................................16

2.5.2 Pegaruh Dana Perimbangan terhadap belanja modal.....................18

2.5.3 Flypaper Effect...............................................................................18

BAB III Metodelogi Penelitian................................................................................20

3.1 Populasi dan Sampel.......................................................................................20

3.2 Data dan Sumber Data....................................................................................20

3.3 Metode Analisis Data......................................................................................22

3.4 Uji Hipotesis...................................................................................................22

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN............................................................26

4.1 Analisis Deskriptif..........................................................................................26

4.2 Analisis Statistik.............................................................................................28

4.2.1 Pengujian Hipotesis Pertama...........................................................28

4.2.1.1 Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Tahun berjalan

(PADt) terhadap Belanja Modal tahun berjalan (BMt)..........28

4.2.1.2 Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah sebelum Tahun

berjalan (PADt-1) terhadap

Belanja Modal tahun berjalan (BMt)....................................30

xii

4.2.2 Pengujian Hipotesis Kedua.............................................................32

4.2.2.1 Analisis Pengaruh Dana Perimbangan tahun berjalan (DPt)
terhadap Belanja Modal tahun berjalan (BMt)......................32

4.2.2.2 Analisis Pengaruh

Dana Perimbangan sebelum tahun Berjalan (DP t-1)

terhadap Belanja Modal tahun berjalan(BMt)......................34

4.2.3 Pengujian Hipotesis Ketiga.............................................................36

4.2.3.1 Analisis Pengaruh

Pndapatan Asli Daerah tahun berjalan (PAD t) dan

Dana Perimbangan tahun berjalan (DPt) terhadap

Belanja Modal tahun berjalan (BMt)....................................36

4.2.3.2 Analisis Pengaruh

Pendapatan Asli Daerah sebelumtahun berjalan (PAD t-1)

dan Dana Perimbangan sebelum tahun berjalan (DPt-1)

terhadap Belanja Modal tahun berjalan (BMt).....................40

4.3 Pembahasan..................................................................................................43

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN..................................................................46

