Anda di halaman 1dari 64

MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGENAL SIFAT-SIFAT CAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA OVER HEAD PROJECTOR PADA MATA PELAJARAN

IPA KELAS V SDN-2 BUKIT SAWIT

LAPORAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN SDN-2 BUKIT SAWIT KEC. TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL EKSAKTA (IPA) MASA UJIAN 2011

Oleh: NAMA : NILE NIM : 819 638 047 (BEASISWA PEMERINTAH PROVINSI)

UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH PALANGKA RAYA KELOMPOK BELAJAR BARITO UTARA UNIVERSITAS TERBUKA 2011

LEMBARAN PENGESAHAN

LAPORAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN YANG DILAKUKAN MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DALAM RANGKA MENGIKUTI MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (PKP) OLEH :

NAMA NIM
KELOMPOK BELAJAR

: NILE : 819 638 047


: BARITO UTARA

Telah diperiksa dan dikonsultasikan dengan Tutor/Supervisor, serta disetujui sebagai Laporan Akhir Perbaikan Pembelajaran dalam menempuh mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional masa ujian 2011.1

Tutor / Supervisor,

Bukit sawit, 2 Mei 2011 Mahasiswa Bersangkutan,

Dr. ASWIN HUTAURUK, M.Pd NIP. 19580121 198603 1 002

NILE NIM. 819 638 047 Mengesahkan : Kepala UPBJ-UT Palangka Raya

Prof. Dr. HOLTEN SION, M.Pd NIP. 19581221 198303 1 008

ABSTRAK Nile,2011:Meningkatkan Pemahaman Siswa mengenal Sifat -Sifat Cahaya Dengan Menggunakan Media Over Head Projector Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN-2 Bukit Sawit.Laporan.Program studi PGSD. Jurusan Ilmu Pendidikan. Unit Program Belajar Jarak JauhPalangka Raya, Kelompok Belajar Barito Utara. Pembimbing : Dr. Aswin Hutahuruk, M.Pd. IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan sejak anak memasuki pendidikan dasar, mengingat betapa pentingnya IPA dalam kehidupan sehari-hari maka guru perlu membantu dan membimbing siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan metode latihan pada materi mengenal sifat -sifat cahaya. Dengan menggunakan metode ini diharapkan siswa menjadi aktif dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga hasil yang diperoleh mencapai standar ketuntasan belajar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan metode analisis deskriftif. Penelitiannya dilaksanakan dalam dua siklus dengan sekali tatap muka setiap siklusnya. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu 1) tahap perencanaan tindakan, 2) tahap pelaksanaan tindakan, 3) tahap observasi, dan 4) tahap refleksi atas tindakan yang dilakukan. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pengamatan untuk mengamati siswa dan guru, dan tes hasil belajar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketuntasan belajar secara klasikal telah tuntas pada pengumpulan akhir sebesar 95% dari seluruh siswa yang berjumlah 20 orang. Data aw yang al diperoleh baru mencapai 25% siswa yang tuntas. Pada siklus I meningkat menjadi 35%. Sedangkan pada siklus II siswa meningkat secara signifikan sebesar 90%, sampai tes akhir diperoleh rata -rata nilai 8,2 dan ketuntasan belajar 95%. Aktivitas guru pada siklus I mencapai rata-rata 3,2 dengan kategori baik, aktivitas siswa 2,3 dengan kategori cukup. Pada siklus II mendapatkan poin 3,5 kategori baik poin demikian juga halnya dengan aktivitas siswa mendapatkan poin 3,5 dengan kategori baik. Adanya bimbingan dari guru menjadikan siswa lebih efektif dalam proses pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan over head projector dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kekuatan, kesehatan, kemampuan yang Tuhan limpahkan kepada penulis sehingga penulisan skripsi dengan Judul Meningkatkan Pemahaman Siswa mengenal Sifat-Sifat Cahaya Dengan Menggunakan Media Over Head Projector Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN-2 Bukit Sawit Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditentukan, Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tia terhingga da kepada Bapak Dr. Aswin Hutahuruk, M.Pd (sebagai pembimbing) yang banyak memberikan bimbingan, saran dan petunjuk pada penulis, dan penulis tidak dapat membalas budi baik Bapak Pembimbing. Serta tidak lupa pula penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. 2. 3. 4. 5. Bapak Prof. Dr. Holten Sion, M.Pd selaku Kepala UPBJ-UT Palangka Raya Bapak Elison yang telah membantu dan membimbing Kepala sekolah, dewan guru, dan siswa-siswa SDN 2 Bukit Sawit 2 orang guru sebagai pengamat yang membantu dan membimbing selama penelitian Teman-teman seperjuangan yang banyak membantu dan membimbing selama penelitian. Baik dari susunan kata, cara penulisan maupun dari ruang lingkup isi laporan ini yang jauh dari sempurna, maka dengan demikian penulis mengharapkan sumbangsaran dan pendapat, serta kritik yang sifatnya membangun demi perbaikan-perbaikan ke arah yang diinginkan di masa-masa yang akan datang. Akhirnya mudah-mundahan laporan ini mempunyai manfaat bagi para pembaca sekalian dan kemajuan pemebelajaran bagi pendidikan guru sekolah dasar.

Bukit Sawit,

Mei 2011

Penulis,

NILE

DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN ................................ ................................ ........................ ABSTRAK ................................ ................................ ................................ ......... i ii iii iv vii viii ix

KATA PENGANTAR ................................ ................................ ............................... DAFTAR ISI ................................ ................................ ................................ ......... DAFTAR TABEL ................................ ................................ ................................ ..... DAFTAR GAMBARAN................................ ................................ ............................ DAFTAR LAMPIRAN ................................ ................................ .............................. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang................................ ................................ ................ 1.2 Identifikasi Masalah ................................ ................................ ....... 1.3 Batasan Masalah ................................ ................................ ............ 1.4 Analisis Masalah ................................ ................................ ............. 1.5 Rumusan Masalah ................................ ................................ .......... 1.6 Tujuan Perbaikan ................................ ................................ ........... 1.7 Manfaat Perbaikan................................ ................................ ......... BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Media Pembelajaran ................................ ................................ ..... 2.1.1 Pengertian Media ................................ ................................ ........

1 2 3 3 3 3 4

5 5

2.1.2.Fungsi Manfaat Media Pembelajaran................................ ........... 2.1.3 Jenis jenis Media................................ ................................ ....... 2.2 Pengertian OHP ................................ ................................ ............ 2.3 Fungsi OHP ................................ ................................ ................... 2.4 Tujuan OHP................................ ................................ ................... 2.5 Cara Pemakaian OHP ................................ ................................ ..... 2.6 Interaksi Belajar Dengan OHP ................................ ........................ BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian................................ ................................ .... 3.1.1 Perencanaan Tindakan ................................ ................................ 3.1.2 Pelaksanaan Tindakan ................................ ................................ . 3.1.3 Pengamatan ................................ ................................ ................ 3.1.4 Refleksi................................ ................................ ........................ 3.2 Setting Penelitian ................................ ................................ .......... 3.3 Subjek Penelitian ................................ ................................ .......... 3.4 Teknik Pengumpulan Data ................................ ............................ 3.5 Teknik Analisis Data ................................ ................................ ...... 3.6 Penjadwalan dan Pelaksanaan ................................ ...................... BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Data ................................ ........

5 6 7 8 8 8 9

10 11 11 11 14 14 14 14 15 16

17 18 19 21 23 25

4.1.1 Data Awal ................................ ................................ .................... 4.1.2 Tindakan Siklus I ................................ ................................ .......... 4.1.3 Tindakan Siklus II ................................ ................................ ......... 4.1.4 Data Akhir ................................ ................................ ................... 4.2 Hasil Penelitian ................................ ................................ .............

4.2.1 Hasil Belajar Siswa ................................ ................................ ....... 4.2.1 Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan siswa .............. 4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ................................ ........................ 4.3.1 Tes Hasil Belajar ................................ ................................ .......... 4.3.2 Hasil Observasi aktivitas guru dan siswa dalam PBM dengan menggunakan Media OHP ................................ ............... BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ................................ ................................ ................... 5.2 Implikasi ................................ ................................ ....................... 5.3 Saran ................................ ................................ ............................ DAFTAR PUSTAKA ................................ ..............

25 28 31 31

32

34 34 35 36 37

LAMPIRAN ................................ ................................ ................................ ...........