5.1 Kesimpulan...................................................................................................46

5.2 Keterbatasan.................................................................................................47

5.3 Saran............................................................................................................47

xiii

DAFTAR TABEL DAN GRAFIK

4.1 Statistik Deskriptif..........................................................................................27

4.2 Analisis Pengaruh PAD

2008 terhadap BM

2008 ...........................................28

4.3Analisis Pengaruh PAD

2007 terhadap BM

2008................................................30

4.4 Analisis Pengaruh DP

2008 terhadap BM

2008..................................................32

4.5 Analisis Pengaruh DP

2007 terhadap BM

2008..................................................34

4.6 Analisis Pengaruh PAD

2008 dan DP

2008terhadap BM

2008 ............................37

4.7 Pengaruh Dominan antara PADt dan DPt terhadap BMt ..........................39

4.8 Analisis Pengaruh PAD

2007 dan DP

2007terhadap BM

2008 ............................40

4.9 Pengaruh Dominan antara PADt-1 dan DPt-1 terhadap BMt ...................42

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2007/2008…………. 50

Lampiran 2

Statistik deskriptif…………………………………………………………………...51

Lampiran 3

xiv

Hasil Uji Hipotesis Pengaruh PAD

2008 terhadap BM

2008 ......................................52

Lampiran 4

Hasil Uji Hipotesis Pengaruh PAD

2007 terhadap BM

2008 ......................................53

Lampiran 5

Hasil Uji Hipotesis Pengaruh DP

2008 terhadap BM

2008 .........................................54

Lampiran 6

Hasil Uji Hipotesis Pengaruh DP

2007 terhadap BM

2008 .........................................55

Lampiran7

Hasil Uji Hipotesis PAD

2008 dan DP

2008terhadap BM

2008.........................................56

Lampiran 8

Hasil Uji Hipotesis PAD

2007 dan DP

2007terhadap BM

2008..........................................57

xv

ABSTRAK

Otonomi daerah mulai dilaksanakan di Indonesia berdasar undang-undang No 32
Tahun 2004. Dalam pelaksanaannya Pemerintah Daerah mendapatkan sumber dana
perimbangan dari Pemerintah Pusat, prakteknya banyak Pemerintah Daerah terlalu
bergantung pada dana perimbangan Pemerintah Pusat untuk menjalankan
Pemerintahannya. Dalam Penggunaannya Pemerintah belum berusaha mengoptimalkan
penerimaannya untuk hal-hal yang lebih bersifat pembangunan infrastruktur melalui
Belanja Modal. Karena permasalahan-permasalahan diatas penelitian ini bertujuan untuk
apakah DP dari pemerintah pusat dan PAD berpengaruh terhadap Belanja Modal
Pemerintah Daerah pada 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Data yang dianalisis
bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
2007-2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa DPt dan PADt serta DPt-1 dan PADt-1
secara terpisah dan serentak berpengaruh terhadap Belanja Modal (BMt), PADt dan
PADt-1 mempunyai pengaruh yang lebih kuat daripada DPt dan DPt-1 dalam
mempengaruhi Belanja Modal sehingga dapat dikatakan tidak terjadi flypaper effect.

Kata-kata kunci: Dana Perimbangan (DP), Pendapatan Asli Daerah (PAD),
Belanja Modal (BM), flypaper effect, kabupaten/kota di Jawa Timur.

1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Berbagai ketimpangan antar daerah dan pembagian sumber daya alam yang

tidak tepat sasaran di masa sentralisasi menyebabkan banyaknya masyarakat yang

tidak puas dengan sistem pemerintahan tersebut. Beberapa persoalan ekonomi politik

yang menonjol antara lain: hubungan keuangan Pusat-Daerah; arus sumberdaya

keluar (resource outflows) berlebihan dari daerah-daerah kepusat serta dari suatu

daerah ke daerah-daerah lainnya; arus dana keluar (financialoutflows) dari daerah ke

pusat serta dari daerah ke daerah-daerah lainnya; serta distribusi investasi dan nilai

tambah industri yang sangat tidak merata (INDEF’s Policy Assessment). Persoalan-

persoalan tersebut membuat banyaknya tuntutan rakyat untuk mengubah sistem

pemerintahan yang terpusat menjadi sistem pemerintahan yang lebih bebas dan

demokrasi dimana masyarakat lebih bebas untuk mengolah sumber dayanya dan

mengatur pemerintahan daerahnya sendiri.

Berlakunya UU No 22 tahun 1999 yang kemudian direvisi menjadi UU No 32

Tahun 2004 tentang dilaksanakannya Otonomi Daerah di Indonesia diharapkan dapat

2

menjawab berbagai permasalahan. Berlakunya undang-undang tersebut menandai

perubahan sistem pemerintahan dari Sentralisasi menjadi Desentralisasi dimana

daerah dapat mengelola sumber daya daerah sepenuhnya untuk kesejahteraan

masyarakat. Dalam pelaksanaan Otonomi Daerah Pemerintah Daerah mempunyai

hak dan kewajiban untuk mengatur pemerintahannya sendiri dalam rangka

mewujudkan kesejahteraan masyarakat ( UU No 32 Tahun 2004).

Pelaksanaan Otonomi Daerah, tidak akan terlepas dari peran anggaran daerah,

dimana anggaran daerah digunakan pemerintah daerah sebagai pedoman operasional

Daerahnya. GASB dalam wilkpedia mendefinisikan anggaran “rencana operasi

keuangan, yang mencakup estimasi pengeluaran yang diusulkan, dan sumber

pendapatan yang diharapkan untuk membiayainya dalam periode waktu tertentu.” Di

Indonesia, dokumen anggaran daerah disebut Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah (APBD), baik untuk propinsi maupun kabupaten dan kota (Darwanto dan

Yulia).

Pengalokasian sumber daya daerah dalam APBD akan sangat berpengaruh

terhadap jalannya pemerintahan Otonomi Daerah, baik-buruknya pelaksanaan

Otonomi Daerah dapat terlihat dari seberapa besar keberhasilan pemerintah dalam

menyusun dan mengalokasikan sumber daya daerah dalam APBD. Besarnya kecilnya

dana yang tercantum dalam APBD akan mencerminkan peranan Pemerintah dalam

perekonomian dan pelayanan masyarakat suatu Negara atau Daerah (Halim 2004).