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1 Lembar Pengamatan Untuk Siswa Selama PBM ................................ ........ Tabel 2 Lembar Pengamatan Untuk Peneliti selama PBM................................ ...... Tabel 3 Jadwal Pelaksanaan PTK ................................ ................................ ........... Tabel 4 Data Hasil Tes awal Siswa Kelas V SDN 2 Bukit Sawit ................................ . Tabel 5 Daftar Nilai Siswa Secara Individual pada Siklus I ................................ ...... Tabel 6 Daftar Nilai Siswa Secara Individual pada Siklus II ................................ ..... Tabel 7 Daftar Nilai Post Test Siswa Kelas V SDN 2 Bukit Sawit .............................. Tabel 8 Hasil Belajar Siswa ................................ ................................ .................... Tabel 9 Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa pada Siklus I .................. Tabel 10 Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa pada Siklus II................ Tabel 11 Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa dalam PBM Pada siklus I (Zonny, S.Pd) ................................ ................................ .... Tabel 12 Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa dalam PBM.......... Pada siklus II (Zonny, S.Pd) ................................ ................................ ... 52 53 12 13 16 18 20 22 24 25 29 30

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 1 Alur Pelaksanaan Tindakan Dalam PTK................................ .................. 10

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ................................ ................................ . 2. Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus I................................ .......................... 3. Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus II................................ ......................... 4. Surat Pernyataan ................................ ................................ .............................. 5. Surat Keterangan Teman Sejawat dalam Penyelenggaraan PKP......................... 6. Data Pegawai SDN 2 Bukit Sawit ................................ ................................ .... 7. Data Siswa Kelas V SDN 2 Bukit Sawit ................................ ............................. 8. Fhoto Kelas ................................ ................................ ................................ ....... 37 42 47 56 57 58 59 60

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar adalah pendidikan yang mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep -konsep IPA bermanfaat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan rasa ingin tahu dan ke sadaran tentang adanya hubungan saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, dan keterampilan proses. Dalam Proses Belajar Mengajar (PBM), setiap kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk mendapatkan hasil yang dapat tercapai dengan maksimal. Salah satu p endekatan efektif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa adalah pembelajaran dengan menggunakan media. Untuk itu media memegang peranan yang sangat penting dalam pembelajaran. Keberhasilan seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran terga ntung wawasan, pengetahuan, pemahaman dan tingkat kreativitasnya dalam mengolah bahan -bahan ajar. Semakin luas wawasan serta pemahaman guru terhadap materi tersebut, maka kecenderungan semakin baik dalam pemilihan media belajar. Guru harus memilih secara j li media e pembelajaran yang digunakan. Dalam hal ini media tersebut harus sesuai agar pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai. Pengajaran IPA yang diberikan di sekolah dasar khususnya pada materi sifat-sifat cahaya, siswa diharuskan dapat mengetahui dan memahami sifat-sifat cahaya tersebut. Namun dilihat pada kenyataannya penguasaan siswa dalam memahami materi tersebut masih tergolong rendah. Dari hasil evaluasi yang diberikan kepada siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit menunjukkan, bahwa siswa yang tuntas belajar tidak lebih dari 40% dari jumlah murid 40 orang sisanya 60 % tidak tuntas, berdasarkan standar ketuntasan yaitu 6.

Dari hasil pengamatan sementara, hal tersebut dapat terjadi karena guru pada saat proses pembelajaran tidak menggunakan media. Apabila hal tersebut dibiarkan berlarut-larut maka hasil belajar siswa tetap saja belum sesuai dengan yang diharapkan.

1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan khusus dalam perbaikan ini adalah: a. Pemahaman siswa dalam mengenal sifat sifat cahaya terindikasi masih kurang, hal ini

terlihat dari nilai ulangan yang sebagian besar rendah. b. Penggunaan media pembelajaran oleh guru selama ini terindikasi kurang tepat, terlihat dari kecenderungan siswa kurang memperhatikan, selalu rebut, malas, dan lain lain. c. Metode yang digunakan kurang tepat ceramah tanpa ditunjang alat peraga sehingga sulit bagi siswa untuk menerima pelajaran dengan baik.

1.3

Batasan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah yang dirumuskan diatas, maka peneliti membatasi hany a pada penggunaan media dalam membelajarkan pembelajaran mengenal sifat sifat cahaya

menggunakan media Over Head Projector (OHP), karena dipandang relevan dengan pelajaran mengenal sifat sifat cahaya pada mata pelajaran IPA kelas V.

1.4 Analisa Masalah Melalui diskusi dengan teman sejawat diketahui bahwa faktor penyebab siswa kurang memahami materi yang diajarkan adalah: a. Guru tidak menggunakan media dalam menyampaikan pelajaran. b. Guru tidak menggunakan metode yang sesuai. c. Guru tidak melibatkan siswa untuk melakukan percobaan sederhana.

1.5 Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan suatu masalah, yaitu: Apakah dengan menggunakan media pada pembelajaran mengenal sifat sifat cahaya mata pelajaran IPA kelas V SDN 2 Bukit Sawit dapat meningkatkan pemahaman siswa ?

1.6 Tujuan Perbaikan Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan perbaikan ini adalah: a. Umum Meningkatkan mutu pembelajaran IPA baik guru maupun siswa. b. Khusus Meningkatkan pemahaman siswa kelas V SD terhadap pelajaran IPA, sehingga meningkat pula hasil belajarnya.

1.7 Manfaat Penelitian Untuk siswa: a. Memotivasi siswa secara langsung agar menguasai materi pelajaran. b. Menciptakan kebiasaan bekerja sama dan saling membantu antar siswa. c. Meningkatkan penguasaan terhadap materi. d. Mempercepat pemahaman siswa terhadap materi. Untuk guru: a. Memberikan pengetahuan secara keterampilan. b. Memberikan motivasi dalam meningkatkan inovasi pembelajaran. Untuk sekolah: a. Keberhasilan seorang guru juga merupakan keberhasilan sekolah. b. Sekolah akan lebih berwibawa.

c. Pada saat ujian sekolah dan ujian Nasional akan sangat berpengaruh terhadap kelulusan siswa.

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Media Pembelajaran 2.1.1 Pengertian Media Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata Medium yang secara harfiah berarti perantara, dan juga media itu merupakan Wahana penyalur pesan dan informasi belajar. Sedangkan definisi media pendidikan/media pembelajaran dalam IPA sering disebut dengan alat peraga. Menurut Blakket dan Haralsen dalam Darhim (1993) dikatakan bahwa media adalah saluran komunikasi atau perantara yang digunakan untuk membawa atau

menyampaikan pesan dimana perantara ini merupakan jalan atau alat lalu lintas suatu pesan komunikator dan komunikasi. Media merupakan suatu saran pendidikan yang sangat membantu proses belajar mengajar terutama dalam hal menggunakan indra penglihatan dan indra pendengaran. Media pembelajaran dapat merangsang siswa dengan guru untuk menciptakan situasi proses pembelajaran yang baik jika dipakai dengan cepat.

2.1.2 Fungsi Manfaat Media Pendidikan Hamalik (1989) mengemukakan bahwa pemakai media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap siswa.

2.1.3 Jenis Jenis Media a. Media Grafis

Media grafis termasuk media visual. Sebagaimana halnya media yang lain media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indra penglihatan. Pesa yang akan disampaikan diruang ke dalam simbol simbol komunikasi visual.

b. Media Audio Berbeda dengan media grafis, media audio berkaitan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke d alam lambang lambang anditif, baik verbal (kedalam kata-kata/bahasa lisan) maupun non verbal. Ada beberapa jenis media dapat kita kelompokan dalam media audio, antara lain radio, alat perekam pita magnetic, piringan hitam, dan labotarium bahasa.

c. Media Proyeksi Diam Media proyeksi diam mempunyai persamaan dengan media grafik dalam arti menyajikan ransangan ransangan visual. Selain itu, bahan bahan grafis banyak

sekali di pakai dalam media proyeksi diam. Perbedaan yang jelas antara mereka adalah pada media grafis dapat secara langsung berinteraksi dengan pesan media yang bersangkutan pada media proyeksi, pesan tersebut dapat diproyeksikan dengan proyektor agar dapat dilihat oleh sasaran terlebih dahulu. Ada kalanya media jenis ini disertai rekaman audio, tapi ada pula yang hanya visual. Ada beberapa jenis proyeksi diam antara lain Film bingkai (slide), Film rangkai (film strip), over head proyektor, dan lain lain. Dari beberapa jenis media pembelajaran diatas peneliti memandang relevan penggunaan media OHP untuk pembelajaran IPA kelas V dalam materi mengenal sifat sifat cahaya.

2.2

Pengertian OHP Dalam kelompok peralatar proyeksi, OHP adalah peralatan yang paling sederhana. Karena peralatan ini hanya menggunakaan sistem optik (lensa -lensa) dan elektrik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Transparansi yang diproyeksikan adalah visual baik berupa huruf, lambang, gambar, grafik atau gabungannya pada lembaran bahan tembus padang atau plastik yang dipersiapkan untuk diproyeksikan ke sebuah layar atau dinding melalui sebuah projektor menurut Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA (2007: 42)

2.3 Fungsi OHP Over Head Projector berfungsi untuk memproyeksikan (menyajikan) transparansi kemampuan proyektor memperbesar gambar membuat media ini berguna untuk menyajikan informasi pada kelompok yang besar dan pada semua jenjang. Menurut Dr. Ariefs. Sadiman, M.Sc, dkk (2007: 43).

2.4 Tujuan OHP Over Head Proyektor (OHP) dirancang untuk dapat digunakan di depan kelas sehingga guru dapat selalu berhadapan atau menatap siswanya. Penataan letak layar dan proyeksi bayangan sering menimbulkan layar yang berbentuk trapesium yang sering m engganggu penampilan tayangan dan pandangan siswa. Akan tetapi, hal itu dapat di atasi dengan memiringkan layar menurut Prof. Dr. Azhar Arsyad, MA (2007: 43)

2.5 Cara Pemakaian OHP Cara pengoperasian OHP dilakukan berikut : 1. Periksa tegangan sumber listrik dan sesuaikan tegangan pada peralatan. 2. Hubungan OHP dengan sumber listrik

3. Tekan tombol ON/OFF keposisi ON. 4. Letakkan transparansi pada posisi yang benar (diatas stage) Aturlah posisi lensa head assembly dan posisi OHP itu sendiri untuk menghindarkan energi keystone effect. Aturlah tombol pengatur focus, sehingga didapatkan hasil gambar proyeksi yang jelas dan tajam (fokus). Menurut Dr. Ariefs. Sadiman, M.Sc, dkk (2007: 211) 2.6 Interaksi Belajar dengan OHP Dengan menggunakan media OHP, yang diletakkan di depa kelas guru selalu dapat n bertatap muka dengan siswa dan dengan demikian guru dapat mengendalikan kelas. Siswa dapat memusatkan perhatiannya ke depan kelas sehingga siswa mengenal sifat sifat cahaya pada pelajaran IPA.

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Rencana penelitian yang digunakan ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model siklus. Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian tindakan (action research) yang dilakukan di kelas dengan tujuan memperbaiki / meningkatkan mutu pra ktik pembelajaran, Dalam model ini tindakan pembelajaran dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya pembelajaran semacam ini diharapkan siswa memperoleh hasil yang memuaskan. Model Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah se perti alur berikut ini : 1.Rencana Tindakan 4.Refleksi 3.Observasi 2.Pelaksanaan Tindakan 1.Rencana Tindakan

4.Refleksi 3.Observasi 2.Pelaksanaan Tindakan

Gambar 1 Alur Pelaksanaan Tindakan Dalam PTK Sumber : Penelitian Tindakan Kelas Model Kemmis dan Taggart (Kasbolah, 1998/19 99)

3.1.1 Perencanaan Tindakan a. Penelitian menjelaskan kepada siswa tentang penggunaan dan manfaat dari media OHP Latihan dalam mengenal sifat sifat cahaya. b. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran untuk siklus I dan siklus II.

c. Menyusun lembar pengamatan untuk melihat aktivitas peneliti dan siswa selama pelaksanaan pembelajaran.

3.1.2 Pelaksanaan Tindakan a. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam menggunakan media OHP. b. Teman sejawat mengamati aktivitas peelitian dan siswa selama pembelajaran berlangsung. c. Peneliti melakukan tes di akhir setiap siklus.

3.1.3 Pengamatan Pengamatan dilakukan oleh dua orang teman sejawat. Dilakukan dengan cara mengamati aktivitas peneliti dan siswa dengan menggunakan lembar penga matan yang telah disediakan peneliti, dengan cara memberikan tanda chek list ( ) yang sesuai dengan criteria yang ada pada lembar pengamatan tersebut. Tujuan dilaksanakannya pengamatan ini adalah untuk mengetahui efektivitas media OHP yang digunakan terhadap proses pembelajaran serta hasil yang diperoleh siswa. Berikut ini lembar pengamatan yang akan digunakan dalam penelitian ini :

Tabel 1 Lembar Pengamatan Untuk Siswa Selama PBM

Skor No Aspek yang diamati 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama proses belajar mengajar Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal hal yang telah dipelajari
    

3


Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Bukit Sawit, Pengamat,

2011

WILHELMINA ZAY NIP. 19680412 200003 2 002

Tabel 2 Lembar Pengamatan Untuk Peneliti Selama PBM

Skor No Aspek yang diamati 1 1. 2. Kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan 3. 4. 5. Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa 6.
  

3


Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Bukit Sawit, Pengamat,

2011

ZONNY, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

3.1.4 Refleksi Setelah observasi (pengamatan) dilaksanakan dan nilai pengisian lembar observasi oleh teman sejawat maka kegiatan selanjutnya adalah ; 1. Melakukan pertemuan untuk membahas hasil evaluasi. 2. melakukan evaluasi tindakan dengan cara membandingka data awal dengan data akhir n sesudah menggunakan media OHP. 3. Merancang tindakan siklus berikutnya, apabila dalam siklus I belum berhasil.

3.2

Setting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Bukit Sawit siswa kelas V semester II tahun ajaran 2010 / 2011. Pengambilan data penelitian ini dilaksanakan mulai minggu pertama sampai minggu ketiga bulan Februari 2011

3.3

Subjek Penelitian Yang menjadi subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara dengan jumlah siswa 20 siswa, terdiri dari 10 laki laki dan 10 perempuan.

3.4

Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dan dua orang teman sejawat sebagai pengamat. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa dan lembar pengamatan yang diisi oleh pengamat. Peneliti memberikan tes awal sebelum menggunakan media untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan tes akhir setelah menggunakan media OHP sebagai pembanding dengan tes awal.

3.5

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriftif, yaitu mendeskripsikan aktivitas guru (peneliti) dan siswa selama pembelajaran serta ketuntasan hasil belajar yang dicapai oleh siswa. 1. Analisis pengamatan terhadap aktivitas guru oleh siswa Untuk menganalisis hasil penelitian yang diberikan oleh pengamat (Wilhelmina Zay dan Zonny, S.Pd) terhadap aktivitas guru dan siswa selama kegiatan belajar mengajar digunakan analisis deskriptif rata rata, yaitu banyaknya frekuensi aspek yang diamati

dibagi seluruh aspek yang diamati. Dimana criteria penilaian dari 1 4 dengan kategori 1 (D) kurang, 2 (C) cukup, 3 (B) Baik, dan 4 (A) sangat baik. 2. Analisis terhadap tes hasil belajar siswa
a.

Ketuntasan Individu Individual dikatakan tuntas bila persentase (P) yang dicapai sebesar 65% dan secara klasikal tuntas apabila 85%. Digunakan rumus persentase (P) sebagai berikut :

p!

Jumlah soal yang dijawab benar x 100 % Jumlah seluruh soal

b.

Ketuntasan Klasikal

c.

Ketuntasan Rata - rata

Nilai rata  rata ! p !

Jumlah seluruh skor siswa x 100% Jumlah seluruh siswa

(Widiyoko dalam Rachman, 2005 : 44)

3.6

Penjadwalan dan Pelaksanaan

p!

Ju lah sis a yang tuntas Ju lah seluruh sis a

x 100%

Kegiatan ini dilakukan dalam 2 (dua) siklus dalam waktu 3 minggu, dengan perincian waktu seperti pada tabel berikut : Tabel 3 Jadwal Pelaksanaan PTK Februari Maret 1 2 3 4 1 2 3 x x x x x x x x X X X x

No

Kegiatan Siklus I Persiapan Tindakan dan Observasi Refleksi dan Evaluasi Siklus II Persiapan Tindakan dan Obsevasi Refleksi dan Evaluasi Penyusunan laporan

April 2 3

1.