Dalam penerimaan APBD Pemerintah Daerah mendapatkan sumber dana dari

Pemerintah Pusat berupa Dana Perimbangan selain berasal dari Pendapatan Asli

3

Daerah dan Pendapatan lain-lain yang syah. Hal tersebut sesuai dengan penjelasan

UU No 33 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Pemberian Dana Perimbangan

bertujuan untuk mengurangi (kalau tidak mungkin menghilangkan) kesenjangan

fiskal antar-pemerintah dan menjamin tercapainya standar pelayanan publik

minimum di seluruh negeri (Simanjuntak dalam Sidik et al, dikutip dari Sukri

Abdulah dan Abdul Halim).

Dalam pengalokasian sumber penerimaan Daerah melalui APBD, Pemerintah

Daerah diharapkan tidak hanya bergantung pada sumber daya yang diberikan

Pemerintah Pusat. Beberapa penelitian mengungkapkan Pemerintah Daerah jauh lebih

besar mengalokasikan sumber daya yang berasal dari Dana Transfer Pemerintah

Pusat daripada Pendapatan Asli Daerahnya. Selama periode 2002 -2006 Pemerintah

Daerah se kabupaten/ kota di Jawa timur menggunakan dana transfer tersebut hingga

70% sedang sumber Penerimaan Asli Daerah tidak lebih 20% hal tersebut

diungkapkan dalam Simanjuntak yang dikutip Siti Ani Markifah.

Pengalokasian Dana Perimbangan yang begitu besar telah menunjukan jika

Pemerintah Daerah terlalu bergantung pada Pemerintah Pusat untuk menjalankan

pemerintahanya, sebagian besar Pemerintah Daerah di Jawa Timur lebih memilih

mengalokasikan dana yang di dapat dari Pemerintah Pusat untuk memenuhi Belanja

Daerahnya daripada berusaha meminimalisasi penggunan Dana Transfer tersebut

dengan berusaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya. Hal tersebut

menyebabkan Pemerintah Daerah kurang memperhatikan peningkatan Pendapatan

4

Asli Daerah yang pada akhirnya mengakibatkan kurang berkembangnya potensi

daerah.

Harapan untuk memenuhi kebutuhan publik dan meningkatan kesejahteraan

masyarakat merupakan cita-cita Pemerintah Daerah dalam mengalokasikan sumber

daya Daerah melalui APBD. Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengalokasikan

Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan dari Pemerintah Pusat melalui

APBD dengan baik untuk mencapai cita-cita tersebut. Beberapa penelitian

mengungkapkan diperlukan perubahan alokasi anggaran dari Belanja Rutin yang

bersifat konsumtif ke Belanja Modal yang berdampak pada peningkatan

infrastruktur. Mardiasmo 2002 menyatakan semakin tinggi tingkat investasi modal

diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik dan pada gilirannya

mampu meningkatkan tingkat partisipasi publik terhadap pembangunan yang

tercermin dari adanya peningkatan PAD. Wong (2004) dalam David Harianto dan

Priyo Hadi menunjukan jika kenaikan pajak daerah dipengaruhi oleh pembangunan

infrastruktur.

Dalam kenyataannya pengalokasian anggaran untuk Belanja Modal masih

kurang di perhatikan oleh Pemerintah Daerah. Pemerintah Daerah lebih besar

mengalokasikan sumber penerimaannya untuk membiyayai Belanja Rutin yang

bersifat konsumtif. Dalam data nota keuangan RAPBN total 2010 menunjukan

alokasi belanja gaji pemerintah daerah 2010 mencapai 50, 7% sedang untuk belanja

modal hanya 21,9% (Max dalam Jawa Pos). Max juga mengungkapkan dalam kurun

5

waktu 2005- 2011 pemerintah daerah telah menerima kenaikan Dana Perimbangan

rata-rata 22,6 % tetapi belum menunjukan dampak yang berarti bagi infrasturktur.