2.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Deskripsi Data Setelah penelitian mendapatkan ijin dari Kepala Sekolah dan Dewan Guru untuk mengadakan penelitian di SDN 2 Bukit Sawit, peneliti mengadakan pra tindakan terhadap subjek penelitian. Pra tindakan yang dilakukan berupa observasi. Dalam observasi ini penelitian menyampaikan maksud untuk melakukan penelitian pada mata pelajaran IPA dengan materi sifat sifat cahaya dengan menggunakan media OHP, dalam hal ini semua siswa diaktifkan atau

terlibat dalam kegiatan belajar mengajar. Diharapkan melalui kegiatan ini nilai yang diperoleh siswa memuaskan. Penelitian ini direncanakan dalam dua siklus, pada setiap akhir siklus diadakan eval asi. u Siklus pembelajaran ini bisa bertambah ataupun berkurang tergantung dari tngkat ketercapaian belajar siswa belum sesuai dengan yang diharapkan maka siklus pembelajaran peneliti akan memberikan pre test kepada siswa terlebih dahulu dan akhir siklus a kan diadakan post test untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa setelah melakukan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti. Sebelum melakukan tindakan, penelitian menjelaskan apa saja yang akan dilakukan oleh siswa dalam proses pembelajaran dengan medi OHP. Setiap siklus dibantu oleh dua orang a teman sejawat untuk mengumpulkan data. 4.1.1 Data Awal Data awal adalah nilai hasil belajar siswa sebelum menggunakan media OHP yang dirancang peneliti. Data awal ini disebut juga pre test, soal yang akan diberikan pada pengumpulan

data awal ini berjumlah sepuluh soal dengan bentuk essay dengan materi yang te lah disesuaikan dengan materi pelajaran yang akan diteliti. Berikut data hasil tes awal siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit : Tabel 4 Data hasil tes awal siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit Ketuntasan Belajar Tuntas Tidak Tuntas                     5 15 25% 75%

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

NIS 290 292 294 295 297 298 299 300 301 302 303 306 307 308 309 310 311 312 313 314

Nama Siswa

Nilai 4 7 7 2 4 8 2 2 0 8 4 2 7 4 4 4 2 2 2 0

AHMAD SAMANI DICKA GILANG R. EFERI SUKOCO ASIYAH DEA N. EFRIANUR SITI R. ERRY ERISA ESTIKA R. FIRMAN GHALY HIDAYATULAH HEVI JUWITA T. M. ZALALUDIN M. DIDIK MEMEY MEGA SILVIA D. MARIA F. M. FACHRI NIA ROHANA NIKA P. NURCAHYA Jumlah Persentase (P)

Berdasarkan tabel 4 nilai siswa perindividu pada pertemuan awal pembelajaran, sebagai berikut : 2 (dua) orang siswa memperoleh nilai 0 dengan kategori tidak tuntas 7 (tujuh) orang siswa memperoleh nilai 2 dengan kategori tidak tuntas

a. b.

c. d. e.

6 (enam) orang siswa memperoleh nilai 4 dengan kategori tidak tuntas 3 (tiga) orang siswa memperoleh nilai 7 dengan kategori tuntas 2 (dua) orang siswa memperoleh nilai 8 dengan kategori tuntas

Jadi, data hasil pre test persentase ketuntasan belajar siswa adalah sebesar 25%. 4.1.2 Tindakan Siklus I Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dilaksanakan pada 4 Januari 2010 dimulai pukul 07.00-08.45 WIB. Adapun tahap Pelaksanaan pada siklus I sebagai berikut : Perencenaan : Sebelum melaksanakan proses belajar mengajar, peneli i menyusun Rencana t Pelaksanaan Pembelajaran pada siklus I dengan materi sifat sifat cahaya. Peneliti juga

menyusun lembar observasi untuk mempermudah pengumpulan data, yang dilakukan oleh dua orang teman sejawat serta menyusun soal soal latihan. Pada akhir siklus I ini akan

diadakan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa. Pelaksanaan : Peneliti mengajar dengan berpedoman pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan menggunakan media OHP. Peneliti memulai pelajaran dengan memberikan penjelasan penjelasan, setelah itu memberikan soal soal latihan yang

dikerjakandi lembar soal dengan dibimbing oleh peneliti siswa satu persatu mengerjakan soal soal. Observasi : Dalam proses belajar mengajar peneliti dibantu oleh dua orang teman sejawat sebagai pengamat, masing masing bertugas mengamati aktivitas peneliti dan siswa dengan mengisi nilai pada lembar pengamatan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Refleksi : Peneliti bersama dua orang teman sejawat melakukan pertemuan untuk menganalisis hasil penelitian pada siklus I. penggunaan metode latihan yang dilakukan cukup membantu siswa dalam menyelesaikan soal soal, dengan adanya latihan latihan yang

dibimbing oleh peneliti maka kemampuan siswa menyelesaikan soal semakin meningka t.

Meskipun demikian hasil belajar pada siklus I belum mencapai target ketuntasan belajar, maka Pelaksanaan pembelajaran dilanjutkan siklus II. Tabel 5 Data hasil tes awal siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit Ketuntasan Belajar Tuntas Tidak Tuntas       
            

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

NIS 290 292 294 295 297 298 299 300 301 302 303 306 307 308 309 310 311 312 313 314

Nama Siswa AHMAD SAMANI DICKA GILANG R. EFERI SUKOCO ASIYAH DEA N. EFRIANUR SITI R. ERRY ERISA ESTIKA R. FIRMAN GHALY HIDAYATULAH HEVI JUWITA T. M. ZALALUDIN M. DIDIK MEMEY MEGA SILVIA D. MARIA F. M. FACHRI NIA ROHANA NIKA P. NURCAHYA Jumlah Persentase (P)

Nilai 5 8 8 4 7 9 5 5 4 8 4 5 7 5 4 4 5 5 4 7

7 35%

13 65%

Berdasarkan tabel 5 nilai siswa perindividu pada siklus I sebagai berikut : a. 6 (enam) orang siswa memperoleh nilai 4 dengan kategori tidak tuntas b. 7 (tujuh) orang siswa memperoleh nilai 5 dengan kategori tidak tuntas c. 3 (tiga) orang siswa memperoleh nilai 7 dengan kategori tuntas d. 3 (tiga) orang siswa memperoleh nilai 8 dengan kategori tuntas e. 1 (satu) orang siswa memperoleh nilai 9 dengan kategori tuntas

Jadi, pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 35% meningkat dari hasil pre test namun belum mencapai standar ketuntasan belajar. 4.1.3 Tindakan Siklus II Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dilaksanakan pada hari Kamis 10 Mei 2011 dimulai pukul 07.00-08.45 WIB. Adapun tahap Pelaksanaan pada siklus II sebagai berikut : Perencenaan : Berdasarkan hasil refleksi pada siklus I, maka rencana selanjutnya adalah menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan materi tetap. Peneliti juga menyusun lembar observasi untuk mempermudah pengumpulan data, yang dilakukan oleh dua orang teman sejawat. Menyusun soal soal latihan yang akan diberikan. Pada akhir siklus II ini akan diadakan evaluasi. Pelaksanaan : Peneliti mengajar dengan berpedoman pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dalam hal ini peneliti lebih banyak memberikan bimbingan kepada siswa satu persatu saat menggunakan media OHP. Penyelesaian soal akan dilakukan di lembar soal, sehingga siswa bisa mempraktikan letak kesalahanya. Peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal hal yang belum dimengerti. Observasi : Dalam proses belajar mengajar peneliti dibantu oleh dua orang teman sejawat sebagai pengamat, yang masing masing bertugas mengamati aktivitas peneliti dan siswa

dengan menggunakan lembar pengamatan yang telah disedia. Refleksi : Setelah kegiatan belajar mengajar berakhir maka peneliti bersama dua orang teman sejawat melakukan pertemuan untuk menganalisis hasil penelitian pada siklus II. Dari hasil yang diperoleh siswa pada siklus II ini, menyatakan bahwa tingkat ketuntasan siswa sudah mencapai target ketuntasan belajar. Dengan demikian siklus pembelajaran dicukupkan.

Tabel 6 Data hasil tes awal siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit Ketuntasan Belajar Tuntas Tidak Tuntas                     18 2 90% 10%

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

NIS 290 292 294 295 297 298 299 300 301 302 303 306 307 308 309 310 311 312 313 314

NAMA

Nilai 7 9 10 6 8 10 8 8 6 7 8 9 7 9 8 10 7 8 8 9

AHMAD SAMANI DICKA GILANG R. EFERI SUKOCO ASIYAH DEA N. EFRIANUR SITI R. ERRY ERISA ESTIKA R. FIRMAN GHALY HIDAYATULAH HEVI JUWITA T. M. ZALALUDIN M. DIDIK MEMEY MEGA SILVIA D. MARIA F. M. FACHRI NIA ROHANA NIKA P. NURCAHYA Jumlah Persentase (P)

Berdasarkan tabel 6 nilai siswa perindividu pada siklus II, sebagai berikut : a. b. c. d. e. 2 (dua) orang siswa memperoleh nilai 6 dengan kategori tidak tuntas 4 (empat) orang siswa memperoleh nilai 7 dengan kategori tuntas 7 (tujuh) orang siswa memperoleh nilai 8 dengan kategori tuntas 4 (empat) orang siswa memperoleh nilai 9 dengan kategori tuntas 3 (tiga) orang siswa memperoleh nilai 10 dengan kategori tuntas

Jadi, pada siklus II persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 90%

4.1.4

Data Akhir Data akhir disebut juga dengan post test adala merupakan data akhir yang diperoleh h peneliti terhadap siswanya, setelah berakhirnya siklus pembelajaran terhadap metode yang digunakan peneliti. Data ini diperoleh setelah selesai siklus II dengan tujuan untuk mengetahui apakah sesudah menggunakan media OHP hasil belajar siswa meningkat. Berikut data post test siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit. Tabel 7 Data hasil tes awal siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit Ketuntasan Belajar Tuntas Tidak Tuntas                     19 1 95% 5%

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

NIS 290 292 294 295 297 298 299 300 301 302 303 306 307 308 309 310 311 312 313 314

NAMA AHMAD SAMANI DICKA GILANG R. EFERI SUKOCO ASIYAH DEA N. EFRIANUR SITI R. ERRY ERISA ESTIKA R. FIRMAN GHALY HIDAYATULAH HEVI JUWITA T. M. ZALALUDIN M. DIDIK MEMEY MEGA SILVIA D. MARIA F. M. FACHRI NIA ROHANA NIKA P. NURCAHYA Jumlah Persentase (P)

Nilai 7 10 10 7 9 10 7 8 9 8 7 8 6 9 8 8 9 7 7 10

Berdasarkan tabel 7 nilai siswa perindividu pada pertemuan awal pembelajaran, sebagai berikut : a. 1 (satu) orang siswa memperoleh nilai 6 dengan kategori tidak tuntas

b. 6 (enam) orang siswa memperoleh nilai 7 dengan kategori tuntas c. 5 (lima) orang siswa memperoleh nilai 8 dengan kategori tuntas d. 4 (empat) orang siswa memperoleh nilai 9 dengan kategori tuntas e. 4 (empat) orang siswa memperoleh nilai 10dengan kategori tuntas Jadi, pada post test jumlah persentase ketuntasan belajar siswa naik secara signifikan menjadi 95%. Hal ini menyatakan bahwa begitu besar pengaruh metode latihan yang dilakukanterhadap pencapaian hasil belajar. 4.2 Hasil Penelitian 4.2.1 Hasil Belajar siswa Hasil belajar siswa mengenal sifat berikut : Tabel 8 Hasil Belajar Siswa Jenis Data Siklus I Siklus II Frek Jlh Frek Jlh 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 24 0 0 7 35 0 0 0 0 2 12 3 21 4 28 3 24 7 56 1 9 4 36 0 0 3 30 20 113 20 162 5,65 8,1 sifat cahaya menggunakan media OHP, adalah sebagai

No.

Nilai

1 0 2 1 3 2 4 3 5 4 6 5 7 6 8 7 9 8 10 9 11 10 Jumlah Rata rata

Data Awal Frek Jlh 2 0 0 0 7 14 0 0 6 24 0 0 0 0 3 21 2 16 0 0 0 0 20 75 3,75

Data Akhir Frek Jlh 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 6 6 42 5 40 4 36 4 40 20 164 8,2

Kegiatan pengumpulan data hasil belajar oleh peneliti dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu pengumpulan data awal, data siklus I, data siklus II, dan data akhir. Data hasil tes awal dengan perhitungan klasikal seperti berikut :

p!

5 x 100% 20

p ! 25 %
Ju lah sis a yang tidak tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

p!

15 x 100% 20

p ! 75 %
Data siklus I dapat dilihat di halaman 20 dengan perhitungan secara klasikal seperti berikut :

p!

7 x 100% 20

p ! 35 %
Ju lah sis a yang tidak tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

p!

13 x 100% 20

p ! 65 %
Data siklus II dapat dilihat di halaman 22 dengan perhitungan secara klasikal seperti berikut :

p!

p!

Ju lah sis a yang tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

p!

p!

Ju lah sis a yang tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

p!

18 x 100% 20

p ! 90 %
Ju lah sis a yang tidak tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

p!

2 x 100% 20

p ! 10 %
Data hasil tes akhir dapat dilihat di halaman 24 dengan perhitungan secara klasikal seperti berikut :

p!

Jumlah siswa yang tuntas x 100 % Jumlah seluruh siswa

p!

19 x 100% 20

p ! 95 %
Jumlah siswa yang tidak tuntas x 100 % Jumlah seluruh siswa

p!

p!

1 x 100% 20

p !5%

p!

p!

Ju lah sis a yang tuntas x 100 % Ju lah seluruh sis a

 

4.2.2

Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa Hasil pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran dengan menggunakan media OHP, siklus I dan II ditunjukan pada tabel 9 dan 10. Tabel 9 Pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa pada siklus I

No. I. 1 2 3 4 5 6 II. 1 2 3 4 5 6 7

Aspek yang diamati

P1 3 2 3 4 3 4

P2 3 3 2 3 4 4

X 3 2,5 2,5 3,5 3,5 4

Ket .

Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa Bagi Siswa Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari Jumlah

3,2

3 3 2 3 2 3 3 38

2 3 3 3 2 2 3 37

2,5 3 2,5 3 2 2,5 3 37,5 5,5 C B

2,3

Keterangan : P1 = Pengamat 1 (Wilhelmina Zay) P2 = Pengamat 2 (Zonny) X = Rata rata

X = Rata rata tiap kategori

1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

(D) (C) (B) (A)

Tabel 10 Pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa pada siklus II No. I. 1 2 3 4 5 6 II. 1 2 3 4 5 6 7 Aspek yang diamati P1 4 3 3 4 4 4 P2 4 3 3 3 4 3 X 4 3 3 3,5 4 3,5 3,5 B

Ket .

Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa Bagi Siswa Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari Jumlah

4 3 3 4 3 4 4 47

4 3 3 4 3 4 4 45

4 3 3 4 3 4 4 46 7 B

3,5

Keterangan : P1 = Pengamat 1 (Wilhelmina Zay) P2 = Pengamat 2 (Zonny) X = Rata rata

X = Rata rata tiap kategori


4.3 Pembahasan Hasil Pengamatan 4.3.1 Tes Hasil Belajar Di

1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

(D) (C) (B) (A)

SDN 2 Bukit Sawit batas ketuntasan hasil belajar individu adalah

65% dan

ketuntasan klasikal, data hasil belajar dapat dilihat pada tabel 8. Tes hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Bukit Sawit pada sifat sifat cahaya, dari data awal siswa yang diperoleh terlihat

masih jauh dari target yang telah ditentukan, karena nilai rata rata yang diperoleh hanya 3,75 dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal mencapai sepermpat persen dari yang ditetapkan. Hal ini terjadi disebabkan oleh kurangnya perhatian siswa terhadap Pelaksanaan PBM dan juga dikarenakan oleh guru yang hanya menjelaskan serta memberikan beberapa contoh saja, tanpa keterlibatan siswa dalam menyelesaikan soal soal tersebut. Sependapat dengan Ruseffendi (1980) bahwa kelemahan dari pengajaran disebabkan dari kesalahan guru dalam menyajikan materi atau metode mengajar kurang tepat untuk diterapkan, sehingga siswa sulit memahami materi yang diajarkan. Sedangkan faktor dari siswa itu sendiri bisa disebabkan karena kelemahan jasman dan rohaninya. i Misalnya penyakit, lemah raganya, lemah salah satu inderanya, kurang cerdas, tidak ada minat, tidak ada bakat, dan emosi tidak stabil. Pada siklus I guru (peneliti) mengajar menggunakan media OHP dimana siswa dilibatkan secara aktif dalam penggunaan media OHP, guru memberikan bimbingan untuk siswa selama menggunakan media OHP untuk mengenal sifat sifat cahaya. Meskipun demikian nilai yang diperoleh siswa masih kurang karena hanya memperoleh nilai rata rata 6 dengan persetanse ketuntasan belajar secara klasikal mencapai kurang dari 50% yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu, karena selama siswa mengerjakan soal soal latihan, siswa cenderung bersemangat belajar apabila langsung dibimbing oleh guru. Sementara guru tidak bisa memberikan waktu semaksimal mungkin untuk memberikan bimbingan kepada masing masing siswa. Dari data hasil belajar tersebut sesuai hasil