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Darwanto dan Yulia,

bermaksud untuk melihat pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana

Perimbangan yang diterima dari Pemerintah Pusat terhadap Alokasi Belanja Modal

oleh Pemerintah Daerah. Pada penelitian sebelumnya Darwanto dan Yulia

menunjukan DAU dan PAD untuk daerah Bali dan Jawa tahun 2004-2005 memiliki

pengaruh signifikan terhadap Belanja Modal. Penelitian ini bertujuan untuk

mengetahui apakah Dana Perimbangan dan PAD memiliki pengaruh yang signifikan

terhadap Belanja Modal mengingat besarnya pengalokasian Dana Perimbangan dan

PAD untuk keperluan yang lebih konsumtif seperti Belanja Pegawai.

1.2 Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka pokok

permasalahannya sebagai berikut:

1. Apakah Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap

pengalokasian anggaran Belanja Modal di Kabupaten/Kota se

JawaTimur

2. Apakah Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap pengalokasian

anggaran Belanja Modal di Kabupaten/Kota se JawaTimur

3. Apakah terdapat Flypaper-effect terhadap pengalokasian Belanja Modal

di Kabupaten/Kota se Jawa Timur

6

1.3. Batasan Masalah

Batasan Masalah dalam penelitian ini antara lain:

1. Laporan Keuangan yang diamati adalah Laporan Keuangan Daerah

periode tahun 2007-2008

2. Pengaruh belanja modal diukur dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD),

Dana Perimbangan(DP)

3. Kabupaten/Kota yang diamati adalah Kabupaten/Kota di Jawa Timur

1.4 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pendapatan Asli Daerah

(PAD) dan Dana Perimbangan (DP) berpengaruh positif terhadap belanja modal

kabupaten/kota se Jawa Timur 2007-2008. Serta untuk mengetahui apakah terjadi

Flypaper effect pada pengaruh PAD dan Dana Perimbangan terhadap belanja modal

se Jawa Timur 2007/2008.

1.5 Manfaat Penelitian

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai

pihak yaitu:

1. Bagi Pemerintahan Daerah

Memberikan masukan bagi Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam hal

penyusunan kebijakan di masa yang akan datang.

7

2. Bagi Penulis

Menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dari informasi yang diperoleh,

serta menambah pengalaman peneliti dalam bidang penelitian.

3. Bagi Dunia Pendidikan.

Memberikan sumbangan terhadap ilmu pengetahuan untuk dijadikan

bahan pembelajaran dan untuk kemajuan pendidikan

1.6 Metode Analisis Data

1.6.1 Data Penelitian

Data penelitian ini diambil dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan

Belanja Modal tahun anggaran 2007 dan 2008

Dana Perimbangan(DP), Realisasi Pendapatan Asli Daerah(PAD), dan

Anggaran Belanja Modal (BM) untuk 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

1.6.2 Alat uji Statistik

Variabel terikat (dependent variable) dalam penelitian ini adalah Belanja

Modal sedangkan Variabel bebasnya (independent variables) Pendapatan Asli Daerah

(PAD), Dana Perimbangan (DP). Alat analisis statistik yang digunakan dalam

penelitian ini adalah regresi sederhana (simple regression) dan regresi berganda

(multiple regression). Regresi sederhana digunakan untuk melihat pengaruh masing-

masing variabel terhadap Belanja Modal secara parsial atau terpisah. Sedangkan

regresi berganda digunakan untuk melihat pengaruh seluruh variabel yang ada

8

terhadap Belanja Modal secara serentak. Data diolah dengan bantuan software SPSS

17.00 For Windows.

1.7 SISTEMATIKA PEMBAHASAN

BAB I : PENDAHULUAN

Terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan

manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika

pembahasan.

BAB II : KAJIAN PUSTAKA

Berisi tentang penjabaran teori yang melandasi penelitian ini dan

beberapa penelitian terdahulu.

BAB III : METODE PENELITIAN

Berisi tentang sampel dan data, variabel penelitian, dan metode

analisis data.

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Berisi tentang uraian secara rinci mengenai langkah-langkah analisis

data dan hasilnya serta pembahasan hasil yang diperoleh.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini memuat secara singkat tentang kesimpulan penelitian dan

saran-saran yang ditujukan pada berbagai pihak.

9

BAB II

Landasan Teori

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->