refleksi, maka pembelajaran dilanjutkan pada siklus II. Berkenaan dengan hasil belajar siswa pada siklus I belum mencapai target yang diharapkan, maka antara guru dan teman sejawat sepakat untuk mengadakan tindakan pada siklus yang ke II pada konsep pembelajaran yang sama. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan terhadap belajar siswa yaitu memperoleh rata rata nilai 9 dengan

persentase ketuntasan belajar lebih tiga perempat persen dari yang ditetapkan. Upaya memantapkan hasil belajar siswa, guru memberikan tes akhir (post test), dimana soalnya sama dengan soal tes awal (pre test). Hasil belajar yang diperoleh siswa ternyata lebih meningkat lagi dengan nilai rata rata 8,2 dengan persentase ketuntasan belajar

hampir 100%. Ketuntasan belajar tersebut terjadi karena siswa diajarkan menggunakan media OHP dimana siswa lebih banyak mengenal sifat sifat cahaya dengan media OHP.

Sesuai dengan teori belajar menurut Psikologi assosiasi (Ibrahim,2003) menyatakan bahwa setiap stimulus akan menimbulkan respon atau jawaban tertentu, ikantan stimulus dan respon akan bertambah kuat apabila sering mendapat latihan.

4.3.2

Hasil Observasi Aktivitas Guru dan Siswa dalam PBM dengan Menggunakan Media OHP

Berdasarkan tabel 9 dapat dilihat pada siklus I aktivitas pembelajaran yang dilakukan guru mencapai kategori baik (B) dengan bobot penilaian 3,2. Nilai aktivitas guru ya ng dominant adalah kemampuan menanggapi pertanyaan siswa dengan skor rata rata 4

dengan kategori sangat baik. Dengan demikian apa yang menjadi masalah bagi siswa bisa terjawab dengan baik oleh guru. Sedangkan aktivitas siswa yang juga diamati oleh dua or ang pengamat yaitu memperoleh nilai dengan kategori cukup (C), Nilai aktivitas siswa yang dominant adalah bertanya, menjawab pertanyaan guru dan mencatat hal hal yang telah dipelajari, dengan skor rata rata 3. Pada siklus I ini ada sebagian siswa sepertinya kurang berani untuk mengajukan pendapat yang mungkin berbeda dari yang dijelaskan oleh guru, sehingga mereka cenderung kurang bertanya ketika menemui kesulitan. Tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti pelaksanaan pembelajaran masih kurang, sehingga h belajarnya asil pun masih kurang. Pada tabel 10 merupakan hasl pengamatan terakhir yang dilakukan oleh pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa. Hasil pengamatan untuk guru dan siswa mencapai skor rata rata 3,5 dengan kategori baik. Guru maupun siswa dalam PBM benar benar aktif,

guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perencanaan serta siswa juga terlibat secara aktif.

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari hasil pelaksanaan perbaikan yang dilaksanakan, hasil pengamatan dan tindakan kelas dapat disimpulkan : 1. Pembelajaran IPA dikelas dengan menggunakan media pembelajaran dapat memberikan pengaruh yang cukup nyata untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SDN 2 Bukit Sawit 2. 3. Adanya sikap positif siswa terhadap pendekatan yang dilakukan. Adanya kecenderungan bertambahanya nilai presentasi ketuntasan be lajar.

5.2 Implikasi Dalam Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini guru (peneliti) bertindak untuk mengawasi, membimbing serta mengarahkan siswa selama berlangsungnya proses belajar mengajar. Antara guru dan siswa dapat bekerja sama dengan baik dimana saat guru membimbing siswa secara satu persatu, siswa lebih mudah bertanya tentang kesulitan yang mereka temui, guru memberikan penjelasan semaksimal mungkin untuk membantu siswa. Peran teman sejawat dalam penelitian sangat berguna, karena dapat memberikan masukan dan arahan untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan proses pembelajaran yang berlangsung, baik dari siswa maupun dari strategi guru dalam mengajar. Dengan demikian antara guru dengan teman sejawat dapat menemukan cara terbaik untuk mengatasi permasalahan yang muncul, dengan harapan proses pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang dikehendaki. Dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media OHP pada materi sifat sifat cahaya dapat dijadikan alternative cara mengajar yang efektif, serta dapat juga diterapkan

kesemua materi pelajaran IPA karena pada dasarnya IPA memerlukan media yang sesuai untuk mencapai hasil yang maksimal. 5.3 Saran Sehubungan dengan uraian perbaikan pembelajaran yang bertujuan menuingkatkan mutu pembelajaran agar terciptanya daya serap yang maksimal disarankan kepada guru : 1. 2. 3. 4. 5. Menyusun program semester dan rencana pembelajaran yang sesuai. Menguasai materi pembelajaran. Meningkatkan keterampilan bertanya. Agar menggunakan metode yang tepat dan sesuai. Dalam menggunakan media pembelajaran di kelas, sebaiknya guru menggunakan media / alat peraga yang relevan dan telah dikenal siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A, 2007. Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Sagala, S. 2004. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta. Dr. Arief S. Sadiman, M.Sc, dkk. 2007. Media Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Usman U. 1992. Menjadi Guru Profesional. Bandung : Remaja Rosdakarya Sri Harmi. 2006. Jendela IPA 5. Solo : PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Tim Penyusun. 2007. Pedoman Penulisan Skripsi. Palangka Raya : FKIP UNPAR

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: : : :

SDN 2 Bukit Sawit IPA V/2 2 x 35 menit

Standar Kompetensi Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya / model. Kompetensi Dasar Mendiskripsikan sifat-sifat cahaya. Indikator Mendemontrasikan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, dan gelap)

I.

Tujuan Pembelajaran a. Melakukan kegiatan praktik untuk mengetahui arah perambatan cahaya.

b. Mendiskusikan tentang benda tembus cahaya dan benda tidak temus cahaya setelah melakukan kegiatan sederhana. II. Materi Pembelajaran
-

Cahaya dan sifat-sifatnya

III. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Tanya Jawab 4. Pemberian Tugas IV. Langkah Langkah Kegiatan Pembelajaran

A. Kegiatan Awal a. Guru mengondisikan ruangan b. Guru mengadakan absent B. Kegiatan Inti 1. Memotivasikan siswa bercerita tentang cahaya sebagai petunjuk waktu 2. Menggali pengalaman siswa tentang kegunaan cahaya dalam kehidupan sehari hari melalui tanya jawab 3. Menjelaska sifat sifat cahaya dan pentingnya mempelajari cahaya tersebut. 4. Memberi penjelasan tentang pengertian benda bening, tembus tembus cahaya dan benda tidak tembus cahaya. 5. Siswa berdiskusi kelompok untuk menentukan benda yang ada dalam daftar termasuk benda bening, benda tembus cahaya, dan benda tidak tembus cahaya. 6. Hasil diskusi kelompok dikumpul selanjutnya didiskusikan secara klasikal. 7. Guru memberi pengantar tentang sumber cahaya dan benda gelap. 8. Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengelompokkan benda kedalam sumber cahaya dan benda gelap. C. Kegiatan Akhir a. Guru bersama siswa menerangkan dan menyimpulkan materi. b. Memberi kesempatan kepada siswa. c. Guru mengevaluasi hasil belajar V. Alat / Bahan / Sumber Belajar 1. Buku IPA kelas V. 2. Buku buku yang relevan. 3. Plastik Transparan. 4. Karton. 5. OHP.

6. Spidol. VI. Penilaian a. Prosedur tes b. Jenis tes c. Alat tes d. Instrument : : : Pada akhir pelajaran Tertulis Soal soal

Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling silang ! 1. Kita dapat melihat benda dibalik kaca jendela, karena a. Kaca jendela tipis .

b. Kaca jendela mengilap c. Cahaya dapat melewati kaca

d. Benda memancarkan cahaya 2. Didalam ruangan gelap kita dapat melihat benda benda, peristiwa itu terjadi karena a. Ruang gelap tidak merambatkan cahaya

b. Udara tidak merambatkan cahaya c. Melihat benda memerlukan cahaya

d. Benda-benda adalah benda gelap 3. Benda dibawah ini merupakan sumber cahaya, kecuali a. Lilin b. Listrik c. Laser d. Bulan 4. Benda yang tergolong benda bening adalah a. b. c. d. 5. Kertas putih Kain putih Karton Air . .

Benda berikut yang termasuk benda keruh adalah a. b. c. Kertas Cermin Kaca

d. 6.

Kayu .cahaya.

Benda gelap akan a. b. c. d. Membelokkan Memancarkan Menyerap memantulkan

7.

Cahaya membantu kita dalam a. b. c. d. Pernapasan Pendengaran Pencernaan Penglihatan

8.

Cahaya selalu merambat a. b. c. d. Lurus Melengkung Membelok Bergelombang .

9.

Tumbuhan dapat tumbuh di bawah air karena cahaya matahari memiliki sifat a. Dapat dibiaskan

b. Dapat dipantulkan c. Dapat menembus benda bening

d. Dapat merambat secara lurus 10. Peristiwa yang merupakan bukti cahaya merambat lurus adalah a. Memantulnya cahaya pada cermin

b. Terbentuknya bayangan benda yang sama dengan bentuk benda aslinya c. Cahaya menembus benda bening

d. Terbentuknya pelangi pada saat hujan

KUNCI JAWABAN : 1. C 2. C 3. D 4. D

5. A 6. C 7. D 8. A 9. C 10. B

Rencana Perbaikan Pembelajaran I

Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: : : :

SDN 2 Bukit Sawit IPA V/2 2 x 35 menit

A. Kompetensi Dasar : Mendiskripsikan sifat sifat cahaya B. Hasil Belajar


-

Siswa dapat mengetahui arah perambatan cahaya melalui praktik Siswa dapat mendeskripsikan sifat sifat cahaya yang mengenai berbagai benda.

C.

Indikator Mendemostrasikan sifat cahaya yang mengenai benda (bening, berwarna, dan gelap)

D. Tujuan Perbaikan 1. Meningkatkan pemahaman siswa melalui praktik langsung dengan menggunakan media OHP. 2. siswa dapat menjawab pertanyaan (soal soal) yang diberikan guru dengan benar. E. Langkah Perbaikan 1. Kegiatan Awal

a. b. c. 2.

Guru memberi salam dan menanyakan keadaan anak anak Mengadakan tanya jawab tentang pelajaran yang lalu Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Kegiatan Inti a. Memotivasi siswa dengan menunjukan alat peraga yang digunakan dalam pembelajaran. b. Menggali pemahaman siswa tentang kegunaan cahaya dalam kehidupan sehari -hari melalui tanya jawab. c. d. e. f. Menjelaskan sifat-sifat cahaya dan pentingnya mempelajari sifat-sifat cahaya tersebut. Mendemontrasikan cara perambatan cahaya. Siswa memperhatikan penjelasan guru. Guru memberi tugas kepada siswa untuk menyelesaikan soal soal pada LKS secara berkelompok. g. Mendiskusikan secara klasikal laporan dari masing-masing kelompok

3.

Kegiatan Akhir a. b. c. Bersama siswa menyimpulkan dan merangkum materi Memberikan kesempatan bertanya kepada siswa. Mengadakan Evaluasi.

4.

Alat / Bahan / Sumber Belajar


-

Buku IPA kelas V Buku buku yang relevan. Media OHP. Karton. Plastik Transparan. Spidol berwarna

5.

Penilaian

a. Prosedur tes b. Jenis tes c. Alat tes d. Instrument

: : :

Pada akhir pelajaran Tertulis Soal soal

Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling silang ! 1. Kita dapat melihat benda dibalik kaca jendela, karena a. b. c. d. Kaca jendela tipis Kaca jendela mengilap Cahaya dapat melewati kaca Benda memancarkan cahaya .

2. Didalam ruangan gelap kita dapat melihat benda benda, peristiwa itu terjadi karena a. Ruang gelap tidak merambatkan cahaya b. Udara tidak merambatkan cahaya c. Melihat benda memerlukan cahaya d. Benda-benda adalah benda gelap 3. Benda dibawah ini merupakan sumber cahaya, kecuali a. Lilin .

b. Listrik c. Laser

d. Bulan 4. Benda yang tergolong benda bening adalah a. b. c. d. Kertas putih Kain putih Karton Air .

5. Benda berikut yang termasuk benda keruh adalah a. Kertas

b. Cermin c. Kaca

d. Kayu 6. Benda gelap akan .cahaya.

a. Membelokkan b. Memancarkan c. Menyerap d. memantulkan 7. Cahaya membantu kita dalam a. Pernapasan b. Pendengaran c. Pencernaan d. Penglihatan 8. Cahaya selalu merambat a. b. c. d. Lurus Melengkung Membelok Bergelombang .

9. Tumbuhan dapat tumbuh di bawah air karena cahaya matahari memiliki sifat a. b. c. d. Dapat dibiaskan Dapat dipantulkan Dapat menembus benda bening Dapat merambat secara lurus

10. Peristiwa yang merupakan bukti cahaya merambat lurus adalah a. Memantulnya cahaya pada cermin b. Terbentuknya bayangan benda yang sama dengan bentuk benda aslinya c. Cahaya menembus benda bening d. Terbentuknya pelangi pada saat hujan

KUNCI JAWABAN : 1. 2. 3. 4. 5. C C D D A

6. 7. 8. 9.

C D A C

10. B

Rencana Perbaiakan Pembelajaran II

Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu

: : : :

SDN 2 Bukit Sawit IPA V/2 2 x 35 menit

A. Kompetensi Dasar : Mendiskripsikan sifat sifat cahaya B. Hasil Belajar 1. Siswa dapat mengetahui arah perambatan cahaya melalui praktik 2. Siswa dapat mendeskripsikan sifat sifat cahaya yang mengenai berbagai benda. C. Indikator

Mendemostrasikan sifat cahaya yang mengenai benda (bening, berwarna, dan gelap) D. Tujuan Perbaikan a. Meningkatkan pemahaman siswa melalui praktik langsung dengan menggunakan Media OHP. b. Siswa dapat menjawab pertanyaan (soal soal) yang diberikan guru dengan benar. E. Langkah Perbaikan 1. Kegiatan Awal a. Guru mengkondisikan ruangan b. Guru menggali pengalaman siswa tentang kegunaan cahaya kehidupan sehari -hari, pertanyaan yang diajukan adalah : 1. Pada saat belajar tiba-tiba listrik dirumah padam, apakah kalian meneruskan belajar ? 2. 3. 4. Mengapa ? (jawaban diarahkan tidak) Mengapa pada malam hari kita memerlukan penerangannya ? Benda-benda apa saja yang menghasilkan cahaya ?

c. Guru menyampaikan tujuan dan kegiatan yang akan dilaksanakan. 2. Kegiatan Inti a. b. Guru membagi siswa secara berkelompok. Guru membimbing siswa melakukan kegiatan untuk mengetahui arah perambatan cahaya. Contoh kegiatan : Siswa diminta meletakkan kertas transparan yang diproyeksikan berupa huruf pada posisi yang benar diatas stage, OHP dinyalakan untuk melihat cahaya dilayar. c. d. Setiap kelompok diminta membacakan laporannya di depan kelas. Hasil laporan didiskusikan secara klasikal untuk mendapatkan kesimpulan.

e.

Guru memberikan penjelasan tentang pengertian benda bening, benda tembus cahaya dan benda tidak tembus cahaya.

f.

Guru membimbing siswa berdiskusi untuk menentukan apakah suatu benda tergolong benda bening, benda tembus cahaya dan benda tidak tembus cahaya melalui percobaan dengan menggunakan OHP.

g. h. i.

Hasil percobaan didiskusikan secara klasikal. Guru memberi pengantar tentang sumber cahaya dan benda gelap Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengelompokkan benda ke dalam sumber cahaya dan benda gelap.

3. Kegiatan Akhir 1. 2. 3. Bersama siswa menyimpulkan dan merangkum mater Memberikan kesempatan bertanya kepada siswa. Mengadakan Evaluasi.

F. Saran dan Sumber Belajar 1. Buku IPA kelas V

2. Buku buku yang relevan. 3. OHP. 4. Berbagai benda bening, benda tidak tembus cahaya. G. Penilaian a. Teknik Penilaian b. Bentuk Instrument c. Instrument : Tes tertulis dan unjuk kerja : Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling silang ! 1. Kita dapat melihat benda dibalik kaca jendela, karena a. Kaca jendela tipis b. Kaca jendela mengilap .

c. Cahaya dapat melewati kaca d. Benda memancarkan cahaya 2. Didalam ruangan gelap kita dapat melihat benda benda, peristiwa itu terjadi karena a. Ruang gelap tidak merambatkan cahaya b. Udara tidak merambatkan cahaya c. Melihat benda memerlukan cahaya d. Benda-benda adalah benda gelap 3. Benda dibawah ini merupakan sumber cahaya, kecuali a. Lilin b. c. d. Listrik Laser Bulan . .

4. Benda yang tergolong benda bening adalah a. b. c. d. Kertas putih Kain putih Karton Air

5. Benda berikut yang termasuk benda keruh adalah a. b. c. d. Kertas Cermin Kaca Kayu .cahaya.

6. Benda gelap akan a. Membelokkan b. Memancarkan c. Menyerap d. memantulkan

7. Cahaya membantu kita dalam a. Pernapasan b. Pendengaran c. Pencernaan d. Penglihatan 8. Cahaya selalu merambat a. Lurus

b. Melengkung c. Membelok d. Bergelombang 9. Tumbuhan dapat tumbuh di bawah air karena cahaya matahari memiliki sifat a. Dapat dibiaskan b. Dapat dipantulkan c. Dapat menembus benda bening d. Dapat merambat secara lurus 10. Peristiwa yang merupakan bukti cahaya merambat lurus adalah a. Memantulnya cahaya pada cermin .

b. Terbentuknya bayangan benda yang sama dengan bentuk benda aslinya c. Cahaya menembus benda bening

d. Terbentuknya pelangi pada saat hujan

KUNCI JAWABAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. C C D D A C D A C B

Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa Dalam PBM Pada Siklus I No. I. 1 2 3 4 5 6 II. 1 2 3 4 5 6 7 Aspek yang diamati Skor 1 2 3
            

Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa Bagi Siswa Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari

Bukit Sawit, Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Mei 2011

Teman Sejawat,

WILHELMINA ZAY NIP. 19680412 200003 2 002

Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa Dalam PBM Pada Siklus I No. I. 1 2 3 4 5 6 II. 1 2 3 4 5 6 7 Aspek yang diamati Skor 1 2 3
            

Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa Bagi Siswa Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari

Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Bukit Sawit, Mei 2011 Teman Sejawat,

ZONNY, S.Pd NIP. 19770623 20060 1 010

Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa Dalam PBM Pada Siklus II Skor No. I. 1 2 3 4 5 6 Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa
     

Aspek yang diamati 1 2 3 4

II. Bagi Siswa 1 2 3 4 5 6 7 Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari
      

Bukit Sawit, Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Mei 2011

Teman Sejawat,

WILHELMINA ZAY NIP. 19680412 200003 2 002

No. I. 1 2 3 4 5 6 II. 1 2 3 4 5 6 7

Hasil Pengamatan Terhadap Aktivitas Guru dan Siswa Dalam PBM Pada Siklus II Skor Aspek yang diamati 1 2 3
            

Bagi Guru Kualitas RPP Kemampuan menyajikan pembelajaran sesuai dengan RPP Kemampuan memberikan soal soal latihan Kemampuan memonitor dan memberikan bimbingan Kemampuan melibatkan siswa dalam PBM Kemampuan menanggapi pertanyaan siswa Bagi Siswa Siswa memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru Siswa yang bertanya Siswa yang mengajukan pendapat Siswa menjawab pertanyaan guru Siswa yang bermain selama PBM Siswa bertanya jika mengalami kesulitan Siswa mencatat hal - hal yang telah dipelajari

Keterangan : 1 = Kurang 2 = Cukup 3 = Baik 4 = Sangat Baik

Bukit Sawit, Mei 2011 Teman Sejawat,

ZONNY, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

Lampiran 1 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS I Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi Guru Yang Diobservasi : : : : : PPKn V/2 Senin, 16 Mei 2011 Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran NILE

No. 1. 2.

Aspek Yang Dinilai Persiapan pembelajaran Kegiatan pembukaan

Kemunculan Ada Tidak ada 


             

Komentar

3.

4.

5. 6. 7.

 Mengabsen siswa  Menjelaskan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti  Memotivasi siswa  Memberi pertanyaan lisan  Metode yang digunakan sesuai dengan materi  Menggunakan media konkrit  Memberi kesempatan siswa untuk melakukan kegiatan sendiri  Membimbing siswa Kegiatan Penutup  Merangkum pembelajaran  Memberi penghargaan pada siswa  Memberi tes akhir Menggunakan RPP Kesesuaian dengan waktu RPP Melakukan penilaian langsung

Bukit Sawit, 16 Mei 2011 Pengamat,

ZONNI, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

Lampiran 2 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS II Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi Guru Yang Diobservasi : : : : : PPKn V/2 Senin, 23 Mei 2011 Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran NILE

No. 1. 2.

Aspek Yang Dinilai Persiapan pembelajaran Kegiatan pembukaan  Mengabsen siswa  Menjelaskan tujuan pembelajaran

Kemunculan Ada Tidak ada 


            

Komentar

3.

4.

Kegiatan Inti  Memotivasi siswa  Memberi pertanyaan lisan  Metode yang digunakan sesuai dengan materi  Menggunakan media konkrit  Memberi kesempatan siswa untuk melakukan kegiatan sendiri  Membimbing siswa
Kegiatan Penutup  Merangkum pembelajaran  Memberi penghargaan pada siswa  Memberi tes akhir Menggunakan RPP Kesesuaian dengan waktu RPP Melakukan penilaian langsung

5. 6. 7.

Bukit Sawit, 23 Mei 2011 Pengamat,

ZONNI, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

Lampiran 3 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS I

Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi Guru Yang Diobservasi

: : : : :

PPKn V/2 Senin, 30 Mei 2011 Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran NILE

No. 1. 2.

Aspek Yang Dinilai Persiapan pembelajaran Kegiatan pembukaan  Mengabsen siswa  Menjelaskan tujuan pembelajaran

Kemunculan Ada Tidak ada 


              

Komentar

3.

4.

5. 6. 7.

Kegiatan Inti  Memotivasi siswa  Memberi pertanyaan lisan  Metode yang digunakan sesuai dengan materi  Menggunakan media konkrit  Memberi kesempatan siswa untuk melakukan kegiatan sendiri  Membimbing siswa Kegiatan Penutup  Merangkum pembelajaran  Memberi penghargaan pada siswa  Memberi tes akhir Menggunakan RPP Kesesuaian dengan waktu RPP Melakukan penilaian langsung

Bukit Sawit, 30 Mei 2011 Pengamat,

ZONNI, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

Lampiran 4 SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama NIM UPBJJ-UT Menyatakan bahwa : Nama Tempat Mengajar Guru Kelas : : : ZONNI, S.Pd SDN 2 BUKIT SAWIT VI (ENAM) : : : NILE 819 638 047 48 / PALANGKARAYA

Adalah teman sejawat yang akan membantu dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran, yang merupakan tugas mata kuliah PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP). Demikian penyataan ini dibuat untu digunakan sebagaimana mestinya.

Bukit Sawit, 2 Mei 2011 Yang membuat pernyataan Teman sejawat Mahasiswa,

ZONNI, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

NILE NIM. 819 638 047

Kesediaan sebagai Teman Sejawat dalam Penyelenggaraan PKP


Kepada : Kepala UPBJJ-UT Di Palangka Raya

Yang bertanda tangan dibawah ini, menerangkan bahwa : Nama NIP Tempat Mengajar Alamat Sekolah Telepon : ZONNI, S.Pd : 19770623 200604 1 010 : SDN-2 BUKIT SAWIT : JL. A. Dj NIHIN BUKIT SAWIT KEC. TEWEH TENGAH : -

Menyatakan bersedia sebagai teman sejawat untuk mendampingi dalam pelaksanaan PKP atas nama : Nama NIM Program Studi Tempat Mengajar Alamat Sekolah Telepon : NILE : 819 638 047 : S1 PGSD : SDN-2 BUKIT SAWIT : JL. A. Dj NIHIN BUKIT SAWIT KEC. TEWEH TENGAH : -

Demikian agar surat pernyatan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Bukit Sawit, 2 Mei 2011 Mengetahui, Kepala Sekolah Teman Sejawat,

GUSRIAN NOOR NIP. 19710814 199103 1 003

ZONNI, S.Pd NIP. 19770623 200604 1 010

Anda mungkin juga menyukai